Tag: pemanis

  • Pemanis Buatan Bisa Meningkatkan Berat Badan: Mengapa Rasa Lapar Jadi Pemicunya?

    Pemanis Buatan Bisa Meningkatkan Berat Badan: Mengapa Rasa Lapar Jadi Pemicunya?

    pemanis buatan

    Pemanis buatan selama ini sering dianggap sebagai solusi sehat untuk menggantikan gula. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa beberapa jenis pemanis buatan justru bisa meningkatkan berat badan dengan cara yang tidak kita duga sebelumnya—yaitu dengan meningkatkan rasa lapar. Artikel ini akan membahas bagaimana hal tersebut bisa terjadi dan apa dampaknya bagi kesehatan Anda.

    1. Apa Itu Pemanis Buatan?

    Pemanis buatan adalah zat yang memberikan rasa manis seperti gula, tetapi dengan sedikit atau tanpa kalori. Beberapa contoh umum termasuk aspartam, sakarin, sucralose, dan stevia. Pemanis ini banyak ditemukan dalam minuman ringan, makanan diet, serta produk bebas gula lainnya.

    2. Pemanis Buatan dan Penambahan Berat Badan

    Meskipun dirancang untuk membantu mengontrol berat badan, penelitian mengungkap bahwa konsumsi pemanis buatan tertentu justru dapat memicu peningkatan berat badan. Salah satu penyebab utamanya adalah peningkatan rasa lapar setelah mengonsumsinya.

    3. Bagaimana Pemanis Buatan Meningkatkan Rasa Lapar?

    Studi menunjukkan bahwa rasa manis dari pemanis buatan dapat mengganggu sinyal alami tubuh yang mengatur rasa kenyang. Saat otak merasakan manis tanpa adanya kalori, tubuh menjadi bingung dan merespons dengan meningkatkan rasa lapar. Akibatnya, seseorang bisa makan lebih banyak di kemudian waktu, yang pada akhirnya menyebabkan penambahan berat badan.

    Selain itu, pemanis buatan juga memengaruhi mikrobiota usus—koloni bakteri baik dalam saluran pencernaan—yang berperan dalam metabolisme dan pengendalian nafsu makan. Ketidakseimbangan mikrobiota usus akibat konsumsi pemanis buatan bisa memicu keinginan makan berlebih dan resistensi insulin.

    4. Studi Kasus dan Bukti Ilmiah

    Sebuah studi yang dipublikasikan dalam jurnal “Cell Metabolism” menemukan bahwa konsumsi sucralose dapat meningkatkan kadar ghrelin, yaitu hormon yang merangsang rasa lapar. Studi ini dilakukan pada manusia dan mencatat bahwa peserta merasa lebih lapar dan mengonsumsi lebih banyak makanan setelah mengonsumsi pemanis buatan dibandingkan saat mereka tidak mengonsumsinya.

    5. Apakah Semua Pemanis Buatan Sama?

    Tidak semua pemanis buatan memberikan efek yang sama. Beberapa orang mungkin merespons dengan cara berbeda tergantung pada kondisi metabolisme, kebiasaan makan, serta jenis pemanis yang dikonsumsi. Namun demikian, penting untuk mengonsumsinya dengan bijak dan tidak berlebihan.

    6. Tips Mengontrol Konsumsi Pemanis

    • Baca label makanan dan minuman secara cermat
    • Pilih pemanis alami dalam jumlah terbatas seperti madu atau gula kelapa
    • Batasi konsumsi minuman ringan dan makanan olahan
    • Fokus pada makanan utuh yang tidak melalui banyak proses

    Kesimpulan

    Meski pemanis buatan tampak sebagai alternatif yang lebih sehat daripada gula, ternyata penggunaannya bisa memberikan dampak yang bertolak belakang, termasuk peningkatan berat badan melalui rasa lapar yang meningkat. Dengan memahami mekanisme ini dan bersikap bijak dalam mengonsumsinya, kita bisa menjaga berat badan dan kesehatan dengan lebih baik.

  • 4 Hal Yang Membuat Jus Alpukat Menjadi Tidak Sehat

    Alpukat adalah buah yang biasanya disajikan dalam bentuk jus. Jus alpukat sangat familiar di daerah kita, mudah untuk di temukan. Selain rasanya enak jus alpukat memiliki manfaat untuk kesehatan.

    Namun banyak orang yang tidak tahu jus alpukat yang mereka buat akan menjadi tidak sehat lagi jika cara membuatnya salah.

    Berikut beberapa kesalahan yang sebaiknya tidak Anda lakukan saat membuat jus alpukat:

    1. Menambahkan pemanis

    Alpukat merupakan bahan makanan yang memiliki kalori tinggi, hal ini disebabkan tingginya kandungan lemak pada buah alpukat yang bisa merupakan sumber cadangan energi yang cukup besar.
    kandungan-susu-kental-manis-doktersehatMenambahkan krimer kental manis, gula cair, atau sirup pada jus alpukat, memang seakan sudah menjadi hal yang biasa, akan tetapi, hal ini justru akan menambah kalori yang masuk dalam tubuh menjadi lebih banyak.

    Perlu diketahui, satu sendok makan krimer kental manis memiliki kandungan gula yang bisa memenuhi hampir ¼ kebutuhan gula harian orang dewasa.

    2. Memberikan toping yang tinggi gula

    Selain tambahan pemanis, pilihan toping yang belakangan ini semakin banyak jenisnya, membuat jus alpukat rentan memiliki kandungan kalori yang berlebihan.

    cokelat-dokrtersehat
    Photo Credit: flickr.com

    Toping jeli, permen manis, cokelat manis, atau meses juga memiliki kandungan kalori yang tinggi dan sebaiknya dihindari untuk jus alpukat.

    3. Terlalu banyak mengonsumsi jus alpukat

    Meskipun termasuk buah yang sehat, terlalu banyak mengonsumsi buah alpukat bisa jadi menyebabkan gangguan pada pencernaan.

    Akan lebih baik jika Anda mengonsumsi ½ -2 porsi alpukat untuk dijadikan jus dalam satu hari dan diimbangi dengan konsumsi jenis buah lainnya agar asupan gizi dan vitamin dalam tubuh lebih beragam.

    4. Mengonsumsi jus alpukat bersuhu dingin

    Jus buah alpukat memang super nikmat jika dikonsumsi dalam suhu dingin, ya. Akan tetapi, hal ini bisa mempeberat kerja tubuh, apalagi buah alpukat memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi.

    Nah sahabat mulai sekarang tidak lagi melakukan hal seperti di atas ya sahabat. Terutama yang paling sering dilakukan adalah menambah pemanis berlebihan. Tentu saja itu tidak sehat. Semoga informasi ini dapat bermanfaat.

     

     

    Sumber referensi : doktersehat