Tag: TCM

  • 6 Fakta Unik yang Harus Anda Ketahui Tentang Akupunktur

    Bertentangan dengan kepercayaan Barat yang populer, akupunktur bukan hanya sebuah sistem untuk memasukkan jarum yang sangat halus ke lokasi tubuh tertentu untuk mengurangi rasa sakit. Jadi, apa itu akupunktur? Akupunktur adalah protokol medis lengkap yang difokuskan untuk memperbaiki ketidakseimbangan energi dalam tubuh.

    Dari awal berdirinya di China lebih dari 2.500 tahun yang lalu, akupunktur telah digunakan secara tradisional untuk mencegah, mendiagnosis dan mengobati penyakit, serta untuk meningkatkan kesehatan umum.

    Pada artikel ini akan diurai fakta fakta tentang akupuntur tersebut. Berikut ini adalah faktanya.

    1. Terapi akupunktur tidak sakit

    Meskipun pengobatan akupunktur menggunakan jarum sebagai media penyembuhan, faktanya hal tersebut tidak akan menimbulkan rasa sakit pada pasien. Sebab jarum yang dipakai sangatlah kecil dan fleksibel bahkan sebagian setipis helai rambut.
    Ketika jarum ditusukkan pada tubuh, Anda akan merasakan sedikit nyeri dan tidak sesakit saat ditusuk jarum suntik normal. Namun, jika Anda punya phobia terhadap jarum suntik, Anda harus mengatakannya terlebih dahulu kepada ahli akupunktur Anda sebelum prosedur dimulai.

    2. Akupunktur menyembuhkan berbagai penyakit

    Ada banyak kegunaan atau manfaat dari terapi akupunktur, diantaranya untuk mengobati sakit punggung, sakit leher, nyeri pasca operasi dan berbagai rasa sakit dan nyeri lainnya.
    Tidak hanya itu, akupunktur juga dapat mengatasi masalah pencernaan, menstruasi yang tidak teratur, alergi, insomnia dan lain sebagainya. Untuk itu, konsultasikan dahulu masalah Anda kepada ahli akupuntur sebelum melakukan pengobatan.

    3. Akupuntur memiliki dosis seperti halnya obat-obatan

    Pada terapi akupuntur, biasanya penyakit Anda tidak akan sembuh hanya dengan satu terapi. Sama halnya dengan Anda harus meminum obat dalam dosis tertentu untuk menyembuhkan penyakit Anda.
    Oleh karena itu, Anda perlu melakukan beberapa terapi agar Anda dapat merasakan manfaat dari pengobatan akupuntur ini. Namun, jika kondisi tubuh Anda tidak segera membaik setelah melakukan 10 kali terapi, Anda mungkin harus pergi ke orang yang berbeda.

    4. Akupuntur bukan praktek keagamaan

    Inilah mitos yang umum dan populer tentang akupunktur. Faktanya adalah akupuntur tidak ada kaitannya dengan agama manapun. Tujuan dari terapi akupuntur adalah berusaha untuk menyeimbangkan tingkat energi dalam tubuh manusia dengan cara yang sangat alami.

    5. Akupuntur tidak memiliki efek samping

    Tidak seperti obat modern, akunpuntur tidak mempunyai efek samping. Bahkan tubuh Anda akan merasa rileks, tidur nyenyak, stres berkurang dan membuat pencernaan Anda menjadi lebih lancar.

    6. Akupuntur masuk dalam asuransi

    Tahukah Anda bahwa akupuntur ternyata tergolong mahal di beberapa negara. Oleh karena itu, ada beberapa perusahaan asuransi yang berencana mencakup biaya untuk akupunktur.
    Nah, itu tadi beberapa fakta menarik tentang akupuntur yang selama ini banyak masyarakat yang belum tahu.

     

    Sumber :

    • terapiislam.com
    • kondisiumum.com
  • Cara Kerja Akupunktur Untuk Mengatasi Nyeri

    Akupunktur merupakan pengobatan alternatif dari negara Cina dengan cara menyisipkan atau menusukkan jarum ke tubuh. Pengobatan ini diklaim mampu mengurangi rasa sakit, mengobati ketidaksuburan, dan meningkatkan kesehatan secara umum.

