Banyak dari kita yang berpikir jika semua jenis susu yang dijual di pasaran sama saja. Padahal, kita bisa memilih beberapa jenis produk susu layaknya susu bubuk, susu skim, susu low fat, atau bahkan susu yang sangat laris dan mudah didapatkan dimana-mana, yakni susu kental manis.
Dikutip dari laman Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) RI, susu kental manis merupakan salah satu jenis susu yang mengandung kadar lemak susu setidaknya 8 persen dan kadar protein sekitar 6,5 persen.
Susu kental manis diproduksi ketika susu manis dibuang airnya menjadi setengah volumenya (dikondensasi). Gula sengaja ditambahkan di awal maupun selama proses kondensasi ini sebagai pengawet. Kandungan gula yang tinggi selama proses produksi dapat meningkatkan tekanan osmotik sehingga sebagian mikroorganisme dalam susu bisa mati.
Susu kental manis memiliki harga yang murah sehingga bisa dibeli oleh berbagai kalangan masyarakat. Rasanya yang manis juga membuat banyak anak yang suka mengkonsumsinya. Sayangnya, menurut pakar kesehatan, konsumsi susu kental manis ternyata bisa memberikan dampak bagi kesehatan tubuh.
Adalah pakar kesehatan dan gizi bernama dr. Dian Permatasari, SpGK yang menyebutkan jika susu kental manis sebaiknya tidak diminum setiap hari atau terlalu sering. Adanya rasa manis dari susu yang seringkali dikemas dalam bentuk kaleng ini ternyata memiliki kandungan gula yang sangat tinggi, bahkan lebih tinggi dari jenis susu-susu lain. Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika konsumsi gula berlebihan bisa berdampak buruk bagi kesehatan tubuh, layaknya meningkatkan resiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, stroke, dan lain sebagainya.
Menurut dr. Dian, jika kita ingin menjadikan susu sebagai konsumsi harian, ada baiknya kita memilih susu bubuk atau susu cair yang biasanya sudah disesuaikan dengan kebutuhan usia yang berbeda-beda. Jika kita sudah terlanjur terbiasa mengkonsumsi susu kental manis kalengan, ada baiknya kita menggantinya dengan jenis susu lainnya. Selain itu, pastikan untuk tidak menambahkan kandungan gula pada susu agar kita tidak mengkonsumsi gula secara berlebihan.
Lantas, sebenarnya untuk apa susu kental manis dibuat? Dr. Dian menyebutkan jika susu ini ternyata diperuntukkan untuk tambahan adonan pembuat roti, topping beberapa jenis makanan, atau campuran pada jus, es buah, dan lain sebagainya. Hal ini berarti, susu ini memang bukan diperuntukkan untuk diminum secara rutin.
Yoghurt banyak yang menjadikannya sebagai menu diet yang sangat amat digemari. Yoghurt memiliki rasa asam yang khas, karena yoghurt merupakan fermentasi gula susu (laktosa) menjadi asam laktat, yang membuatnya mengental dan kenyal. Saat ini banyak varian yoghurt dengan tambahan buah-buahan, sehingga tidak hanya manfaat yoghurt yang diperoleh namun manfaat buah-buahan sebagai pelengkapnya juga didapatkan.
Sejumlah kandungan yoghurt seperti protein, riboflavin, kalsium, vitamin B6 dan juga vitamin B12 membuatnya bermanfaat untuk kesehatan dan perawatan kecantikan.
Yoghurt termasuk sumber makanan tinggi probiotik, bakteri baik yang membantu melancarkan pencernaan. Namun, tahukah Anda bahwa masih ada banyak manfaat yoghurt lainnya bagi kesehatan yang sayang untuk dilewatkan? Yuk, cari tahu semua informasinya di bawah ini.
1. MEMBANTU MENURUNKAN BERAT BADAN
Manfaat yoghurt untuk diet. Bakteri baik yang dapat ditemukan dalam yoghurt dapat membantu memperlancar pencernaan dan dapat membantu metabolisme menjadi lebih cepat yang berarti bahwa hal tersebut dapat membantu anda dalam menurunkan berat badan.
2. KESEHATAN TULANG
Kalsium yang terkandung dalam yoghurt sangat penting dalam menjaga kondisi kesehatan tulang. Oleh karena itu, mengkonsumsi yoghurt dapat membantu dalam menjaga kekuatan tulang. Yogurt juga baik dikonsumsi oleh penderita osteoporosis dan rematik.
3. MENINGKATKAN SISTEM KEKEBALAN TUBUH
Mengkonsumsi yoghurt, terutama yang mengandung probiotik, secara teratur dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan mengurangi kemungkinan anda tertular penyakit. Probiotik telah terbukti dalam mengurangi peradangan, yang terkait dengan beberapa kondisi kesehatan mulai dari infeksi virus sampai gangguan usus.
