
Saat Anda sedang memantau teks di layar komputer atau memainkan game pada malam hari, Anda mungkin memiliki kebiasaan mematikan lampu ruangan utama. Menatap layar laptop yang sangat terang di tengah ruangan yang gelap gulita sering kali memicu rasa pegal yang dalam di area sekitar bola mata.
Kondisi medis ini berkaitan langsung dengan kelelahan fisik pada otot kecil di dalam mata Anda.
Rasa sakit tersebut murni disebabkan oleh tarikan mekanis di dalam bola mata karena organ penglihatan Anda menerima dua kondisi cahaya yang bertolak belakang secara bersamaan.
Fungsi Otot Sfingter dan Dilator pada Iris Mata
Di bagian depan mata manusia, terdapat selaput berpigmen yang disebut iris. Di bagian tengah iris tersebut terdapat lubang yang mengatur masuknya cahaya, yaitu pupil. Ukuran pupil ini tidak berubah dengan sendirinya, melainkan dikendalikan secara otomatis oleh dua kelompok otot fisik.
Kelompok otot pertama adalah otot sfingter pupil, yang bertugas menarik pupil menjadi kecil saat mata menerima cahaya terang. Kelompok otot kedua adalah otot dilator pupil, yang bertugas menarik pupil melebar saat kondisi lingkungan sekitar sedang gelap agar lebih banyak cahaya yang bisa masuk ke dalam mata.
Kontraksi Berlawanan Akibat Perbedaan Tingkat Cahaya
Saat Anda berada di ruangan yang gelap, otot dilator mata Anda secara otomatis melakukan kontraksi untuk melebarkan pupil. Namun, tepat di depan wajah Anda, terdapat layar laptop yang memancarkan cahaya terang secara langsung. Cahaya buatan ini memicu otot sfingter untuk segera berkontraksi mengecilkan pupil guna menghalangi cahaya berlebih.
Perbedaan drastis antara lingkungan ruangan yang gelap dan layar yang terang ini memaksa kedua otot mata menerima sinyal saraf yang berlawanan. Otot sfingter dan otot dilator secara fisik saling tarik-menarik untuk menyesuaikan ukuran pupil secara bersamaan.
Kelelahan Otot Fisik dan Gejala Nyeri di Belakang Mata
Saat pandangan Anda bergeser dari layar terang ke arah pinggiran ruangan atau keyboard yang gelap, lalu kembali lagi menatap layar, otot-otot di dalam iris mata melakukan proses pembesaran dan pengecilan pupil secara berulang dengan kecepatan sangat tinggi.
Gerakan mekanis yang terus-menerus ini menghabiskan energi seluler pada otot mata. Kelelahan fisik pada otot iris inilah yang mengirimkan sinyal rasa sakit ke saraf wajah. Anda akan merasakannya secara langsung sebagai rasa nyeri yang berdenyut di bagian belakang bola mata, rasa berat pada kelopak mata, atau sakit kepala yang terpusat di area dahi depan.
Langkah Menyesuaikan Pencahayaan Ruangan dan Layar
Anda dapat mencegah kelelahan pada otot pupil dengan menyamakan intensitas cahaya yang masuk ke dalam mata. Berikut adalah intervensi mekanis yang bisa Anda terapkan secara langsung:
- Gunakan Pencahayaan Latar Belakang (Bias Lighting): Tempatkan lampu kecil dengan cahaya statis tepat di belakang layar laptop Anda yang diarahkan ke dinding. Cahaya pantulan ini secara fisik mengurangi tingkat perbedaan kontras antara tepi layar yang terang dan dinding ruangan yang gelap.
- Samakan Tingkat Kecerahan Layar: Turunkan pengaturan tingkat kecerahan (brightness) pada layar laptop Anda agar tingkat intensitas cahayanya sejajar dengan kondisi ruangan. Sebagai tolok ukur fisik, jika layar Anda memancarkan cahaya yang menyilaukan hingga menerangi wajah Anda seperti lampu senter, berarti pengaturannya masih terlalu terang.
- Nyalakan Cahaya Ruangan Utama: Cara paling efektif untuk menghentikan kontraksi otot pupil yang berlebihan adalah dengan menyalakan lampu utama di atas kepala Anda. Pencahayaan ruangan yang merata memastikan otot pupil berada pada posisi stabil dan tidak perlu melakukan penyesuaian ukuran secara drastis saat Anda mengalihkan pandangan dari layar.
Kesimpulan
Menatap layar yang sangat terang di dalam ruangan gelap secara mekanis memaksa otot iris mata untuk membesar dan mengecil secara berlawanan arah dalam waktu yang bersamaan. Kontraksi otot yang saling tarik-menarik akibat perbedaan tingkat cahaya ini secara fisik menguras energi otot dan memicu rasa nyeri tajam di belakang bola mata. Menggunakan lampu latar tambahan dan menyamakan tingkat kecerahan layar dengan kondisi ruangan di sekitarnya adalah langkah fisik yang wajib dilakukan untuk mengurangi beban kontraksi pada otot mata Anda.







