Tag: migrain

  • Tidur Berkualitas: Kunci Mencegah Serangan Migrain

    Tidur Berkualitas: Kunci Mencegah Serangan Migrain

    migrain

    Migrain adalah gangguan neurologis yang menyebabkan sakit kepala berdenyut hebat, biasanya disertai dengan mual, muntah, dan sensitivitas terhadap cahaya atau suara. Salah satu faktor pemicu yang paling sering diabaikan adalah kualitas tidur. Dalam artikel ini, kita akan membahas bagaimana memperbaiki pola tidur dapat membantu mencegah serangan migrain dan meningkatkan kualitas hidup.

    1. Hubungan Antara Tidur dan Migrain

    Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur atau tidur yang tidak teratur dapat memicu terjadinya migrain. Selama tidur, otak melakukan proses pemulihan yang penting untuk menjaga keseimbangan sistem saraf. Ketika siklus tidur terganggu, sensitivitas terhadap rasa sakit meningkat, dan ini bisa menyebabkan migrain muncul lebih sering dan lebih parah.

    2. Dampak Tidur yang Buruk pada Penderita Migrain

    Kurang tidur atau tidur yang tidak nyenyak dapat memicu perubahan pada hormon stres, seperti kortisol, yang berdampak langsung pada sistem saraf pusat. Akibatnya, otak menjadi lebih rentan terhadap pemicu migrain, seperti:

    • Stres berlebihan
    • Perubahan suasana hati
    • Fluktuasi hormon
    • Kelelahan fisik dan mental

    3. Cara Memperbaiki Pola Tidur untuk Mencegah Migrain

    a) Menjaga Konsistensi Waktu Tidur

    Tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari, termasuk akhir pekan, membantu mengatur ritme sirkadian tubuh. Ritme ini memengaruhi kualitas tidur dan kestabilan hormon tubuh.

    b) Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman

    Pastikan kamar tidur gelap, sejuk, dan bebas dari kebisingan. Hindari penggunaan gawai elektronik seperti ponsel atau laptop setidaknya 30 menit sebelum tidur.

    c) Batasi Konsumsi Kafein dan Gula di Malam Hari

    Kafein dan gula dapat mengganggu siklus tidur. Jika dikonsumsi menjelang malam, zat-zat ini dapat membuat Anda sulit tidur dan memperburuk kualitas tidur secara keseluruhan.

    d) Hindari Tidur Siang Berlebihan

    Tidur siang terlalu lama bisa mengganggu pola tidur malam. Jika perlu tidur siang, usahakan tidak lebih dari 20–30 menit.

    e) Lakukan Relaksasi Sebelum Tidur

    Aktivitas ringan seperti meditasi, membaca buku, atau mandi air hangat dapat membantu menenangkan pikiran dan tubuh sebelum tidur.

    4. Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

    Jika migrain sering kambuh meski sudah memperbaiki pola tidur, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Ada kemungkinan penyebab migrain terkait dengan gangguan tidur seperti insomnia atau sleep apnea yang memerlukan penanganan medis lebih lanjut.

    Kesimpulan

    Tidur bukan hanya waktu untuk istirahat, tetapi juga bagian penting dari pencegahan migrain. Dengan menjaga pola tidur yang sehat dan konsisten, Anda dapat mengurangi frekuensi dan intensitas serangan migrain secara signifikan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis jika migrain tetap menjadi masalah meski kualitas tidur sudah ditingkatkan.

  • Migrain dan Cara Mengatasinya

    Apa itu sakit kepala sebelah (migrain)?

    Migrain adalah sakit kepala intens yang parah dan sering kali membuat penderitanya tidak berdaya. Rasa sakitnya berdenyut intens atau berupa rasa sakit ekstrem seperti dihantam oleh benda keras. Kondisi ini biasanya memengaruhi satu sisi kepala saja.

    Migrain dapat berlangsung selama beberapa jam sampai beberapa hari. Penyakit ini dapat memengaruhi produktivitas kerja dan kegiatan sehari-hari jika tidak diobati tepat waktu dan segera.

    Seberapa umumkah sakit kepala sebelah (migrain)?

    Migrain adalah kondisi yang dapat dialami oleh semua kalangan usia dan jenis kelamin. Namun, kondisi ini lebih sering dialami wanita lebih sering daripada pria. Anda dapat mengurangi kemungkinan terkena kondisi ini apabila menghindari faktor risikonya. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

    Tanda-tanda & gejala

    Pada migrain biasa, beberapa jam atau beberapa hari sebelum sakit kepala, penderita biasanya memiliki gejala (prodromal) yang jadi sinyal bahwa sakit kepala akan segera muncul. Gejala prodromal ini termasuk:

    1. Perubahan mood
    2. Sensitif terhadap cahaya dan suara
    3. Hiperaktif
    4. Merasa lesu
    5. Perubahan nafsu makan
    6. Mual dan muntah

    Beberapa orang mungkin tidak memunculkan gejala aura, dan nyeri biasanya terjadi di kedua sisi kepala. Beberapa penderita juga mungkin mengalami masalah penglihatan atau perut tanpa sakit kepala.

