Category: Stroke

  • Beberapa Penyakit Ini Bisa Berujung Pada Stroke

    Setiap orang dapat terkena stroke, akan tetapi ada perilaku atau gaya hidup tertentu dan kondisi medis tertentu yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena stroke.

    Faktor resiko stroke disini diartikan sebagai faktor-faktor penyebab stroke atau yang mendasari tejadinya stroke pada seseorang.

    Hasil gambar untuk penyakit yang bisa menyebabkan stroke

    Kondisi medis atau penyakit yang dapat menyebabkan stroke

    1. Tekanan darah tinggi.

    Tekanan darah tinggi, juga disebut hipertensi, dapat sangat meningkatkan risiko stroke. Hal ini disebabkan karena tekanan darah yang terlalu tinggi dapat membuat pembuluh darah di otak menjadi pecah lalu terjadilah stroke (stroke hemoragik). Merokok, makananan yang mengadung tinggi garam, dan minum alkohol terlalu banyak semua dapat meningkatkan tekanan darah.

    2. Kolesterol Tinggi.

    Kolesterol tinggi dapat menjadi faktor risiko stroke, karena kolesterol tinggi dalam darah dapat membangun timbunan lemak (plak) pada dinding pembuluh darah. Deposit lemak (plak) tersebut dapat memblokir aliran darah ke otak, menyebabkan stroke (stroke iskemik).

    3. Penyakit jantung.

    Gangguan jantung dapat meningkatkan risiko stroke. Misalnya, penyakit jantung koroner (CAD) meningkatkan  resiko stroke. Kondisi jantung lainnya, seperti cacat katup jantung, denyut jantung tidak teratur (termasuk fibrilasi atrium), dan bilik jantung membesar, dapat membentuk penggumpalan darah yang dapat menyumbat pembuluh darah di otak lalu menyebabkan stroke.

    4. Diabetes.

    Memiliki penyakit diabetes atau kencing manis dapat meningkatkan resiko stroke dan bisa membuat stroke menjadi semakin parah. Diabetes adalah suatu kondisi yang menyebabkan gula darah tinggi yang seharusnya gula tersebut masuk ke dalam sel-sel tubuh. Gula darah yang tinggi (diabetes) cenderung terjadi bersamaan dengan tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi yang semuanya meningkatkan risiko stroke.

    5. Kegemukan dan obesitas.

    Kelebihan berat badan atau obesitas dapat meningkatkan kadar kolesterol total, meningkatkan tekanan darah, dan menjadi faktor resiko tejadinya diabetes.

    6. Serangan stroke sebelumnya atau transient ischemic (TIA).

    Jika Anda pernah mengalami stroke sebelumnya atau TIA (“mini-stroke,” atau stroke ringan) ada kemungkinan besar bahwa Anda bisa mengalami stroke di kemudian hari. Penyakit sel sabit. Penyakit sel sabit merupakan kelainan darah yang berhubungan dengan stroke iskemik, dan terutama mempengaruhi anak-anak Afrika-Amerika dan Hispanik. Stroke dapat terjadi jika sel-sel sabit terjebak dalam pembuluh darah dan menyumbat aliran darah ke otak. Sekitar 10% dari anak-anak dengan penyakit sel sabit akan memiliki stroke.

    Itulah Kondisi medis atau penyakit yang dapat menyebabkan stroke yang dikutip mediskus.com. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.

     

  • Gejala Stroke Batang Otak Yang Harus Diwaspadai

    Batang otak memiliki fungsi yang sangat penting pada tubuh. Batang otak ini yang mengontrol fungsi tubuh yang penting, seperti bernapas dan menelan. Penyumbatan atau pendarahan di batang otak dapat menyebabkan stroke batang otak, kondis tersebut mempengaruhi kerja dari batang otak. Namun, apa yang menyebabkan stroke batang otak bisa terjadi? Untuk menetahuinya, simak ulasaanya berikut ini.

    Hasil gambar untuk batang otak

    Batang otak terdiri dari empat bagian, yakni diencephalonmesencephalonpons, dan medulla oblongata. Berbagai bagian tersebut mengontrol fungsi vital tubuh seperti pernapasan, tekanan darah, dan denyut jantung atau nadi.

    Gejala stroke batang otak

    Kepala terasa pusing merupakan gejala stroke. Pusing dan kehilangan keseimbangan adalah gejala umum stroke. AKkibatnya, batang otak tidak dapat mengontrol berbagai fungsi motorik. Batang otak menerima berbagai sinyal dari otak dan mengirimkannya ke berbagai bagian tubuh. Stroke batang otak mengganggu sinyal-sinyal tersebut, itulah sebabnya orang mengalami gejala fisik, termasuk mati rasa atau kekakuan di wajah, lengan atau kaki.

    Gejala stroke umum lainnya termasuk:

    1. Pusing
    2. Kehilangan keseimbangan
    3. Vertigo
    4. Penglihatan kabur
    5. Masalah saat berbicara atau menelan
    6. Sakit kepala
    7. Kebingungan

    Diagnosis Stroke Batang Otak

    Jika seseorang mengalami gejala stroke, dokter akan menggunakan tes seperti CT dan MRI scan untuk menentukan apakah penderita ini mengalami stroke iskemik atau hemoragik. Dokter juga dapat melakukan prosedur tambahan seprti tes darah.

