Tag: kolesterol

  • Risiko Bagi Kesehatan Jika Tetap Menggunakan Minyak Goreng Berulang

    Banyak ibu-ibu rumah tangga menggunakan kembali minyak yang sama berulangkali. Alasannya untuk meminimalkan pemborosan.

    Tetapi, sebenarnya menggunakan minyak berungkali sangat tidak aman dan dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan.

    Kentang Goreng

    Tahukah Anda risiko menggunakan minyak goreng berulang kali? Risikonya akan berdampak buruk bagi kesehatan Anda. menggunakan minyak goreng secara berulang Pasalnya, jika digunakan secara berulang, minyak goreng justru akan menurunkan mutu dari suatu pangan; seperti penurunan kadar protein dan airnya. Hasilnya, pemakaian minyak jelantah akan meningkatkan kadar asam lemak bebas dan menyebabkan Anda terkena kolestrol. Bagaimana hal ini bisa terjadi?

    Apa penjelasan ilmiahnya?

    Ketika digunakan kembali, minyak goreng akan mengalami proses degradasi, oksidasi, dan dehidrasi yang disebabkan suhu panas yang tinggi. Nah, saat itu munculah radikal bebas yang bersifat karsinogenik yang menempel di jaringan sel. Karsinogenik ini molekul yang dapat merusak sel dan memicu terjadinya kanker. Apalagi jika Anda tidak menyimpannya sesuai aturan dan langsung memasukkannya ke wadah sebelum dingin. Bakteri yang ditinggalkan oleh makanan yang sebelumnya dimasak masih berada di minyak yang dapat memicu terjadinya keracunan makanan.

    Selain itu, penggunaan minyak jelantah juga dapat meningkatkan kandungan asam lemak trans sehingga kandungan kolesterol jahat di dalam tubuh juga meningkat sementara kadar kolesterol baik justru menurun. Ketika lemak trans tersebut kemudian menumpuk dan membentuk plak pada dinding bagian dalam arteri, hal ini dapat mempersempit arteri itu sendiri. Kondisi ini disebut dengan aterosklerosis, dan dapat memicu terjadinya stroke serta serangan jantung pada pengonsumsi minyak jelantah.

    Lalu, berapa batas aman penggunaan minyak goreng?

    Mengingat dampak dan bahaya yang dapat ditimbulkan, penggunaan minyak goreng bekas-pakai memang seharusnya dihindari. Meskipun begitu, beberapa orang atau pedagang makanan tetap berkeras untuk menggunakannya. Jika Anda salah satu yang ingin menggunakan minyak jelantah, maka terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan. Yang pertama, amati minyak jelantah saat Anda memanaskannya di kuali untuk menggoreng. Jika asap langsung membumbung keluar dari minyak, segeralah hentikan pemakaian. Sebab, minyak tersebut telah dicemari oleh HNE (4-Hydroxynonenal) yang mengandung racun dan dapat dikaitkan dengan berbagai penyakit seperti Parkinson dan Alzheimer. Selain itu,  jika warna minyak telah berubah drastis menjadi lebih kehitaman dan tampak lebih lengket, Anda harus pula menghentikan pemakaiannya. Intinya, pemakaian minyak jelantah sama sekali tidak disarankan, sebab lebih banyak bahaya daripada manfaatnya.

    Mulai sekarang tidak menggunakan minyak goreng berulangkali lagi ya sahabat! Semoga bermanfaat!

     

     

     

    Sumber referensi :

    • go-dok.com
    • republika.co.id

     

  • Sering makan telur setengah matang. Bahaya atau tidak?

    Mengonsumsi telur setengah matang sangatlah lezat bagi sebagian orang. Bakteri Salmonella adalah bakteri berbahaya yang terkandung di telur setengah matang. Yang memungkinkan bisa mengakibatkan, sakit perut, mual, muntah, diare, demam, hingga tipes.

    Agar terhindar dari resiko bahaya telur setengah matang berupa keracunan dan penyakit di atas, maka lebih baik Anda mengonsumsi telur yang benar-benar matang saja karena memasak hingga matang dapat membunuh bakteri berbahaya seperti Salmonella. Oleh sebab itu, masaklah telur hingga tekstur putih dan kuningnya benar-benar padat.

    Telur setengah matang

    Hal lain yang perlu diperhatikan untuk mencegah berkembangbiaknya bakteri Salmonella dalam telur adalah segera simpan telur yang baru dibeli dalam lemari es. Dan olahlah telur tersebut dalam waktu tidak lebih dari 3 minggu.

    Selain itu, karena telur juga tinggi kandungan kolesterolnya, maka ada baiknya Anda membatasi konsumsinya, apalagi bila Anda atau keluarga pernah memiliki riwayat penyakit kolesterol tinggi dan obesitas.

