
Banyak orang saat ini menghabiskan hampir seluruh waktunya di dalam ruangan tertutup. Anda mungkin masuk ke ruang kerja atau kamar pada pagi hari, duduk di depan layar komputer selama berjam-jam, dan baru keluar ruangan saat matahari sudah terbenam.
Kebiasaan ini membuat kulit dan mata Anda tidak mendapatkan paparan sinar matahari secara langsung. Secara medis, kondisi ini berdampak langsung pada penurunan produksi Vitamin D di dalam tubuh dan perubahan kadar zat kimia di otak.
Meskipun Anda mengonsumsi makanan bergizi, tubuh manusia tetap membutuhkan paparan sinar matahari untuk menjalankan fungsi organ tertentu secara optimal.
Proses Kulit Memproduksi Vitamin D
Tubuh manusia tidak bisa memproduksi Vitamin D sendiri tanpa bantuan dari luar. Proses produksinya sangat bergantung pada radiasi ultraviolet B (UVB) dari sinar matahari.
Saat kulit Anda terkena sinar matahari langsung, radiasi UVB akan menembus lapisan luar kulit dan bereaksi dengan senyawa kolesterol yang ada di dalam sel kulit. Reaksi kimia ini mengubah kolesterol tersebut menjadi bentuk awal Vitamin D.
Setelah terbentuk di kulit, senyawa ini kemudian dialirkan melalui darah menuju organ hati dan ginjal. Di dalam ginjal, senyawa ini diubah lagi menjadi bentuk Vitamin D aktif yang bisa digunakan oleh tubuh. Tanpa paparan UVB langsung di kulit, seluruh proses kimia ini akan terhenti.
Hubungan Vitamin D dengan Kepadatan Tulang
Fungsi paling utama dari Vitamin D aktif adalah mengatur jumlah kalsium di dalam darah. Vitamin ini bertugas membantu usus menyerap kalsium dari makanan dan minuman yang Anda konsumsi.
Jika tubuh Anda kekurangan Vitamin D karena tidak pernah terkena sinar matahari, usus hanya bisa menyerap sekitar 10 hingga 15 persen kalsium dari makanan. Karena kadar kalsium di dalam darah menurun, tubuh akan mengambil cadangan kalsium secara langsung dari tulang Anda untuk menstabilkan kondisi darah.
Proses pengambilan kalsium dari tulang secara terus-menerus ini akan membuat struktur tulang Anda menjadi lebih tipis, rapuh, dan rentan mengalami nyeri sendi saat digunakan untuk beraktivitas.
Efek Kekurangan Cahaya Matahari pada Suasana Hati
Selain mengenai kulit, cahaya matahari juga harus masuk melalui mata untuk menjaga fungsi otak. Saat cahaya matahari yang terang masuk ke retina mata, saraf mata akan mengirimkan sinyal ke otak untuk memproduksi zat kimia bernama Serotonin.
Serotonin adalah zat pengantar sinyal saraf (neurotransmitter) yang berfungsi mengatur suasana hati, nafsu makan, dan tingkat energi fisik Anda.
Jika Anda berada di dalam ruangan dengan cahaya lampu buatan yang redup sepanjang hari, otak memproduksi Serotonin dalam jumlah yang sangat rendah. Penurunan kadar Serotonin inilah yang menyebabkan Anda mudah merasa lelah, kurang termotivasi, dan mengalami penurunan suasana hati yang drastis di siang hari.
Cara Mendapatkan Paparan Sinar Matahari yang Cukup
Anda tidak perlu berjemur dalam waktu yang lama untuk mendapatkan manfaat dari sinar matahari. Anda bisa memenuhi kebutuhan tubuh dengan cara berikut:
- Pilih Waktu yang Tepat: Keluarlah dari ruangan selama 10 hingga 15 menit pada pagi hari atau sore hari. Anda cukup berdiri atau berjalan kaki santai di luar ruangan.
- Biarkan Kulit Terpapar Langsung: Sinar UVB tidak bisa menembus kaca jendela atau pakaian yang tebal. Pastikan sebagian kulit Anda, seperti area lengan dan kaki, terkena sinar matahari secara langsung tanpa terhalang kaca.
- Konsumsi Makanan Pengganti: Jika Anda benar-benar tidak bisa keluar ruangan, Anda harus mendapatkan asupan Vitamin D dari makanan. Konsumsi ikan berlemak seperti salmon atau sarden, kuning telur, serta susu yang sudah ditambahkan kandungan Vitamin D di dalamnya.
Kesimpulan
Terlalu lama berada di dalam ruangan tanpa terkena sinar matahari menghentikan produksi alami Vitamin D di kulit dan menurunkan produksi hormon Serotonin di otak. Kondisi ini secara bertahap akan memengaruhi kekuatan tulang dan tingkat energi Anda. Meluangkan waktu 15 menit setiap hari untuk terkena cahaya matahari langsung adalah langkah paling efektif untuk menjaga kesehatan tulang dan stabilitas suasana hati Anda.