    Komplikasi

    Karena batang otak bertanggung jawab untuk beberapa fungsi tubuh yang penting, stroke di daerah otak dapat memberi pengaruh yang sangat buruk pada kemapuan motorik seperti gerakan mata, berbicara, dan penalaran. Jika tidak diberi penanganan yang tepat, bisa saja memberi pengaruh kelumpuhan pada organ-organ yang lain.

    Pengobatan

    Stroke batang otak adalah suatu keadaan darurat medis. Karena itu, membutuhkan pengobatan langsung untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi risiko komplikasi yang bisa terjadi. Pengobatan tergantung pada jenis, lokasi, dan tingkat keparahan stroke

    Faktor risiko stroke

    Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko stroke. Siapa pun dapat memiliki stroke, tetapi faktor genetik tertentu, seperti riwayat keluarga, jenis kelamin, ras, dan usia menempatkan beberapa orang pada risiko tinggi untuk stroke dibandingkan orang lain.

     

    Sumber :

    • alodokter.com
    • gema.id
  • Periode Emas Penanganan Stroke Iskemik dan Hemoragik

    Orang mengenal penyakit stroke berawal dari sistem saraf yang terganggu. Tapi tak banyak yang tahu bagaimana jaringan saraf bisa terganggu dan apa yang menjadi faktor pemicunya.

    Stroke dikategorikan dalam dua tingkatan yakni stroke ringan dan stroke berat. Menurut Prof. Dr. dr. Moh Hasan Mahfoed, Sp.S(K), M.S, dokter spesialis saraf yang juga Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia menjelaskan ada 2 jenis stroke yang bisa menyerang penderitanya baik secara perlahan maupun secara mendadak.

    Hasil gambar untuk tentang stroke iskemik

    Pria yang akrab disapa Prof. Hasan ini mengemukakan 2 jenis stroke yakni stroke iskemik atau stroke sumbatan dan stroke hemoragik atau stroke berdarah. Apa perbedaan keduanya? Berikut penjelasannya.

    Stroke Iskemik (Stroke Sumbatan)

    Jenis stroke in termasuk yang paling sering terjadi. Jenis stroke ini terbagi lagi menjadi 2 klasifikasi yakni stroke emboli dan stroke trombotik. Untuk stroke emboli, bekuan darah atau plak yang terbentuk di dalam jantung atau pembuluh darah arteri besar yang terangkut menuju ke otak. Sementara stroke trombotik yakni bekuan darah yang terbentuk di dalam pembuluh darah arteri yang mensuplai darah ke otak.

    Stroke Hemoragik (Stroke Berdarah)

    Jenis stroke yang satu ini juga terbagi menjadi 2 klasifikasi yakni pendarahan intraserebral dan pendarahan subarachnoid. Untuk pendarahan intraserebral terjadi saat pecahnya pembuluh darah lalu kemudian darah masuk kedalam jaringan yang menyebabkan sel-sel otak mati sehingga berdampak pada kerja otak yang mendadak berhenti. Pada keadaan ini, penyebab yang paling sering adalah tekanan darah tinggi.

    Sementara pendarahan subarachnoid terjadi ketika pecahnya pembuluh darah yang berdekatan dengan permukaan otak dan darah bocor diantara otak dan tulang tengkorak. Penyebabnya bisa berbeda-beda tetapi paling sering disebabkan oleh pecahnya aneurisma.

    Tapi dari 2 jenis stroke ini, Prof. Hasan menjelaskan ada waktu periode emas penanganan stroke. Periode emas iniadalah waktu yang sangat berharga bagi dokter untuk menangani stroke. Waktunya yakni 4,5 jam sejak pertama kali muncul gejala dan sampai dilakukan penanganan stroke di rumah sakit. Penderita stroke setidaknya harus sudah tiba di rumah sakit kurang dari 2 jam. Proses pemeriksaan sampai pengobatan membutuhkan waktu maksimal 2,5 jam.

    Bila periode emas penanganan stroke ini terlambat atau sudah lebih dari 4,5 jam maka stroke akan menjadi lebih parah bahkan beresiko kematian atau kecacatan permanen. Kenali gejala dini stroke dan cari tahu bagaimana cara menanggulanginya agar keluarga tercinta tetap bisa berkumpul penuh kehangatan dalam keadaan sehat.

     

     

    Sumber : okezone

  • Pantangan Makanan Bagi Orang Stroke

    Penyebab stroke dikelompokkan menjadi dua yakni faktor medis dan faktor perilaku. Faktor medis, adalah stroke yang disebabkan oleh komplikasi penyakit lain seperti tekanan darah tinggi, kolesterol, diabetes, gangguan jantung dan faktor genetis yang diturunkan dari orang tua.

    Sedangkan faktor perilaku adalah ketika menerapkan gaya hidup disertai pola makan yang tidak sehat, seperti sering mengonsumsi fast food, minuman beralkohol, minuman berkarbonasi dan kebiasaan merokok.

