Tag: minum

  • Waktu Terbaik Mengkonsumsi Air Ber-pH Tinggi

    Air disebut ber-pH tinggi jika derajat keasamannya di atas 7.

    Air dengan derajat keasaman (pH) tinggi telah menjadi minuman yang cukup populer di tengah masyarakat. Jumlah konsumen air ber-pH tinggi bahkan meningkat hingga dua kali lipat dalam dua tahun terakhir. Akan tetapi, adakah waktu terbaik meminumnya?

    “Sebenarnya, bisa kapan saja,” ujar dokter sekaligus pengimpak dr Ahmad Aulia Ghufron MMR dalam peluncuran daring produk VIT 8+ dari VIT, Jumat (28/8).

    Akan tetapi, dr Ahmad menilai air ber-pH tinggi baik dikonsumsi di pagi hari sebelum melakukan aktivitas. Meminum air ber-pH di atas tujuh di pagi hari dapat membantu menambah kesegaran tubuh sebelum beraktivitas.

    Air ber-pH tinggi juga dinilai baik untuk dikonsumsi di malam hari sebelum tidur. Alasannya, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan saat tidur selama enam hingga delapan jam. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk minum air sebelum tidur, termasuk air ber-pH tinggi.

    “Mengonsumsi air minum dengan pH tinggi sebelum tidur dapat membantu menjaga tingkat hidrasi tubuh dengan efektif,” jelas dokter yang akrab disapa sebagai dr Alghufron ini.

    Secara umum, dr Ahmad mengingatkan pentingnya menjaga hidrasi tubuh dalam keseharian. Kebutuhan cairan yang tak terpenuhi dapat menyebabkan tubuh tidak dapat berfungsi secara optimal.

    “Hidrasi yang optimal diperlukan supaya tubuh berfungsi dengan baik, ngga nge-blank, ngga lemas bawaannya kalau di luar rumah,” ujar dr Ahmad.

    Setiap orang memiliki kebutuhan cairan yang berbeda-beda. Salah satu faktor yang menentukan perbedaan ini adalah intensitas aktivitas yang dilakukan. Atlet sepakbola contohnya, akan membutuhkan asupan cairan yang lebih banyak dibandingkan pekerja kantoran.

    “(Secara umum) kita butuh minum paling tidak 2 liter per hari, paling tidak delapan gelas per hari,” jelas dr Ahmad.

     

    source : republika.co.id

  • Tanda-Tanda Gigi Berlubang yang Perlu Diketahui

    Terdapat sejumlah tanda penyakit pada gigi berlubang. Tanda-tanda ini tak bisa didiamkan begitu saja. Meski tak ke dokter gigi, anda dapat mengetahui sekilas penyakit apa yang diderita jika melihat tanda-tandanya.

    “Penyakit gigi berlubang itu ya seperti ada lubang di gigi anda,” kata juru bicara Asosiasi Dokter Gigi Amerika, Tricia Quartey seperti dilansir dari Womens Health Mag, Selasa (3/9).

    Memang terdengar menakutkan. Tapi sebenarnya mudah ditangani dengan prosedur restorasi gigi. Jadi, bagaimanakah tanda-tanda penyakit gigi berlubang?

    Ketika gigi berlubang, gigi akan terasa sakit. Penyakit ini biasanya disebabkan kerusakan akibat asam. Asam bisa merusak enamel gigi seiring waktu. Kerusakan pun secara perlahan terjadi. Proses kerusakan gigi ini biasanya menyakitkan.

    Kemudian, gigi terasa sensitif. Jika anda punya gigi sensitif sejak lahir maka hal ini biasa saja. Tapi jika gigi anda baru-baru ini terasa sensitif terhadap makanan dingin, manis atau panas maka bisa saja disebabkan oleh gigi berlubang.

    Lantas, bagaimana pencegahannya? Selalu ada alasan mengapa sejak kecil orang tua selalu menyuruh anaknya sikat gigi minimal dua kali setiap hari. Sayangnya, banyak orang lupa sikat gigi di malam hari.

    “Air liur itu protektif. Air liur membantu menetralisir apa yang ada di mulut. Cara kerjanya mirip berkumur,” kata dokter Quartey.

    Proses ini, kata dia menurun selama tidur di malam hari. Alhasil, semua bakteri di mulut bisa saja menyerang gigi. Menurutnya, sikat gigi saja tidak cukup. “Sikat gigi cuma mengurangi 30 persen kotoran di gigi,” sebutnya.

