Tag: pedas

  • Inilah Alasan Tidak Boleh Makan Pedas Ketika Perut Kosong

    Kenapa makanan pedas maupun asam tak boleh dimakan saat perut kosong?

    Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Disease, mengosumsi makanan pedas dan asam akan membuat gejala asam lambung Anda semakin parah. Beberapa penelitian bahkan menyebutkan bahwa makanan pedas terbukti dapat menyebabkan perut terasa panas dan sakit, meskipun tak dikonsumsi ketika perut kosong.

    Apa yang harus dilakukan ketika perut mulai sakit?

    Bila perut Anda terasa sakit, Anda juga dapat mengonsumsi beberapa obat, misalnya antasida, yang dapat membantu menormalkan kembali kadar asam lambung di dalam perut.

    Namun, apabila Anda juga merasakan gejala lain dan tak kunjung sembuh, maka sebaiknya periksakan diri ke dokter, agar Anda mengetahui kondisi kesehatan Anda secara pasti dan mendapatkan obat yang tepat.

    Apa yang harus dimakan ketika perut kosong?

    Selain harus menghindari makanan pedas dan asam, perut kosong Anda sebaiknya diisi dengan makanan-makanan yang mudah dicerna terlebih dahulu dengan porsi yang cukup kecil. Makanan yang mudah dicerna seperti:

    1. Buah-buahan, pisang adalah buah yang bisa diandalkan untuk hal ini.
    2. Minuman hangat
    3. Makanan yang mengandung lemak tinggi juga sebaiknya dihindari dikonsumsi saat perut kosong karena dapat mencetuskan gejala asam lambung seperti makanan pedas dan asam.

    Sementara itu, porsi juga perlu diperhatikan ketika mengisi perut kosong Anda. Porsi yang terlalu besar justru hanya akan membuat perut menjadi ‘kaget’ dan akhirnya menimbulkan beberapa gejala yaitu:

    1. Mual
    2. Muntah
    3. Perut kram
    4. Heartburn, sensasi panas pada ulu hati
    5. Perut terasa kembung

    Setelah merasa lebih baik, Anda sebaiknya mengonsumsi makanan besar untuk menggantikan tenaga yang telah hilang selama perut Anda kosong. Tentunya, untuk mencegah asam lambung kembali naik Anda harus mengonsumsi makanan tersebut dengan perlahan dan jangan langsung rebahan atau tidur setelah makan.

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

  • 5 Manfaat Menguntungkan Bagi Para Pecinta Sambal

    Makanan pedas memang selalu mengundang selera, makanan terasa kurang nikmat bila tanpa sambal. Sebagian orang terkadang memiliki ketakutan tersendiri jika mengkonsumsi makanan pedas.

    Namun Bagi para pecinta makanan pedas, hidup terasa kurang lengkap jika menyantap lauk-pauk tanpa kehadiran cabai atau sambal untuk teman makan sampai keringat mengalir deras di dahi.

    Perlu diketahui Ternyata sambal punya manfaat bagi kesehatan yang menguntungkan bagi pecinta sambal. Diantaranya:

    1. Menurunkan berat badan

    Penelitian mengungkapkan bahwa sensasi panas dari capsaicin mendorong stimulasi lemak cokelat yang bisa mendorong kinerja metabolisme tubuh melonjak hingga lima persen. Peningkatan kerja metabolisme tubuh akan menghasilkan pembakaran lemak yang lebih optimal, yaitu mencapai 16 persen. Artinya, mencocol ayam goreng dengan sambal merah favorit Anda sama saja dengan kegiatan membakar kalori. Studi lain juga menunjukkan bahwa capsaicin memiliki efek termogenik yang dapat membuat tubuh membakar ekstra kalori selama dua puluh menit setelah makan.

    Studi di atas juga mendukung studi-studi terdahulu yang mengaitkan konsumsi cabai merah dalam kaplet dosis tinggi dengan penurunan nafsu makan dan peningkatan aktivitas pembakaran kalori. Kedua studi ini berhasil menyimpulkan bahwa cabai — dalam dosis tinggi maupun takaran normal dalam resep masakan biasa — menawarkan manfaat yang sama. Selain itu, makan makanan pedas juga membantu menekan nafsu makan dan keinginan ngidam, serta menurunkan jumlah kalori yang Anda makan.

    Eits, jangan keburu senang dulu. Tentu saja meraih berat badan ideal tidak bisa hanya dicapai dengan menghabiskan berpiring-piring sambal uleg. Makan makanan pedas untuk program diet boleh saja, namun juga dibarengi oleh olahraga rutin dan gaya hidup sehat yaa!