    Mengenai pola makan sehat terdapat makanan pantangan bagi penderita stroke yang harus Anda hindari agar terhindari dari risiko penyakit stroke.

    1. Makanan instan dalam kemasan

    daging olahan

    Pantangan makanan untuk penderita stroke yang pertama yaitu makanan instan. Makanan instan tidak dianjurkan untuk penderita stroke. Pasalnya, kebanyakan makanan instan dalam kemasan mengandung natrium nitrat dan nitrit. Kedua bahan ini sering digunakan sebagai zat pewarna dan pengawet pada daging olahan seperti sosis, daging kemasan, dan produk lainnya. Begitu juga dengan makanan kemasan lain seperti mi instan, kentang, dan camilan kemasan.

    Natrium nitrat dan nitrit dapat merusak pembuluh darah karena bisa membuat arteri mengeras dan menyempit yang mengakibatkan penyakit jantung dan meningkatkan risiko stroke kambuh.

    2. Makanan tinggi gula

    Setelah serangan stroke sebaiknya Anda membatasi makanan dan minuman yang tinggi gula. Konsumsi gula berlebih dapat merusak pembuluh darah serta mengakibatkan obesitas. Jika kedua hal ini terjadi, bukan tidak mungkin stroke kembali menyerang.

    Untuk itu, batasi asupan gula harian Anda. Batas konsumsi gula maksimal per hari adalah 4 sendok makan.

    3. Makanan tinggi garam

    membatasi makan garam bikin kekurangan yodium?

    Makanan tinggi garam mengandung natrium yang dapat memicu lonjakan tekanan darah. Bila tidak dikendalikan, Anda rentan mengalami hipertensi yang bisa memicu stroke datang kembali. Untuk itu, Anda perlu membatasi garam dan natrium dalam setiap masakan.

    Usahakan untuk tidak mengonsumsi natrium lebih dari 1.500 miligram setiap harinya yang setara dengan satu sendok teh garam.

    4. Makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans

    masak ayam selain digoreng

    Lemak jahat terdiri dari lemak jenuh dan lemak trans. Lemak jenuh dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL) di dalam tubuh. LDL yang berlebih di dalam tubuh dapat mengakibatkan penumpukan lemak di arteri. Ini bisa menghambat aliran darah ke jantung dan otak sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.

    Selain lemak jenuh, golongan lemak yang sebaiknya dihindari yaitu lemak trans. Lemak trans adalah lemak yang diolah dengan menambahkan hidrogen pada minyak sayur untuk membuatnya lebih padat. Lemak trans terbukti meningkatkan berbagai risiko penyakit, salah satunya stroke.

    Berikut ini berbagai makanan yang mengandung lemak jenuh dan lemak trans yang perlu dihindari, yaitu:

    Lemak trans

    • Biskuit
    • Makanan beku olahan
    • Makanan ringan (seperti keripik kentang, keripik singkong kemasan, dan camilan sejenis)
    • Gorengan
    • Makanan siap saji (ayam goreng, kentang goreng, atau burger)
    • Margarin
    • Donut

    Lemak jenuh

    • Daging merah
    • Kulit ayam
    • Produk susu

    5. Minuman beralkohol

    mitos tentang minuman beralkohol

    Alkohol dapat meningkatkan tekanan darah yang menjadi salah satu faktor risiko stroke. Untuk itu, selalu konsultasikan ke dokter kapan Anda boleh mengonsumsi alkohol setelah serangan stroke.

    Umumnya, orang yang pernah mengalami stroke hanya boleh mengonsumsi minuman beralkohol sebanyak satu gelas per hari untuk perempuan dan dua gelas per hari untuk pria. Namun, ini tergantung juga pada jenis minuman beralkohol yang Anda minum.

    Jika terdapat kondisi lain selain stroke seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan kolesterol yang tinggi ada baiknya untuk mengonsultasikannya langsung ke dokter gizi untuk mendapatkan panduan makan untuk penderita stroke yang paling tepat.

    Bila gaya hidup sehat sudah Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari Anda, ditambah lagi dengan mengkonsumsi produk kesehatan yang berkualitas, niscaya Anda sudah melakukan hal yang tepat dalam menangkal serangan penyakit stroke.

    Namun masih ada satu hal yang tidak kalah pentingnya, yakni faktor pikiran. Untuk melawan penyakit ini juga dibutuhkan pikiran positif dan kepercayaan akan kesembuhan, serta meminimalisir stress dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan tubuh dan pikiran.

    Terakhir jangan lupa untuk berdoa kepada Sang Maha Pencipta untuk kesembuhan yang Anda cita-citakan.

    Demikianlah artikel mengenai pantangan makanan bagi penderita stroke ini, semoga tulisan sederhana ini mudah untuk di pahami dan dapat bermanfaat bagi Anda.