    Ia menyebut ada sejumlah cara mengurangi penimbunan asam di gigi. Salah satunya menggunakan sedotan saat minum. Sehingga cairan minuman tak sampai menyentuh gigi. “Dan jika anda minum wine, soda, yang asam-asam, lanjutkan dengan minum air putih untuk menetralkan,” sebutnya.

    Sayangnya, tidak ada cara memulihkan gigi berlubang. Sekali struktur gigi hilang karena lubang maka struktur gigi tak bisa normal lagi. Solusinya hanya prosedur pemulihan gigi secara menyeluruh. Tidak ada kata terlambat, bahkan jika anda punya rekam jejak gigi berlubang, mulailah dengan membersihkan mulut secara

     

    Sumber : Republika.co.id
  • Bolehkah Makan Es Krim Saat Demam?

    Saat mengalami demam, badan jadi terasa gerah dan panas, sehingga kebanyakan orang cenderung ingin mengonsumsi sesuatu yang dingin-dingin, seperti es krim. Namun, dari dulu kita sudah sering mendengar nasihat dari orangtua yang mengatakan kalau sedang sakit, tidak boleh makan es krim.

    Hal ini karena es krim dituding dapat memperburuk kondisi demam. Tapi ternyata hal ini tidak benar, lho! Menurut medis, es krim justru baik untuk dikonsumsi saat demam. Yuk, simak penjelasan selengkapnya di sini.

    Makan dan Minum Es Tidak Memperparah Demam

    Pertama-tama, perlu dipahami terlebih dahulu bahwa makan dan minum es tidak menyebabkan atau memperparah kondisi demam. Hal ini karena pada dasarnya demam disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, bukan dari makanan atau minuman yang dikonsumsi.

    James Stackelberg, MD, konsultan di divisi penyakit menular dan profesor kedokteran di Medical School Rochester, Minnesota, membantah mitos kandungan susu di dalam es krim bisa memperbanyak dahak. Ia berpendapat bahwa minum susu termasuk produk olahannya tidak akan menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak dahak saat sakit.

    Demam sendiri sebenarnya adalah pertanda bahwa sistem imun tubuh sedang memerangi peradangan atau infeksi yang sedang terjadi di dalam tubuh. Adapun penyebab demam yang paling umum adalah infeksi bakteri yang menyebabkan radang tenggorokan dan infeksi virus ringan, seperti flu atau pilek yang bisa membaik dalam beberapa hari.

    Jadi, bila kamu sedang demam, sebenarnya boleh saja mengonsumsi makanan atau minuman yang dingin karena tidak akan menyebabkan atau memperparah infeksi dalam tubuh.

    Manfaat Makan Es Krim Saat Demam

    Makan es krim secukupnya saat demam ternyata bermanfaat buat kondisi tubuh kamu, lho. Ini tiga manfaat es krim saat demam:

    1. Mencegah Dehidrasi

    Suhu tubuh yang meningkat saat demam membuat kamu berkeringat lebih banyak dan jadi lebih sering buang air kecil. Akibatnya, kamu berisiko mengalami dehidrasi karena kehilangan banyak cairan. Padahal, mulut kamu mungkin terasa tidak enak bila hanya minum banyak air putih saja.

    1. Menambah Asupan Kalori

    Saat sedang sakit atau demam, kamu memerlukan asupan kalori yang cukup agar bisa melawan penyakit yang menjadi penyebab demam. Nah, es krim merupakan salah satu sumber kalori yang disukai semua orang, apalagi anak-anak. Karena itu, makan es krim bisa menjadi solusi bagi anak-anak atau orang dewasa yang tidak memiliki nafsu makan saat sakit.

    1. Membantu Mengurangi Nyeri di Tenggorokan

    Demam seringkali hadir disertai dengan radang tenggorokan. Di saat seperti ini, makanan dan minuman dingin seperti es krim bisa membantu meredakan rasa nyeri saat menelan.

    Meski bermanfaat, ada hal-hal yang perlu kamu perhatikan bila ingin makan es krim saat demam:

    1. Pilihlah es krim yang tidak mengandung gula tinggi.
    2. Pilih es krim yang rendah lemak.
    3. Meski bermanfaat, es krim bukanlah obat.
    4. Jangan makan es krim terlalu banyak.
    5. Makan es krim juga harus diiring dengan pola makan sehat dan bergizi seimbang.

    Meskipun makan es krim  saat demam bisa membantu Anda agar lebih nyaman, bukan berarti Anda bisa bergantung pada es krim saja untuk mengobati penyakit. Anda tidak disarankan untuk  makan es kerim terlalu banyak saat sakit. Ini karena tubuh Anda juga membutuhkan nutrisi lainnya seperti protein, vitamin, dan mineral untuk melawan infeksi.

