Tag: pola makan sehat

  • Langkah Mudah Mencegah Diabetes

    Diabetes atau Sering disebut kencing manis adalah penyakit penyebab utama dari kebutaan dan gagal ginjal pada orang dewasa. Sejumlah penelitian bahkan melaporkan orang yang punya diabetes beresiko tinggi terkena penyakit jantung dan berbagai penyakit kronis lainnya. Namun,penyakit ini sangat mudah untuk dihindari dengan strategi yang tepat.
    Mari ketahui berbagai cara mudah mencegah diabetes dalam ulasan dibawah ini.

    Cara mudah mencegah diabetes

    Penyakit diabetes, terutama diabetes tipe 2, sangat mudah untuk dicegah. Sekitar 9 dari 10 kasus penyakit diabetes dapat dihindari dengan mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat. Perubahan gaya hidup tidak hanya efektif mencegah diabetes, tapi juga membuat Anda terhindar dari berbagai penyakit kronis di kemudian hari.

    Nah sebelum terlambat, sontek cara jitu mencegah diabetes yang bisa Anda terapkan mulai hari ini.

    1. Raih berat badan sehat

    Hasil gambar untuk berat badan sehat
    Hati-hati jika Anda termasuk orang yang punya berat badan berlebih atau malah obesitas. Mengutip WebMD, obesitas merupakan faktor risiko nomor satu untuk diabetes tipe 2. Ini artinya, orang dengan berat badan berlebih berpotensi lebih besar untuk terkena diabetes.

    Faktanya, obesitas mengganggu kerja metabolisme yang pada akhirnya membuat sel-sel dalam tubuh tidak dapat merespon insulin dengan baik. Ini mengakibatkan tubuh Anda jadi kurang atau tidak sama sekali sensitif terhadap insulin, sehingga terjadilah resistensi insulin. Resistensi insulin adalah penyebab utama dari diabetes tipe 2.

    Berusaha menurunkan berat badan merupakan cara terbaik untuk terhindar dari penyakit diabetes. Hasil uji klinis yang dilakukan oleh National Institutes of Health (NIH) Amerika Serikat pun menyarankan hal yang serupa.

    Dalam laporannya, NIH mengatakan dengan menurunkan berat badan, risiko Anda terkena penyakit diabetes tipe 2 berkurang hingga 58 persen.

    2. Makan makanan bergizi

    Gambar terkait
    Mengubah pola makan merupakan cara lain untuk mencegah diabetes. Jika selama ini Anda cenderung terbiasa makan makanan berlemak, bergula tinggi, dan serba prosesan (siap saji atau kalengan), tukar dengan yang lebih sehat. Pastikan piring makan Anda selalu berisi variasi karbohidrat, protein, serat, lemak baik, serta vitamin dan mineral.

    Sayur dan buah merupakan sumber vitamin, mineral, serta serat yang baik untuk tubuh. Kemudian, Anda bisa dapatkan protein dari telur, tahu, tempe, daging tanpa lemak, serta ikan.

    Nah untuk asupan karbohidrat, sebetulnya tidak melulu harus dari nasi putih. Sekali-kali cobalah karbohidrat lain yang lebih sehat tapi tetap mengenyangkan. Misalnya nasi merah, jagung, atau ubi jalar.

    Selain itu, Anda juga perlu perhatikan porsi gula, garam, dan minyak yang ditambahkan ke masakan. Kemenkes mewanti-wanti kita untuk mengonsumsi maksimal 4 sdm gula, 1 sdt garam, dan 5 sdm minyak dalam satu hari.

    Ingat, apa yang Anda makan memengaruhi cara tubuh Anda bekerja. Jadi, mulai hari ini pastikan Anda lwbih bijak memilah-milih apa yang Anda konsumsi untuk mencegah diabetes.

    3. Perhatikan posrsi makan

    Hasil gambar untuk porsi makan
    Selain memerhatikan jenis makanannya, penting juga untuk menakar porsi makan sehari-hari. Apalagi jika Anda terbiasa makan nasi putih.