     

     

     

    Sumber :

    • makananpantangan.com
    • bliherbal.com
    • hellosehat.com
  • Manfaat Akupuntur untuk Pengobatan Stroke

    Akupuntur telah digunakan sejak sekitar ribuan tahun sebagai metode penyembuhan, tetapi hanya baru belakangan ini dievaluasi untuk kondisi medis oleh standard yang digunakan pada pengobatan Barat. Salah satunya adalah peran akupuntur sebagai pengobatan stroke.

    Apa yang sebaiknya saya ketahui sebelum menjalani akupuntur?

    Akupuntur adalah jenis pengobatan timur yang menggunakan jarum khusus, yang disuntikkan ke daerah target pada tubuh untuk meredakan gejala dan penyakit. Beberapa konsekuensi stroke memang mungkin meningkat dengan akupuntur.

    Stroke dapat menyebabkan efek samping parah sehingga penderitanya sering mencari setiap pilihan yang memungkinkan untuk memaksimalkan pemulihan saraf. Akupuntur adalah salah satu metode pengobatan alternatif yang dicoba kebanyakan para penderita stroke.

    Jika Anda memilih untuk mencoba akupuntur untuk terapi gejala stroke Anda, pastikan untuk memberi tahu dokter Anda. Dapatkan referensi dan pastikan bahwa ahli akupuntur Anda bersertifikat dan berpengalaman.

    Manfaat yang bisa didapat dari pengobatan stroke dengan akupuntur

    1. Mengatasi masalah sulit menelan

    Pasca stroke, sulit menelan bisa menjadi masalah dan bahkan bisa menyebabkan tersedak, yang mungkin bisa berbahaya. Sejauh ini, rehabilitasi dan terapi fisik untuk masalah otot dalam menelan yang disebabkan oleh stroke tidak sepenuhnya efektif. Namun, sebuah penelitian pernah dilakukan, melibatkan 120 penderita stroke dengan masalah menelan, dan kemudian membandingkan antara pasien yang menerima terapi menelan dan pasien yang menerima pelatihan menelan sekaligus akupuntur.

    Grup yang melakukan terapi menelan dibarengi dengan akupuntur nilainya secara signifikan lebih baik daripada kelompok yang hanya menerima terapi tanpa akupuntur. Tidak ada efek samping tercatat pada kelompok yang menjalani akupuntur.

    Hal ini berarti jika Anda memiliki masalah menelan yang tidak sembuh setelah stroke, akupuntur mungkin aman dan merupakan pilihan yang dapat membantu Anda.

    2. Mengatasi kekakuan otot (spastisitas)

    Spastisitas adalah jenis kekakuan otot yang terjadi pasca stroke. Beberapa penelitian telah mengevaluasi manfaat akupuntur untuk pengobatan spastisitas pasca stroke. Hasil yang diterbitkan dalam jurnal edisi bulan Januari 2015 menunjukkan bahwa akupuntur dibandingkan dengan pengobatan biasa atau akupuntur sham (akupuntur yang sengaja disuntikkan di tempat yang salah untuk tujuan penelitian) secara signifikan menurunkan spastisitas pasca stroke, terutama di pergelangan tangan, lutut dan siku.

    3. Membantu penyembuhan pasca stroke

    Sebuah artikel yang diterbitkan pada Maret 2015 dalam Jurnal Pengobatan Akupuntur mengevaluasi efek akupuntur pada pemulihan stroke. Para penulis artikel menyimpulkan bahwa secara keseluruhan, akupuntur tampaknya memberi manfaat. Tetapi, karena tidak semua percobaan memiliki kualitas yang sama, mereka tidak yakin bahwa akupuntur bermanfaat untuk penderita stroke.

    Sejauh ini, tidak ada bukti bahwa akupuntur membantu mencegah stroke atau membantu mengurangi area kerusakan akibat stroke iskemik pada otak. Namun, beberapa percobaan berkualitas tinggi mengevaluasi efek khusus akupuntur pada kemampuan menelan dan spastisitas pasca stroke terlihat menjanjikan.

     

     

    Sumber : Hellosehat

  • Kebiasaan Mendengkur Bisa Meningkatkan Risiko Stroke

    Mendengkur ternyata dapat menjadi gejala awal dari penyakit yang lebih serius, salah satunya stroke. Bagaimana seseorang dapat mendengkur dan apa hubungannya dengan penyakit stroke?

    Mendengkur terjadi ketika terdapat proses bergetarnya saluran napas, dan menghasilkan suara. Kondisi ini terjadi akibat sumbatan gerakan udara yang terjadi saat seorang tertidur.

    Sumbatan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya menutupnya rongga pernafasan oleh pangkal lidah pasien saat tertidur. Apa pun mekanismenya, mengorok akan menyebabkan penurunan aliran udara ke saluran pernapasan dan menyebabkan kondisi kekurangan oksigen.

    Apa hubungan stroke dengan kebiasaan mendengkur saat tidur?

    Hampir 40 persen kasus penyakit stroke terjadi ketika pasien sedang tidur atau waktu satu jam setelah bangun tidur. Kemudian, studi lain memaparkan bahwa intensitas dengkuran seseorang berkaitan dengan aterosklerosis karotis —penyempitan arteri di leher karena endapan lemak atau plak. Penyakit ini jika semakin buruk bisa menyebabkan stroke.