    Perlu dipahami bahwa makan es krim tidak bisa mengobati penyakit. Cara yang efektif untuk mengobati penyakit adalah menyerang virus atau bakteri penyebab infeksi. Hal ini bisa dilakukan dengan cara minum obat yang diresepkan dokter, cukup beristirahat, serta mengonsumsi makanan yang bernutrisi lengkap.

     

     

    Sumber :

    Halodoc.com

    Hellosehat.com

  • Bolehkah Minum Susu Setelah Makan?

    Minum susu merupakan cara terbaik untuk mencukupi kebutuhan harian tubuh akan kalsium. Tapi, pernahkah Anda berpikir tentang kapan waktu terbaik minum susu? Apakah susu baiknya diminum sebelum atau sesudah makan?

    Manfaat kesehatan minum susu

    Susu mengandung berbagai nutrisi esensial bagi tubuh manusia seperti fosfor, iodin, kalsium, kalium, dan kalsium. Tidak hanya itu, susu juga kaya akan vitamin A, vitamin B2, vitamin B12 dan vitamin D. Nah, keseluruhan nutrisi esensial ini sangat diperlukan untuk menjaga berbagai fungsi organ tubuh. Berikut ini beberapa manfaat kesehatan dari minum susu:

    1. Menguatkan tulang sehingga mencegah pengeroposan tulang.
    2. Baik untuk kesehatan jantung. Susu sapi merupakan sumper kalium yang dapat membantu mengurangi tekanan darah. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui peningkatan asupan kalium dan penuruan asupan sodium dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.
    3. Mencegah kanker usus besar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan National Cancer Institute (NCI) diketahui terdapat hubungan yang postif antara asupan kalsium yang lebih tinggi terhadap penurunan risiko kanker usus besar. Namun, para peneliti mencatat jika hasil penelitian ini tidak selalu konsisten.
    4. Mencegah osteoarthritis. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Arthitis Care & Research menyatakan bahwa minum susu dengan rutin dapat mencegah pengapuran sendi.
    5. Menjaga massa otot. Susu kaya akan protein yang berkualitas tinggi dan mengandung semua asam amino esensial yang baik untuk pembentukan massa otot.

    Kapan waktu terbaik minum susu?

    Kebanyakan orang terbiasa minum susu di pagi hari ataupun sebelum tidur. Tapi, sebenarnya tidak ada waktu terbaik minum susu. Pasalnya, susu bisa Anda konsumsi kapan saja — pagi, siang, sore, atau malam malam hari, sesuai kebutuhan.

    Namun, khusus bagi anak-anak, hindari memberi susu mendekati waktu makan. Dilansir dari laman Detik Health, seorang pakar gizi medik dari Universitas Indonesia, Dr dr. Saptawati Bardosono, MSc, mengatakan pemberian susu sebelum makan akan membuat anak jadi cepat kekenyangan sehingga anak justru jadi tidak nafsu makan.

    Idealnya, entah bagi anak-anak ataupun dewasa, minumlah susu dua jam sebelum atau sesudah makan. Selain untuk menghindari efek kekenyangan, hal ini juga dilakukan agar kandungan kalsium dalam susu bisa terserap dengan sempurna.

    Nah, itulah waktu kapan sebaiknya kita minum susu.

    Semoga bermanfaat.

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

  • Bolehkah Minum Air Dingin Ketika Berbuka Puasa?

    Biasanya, para orang tua sering kali menyuruh anak-anaknya untuk mengurangi minum air dingin, terutama saat buka puasa. Padahal air dingin adalah salah satu jenis minuman yang sangat menyegarkan untuk berbuka. Nah, sebenarnya apa ya efek yang ditimbulkan ketika Anda minum air dingin untuk buka puasa?

    Efek minum air dingin untuk berbuka

    Minum air putih memang baik untuk kesehatan Anda, tetapi apakah hasilnya akan sama bila Anda lebih senang minum air dingin untuk membatalkan puasa?

    Ternyata, walaupun dapat melepas dahaga Anda, efek samping minum air dingin saat buka puasa akan menghantui Anda. Mulai dari gangguan pencernaan hingga sakit tenggorokan bisa terjadi pada Anda.

    1. Gangguan pencernaan

    Pada saat Anda meminum air dingin dalam keadaan perut kosong, lambung akan berkontraksi karena menerima cairan yang suhunya jauh berbeda dari suhu tubuh. Nah, hal tersebut bisa membuat perut Anda mulas seperti ingin ke kamar mandi.

    Oleh karena itu, lebih baik hindari air dingin agar buka puasa Anda lebih nyaman.

