Tag: mata

  • Waspadai Stres Mata Akibat Pemakaian Gadget dan Laptop

    Waspadai Stres Mata Akibat Pemakaian Gadget dan Laptop

    sakit mata

    Anda sering menatap layar laptop selama berjam-jam? Atau sering memakai gadget di ruangan yang gelap? Jika iya, hati-hati! Dua kegiatan tersebut bisa memicu stres mata yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman ketika melihat.

    Bukan hanya pikiran, indra penglihatan juga bisa mengalami stres bila diberikan beban berlebih. Kondisi yang dikenal sebagai stres mata ini, terjadi ketika mata menjadi tegang dan lelah akibat melihat atau menatap sesuatu dalam waktu yang terlalu lama.

    Kebiasaan yang Bisa Membuat Stres Mata

    Normalnya, mata berkedip sekitar 15 kali per menit. Namun ketika dipaksa untuk fokus dan menatap sesuatu dalam waktu yang terlalu lama, terlebih menatap layar digital, mata hanya akan berkedip sekitar 5-7 kali dalam per menit.

    Padahal, proses berkedip sangat dibutuhkan oleh mata, karena berfungsi untuk membersihkan partikel debu yang masuk ke mata dan melembapkan permukaan bola mata.

    Terlalu lama menyetir, membaca, menulis, serta menatap layar komputer dan gadget lainnya merupakan beberapa kegiatan yang bisa menyebabkan Anda mengalami mata lelah dan berujung pada stres mata. Apalagi bila tidak didukung dengan pencahayaan yang baik.

    Stres mata dapat membuat mata terasa kering, nyeri, berair, perih, panas, dan gatal, bahkan bisa membuat mata menjadi lebih sensitif terhadap cahaya atau mudah silau. Selain itu, stres mata bisa juga disertai dengan penglihatan ganda atau buram.

    Teknik Relaksasi Mata untuk Mengatasi Stres Mata

    Meski jarang menimbulkan kerusakan pada mata, stres mata bisa mengganggu aktivitas. Untuk mengatasinya, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar mata lebih rileks saat beraktivitas dan tidak mudah lelah, yaitu:

    1. Atur jarak

    Pastikan jarak layar laptop, komputer, gadget, atau buku setidaknya 60 cm dari mata.

    2. Gunakan filter layar

    Tambahkan filter pada layar laptop atau komputer, agar mata tidak terlalu lama terpapar sinar biru yang bisa menyebabkan stres mata.

    3. Istirahatkan mata

    Jika sedang melakukan pekerjaan di depan komputer, alihkan pandangan Anda tiap 20 menit ke objek lain yang jaraknya jauh. Tatap objek tersebut selama 20 detik, lalu lanjutkan pekerjaan. Selanjutnya, setiap dua jam sekali, istirahatkan mata Anda selama 15 menit. Mengistirahatkan mata akan menjadi cara mengobati mata buram secara alami yang juga akan mengatasi stress mata akibat pemakaian gadget dan laptop.

    4. Atur pencahayaan

    Jika cahaya layar laptop, komputer, atau gadget jauh lebih terang dibandingkan cahaya di ruangan, maka mata akan bekerja lebih keras untuk melihat. Oleh karena itu, pastikan ruang kerja atau kamar Anda memiliki pencahayaan yang cukup untuk beraktivitas, tidak terlalu terang atau gelap.

    5. Lepas lensa kontak

    Jika Anda menggunakan lensa kontak, berikan mata Anda waktu untuk beristirahat dengan sesekali memakai kacamata. Selain itu, jangan gunakan lensa kontak ketika tidur dan rutinlah menggantinya dengan yang baru.

    Selain melakukan cara-cara di atas, Anda juga dapat mencuci mata untuk meredakan iritasi akibat stres mata. Berikut adalah langkah-langkah mencuci mata:

    • Pastikan tangan Anda bersih sebelum mencuci mata.
    • Lepaskan lensa kontak jika sedang memakainya.
    • Isi mangkuk atau wadah kecil dengan air bersih, lalu celupkan wajah Anda ke dalam wadah tersebut sambil berkedip. Lakukan selama 15 menit.
    • Setelah terasa membaik, angkat wajah dan keringkan dengan handuk.

    Anda juga bisa mencuci mata menggunakan produk larutan pembersih mata yang dijual bebas di apotek atau toko obat. Larutan ini umumnya mengandung benzalkonium chloride yang aman untuk mata dan biasa dipakai untuk mengatasi iritasi atau mata kering.