    Sebuah penelitian yang dipresentasikan pada International Stroke Conference menunjukkan bahwa kualitas tidur yang buruk bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami stroke. Orang yang berisiko dengan stroke dari penelitian ini adalah mereka yang sering mengantuk di siang hari serta yang memiliki kebiasaan mendengkur.

    Dr. Douglas Bradley, juru bicara Canadian Heart and Stroke Foundation di Toronto menjelaskan, “Jika kebiasaan tersebut dilakukan sebanyak 200 sampai 400 kali, tekanan darah bisa meningkat”. Perlu Anda ketahui bahwa tekanan darah tinggi (hipertensi) bisa meningkatkan risiko terkena stroke.

    penyebab ngorok

    Kebiasaan mendengkur menjadi ciri khas bahwa Anda memiliki gangguan tidur, yaitu sleep apnea. Penyakit ini biasanya terjadi pada orang dewasa sebelum stroke terjadi. Selain mendengkur, sleep apnea bisa menghentikan napas seseorang saat tidur sehingga pasien bisa bangun dengan kaget dan napas terengah-engah. Kondisi ini bisa mengurangi jumlah oksigen mencapai otak sehingga berisiko stroke.

    Bila kebiasaan mendengkur Anda disebabkan oleh sleep apnea, cara terbaik untuk mengatasinya adalah memperoleh pengobatan yang tepat dari dokter. Selain itu, Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini untuk menghentikan kebiasaan mendengkur saat tidur, seperti:

    • Menggunakan bantal yang memungkinkan kepala Anda lebih tinggi dibandingkan tubuh. Ini mempermudah saluran hidung bernapas lebih bebas dan mencegah terjadinya dengkuran.
    • Menurunkan berat badan dapat membantu beberapa orang untuk mengatasi kebiasaan mendengkur. Penurunan berat badan mengurangi tekanan pada tenggorokan sehingga udara bisa mengalir lebih lancar. Walaupun belum tentu ampuh bagi semua orang, tidak ada salahnya mencoba mengatur kembali pola makan dan rutin olahraga.
    • Berhenti menggunakan obat penenang dan menghindari minum alkohol empat sampai lima jam sebelum tidur. Kedua hal tersebut membuat otot-otot di belakang tenggorokan tidak beristirahat sehingga memcu Anda untuk mendengkur.
    • Perbanyak minum air putih bisa mencegah tubuh dehidrasi. Saat tubuh kekurangan cairan, dengkuran semakin mungkin terjadi bahkan lebih keras.
    • Jaga kualitas tidur Anda. Misalnya dengan mengatur kembali waktu tidur atau mandi air hangat sebelum tidur. Hindari kerja hingga larut malam yang bisa membuat otot tubuh jadi lelah dan membuat Anda mendengkur.

     

     

    Sumber :

    • liputan6
    • hellosehat
  • Penelitian Menyatakan Wanita Lebih Sering Terkena Stroke

    Mengapa Wanita Lebih Rentan Terkena Stroke Dibanding Pria

    Penyakit stroke bisa terjadi pada siapa saja, baik itu lelaki atau perempuan. Namun, tahukah anda, bahwa penyakit stroke memiliki risiko tinggi terkena atau menyerang wanita dibandingkan dengan pria.

    Mengapa sering terjadi pada wanita.? sebenarnya tidak mutlak juga, namun penyakit stroke lebih sering terjadi seiring dengan usia yang menua. Dan rata rata usia wanita lebih panjang dibanding dengan pria. Dengan kata lain, wanita bisa memiliki risiko tinggi terkena stroke.

    Bukan itu saja, gangguan inflamasi bahkan bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah atau juga pembekuan pada darah. Beberapa tipe migrain yang sering terjadi pada wanita bisa meningkatkan stroke.

    Bahkan, pada sebuah penelitian yang baru. Obesitas atau kelebihan berat badan bisa menyebabkan serangan stroke. Penelitian ini dilakukan di Inggris yang mana juga melibatkan data dari 1.3 juta wanita di inggris. Dan rata rata usia mereka adalah 57 tahun.

    Bagaimana wanita bisa mencegah stroke?

    Para wanita ini sudah diikuti perkembangan kondisi kesehatannya selama lebih dari 12 tahun. Hasilnya ditemukan bahwa mereka yang memiliki berat badan berlebihan atau terkena obesitas akan memiliki risiko terkena stroke hemoragik, sebuah kondisi di mana pembuluh darah yang ada di otak memecah dan sangat berbahaya bagi seseorang karena bisa membuat pasokan darah dan oksigen ke otak berhenti.

    Dari penelitian ini, diketahui bahwa ada lebih dari 2.200 wanita yang berisiko mengalami stroke iskemik dan lebih dari 1.500 wanita berisiko terkena stroke hemoragik dari data 344 ribu wanita dengan berat badan normal. Sementara itu, dari wanita obesitas, ada hampir 2.400 wanita berisiko terkena stroke iskemik dan 910 orang dengan risiko terkena stroke hemoragik.