    1. Mudah terserang penyakit

    Salah satu efek dari minum air dingin ketika buka puasa adalah memproduksi lendir berlebih pada tubuh Anda. Kelebihan lendir ini ternyata mampu menurunkan fungsi sistem pertahanan tubuh Anda, sehingga mudah terserang penyakit.

    Berikut beberapa gangguan kesehatan karena sering minum air dingin

    1. Sakit tenggorokan

    Minum air dingin bisa menyebabkan sakit tenggorokan memang bukanlah kabar yang mengejutkan. Jika Anda sering melakukan kebiasaan ini,  lapisan pelindung saluran pernapasan Anda akan menumpuk, sehingga rentan terhadap infeksi tenggorokan.

    1. Tidak menyerap nutrisi untuk tubuh

    Pada saat Anda mengonsumsi air dingin, tubuh akan bekerja keras untuk menyeimbangkan suhunya. Nah, karena energinya terlalu banyak dipakai untuk keseimbangan suhu, tenaga yang seharusnya digunakan untuk menyerap nutrisi pun berkurang.

    1. Sakit kepala

    Sama seperti saat Anda memakan es krim, reaksi tubuh Anda saat menerima air dingin juga dapat dikatakan brain freeze. Kondisi ini dipengaruhi oleh jaringan saraf tulang belakang. Saraf yang cukup sensitif ini ternyata mengirimkan pesan kepada otak Anda, sehingga menyebabkan sakit kepala.

    Menurut pakar gizi Indonesia, Profesor Hardinsyah, berbuka dengan minuman dingin akan menyebabkan beberapa hal yaitu:

    1. Tubuh bekerja lebih keras akibat harus menyesuaikan suhu minuman dengan suhu tubuh

    Tubuh harus selalu menyesuaikan suhu makanan atau minuman dengan suhu tubuh terlebih dahulu sebelum agar bisa mencernanya.

    Makanan atau minuman yang tidak sesuai dengan suhu tubuh akan membuat tubuh kita bekerja lebih berat dalam mencernanya.

    Minuman dingin membuat tubuh harus bekerja lebih keras karena harus meningkatkan suhu minuman menjadi sama dengan suhu tubuh agar bisa dicerna dan masuk dalam pembuluh darah dengan lebih baik.

    Kondisi ini tentu sebaiknya dihindari, agar metabolisme tubuh pasca buka puasa tidak menjadi berat karena suatu hal yang sebenarnya bisa kita hindari, ‘kan?

    1. Tubuh tidak terhidrasi dengan baik

    Jika pada saat tubuh sedang tidak puasa, lazimnya mengonsumsi minuman dingin hal ini tidak terlalu bermasalah, namun pada saat berpuasa, minuman yang dingin harus disesuaikan suhunya terlebih dahulu baru dapat dicerna oleh tubuh, termasuk kandungan cairan dalam tubuh. Padahal cairan adalah zat gizi utama yang harus segera dipenuhi saat berbuka puasa.

    Hal ini menyebabkan proses hidrasi atau pemenuhan kebutuhan cairan dalam tubuh menjadi lebih lama, jika dibandingkan dengan minum minuman biasa, sehingga tubuh akan semakin lama mengalami dehidrasi.

    Sebaiknya minum air hangat untuk membatalkan puasa

    Usakahan untuk memilih air hangat sebagai pembatal puasa Anda. Air hangat dipercaya mempunyai segudang manfaat untuk tubuh Anda, terutama saat puasa, seperti:

    1. Membantu melancarkan pencernaan
    2. Membuang toksin dari tubuh
    3. Menghambat penuaan
    4. Meredakan hidung tersumbat

    Nah, bagaimana? Apakah masih ingin pilih yang segar-segar demi memenuhi hasrat sesaat atau mempertimbangkan air hangat karena efek yang ditimbulkan dari minum air dingin? Semua pilihan ada di tangan Anda.

    Semoga bermanfaat.

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Doktersehat.com

  • Manfaat Ibadah di Bulan Ramadhan dari Segi Kesehatan

    Dengan berpuasa Ramadhan secara benar, seseorang bisa kembali ke pola hidup sehat

    Dalam Islam, puasa Ramadhan adalah ibadah yang diwajibkan bagi mereka yang telah memenuhi syarat. Di satu sisi, salah satu Rukun Islam ini memiliki tujuan yang bersifat ruhaniah. Akan tetapi, di sisi lain, banyak juga manfaat berpuasa dari segi kesehatan. Bagaimanapun, tujuan puasa tetap yakni agar diri menjadi insan yang bertakwa–selaras dengan firman Allah SWT, surah al-Baqarah ayat 183.

