Tag: tidur berkualitas

  • Jangan Tidur dengan Posisi Tengkurap, Jika Tidak Inilah Akibat

    Meskipun terlihat seperti posisi yang membuat kita tidak bisa bernafas dengan lega, dalam realitanya cukup banyak orang yang suka tidur dengan posisi tengkurap. Posisi ini memang membuat dada menjadi terasa lebih hangat. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, posisi tidur tengkurap ini ternyata kurang baik bagi kesehatan.

    Tidur Tengkurap

    Tidur tengkurap yang tidak dilakukan setiap hari masih bisa ditoleransi sebagai reaksi biasa dari jaringan tubuh karena kelelahan. Namun jika posisi tengkurap dilakukan setiap hari dan telah menjadi kebaisaan selama bertahun tahun maka kesehatan tubuh akan mengalami gangguan.

    1. Sakit kepala

    Seseorang yang terbiasa tidur dengan posisi tengkurap maka tidak heran jika sering mengalami sakit kepala. tidur tengkurap cenderung menyebabkan kepala menjadi miring sebelah dipermukaan bantal dan mendapat tekanan akibat bobot tubuh ikut jatuh kebagian samping. kepala yang miring dan membenam dipermukaan bantal menyebabkan aliran darah seputar kepala menjadi tersendat, Kondisi ini menyebabkan serangan sakit kepala yang datang dan timbul.

    2. Pegal dan nyeri

    Tubuh yang tengkurap dalam waktu yang cukup lama dapat menyebabkan seluruh saraf dan pwredaran darh mejadi tidak lancar sehingga ketika bangun dikeesokan harinya tubuh akan terasa sangat lemas ,pegal pegal dan nyeri.

    3. Nyeri leher

    Seseorang yang tidur tengkurap dalam keadaan nyenyak sering tidak mengubah posisi tidurnya pada gaya yang lain, Hal ini menyebabkan kepala yang miring pada satu sisi saja menimbulkan ketegangan pada saraf saraf seputar leher bagian belakang. Penggunaan bantal yang salapun akan memperburuk Leher bagian belakang menjadi semakin sakit ketika terbangun dipagi harinya dan akan mengeluarkan dertakan tulang ketika leher diputar kesisi kanan dan kiri.

    4. Merusak pusat saraf

    Posisi tidur tengkurap dapat mengganggu aliran darah berisi oksigen kearah pusat saraf otak. Aliran darah menuju Pusat saraf akan mengalami penyumbatan dan tersendat sendat yang akhirnya memyebabkan rusakbnya pusat saraf bagian kepala. Kondisi ini dapat berdampak buruk bagi cara berfikir seseorang yang cenderung lambat.

    5. Sistem pernafasan terhambat

    Posisi tidur tengkurap menyebabkan lubang hidung tidak terbuka secara bebas dan mengalami penyumbatan oleh bantal. Saluran pernafasan mendapat tekanan dan himpitan dari bobot tubuh yang tengkurap dan menimbulkan sistem pernafasan jadi terhambat dan dada terasa lebih berat dan nyeri ketika bangun dikeesokan harinya.

    6. Ritme jantung terganggu

    Tidur tengkurap yang dilakukan selama bertahun tahun dapat menyebabkan jaringan dada terutama jaringan jantung terus menerus bekerja keras untuk memompa darah yang beisi oksigen untuk kemudian disebarkan keseluruh tubuh. Namun ketika jantung tidak lancar ketika memompa darah maka fungsi jantung akan terganggu, yaitu ritme jantung jadi tidak beraturan dan terkadang dada terasa sakit ketika sedang menarik nafas panjang.

    7. Urat terjepit

    Seluruh tubuh manusia memiliki banyak urat yang sangat berhubungan dengan peredaran darah. Ketika seseorang tidur dalam keadaan tengkurap selama berjam jam tanpa mengubah posisi tidurnya maka semua urat yang ada ditubuh bisa menajdi terkilir. Urat yang terjepit karena posisi tubuh yang salah ketika sedang tidur dapat menyebabkan tubuh menjadi tidak nyaman ketika melakuakn aktifitas rutin sehari hari.