    Hal ini berarti, pada setiap wanita yang indeks massa tubuhnya meningkat sebanyak lima angka, maka risiko terkena stroke iskemik bisa meningkat hingga 21 persen. Ada baiknya wanita lebih baik menjaga berat badannya tetap ideal agar tidak terkena serangan stroke yang mematikan ini.

    Gejala stroke yang perlu diwaspadai

    Gejala-gejala penyakit stroke pada wanita yang harus Anda waspadai adalah susah bicara, mati rasa di area kaki, lengan, dan wajah, sakit kepala mendadak, susah berjalan, pingsan, muntah-muntah, dan linglung. Jika Anda mengalami tanda-tanda tersebut, segera hubungi dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.

     

     

    Sumber :

    • hellosehat
    • bidanku
  • Ketahui Gejala dan Penyebab Penyakit Stroke Mata

    Stroke tidak hanya terjadi pada otak, namun juga bisa terjadi pada mata. Secara medis, stroke mata dikenal dengan istilah okulasi arteri retina. Kondisi ini terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah di retina. Ketahui lebih lanjut penyebab stroke mata dan pengobatannya.

    penyakit-stroke-mata

    Banyak orang yang kurang memahami penyebab stroke mata, namun secara garis besar berikut ini beberapa penyebabnya:

    1. Makanan berlemak

    Makanan penyebab stroke seperti misalnya makanan yang mengandung lemak dan goreng-gorengan berpotensi menyumbat pembuluh darah. Jika penyumbatan terjadi pada pembuluh darah mata, maka otomatis penglihatan akan terganggu. Suplai oksigen ke mata tidak lancar dan fungsi mata akan berkurang serta kabur.

    2. Kurang olahraga

    Penyebab stroke mata bisa jadi karena kurang olah raga. Malas olah raga membuat timbunan lemak bersarang dalam tubuh. Sehingga berpotensi menyumbat aliran darah.

    3. Penyumbatan saraf mata

    Aliran darah pada saraf mata yang tersumbat oleh lemak akan membuat mata tidak dapat berfungsi normal. Karena itu pantau terus kadar kolesterol dalam darah. Terutama kadar LDL dan trigliserida yang fatal pada penyakit stroke.

    4. Mata lelah

    Jika mata terlalu lelah dan dipaksa aktivitas maka aliran darahnya akan terganggu. Disini mata berpotensi mengalami stroke akibat stress mata dan kelelahan. Karena itu lakukan cara atasi stroke ringan yang paling efektif untuk mencegah serangan stroke pada mata yang lelah.

    5. Komplikasi diabetes

    Komplikasi diabetes umumnya terjadi pada mata. Penderita diabetes lebih beresiko mengalami katarak pada mata yang dapat menurunkan fungsi penglihatan. Penyakit ini dapat mengakibatkan komplikasi berupa stroke mata. Dan saat ini tercatat sebagai penyebab nomer satu dari serangan stroke pada mata.

    6. Glaukoma

    Penyebab stroke mata yang lain yaitu penyakit glaukoma. Penyakit ini merupakan penyakit dimana tekanan darah mata meningkat tajam. Akibat dari penyakit ini yaitu kemungkinan terjadi komplikasi berupa serangan stroke pada mata. Karena itu sebaiknya kenali tanda dan gejala stroke sejak dini pada penderita glaukoma.

    7. Hipertensi

    Penyakit darah tinggi merupakan jenis penyakit yang banyak mengakibatkan serangan stroke. Oleh sebab itu hindari makanan yang mengandung banyak garam. Usahakan untuk lebih banyak mengkonsumsi tanaman obat untuk stroke dan buah-buahan.

    8. Serangan jantung

    Serangan jantung erat kaitannya dengan penyakit stroke. Karena biasanya penyakit ini terjadi juga diakibatkan oleh penyumbatan pembuluh darah oleh lemak. Di fase terparah, serangan jantung diakibatkan pecahnya pembuluh darah. Dan bisa jadi hal ini bukan terjadi pada saraf penghubung jantung saja, namun bisa jadi juga pada saraf mata.

    9. Obesitas

    Obesitas berarti seseorang menimbun terlalu banyak lemak di tubuhnya. Inilah penyebab stroke nomer satu yang paling sering mengancam nyawa orang. Oleh sebab itu biasakan untuk menjaga berat badan pada batas normal. Supaya terhindar dari obesitas dan terhindar dari resiko terjadinya stroke pada tubuh.

    10. Gaya hidup

    Gaya hidup masa kini merupakan penunjang terjadinya stroke sejak dini. Misalnya kebiasaan merokok atau konsumsi minuman keras. Tanpa terasa gaya hidup yang demikian merusak tubuh dan memicu terjadinya stroke pada tubuh termasuk strok kepada penglihatan. Jika terlalu parah maka stroke yang terjadi pada mata akan mengakibatkan kebutaan dan tidak dapat disembuhkan.

