Tag: stress

  • Bagaimana Diabetes dan Stres Saling Berkaitan?

    diabetes dan stress

    Diabetes dan stres memiliki hubungan yang erat dan saling memengaruhi. Ketika seseorang mengalami stres, tubuh melepaskan hormon seperti kortisol dan adrenalin yang dapat memengaruhi kadar gula darah. Bagi penderita diabetes, stres yang tidak terkendali dapat membuat pengelolaan gula darah menjadi lebih sulit. Sebaliknya, stres akibat tekanan dalam mengelola diabetes juga dapat memperburuk kondisi emosional dan fisik seseorang.

    1. Pengaruh Stres terhadap Gula Darah

    Saat tubuh mengalami stres, sistem saraf simpatik diaktifkan sebagai respons “melawan atau lari” (fight or flight). Dalam kondisi ini, hati melepaskan lebih banyak glukosa ke dalam aliran darah sebagai sumber energi tambahan. Bagi orang tanpa diabetes, tubuh bisa menyesuaikan diri dengan cepat. Namun, bagi penderita diabetes, mekanisme ini terganggu sehingga menyebabkan lonjakan gula darah.

    Selain itu, stres kronis juga bisa meningkatkan resistensi insulin, yang membuat sel-sel tubuh kesulitan dalam menyerap glukosa dari darah. Akibatnya, kadar gula darah tetap tinggi dan sulit dikendalikan.

    2. Stres Akibat Mengelola Diabetes

    Tidak hanya stres yang menyebabkan diabetes makin sulit dikendalikan, diabetes itu sendiri juga bisa menjadi sumber stres. Mulai dari rutinitas pengukuran gula darah, konsumsi obat-obatan, hingga kekhawatiran tentang komplikasi jangka panjang—semuanya bisa memicu tekanan mental yang signifikan.

    Orang yang merasa frustrasi, cemas, atau depresi akibat kondisi kronis ini cenderung kurang mematuhi pengobatan, makan secara emosional, atau tidak berolahraga—yang pada akhirnya memperburuk kondisi diabetes.

    3. Tanda-Tanda Stres yang Perlu Diwaspadai

    Beberapa tanda umum stres yang dapat memengaruhi penderita diabetes antara lain:

    • Mudah marah atau merasa gelisah
    • Kelelahan terus-menerus
    • Gangguan tidur
    • Sulit berkonsentrasi
    • Perubahan nafsu makan

    Jika tanda-tanda ini muncul secara konsisten, penting untuk segera mengambil langkah penanganan.

    4. Cara Mengelola Stres untuk Penderita Diabetes

    Mengelola stres sangat penting bagi siapa pun, tetapi khususnya bagi penderita diabetes. Beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:

    • Olahraga rutin seperti jalan kaki, yoga, atau bersepeda
    • Latihan pernapasan dan meditasi untuk menenangkan pikiran
    • Tidur cukup dan berkualitas
    • Dukungan sosial dari keluarga, teman, atau komunitas penderita diabetes
    • Konsultasi dengan psikolog atau konselor jika diperlukan

    Kesimpulan

    Stres dan diabetes merupakan dua kondisi yang saling terkait dan bisa memperburuk satu sama lain jika tidak dikelola dengan baik. Dengan mengenali tanda-tanda stres dan menerapkan strategi penanganan yang tepat, penderita diabetes dapat menjaga stabilitas gula darah sekaligus meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan.

  • Stres dari Perspektif Positif: Bagaimana Menggunakannya untuk Pertumbuhan Pribadi

    Stres dari Perspektif Positif: Bagaimana Menggunakannya untuk Pertumbuhan Pribadi

    eustress adalah

    Stres sering kali dianggap sebagai sesuatu yang negatif, tetapi dalam beberapa situasi, stres dapat menjadi pendorong pertumbuhan pribadi dan profesional. Stres dalam dosis yang tepat dapat membantu meningkatkan fokus, motivasi, serta kemampuan seseorang dalam menghadapi tantangan. Artikel ini akan membahas bagaimana mengubah stres menjadi kekuatan yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.

    1. Apa Itu Stres Positif?

    Stres positif, atau yang dikenal sebagai eustress, adalah jenis stres yang memberikan dorongan energi dan meningkatkan kinerja. Tidak seperti stres negatif yang menekan mental dan fisik, eustress dapat membantu seseorang mencapai tujuan dan mengembangkan keterampilan baru. Beberapa contoh situasi yang memicu stres positif adalah:

    • Menghadapi tantangan di tempat kerja atau sekolah.
    • Mempersiapkan diri untuk wawancara penting.
    • Berlatih sebelum mengikuti kompetisi atau presentasi besar.
    • Mengambil risiko untuk mencapai impian atau tujuan baru.

    2. Manfaat Stres dalam Kehidupan Sehari-hari

    Ketika dikelola dengan baik, stres dapat memberikan berbagai manfaat, seperti:

    • Meningkatkan Motivasi – Tekanan dalam jumlah yang wajar dapat mendorong seseorang untuk bekerja lebih keras dan mencapai targetnya.
    • Melatih Daya Tahan Mental – Menghadapi tantangan dapat membantu meningkatkan ketahanan terhadap tekanan di masa depan.
    • Meningkatkan Konsentrasi – Dalam situasi tertentu, stres membantu seseorang lebih fokus dan cepat mengambil keputusan.
    • Mengembangkan Kemampuan Adaptasi – Stres yang dikelola dengan baik dapat membuat seseorang lebih fleksibel dalam menghadapi perubahan hidup.

