Tag: uban

  • Masih Muda Tapi Sudah Beruban??Ini Penyebabnya!

    Rambut mulai memutih atau beruban adalah hal normal karena seiring bertambahnya usia. Tapi rambut putih bisa muncul tanpa Anda sadari. Bahkan remaja dan orang berusia sekitar 20 tahun mungkin akan ditemukan helai rambut putih.

    Tubuh manusia memiliki jutaan folikel rambut atau kantung kecil yang melapisi kulit. Folikel menghasilkan sel-sel rambut dan warna atau pigmen yang mengandung melanin. Seiring waktu, folikel rambut kehilangan sel pigmen yang menghasilkan warna rambut putih.

    Sel pembuat warna rambut berhenti memproduksi pigmen

    Jeffrey Benabio, M.D., ahli ilmu penyakit kulit dari Kaiser Pemanente di San Diego, Amerika Serikat, mengatakan bahwa seseorang mulai beruban ketika sel pembuat warna rambut (melanosit) berhenti memproduksi pigmen. Penggunaan produk perawatan rambut yang mengandung hidrogen peroksida juga dapat mempercepat rambut menjadi putih alias beruban.

    “Secara khusus, orang berkulit putih mulai beruban pada usia pertengahan 30-an, orang Asia di akhir usia 30-an, dan orang Afrika di usia pertengahan 40-an. Lalu, sebagian orang memiliki jumlah uban yang signifikan saat memasuki usia 50 tahun,” papar Jeffrey kepada WebMD tentang kapan umumnya seseorang beruban.

    Anggota Health Information Process Transformation (HIPT) ini menambahkan, orang berkulit putih akan memiliki uban yang muncul secara dini alias terlalu cepat biasanya saat berusia 20 tahun. Sedangkan kondisi uban yang prematur untuk orang Afrika akan muncul sebelum berusia 30 tahun.

    Anak kecil juga bisa tumbuh uban

    Seperti dijelaskan Jeffrey sebelumnya, Dr. Desmond Tobin, profesor sel biologi dari University of Bradford di Inggris menambahkan bahwa faktor genetik juga menjadi penyebab seseorang tumbuh uban lebih dini.

    “Hilangnya pigmentasi rambut membuat seseorang beruban, ini terutama karena faktor genetik dan juga usia. Pada beberapa orang, uban muncul sangat cepat, mungkin sebelum memasuki usia remaja. Sedangkan yang lain, baru akan muncul saat tua. Munculnya uban bisa sangat cepat pada beberapa orang, tapi sebagian lainnya muncul secara bertahap,” ujar Dr. Tobin.

    Berdasarkan laporan Diagnose-me.com, ada kasus seorang anak berusia 8 tahun diketahui memiliki uban. Munculnya uban yang cepat pada anak tersebut, seperti dijelaskan Dr. Tobin, cenderung disebabkan oleh faktor genetik.

    Apakah munculnya uban di usia muda berarti ada masalah kesehatan?

    Tumbuh uban, baik normal atau terlalu dini, tidak berarti Anda memiliki masalah kesehatan, kecuali dalam beberapa kasus langka. Jeffrey memaparkan bahwa para ahli dan peneliti belum tahu tepatnya kenapa beberapa orang bisa memiliki uban lebih cepat. Namun ia mengatakan hal yang sama seperti Dr. Tobin, yang meyakini faktor genetik memiliki peran besar dalam munculnya uban.

    Dalam kasus munculnya uban secara dini pada anak-anak, Dr. Greene, dokter anak yang membuat website Drgreene.com, mengatakan ada beberapa kondisi yang membuat anak-anak beruban, termasuk neurofibromatosis atau dikenal sebagai penyakit Recklinghausen. Penyakit ini adalah gangguan genetik pada sistem saraf yang menghasilkan perkembangan tumor jinak pada saraf.

    Selain itu, alumni Princeton University dan University of California ini mengatakan, penyakit yang jarang terjadi seperti sindrom Vogt-Koyanagi bisa menyerang anak-anak diikuti penyakit virus. Seiring tubuh anak bertarung melawan virus, antibodi yang dibuat akan menghancurkan melanosit, yang membuat pigmen untuk rambut.

    Penyebab Munculnya Uban

    Pada artikel ini, kita akan mengetahui penyebab umum dari rambut putih, seperti dilansir dari MedicalNewsToday, berikut ini.

