Tag: bulan

  • Hadiah Bagi Pembaca Al-Qur’an Terbanyak

    Masjid Baiturrahman di Kecamatan Sungayang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat punya cara tersendiri untuk memicu minat jamaah untuk memperbanyak bacaan Alquran selama Ramadhan. Ketua Pengurus Masjid Baiturrahman Masnefi mengatakan pihaknya menyiapkan hadiah berupang uang bagi jamaah yang paling banyak membaca Alquran selama Ramadhan. Total hadiah yang disiapkan kata Masnefi adalah uang senilai Rp 13 juta.

    “Ada banyak program Ramadhan yang telah kami siapkan tahun ini di Masjid Baiturrahman. Salah satunya menyiapkan reward bagi bacaannya yang paling banyak. Hadiahnya ada Rp 13 juta,” kata Masnefi,  Ahad (5/5) usai pelaksanaan ibadah shalat Tarwih di Masjid Baiturrahman Sungayang.

    Masnefi menyebut program bacaan terbanyak selama Ramadhan ini sudah mulai diadakan pengurus Masjid Baiturrahmah Sungayang sejak tahun lalu. Ramadhan tahun ini program tersebut diadakan kembali karena dampaknya cukup positif bagi jemaah warga Sungayang.

    Teknis bacaan Alquran ini menurut Masnefi bisa dilakukan di mana saja oleh jamaah. Mereka bisa melakukannya di masjid, di rumah atau di mana saja asalkan di tempat yang suci.

    Tahun lalu, menurut mantan Wakil Bupati Kabupaten Tanah Datar itu, ada jamaah yang bisa khatam Alquran sampai lima kali dalam satu bulan Ramadhan. Ada juga yang menamatkan beberapa kali saja dan ada yang beberapa juz saja dalam satu bulan Ramadhan.

    Nantinya, hadiah yang akan diberikan kepada jamaah ini akan beragam sesuai dengan peringkat bacaannya. Masnefi menyebut paling rendah yang akan mendapatkan hadiah minimal membaca 10 juz selama Ramadhan.

    Selain program ini, kata Masnefi, agenda Ramadhan di Masjid Baiturrahman selain shalat wajib lima waktu, dan shalat Tarawih ada juga tilawatil quran bersama-sama. Ramadhan tahun ini lanjut Masnefi, ceramah agama tidak lagi setiap malam, hanya 12 kali selama Ramadhan. Hari-hari yang tidak ada pengajian ceramah akan diisi dengan tilawatil quran bersama sebanyak-banyaknya. Pengurus sudah menyiapkan mursyid dan qori dari tingkat daerah sampai tingkat nasional untuk memandu tilawatil Quran bersama.

    Kemudian tahun ini, di Masjid Baiturrahman juga akan ada sajian menu berbuka puasa gratis setiap hari. Sebelumnya, kata dia, Masjid Baiturrahman hanya menyediakan takjil dan minuman. Sekarang mereka akan menyediakan makanan berat gratis seperti nasi bungkus atau bentuk makanan berat lainnya.

    Masnefi berharap warga Sungayang dan warga dari kecamatan lainnya yang datang beribadah ke Masjid Baiturrahman bisa menjalankan ibadah Ramadhan dengan khidmat. Supaya selama bulan suci ini, jemaah dapat mengeruk pahala dan barokah dari Allah SWT sebanyak-banyaknya.

    “Kita harapkan warga mari beramai-ramai untuk beribadah, dengan niat yang ikhlas,” ujar Masnefi.

    Senada dengan Masnefi, Tokoh masyarakat Sungayang yang Izhar Rasyid mengimbau warga agar berpartisipasi mensukseskan program Ramadhan yang telah disiapkan Pengurus Masjid Baiturrahman. Izhar berharap Ramadhan kali ini Kecamatan Sungayang begitu semarak seperti tahun-tahun sebelumnya.

    Izhar menyebut Ramadhan adalah bulan yang baik untuk meningkatkan mutu ibadah kita di hadapan Allah SWT. “Banyak program yang disiapkan masjid. Semoga ini memancing jemaah dan masyarakat agar berlomba-lomba meningkatkan amal ibadah,” ujar Izhar.

    Izhar menyebut kegiatan Ramadhan di Sungayang ini selain mengandalkan dana jemaah kaum muslimin dan muslimat, juga dari beberapa donatur dan penyumbang dari perantau Sungayang yang tersebar di seluruh Indonesia. Dengan semaraknya Ramadhan di Sungayang akan menjadi spirit tersendiri bagi donatur dan perantau untuk merindukan kampung halaman.

     

    Sumber :

    Republika.co.id

  • Demi Hemat Biaya Listrik, Cina akan Buat Bulan Tiruan

    Bulan purnama tampak tertutup bayang-bayang bumi di malam di pergantian tahun 2010, Jumat (1/1). Gerhana bulan sebagian tesebut hanya menutupi sebanyak 8,2 persen permukaan bulan yang tampak dari bumi.

    Foto: Republika/Yogi ardhi

    Malam-malam di Chengdu akan dihiasi dua buah bulan.

    Di masa depan, langit malam yang memayungi Cina bisa jadi lebih terang dibanding malam di belahan bumi manapun. Ini karena para ilmuwan di Negeri Tirai Bambu tersebut berencana merilis bulan buatan pada 2020 ke luar angkasa. Ide fantastis ini dicetuskan agar pada malam hari suasana jalan jadi lebih terang.

    Para peneliti berharap bisa menerbangkan bulan artifisial di atas kota Chengdu yang terletak di provinsi Sichuan. Berdasarkan laporan Time yang mengutip media lokal Cina, permukaan benda angkasa itu akan merefleksikan cahaya matahari ke bumi. Dengan hadirnya bulan buatan, malam-malam di Chengdu akan dihiasi dua buah bulan.

    Ilmuwan memperkirakan bulan buatan memantulkan sinar delapan kali lebih terang daripada bulan asli. Bulan artifisial itu akan mengorbit 500 kilometer dari bumi atau lebih dekat jaraknya daripada bulan asli. Jarak antara bulan asli dengan bumi sekitar 380 ribu kilometer.

    Akan tetapi, mimpi ambisius ini tidak akan menerangi seluruh langit malam. Demikian dikatakan Wu Chunfeng, Kepala Tian Fu New Area Science Society kepada China Daily. “Tingkat cahayanya dalam pandangan manusia sekitar seperlima dari lampu penerangan jalan,” jelas Wu.

    Wu mengestimasi hadirnya bulan baru dapat menghemat anggaran listrik kota Chengdu sekitar 1,2 miliar yuan. Bulan buatan juga bisa menerangi tim penolong apabila terjadi mati listrik atau bencana alam. Jika proyek ini berjalan sukses, Cina akan mengirim lagi tambahan bulan buatan ke langit sebanyak tiga buah pada 2022.

    Namun sebelum diluncurkan, proyek bulan buatan perlu diuji coba terlebih dahulu. Menurut Wu, ilmuwan wajib memastikan bulan buatan dapat memantulkan cahaya dan tidak merusak lingkungan hidup.

    “Kami hanya akan menguji bulan buatan di gurun pasir yang tidak berpenghuni. Sehingga cahaya yang dipantulkan tidak akan mengganggu orang ataupun peralatan observasi,” imbuh Wu.

     

     

     

    Sumber : Republika