    8. sakit mata sebelah

    Posisi tidur tengkurap dapat membuat bagian mata mendapat tekanan dan terbenam dipermukaan bantal. Jika bantalnya terlalu keras maka kornea mata akan ikut terhimpit dengan beratnya tekanan kepala yang dapat menyebabkan penglihatan menjadi kabur untuk sementara dan daerah mata menjadi sakit. Jika tidur tewngkurap lebih sering pada sisi kanan maka mata kananlah yang akan menderita sakit begitu pula sebaliknya.

    9. Ulu hati tidak nyaman

    Terlalu lama tidur dalam posisi terlungkup atau tengkurap dapat membuat tekanan pada ulu hati sehingga memicu rasa mual dan ingin muntah. Ulu hati yang tidak nyaman sudah cukup memberitahu kepada kita bahwa posisi tidur temgkurap adalah tidak ideal bagi kesehatan ulu hati.

    10. Muncul penuaan dini

    Orang orang yang berusia 20 sampai 30 tahun yang mempunyai Kebiasaan tidur tengkurap setiap hari selam aberjam jam dapat membuat aliran darah sekitar wajah menjadi tidak lancar. Bagian wajah yang menghimpit bantal cenderung mengikuti gravitasi bumi dan kemiringan wajah yang tidak sinmetris yang tercipta selama berjam jam akan meninggalkan jejak berupa kerutan dan garis garis pada permukaan kulit wajah. Kondisi ini jika terus menerus terjadi maka akan membuat wajah rentan muncul garis garis halus sekitar sudut mata, sudut bibir dan memicu penuaan dini.

    11. Berbahaya bagi penderita asma

    Dampak buruk tidur tengkurap akan semakin berbahaya bagi orang orang yang memiliki riwayat penyakit sesak nafas atau asma. Anak anak atau orang dewasa sebaiknya menghindari posisi tengkurap ketika tidur dan membiasakan diri untuk tidur terlentang atau tidur menyamping kiri dan kanan yang dilakukan secara bergantian. Cara tersebut untuk menghindari gangguan pernafasan yang berakibat dengan kematian mendadak akibat saluran pernafasan terhambat dan terhenti tiba tiba karena tidak mendapatkan asupan oksigen yang cukup ketika sedang tertidur.

    Mulai sekarang tidak tidur dengan posisi tengkurap ya sahabat, Semoga bermanfaat!

     

     

     

    Sumber :

    • halosehat.com
    • doktersehat.com
  • Tidur Pakai Bantal atau Tidur Tanpa Bantal? Mana Yang Baik?

    Tidur dengan bantal adalah hal yang nyaman untuk menambah kualitas istirahat. Beberapa orang bahkan menambahkan guling di bawah bantal mereka.

    Bahaya tidur tanpa bantal menurut pakar kesehatan tulang dan kepala dinyatakan tidak ada selama seseorang tidur pada tempat yang layak. Pada kenyataannya manfaat tidur tanpa memggunakan bantal sangat banyak, Salah satunya adalah dapat memperbaiki posisi tulang punggung menjadi lebih baik.

    Namun bahaya tidur tanpa bantal tetap harus diwaspadai karena ternyata kerugiannya masih dapat menyerang siapa saja, Yang muncul akibat keadaan yang tidak memungkinkan atau karena kebiasaan buruk selama proses istirahatnya.

    Gambar terkait

    Tidur tanpa bantal dapat berbahaya jika anda berada pada situasi sebagai berikut;

    1. Tidur dilantai

    Tidur dilantai tanpa menggunakan alas sangat berbahaya bagi kesehatan kepala dan paru paru karena uap air yang lembab dari lantai akan terserap tubuh dan menumpuk dibagian paru paru, Kondisi ini menyebabkan anda terserang paru paru basah.
    Sedangkan Ketika anda tidur dilantai tanpa menggunakan bantal maka kerugiannya adalah terserang pusing dan mata berkunang kunang akibat sakit kepala. Kondisi ini dipicu karena kelembaban tinggi pada lantai yang dapat diserap oleh pori pori tubuh dan menjadi polutan didalam tubuh yang mengakibatkan aliran darah diseluruh tubuh termasuk kepala menjadi tidak lancar.