4. KESEHATAN SISTEM PENCERNAAN
Beberapa jenis probiotik yang terkandung dalam yoghurt, seperti Bifidobacteria dan Lactobacillus, telah terbukti dapat mengurangi gejala ketidak nyamanan akibat sindrom iritasi usus. Sindrom iritasi usus merupakan gangguan umum yang mempengaruhi usus besar.
5. KESEHATAN JANTUNG
Salah satu produk susu seperti yoghurt ini telah terbukti dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi, yang merupakan faktor utama terhadap risiko penyakit jantung. Terlepas dari kandungan lemaknya, yoghurt juga memiliki manfaat bagi kesehatan jantung dengan meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan tekanan darah.
6. MENURUNKAN RISIKO DIABETES TIPE 2
Dalam penelitian terbaru, asupan yoghurt probiotik secara langsung berhubungan dengan penurunan risiko terkena diabetes tipe 2. Yogurt mendukung pencernaan dan penyerapan nutrisi ke seluruh saluran pencernaan, dimana hal ini sangat penting untuk regulasi gula darah yang sehat.
7. MEMPERBAIKI MOOD ATAU SUASANA HATI
Dalam sebuah studi yang dilakukan oleh UCLA’s Gail and Gerald Oppenheimer Family Center for Neurobiology of Stress membandingkan kondisi otak sebelum dan sesudah penelitian dilakukan. Peneliti menemukan bahwa wanita sehat yang mengkonsumsi yoghurt secara teratur memiliki kontrol yang lebih baik akan kondisi suasana hatinya.
8. MENGATASI BAU MULUT
Yoghurt dapat menjadi pengobatan alami dalam mengatasi bau mulut dan dapat mengurangi halitosis (bau nafas yang tidak sedap) hingga 80% pada subjek penelitian. Bagi mereka yang mengkonsumsi yoghurt secara rutin juga memiliki tingkat plak dan gingivitis (suatu kelainan berupa peradangan pada gusi) yang lebih rendah.
9. KESEHATAN KULIT DAN RAMBUT
Yoghurt ketika diterapkan pada kulit dapat digunakan untuk mengatasi jerawat dan ruam kulit, serta dapat membuat kulit lebih sehat bercahaya dengan mengurangi lingkaran hitam dan menutup pori-pori. Yogurt juga bermanfaat untuk rambut, dimana yogurt dapat membantu menyembuhkan kulit kepala yang gatal dan berketombe.
10. MENURUNKAN RISIKO KANKER KOLOREKTAL
Kanker kolorektal merupakan jenis kanker yang tumbuh pada usus besar. Dalam sebuah studi yang dilakukan dalam International Journal of Cancer yang melibatkan 45.000 individu, menunjukkan bahwa yoghurt dapat memberikan perlindungan terhadap kanker kolorektal. Hal ini dikarenakan saluran pencernaan yang sehat, yang disebabkan karena probiotik dan bakteri sehat yang terdapat dalam yoghurt.
Yoghurt
Penggunaan Yoghurt
Terdapat banyak kegunaan non kuliner dalam menggunakan yoghurt. Yoghurt dapat digunakan untuk perawatan kecantikan dengan memanfaatkan manfaat dari probiotiknya seperti berikut ini :
1. Mengatasi Jerawat
Campurkan 2 sendok makan yoghurt, 1 sendok makan oat, 1 sendok makan madu mentah. Oleskan pada permukaan wajah sebagai masker yogurt, biarkan selama 10 menit, kemudian bilas dengan air hangat dan keringkan.
2. Melembabkan Kulit Kering
Campurkan 1 sendok makan yoghurt dengan 1/2 sendok makan minyak kelapa, dan oleskan pada permukaan wajah atau siku. Biarkan selama 10 menit, kemudian bersihkan dengan menggunakan tisu.
3. Melembabkan Rambut Kering
Campurkan 2 sendok makan yogurt dengan 2 sendok makan minyak kelapa. Tutupi rambut dengan handuk, dan diamkan selama 30 menit. Kemudian bilas sampai bersih.
Perhatian dan Efek Samping Mengkonsumsi Yoghurt
Bagi yang memiliki alergi terhadap susu dapat memicu berbagai reaksi dari gatal-gatal dan bengkak hingga anafilaksis yang dapat mengancam jiwa. Untuk alasan ini, sebaiknya anda menghindari yoghurt jika anda memiliki alergi susu.
Banyak jenis yoghurt yang memiliki kandungan gula yang cukup tinggi, terutama yang berlabel rendah lemak. Asupan gula yang berlebihan dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan, termasuk diabetes dan obesitas. Oleh karena itu, anda perlu cermat dalam memilih yoghurt yang akan dikonsumsi.
