Tag: minum kopi

  • Ingin Kopi Anda Tetap Sehat? Ikuti Cara ini

    Minum kopi di pagi hari dipercaya sejak lama memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan. Akan tetapi, jika terlalu berlebihan dan mencampurkannya dengan gula yang banyak tentu saja manfaatnya jadi berkurang. Supaya Anda bisa tetap menikmati kebaikan dari kopi, intip dahulu beberapa cara sehat minum kopi.

    Pilihan cara minum kopi yang sehat

    Menurut Adina Pearson, RD, seorang ahli diet dari Amerika Serikat, minum kopi memang menyehatkan dan mampu menekan nafsu makan Anda. Selain itu, kopi juga dipercaya sebagai sumber antioksidan yang sifatnya baik untuk tubuh. Akan tetapi, kopi bukanlah pengganti makanan, sehingga Anda tetap butuh makan meskipun sudah minum kopi.

    Ini dia beberapa cara sehat minum kopi.

    1. Lebih baik membuat kopi di rumah

    Alih-alih memesan es kopi susu di kafe terdekat, bukankah lebih baik Anda membuatnya sendiri sesuai dengan keinginan? Pada saat Anda memesan kopi di kafe, sekilas mungkin semuanya terlihat bersih. Akan tetapi, jika Anda perhatikan kembali, tidak ada yang tahu bahwa kain yang digunakan untuk membersihkan gelas mungkin saja digunakan sebagai pembersih tempat lainnya. Untuk menghindari hal tersebut, biasakan untuk membuat kopi di rumah pada pagi hari dan membawanya dengan tumbler kesayangan Anda. Walaupun mungkin rasanya tidak seenak yang dibuat oleh barista kesayangan Anda, setidaknya Anda telah menghemat uang dan mendukung kesehatan tubuh.

    2. Menaburkan bubuk kayu manis di atas kopi

    Tidak hanya membuat kopi sendiri, cara sehat minum kopi yang juga bisa dilakukan yaitu dengan menaburkan bubuk cinnamon atau kayu manis diatas kopi Anda. Selain memunculkan rasa yang lebih enak, bubuk kayu manis juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan Anda. Menurut penelitian dari jurnal Pharmacotherapy, kayu manis terbukti dapat menurunkan kadar gula darah pada penyandang diabetes tipe dua. Oleh karena itu, dengan menaburkan bubuk kayu manis pada kopi, Anda dapat mengurangi risiko melonjaknya kadar gula darah.

    3. Mengurangi penggunaan sirup dan gula tambahan

    Selain menaburkan bubuk kayu manis, sebaiknya kurangi juga penggunaan sirup dan gula tambahan. Hal ini tentu saja dilakukan sebagai cara sehat ketika minum kopi. Bagi para pecinta kopi hitam mungkin tidak masalah tidak menggunakan gula sama sekali pada kopinya. Akan tetapi, bagi orang yang tidak terbiasa dengan rasa pahit, gula atau susu kental manis mungkin menjadi sahabat setia saat minum kopi. Jika Anda tidak bisa melepaskan pemanis dan sirup tambahan pada kopi Anda, mungkin memilih pemanis lainnya sebagai pengganti gula dapat menjadi jalan keluar. Misalnya, Anda bisa mengganti dengan pemanis alami, seperti madu, gula kelapa, atau stevia. Walaupun tetap mengandung kalori, setidaknya pemanis alami tidak meningkatkan kadar gula darah secara drastis.

    4. Selalu menggunakan penyaring kertas

    Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa kopi mengandung cafestol, yaitu senyawa yang membuat kadar kolesterol dalam darah menjadi tinggi. Namun, Anda bisa mengurangi zat tersebut dengan menggunakan penyaring kopi berbahan kertas ketika membuat kopi. Menurut sebuah penelitian dari jurnal Food Research International, penggunaan penyaring kertas saat menyeduh kopi mengurangi senyawa cafestol di dalamnya. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena kafein dan zat antioksidan yang terkandung di dalam kopi tidak ikut tersaring. Dengan begitu, Anda tetap bisa menikmati kopi di pagi hari dengan segudang manfaatnya untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Cara sehat minum kopi yang satu ini tidak berat untuk dilakukan, bukan?

    5. Tidak minum kopi di atas jam 2 siang

    Ingin minum kopi pada siang hari karena rasa kantuk tak lagi tertahankan? Sebaiknya, jangan lakukan ini demi kesehatan Anda. Minum kopi pada siang hari, terutama di atas jam 2 siang hanya akan mengganggu jam tidur malam Anda. Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian dari Journal of Clinical Sleep Medicine.

    Pada penelitian tersebut diperlihatkan bahwa konsumsi 400 mg kafein 0,3, dan 6 jam sebelum tidur ternyata dapat mengganggu kualitas tidur Anda. Bahkan, minum kopi 6 jam sebelum waktu tidur dapat mengurangi durasi tidur Anda lebih dari satu jam.

    Untuk mengakalinya, Anda bisa mengganti kopi dengan kopi tanpa kafein atau teh yang mengandung kafein lebih sedikit dibandingkan kopi biasa. Atau, Anda bisa menyesuaikan batas maksimal minum kopi di siang atau sore hari dengan jam tidur Anda. Misal, jika Anda terbiasa tidur jam 10 malam, maka batas terakhir Anda minum kopi yaitu jam 5 sore.