    Puasa memberikan kesempatan kepada pengamalnya untuk mengurangi kebiasan-kebiasaan makan yang berlebihan atau gaya hidup yang tidak sehat. Ambil contoh, kegemaran memakan junk food yang banyak mengandung lemak. Atau, kebiasaan kurang gerak–ke mana-mana naik mobil, berjam-jam lamanya duduk di ruang ber-AC, naik turun gedung pakai lift, dan sebagainya.

    Dengan berpuasa secara benar, seseorang dapat kembali pada pola hidup sehat. Nilai manfaat puasa antara lain menjadi terapi bagi berbagai penyakit akibat gangguan metabolisme tubuh. Misalnya, diabetes melitus tahap dini, hypercholestrol (kelebihan lemak), kelebihan berat badan, dan hipertensi (darah tinggi).

    Tubuh Tetap Aktif

    Di bulan Ramadhan, selain berpuasa ada lagi ibadah yang marak dijumpai. Itulah shalat tarawih. Shalat yang dilakukan dalam jumlah rakaat banyak itu (11 atau 23) membuat tubuh bergerak setelah menerima asupan makanan kala berbuka puasa.

    Sejak pagi hingga siang hari, seseorang yang berpuasa membatasi asupan makanan, termasuk yang berlemak. Hal ini sudah bagus, tetapi lebih baik lagi dengan membuat tubuh tetap aktif. Gerakan-gerakan shalat tarawih bila dilakukan secara rutin akan membantu tubuh relaks, melatih ketahanan fisik, dan membakar kelebihan lemak dalam tubuh. Ya, gerakan-gerakan itu tak ubahnya berolahraga–kendati tentu saja nilai dan niat beribadah tetap diutamakan.

    Di luar itu, puasa Ramadhan tak berarti menghentikan aktivitas fisik. Olahraga tetap dianjurkan. Olahraga tak dilarang selama berpuasa, tetapi mesti mengetahui aturan-aturannya.

    Di antara jenis-jenis olahraga yang bisa dilakukan saat berpuasa adalah jalan kaki, bersepeda santai, tenis, joging, dan senam. Yang penting, berolah raga selama bulan puasa tak perlu berlebihan. Tak perlu sampai nafas terengah-engah.

     

    Sumber : Republika.co.id
  • Tubuh Bugar Di Bulan Ramadhan, Berikut Tips Olaharaga Saat Puasa

    Bulan Ramadan adalah bulan di mana umat Muslim diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga tenggelamnya matahari. Antara waktu tersebut, kurang lebih selama 13 jam, tubuh tidak mendapatkan suplai makanan dan minuman dari luar.

    Selain waktu makan, makanan yang dimakan saat bulan Ramadan biasanya berbeda dari biasanya karena terdapat tradisi makan makanan tertentu yang hanya ada di bulan Ramadan, seperti kolak, kurma, dan es blewah. Perubahan pola makan ini dapat mempengaruhi fungsi tubuh.

    Banyak orang yang tetap melakukan olahraga untuk menjaga kondisi tubuhnya tetap bugar di bulan Ramadan. Selain itu, juga ada atlit yang tetap melakukan latihan di bulan Ramadan untuk persiapan kompetisi. Olahraga memang membawa pengaruh positif pada tubuh, antara lain untuk menjaga tubuh tetap bugar dan sehat. Namun, bagaimana cara menjalankan olahraga yang baik di bulan Ramadan? Apa saja hal-hal yang harus diperhatikan?

    1. Waktu olahraga

    Pertama yang harus diperhatikan adalah waktu melakukan olahraga. Tidak disarankan untuk melakukan olahraga di saat waktu puasa.

    Seperti yang dilansir dari thenational dan islamicity, olahraga sebaiknya tidak dilakukan saat berpuasa karena saat puasa perut dalam keadaan kosong. Waktu terbaik untuk melakukan olahraga di bulan Ramadan adalah pada saat setelah berbuka, karena setelah berbuka tubuh mendapatkan energinya kembali dari makanan dan minuman.

    Namun, ada juga yang beranggapan bahwa waktu terbaik melakukan olahraga adalah pada saat menjelang berbuka puasa. Seperti yang dilansir dari Kompas.com, dr. Saptawati Bardosono mengatakan bahwa olahraga sebaiknya dilakukan 30-60 menit menjelang berbuka karena mendekati waktu makan.

    Hal ini sepertinya sah-sah saja tergantung dari kebugaran setiap individu. Ada orang yang mampu melakukan olahraga saat berpuasa dan ada juga yang tidak tergantung dari kebiasaan orang tersebut melakukan olahraga. Yang terpenting adalah setelah melakukan olahraga, Anda tidak merasa lemas, pusing, atau bahkan pingsan. Kenali tubuh Anda sendiri!