    Pengobatan untuk Stroke Mata

    Pengobatan terhadap stroke mata tergantung dari penyakit yang mendasarinya. Beberapa pengobatan yang umumnya diberikan dokter mata dalam beberapa jam setelah gejala stroke mata mulai timbul, yaitu:

    • Memijat daerah sekitar mata untuk memperlebar pembuluh darah di retina.
    • Memberikan obat-obatan, seperti penghancur gumpalan darah, kortikosteroid untuk mata, dan obat untuk menurunkan tekanan di dalam bola mata.
    • Menghirup campuran karbon dioksida dan oksigen untuk membuat pembuluh darah retina melebar.
    • Membuang sebagian carian dari mata agar aliran darah ke retina kembali normal.
    • Terapi laser.
    • Memberikan terapi oksigen bertekanan tinggi atau hiperbarik.

    Di samping itu, kondisi lain yang menyebabkan timbulnya pembekuan darah juga harus diobati. Semakin cepat pengobatan diberikan, semakin besar pula peluang Anda menyelamatkan penglihatan Anda.

    Pencegahan Stroke Mata

    Meskipun stroke mata tidak dapat sepenuhnya dicegah, namun Anda bisa melakukan beberapa hal untuk mengurangi risiko munculnya stroke mata. Beberapa langkah pencegahan yang dapat Anda lakukan:

    • Berhenti merokok.
    • Mengendalikan kadar gula darah, jika Anda berisiko atau menderita diabetes.
    • Pastikan tekanan darah Anda selalu dalam batas normal.
    • Rutin memeriksakan kadar kolesterol Anda. Apabila terlalu tinggi lakukan diet, olahraga teratur, dan mengonsumsi obat untuk membantu menurunkan kolesterol.
    • Menjaga berat badan ideal.

    Semoga bermanfaat.

     

     

    Sumber :

    • alodokter.com
    • spesialissaraf.com
  • Usia Muda Bisa Stroke! Ini Gejala dan Cara Mencegahnya

     

    cara-menghindari-stroke-di-usia-muda

    Stroke merupakan salah satu penyakit berbahaya yang bisa menyebabkan kematian. Stroke bukan saja menyerang pada usia lansia tetapi sekarang banyak usia muda yang sudah kena stroke.

    Menurut S. Ausim Azizi, MD, pimpinanan jurusan Neurology dan dosen neurology Temple University Medical School di Philadelphia, “Dibandingkan stroke pada usia lanjut, stroke di usia muda adalah penyakit yang berbeda.” Infeksi, trauma gangguan jantung, dehidrasi, sickle cell disease bisa menjadi penyebab paling umum stroke pada usia muda.

    Penurunan asupan atau supply darah ke otak mengakibatkan terjadinya stroke. Stroke isemik biasanya menjadi penyebab yang sering terjadi, yaitu karena adanya pembekuan darah di dalam jantung atau pembuluh darah. Penyebab lainnya adalah pembedahan pembuluh darah di leher, di mana pembekuan diakibatkan oleh robekan kecil pada pembuluh darah besar dan darah dikirim ke otak. Migrain, pil KB, kehamilan, dan merokok juga diidentidikasi sebagai penyebab stroke usia muda. Menurut peneliti asal Prancis, perubahan hormon yang terjadi pada usia muda, terutama hormon yang membuat seseorang tinggi, dapat meningkatkan risiko dua hingga lima kali.

    Gejala stroke yang dapat dikenali

    Ada beberapa gejala yang dapat perhatikan, untuk memudahkannya biasanya disebut dengan “FAST“:

    FFace (wajah), caranya dengan menundukkan wajah Anda, cobalah untuk tersenyum. Jika Anda tidak bisa mengangkat kedua sisi mulut, maka mungkin ada sesuatu yang salah.

    A: Arm (lengan), cobalah untuk mengangkat lengan. Jika salah satu tangan Anda jatuh lunglai ke bawah, maka Anda perlu waspada.

    S: Speech (bicara), cobalah untuk berbicara, ucapkan kalimat mudah. Jika terdapat keanehan dalam pelafalan kata, seperti mendadak cadel, maka Anda harus segera menganalisis gejala lainnya.

    T: Time (waktu), Jika semua gejala itu Anda alami, maka jangan buang waktu lagi, segera pergi ke dokter!

    Langkah Sederhana Mencegah dan Menghindari Stroke

    Seperti yang sudah ketahui, faktor stres dan gaya hidup ialah penyebab serangan stroke ringan datang. agar bisa mengontrol dua faktor itu, dr. Frandy susatia memberikan rumus 3J & 3O.

    Jumlah Makan, Jenis Makan, dan Jam Makan

    Jumlah makanan

    Makanlah dengan gizi yang seimbang dan disesuikan dengan kebutuhan kalori harian dan aktivitas harian anda. kebutuhan kalori berdasarkan usia, misalnya pria berusia 20 – 35 tahun membutuhkan 2300 kal. semakin bertambah umur, kebutuhan makanan berkurang karena makin minim aktivitas.

    Jenis makan

    Makanan yang dikonsumsi harus mengandung lemak, protein, dan karbohidrat seimbang. Untuk kebutuhan lemak, pilihlah lemak yang baik (HDL), seperti yang terdapat dalam minyak ikan, minyak zaitun, dan minyak kanola. sementara untuk asupan karbohidrat, pilihlah karbohidrat kompleks, seperti roti gandum, nasi merah, oatmeal, dan ubi manis.