    Saat ini, akupunktur telah ‘diekspor’ ke berbagai negara di seluruh dunia. Di negara-negara Eropa seperti Inggris, hampir setengah praktisi medis mengikuti pelatihan akupunktur untuk dapat mempraktikkan kehalian ini dalam menangani pasien. Bahkan, bermacam variasi yang berbeda dari telah dikembangkan dan diajarkan di seluruh dunia.

    Akupunktur terbukti ilmiah untuk mengobati rasa nyeri dan mual setelah operasi. Meskipun untuk rasa sakit, beberapa orang masih menganggapnya sebagai efek plasebo atau sugesti saja.

    Bagaimana Dengan Akupunktur Untuk Mengatasi Nyeri?

    Secara teoritis, jarum ditempatkan untuk merangsang serabut saraf besar, sehingga sinyal saraf nyeri yang kecil menjadi terhambat. Mathew mengatakan bahwa logika yang sama mendasari teori mengapa menggosok siku setelah terbentur dapat membantu mengurangi rasa sakit, sebab tubuh merangsang penghambatan saraf sakit untuk menenangkan rasa sakit.

    Kemungkinan lain adalah endorfin, hormon yang membuat orang ‘merasa baik’. Mathew mengatakan bahwa bahan kimia yang membuat orang merasa bahagia ini dilepaskan ketika menanggapi berbagai fenomena seperti kesusahan, cedera, lari jarak jauh, memakan cokelat, serta memiliki kemampuan layaknya morfin bagi tubuh dan otak.

    Penelitian yang melacak kadar molekul-molekul darah menunjukkan bahwa akupunktur meningkatkan kadar beta-endorphin sehingga mampu menurunkan tingkat rasa sakit pada pasien. Ketika pasien diberikan obat anti-morfin, efek dari akupunktur berkurang.

    Ada teori lain yang menjelaskan mengapa akupunktur terbukti bekerja baik untuk mengatasi mual dan muntah akibat dengan kemoterapi. Kulit terhubung ke organ-organ dalam tubuh melalui refleks yang disebut refleks viscero-kulit.

    “Jika Anda menstimulasi kulit dengan jarum akupunktur. Anda dapat mengubah pola aliran darah ke perut dan dari perut, mengapa ini bisa menjelaskan efeknya pada mual dan muntah,” jelas Mathew.

    Akupunktur juga memiliki efek pada sistem respons tubuh terhadap stres atau dikenal dengan sumbu hipotalamus-pituitary-adrenal (HPA). Penelitian melaporkan bahwa pasien akupunktur memiliki tingkat stres dan kecemasan yang lebih rendah setelah mendapat perawatan akupunktur, setidaknya untuk jangka pendek.

    Terakhir, ada teori yang menjelaskan tentang mengapa akupunktur dapat bekerja pada kondisi tertentu. Sentuhan pada manusia mungkin banyak berhubungan dengan kekuatan penyembuh pada akupunktur.

    “Ini adalah terapi sentuhan. Pada pengobatan Barat, dokter cenderung menjaga jarak dan tidak ingin menyentuh pasien,” kata Matthew.

    Seperti halnya seorang ibu mampu menenangkan anak hanya melalui fisik atau kehadirannya, menyentuh orang lain dengan maksud baik mungkin juga mampu mengurangi rasa sakit. Efek ini harus dilakukan dengan menghilangkan rasa takut dan kecemasan terlebih dahulu yang mempengaruhi persepsi orang akan rasa sakit.

    Briggs menyebutkan bahwa beberapa efek akupunktur juga dapat dilihat pada akupunktur ‘palsu’ seperti akupunktur menggunakan tusuk gigi, yang terkadang juga memiliki efek mirip dengan akupunktur.

    “Hal ini memberitahu kita bahwa bagian terpenting akupunktur adalah ritual yang terlibat, yaitu tekanan, praktisi yang meyakinkan, dan harapan pasien.” Dengan kata lain, tata cara akupunktur sendiri merupakan faktor yang perlu diperhitungkan untuk melihat efeknya,” jelas Briggs.