    Sebagai langkah mengonsumsi telur secara sehat, Anda dapat mengolahnya dengan cara direbus tanpa garam atau diorak-arik tanpa mentega. Menggoreng telur dalam rendaman minyak dapat meningkatkan kandungan lemaknya. Untuk resep makanan yang membutuhkan telur setengah matang, seperti saus untuk salad tertentu, ingatlah untuk memilih telur yang cangkangnya telah melalui proses pasteurisasi atau produk olahan telur yang telah dipasteurisasi.

    Waktu untuk merebus telur

    Meski begitu telur setengah matang juga menyehatkan karena bagian kuning yang tidak berlebihan matangnya masih utuh semua nutrisi didalamnya. Jadi memasak telur dengan kondisi pertengahan lebih baik dan kaya nutrisi.

    Dilansir oleh Boldsky, berikut adalah manfaat dari makan telur yang tidak terlalu matang:

    Rendah kalori

    Telur rebus yang matangnya tidak berlebihan adalah sumber protein tinggi yang rendah kalori. Kandungannya hanya 78 kal, 5,3 gram lemak, serta 1,6 gram lemak jenuh. Ini jauh lebih baik ketimbang telur goring yang kalorinya mencapai 90kal, 6,83 gram lemak serta 2 gram lemak jenuh.

    Karbohidrat

    Terdapat karbohidrat dalam telur setengah matang, yang jika dibandingkan dengan masakan telur olahan lainnya akan jauh lebih tinggi kadarnya. Demikian juga vitamin, mineral dan asam aminonya.

    Vitamin A

    Dalam telur yang matangnya pas, ada 74 microgram vitamin A yang baik bagi kesehatan mata, kulit, gigi serta tulang.

    B12

    Ada pula kandungan vitamin B12 di dalam telur setengah matang, dengan jumlah 0,56 microgram. Ini adalah ¼ dari jumlah kebutuhan tubuh manusia setiap hari.

    Dengan demikian, maka konsumsi telur dalam kondisi dimasak terlebih dahulu memang penting untuk menjaga kesehatan, namun tingkat kematangan yang dianjurkan tak perlu berlebihan.

    Itulah pembahasan mengenai bahaya dan manfaat telur setengah matang. Semoga bermanfaat!

     

     

    Sumber :

  • Pemuda, Awas Dampak Luar Biasa Kolesterol !

    Sahabat, Kolesterol merupakan permasalahan kesehatan yang umum ditemukan di mana-mana. Sudah lama diketahui bahwa tingginya tingkat kolesterol LDL atau yang dikenal juga dengan kolesterol jahat dapat berujung pada penyakit kardiovaskular pada orang yang berusia lanjut. Namun, hal ini juga perlu menjadi perhatian bagi anak muda dengan tingkat kolesterol tinggi meskipun memiliki kondisi tubuh sehat.

    Kondisi anak muda yang seperti ini juga bisa berujung pada permasalahan kesehatan yang serius. Sebuah studi pengamatan dilakukan belum lama ini untuk mengetahui apakah dengan menurunkan tingkat kolesterol di usia muda bisa mencegah risiko pengembangan penyakit kardiovaskular dan jantung koroner.

    Studi ini melibatkan lebih dari 36 ribu peserta berusia rata-rata 42 tahun dan telah diamati sejak 27 tahun lalu. Peserta yang berisiko rendah terhadap penyakit kardiovaskular, tetapi memiliki tingkat kolesterol jahat yang tinggi mempunyai potensi 30 sampai 40 persen lebih besar meninggal dengan cepat karena penyakit jantung.

    Direktur Perbaikan dan Pencegahan Kardiovaskular Dr Andrew Freeman mengatakan, cara kerja kolesterol jahat seperti rokok. “Sebatang rokok mungkin tidak akan membuat Anda sakit, namun secara berkala dan terakumulasi akan mungkin saja terjadi,” kata Freeman dikutip Healthline.

    Sama halnya dengan rokok, semakin tinggi seseorang terkena paparan kolesterol jahat dalam waktu lama, maka semakin tinggi risiko penyakit kardiovaskular. Hal itu tidak hanya berlaku untuk kolesterol jahat. Bahkan, tingginya kolesterol biasa juga dapat memicu risiko penyakit kardiovaskular.

    Peneliti dari Universitas Texas Southwestern Medical Center, Shuaib Abdullah, mengatakan, penelitian ini mencoba menjawab pertanyaan kapan sebaiknya memulai terapi statin untuk pasien tinggi kolesterol jahat. “Tidak ada kesepakatan yang jelas apakah kolesterol jahat bisa diatasi dengan terapi statin,” kata Abdullah.

    Maka, untuk mencegah atau menurunkan risiko penyakit radiovaskular di hari tua nanti, para peneliti menyerankan untuk menjalani gaya hidup sehat dengan cara mengatur makanan dan rutin berolahraga. Selain itu, konsultasikan kondisi kesehatan kepada dokter, terutama mereka yang telanjur memiliki tingkat kolesterol tinggi.