    3. Cara Mengelola Stres agar Tetap Positif

    Tidak semua stres berdampak buruk jika dikelola dengan strategi yang tepat. Berikut adalah cara mengubah stres menjadi sesuatu yang produktif:

    a) Mengubah Pola Pikir

    • Melihat Stres sebagai Tantangan, Bukan Ancaman – Menganggap stres sebagai kesempatan untuk berkembang akan membantu seseorang menghadapi tekanan dengan lebih baik.
    • Mencari Makna dalam Setiap Kesulitan – Fokus pada pelajaran yang bisa diambil dari situasi sulit, bukan hanya pada rasa tidak nyaman yang ditimbulkan.

    b) Mengatur Beban Kerja dengan Baik

    • Membuat Prioritas – Menentukan tugas mana yang paling penting dapat membantu mengurangi tekanan.
    • Beristirahat Secara Berkala – Memberikan waktu istirahat yang cukup membantu tubuh dan pikiran tetap segar.

    c) Menggunakan Stres sebagai Pemicu Aksi

    • Membuat Rencana Tindakan – Alih-alih terjebak dalam kecemasan, buat langkah konkret untuk mengatasi tantangan yang ada.
    • Menetapkan Tujuan yang Realistis – Membagi tugas besar menjadi langkah-langkah kecil agar lebih mudah dikelola.

    4. Kapan Stres Menjadi Berbahaya?

    Meskipun stres dapat bermanfaat, penting untuk mengenali kapan stres berubah menjadi beban yang merugikan. Tanda-tanda stres berlebihan meliputi:

    • Kesulitan tidur atau perubahan pola tidur.
    • Kehilangan motivasi dan energi secara drastis.
    • Munculnya gangguan kecemasan atau depresi.
    • Reaksi emosional berlebihan, seperti mudah marah atau menangis tanpa sebab jelas.

    Jika stres mulai mengganggu kehidupan sehari-hari, penting untuk mencari bantuan dari teman, keluarga, atau profesional kesehatan mental.

    Kesimpulan

    Stres tidak selalu buruk. Ketika dikelola dengan benar, stres dapat menjadi alat yang kuat untuk pertumbuhan pribadi, meningkatkan motivasi, dan membantu seseorang menghadapi tantangan dengan lebih baik. Dengan mengubah pola pikir, mengatur beban kerja, dan menggunakan stres sebagai pemicu aksi, seseorang dapat menjadikan stres sebagai bagian positif dalam hidupnya. Oleh karena itu, belajarlah untuk mengelola stres dengan bijak agar tetap produktif dan sehat secara mental maupun fisik.

  • Cara Alami Mengurangi Stres dengan Pola Makan Sehat

    Cara Alami Mengurangi Stres dengan Pola Makan Sehat

    makanan sehat

    Stres adalah respons alami tubuh terhadap tekanan, baik itu dari pekerjaan, hubungan, atau situasi sehari-hari. Namun, jika dibiarkan tanpa pengelolaan yang baik, stres dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental. Salah satu cara alami dan efektif untuk mengurangi stres adalah melalui pola makan sehat. Apa yang kita konsumsi tidak hanya memengaruhi kesehatan fisik, tetapi juga berperan besar dalam menjaga stabilitas emosional dan mental.

    Dalam artikel ini, kita akan membahas makanan-makanan yang memiliki manfaat besar dalam membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks serta mengurangi tingkat stres secara keseluruhan.

    Hubungan Antara Makanan dan Stres

    Pernahkah kamu merasa lebih baik setelah menikmati sepiring makanan lezat? Itu bukan kebetulan. Makanan memiliki peran besar dalam memengaruhi kadar hormon di tubuh, seperti serotonin dan dopamin, yang berperan dalam mengatur suasana hati.
    Sebaliknya, pola makan yang buruk dapat meningkatkan peradangan, memperburuk ketidakseimbangan hormon, dan bahkan memicu stres lebih lanjut. Oleh karena itu, memilih makanan yang tepat adalah langkah awal dalam mengelola stres secara alami.

    Makanan yang Dapat Mengurangi Stres

    1. Makanan Kaya Omega-3

    Asam lemak omega-3 dikenal karena manfaatnya dalam menjaga kesehatan jantung dan otak. Namun, omega-3 juga memiliki efek antiinflamasi yang dapat mengurangi tingkat stres dan kecemasan. Studi menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi omega-3 cenderung memiliki risiko lebih rendah terhadap gangguan suasana hati dan depresi.
    Contoh makanan kaya omega-3:

    • Ikan salmon, sarden, dan makarel
    • Chia seeds dan flax seeds
    • Kenari dan kacang almond

    Mengapa ini penting?
    Omega-3 membantu menurunkan kadar kortisol (hormon stres) dalam tubuh. Selain itu, omega-3 juga meningkatkan aliran darah ke otak, yang dapat membantu meningkatkan konsentrasi dan mengurangi rasa cemas.

    2. Buah dan Sayuran Berwarna Cerah

    Buah dan sayuran berwarna cerah kaya akan antioksidan dan vitamin yang membantu melawan stres oksidatif dalam tubuh. Radikal bebas yang berlebihan akibat stres dapat merusak sel dan mempercepat penuaan, tetapi antioksidan dapat membantu menetralisir efek ini.
    Contoh makanan:

    • Blueberry dan stroberi
    • Bayam, kale, dan brokoli
    • Wortel, paprika, dan ubi jalar

    Manfaat tambahan:
    Buah dan sayuran ini tidak hanya membantu mengurangi stres, tetapi juga memperbaiki sistem kekebalan tubuh dan memberikan energi alami.

    3. Cokelat Hitam (Dark Chocolate)

    Cokelat hitam adalah salah satu makanan yang paling banyak dikaitkan dengan perbaikan suasana hati. Flavonoid yang terkandung dalam cokelat hitam memiliki efek antiinflamasi dan membantu menurunkan tekanan darah serta meningkatkan aliran darah ke otak.
    Tips: Pilih cokelat hitam dengan kandungan kakao minimal 70% untuk mendapatkan manfaat yang maksimal.

    Kenapa efektif?
    Cokelat hitam membantu menurunkan kadar kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres. Selain itu, cokelat juga merangsang produksi endorfin, yang dikenal sebagai hormon kebahagiaan.