    1. Permukaan tidak rata

    Tidur pada tempat yang tidak rata karena sedang melakukan wisata gunung, Hutan atau pulau tak berpenghuni yang memungkinkan bertemu dengan area berbatuan, Tebing yang curam atau Diatas akar pohon yang besar sebaiknya anda menggunakan penyangga kepala (bantal) guna menyeimbangkan posisi tubuh yang tidur dalam keadaan tanah yang tidak rata. Dasar lantai yang bergelombang dapat menyebabkan leher sakit, Tegang, Kaku dan timbul pegal pegal yang luar biasa akibat aliran darah terhimpit dan mendapat tekanan dari permukaan tidak rata sehingga darah mengalir tidak lancar.

    1. Tempat tidak layak

    Bahaya tidur tanpa bantal memang tidak ada namun ketika anda tidur pada tempat yang tidak layak karena keadaan kemalaman diperjalanan , Kehujanan ditengah perjalanan atau sedang tersesat jalan, Maka resiko bahayanya dapat saja muncul berupa kesulitan tidur atau insomnia, Misalnya tidur didalam kandang kuda, Emperan toko atau Pada rumah tua kosong tak berpenghuni tetapi kondisinya kotor berantakan.

    Tempat tempat seperti itu menuntut anda untuk memakai bantal ketika tidur untuk mencegah segala binatang yang tidak anda undang agar tidak datang mendekat misalnya tikus, Kecoa, Semut api dan lain lain, Sekaligus untuk memblokir gerakan debu disekitarnya agar tidak menyerang bagian wajah, Rongga hidung dan mulut anda dengan mudah. Bagi yang terbiasa memakai bantal ketika tidur Jika cara ini tidak anda lakukan maka anda akan terserang masalah psikologi yang cukup menyiksa yaitu berupa kesulitan tidur.

    1. Duduk sambil tertidur

    Posisi tidur yang terbaik adalah diatas ranjang dengan permukaan yang datar agar aliran darah diseluruh tubuh lancar. Banyak orang yang terserang kantuk dan tidak menyadari dirinya duduk sambil tertidur lelap, Misalnya saat didalam kendaraan, Didalam ruang kerja, Diruang tamu dan lain lain.

    Bahaya tidur tanpa bantal saat tubuh dalam kondisi duduk menyebabkan tubuh bagian bawah terus menerus menopang tubuh bagian atas dengan mengandalkan tulang punggung dan kekuatan jaringan pinggang. Keadaan ini lebih baik kepala dalam kondisi tersanggah oleh sebuah bantal kecil yang empuk untuk menghindari ketegangan otot diarea punggung, Bahu, Leher dan kepala sehingga terhindar dari rasa nyeri, Pegal pegal dan linu.

    1. Keadaan sakit

    Dalam kondisi sehat tidur tanpa bantal sangat disarankan untuk meningkatkan kualitas kesehatan tubuh namun pada saat seseorang sedang terbaring lemah menderita suatu penyakit yang cukup parah pemakaian bantal ketika tidur lebih dianjurkan. Saat sakit kondisi sel dan imunitas seseorang sedang mengalami penurunan. Otot dan saraf mengalami kelemahan akibat serangan bakteri, Virus tau mikroba lain penyebab penderita menjadi sakit. Kondisi inipun melemahkan aliran darah diselkitar leher dan kepala sehingga penderita membutuhkan peyangga kepala ketika tidur dengan ketebalan bantal yang minimum atau sangat rendah tetapi lunak. Bahaya tidur tanpa bantal pada penderita sakit dapat menyebabkan proses penyembuhan penyakitnya melambat. Tak heran jika rumah sakit menganjurkan para pasiennya untuk menggunakan bantal.

    Hasil gambar untuk tidur tanpa bantal

    Manfaat Tidur Tanpa Bantal

    1. Aliran darah lebih lancar

    maksudnya dapat membuat seluruh aliran darah diseluruh tubuh menjadi lebih stabil dan tubuh terhindar dari rasa pegal atau sakit ketika terbangun dari tidur.

    1. Terhindar dari ketegangan otot leher

    Dimana ketegangan yang terjadi menyebabkan leher menjadi kaku dan nyeri ketika dipakai untuk menoleh kekiri dan kekanan.

    1. Bebas dari sakit kepala

    Maksudnya tidur tanpa bantal dapat melancarkan simpul simpul saraf dan arteri kepala sehingg terbebas dari serangan pusing pusing dan sakit kepala.