    Jika Anda merasa sulit beralih dari nasi putih ke alternatif karbohidrat yang lain, cobalah mulai memangkas porsi nasi Anda sedikit demi sedikit. Misalnya dengan menggunakan piring yang lebih kecil. Makan dengan piring kecil membuat Anda secara tidak sadar jadi harus mengurangi porsi makan lebih sedikit dari biasanya.

    Idealnya, lebih baik makan sedikit-sedikit tapi sering ketimbang harus makan dalam jumlah banyak sekaligus. Selain menyebabkan perut begah, kebanyakan makanan juga bisa menyebabkan kenaikan berat badan dan gula darah yang pada akhirnya memicu diabetes.

    Di samping itu, Anda tetap harus membiasakan makan 3-4 porsi sayur untuk satu kali makan dan 2-3 porsi buah dalam satu hari.

    4. Kurangi Gula

    Hasil gambar untuk makanan gula
    Makanan dan minuman manis memang menggoda. Namun, sudah sangat banyak penelitian medis yang membuktikan bahwa mengonsumsi gula dan karbohidrat olahan secara berlebihan dapat meningkatkan risiko diabetes

    Gula itu sendiri sebenarnya tidak langsung menyebabkan diabetes. Akan tetapi, kebanyakan makan manis dapat menyebabkan kenaikan berat badan karena gula membuat ketagihan. Itu kenapa Anda jadi tidak bisa berhenti makan ketika ngemil yang serba manis. Terlebih keinginan makan makanan manis biasanya timbul ketika Anda sedang stres.

    Seperti yang sudah dijelaskan di atas, berat badan berlebih dan obesitas merupakan faktor risiko utama penyebab diabetes. Oleh sebab itu, mengurangi atau bahkan menghindari makanan dan minuman manis adalah cara mencegah diabetes yang efektif.

    Mulailah pelan-pelan dengan melakukan aktivitas lain begitu Anda merasa ngidam makan manis untuk mengalihkan perhatian Anda. Misalnya dengan minum air putih.

    Bisa juga dengan menyimpan segala macam camilan bergula di tempat yang sulit diakses. Sebagai gantinya, letakkan buah-buahan segar di tempat yang mudah dijangkau, seperti di meja makan dan kulkas.

    5. Rutin olahraga

    Gambar terkait
    Aktivitas fisik, termasuk olahraga, yang dilakukan secara rutin dapat membantu mencegah diabetes. Di samping membantu membakar lemak, olahraga juga membantu membuat sel-sel tubuh lebih sensitif terhadap insulin.

    Sebisa mungkin sempatkan waktu untuk berolahraga ringan minimal 30 menit sehari untuk usaha mencegah diabetes dan menurunkan gula darah. Bahkan, Anda tidak harus sampai memaksakan diri pergi ke gym untuk olahraga.

    Ada banyak jenis aktivitas fisik yang terbukti mengurangi resistensi insulin pada orang dewasa yang kelebihan berat badan dan yang dinyatakan pradiabetes. Mulai dari lari, berenang, bersepeda, basket, bulu tangkis, angkat beban, atau sekadar jalan santai. Kuncinya satu, buatlah tubuh Anda bergerak setiap hari.

    6. Minum banyak air putih

    Gambar terkait
    Sudah dijelaskan di atas bahwa minuman manis (termasuk soda, minuman energi, dan jus buah kemasan) dapat meningkatkan risiko Anda kena diabetes. Nah daripada minum yang manis-manis, baiknya perbanyak minum air putih saja.

    Para ahli percaya bahwa selain mencegah dehidrasi, air putih merupakan minuman terbaik untuk mencegah diabetes.

    Air putih tidak mengandung gula sehingga tidak akan menaikkan kadar gula darah Anda. Sebaliknya, minum air putih justru membuat sel-sel tubuh merespon insulin dengan baik. Air putih juga jadi cara ampuh bagi Anda agar tidak mengonsumsi minuman manis terlalu banyak.

