Tag: singkong

  • Singkong: Sumber Karbohidrat Sehat yang Kaya Manfaat untuk Tubuh

    Singkong: Sumber Karbohidrat Sehat yang Kaya Manfaat untuk Tubuh

    Singkong (Manihot esculenta) adalah salah satu sumber karbohidrat alami yang banyak dikonsumsi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Selain mengenyangkan, singkong juga memiliki berbagai manfaat kesehatan yang sering kali tidak disadari. Apa saja keunggulan singkong bagi tubuh? Simak penjelasannya berikut ini!

    Kandungan Gizi dalam Singkong

    Singkong mengandung berbagai nutrisi penting, antara lain:

    • Karbohidrat kompleks – Memberikan energi tahan lama
    • Serat – Membantu melancarkan pencernaan
    • Vitamin C – Meningkatkan daya tahan tubuh
    • Vitamin B6 – Mendukung fungsi otak dan metabolisme
    • Kalium – Menjaga keseimbangan cairan dan tekanan darah

    5 Manfaat Singkong untuk Kesehatan

    1. Sumber Energi yang Tahan Lama

    Singkong mengandung karbohidrat kompleks yang dicerna lebih lambat oleh tubuh, sehingga memberikan energi lebih stabil dan menghindarkan dari rasa lapar berlebihan.

    2. Baik untuk Pencernaan

    Tingginya kandungan serat dalam singkong membantu memperlancar sistem pencernaan, mencegah sembelit, dan menjaga kesehatan usus.

    3. Menjaga Kesehatan Jantung

    Singkong mengandung kalium yang berperan dalam mengatur tekanan darah dan menurunkan risiko penyakit jantung.

    4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

    Vitamin C dalam singkong membantu meningkatkan sistem imun dan melindungi tubuh dari serangan radikal bebas yang dapat menyebabkan berbagai penyakit.

    5. Bebas Gluten dan Cocok untuk Diet

    Bagi mereka yang memiliki intoleransi gluten, singkong bisa menjadi alternatif karbohidrat yang aman dikonsumsi. Selain itu, singkong juga membantu menjaga berat badan karena rendah lemak dan memberikan rasa kenyang lebih lama.

    Cara Sehat Mengonsumsi Singkong

    Agar mendapatkan manfaat maksimal, berikut beberapa cara mengolah singkong dengan sehat:

    • Dikukus atau direbus sebagai camilan sehat
    • Dibuat menjadi tepung singkong untuk alternatif gluten-free
    • Diolah menjadi nasi singkong untuk diet rendah gula
    • Dipanggang atau dijadikan keripik tanpa minyak berlebihan

    Kesimpulan

    Singkong bukan hanya makanan pokok yang mengenyangkan, tetapi juga kaya akan manfaat kesehatan. Dengan kandungan karbohidrat kompleks, serat, dan vitamin yang penting bagi tubuh, singkong bisa menjadi pilihan yang tepat untuk pola makan sehat.

    Jadi, jangan ragu untuk memasukkan singkong ke dalam menu harianmu!

  • Hati Hati Keracunan! Makanan Ini Tidak Boleh Dimakan Mentah

    Salad menjadi satu kuliner menyehatkan.

    Apalagi jika dikonsumsi di pagi hari, dijamin membuat tubuh menjadi lebih sehat.

    Sayangnya tak semua makanan bisa dimakan mentah-mentah, beberapa di antaranya harus diolah terlebih dahulu.

    Tujuannya untuk menghilangkan racun berbahaya yang berada di dalamnya.

    Inilah lima di antaranya yang harus Anda ketahui seperti yang disiarkan Medical Daily News, Selasa (22/1).

    Adonan kue

    Bulan lalu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di AS mengeluarkan peringatan penting menjelang musim liburan. Peringatan tersebut berisi larangan untuk mencicipi atau makan adonan kue mentah.

    photo

    Adonan kue yang masih mentah.

    Salah satu alasannya karena telur mentah yang biasa dicampurkan dalam adonan kue bisa mengandung bakteri salmonella. Tepung juga bisa mengandung jenis bakteri berbahaya seperti E coli. Kontaminasi ini kemungkinan disebabkan paparan kotoran hewan yang ada di dalam dan sekitar ladang gandum.

    Kentang

    Kentang mentah, terutama yang hijau atau bertunas, menghasilkan solanin. Alkaloid beracun dapat menyebabkan diare, mual, kram, dan sakit kepala. Dalam kasus yang jarang terjadi, bahkan menyebabkan efek yang mengancam jiwa, Anda sangat tidak dianjurkan untuk makan kentang yang masih hijau meskipun dimasak.

    “Selain solanin, kentang mentah mengandung pati yang tahan dicerna,” kata kepala petugas nutrisi di Terra’s Kitchen, Lisa Davis. Risikonya Anda bisa terkena masalah pencernaan yang serius.

    Singkong

    Singkong berbahaya jika dikonsumsi mentah atau setengah matang karena mengandung senyawa yang diubah menjadi hidrogen sianida dalam tubuh. Ini dapat menyebabkan gejala ekstrem, seperti pernapasan cepat, tekanan darah turun, pusing, muntah, diare, kebingungan, dan kejang-kejang.

    Ilustrasi singkong

    Standar Makanan Australia dan Selandia Baru menyarankan untuk mengupas dan mengiris singkong dan kemudian memasaknya. Caranya bisa dengan memanggang, menggoreng, dan merebus.

    Kacang merah

    “Makan kacang merah mentah dapat menyebabkan mual ekstrem, muntah parah, dan diare dari lektin yang terjadi secara alami, phytohaemagglutinin,” ujar ahli diet perusahaan di Medifast, Jennifer Christman.

    Untuk menghilangkan toksinnya, dia menjelaskan kacang perlu direndam selama lima jam. Selanjutnya, Anda harus mengalirkan air dan merebus kacang yang direndam dalam air segar selama setidaknya 30 menit. Perlu diingat, ini tidak berlaku untuk kacang merah kalengan yang hanya perlu dipanaskan.

     

     

    Sumber :

    • msn
    • republika
    • kompas