    1. Membuat wajah awet muda

    Maksudnya tidur tanpa bantal merupakan salah satu tips awet muda paling alami dan sehat karena menyebabkan otot, Aliran darah dan saraf pada area wajah lebih lancar dan tidak mendapat tekanan akibat desakan bantal saat anda tidur dalam kondisi miring. Hal ini dapat membuat kulit anda menjadi kencang, Bebas kerut dan awet muda.

    1. Kualitas tidur lebih baik

    Maksudnya dapat membuat seseorang lebih cepat tertidur pulas dan terhindar dari penyakit insomnia akibat stres ringan dan berat yang muncul karena aktivitas sehari hari.

    Nah itu lah manfaatnya, tidur pakai bantal atau tidak itu pilihan masing masing asal perhatikan juga dampaknya ya sahabat. Semoga bermanfaat.

     

    Sumber referensi :

    • pikiran-rakyat.com
    • halosehat.com
    • gayahidup.republika.co.id
  • Merasa Capek Saat Bangun Tidur? Mungkin Ini Penyebabnya

    Dalam sehari kita disarankan untuk tidur dengan durasi 7 sampai 8 jam. Normalnya setelah bangun tidur badan akan terasa segar. Namun pernahkah sahabat merasakan lesu setelah bangun tidur? Meskipun sudah tidur dengan durasi yang pas. Mungkin sahabat melakukan kebiasaan buruk yang menyebabkan tidur anda tidak berkualitas.

    Dibawah ini ada 4 hal yang membuat badan capek setelah bangun tidur.

    1. Tidur gelisah

    Coba perhatikan kondisi tempat tidur waktu Anda bangun pagi. Jika tahu-tahu bantal “terdampar” di lantai dan seprai serta selimut jadi kusut minta ampun di ujung kasur, Anda mungkin punya kebiasaan “grasak-grusuk” saat tidur tapi tak pernah menyadarinya selama ini.

    Kebiasaan tidak bisa diam saat tidur kemungkinan menandakan Anda mengalami sindrom kaki gelisah atau restless leg syndrome (RLS). Orang dengan sindrom ini bisa terus-terusan mengalami sensasi tidak nyaman di kedua kakinya, seperti kesemutan atau rasa panas, sehingga tanpa sadar terbiasa menggoyang-goyangkan kaki untuk meredakan sensasi tersebut.

    Sindrom ini bisa membuat Anda tidak tidur nyenyak meski sudah cukup tidur 7-8 jam. Sebab, Anda akan lebih sering terbangun di tengah malam hingga terus terjebak di fase “tidur ayam” alias setengah tidur-setengah bangun. Kurang tidur inilah yang jadinya membuat badan capek saat bangun pagi.

    2. Menggemeretakan gigi saat tidur

    Satu lagi kebiasaan tidur tanpa sadar yang bisa mengganggu nyenyak tidur Anda. Kebiasaan menggemeretakkan gigi saat tidur (alias bruxism) akan membuat rahang dan otot-otot sekitar mulut terus bergerak dan mengencang sepanjang malam.

    Kondisi ini akan membuat otot-otot wajah kelelahan yang akan berdampak pada kelelahan seluruh tubuh, karena Anda terus mengeluarkan energi sepanjang malam tanpa Anda sadari.

    3. Main gadget sebelum tidur

    Pada zaman serba modern nan canggih ini, pastinya sulit bagi Anda untuk tidak scrolling media sosial di handphone atau laptop sebelum tidur. Sayangnya, kebiasaan ini bisa bikin Anda capek saat bangun walaupun sudah tidur cukup.

    Cahaya biru yang dipancarkan layar gawai Anda dapat mengganggu kemampuan otak untuk menghasilkan zat melatonin yang memicu ngantuk dan refleks tidur, ungkap W. Christopher Winter, M.D., dokter sekaligus penulis of The Sleep Solution. Alhasil tubuh Anda malah berjuang keras untuk tidur sehingga malah jadi tidak nyenyak. Hanya rasa capeklah yang muncul menyambut Anda saat bangun pagi nanti.

    4. Stres

    Ada beberapa orang yang mengalami stres dan teringat dengan masalah yang sedang dihadapinya beberapa saat sebelum tidur. Hal ini akan membuat otak kembali bekerja dan tidak rileks sehingga akan mengganggu waktu istirahat Anda. Sebaiknya, lupakan semua masalah yang sedang Anda hadapi sesaat sebelum tidur.