    4. Makanan Fermentasi

    Makanan fermentasi kaya akan probiotik, yang membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Hubungan antara kesehatan usus dan kesehatan mental dikenal sebagai “gut-brain axis”. Ketidakseimbangan bakteri dalam usus sering dikaitkan dengan peningkatan risiko kecemasan dan depresi.
    Contoh makanan fermentasi:

    • Yogurt dan kefir
    • Kimchi dan sauerkraut
    • Tempe dan miso

    Mengapa penting?
    Mikrobiota usus yang sehat berperan dalam produksi serotonin, neurotransmitter yang berperan besar dalam mengatur suasana hati dan membuat tubuh merasa lebih tenang.

    5. Teh Herbal

    Teh herbal, seperti chamomile dan peppermint, telah lama dikenal sebagai minuman yang dapat menenangkan sistem saraf. Chamomile, khususnya, memiliki sifat sedatif ringan yang dapat membantu mengurangi ketegangan dan meningkatkan kualitas tidur.
    Contoh teh herbal yang bisa dicoba:

    • Teh chamomile
    • Teh peppermint
    • Teh hijau (mengandung L-theanine yang menenangkan)

    Efek tambahan:
    Minum teh herbal juga memberikan efek ritual yang menenangkan, menciptakan momen relaksasi yang dapat membantu tubuh meredakan stres.

    Tips Tambahan Mengelola Stres Melalui Pola Makan Sehat

    1. Kurangi Konsumsi Gula dan Makanan Olahan
      Makanan tinggi gula dan olahan dapat menyebabkan lonjakan dan penurunan gula darah secara cepat, yang berkontribusi pada perubahan suasana hati dan peningkatan stres.
    2. Perbanyak Asupan Air Putih
      Dehidrasi dapat memperburuk perasaan lelah dan stres. Pastikan untuk minum cukup air setiap hari.
    3. Konsumsi Karbohidrat Kompleks
      Karbohidrat kompleks seperti oatmeal, quinoa, dan ubi jalar membantu meningkatkan kadar serotonin secara alami, yang dapat meningkatkan suasana hati dan menenangkan pikiran.

    Kesimpulan

    Mengelola stres tidak selalu memerlukan terapi panjang atau obat-obatan. Pola makan sehat yang diimbangi dengan pilihan makanan yang tepat dapat memberikan dampak besar pada kesehatan mental dan emosional. Dengan mengonsumsi makanan kaya nutrisi, tubuh dan pikiran akan menjadi lebih kuat dalam menghadapi tantangan sehari-hari.

  • Hadapi Stres yang Mudah Muncul dan Mengganggu Kehidupan

    Bagi orang yang sering mengalami stres mungkin terkadang bingung bagaimana harus bersikap. Apakah menemui psikolog atau meminta bantuan kepada orang lain bisa menjadi salah satu jalan untuk menghadapi stres yang mudah muncul?

    Simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.

    Penyebab stres mudah muncul kembali

    Stres yang mudah muncul bisa berkurang, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa kondisi Anda bisa lebih buruk ketika menemui berbagai faktor yang memicu stres tersebut.

    Stres merupakan salah satu reaksi tubuh yang timbul ketika Anda menghadapi sebuah ancaman, tekanan, atau terdapat perubahan yang tidak sesuai.

    Faktor yang menyebabkan hal tersebut pun beragam, seperti:

    • Hubungan personal, baik kepada orangtua, pasangan, atau teman.
    • Hubungan kelompok, seperti lingkungan kerja atau kelompok pertemanan.
    • Tekanan dalam pekerjaan, seperti burn out atau menganggur dalam waktu yang lama.
    • Kondisi finansial, terlilit hutang, pengeluaran terlalu banyak dibandingkan pemasukan.
    • Kondisi fisik dan mental akibat penyakit yang sudah menahun
    • Merasa gagal dan kehilangan

    Salah satu penyebab dari stres yang sering muncul di kehidupan sehari-hari adalah hubungan yang tidak sehat. Apabila Anda menjalani hubungan yang tidak sehat, baik dengan orangtua maupun pasangan, kemungkinan besar kadar stres pada diri Anda akan lebih cepat melonjak.

    Hal ini mungkin dikarenakan ada masalah yang tidak dapat diselesaikan, sehingga ketika masalah tersebut kembali ke permukaan, hal tersebut membuat mereka semakin stres.

    Kondisi ini juga berlaku pada orang yang mengalami trauma. Entah itu trauma yang terjadi pada saat ia masih kecil maupun saat dewasa.

    Stres tersebut mudah sekali untuk muncul ketika Anda sulit untuk melupakannya. Akan tetapi, semuanya kembali kepada masing-masing orang bagaimana menghadapi stres yang mudah muncul.

    Supaya kehidupan Anda tidak terlalu dipengaruhi oleh stres, ada beberapa tips yang mungkin bisa Anda coba untuk mengelola masalah ini.

    Tips menghadapi stres yang mudah muncul

    Sebenarnya, kunci dari menghadapi stres yang mudah muncul adalah mengawalinya dengan benar. Dengan begitu, Anda bisa mencabut akar permasalahannya agar tidak kembali naik ke permukaan dan mengganggu kualitas hidup Anda.

    1. Mencari tahu akar permasalahannya

    Menghadapi stres yang mudah muncul bisa diawali dengan mencari tahu akar permasalahannya. Apa yang membuat Anda mudah stres.

    Setelah itu, Anda bisa mulai menganalisa. Hal ini bertujuan agar Anda mengetahui apakah sebenarnya yang membuat Anda selama ini stres memiliki cabang ataukah hanya satu saja.

    Jika Anda sudah yakin apa yang membuat Anda uring-uringan selama ini, sudah saatnya untuk menghadapi masalah tersebut agar tidak kembali mengganggu hidup Anda.

    2. Bercerita kepada orang lain

    Selain mencari tahu akar permasalahannya, Anda bisa menghadapi stres yang mudah muncul denganbercerita kepada orang yang bisa Anda percaya.