    Jika cara-cara di atas telah dilakukan, akan tetapi Anda masih mengalami gangguan penglihatan atau ketidaknyamanan pada mata, segera konsultasikan kondisi tersebut ke dokter mata untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

  • Bahaya Terlalu Lama Di Depan Komputer

    Di era perkembangan teknologi yang semakin cepat, semakin bergantung pula kita terhadap teknologi tersebut. Jaman sekarang, setiap hari, kita semakin tidak bisa lepas dari yang namanya smartphone atau komputer, baik desktop ataupun laptop, untuk menjalani aktivitas kita sehari-hari.

    Menatap layar komputer selama berjam-jam sudah menjadi hal biasa bagi kehidupan sehari-hari masyarakat modern. Namun, menatap layar komputer terlalu lama dapat memicu risiko computer vision syndrome alias Sindrom Penglihatan Komputer (SPK) akibat ketegangan mata menatap layar komputer.

    Apa itu SPK dan mengapa sindrom ini merusak penglihatan?

    Sindrom penglihatan komputer serupa dengan carpal tunnel syndrome yang terjadi akibat melakukan gerakan yang sama berulang-ulang sehingga terdapat luka/stres akibat gerakan tersebut. SPK juga dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan mata akibat gerakan otot mata yang bekerja keras di depan layar komputer.

    Bekerja di depan komputer mengharuskan mata terus fokus, bergerak maju-mundur, dan menyelaraskan dengan apa yang dilihat di layar komputer. Bekerja dengan mengetik, melihat kertas kerja, dan kemudian kembali ke layar komputer membuat otot mata bekerja maksimal karena harus mengakomodasi perubahan gambar pada layar agar otak dapat menafsirkan gambaran yang jelas.

    Ketika menatap layar komputer, otot mata bekerja lebih keras daripada membaca buku atau selembar kertas karena layar komputer terdapat tambahan elemen lain seperti pencahayaan. Gangguan mata pada komputer dapat terjadi jika Anda sudah memiliki riwayat gangguan mata sebelumnya (seperti rabun jauh atau rabun dekat) atau jika Anda pengguna kaca mata tetapi tidak memakainya atau memakai kaca mata yang salah.

    Siapa saja yang berisiko terkena SPK?

    Peningkatan jumlah penderita yang mengalami kelelahan mata dan iritasi yang disebabkan SPK meningkat setiap tahun. Hal ini akibat dari penggunaan jumlah komputer yang bertambah baik dari kalangan dewasa ataupun anak-anak. Penelitian menunjukkan gangguan pada mata merupakan hal biasa yang ditemui bagi pengguna komputer. Sekitar 50% dan 90% orang-orang yang bekerja menggunakan komputer setidaknya memiliki masalah pada penglihatan mereka.

    Apa saja gejala Sindrom Penglihatan Komputer?

    Seseorang dengan sindrom penglihatan komputer akan mengalami beberapa atau semua gangguan mata berikut ini:

    • Pandangan menjadi kabur
    • Pandangan terlihat ganda
    • Mata kering atau mata merah
    • Iritasi mata
    • Sakit kepala
    • Sakit leher atau sakit punggung
    • Sensitif terhadap cahaya
    • Ketidakmampuan melihat fokus terhadap suatu benda yang jauh jaraknya

    Jika gejala-gejala tersebut tidak langsung tertangani, hal ini akan memengaruhi aktivitas Anda di tempat kerja.

    Bagaimana meringankan gejala SPK?

    Beberapa perubahan sederhana dalam lingkungan kerja Anda dapat membantu mencegah dan memperbaiki penglihatan yang bisa Anda lakukan dari National Eye Institute, Prevent Blindness, dan Get Eye Smart, yaitu:

    1. Taruh layar komputer sekitar 50-66 cm jauh dari mata Anda.
    2. Bersihkan debu dan sidik jari dari layar. Noda pada layar bisa mengurangi kontras dan meningkatkan cahaya dan refleksi.
    3. Pilih layar yang bisa dimiringkan dan diputar.
    4. Pertimbangkan untuk menggunakan filter cahaya pada layar Anda.
    5. Ubah lingkungan kerja Anda
    6. Sesuaikan penerangan ruangan agar jangan sampai terlalu terang, terlalu gelap, atau ada pantulan cahaya di layar komputer.
    7. Gunakan kursi yang bisa diatur ketinggiannya.
    8. Pasang note yang bertuliskan “Berkedip!” di komputer Anda, biar Anda tidak lupa.
    9. Tetapkan waktu istirahat yang rutin, dan menjauhkan diri dari komputer untuk sementara.
    10. Lakukan perawatan kecil pada mata
    11. Kompres mata Anda yang lelah atau kering dengan handuk hangat (saat mata tertutup) .
    12. Gunakan tetes mata untuk menyegarkan mata Anda saat terasa kering.
    13. Untuk membantu mencegah mata kering saat bekerja di dalam ruangan, gunakan pembersih udara untuk menjadi filter debu dan meningkatkan kelembapan udara.
    14. Jangan ada sumber cahaya lain yang lebih menyilaukan dari layar komputer
    15. Alihkan mata Anda dari layar komputer sesekali