    Jam makan

    sebaiknya, anda menjalani pola makan dengan 6 porsi makan setiap hari, yang terdiri dari 3 porsi besar dan 3 porsi camilan untuk mencukupi asupan nutrisi harian.

    Olahraga, Olah Seni, dan Olah Batin

    olah raga

    olahraga terkait menjaga kebugaran dan daya tahan tubuh. sebab stres itu punya akar masalah yang harus diselesaikan, dan dengan tubuh prima maka pemicu stres – entah apakah deadline pekerjaan, tugas, target penjualan, pitching dengan klien – bisa kita lewati.

    olah seni

    bisa membuat pikiran lebih enteng dan hati lebih tenang. Tak suka seni? Dengarkan saja lagu yang bisa membuat anda lebih tenang.

    olah batin

    olah batin bisa lewat meditasi, yoga, atau segala hal yang bisa membuat kita tetap rileks. Dalam kondisi rileks, tekanan darah akan relatif stabil.

     

     

    Sumber :

    • teknorus.com
    • tokopedia.com
    • hellosehat.com
  • Melafadzkan “Laa ilaaha illallah” membantu menyembuhkan stroke, Benarkah?

    Stroke merupakan penyakit yang sudah sering terjadi di Indonesia dan tidak jarang penderita stroke mengakibatkan kematian. Mewabahnya penyakit stroke sudah pernah Nabi sebutkan sebagai bagian dari tanda akhir zaman. Dalam sebuah hadist, Nabi bersabda:
    من اقتراب الساعة اذا كثر الفالج وموت الفجأة
    Artinya: “Diantara tanda dekatnya kiamat adalah apabila banyak penyakit stroke dan mati mendadak” (HR Ibnu Abd Razzaq)
    Stroke
    Penderita stroke zaman sekarang tidak hanya orang tua saja, banyak orang yang usianya masih muda sudah mengidap penyakit stroke. Karena tidak memperhatikan pola hidup yang sehat.  Tetapi, ternyata dengan dzikir mampu membuat hidup lebih sehat. Juga dapat membantu menyembuhkan penyakit stroke. Dalam Al-Quran telah dijelaskan bahwa dzikir sebagai penenang hati. Allah SWT. berfirman : (yaitu) orang-orang yang beriman serta hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, cuma dengan mengingat Allah hati jadi tenteram. (QS. Ar Ra’du : 28). Jika hati merasa tentram, jiwa dan pikiran tenang. maka denyut jantung akan stabil, peredaran darah menjadi normal. Tentu hal ini akan membuat lebih sehat.
    Meja unik lafadz Laa ilaaha illallah

    Sebuah analisa dzikir dari sudut pandang kedokteran secara ilmiah disampaikan oleh Dr. dr. A Y Saleh, M.Kes, Sp. S. dari RS S Sunter Jakarta yang menyatakan bahwa dzikir itu menyehatkan. Ia menunjukkan lewat riset pada pasiennya di mana pasien yg berdzikir pulih lebih cepat di banding dgn yg tak berzikir.

    Pasien yang mengalami persoalan alzheimer & stroke, akan lebih baik keadaannya setelah membiasakan dzikir dgn melafadzkan kalimat tauhid “Laa ilaaha illallah ”.

    Menurut Dr. dr. A Y Saleh, dilihat dari pengetahuan kedokteran kontemporer, pengucapan “Laa ilaaha illallah” bisa menyingkirkan nyeri & dapat menumbuhkan ketenangan dan kestabilan saraf untuk pasien. Lantaran dalam ke dua bacaan dzikir itu ada huruf JAHR yg bisa mengeluarkan CO2 dari otak.

    Dalam kalimat “Laa Ilaaha Ilallah” ada huruf Jahr yg diulang tujuh kali, yakni huruf “Lam“ yg mesti dilafazkan keras hingga kalimat dzikir tersebut mengeluarkan karbondioksida semakin banyak waktu udara dihembuskan keluar mulut.

    CO2 yg dikeluarkan oleh badan tak mengubah pergantian diameter pembuluh darah dalam otak. Sebab, bila system pengeluaran CO2 kacau, jadi CO2 yang ke luar juga kacau hingga mengakibatkan pembuluh darah di otak bakal melebar begitu terlalu berlebih saat kandungan CO2 didalam otak mengalami penurunan.

    Dilihat dari tinjauan pengetahuan syaraf, ada hubungan yg erat pada pelafadzan huruf (Makharij Al-huruf) pada bacaan dzikir dgn aliran darah pernafasan keluar yg mengandung zat CO2 (karbondioksida) & system yg rumit didalam otak pd keadaan fisik atau psikis spesial.

    Jadi kesimpulannya, Dzikir benar bisa membantu penyembuhan stroke. Perlu dicatat bahwa melafadzkan Laa ilaaha illallah bukan sekedar mengucap saja tetapi harus dengan meresapi lafadz dan maknanya hingga menciptakan ketenangan hati.

    Wallahu a’lam bish shawab.

    Semoga bermanfaat.