    Hal ini bertujuan agar Anda bisa meringankan beban yang ada di pundak. Selain itu, dengan bercerita orang yang tepat, mungkin mereka bisa memberikan solusi alternatif dari masalah Anda.

    3. Tetap aktif dan produktif

    Maksudnya, ketika menghadapi stres yang mudah muncul jangan hanya berdiam diri di kamar dan meratapi keadaan. Mungkin Anda tidak akan mendapatkan jawaban apapun.

    Dengan melakukan hal yang produktif dan membuat Anda senang, setidaknya bisa mengurangi stres Anda.

    Misalnya, menekuni hobi yang tidak berhubungan dengan stres Anda. Jika Anda stres terkait pekerjaan, hindari sementara, tunggu sampai tenang, agar tidak terlalu banyak tekanan saat melakukannya.

    Anda pun bisa melakukan teknik relaksasi, seperti yoga, meditasi, atau latihan pernapasan agar tubuh Anda lebih rileks.

    Selain itu, Anda bisa menerapkan pola hidup yang lebih sehat. Misalnya, makan yang teratur, rutin berolahraga, dan mendapatkan tidur yang cukup. Ingat di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.

    4. Membuat jurnal

    Tahukah Anda bahwa dengan membuat jurnal bisa menjadi salah satu cara untuk menghadapi stres yang mudah muncul?

    Jurnal mungkin menjadi pilihan yang tepat untuk Anda agar bisa mencari tahu apa yang selama ini membuat Anda stres. Cobalah untuk menggunakan sistem 5W+1H atau mencatat kejadian yang membuat Anda sedih.

    5. Tidak mudah panik

    Pada saat Anda mulai menghadapi masalah yang membuat stres Anda mudah muncul, usahakan untuk tetap tenang dan tidak panik. Cobalah untuk mengontrol diri Anda.

    Masalah akan selalu datang dalam kehidupan, sehingga dengan memperhatikan respon apa yang akan Anda lakukan ketika menghadapinya tentu akan membantu mengelola stres tersebut.

    Dengan begitu, siapa yang tahu bahwa ketika Anda tetap tenang dan berpikiran jernih, hasilnya akan jauh lebih baik, bukan?

    Kapan harus pergi ke psikolog atau mencari bantuan?

    Setelah mengetahui apa yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi stres yang mudah muncul, mungkin Anda memerlukan bantuan orang lain agar kondisi ini cepat berakhir.

    Menemui psikolog bisa Anda lakukan kapan saja. Bantuan dari psikolog biasanya bisa memberikan pandangan baru di luar lingkungan Anda terkait masalah yang sedang dihadapi.

    Apabila stres ini sudah sangat mengganggu kehidupan sehari-hari, menghadapi stres yang mudah muncul dengan meminta bantuan psikolog bisa menjadi jalan alternatif Anda.

     

    Sumber: hellosehat.com

  • Yuk Kenali Penyebab Darah Tinggi Mulai Sekarang!

    Tekanan darah tinggi adalah kondisi di mana tekanan darah berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah hipertensi. Jika tidak ditangani dengan tepat, hipertensi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, dan kebutaan.

    Tipe Tekanan Darah Tinggi

    Berdasarkan tipenya, penyakit darah tinggi bisa dibedakan menjadi dua yaitu:

    1. Tekanan darah tinggi primer

    Merupakan jenis tekanan darah tinggi yang paling banyak terjadi. Hampir 90% kasus penyakit darah tinggi pada orang dewasa termasuk dalam jenis ini.

    Hipertensi primer cenderung butuh waktu bertahun-tahun untuk terjadi. Meski demikian, penyebabnya belum bisa dipastikan. Namun, diduga berkaitan dengan faktor genetik (keturunan), gaya hidup, serta pola makan yang kurang sehat.

    1. Tekanan darah tinggi sekunder

    Merupakan jenis penyakit darah tinggi yang lebih jarang terjadi. Penyebab darah tinggi sekunder berkaitan dengan adanya penyakit lain, seperti:

    1. Penyakit ginjal
    2. Diabetes
    3. Kelainan hormon, seperti pada gangguan tiroid
    4. Sleep apnea (gangguan pernapasan yang terjadi saat tidur)
    5. Penyakit jantung bawaan
    6. Obesitas
    7. Tumor otak
    8. Tumor kelenjar adrenal

    Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menjadi penyebab darah tinggi sekunder. Obat-obatan yang dapat menyebabkan darah tinggi antara lain adalah:

    1. Pil KB.
    2. Obat flu dan batuk, seperti dekongestan.
    3. Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).
    4. Obat herbal yang mengandung licorice atau akar manis.
    5. Obat-obatan terlarang, seperti kokain dan amfetamin.

    Penyebab Darah Tinggi secara Umum

    Dalam banyak kasus, penyebab darah tinggi belum diketahui secara pasti. Namun menurut para ahli, kombinasi beberapa faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko seseorang untuk menderita darah tinggi:

    1. Keturunan

    Seseorang menjadi lebih rentan terkena darah tinggi jika ia memiliki orang tua atau sanak keluarga yang menderita darah tinggi. Hal ini diduga berkaitan dengan faktor genetik.

    1. Usia

    Seiring bertambahnya usia, organ dan pembuluh darah di dalam tubuh akan mengalami perubahan, termasuk ginjal dan pembuluh darah. Perubahan pada ginjal akan menurunkan fungsinya, sehingga mengganggu keseimbangan garam dan cairan dalam tubuh. Sedangkan perubahan pada pembuluh darah akibat penuaan menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi kaku.

    1. Pola makan yang tidak sehat

    Penyebab darah tinggi juga terkait dengan faktor makanan yang tidak sehat. Terlalu sering mengonsumsi makanan yang asin dan berlemak (tinggi kolesterol) atau kekurangan kaliumdapat meningkatkan risiko seseorang terkena darah tinggi.

    1. Obesitas

    Berat badan berlebih atau obesitas dapat meningkatkan risiko darah tinggi. Semakin gemuk tubuh seseorang, semakin banyak darah yang diperlukan untuk memasok oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.