    Nah, supaya Anda terbiasa mengonsumsi air putih, mulailah dengan membawa botol minum sendiri ke mana pun Anda pergi. Selain itu, sediakan juga air minum di meja kerja atau di kamar tidur Anda.

    Sumber : hellosehat.com

  • Pola Makan Sehat Dengan Menu Makanan Yang Sederhana

    Menu makanan sehat mudah di dapatkan bahkan mudah dibuat sendiri di rumah. Anda tentu sering mendengar ada berbagai menu makanan sehat sehari-hari atau pedoman kesehatan yang menganjurkan penerapan makan sehat yang ditunjukkan dengan simbol berupa gambar piramida atau piring makan sehat.

    Nah, penjelasan dari gambar pola makan sehat tersebut tentu mudah cukup mudah kita pahami karena memberi panduan jenis makanan apa saja yang perlu ada pada waktu satu kali atau satu hari makan.

    Menu Makanan Sehat yang Praktis dan Hemat

    Berikut ini berbagai menu makanan sehat yang mudah dan praktis, yang bisa Anda coba:

    1. Sup sayur

    Sup bisa menjadi menu makanan sehat karena dibuat dari berbagai jenis sayuran dan daging ayam. Sayuran ini seperti wortel, kentang, buncis, jagung, daun bawang, sayur kubis. Bila Anda ingin menambah rasa, bahan tambahan lainnya seperti ayam, tahu, dan jamur.

    Cara membuat sup ini umumnya sama, namun terdapat bahan yang harus diperhatikan kesehatannya. Anda bisa menumis bawang menggunakan minyak zaitun, karena minyak ini mengandung banyak lemak tak jenuh tunggal dan kaya antioksidan yang dapat menyehatkan jantung.

    1. Sandwich

    Selain enak dan menyehatkan, sandwich sangat mudah dibuat. Anda hanya menyiapkan dua lembar roti tawar, potongan tomat, selada, mentimun, telur ceplok, mayonaise, dan keju. Pilihan lainnya bisa Anda gunakan ikan, saus, dan telur rebus. Bila ingin sedikit bertekstur, anda bisa memanggang roti terlebih dahulu. Kemudian susun semua bahan hingga menjadi sandwich.

    1. Gado-gado

    Cara membuat gado-gado cukup mudah, siapkan beberapa macam sayuran yang menyehatkan sepeti tauge, wortel, kubis, kangkung, mentimun, selada, tahu, tempe dan sayuran lainnya yang cocok dijadikan gado-gado. Potong dan rebus semua bahan ini. Sementara bumbunya, Anda bisa mendapatkan bumbu kacang instan yang banyak tersedia di minimarket hingga supermarket.

    1. Tumis kangkung

    Kangkung adalah jenis sayur-sayuran yang banyak digemari sebagai lauk. Hampir di semua pasar tradisional hingga supermarket menjual menu makanan sehat ini.

    1. Sayur bayam

    Seperti kangkung, bayam adalah salah satu sayuran yang bisa Anda buat menjadi teman nasi. Harganya yang murah dan banyak tersedia di pasar, bayam juga menyehatkan. menu Makanan sehat ini bisa Anda buat menjadi sayur bayam bening yang menyegarkan.

    1. Tumis tahu

    Menu makanan sehat sehari-hari selanjutnya sangat disukai hampir semua orang. Cara memasak tahu yang sehat dengan menumis beberapa bumbu alami, sama halnya seperti membuat tahu kecap hinggga masakan tahu dengan bumbu lainnya.

    Bila ingin praktis, Anda bisa mengukus merebus atau memanggang tahu kemudian menumisnya dengan bumbu. Bumbu alami yang bisa Anda gunakan seperti bawang putih, bawang merah, garam, gula, merica, kunyit, tomat, dan kecap.