Semoga bermanfaat!
Sumber : https://www.khasiatsehat.com/khasiat-dan-manfaat-yoghurt/
Selain memilih makanan sehat untuk sarapan, penting juga untuk menentukan minuman apa yang baik untuk dikonsumsi di pagi hari. Untuk sebagian orang yang sensitif dengan kafein mungkin orang tersebut akan memilih susu ataupun jus jeruk atau jus buah lainnya.
Namun diantara susu dan jus jeruk sebenarnya mana yang lebih baik untuk diminum saat pagi hari. Ini penjelasannya.
Segelas susu
Susu adalah sumber protein hewani yang sangat baik untuk dikonsumsi, terutama bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak-anak di atas usia satu tahun. Pasalnya, susu adalah minuman padat gizi karena mengandung hampir semua nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.
Segelas susu dengan berat 100 gram mengandung 61 kalori; 3,2 gram protein; 4,8 gram karbohidrat; dan 3,3 gram lemak. Saat Anda minum segelas susu, artinya Anda sudah memenuhi 20 persen kebutuhan protein dan 30 persen kebutuhan kalsium harian Anda.
Di samping berbagai kebaikan dalam susu, ada beberapa hal yang juga perlu Anda waspadai. Susu memiliki kandungan lemak jenuh yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Tidak hanya itu, lemak jenuh pada susu turut berkontribusi terhadap penyakit terkait obesitas, salah satunya diabetes. Maka sebaiknya minum susu secukupnya, tidak perlu berlebihan.
Jus jeruk
Sedangkan jus jeruk mengandung berbagai jenis vitamin, mineral, dan antioksidan tinggi yang baik untuk melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.
Segelas jus jeruk dengan berat 248 gram mengandung 112 kalori; 1,7 gram protein; 0,5 gram lemak; 25,8 gram karbohidrat; dan 165 persen vitamin C. Artinya saat Anda mengonsumsi segelas jus jeruk murni (atau jeruk peras) per hari, maka kebutuhan vitamin C harian Anda sudah tercukupi.
Sama seperti minuman lainnya, jus jeruk juga memiliki risiko tertentu untuk kesehatan. Terlalu banyak minum jus jeruk dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada lapisan email gigi. Penelitian yang dilakukan oleh Yanfeng Ren, DDS, Ph.D., dosen dari Rochester Eastman Institute for Oral Health menemukan bahwa kandungan asam pada jus jeruk dapat mengikis enamel gigi sebesar 84 persen saat dikonsumsi setiap hari selama lima hari lamanya.
Lalu diantara keduanya mana yang lebih baik, susu atau jus jeruk? Jawabannya adalah susu. Mengapa demikian?
Ini karena susu mengandung lebih banyak kalsium yang baik untuk kesehatan gigi, terlebih untuk memperkuat enamel gigi dari kerusakan. Susu juga mengandung antioksidan yang juga banyak ditemukan pada jus jeruk. Hanya saja, susu rendah lemak (susu organik) mengandung 75 persen lebih banyak antioksidan beta-karoten, 50 persen lebih banyak vitamin E, 70 persen lebih banyak asam lemak omega-3, dan 2 sampai 3 kali lebih banyak antioksidan lutein dan zeaxanthin yang membantu menjaga kesehatan mata.
Mengapa bukan jus jeruk yang lebih baik?
Karena terlalu sering meminum jus jeruk ternyata kurang baik. Ini bisa menyebabkan kerusakan serius pada email gigi. Penelitian yang dilakukan Yanfeng Ren dari Rochester Eastman Institute for Oral Health mengungkapkan bahwa kadar kekuatan enamel gigi berkurang hingga 84 persen setelah orang tersebut minum jus jeruk lima hari berturut-turut.
Meskipun demikian, jus jeruk memiliki banyak sekali kalori. Dalam satu gelas jus jeruk terdapat 110 kalori dan bisa untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin C. Selain itu jeruk mengandung antioksidan yang mampu melindungi kulit dari sinar matahari dan juga polusi.
Demikianlah penjelasan mengenai kedua minuman antara susu dengan jus jeruk. Semoga bermanfaat ya sahabat!
Susu dikenal sebagai minuman sehat yang baik dikonsumsi bayi hingga lansia. Untuk meningkatkan berat badan, Anda harus memastikan asupan kalori dan lemak sehari-hari lebih tinggi daripada yang dibakar jadi energi. Karena itu, minum susu suplemen memang bisa membantu Anda meningkatkan asupan kalori. Akan tetapi, berapa banyak kalori yang jadi sumber energi setiap orang juga memengaruhi. Pasalnya, tidak mungkin sehari-harinya tubuh Anda tidak membakar kalori atau lemak.