    Mathews menambahkan akupunktur adalah ilmu kuno yang telah berlangsung selama 3.000 tahun. “Kami tahu itu efektif, namun kita tidak tahu mengapa. Metode ini sangat sulit untuk diterjemahkan ke dalam bahasa pengobatan ala Barat,” katanya.

     

     

    Sumber : health.detik.com

  • Manfaat Akupuntur untuk Pengobatan Stroke

    Akupuntur telah digunakan sejak sekitar ribuan tahun sebagai metode penyembuhan, tetapi hanya baru belakangan ini dievaluasi untuk kondisi medis oleh standard yang digunakan pada pengobatan Barat. Salah satunya adalah peran akupuntur sebagai pengobatan stroke.

    Apa yang sebaiknya saya ketahui sebelum menjalani akupuntur?

    Akupuntur adalah jenis pengobatan timur yang menggunakan jarum khusus, yang disuntikkan ke daerah target pada tubuh untuk meredakan gejala dan penyakit. Beberapa konsekuensi stroke memang mungkin meningkat dengan akupuntur.

    Stroke dapat menyebabkan efek samping parah sehingga penderitanya sering mencari setiap pilihan yang memungkinkan untuk memaksimalkan pemulihan saraf. Akupuntur adalah salah satu metode pengobatan alternatif yang dicoba kebanyakan para penderita stroke.

    Jika Anda memilih untuk mencoba akupuntur untuk terapi gejala stroke Anda, pastikan untuk memberi tahu dokter Anda. Dapatkan referensi dan pastikan bahwa ahli akupuntur Anda bersertifikat dan berpengalaman.

    Manfaat yang bisa didapat dari pengobatan stroke dengan akupuntur

    1. Mengatasi masalah sulit menelan

    Pasca stroke, sulit menelan bisa menjadi masalah dan bahkan bisa menyebabkan tersedak, yang mungkin bisa berbahaya. Sejauh ini, rehabilitasi dan terapi fisik untuk masalah otot dalam menelan yang disebabkan oleh stroke tidak sepenuhnya efektif. Namun, sebuah penelitian pernah dilakukan, melibatkan 120 penderita stroke dengan masalah menelan, dan kemudian membandingkan antara pasien yang menerima terapi menelan dan pasien yang menerima pelatihan menelan sekaligus akupuntur.

    Grup yang melakukan terapi menelan dibarengi dengan akupuntur nilainya secara signifikan lebih baik daripada kelompok yang hanya menerima terapi tanpa akupuntur. Tidak ada efek samping tercatat pada kelompok yang menjalani akupuntur.

    Hal ini berarti jika Anda memiliki masalah menelan yang tidak sembuh setelah stroke, akupuntur mungkin aman dan merupakan pilihan yang dapat membantu Anda.

    2. Mengatasi kekakuan otot (spastisitas)

    Spastisitas adalah jenis kekakuan otot yang terjadi pasca stroke. Beberapa penelitian telah mengevaluasi manfaat akupuntur untuk pengobatan spastisitas pasca stroke. Hasil yang diterbitkan dalam jurnal edisi bulan Januari 2015 menunjukkan bahwa akupuntur dibandingkan dengan pengobatan biasa atau akupuntur sham (akupuntur yang sengaja disuntikkan di tempat yang salah untuk tujuan penelitian) secara signifikan menurunkan spastisitas pasca stroke, terutama di pergelangan tangan, lutut dan siku.

    3. Membantu penyembuhan pasca stroke

    Sebuah artikel yang diterbitkan pada Maret 2015 dalam Jurnal Pengobatan Akupuntur mengevaluasi efek akupuntur pada pemulihan stroke. Para penulis artikel menyimpulkan bahwa secara keseluruhan, akupuntur tampaknya memberi manfaat. Tetapi, karena tidak semua percobaan memiliki kualitas yang sama, mereka tidak yakin bahwa akupuntur bermanfaat untuk penderita stroke.

    Sejauh ini, tidak ada bukti bahwa akupuntur membantu mencegah stroke atau membantu mengurangi area kerusakan akibat stroke iskemik pada otak. Namun, beberapa percobaan berkualitas tinggi mengevaluasi efek khusus akupuntur pada kemampuan menelan dan spastisitas pasca stroke terlihat menjanjikan.

     

     

    Sumber : Hellosehat