    Wallahu’alam.. Semoga Allah jaga kesehatan kita dan diberikan pencerahan untuk melawan kebiasaan buruk yang secara tidak sengaja menjerumuskan tubuh kita. Teruslah semangat sahabat, karena pola hidup sehatmu itu untukmu. Juga untuk mereka yang menyayangimu..

    Sumber : Republika

  • Makanan Lezat untuk Basmi Kolesterol Setelah Lebaran

    Semarak perayaan Lebaran telah berlalu, namun sisa-sisa kelezatan aneka makanannya masih membekas, termasuk limpahan lemak dan kolesterol yang tinggi. Bagaimana tidak? Hampir setiap keluarga di Indonesia menyajikan hidangan lezat penuh lemak di hari Lebaran, seperti misalnya opor ayam, rendang, dan aneka camilan sedap nan menggoda. Ditambah lagi, jam makan di momen Hari Raya juga biasanya berubah drastis, menjadi tidak terkendali karena melimpahnya makanan yang dibarengi dengan banyaknya waktu luang yang tersedia. Nah, supaya efek buruk kolesterol tidak mengancam kesehatan kamu di kemudian hari, yuk kembali mulai makan sehat.

    Di bawah ini adalah enam makanan sehat yang mampu menurunkan kolesterol dengan cepat, tanpa harus takut terasa tidak enak di mulut.

    Oatmeal

    Banyak orang kerap mengaku kesulitan menyantap oatmeal karena alasan terasa hambar dan memiliki tekstur yang cenderung kasar. Padahal jika tahu cara terbaik mengolahnya, kamu akan menemukan keunikan cita rasa oatmeal. Setiap konsumsi semangkuk oatmeal, kamu akan mendapat 1-2 gram serat yang dapat larut (soluble fiber). Dalam sehari, tubuh membutuhkan setidaknya 20-35 gram serat. Sekitar 5-10 gram di antaranya berasal dari soluble fiber.

    Kacang-kacangan

    Beberapa varian kacang-kacangan dikenal memiliki kandungan serat cepat larut, yang membuatnya lama dicerna oleh tubuh, sehingga memicu rasa kenyang yang lebih lama. Beberapa contoh kacang-kacangan kaya serat yang lezat untuk dikonsumsi adalah kacang merah, kacang polong, dan kacang hitam. Kamu dapat mengolah kacang-kacangan jenis ini dengan cara diolah sebagai sup, atau bahan campuran salad. Sementara untuk camilan, kamu dapat mengudap kacang almond dan walnut yang memiliki keunggulan rasa enak sekaligus kandungan serat tinggi.

    Terong

    Siapa sangka, sayuran yang kerap diolah dalam baluran sambal balado ini memiliki manfaat yang cukup baik untuk menangkal efek buruk kolesterol. Namun, perlu diperhatikan untuk mengolahnya secara lebih sehat, yakni misalnya dengan cara dipanggang di dalam oven, atau ditumis menggunakan garam laut dan minyak kelapa murni. Hindari pengolahan dengan cara digoreng.

    Apel, Anggur, dan Jeruk

    Tiga buah yang cukup sering diolah menjadi jus ini ternyata punya manfaat baik untuk bantu luruhkan lemak jahat di dalam tubuh, termasuk mengikis lapisan kolesterol di dalam pembuluh darah. Selain itu, khusus anggur, dikenal pula bermanfaat untuk melancarkan peredarah darah sehingga membuat kinerja organ tubuh menjadi lebih efektif.

    Ikan dengan Kandungan Omega-3

    Sebaiknya, mengonsumsi ikan dengan kandungan omega-3 dilakukan setidaknya 2-3 kali setiap minggunya. Kandungan omega-3 pada ikan dikenal mampu bantu turunkan LDL (kolesterol jahat) dengan dua cara, yakni sebagai peranannya menggantikan asupan daging merah dan menurunkan kadar trigliserida –zat perusak kelancaran sistem metabolisme– dalam darah. Jika salmon dan tuna dirasa mahal untuk mencukupi asupan Omega-3, maka kamu bisa memanfaatkan daging ikan kembung sebagai alternatif pengganti yang lebih terjangkau, namun dengan manfaat yang tidak kalah hebat.

    Kedelai

    Sejak lama, kedelai telah dikenal sebagai sumber protein non-hewani yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Selain itu, kedelai juga dikenal mudah diolah menjadi beragam bahan pangan lezat, seperti tahu, tempe, kecap, tauco, dan lain sebagainya. Beberapa penelitian bahkan telah membuktikan bahwa konsumsi 25 gram protein kedelai dapat menurunkan kadar LDL antara 5 hingga 6 persen.