    2. Kesehatan jantung yang lebih baik

    Studi menunjukkan bahwa budaya yang paling banyak makan makanan pedas memiliki peluang insiden yang lebih rendah terhadap serangan jantung dan stroke. Alasannya, capsaicin dalam cabai efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dalam tubuh.

    Vitamin A dan C yang terkandung dalam cabai memperkuat dinding otot jantung, dan sensasi hangat dari capsaicin dapat meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh dan menyebabkan — jika tidak mutlak — penurunan tekanan darah akibat pengaruh oksida nitrat dalam capsaicin terhadap pelebaran pembuluh darah.

    Capsaicin juga dapat membantu mencegah pembekuan darah. Kenyataannya, capsaicin sampai saat ini masih terus diteliti untuk kemampuannya mengatasi masalah sirkulasi darah, pengerasan arteri, dan ritme jantung abnormal (aritmia jantung).

    3. Umur panjang

    Mengutip Health berdasarkan penelitian besar dari Cina, pecinta makanan pedas dapat memiliki peluang umur panjang yang lebih tinggi — meskipun hanya sedikit — daripada mereka yang tidak suka makan makanan pedas sama sekali. Hasil penelitian tersebut menyimpulkan bahwa orang-orang yang makan makanan pedas hampir setiap hari memiliki 14% penurunan risiko kematian, dan mereka yang makan makanan pedas hanya dua kali seminggu menurunkan risiko kematian hingga 10 persen, dibanding orang-orang yang makan makanan pedas hanya satu kali seminggu.

    Di antara partisipan perempuan, mereka yang hobi makan makanan pedas dikaitkan dengan rendahnya kematian akibat kanker, juga penyakit jantung dan gangguan pernapasan.

    4. Mencegah kanker dan tumor

    Capsaicin telah dibuktikan dapat mengaktifkan reseptor sel dalam lapisan dalam usus untuk menciptakan reaksi yang bisa menurunkan risiko pertumbuhan tumor dengan mematikan reseptor yang over-reaktif.

    Dilansir dari Self, menurut American Association for Cancer Research, senyawa capsaicin (yang juga ditemukan dalam kunyit) memiliki kemampuan untuk mematikan beberapa jenis kanker dan sel leukemik. Peneliti juga menemukan bahwa capsaicin mampu membunuh 80 persen kanker prostat (pada tikus) tanpa membahayakan sel-sel normal di sekitarnya.

    Capsaicin juga telah dikaitkan keefektivitasannya terhadap pengobatan kanker payudara, pankreas, dan kandung kemih, meskipun Anda mungkin harus mengonsumsi capsaicin dalam jumlah yang tidak masuk akan agar bisa berhasil — misalnya, lima buah cabai habanero dalam seminggu.

    Cabai juga memiliki sifat anti-peradangan. Cabai dinilai sangat ampuh untuk melindungi Anda dari borok (ulkus) dalam perut. Luka dalam perut diakibatkan oleh bakteri H.pylori penyebab pertumbuhan bisul, dan capsaicin dapat membantu untuk membunuh koloni bakteri tersebut. Satu studi menemukan bahwa orang-orang yang rutin mengonsumsi Chinese food, yang mengandung lebih sedikit konsentrasi capsaicin, memiliki tiga kali peluang lebih besar untuk mengembangkan borok dalam perut dibanding kelompok partisipan yang mengonsumsi makanan pedas ala Melayu atau India yang memiliki konsentrat rempah dan capsaicin lebih tinggi.

    5. Meringankan sinusitis

    Pasti Anda pernah menyadari bagaimana hidung jadi tiba-tiba berair saat sedang kepedasan. Capsaicin yang terkandung dalam cabai mirip dengan senyawa yang ditemukan dalam banyak ramuan obat dekongestan, sehingga semakin pedas sambal Anda, semakin berair pula hidung Anda.

    Jika Anda sedang pilek, ada baiknya untuk menambahkan sejumput bubuk cabai kering ke dalam secangkir teh hangat. Minum perlahan sambil hirup uap hangatnya akan membantu merangsang membran mukus yang melapisi saluran hidung anda untuk bisa menguras lendir, sehingga Anda dapat bernapas lebih baik. Selain itu, capsaicin juga kaya akan vitamin A, yang membantu penguatan membran mukus. Membran mukus berfungsi sebagai pelindung untuk mencegah bakteri masuk ke dalam tubuh melalui hidung.

    Nah itulah manfaat yang menguntungkan bagi anda pecinta sambal. namun jangan terlalu sering makan sambal juga ya sahabat. Segala sesuatu yang berlebih akan menyebabkan yang tidak baik. Semoga bermanfaat!