Karena itu, minum susu saja tidak ampuh untuk meningkatkan berat badan. Anda tetap wajib makan makanan yang mengandung berbagai nutrisi penting buat tubuh. Ingat, susu ini bersifat sebagai suplemen atau tambahan, bukan pengganti makan.
Minum susu
Sebelum memahami bagaimana susu untuk menaikkan berat badan ini bekerja dalam tubuh, Anda harus tahu dulu apa saja kandungan gizinya. Berbeda dengan susu pada umumnya, susu penambah berat badan biasanya lebih tinggi kadar kalori, lemak, dan proteinnya.
Simak daftar zat gizi dalam satu sajian susu penambah berat badan berikut.
Energi (kalori) : 200-220 kkal
Lemak : 5 gram
Protein : 15 gram
Gula : 17 gram
Nah, coba bandingkan dengan kandungan nutrisi susu sapi utuh (whole milk) pada umumnya, seperti di bawah ini misalnya.
Energi (kalori) : 103 kkal
Lemak : 2,4 gram
Protein : 8 gram
Gula : 13 gram
Bila dilihat dari berbagai kandungan nutrisinya, susu untuk menambah berat badan memang lebih tinggi kalori, lemak, protein, dan gulanya daripada susu sapi biasa. Inilah mengapa susu untuk menaikkan berat badan dipercaya lebih ampuh untuk bikin badan lebih berisi dan berotot.
Sebuah penelitian dalam jurnal Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine menguak bahwa minum susu hingga tiga kali sehari memang bisa menambah berat badan karena lemak dan protein tambahan yang terkandung dalam segelas susu.
Selain itu, tingginya kandungan protein dalam susu penambah berat badan juga bisa membantu meningkatkan massa otot Anda. Jadi Anda bukan cuma sekadar gemuk karena lemak saja. Badan Anda pun akan ikut terbentuk. Dengan catatan, Anda rutin berolahraga juga. Kalau tidak dibarengi dengan olahraga, massa otot tidak akan bertambah.
Kesimpulannya, susu untuk menambah berat badan memang bisa membantu bikin badan jadi lebih berisi. Namun, syaratnya ada dua. Yang pertama yaitu tetap makan dengan nutrisi yang seimbang dan mencukupi. Kedua adalah rutin berolahraga.
Demikianlah pembahasan tentang susu untuk menambah berat badan ini. Semoga bermanfaat!
Ilmuwan nutrisi, Dr. Matthew Lantz Blaylock, PhD. mengungkapkan, konsumen perlu jeli memilih produk yang akan dikonsumsi keluarga. Termasuk untuk pemilihan produk susu.
Masalahanya, ada berbagai macam jenis susu diantaranya Ultra High Temperature (UHT) dan pasteurisasi. Konsumen kerap bingung memilih yang terbaik dari beragam jenis susu.
“Susu segar yang didapat dengan proses pasteurisasi adalah jenis susu paling baik yang dianjurkan untuk konsumsi sehari-hari karena proses pasteurisasi membuat susu segar aman dikonsumsi dengan mempertahankan kualitas, tanpa mengurangi vitamin dan mineral yang membuat susu penting untuk pola makan yang seimbang dan sehat,” kata Matthew di Jakarta, belum lama ini.
Namun, susu pasteurisasi hanya bisa bertahan di luar lemari pendingin selama 3-4 jam sehingga tidak bisa dengan mudah dibawa ke mana-mana untuk waktu yang lama. Oleh karena itu dihadirkan proses Ultra High Temperature yang mampu membunuh bakteri, dan spora di dalam susu. Susu UHT memungkinkan disimpan di suhu ruangan dalam jangka waktu beberapa bulan.
Untuk memastikan susu UHT yang dikonsumsi merupakan susu dengan kualitas terbaik, Matthew menganjurkan agar konsumen memeriksa dengan teliti sumber dari susu UHT tersebut. Pilihlah susu UHT yang dibuat hanya dari susu segar murni.
Pada susu UHT proses sterilisasi dengan memanaskannya hanya butuh waktu singkat sekitar 1-2 detik. Suhu yang digunakan melebihi 135 derajat celcius atau 275 fahrenheit, yaitu suhu yang diperlukan untuk membunuh spora dalam susu. Sedangkan pasteurisasi hanya dipanaskan 72C untuk setidaknya selama 15 detik.
“Untuk kandungan kalorinya tergantung dari variasi susu, biasanya antara susu UHT dengan pasteurisasi memiliki jumlah yang sama,” ujar Matthew.
Sedangkan jumlah kalsium yang dimiliki oleh susu UHT dan pasteurisasi sama jumlahnya. Kemudian kandungan folat pada susu UHT lebih sedikit jika dibandingkan dengan susu pasteurisasi.