    Kemudian, karena ketergantungan dengan teknologi yang satu inilah banyak orang akhirnya tidak bisa beranjak dari tempat duduknya di depan komputer. Akan tetapi, duduk di depan komputer ternyata dapat membahayakan kesehatan tubuh.

    Apa sajakah gangguan kesehatan yang disebabkan karena terlalu lama duduk di depan komputer

    1. Kerusakan pada mata

    Ketika seseorang menatap layar komputer terlalu lama, gangguan mata seperti mata perih, mata merah dan mata berair sangatlah umum terjadi. Tapi, jika hal ini terus-menerus dibiarkan, bahaya radiasi komputer bisa mengakibatkan gangguan serius pada mata seperti mata minus.

    1. Gangguan tulang belakang

    Jika orang tersebut tidak duduk dalam posisi yang benar dalam ilmu kesehatan, akan ada kemungkinan jika orang tersebut terkena gangguan tulang belakang. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan oleh salahnya posisi duduk seseorang dalam jangka waktu yang lama akan mengakibatkan tulang bengkok ke kiri, ke kanan atau membungkuk. Jika hal ini dibiarkan, hal ini dapat membahayakan kesehatan karena resiko syaraf tulang belakang terjepit meningkat.

    1. Kanker usus

    Selain itu, gangguan kesehatan lain yang dapat terjadi jika duduk di depan komputer terlalu lama ialah kanker usus. Menurut penelitian di Australia, orang yang sering duduk di depan komputer terlalu lama mempunyai resiko kanker usus yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh pasifnya tubuh ketika sedang ada di depan komputer sehingga resiko kanker usus pun meningkat.

    1. Serangan jantung

    Dari hasil penelitian di London, Inggris, duduk di depan layar komputer dalam waktu yang cukup lama akan meningkatkan resiko serangan jantung sekitar 67%. Hal ini disebabkan oleh badan yang kurang gerak sehingga aktivitas jantung dapat terganggu yang bisa memicu serangan jantung. Apalagi yang telah mengalami penyakit jantung.

    1. Terjadinya penggumpalan darah

    Penggumpalan darah ini dapat terjadi karena tubuh tidak melakukan gerakan yang dapat membanti aliran darah menjadi normal. Jelaslah bahwa penggumpalan darah akan sangat berbahaya bagi tubuh sebab jika dibiarkan, gumpalan darah tersebut dapat menyumbat aliran darah yang bisa menyebabkan pembuluh darah pecah. Pecahnya pembuluh darah ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian mendadak.

    1. Kegemukan

    Mengapa demikian? Dalam hal ini, lemak yang ada dalam tubuh tidak akan diubah menjadi energi jika seseorang pasif atau tidak melakukan gerakan apa pun. Hasilnya ialah menumpuknya lemak di bawah lapisan kulit yang mengakibatkan seseorang mengalami kegemukan. Menurut penelitian yang telah dilakukan, resiko obesitas ini dapat dikurangi hanya dengan berdiri beberapa saat.

    1. Sakit kepala

    Gangguan kesehatan ini merupakan gangguan yang sering dikeluhkan oleh banyak orang, dan hal ini dikarenakan cahaya yang terpancar dari layar komputer. Cahaya flourescent dari layar komputerlah yang menyebabkan gangguan kesehatan yang satu ini terjadi saat seseorang bekerja di depan komputer dalam jangka waktu yang lama.

    1. Terkena radiasi listrik

    Karena perangkat komputer hanya dapat dioperasikan jika ada listrik, maka penggunaan listrik tidak dapat dipisahkan dari perangkat komputer. Kemudian, listrik ini akan memancarkan radiasi jika digunakan sehingga apabila seseorang bekerja di depan komputer, orang tersebut tentu akan terpapar radiasi listrik.