     

     

    sumber:

    • hellosehat.com
    • kabarsidia.com
  • Sehatkah Makan Makanan Pedas?

    Beruntunglah bagi kalian yang pecinta pedas. Pedas yang dimaksud disini adalah pedas cabai yang mengandung Capsaicin yaitu senyawa komponen bioaktif yang memiliki banyak manfaat terhadap ketahanan tubuh terhadap infeksi. Dilansir dari Huffington Post, capsaicin saat digunakan sebagai pengobatan lokal dapat membantu meringankan rasa sakit. Mengonsumsi cabai juga dapat membantu meningkatkan performa sistem imun tubuh, sekaligus merangsang kerja ginjal, paru, dan jantung.

    makanan ekstra sambal

    Berdasarkan beberapa penelitian, cabai dan makanan pedas memiliki banyak khasiat, berikut di antaranya.

    1. Menurunkan berat badan

    Cabai mengandung capsaicin yang akan mempercepat metabolisme dan membantu tubuh membakar kalori lebih cepat. Hal ini terjadi karena capsaicin meningkatkan temperatur tubuh dan berperan dalam meningkatnya detak jantung. Lebih jauh, studi menunjukkan orang yang hobi makan pedas biasanya makan dalam porsi sedikit sehingga berat badan lebih terjaga.

    2. Menyehatkan jantung

    Cabai menyehatkan jantung dengan cara mencegah pembekuan darah. Penelitian juga menunjukkan kadar kolesterol jahat/LDL bisa mencegah oksidasi yang bisa menyebabkan penyumbatan pembuluh darah. Capsaicin juga efektif melawan inflamasi, yang telah diidentifikasi sebagai faktor risiko penyakit jantung.

    3. Melancarkan sirkulasi

    Makanan pedas akan melancarkan sirkulasi dan menurunkan tekanan darah. Cabai juga membantu menguatkan dinding pembuluh darah karena kandungan vitamin A dan C-nya.

    4. Antikanker

    Banyak penelitian menunjukkan konsumsi teratur makanan pedas akan mengurangi risiko kanker. Capsaicin memperlambat pertumbuhan sel kanker dan pada banyak kasus sel-sel kanker mati tanpa merusak sel sehat di sekitarnya.

    5. Meningkatkan fungsi cerna

    Manfaat cabai dalam saluran cerna adalah meningkatkan sirkulasi darah di perut dan meningkatkan lapisan mukus. Capsaicin juga membantu membunuh bakteri H.pylori penyebab sakit maag. Akan tetapi jika Anda mengalami heartburn (rasa panas) setelah makan pedas, cobalah tablet antiacid yang akan menetralisir asam di lambung.

    6. Flu

    Capsaicin membantu meningkatkan pengeluaran keringat dan menghilangkan gejala flu yang mengganggu. Makanan pedas juga akan membantu membuka jalan napas, mengurangi sinusitis, dan gejala flu lainnya.

    7. Tidur nyenyak

    Peneliti dari Australia menemukan orang yang rutin mengasup makanan pedas lebih mudah tidur. Mereka juga cenderung bangun lebih pagi dan lebih segar.

    8. Menjaga mood

    Cabai merah meningkatkan level endorfin dan serotonin yang menghilangkan nyeri dan memberi perasaan nyaman. Hormon ini bisa berlaku seperti pelawan stres dan depresi.

    9. Melancarkan pernapasan

    Makanan pedas bertindak seperti espektoran dan membantu penderita asma, bronkitis kronik, sinusitis, dan penyakit pernapasan lainnya bernapas lebih baik.

    10. Mengurangi risiko kematian dini

    Studi yang dilakukan Chinese Academy of Medical Sciences dan Harvard School of Public Health melihat kebiasaan makan 500.000 orang yang berusia 30-79 di China selama periode lima tahun. Mereka menemukan orang-orang yang mengonsumsi makanan pedas 6-7 kali seminggu bisa menurunkan risiko kematian dini.

    Perlu diperhatikan juga, mengonsumsi cabai tidak boleh berlebihan. Karena sesuatu yang berlebihan akan menjadi tidak baik. Makan pedas sewajarnya lebih baik dan akan menghasilkan manfaat seperti di atas.

    Demikian uraian tentang makan makanan pedas. Semoga bermanfaat ya sahabat!

     

     

    Rujukan dan referensi :

    https://lifestyle.kompas.com/read/2011/06/30/15411978/9.Manfaat.Sehat.Makanan.Pedas

    https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/manfaat-makanan-pedas-untuk-kesehatan

    https://www.idntimes.com/food/dining-guide/serelliny/5-manfaat-ajaib-dari-makanan-pedas-c1c2-1/full