    Demikian ulasan mengenai hal hal yang dapat menyebabkan badan terasa capek setelah bangun tidur. Mulai sekarang hindari hal hal seperti di atas ya sahabat. Karena tidur berkualitas tidak hanya tentang durasi tidur tersebut, namun hal hal seperti di atas juga harus diperhatikan.

    Semoga bermanfaat!

     

     

    Referensi :

    • hellosehat.com
    • pengetahuanpintar.com
  • Inilah Manfaat Jika Tidur Menggunakan Kaos Kaki

    Tidur adalah waktu bagi tubuh untuk istirahat sehingga esok paginya Anda bisa kembali beraktivitas. Tidur berkaitan dengan fungsi tubuh secara keseluruhan, mulai dari kesehatan kulit hingga otak. Untuk itu, banyak orang yang mencari cara untuk menjaga kenyamanan tidurnya, misalnya dengan menggunakan kaus kaki. Namun, adakah manfaat tidur pakai kaus kaki untuk tubuh? Yuk, cari tahu jawabannya dalam ulasan berikut ini.

    Gambar terkait

    1. Membuat Tidur Menjadi Lebih Nyenyak

    Anda sering memiliki gangguan sulit tidur? Mungkin Anda bisa mengatasi gangguan tersebut dengan menggunakan kaos kaki saat tidur. Gangguan tidur sering muncul karena aliran darah pada pembuluh darah tidak lancar, akibatnya tidur menjadi tidak berkualitas. Berdasarkan penelitian, pemakaian kaos kaki ternyata dapat membantu peredaran darah menjadi lebih lancar. Perlu diketahui bahwa aliran darah di bagian kaki relatif sedikit. Jika aliran darah di kaki tidak lancar, kaki akan lebih cepat sakit atau tidak nyaman sehingga mempengaruhi tidur Anda menjadi tidak nyenyak. Jadi pakailah koas kaki saat tidur agar aliran darah di kaki lebih lancar.

    2. Menghangatkan Kaki

    Dingin merupakan salah satu situasi yang sering menganggu orang-orang ketika mereka hendak tidur. Banyak orang mengeluhkan sulit tidur karena cuaca dingin. Untuk Anda yang sudah memakai selimut namun tetap merasa dingin, maka Anda dapat memakai kaos kaki untuk menghangatkan kaki Anda. Tidur akan menjadi lebih nyenyak dengan menggunakan kaos kaki. Saat cuaca dingin, kondisi hangat pada tubuh, termasuk pada kaki, akan memberikan sensasi nyaman dan menenangkan.

    3. Mengatasi Keringat Berlebih pada Kaki

    Gangguan tidur salah satunya adalah munculnya keringat yang berlebih pada kaki. Keluarnya keringat secara berlebih tersebut sering disebut dengan hiperhidrosis. Keringat tersebut akan memberikan rasa lengket pada kaki dan memberikan perasaan tidak nyaman ketika tidur. Keringat berlebih pada kaki juga akan menimbulkan bau kaki karena keringat tersebut akan menjadi media bekembangnya bakteri dan kuman. Jika Anda memiliki permasalahan keringat berlebih pada kaki saat tidur, maka Anda bisa mulai menggunakan kaos kaki saat tidur. Kaos kaki akan menyerap keringat berlebih pada kaki sehingga kaki menjadi lebih kering dan masalah bau kaki dapat dihindari.

    4. Mencegah Infeksi Jamur dan Bakteri pada Kaki

    Untuk Anda yang memiliki kebiasaan tidur tanpa menggunakan selimut harus waspada terhadap paparan debu yang hinggap pada kaki Anda saat tidur. Debu yang mengandung banyak bakteri dan jamur dapat menimbulkan infeksi pada kaki Anda. Berbagai infeksi yang mungkin timbul seperti kadas, kurap, dan gatal-gatal. Jika Anda jarang menggunakan selimut saat tidur, maka pakailah kaos kaki untuk menutupi kulit kaki Anda. Memakai kaos kaki dapat mengurangi resiko terpaparnya kaki Anda dari bakteri dan jamur yang berasal dari debu.