    1. Olahraga yang baik dilakukan saat puasa

    Selanjutnya yang harus Anda perhatikan adalah jenis olahraga. Lakukan jenis olahraga yang biasa Anda lakukan seperti biasanya. Namun, sebaiknya lakukan jenis olahraga intensitas ringan sampai sedang, seperti berjalan, jogging, dan bersepeda. Disarankan untuk tidak mencoba intensitas olahraga yang lebih tinggi dari yang biasa Anda lakukan karena ditakutkan tubuh tidak mampu melakukannya.

    1. Asupan makanan yang diperlukan

    Saat Ramadan, tubuh diberi waktu dua kali untuk makan, yaitu saat sahur dan berbuka puasa (waktu maghrib). Waktu makan di bulan Ramadan agak berubah dibandingkan dengan hari biasanya.

    Selain itu, porsi makan mungkin juga dapat berubah. Namun, usahakan untuk tetap memakan makanan dalam jumlah yang sama seperti hari biasanya, tidak berlebih dan juga tidak kekurangan, dan juga makan beragam makanan yang mengandung zat gizi karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral untuk memenuhi kebutuhan zat gizi yang diperlukan tubuh.

    Karbohidrat merupakan energi utama bagi tubuh. Karbohidrat dapat mengembalikan kadar glukosa darah yang menurun saat berpuasa. Makan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan serat (yang memiliki indeks glikemik rendah) diperlukan karena membantu melepaskan energi secara perlahan sehingga energi dalam tubuh tidak cepat habis.

    Memakan makanan yang mengandung indeks glikemik rendah pada saat berbuka puasa bertujuan untuk meningkatkan cadangan karbohidrat, sedangkan jika mengonsumsi makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi, maka kadar gula darah akan cepat meningkat tetapi akan cepat habis juga.

    Konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat tinggi saat berbuka puasa untuk memaksimalkan cadangan glikogen otot dan kemudian konsumsi makanan yang mengandung lemak tinggi saat sahur untuk memperlambat pencernaan sehingga perut tidak cepat kosong.

    Ini merupakan strategi untuk mengurangi perasaan cepat lapar selama berpuasa dan juga mempertahankan energi sampai olahraga dimulai.

    Selain karbohidrat, protein juga sangat diperlukan tubuh. Makanlah makanan yang mengandung protein tinggi, seperti ikan, daging, dan telur. Protein merupakan zat yang diperlukan untuk pertumbuhan dan juga sebagai zat pembangun. Protein membantu memulihkan dan memperbaiki sel-sel otot yang rusak ketika berolahraga.

    1. Banyak minum

    Dehidrasi dapat terjadi saat berolahraga apalagi dilakukan pada saat cuaca panas. Sehingga untuk mencegah hal ini terjadi, asupan cairan ke dalam tubuh harus diperhatikan. Asupan cairan yang disarankan adalah 1,5-2 liter per hari.

    Selain itu, Anda juga disarankan untuk membatasi melakukan aktivitas fisik di siang hari untuk mencegah dehidrasi. Melakukan olahraga yang mengeluarkan banyak keringat di siang hari saat puasa dapat menyebabkan dehidrasi karena cairan tubuh hilang melalui keringat.

    1. Perhatikan juga lama tidur

    Untuk menjaga tubuh tetap prima saat bulan Ramadan, waktu tidur harus cukup. Orang dewasa memerlukan waktu tidur sekitar 7-9 jam per hari. Waktu tidur yang kurang dapat mempengaruhi kinerja tubuh. Tidur siang mungkin kadang diperlukan untuk mempertahankan kondisi tubuh tetap sehat.

     

    Sumber : hellosehat.com
  • Ini Akibat Yang Terjadi Jika Kurang Minum Air !

    Setiap orang harus minum air putih dengan cukup, karena setiap saat pula tubuh kita membutuhkan air dan sebagian air itu dibuang seperti ketika berkeringat dan buang air kecil. Salah satu masalah kesehatan akibat kurang minum air putih adalah dehidrasi. Dehidrasi dapat menyebabkan komplikasi serius dan bahkan mungkin mematikan.

    Hasil gambar untuk kurang minum air putih

    Apa saja dampak akibat kurang air minum? Coba simak di bawah ini yuk!

    1. Dehidrasi

    Dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh tidak selalu ditandai dengan rasa haus atau dahaga. Namun, bisa juga ditandai dengan mulut kering, mudah lelah, urin berwarna kuning gelap hingga mata yang cekung. Dalam jangka panjang, dehidrasi akan mengakibatkan tekanan darah rendah, kulit kehilangan elastisitas, hingga sakit kepala atau migrain.