    1. Menurunnya daya ingat

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang bekerja di depan layar komputer lebih dari 55 jam dalam seminggu mengalami penurunan daya ingat jika hal ini dibandingkan dengan orang yang seminggu bekerja selama 41 jam di depan layar computer.

    Langkah Pencegahan Bahaya Duduk Lama di Depan Komputer

    Dengan melakukan beberapa hal berikut, seseorang dapat menurunkan resiko gangguan kesehatan yang dikarenakan oleh aktivitas duduk terlalu lama di depan komputer :

    1. Lapisi layar komputer dengan kaca anti radiasi

    Penggunaan kaca ini memang cukup efektif dalam mengurangi pancaran radiasi dari komputer sehingga dapat menurunkan resiko gangguan mata dan penyebab sakit kepala.

    1. Memakai kaca mata anti radiasi

    Cara lain untuk menurunkan resiko gangguan mata dan sakit kepala adalah pengguna komputer memakai kacamata anti radiasi. Penggunaan kacamata ini dapat dilakukan sebelum pengguna komputer duduk di depan layar atau bisa juga ketika mata sudah mulai lelah.

    1. Duduk dengan posisi yang benar

    Hal ini juga dapat didukung dengan menggunakan kursi yang khusus dibuat untuk kesehatan tulang belakang. Dengan posisi duduk yang benar, gangguan tulang belakang yang dikarenakan bahaya duduk terlalu lama di depan layar komputer dapat diminimalisir.

    1. Melakukan relaksasi

    Duduk di depan komputer terlalu lama memang melelahkan. Maka dari itu, jika tubuh sudah terasa kaku atau tegang, lakukanlah beberapa gerakan relaksasi seperti gerakan senam sederhana. Bisa gerakan berdiri, gerakan tangan dan kaki diregangkan atau juga menggerakan kepala seperti yang dilakukan di dalam senam.

    Sesering mungkin juga periksakan kesehatan mata pada anak-anak secara teratur. Pastikan setiap komputer atau gadget lain digunakan berdasarkan saran yang dianjurkan.

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Liputan6.com

  • Penyebab Mata Lelah dan Cara Mencegahnya

    Mata lelah adalah kondisi saat mata Anda mengalami kelelahan akibat penggunaan yang intens, seperti mengendarai mobil dengan waktu yang panjang, membaca, atau bekerja di depan komputer.

    Mata lelah sangat umum terjadi. Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan usia berapapun. Mata lelah dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

    Tanda-tanda & gejala

    Gejala-gejala umum dari mata lelah adalah:

    1. Mata yang lelah, perih atau gatal
    2. Mata berair atau kering
    3. Penglihatan kabur atau ganda
    4. Sakit kepala
    5. Nyeri pada leher, bahu atau punggung
    6. Bertambahnya sensitivitas pada cahaya
    7. Kesulitan berkonsentrasi
    8. Merasa seperti tidak dapat membuka mata

    Penyebab Mata Lelah

    1. Melihat layar perangkat digital
    2. Membaca tanpa jeda untuk mengistirahatkan mata
    3. Berkendara jarak jauh dan melakukan aktivitas lain yang memerlukan fokus jangka panjang
    4. Terekspos pada cahaya terang
    5. Memaksakan untuk melihat pada cahaya yang redup
    6. Memiliki masalah pada mata, seperti mata kering atau penglihatan yang tidak diperbaiki (kesalahan bias)
    7. Stres atau kelelahan
    8. Paparan pada udara kering dari kipas, pemanas atau pendingin ruangan

    Faktor-faktor risiko

    Ada banyak faktor risiko untuk mata lelah, yaitu:

    1. Menghabiskan lebih dari 4 jam per hari di depan layar komputer
    2. Melakukan aktivitas yang membuat mata lelah, seperti membaca dengan jangka waktu yang panjang, atau menonton TV terlalu lama
    3. Tinggal di iklim yang kering
    4. Belum memeriksakan mata ke dokter untuk melihat apakah Anda memerlukan kacamata

    Cara Mencegah Mata Lelah

    Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi mata lelah:

    1. Atur pencahayaan
    2. Beristirahat
    3. Batasi waktu di depan layar
    4. Gunakan air mata buatan
    5. Tingkatkan kualitas udara pada ruangan
    6. Kenakan eyewear yang tepat untuk Anda.
    7. Perawatan mata

    Nah, itulah penyebab kelelahan pada mata dan cara mencegahnya.

    Semoga bermanfaat.