    Nah mulai dari sekarang, yuk biasakan cara minum kopi yang sehat agar Anda tidak kehilangan khasiat dari kafein yang ada di dalam kopi.

    Sumber: hellosehat.com

  • Risiko Minum Kopi Bagi Ibu Hamil

    Bolehkah Ibu Hamil Minum Kopi? Pertanyaan ini kerap muncul dan di tanyakan oleh Ibu Hamil. Sebenarnya, Ibu Hamil tidak disarankan untuk mengonsumsi kopi, ataupun kalau memang tidak bisa di hindarkan, Ibu hamil hanya boleh mengonsumsi dalam jumlah sedikit dan tidak berlebihan. Mengonsumsi kopi ketika hamil dapat meningkatkan resiko timbulnya beberapa bahaya kehamilan. Apa saja bahaya kopi untuk Ibu hamil?

    Hasil gambar untuk bolehkah ibu hamil minum kopi

    1. Menyebabkan Susah Tidur (Insomnia) dan Tekanan Darah Tinggi

    Seperti sudah menjadi rahasia umum, minum kopi terlalu banyak akan membuat seseorang menjadi sulit tidur ketika malam hari (insomnia). Hal ini terjadi karena kandungan kafein yang terdapat dalam kopi memacu kinerja jantung semakin tinggi. Jantung yang berdetak kencang ditambah dengan nafas yang menjadi lebih sesak membuat seseorang menjadi terus terjaga meski malam telah larut selain juga berpotensi menimbulkan hipertensi dalam kehamilan. Kondisi insomnia sendiri bagi ibu hamil sangat tidak baik karena akan mempengaruhi fisiologis pertumbuhan janin. Ibu hamil harus mencukupi istirahatnya karena bagaimanapun, menjalani kehamilan apalagi ditambah dengan tetap bekerja disiang hari akan membuat kondisi badan drop.

    2. Menyebabkan Maag

    Kopi atau kafein berlebihan dapat menstimulansi produksi asam lambung sehingga dapat menimbulkan maag. Maag sendiri pada ibu hamil merupakan salah satu tanda bahaya kehamilan yang harus diwaspadai. Maag dapat menyebabkan asupan nutrisi dari ibu ke janinnya berkurang sehingga janin tidak tumbuh dengan sempurna. Bagi Anda yang tengah hamil, apalagi yang pernah memiliki riwayat maag, baik kronis maupun akut, sebaiknya berusahalah untuk menghindari minum kopi selama kehamilan Anda.

    3. Meningkatkan Risiko Leukimia pada Janin

    Penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Obstretucs dan Gynaecology Amerika menunjukan jika seorang ibu hamil yang mengkonsumsi segelas kopi setiap hari berpotensi melahirkan bayi dengan kelainan leukimia sebanyak 20%. Risiko potensi tersebut akan meningkat menjadi 60% jika jumlah konsumsi kopi si ibu hamil tadi naik menjadi 2 gelas perhari. Leukimia sendiri merupakan salah satu penyakit berbahaya yang sangat mematikan. Orang Indonesia biasa menyebutnya dengan kanker darah. Seorang yang mengidap penyakit ini biasanya tidak dapat bertahan terlalu lama.

    src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/kopi ibu hamil.jpg Minum kopi saat hamil, apa dampaknya pada janin? Ini jawaban dokter

    Fakta dan mitos ibu hamil minum kopi

    1. Minum kopi meyebabkan cacat lahir

    Pernyataan: Kafein menyebabkan cacat lahir pada manusia.

    Fakta: Banyak penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa kafein dapat menyebabkan cacat lahir, persalinan prematur, kelahiran prematur, mengurangi kesuburan, dan meningkatkan risiko kelahiran bayi berat badan rendah dan masalah reproduksi lainnya.

    Belum ada studi konklusif yang dilakukan pada manusia; Namun, masih lebih baik untuk mencari aman ketika pada studi yang tidak meyakinkan.

    2. Minum kopi menyebabkan kemandulan

    Pernyataan: Kafein menyebabkan infertilitas.

    Fakta: Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara tingkat konsumsi kafein yang tinggi dan menunda kehamilan.

    3. Minum kopi menyebabkan keguguran

    Pernyataan: Kafein menyebabkan keguguran.

    Fakta: Pada tahun 2008, dua studi tentang efek kafein yang terkait dengan keguguran menunjukkan hasil yang berbeda secara signifikan. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Obstetrics and Gynecology, ditemukan bahwa wanita yang mengonsumsi 200 mg atau lebih kafein setiap hari dua kali lebih mungkin mengalami keguguran dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi kafein apa pun.

    Dalam studi lain yang dirilis oleh Epidemiologi, tidak ada peningkatan risiko pada wanita yang minum jumlah minimal kopi setiap hari (antara 200-350 mg per hari.)

    Karena kesimpulan yang bertentangan dari berbagai penelitian, March of Dimesmenyatakan bahwa sampai studi yang lebih konklusif dilakukan, wanita hamil harus membatasi asupan kafein hingga kurang dari 200 mg per hari. Ini sama dengan sekitar satu cangkir kopi 12 ons.

    Demikianlah ulasan mengenai ibu hamil yang minum kopi, semoga menjadi pengetahuan baru dan bermanfaat.

     

     

    Sumber :

    • mamibuy.co.id
    • doktersehat.com