     

    Semoga bermanfaat dan jangan lupa untuk di coba ya Sahabat agar kolesterol kembali normal

     

    Sumber: www.qraved.com

  • SISI BAIK KOLESTEROL

    Sahabat, kali ini jangan pandang sebelah mata si kolesterol karna ternyata dia memiliki sisi baiknya juga.

    Diantara manfaat kolesterol bagi tubuh adalah sebagai bahan dasar untuk menyusun cairan empedu, jaringan otak, serat saraf, hati, ginjal dan kelenjar adrenalin. Kolesterol juga merupakan bahan dasar pembentukan hormon steroid yakni progesteron, etrogen, testosteron dan kortison yang mengatur fungsi dan aktivitas tubuh. Artinya, bila kadar kolesterol di tubuh rendah bisa menggangu proses menstruasi dan kesuburan, bahkan dapat menyebabkan kemandulan baik bagi pria maupun wanita.

    Kaum pria yang kekurangan hormon testoteron bisa terganggu fungsi seksual, produksi sperma dan pembentukan ototnya. Selain itu minimnya kadar hormon ini menyebabkan kelelahan kronis, gangguan ereksi dan depresi. Sedangkan bagi kaum hawa, kekurangan hormon ini bisa beresiko osteoporosis (tulang rapuh). Estrogen yang terdapat dalam kadar besar pada wanita, sangat besar pengaruhnya pada perkembangan ciri khas wanita seperti payudara, pengaturan siklus haid serta pembentukan sel-sel telur.

    Kekurangan hormon esterogen dapat menyebabkan gangguan reproduksi pada wanita. Hormon lain pada wanita, progesteron, sangat penting untuk menjaga kehamilan. Kekurangan hormon ini beresiko memicu keguguran. Hal ini menunjukkan betapa penting hormon-hormon tersebut, sekaligus membuktikan perannya bagi tubuh.

    Kolesterol juga salah satu senyawa penyusun membran (selaput) sel otak. Karena itu kekurangan kolesterol dapat berakibat buruk bagi perkembangan otak, terutama bagi balita. Makhluk ini juga mendapat tugas dari Sang Khaliq membawa serotonin ke otak, karena rendahnya serotonin bisa memicu depresi, prilaku kasar/ bengis. Karena itu suplai serotonin di otak selayaknya tercukupi, sebab kadar kolesterol rendah berdampak minimnya serotonin.

    Sesungguhnya kolesterol dapat ditemukan pada setiap se di dalam tubuh. Kolesterol merupakan komponen utama pada struktur selaput sel dan elemen utama otak dan saraf merupakan salah satu komponen penting dalam semua jaringan tubuh serta pembentukan semua organ.

    Menariknya, kadar kolesterol dalam darah ditemukan meningkat pada musim dingin dan menurun pada musim panas. Entah bagaimana, beberapa hewan pemakan daging biasanyan akan menyantap banyak daging sebelum melakukan tidur panjang (hibernasi) di musim dingin sehingga tubuhnya tetap hangat, apakah semua ini mengandung hikmah?

    Kolesterol juga memegang peranan besar dalam pembentukan sel-sel tubuh yang sehat, misalnya untuk membangun membran sel, membentuk hormon-hormon dan asam empedu yang membantu proses pencernaan dan penyerapan lemak dalam tubuh. Tanpa kolesterol jaringan-jaringan dalam tubuh akan terbentuk dalam kondisi kurang kuat dan kurang stabil. Tentu saja hal ini dapat membahayakan tubuh. Bila sel tubuh lemah, tubuh menjadi rentan terhadap serangan berbagai penyakit dan infeksi.

    Selain membantu pembentukan vitamin D yang dipentingkan bagi kesehatan tulang, kolesterol juga membantu proses pembentukan asam dan garam empedu dalam proses emulsi lemak dalam tubuh dan merupakan sumber energi bagi tubuh. bentukan hormon dari kolesterol oleh kelenjar endorkin akan masuk dalam peredaran darah dan berpengaruh besar pada jaringan serta aktifitas berbagai organ dalam tubuh.

    Sebagian besar kolesterol juga terdapat pada lapisan kulit, dimana fungsinya dalam kulit antara lain untuk mencegah hilangnya air dari area permukaan besar di luar lapisan kulit, lalu melindungi tubuh dari sengatan sinar matahari.

    Ada lagi manfaat yang tak kalah mengagumkan, hampir 70% kolesterol dalam tubuh diubah menjadi garam empedu dihati (liver) dengan manfaat begitu besar, sebab dengan garam empedu lemak dan vitamin akan termanfaatkan dengan makasimal, pasalnya salah satu fungsi garam empedu adalah menyerap racun dalam lemak yang dikonsumsi manusia, antara lain racun dari pestisida, herbisida, polusi, racun alami dari produk metabolisme tubuh dan lainnya.