    5. Mencegah Tumit Pecah-pecah

    Tumit pecah-pecah bisa jadi menjadi salah satu halangan dalam penampilan yang menarik. Banyak yang mempersalahkan tumit pecah-pecah sebagai sebuah kondisi yang memperburuk penampilan terutama saat memakai sepatu hak tinggi. Pada kondisi tertentu, tumit pecah-pecah yang sangat parah akan menimbulkan rasa sakit dan perih karena tumit menjadi luka. Tumit pecah-pecah tersebut bisa disebabkan salah satunya oleh cuaca dingin atau bisa jadi Anda tidur pada ruangan ber-AC. Kondisi dingin pada ruangan dapat membuat kulit menjadi kering dan berakibat pada tumit yang pecah-pecah. Untuk mencegah hal tersebut, Anda dapat memakai kaos kaki saat tidur. Dampak negatif dari cuaca dingin dapat ditanggulangi dengan memakai kaos kaki sehingga kaki tetap terasa hangat, lembut, dan lembab.

    6. Menghaluskan dan Melenturkan Kulit Kaki

    Untuk Anda yang memiliki permasalahan kulit kaki yang kering dan kasar, Anda dapat memakai kaos kaki saat tidur. Pemakaian kaos kaki saat tidur juga dapat ditunjang dengan pemakaian pelembab kaki sebelum tidur. Sesudah memakai pelembab kaki, Anda bisa memakai kaos kaki. Metode tersebut dapat menjaga kesehatan kulit kaki sehingga menjadi halus dan lentur. Pemakaian pelembab dan kaos kaki juga dapat mengatasi masalah bau pada kaki.

    Itulah beberapa manfaat jika tidur memakai kaos kaki. Semoga informasi ini dapat bermanfaat!

     

     

    Sumber :

    • republika
    • hellosehat
    • manfaat
  • Punya Masalah Insomnia? Begini Solusinya!!!

    Tidur adalah salah satu kebutuhan mendasar manusia. Sedangkan susah tidur atau insomnia merupakan salah satu gangguan tidur di mana seseorang terjaga, sulit terlelap saat tidur, dan memiliki kualitas tidur yang buruk.

    Kurang tidur bisa menjadi masalah besar karena akan mempengaruhi kinerja dan aktifitas kita yang lainnya. Penyebabnya bisa beragam mulai dari stres, kebiasaan sebelum tidur dan berbagai faktor lainnya.

    Insomnia

    Bagi mereka yang mengalami kesulitan tidur, laman The Ladders mencoba merangkum beberapa solusi yang disarankan para pakar. Berikut ulasannya.

    Atur Jadwal Tidur dengan Konsisten

    Salah satu cara terbaik untuk melatih tubuh tidur cepat, yakni berbaring di tempat tidur. Kemudian bangunlah esok pagi dengan memaksakan jam bangun tidur. Untuk mendapatkan jadwal konsiten, aturlah waktu pada weker atau ponsel satu jam sebelum tidur.

    Trik lain yang juga efektif, yakni dengan mengembangkan rutinitas sebelum tidur. Sebagai contoh, lima menit sebelum tidur bisa melakukan aktivitas fisik ringan dengan meregangkan otot atau berlatih pernapasan. Membaca buku di atas tempat tidur selama 10 menit sebelum tidur juga menarik.

    Ciptakan Suasana Gelap

    Suasana atau ruangan gelap di malam hari saat hendak tidur bisa membantu pelepasan melatonin, yakni hormon yang menentukan waktu tidur yang sehat. Meredupkan beberapa lampu di dalam rumah, serta mematikan perangkat elektronik satu jam sebelum tidur sangat disarankan. Suasana redup atau gelap akan membantu tidur lebih cepat.

    Jaga Kesejukan Suhu Tubuh

    Untuk mengeluarkan melatonin dengan cepat, tubuh harus menurunkan suhunya. Suhu kamar yang ideal untuk menjaga kesejukan suhu badan, yakni sekitar 65 sampai 68 derajat fahrenheit. Namun dengan syarat, seseorang mengenakan pakaian tidur standar. Hal lain yang bisa dilakukan, cobalah mandi air hangat sebelum tidur.