    1. Jarang berolahraga

    Orang yang jarang berolahraga cenderung akan memiliki detak jantung yang lebih tinggi dan rentan terkena obesitas. Hal ini dapat membuat jantung harus bekerja lebih keras, sehingga meningkatkan risiko hipertensi.

    1. Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol

    Ini berlaku bagi perokok aktif maupun perokok pasif. Perlu diketahui, zat kimia pada tembakau dapat menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah, sehingga meningkatkan tekanan dalam pembuluh darah dan jantung.

    Begitu juga dengan konsumsi minuman beralkohol terlalu sering. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang terlalu sering mengonsumsi alkohol dalam jumlah lebih (lebih dari 7 kali per minggu) cenderung mengalami hipertensi.

    1. Stres

    Stres, sering cemas, dan kurang tidur merupakan beberapa faktor risiko yang cukup sering berkontribusi pada munculnya darah tinggi. Hal ini diduga berkaitan dengan peningkatan hormon stres, seperti kortisol dan adrenalin, saat seseorang mengalami stres berkepanjangan.

    Itulah beberapa penyebab darah tinggi yang harus Anda waspadai mulai sekarang.

    Semoga bermanfaat.

     

    Sumber :

    Alodokter.com

  • Perlu Diketahui Beberapa Kebiasaan Yang Dapat Merusak Otak

    Sebagai pengatur dan koordinator segala aktivitas dalam tubuh, otak adalah salah satu organ terpenting. Organ ini juga memiliki kemampuan untuk berubah dan beradaptasi dengan kebutuhan.

    Sifat otak yang demikian dikenal dengan istilah plastisitas. Tak heran jika kemudian ada kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa merusak otak. Apa sajakah bentuknya?

    Melewatkan sarapan

    Seperti dilansir laman Hhd Research, sarapan merupakan makanan terpenting sepanjang hari. Melewatkannya dapat menyebabkan kadar gula darah rendah dan itu sangat merusak otak, terutama jika itu sering terjadi.

    Otak menggunakan lebih banyak energi daripada organ lain di dalam tubuh. Ia memakan hingga 20 persen dari total glukosa yang tersedia dalam sistem metabolisme setiap hari.

    Sekitar dua per tiga dari “anggaran energi” otak digunakan untuk membantu neuron melepaskan sinyal ke seluruh tubuh. Sepertiga sisanya ditujukan untuk pemeliharaan dan perawatan seluler.

    Secara teratur, menolak asupan nutrisi otak menyebabkan defisit dalam anggaran energi itu. Jadi, jangan heran jika otak menjadi kurang responsif terhadap rangsangan. Tanpa disadari, sel-sel otak juga akan kehilangan perawatan kritis yang dibutuhkan untuk menjadi sehat dan akan mati pada tingkat yang dipercepat.

    Kurang tidur

    Kurang tidur akan membuat orang merasa lamban dan pelupa pada hari berikutnya. Itu terjadi karena kurang tidur merampas kemampuan neuron untuk berfungsi dengan baik.

    Kurang tidur dapat mengarah pada penyimpangan mental yang dapat memengaruhi pekerjaan dan hubungan Anda. Lebih dari itu, indera dan refleks juga bisa tumpul  sehingga membuat orang berisiko besar mengalami kecelakaan berbahaya.

    Kurang tidur kronis dapat membuat efek ini permanen. Jadi, luangkanlah waktu untuk tidur dengan benar dan rasakan peningkatan produktivitas di hari berikutnya.

    Makan berlebihan

    Studi mengungkapkan hubungan yang mengejutkan antara obesitas dan demensia. Alasannya tidak jelas, tetapi para peneliti menduga bahwa obesitas terjadi ketika makanan yang dimakan kurang gizi.

    Kondisi itu mengarah pada keinginan untuk makan berlebihan untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral. Jadi, bahkan jika sudah makan banyak, otak masih merasa kelaparan.

    Merokok

    Banyak penelitian telah dilakukan tentang efek merusak dari merokok. Kebiasaan merokok merusak membran sel dan kelayakan saraf di area otak yang mengatur keseimbangan, koordinasi, dan keterampilan motorik halus dan kasar. Merokok juga menipiskan korteks, di mana proses termasuk bahasa, memori, dan persepsi terjadi.

    Berhentilah merokok sekarang juga demi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tentunya, langkah bijak itu dapat membantu kesehatan otak juga.

    Para peneliti telah menemukan bahwa penghentian kebiasaan merokok dapat mengembalikan ketebalan korteks yang hilang. Meski begitu, mantan perokok berat yang tidak kembuh selama lebih dari 25 tahun pun tetap memiliki korteks yang lebih tipis daripada mereka yang tidak pernah merokok.

    Dehidrasi

    Tubuh terdiri dari 70 persen air. Otomatis, air sangat penting untuk setiap fungsi tubuh, termasuk fungsi otak.

    Efek dehidrasi pada otak terjadi sangat cepat. Para peneliti mengungkapkan bahwa hanya dua jam latihan berat tanpa asupan air dapat menyebabkan penurunan kognitif. Dalam studi ditemukan bahwa dehidrasi berdampak pada fungsi-fungsi seperti pemecahan masalah yang kompleks, koordinasi, dan perhatian yang paling besar.

    Tidak perlu stres tentang minum dalam jumlah tertentu setiap hari, tetapi perhatikan rasa haus Anda karena itu merupakan indikator yang sangat baik dari kebutuhan air. Cobalah untuk minum secara konsisten sepanjang hari untuk menjaga level hidrasi stabil dan otak pun akan bahagia.

    Terlalu banyak gula

    Tubuh dan otak membutuhkan gula untuk berfungsi, tetapi diet modern terlalu banyak memasukkannya. Ketika orang makan terlalu banyak gula secara teratur, sel-sel, termasuk sel-sel otak, berada dalam kondisi peradangan kronis.