    Mungkin ada ciri dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki keluhan yang sama, konsultasikan kepada dokter Anda.

    Berbagai obat migrain alami yang bisa Anda coba di rumah

    Secara umum, berikut beberapa pilihan obat migrain alami yang bisa Anda coba di rumah:

    1. Akupresur

    Akupresur adalah praktek pengobatan alternatif dengan menekan titik-titik tubuh tertentu dengan jari untuk menghilangkan rasa sakit.

    1. Mengoleskan minyak daun mint di dahi dan pelipis

    Mentol dalam minyak daun mint dapat meredakan gejala migrain yang kambuh. Menurut sebuah studi tahun 2010 dari Shiraz University of Medical Sciences di Iran, mengoleskan minyak daun mint yang dioles ke dahi dan pelipis lebih efektif untuk meredakan nyeri dan mual akibat migrain daripada menggunakan obat migrain plasebo (obat kosong tanpa kandungan zat apa pun).

    1. Menghirup aroma lavender

    Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal European Neurology pada tahun 2012 silam, diketahui bawah menghirup aroma minyak esensial lavender bisa meredakan sakit kepala migrain terutama yang dipicu oleh stres. Minum jahe hangat

    Menurut penelitian dari Zanjan University Of Medical Sciences, minum teh seduhan jahe bubuk dan mengonsumsi obat migrain sumatriptan setelahnya bisa cepat meredakan gejala migrain.

    1. Rutin lakukan yoga

    Yoga adalah obat migrain alami yang jarang diketahui orang banyak. Gerakan-gerakan yoga yang melibatkan pengaturan napas, meditasi, dan ketepatan postur tubuh bisa meningkatkan kesehatan mental dan fisik Anda.

    1. Perhatikan asupan makanan Anda

    Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen magnesium oksida dapat membantu mencegah migrain yang muncul dengan aura.  Ada banyak makanan sumber magnesium yang bisa Anda konsumsi, yaitu:

    1. Alpukat
    2. Pisang
    3. Sayuran berdaun hijau tua, seperti bayam, brokoli, dan sawi
    4. Kacang-kacangan
    5. Kacang kedelai
    6. Biji gandum utuh
    7. Beberapa jenis ikan, seperti salmon
    8. Susu dan produk olahan susu

    Itulah penjelasan mengenai migrain dan cara mengatasinya.

    Semoga bermanfaat.

     

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Alodokter.com

  • Atasi Migrain Dengan Akupuntur

    Sahabat Wellagree,  Anda tentu sudah tidak asing lagi dengan suatu penyehatan yang menggunakan tusukan-tusukan jarum di tubuh. Ya, teknik akupunktur. Meski terdengar menakutkan, teknik penyehatan tradisional asal Tiongkok ini ternyata tidak menimbulkan rasa sakit sehingga sering menjadi pilihan alternatif untuk menyembuhkan sejumlah penyakit.

    Pada artikel ini, penyakit yang kita bahas yaitu sakit kepala, migrain dan semacamnya. Akupuntur bisa menyembuhkan penyakit tersebut.

    Saat Anda menjalani akupunktur, tubuh Anda akan terbagi ke dalam titik-titik tekanan yang menjadi lokasi jarum akupunktur. Titik jarum ini biasanya berada di dekat saraf tubuh Anda, yaitu di sepanjang punggung dan leher yang menjadi tempat untuk menghambat aliran rasa sakit. Kemudian, Anda akan diberikan stimulasi manual atau aliran listrik yang lembut lewat jarum. Rangsangan inilah yang akan memicu saraf agar melepaskan hormon endorfin yang memicu respon dari tubuh.

    Sementara itu, migrain merupakan gangguan aliran listrik di otak besar yang memengaruhi pembuluh darah dan menyebabkan peradangan neurogenik. Teknik akupuntur akan melepaskan hormon endorfin dan mengaktifkan saraf di otak yang bertanggung jawab untuk mengurangi rasa sakit. Selain itu, peradangan yang terjadi di sekitar kepala pun ikut menurun akibat pelepasan faktor vaskular dan imunomodulatorik, sehingga melancarkan aliran darah di kepala.

    Anda juga bisa melengkapi pemulihan sakit kepala dan migrain yang Anda rasakan dengan upaya pencegahan lainnya. Salah satunya adalah dengan menggunaan minyak lavender yang terbukti efektif dan aman untuk mengatasi sakit kepala. Selain itu, orang dengan keluhan migrain sering kali dianjurkan untuk menerapkan olahraga rutin. Pasalnya, olahraga dapat memperbaiki sirkulasi darah dalam tubuh, menghilangkan stres, dan meningkatkan kapasitas paru-paru.

    Bagaimana menurut sahabat wellagree mengenai cara kerja akupuntur untuk migrain diatas? Semoga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk memilih penyehatan tradisional.

    Salam Sehat!