    1. Kekurangan vitamin

    Rambut putih dan abu-abu tumbuh di kepala seseorang. Warna rambut tersebut mungkin mulai tumbuh pada usia berapapun, dan mungkin disebabkan oleh berbagai faktor yang berbeda. Bisa saja kekurangan vitamin B-6, B-12, biotin, vitamin D, atau vitamin E yang dapat menyebabkan uban dini.

    Satu laporan 2015 dalam jurnal Development mencatat berbagai studi kekurangan vitamin D-3, vitamin B-12, dan tembaga ada hubungannya dengan rambut beruban. Ini menemukan kekurangan gizi mempengaruhi pigmentasi, sehingga menunjukkan rambut beruban karena kekurangan vitamin.

    Sebuah studi tahun 2016 yang dilaporkan dalam International Journal of Trichology, melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan uban prematur pada anak-anak muda India di bawah usia 25 tahun. Ini menemukan kadar feritin serum rendah, yang menyimpan zat besi dalam tubuh, vitamin B-12, dan kolesterol baik HDL-C biasa terjadi pada peserta dengan uban prematur.

    1. Genetika

    Rambut uban dini sebagian besar terkait dengan genetika, menurut laporan tahun 2013 di Indian Journal of Dermatology, Venereology and Leprology, Ras dan etnis memainkan peran juga. Pemutihan dini pada orang kulit putih dapat dimulai sejak usia 20 tahun, sementara seseorang bisa berusia 25 tahun di antara orang Asia, dan 30 tahun di populasi orang Afrika-Amerika, menurut penelitian tahun 2013 yang sama.

    1. Stres oksidatif

    Sementara beruban sebagian besar bersifat genetik, stres oksidatif dalam tubuh mungkin berperan saat proses terjadi sebelum waktunya. Stres oksidatif menyebabkan ketidakseimbangan ketika antioksidan tidak cukup untuk melawan efek merusak radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul yang tidak stabil yang merusak sel, berkontribusi pada penuaan dan penyakit.

    Terlalu banyak stres oksidatif dapat mendorong perkembangan penyakit, termasuk kondisi pigmen kulit-vitiligo. Vitiligo juga bisa mengubah rambut putih akibat kematian sel melanin atau hilangnya fungsi sel.

    1. Kondisi medis tertentu

    Beberapa kondisi medis, termasuk penyakit autoimun, dapat meningkatkan risiko seseorang untuk beruban sejak dini. Faktanya, penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2008 menunjukkan hubungan antara kelainan rambut dan disfungsi tiroid.

    Rambut putih juga biasa ditemukan pada alopecia areata, sebuah kondisi kulit autoimun yang menyebabkan rambut rontok pada kulit kepala, wajah dan bagian tubuh lainnya. Saat rambut tumbuh kembali, ia cenderung menjadi putih karena kekurangan melanin.

    1. Stres di kehidupan nyata

    Pria yang mengalami stres bekerja dapat menyebabkan rambut beruban. Hal ini umumnya berpikir bahwa stres dapat menyebabkan rambut menjadi putih sebelum waktunya. Namun, penelitian belum terbukti secara meyakinkan.

    Ada studi penelitian yang saling bertentangan tentang stres kehidupan nyata, seperti yang disebabkan oleh cidera, yang menyebabkan uban dini. Satu studi dari New York University, yang dilaporkan di Nature Medicine, menemukan bahwa sel-sel yang bertanggung jawab untuk warna rambut dapat habis saat tubuh mengalami stres.

    Studi lain menunjukkan bahwa sementara stres dapat berperan, hanya sebagian kecil gambaran yang lebih besar di mana faktor penyakit dan faktor lainnya berkontribusi.

    1. Merokok

    Sebuah penelitian dari tahun 2013 yang dilaporkan dalam Dermatology Online Journal Italia, menunjukkan bahwa perokok lebih mungkin mulai beruban sebelum berusia 30 tahun. Sebuah studi tahun 2015 di Journal of American Academy of Dermatology juga menunjukkan bahwa merokok dikaitkan dengan rambut putih prematur pada pria muda.

    1. Pewarna rambut kimia dan produk rambut

    Pewarna rambut kimia dan produk rambut, bahkan sampo, bisa berkontribusi pada uban prematur. Banyak dari produk ini mengandung bahan berbahaya yang mengurangi melanin.