    1. Salad buah dan sayur

    Campuran salad ini cukup mudah dibuat. Bahan-bahan yang Anda siapkan seperti tomat, alpukat yang mengandung banyak vitamin dan lemak tak jenuh. Tomat mengandung vitamin A, C, dan likopen, sementara alpukat mengandung vitamin E, sehingga campuran keduanya baik untuk kesehatan kulit Anda.

    Selain menu makanan sehat sehari-hari yang telah dijelaskan di atas, berikiut ini cara mekan sehat yang bisa Anda terapkan.

    Tips Menerapkan Pola Makan Sehat dan Bergizi Seimbang

    Pola makan sehat memiliki prinsip yang sama namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihannya yang bisa jadi berbeda di setiap orang, yaitu:

    1. Pemilihan makanan yang tepat dan bervariasi

    Menerapkan pola makan sehat sehari-hari tentu harus beriringan dengan pemilihan bahan makanan yang tepat dan bervariasi. Hal ini akan mendukung asupan gizi yang tetap seimbang dan beragam untuk mendukung kesehatan organ dan sistem tubuh.

    1. Porsi bahan makanan yang sesuai kebutuhan tubuh

    Sebelum mengetahui contoh menu pola makan sehat yang seimbang dan beragam. Perlu diketahui bahwa masing-masing orang memiliki kebutuhan energi yang berbeda.

    Hal ini bergantung dari beberapa hal seperti jenis kelamin, aktivitas fisik, tinggi dan berat badan serta usia. Maka dari itu porsi pola makan sehat tidaklah bisa disamakan antara satu orang dengan orang lainnya.

    Cara Menerapkan

    Umumnya, pola makan gizi seimbang digambarkan sebagai piramida. Namun, kini dapat digunakan panduan piring makan untuk memenuhi gizi seimbang. Berikut penjelasannya:

    • ½ dari piring makan, terdiri dari sayur dan buah-buahan dengan beragam jenis dan warna.
    • ¼ dari piring makan, diisi dengan protein. Anda dapat memilih ikan, ayam atau kacang-kacangan. Batasi konsumsi daging merah ataupun daging olahan, misalnya sosis.
    • ¼ dari piring makan dipenuhi dengan karbohidrat dari biji-bijian utuh, nasi coklat, gandum utuh, atau pasta. Kandungan gula dari roti atau beras putih tergolong tinggi. Oleh karena itu, hati-hati jika memiliki masalah dengan gula darah.

    Lengkapi dengan sedikit minyak sehat, seperti minyak zaitun, minyak kedelai, minyak jagung, dan minyak kanola. Hindari minyak yang mengandung lemak jenuh atau kolesterol tinggi.

    Konsumsi air putih yang cukup, namun batasi susu serta produk turunannya. Konsumsi susu sebaiknya hanya 1-2 gelas per hari, jus sekitar satu gelas per hari, dan hindari minuman dengan kandungan gula tinggi.

    Berlaku untuk Semua Orang

    Upayakan untuk mengonsumsi minimal tiga kelompok makanan. Kemudian, konsumsi kelompok makanan yang belum terpenuhi pada waktu makan berikutnya. Panduan piring makan untuk memenuhi gizi seimbang dapat diterapkan untuk semua orang, baik yang memiliki berat badan ideal, maupun yang mengalami kelebihan berat badan.

    Meski demikian, panduan ini mungkin tidak tepat digunakan untuk anak-anak yang berusia di bawah dua tahun, karena kebutuhan nutrisi mereka berbeda. Demikian juga untuk orang yang perlu menjalani pola makan khusus karena memiliki kondisi medis tertentu. Konsultasikan dulu dengan dokter atau ahli gizi sebelum menerapkan pola makan ini.

    Didukung Gaya Hidup Aktif

    Pola hidup sehat tak hanya terbatas pada asupan gizi seimbang. Setiap makanan dan minuman mengandung kalori, yang dipergunakan sebagai energi saat beraktivitas. Karena itu, penting untuk memiliki gaya hidup aktif dan berolahraga secara teratur, agar kalori dapat dibakar dan tidak hanya ditimbun

    Saat tubuh tidak aktif dan konsumsi kalori melebihi jumlah yang dibutuhkan tubuh, maka kalori akan disimpan sebagai lemak. Hal inilah yang kemudian dapat membuat berat badan semakin bertambah.