    Jika tubuh tidak terhidrasi dengan baik, alirah darah dan oksigen ke otak menjadi tidak lancar. Bahkan, dehidrasi dalam tahap berat akan menyababkan syok, koma dan juga kematian.

    2. Menganggu kekuatan otot, sendi dan temperatur tubuh

    Apabila tubuh kekurangan cairan meski hanya sebanyak 5% dari kebutuhan hariannya, maka akan menyebabkan kekuatan otot terganggu. Sebab, air juga berfungsi untuk melumaskan sendi agar gerakan tubuh tetap lancar dan mencegah kekauan. Selain mengalirkan oksigen ke otak, air pun berfungsi mengalirkan oksigen ke otot, terutama ketika otot digunakan untuk berolahraga.

    3. Menganggu sistem kekebalan tubuh

    Air berfungsi melembabkan kotoran di dalam tubuh termasuk pada urine manusia. Kekurangan urin menyebabkan terbangunnya limbah pada tubuh, dan membuat sistem kekebalan tubuh menjadi terganggu. Akibatnya tubuh menjadi mudah terserang penyakit.

    4. Sembelit atau konstipasi

    Air dapat membantu usus besar untuk mencerna makanan dan membantuk tinja. Tapi, jika usus besar tidak berkontraksi dengan baik, maka usus akan menyerap terlalu banyak air sehingga menyebabkan sembelit. Menurut Ohio State University Wexner Medical Center, tidak cukup minum air putih adalah salah satu penyebab sembelit yang paling umum. Sembelit atau konstipasi juga dapat menyebabkan wasir dan pendarahan rektum.

    Jangan sampai masalah kesehatan akibat kurang minum air putih terjadi pada Anda, untuk itu selalu penuhi kebutuhan cairan harian Anda ya.

     

     

    Sumber :

    • honestdocs.id
    • cnnindonesia.com
  • Penuhi Kebutuhan Minum Air Setiap Hari dan Dapatkan Manfaat 5 Ini

    Sekitar 60 persen tubuh manusia terdiri dari cairan. Tak heran jika hidrasi merupakan hal yang sangat berpengaruh terhadap fungsi tubuh. Namun, jika kebutuhan cairan dipenuhi dengan air minum yang kurang tepat, hal itu justru akan mengganggu fungsi kesehatan tubuh.

    Dilansir dari The Epoch Times, minuman manis terbukti memiliki banyak dampak negatif bagi kesehatan. Selain diabetes, minuman manis juga berpotensi memicu serangan jantung dan strok. Untuk perempuan di atas 50 tahun, minuman manis pun juga meningkatkan resiko kematian.

    Melihat fakta itu, seorang penulis buku produktivitas, Chris Bailey pun menyarankan agar masyarakat dapat lebih mengutamakan konsumsi air putih. Ia pun mempraktikkan budaya minum air putih sebulan penuh dan menuliskan hal itu dalam sebuah artikel berjudul “The top 10 things I learned drinking only water for a month“.

    Hasil gambar untuk minum air putih

    Artikel itu menegaskan bahwa air putih bukan hanya bebas kalori, tapi juga memiliki banyak manfaat yang telah terbukti secara ilmiah. Beberapa manfaat itu di antaranya adalah:

    1. Meningkatkan metabolisme

    Setiap asupan 1,7 liter air putih akan meningkatkan metabolisme tubuh sekitar 30 persen. Jika metabolisme meningkat, maka hal ini otomatis juga akan meningkatkan pembakaran kalori.

    2. Meningkatkan fungsi otak

    Sebanyak 73 persen komponen dalam otak terdiri dari air. Artinya, otak manusia membutuhkan air untuk menghasilkan hormon dan neurotransmiter. Dengan memperbanyak konsumsi air putih, otak pun lebih fokus dan sigap.

    3. Melangsingkan tubuh

    Air putih sama sekali tak mengandung kalori. Hal ini tentu akan menekan jumlah kalori yang harus dibakar setiap kali berolahraga.

    4. Melembapkan kulit

    Kulit manusia sebagian besar juga terdiri dari air. Oleh karena itu, konsumsi air otomatis membuat kulit lebih lembut dan lembap.

    5. Mendongkrak performa fisik

    Dehidrasi akan menyebabkan kelelahan, penurunan motivasi, dan kontrol temperatur tubuh yang kurang optimal. Untuk menghindari hal itu, tubuh memerlukan hidrasi dari air putih.