    Itu berdampak pada kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi penting dari makanan dan mulai membuat otak kelaparan terhadap zat yang dibutuhkan untuk kognisi optimal. Pada akhirnya, Anda akan memiliki risiko demensia yang lebih tinggi dan hippocampus, wilayah di otak yang mengelola memori, yang lebih kecil.

    Stres

    Stres kronis dapat memiliki efek negatif di seluruh tubuh. Stres situasional sebenarnya adalah hal yang baik yang mempersiapkan tubuh untuk melawan atau melarikan diri dalam menghadapi bahaya, tetapi ketika gaya hidup Anda termasuk stres kronis, hormon kortisol menumpuk di otak dan menyebabkan kerusakan yang berlangsung lama .

    Tidak hanya dapat membunuh sel-sel otak, stres sebenarnya menyebabkan otak menyusut. Ketika efek menyusut ini mengenai korteks prefrontal, kemampuan  untuk belajar dan mengingat menjadi terpengaruh. Sangat penting bagi setiap orang untuk menemukan cara untuk bersantai sebelum semuanya terlambat.

     

    Sumber : Republika.co.id

  • Dampak Positif dan Dampak Negatif Makan Cokelat

    Sering kita tidak menyadari akan sejumlah makanan bergizi di sekeliling kita seperti yang bisa kita temui di dalam coklat. Coklat sering diidentikkan sebagai makanan yang tidak sehat, padahal coklat mengandung sejumlah zat gizi yang baik untuk tubuh manusia.

    Coklat memiliki rasa manis yang khas, sehingga membuat makanan ini hampir dikonsumsi setiap orang di dunia. Sebagian besar kandungan coklat, terdiri dari berbagai jenis zat seperti berikut :

    • 14% kandungan karbohidrat
    • 9% protein (terdiri dari zat protein, fenilalanin, asam amino triptofan dan tyrosin)
    • 31% lemak
    • zat-zat lain, seperti  alkanoid (zat yang menyebabkan coklat terasa pahit)

    Sejumlah kandungan zat dalam coklat yang begitu beragam inilah yang menjadikan coklat baik dikonsumsi dan juga memberikan dampak baik juga bagi kesehatan.

    Jika Anda menyukai coklat, maka Anda akan mendapatkan banyak keuntungan dengan beberapa manfaat coklat bagi kesehatan seperti berikut ini:

    1. MENCEGAH KANKER

    Cokelat mengandung senyawa yang disebut procyanidin pentameric atau pentamer, yang berfungsi menghambat penyebaran sel-sel kanker.

    2. MELINDUNGI KULIT

    Menurut para ilmuwan Jerman, flavonoid yang ditemukan dalam cokelat berperan melindungi kulit dari sinar UV matahari.

    3. MEMBANTU KESEHATAN OTAK

    Cokelat mengandung vitamin-C dan antioksidan flavonoid dengan komponen utamanya yaitu polifenol seperti katekin, epicatechins, dan procyandins yang membantu kesehatan otak dan sistem saraf, serta mencegah kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Selain itu, cokelat juga membantu meningkatkan kadar serotonin di otak yang berfungsi meningkatkan efisiensi otak dan daya ingat.

    4. MENJAGA KESEHATAN JANTUNG

    Flavonoid yang terdapat dalam cokelat, seperti epicatechin dan asam gallic sangat efektif untuk menjaga kesehatan jantung. Kemudian, meskipun asam stearat menjadi asam lemak jenuh , akan tetapi tidak memberikan pengaruh pada tingkat kolesterol, bahkan dapat mengurangi kemungkinan terjadinya serangan jantung. Sifat antioksidan flavonoid juga melindungi jantung dari kerusakan yang ditimbulkan oleh radikal bebas.

    5. MENGATUR SUASANA HATI

    Cokelat juga mengandung kafein (meskipun tidak sebanyak kopi) yang merupakan alkaloid, theobromine dan phenylethylamine yang sangat efektif dalam mengatur suasana hati. Cokelat juga mengandung tryptophan yang  memiliki efek menenangka, khususnya pada kasus stress atau dalam keadaan tegang yang menjadikan emosi tidak terkontrol.

    6. MENGATUR TEKANAN DARAH

    Flavonoid dalam cokelat mengandung polifenol seperti katekin, epicatechins, dan procyandins yang berfungsi meningkatkan kadar nitrat oksida dalam darah, sehingga membantu menjaga tekanan darah.

    7. MELINDUNGI DARI GANGGUAN BERBAHAYA

    Kandungan polifenol, flavonoid dan vitamin-C yang ada pada cokelat merupakan antioksidan yang berfungsi meminimalkan efek radikal bebas dan menyembuhkan kerusakan yang disebabkan radiasi-radiasi benda berbahaya. Kandungan tersebut juga sangat efektif dalam mencegah gangguan yang berkaitan dengan gangguan penglihatan dan pendengaran, otak, degenerasi makula, dan gangguan saraf.

    8. MENYEMBUHKAN SAKIT BATUK DAN PILEK

    Adanya vitamin-C, alkaloid, dan flavonoid yang ada di dalam cokelat bermanfaat untuk menyembuhkan sakit batuk dan pilek. Asam lemak seperti asam stearat, asam palmitat, dan asam oleat di dalamnya juga bermanfaat untuk mengurangi sakit tenggorokan yang disebabkan oleh batuk terus menerus.

    9. MENCEGAH DIABETES

    Cokelat mengandung alkaloid seperti kafein yang memiliki rasa pahit. Kepahitan alkaloid tersebut berfungsi untuk menetralkan gula dalam darah. Selain itu juga merangsang sekresi empedu dan insulin yang akan membantu menurunkan kadar gula dalam darah.

    10. MENAMBAH ENERGI

    Asam lemak seperti asam stearat dan asam palmitat (baik jenuh) dan asam oleat (tak jenuh) membantu menambah berat badan dan memberikan energi.