    Hidrogen peroksida, yang mengandung banyak pewarna rambut, adalah salah satu bahan kimia berbahaya. Penggunaan produk yang berlebihan juga akan menyebabkannya rambut menjadi putih.

     

    Sumber :

    Doktersehat.com

    Hellosehat.com

  • Stres dan Depresi Penyebab Uban Datang Lebih Cepat

    Seringkali pertumbuhan rambut uban dikaitkan dengan kondisi psikologi atau stres yang dialami seseorang. Hal tersebut terjadi terutama jika rambut uban muncul pada usia seseorang yang masih tergolong muda. Benarkah demikian?

    Seiring bertambahnya usia, melanin sebagai sel penghasil pigmen rambut, akan menghilang dengan sendirinya, dan inilah penyebab terjadinya perubahan warna pada rambut seseorang. Rambut uban mulai muncul seiring bertambahnya usia. Meski lazimnya rambut memutih pada usia diatas 30 tahun bagi pria, dan 35 tahun bagi wanita, rambut uban juga seringkali terjadi pada anak-anak berusia 13 tahun ke atas.

    Kepala manusia terdiri atas ribuan folikel (kantung jaringan) dan setiap folikel menghasilkan satu helai rambut. Rambut manusia terdiri atas dua jenis sel yakni Keratinosit dan Melanosit. Keratinosit berfungsi untuk membangun keratin guna menghasilkan rambut, sedangkan Melanosit bertanggungjawab untuk pembentukan warna pada rambut.

    Melanosit, atau pigmen rambut, terdiri atas Eumalinin dan Pheomelanin. Eumelanin memiliki warna cokelat atau hitam gelap dan Pheomelanin memiliki warna kuning atau merah. Kedua bentuk melanin bergabung dalam rasio yang berbeda dan memberi warna rambut yang berbeda seperti, hitam, coklat atau pirang. Ketika rambut kehilangan sebagian besar melanin maka rambut akan berubah menjadi abu-abu, sedangkan ketika rambut telah kehilangan semua melanin, maka rambut berubah menjadi putih.

     

    Pengaruh Stress dan Rambut Uban

    Ada banyak faktor yang menyebabkan melanin hilang dari rambut. Kerusakan radikal bebas kronis, ketidakseimbangan ginjal dan darah, dan bahkan stres dikatakan menjadi penyebab perubahan warna pada rambut. Pada kenyataannya hubungan antara stres dan perubahan warna rambut belumlah jelas.

    Sebuah penelitian oleh Tyler Cymet menyimpulkan bahwa mereka yang telah mengalami stres selama dua atau tiga tahun, mengalami perubahan warna rambut dengan cepat. Ketika seseorang berada di bawah stres, hormon stres dapat mengganggu aktivitas melanin dan semakin cepat mengembangkan perubahan warna abu-abu pada rambut.

    David Fisher, seorang profesor pediatri di Harvard Medical School mengatakan bahwa hal tersebut merupakan tahapan menipisnya sel-sel batang atau melanosit yang menyebabkan hilangnya pigmen. Meski demikian hal tersebut belum kuat dijadikan alasan untuk mengaitkan antara stres dan terjadinya rambut uban.

    David menambahkan tidak ada hal yang membuktikan proses tumbuhnya rambut uban sebagai persamaan multi variabel. Hormon stres memang dapat mempengaruhi kelangsungan hidup dan atau aktifitas melanosit, namun belum ada kaitan yang jelas antara stres dan rambut uban.

    Sangat sulit untuk memperjelas hubungan timbulnya rambut uban dengan stres. Stres sendiri memiliki banyak dampak bagi kesehatan seperti penyakit jantung, gangguan pencernaan, gangguan tidur, dan daya tahan tubuh yang lemah dan jerawat. Seluruh permasalahan tersebut dapat menyebabkan kerontokan rambut dan memicu rambut menjadi putih. Secara tidak langsung efek berantai terjadi dalam hal ini, stress dapat memicu rambut uban dan kerontokan rambut.

    Stres memang telah menjadi bagian dari kehidupan. Jauhkan diri Anda dari stres dengan melakukan pola hidup sehat. Tanyakan kepada dokter Anda obat terbaik untuk merawat rambut uban. Gunakan secara teratur dan cegah diri Anda dari rambut beruban.

    Semoga bermanfaat!

     

     

     

    Sumber : https://meetdoctor.com/article/stres-penyebab-rambut-uban