    Itulah keajaiban manfaat air putih yang bisa Anda rasakan jika minum tercukupi. Yuk mulai sekarang jaga asupan cairan dalam tubuh, ya sahabat sehat.

  • Sudah Dewasa Perlu atau Tidak Minum Susu?

    Memasuki usia remaja dan dewasa, banyak orang yang memutuskan untuk berhenti mengonsumsi susu. Sebab, banyak orang menganggak kebiasaan minum susu identik dengan anak kecil dan bayi. Padahal, orang dewasa juga butuh asupan susu, lho

    Konsumsi susu masih banyak diperdebatkan. Sebagian menyebut bahwa susu merupakan minuman yang wajib dikonsumsi, lainnya mengatakan nutrisi susu bisa digantikan makanan lain.

    Hasil gambar untuk sudah dewasa perlukah minum susu setiap hari

    Manfaat susu untuk orang dewasa

    Faktanya, mengonsumsi susu memiliki banyak sekali manfaat untuk tubuh, baik anak-anak maupun orang dewasa. Manfaat susu yang bisa dirasakan orang dewasa antara lain:

    • Menjaga kesehatan tulang. Manfaat yang satu ini tidak perlu dipertanyakan lagi. Susu merupakan sumber kalsium dan vitamin D yang baik untuk kesehatan tulang. Setiap orang dewasa memerlukan kurang lebih 1000 mg kalsium per harinya. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah minum susu dan mengonsumsi produk olahan susu lainnya, seperti keju dan yoghurt.
    • Menyehatkan otak. Sebuah penelitian di Universitas Kansas, Amerika Serikat, menunjukkan bahwa mereka yang rutin mengonsumsi susu memiliki kadar glutation yang lebih tinggi dalam tubuhnya dibandingkan yang tidak minum susu. Glutation merupakan antioksidan yang baik untuk otak. Adanya antioksidan tersebut dapat menghindari sel otak dari kerusakan akibat radikal bebas yang didapat dari makanan atau polusi.
    • Mencegah tekanan darah tinggi. Susu mengandung potasium (kalium) yang tinggi dan baik untuk menjaga kesehatan pembuluh darah. Hal tersebut akan mencegah terjadinya peningkatan tekanan darah saat usia bertambah dan secara umum dapat menjaga kesehatan jantung.
    • Membangun otot. Bagi mereka yang ingin memiliki postur tubuh yang baik dengan otot yang kuat, susu dapat menjadi asupan pilihan untuk mendampingi olahraga rutin. Susu mengandung protein yang baik untuk pembentukan otot.
    • Mencegah depresi. Mungkin belum banyak yang mengetahui bahwa susu mengandung vitamin D yang dapat memicu terbentuknya serotonin dalam tubuh. Serotonin merupakan senyawa yang berperan dalam pengaturan ritme tidur, mood, bahkan nafsu makan. Kadar serotonin yang cukup tinggi dalam tubuh akan mencegah seseorang mengalami depresi.

    para pakar menyarankan agar orang dewasa pun tetap mengonsumsi susu. Bukan hanya untuk anak-anak atau ibu hamil, susu juga baik untuk dikonsumsi setiap orang. Beberapa literatur merekomendasikan agar setiap orang minum susu sampai setidaknya usia 35 tahun. Alasannya adalah karena usia tersebut merupakan puncak pertumbuhan tulang.

    Meski demikian, bukan berarti setelah usia 35 tahun Anda tidak boleh mengonsumsi susu. Anda tetap bisa minum susu, bahkan hingga usia lanjut sekalipun. Satu hal yang perlu diperhatikan adalah pemilihan susu yang tepat.

    Sebagai contoh, bagi para wanita minum susu adalah hal yang wajib untuk mencegah terjadinya osteoporosis (kerapuhan tulang akibat kekurangan kalsium) di usia tua. Karena itu, sebaiknya para wanita terus mengonsumsi susu, terutama susu tinggi kalsium.

    Sementara itu, bagi mereka yang mengalami penyakit tertentu seperti diabetes mellitus (penyakit gula), kolesterol tinggi, atau adanya riwayat penyakit jantung, hindari susu yang tinggi kandungan lemak dan gulanya.

    Lemak dalam susu dapat memperburuk kondisi penyumbatan pembuluh darah bila Anda sudah memiliki riwayat sakit jantung sebelumnya. Sementara itu, gula yang terlalu tinggi juga dapat meningkatkan berbagai risiko komplikasi pada penderita diabetes. Oleh karenanya, pilihlah susu rendah lemak dan rendah gula, tetapi tinggi akan kalsium dan vitamin D.

     

     

    Sumber :

    • liputan6
    • kompasiana