    Efek Samping Mengkonsumsi Cokelat Secara Berlebihan

    Cokelat memiliki jumlah kalori dan gula yang tinggi. Oleh karenanya, jika seorang sedang dalam masa diet atau ingin menurunkan berat badan, disarankan untuk tidak mengkonsumsi cokelat secara berlebihan. Selain itu, tingkat gula yang terdapat pada cokelat dapat menjadi penyebab kerusakan gigi apabila dikonsumsi terus menerus.

    Ada penelitian yang menunjukkan bahwa cokelat dapat menyebabkan osteoporosis. Studi yang dipublikasikan dalam The American Journal of Clinical Nutrition, telah mengidentifikasi hubungan antara mengkonsumsi cokelat dan kepadatan tulang. Studi tersebut menyimpulkan bahwa “wanita yang lebih tua yang mengkonsumsi cokelat setiap hari memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah”

    Demikian ulasan tentang manfaat coklat untuk kesehatan tubuh manusia dan efek sampingnya. Semoga dapat memberikan banyak manfaat untuk anda.

     

     

     

    Sumber :

    • khasiatsehat.com
    • manfaat.co.id
    • disehat.com
    • khasiat-kulitmanggis.com
  • Berpikir Positif Untuk Hidup Mulia

    Sahabat, berpikiran positif merupakan sebuah kewajiban bukanlah sebuah pilihan. Mengapa? Karena dampak tidak melakukannya cukup besar sehingga dapat merugikan kehidupan dan keseharian kita. Rasanya, statement tersebut tidak perlu dicantumkan contoh pembuktiannya bukan?

    Berpikir positif dapat menjadi sebuah teknik pengelolaan stress. Tidaklah melulu seseorang dengan beban kerja dan tanggungjawab yang cukup mengharuskan dirinya melarikan rasa stressnya dengan melakukan suatu hal. Namun ternyata, cukup berpikir positif pun dapat menolong meredakan stress tersebut.

    Maka, dibalik semua realita yang sedang kita hadapi, permasalahan yang datang bertubi-tubi, serta kondisi ekonomi dan rumah tangga yang cukup membebani, bagaimana cara yang paling tepat agar kita dapat berpikir positif?

    Seorang bisnisman yang sedang banyak pikiran

    Pertama, Kenali Dirimu Sendiri

    Seringkali pikiran negatif telah tertanam dalam diri manusia, begitu dalam sampai terkadang kita tidak sadar sedang melakukannya. Anda dapat mulai menghentikan hal ini dengan cara mengenali sentimen negatif dan menggantinya dengan yang positif. Coba kenali lebih dalam diri Anda, pahami apa yang Anda inginkan, apa yang Anda mampu lakukan, dan apa yang Anda butuhkan sebenarnya. Lihatlah suatu hal dalam skala yang lebih besar. Sejatinya, tidak melulu hal yang terjadi untuk kita, dibebankan pada kita, merupakan hal yang buruk untuk kita. Setiap kejadian pasti memiliki makna dan manfaat meski kadar rasa sakit tidak selalu lebih sedikit daripada rasa bahagia.

    Orang yang memiliki pikiran positif akan selalu berusaha menjadi dirinya sendiri. Dia tidak ingin menjadi seperti orang lain. Hal itu dikarenakan dengan manfaat berpikiran positif, akan selalu bersyukur dengan apa yang ada di dalam dirinya dan menjadikan kelebihannya sebagai kekuatan. Tidak ada rasa ingin meniru kekuatan orang lain dan menjadi seperti orang lain. Sudah seberapa Kenal Anda dengan diri Sendiri?

    Kedua, Ubah Cara Berpikir

    Cobalah melihat suatu keadaan dengan cara yang berlawanan, seperti melihat gelas yang setengah terisi, bukan setengah kosong. Kedepankan hal yang baik untuk dilihat terlebih dahulu dan dipikirkan di awal dibandingkan memikirkan hal buruk diawal.

    Optimis akan membuat seseorang menjadi pribadi yang tidak akan mudah menyerah. Jika dia terjatuh dia akan bangkit kembali sampai dia berhasil mencapai apa yang di cita-citakannya. Kegagalan dianggapnya sebagai ujian yang bisa membuatnya lebih semangat dan tegar. Orang pesimis jika gagal akan berhenti mencoba karena kecemasan dan kekhawatiran timbul dari pikirannya sendiri. Optimis hanya dapat diraih apabila mampu memandang sesuatu dengan prinsip Peluang dan Solusi bukan sekedar Masalah dan Kekacauan. Lakukan !

    Ketiga, Berbagi Kebahagiaan

    Setiap Kebaikan yang ditularkan tidaklah menimbulkan kerugian bagi yang menularkan. Berbagi hal-hal positif dengan orang lain akan membuat Anda berlatih membentuk pikiran positif. Biasakan mensyukuri 5 hal sederhana yang terjadi dalam hidup Anda setiap hari, dimulai dari hal kecil yang Anda miliki. Tentukan tujuan yang ingin dicapai setiap hari, dan berikan pujian terhadap orang-orang di sekitar Anda. Pada akhirnya semua kebaikan akan kembali pada Anda.

    Percaya akan pikiran baik menghasilkan sesuatu yang baik, begitupun pikiran yang buruk akan menghasilkan sesuatu yang buruk. Setiap tenaga yang kita kerahkan, akan sesuai dengan apa yang otak kita perintahkan, karenanya seperti dalam ajaran agama islam :

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, Allah Ta’ala berfirman,

    أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِى بِى

    Aku sesuai dengan persangkaan hamba pada-Ku(Muttafaqun ‘alaih). Hadits ini mengajarkan bagaimana seorang muslim harus huznuzhon pada Allah dan memiliki sikap roja‘ (harap) pada-Nya.