    Selain menghindari penambahan berat badan, olahraga dan aktivitas juga dapat menjaga kesehatan, sekaligus menekan risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke. Disarankan untuk bergerak dan berolahraga dengan intensitas sedang sekitar 30 menit per hari.

    Terapkan pola makan gizi seimbang dengan panduan piring makan, dilengkapi dengan gaya hidup aktif. Konsultasikan dengan dokter gizi jika Anda memiliki pola makan atau kondisi kesehatan khusus, sebelum menerapkannya.

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Alodokter.com

    Doktersehat.com

  • 4 Cara Mudah Membenarkan Pola Makan

    Memperbaiki pola makan merupakan langkah awal menjalankan pola hidup sehat. Dengan memperbaiki pola makan, berat badan akan berkurang dan risiko penyakit bisa dikurangi.

    Meski begitu, memperbaiki pola makan tidak semudah membalik telapak tangan. Bayangkan saja, Anda yang sudah bertahun-tahun hidup dengan pola makan makanan instan atau bersantan misalnya, tentu saja sulit untuk tiba-tiba makan makanan rebusan atau kukus.

    Kami mengutip dari detikHealth yang telah merangkum 4 langkah awal yang bisa dilakukan jika Anda ingin memperbaiki pola makan. Apa saja? Berikut di antaranya:

    1. Pesan makanan jauh sebelum waktu makan

    Merencanakan menu makan sehat akan jauh lebih mudah dilakukan saat perut terasa kenyang dibandingkan saat sudah mulai lapar. Saat telanjur lapar, maka pilihan menu makan akan cenderung tidak sehat dan mengandung banyak kalori.

    Karena itu, sangat disarankan Anda memesan menu makan siang tepat setelah sarapan, dan memesan menu makan malam setelah makan siang.

    2. Kurangi gula dan hindari gorengan

    Cara mudah untuk memperbaiki pola makan adalah dengan mengurangi asupan gula dan menghindari gorengan. Sebabnya, gula berlebih dan lemak dari gorengan berperan besar dalam meningkatkan risiko terserang penyakit kolesterol atau diabetes di masa depan.

    Untuk melakukannya, ganti menu minuman es teh manis dengan es teh tawar atau air putih. Hindari juga lauk yang digoreng. Ayam, ikan atau daging bisa dimasak dengan dibakar atau dikukus yang tetap bisa menghasilkan rasa yang lezat.

    3. Ganti camilan dengan buah

    Menambah porsi konsumsi buah dan sayur merupakan salah satu langkah menjalankan pola hidup sehat. Tidak usah ribet membeli buah naga atau kiwi yang mahal, manfaat buah juga bisa didapat melalui apel dan pisang.

    Makan buah juga disarankan sebagai camilan. Waktu yang dianjurkan adalah pukul 10 pagi dan 4 sore, di mana kondisi lambung mulai kosong dan rasa lapar menyerang.

    4. Sarapan sebelum jam 9

    Sarapan merupakan bagian dari pengaturan pola makan yang baik. Namun jika asal-asalan memilih menu, nafsu makan tentu menjadi tak terkontrol dan menurunkan konsentrasi.

    Makanan yang tepat untuk sarapan adalah yang tinggi sumber protein, minim proses, dipadukan dengan karbohidrat tinggi serat, serta mengandung lemak sehat. Contoh kombinasinya yaitu telur 1-2 butir, pisang atau apel 1 buah, dan susu full cream.

    Sahabat, mudah bukan? Jadi semua tinggal kapan kita mau memulai menerapkan pola makan sehat ini demi tubuh kita, dan keluarga kita.

     

    Sumber : detik.Health