    Hindari Kafein dan Alkohol Setelah Pukul 14.00

    Saat bangun di pagi hari, zat kimia adenosine membuat otak menciptakan tekanan tidur. Hal tersebut membuat seseorang merasa lebih nyenyak ketika semakin lama terjaga. Setelah sekitar 16 jam terjaga, adenosin menyebabkan rasa lelah sehingga tubuh ingin tertidur. Namun kafein membuat keadaan menjadi sebaliknya.

    Semakin lama kafein menghambat adenosin, maka sistem di tubuh akan semakin lama membuat seseorang tidak merasa kantuk. Rata-rata pengaruh kafein adalah sekitar lima sampai tujuh jam. Itu sebabnya hindarilah mengonsumsi kafein setelah jam dua siang. Konsumsi alkohol, anggur, atau wiski di malam hari juga merugikan jam tidur.

    Alkohol bisa menyebabkan beberapa jenis gangguan tidur di malam hari. Bahkan, alkohol yamg dikonsumsi di malam hari sebagian besar akan mengurangi daya ingat. Ditambah pula, alkohol akan menghalangi REM atau mimpi yang diperlukan otak karena berpengaruh terhadap kesehatan mental.

     Jauhkan diri dari gadget

    Tidak memegang gadget saat akan tidur merupakan salah satu tips untuk mengatasi susah tidur terutama untuk bermain game atau mengecek sosial media. Bermain game sebelum tidur dapat membuat otak Anda bekerja untuk semakin fokus dan konsentrasi. Tentu hal ini dapat membuat badan kurang rileks saat akan tidur.

    Pun dengan mengecek sosial media atau email dapat membuat kondisi psikologis Anda menjadi tidak santai. Cenderung menambah pikiran-pikiran tertentu yang semakin menyulitkan tidur.

    Selain itu alat elektronik, baik hp maupun komputer, dapat memancarkan cahaya buatan yang akan memberikan sinyal pada otak agar tetap terjaga. Tak hanya perangkat elektronik, Anda juga perlu memindahkan jam analog dari dalam kamar karena suara detiknya dapat mengganggu tidur Anda.

    Semoga bermanfaat ya, sahabat!

     

     

     

     

    Sumber :

    • republika.com
    • liputan6.com
    • tipspengembangandiri.com
  • Almond Milk Bisa Membantu Untuk Mendapatkan Tidur Yang Berkualitas

    Semua orang pernah mengalami sulit tidur. Tapi jika terus berlangsung dalam waktu lama jangan segan berkonsultasi ke dokter. Tenaga medis bisa membantu mengevaluasi kebiasaan tidur yang salah hingga cara meditasi yang tepat.

    Tidak semua orang bisa langsung tidur dengan mudah. Ada yang harus berjuang melawan insomnia untuk bisa beristirahat. Jika dibiarkan insomnia ini bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Tak cuma itu saja, insomnia ternyata juga berdampak buruk pada suasana hati dan akan merusak seluruh harimu.

    Almond Milk Bantu Kamu Mendapatkan Tidur Yang Berkualitas

    Stres, kecemasan, trauma  tempat tidur yang tidak nyaman adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan gangguan tidur. Tapi kamu tak perlu khawatir karena ada satu tips yang bisa kamu coba untuk mendapatkan tidur yang berkualitas. Dilansir oleh indianspot.com, susu almond atau almond milk sangat bermanfaat untuk mengatasinya.

    Almond milk mengandung serotonin yang merupakan inisiator tidur yang penting. Sintesis serotonin Sistem Saraf Pusat (SSP) bergantung pada ketersediaan tryptophan. Susu almond mengandung tryptophan tinggi serta nutrisi lain yang penting untuk tidur, magnesium, dan dengan demikian dapat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas tidurmu.

    Susu almond ini sudah mulai dikonsumsi sejak 2014 lalu sebagai salah satu bentuk tren gaya hidup sehat di masyarakat. Awalnya susu ini alternatif untuk yang tak suka susu sapi atau sensitif terhadap susu. Namun, semakin lama almond milk semakin digemari karena punya banyak manfaat baik untuk tubuh. Salah satunya membuat tidur makin berkualitas.

    Semoga bermanfaat!

    Sumber : https://www.vemale.com/segar-dan-rileks/120594-almond-milk-bantu-kamu-dapatkan-tidur-berkualitas.html