    Sahabat, siapkah kita untuk memulai berpikir positif setiap hari? Bersyukur dan menebar manfaat tanpa henti? Senyum tanpa kenal balas? Berbagi tanpa mengharap kembali? Apabila siap, maka kita telah siap menjadi pribadi yang mulia. Insya Allah

    Wallahu’alam Bish Shawab…

     

    Rujukan dan Referensi

    • https://rumaysho.com/2298-sesuai-persangkaan-hamba-pada-allah.html
    • https://manfaat.co.id/16-manfaat-berpikir-positif-bagi-fisik-dan-mental
    • https://www.liputan6.com/lifestyle/read/2605497/5-langkah-sederhana-selalu-berpikir-positif-untuk-hidup-bahagia
  • Lelah Namun Sulit Tidur. Mengapa?

    Sahabat, pernah atau seringkah Anda mengalami sulit tidur meski tubuh terasa sangat lelah ? Tubuh lelah akibat aktivitas seharian menuntut kita untuk istirahat, namun saat malam tiba, mata seolah berkhianat dan Anda merasa sulit tidur.

    Direktur Pusat Nasional Penelitian Gangguan Tidur Carl E Hunt memaparkan penyebab yang memicu kondisi itu. Menurut Hunt, salah satunya adalah tingkat adrenalin yang tinggi sebelum tidur.

    Alasan lain bisa jadi akumulasi kurang tidur yang berlarut-larut. Tidak tidur cukup beberapa malam berturut-turut membuat utang tidur seseorang hanya akan semakin bertambah.

    Kurang istirahat membuat fungsi tubuh menurun, muncul respons stres, dan melepaskan adrenalin. Pengidap alergi tertentu juga berpotensi mengalami gangguan sukar tidur yang cukup parah. Hato-hati bagi mereka yang kehidupannya terbalik antara siang dan malam !

    Seorang dengan kecemasan berlebih tentu tubuhnya akan merasa aktif dan menjadi salah satu pemicu sulitnya tidur, baik dalam kondisi lelah bahkan fit sekalipun. Ketika seseorang mengalami kondisi ini, tingkat adrenalin terus-menerus berada di atas normal.

    “Pada dasarnya, ini seperti berada dalam mode siaga 24/7 tanpa alasan yang jelas. Tubuh tidak ingin tertidur ketika berpikir ia dalam bahaya dan perlu bergerak cukup cepat,” kata Hunt dikutip dari Republika.

    Sahabat, jika kondisinya sudah amat parah, maka diperlukan penanganan lebih lanjut. Sempatkan juga cek kesehatan seperti kadar gula dalam tubuh, karena dikhawatirkan adanya sulit tidur tersebut juga berhubungan dengan kondisi medis Tubuh Anda.

    Untuk penanganan mandiri, lakukan kebiasaan santai sebelum tidur seperti menenangkan pikiran, mendengarkan ayat suci Al-Quran atau mandi air hangat. Cobalah untuk tidak berolahraga tiga jam sebelum waktu tidur, hindari makan berat dan minum kafein serta tarik nafas panjang hingga tubuh merasa tenang.

     

    Rujukan : Republika

  • Stress dan Prediksi Bahaya. Apa Hubungannya?

    Sahabat, Stress atau Tekanan dalam bahasa Indonesia seringkali dialami oleh hampir semua orang. Parahnya, bagi sebagian orang kondisi ini bisa sangat membahayakan kesehatannya, baik fisik maupun mental. Bahkan stres dapat mengurangi kemampuan kita untuk merasakan sebuah bahaya atau ancaman baru.

    Mengutip sebuah artikel dari detik health tentang stress dapat mengurangi kemampuan seseorang dalam menghadapi ancaman Bahaya, mereka mengutip lansiran dari Indian Express, erdapat studi yang bertentangan dengan pandangan konvensional bahwa stres meningkatkan kemampuan untuk mendeteksi sumber ancaman. Peneliti menyebut bahwa tekanan dapat mengurangi kemampuan seseorang untuk memprediksi bahaya baru yang akan dihadapi.

    “Studi kami menunjukkan bahwa ketika kita berada dalam tekanan, kita kurang memperhatikan perubahan lingkungan, yang berpotensi membuat kita berisiko tinggi untuk mengabaikan sumber ancaman baru,” kata Candace Raio, seorang peneliti postdoctoral di New York University.

    Para peneliti melakukan serangkaian percobaan untuk menguji kemampuan belajar secara fleksibel untuk memperbarui tanggapan ancaman dalam kondisi stres. Disini, para peserta diminta melihat gambar di layar komputer. Muncul beberapa gambar yang digabungkan dengan sengatan listrik ringan dan berfungsi sebagai isyarat ancaman.

    Sehari kemudian, setengah dari peserta menjalani prosedur laboratorium yang dirancang untuk menginduksi stres. ‘Kelompok stres’ ini diminta menempatkan lengan mereka di bak mandi air es selama beberapa menit, yang meningkatkan dua hormon stres yaitu alfa-amilase dan kortisol.

    Pada hari kedua percobaan yang dipublikasikan di jurnal Prosiding National Academy of Sciences ini menunjukkan bahwa ‘kelompok stres’ cenderung tidak mengubah respons mereka terhadap ancaman daripada kelompok kontrol. Artinya peserta yang stres menunjukkan respons fisiologis yang kurang terhadap isyarat ancaman baru.

    Demikian betapa Stress dapat memengaruhi kehidupan kita saat ini. Adanya teknologi yang dibuat sebagai solusi dari permasalahan hidup terkadang malah menjembatani dan menjadi sumber adanya tekanan dari permasalahan hidup seseorang. Maka apa yang seharusnya dilakukan oleh kita sebagai makhluk sosial yang rentan terkena stress?

    Sahabat, cobalah untuk berbagi cerita kepada orang yang Anda percaya dan kasihi, hilangkan perasaan iri dengki dan perasaan menjadi manusia paling salah dan paling buruk di dunia. Perlu diingat, Allah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya maka janganlah bersedih, setiap manusia dilahirkan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Teruslah berpikir positif, berdoa, dan berusaha. Dekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa maka setiap beban masalah akan terasa ringan saat kita percaya kepada-Nya.

     

    Salam Semangat 🙂

    Wallahu’alam Bish Shawab…

     

    Rujukan : Detik Health