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Alodokter.com

  • Sering Tidak Jelas Melihat Benda Jauh? Hati-hati Mata Minus!

    Mata minus atau rabun jauh memiliki istilah medis miopia. Kondisi ini menyebabkan Anda kesulitan melihat benda jarak jauh. Sinar yang direfleksikan dari sebuah objek masuk ke mata melalui kornea, kemudian difokuskan oleh lensa mata ke retina. Pada mata normal, lensa mata dan kornea membiaskan cahaya yang masuk sehingga bayangan objek difokuskan tepat di retina. Sedangkan pada mata minus, cahaya yang masuk tidak fokus di retina, namun jauh di depannya. Hal ini dapat disebabkan oleh karena kornea terlalu cembung atau panjang bola mata yang terlalu besar. Sehingga jika Anda memiliki mata minus, pada saat melihat objek dari jarak jauh, objek akan terlihat tidak fokus.

    Gejala Mata Minus

    Perhatikan beberapa gejala mata minus di bawah ini. Jika Anda mengalami beberapa gejala ini, mungkin Anda perlu memeriksakan mata ke dokter.

    1. Kesulitan saat melihat sesuatu dari jarak jauh namun jelas saat melihat jarak dekat
    2. Memicingkan mata saat melihat sesuatu
    3. Kesulitan melihat saat mengendarai kendaraan
    4. Perlu duduk dekat dengan papan tulis (miopia pada anak) untuk melihat jelas
    5. Ketika menonton televisi harus dekat agar dapat terlihat jelas
    6. Mata terasa tegang
    7. Mata terasa lelah
    8. Sakit kepala
    9. Sering mengucek mata
    10. Mata sering berkedip

    Ciri-ciri mata minus pada anak antara lain:

    1. Terus menyipitkan mata ketika memandang sesuatu.
    2. Perlu duduk lebih dekat ke televisi, layar film, atau bagian depan kelas.
    3. Mengedipkan mata dengan berlebihan.
    4. Sering mengucek mata.
    5. Segera kunjungi dokter mata, jika Anda mengalami:
    6. Tiba-tiba muncul floaters (bintik-bintik kecil yang tampaknya melayang dalam penglihatan Anda) yang banyak
    7. Kilatan cahaya di satu atau kedua mata
    8. Bayangan seperti tirai di atas bidang penglihatan Anda

     

    Kapan Harus Mulai Memeriksakan Mata?

    Semakin bertambahnya usia, ketajaman mata Anda akan semakin berkurang. Jika Anda mengalami beberapa gejala di atas, atau memiliki kemungkinan mengalami kerusakan mata, sebaiknya periksakan mata Anda.

    Pada anak-anak, ada baiknya mulai menjalani pemeriksaan mata saat sebelum sekolah. Pada saat mulai memasuki masa sekolah, lakukan rutin tiap satu atau dua tahun.

    Terapi Mata Minus

    Jika ternyata mata Anda sudah telanjur mengalami gangguan mata minus, maka Anda bisa melakukan beberapa terapi seperti menggunakan kacamata atau lensa kontak. Kacamata adalah salah satu cara termudah dan teraman untuk mengoreksi mata minus. Namun, pada kacamata untuk minus yang berat, pandangan pada bagian tepi bisa terjadi distorsi penglihatan. Lensa kontak tidak memiliki kekurangan tersebut, namun pemeliharaanya relatif lebih rumit dibandingkan kacamata.

    Cara Menjaga Kesehatan Mata

    Mata minus tidak dapat dicegah, namun dapat diperlambat perkembangannya. Jagalah kesehatan mata Anda dengan melakukan hal-hal berikut:

    1. Makan makanan yang sehat. Sudah menjadi rahasia umum bahwa mengonsumsi makanan yang sehat dapat menjaga organ tubuh menjadi sehat, termasuk mata. Selain wortel, ternyata kuning telur dan susu juga mengandung banyak vitamin A yang berguna bagi kesehatan mata. Ikan yang kaya omega 3, seperti tuna, salmon, dan makarel, juga baik untuk kesehatan mata.
    2. Hindari rokok. Merokok memang tidak baik untuk kesehatan dan juga bisa memengaruhi kesehatan mata.
    3. Gunakan kacamata hitam dengan UV protector. Jangan sepelekan sinar matahari, karena selain bisa membuat kulit menjadi lebih gelap, matahari juga bisa mengganggu kesehatan mata. Pakailah kacamata hitam yang memiliki perlindungan sinar UV untuk menjaga kesehatan mata.
    4. Istirahatkan mata secara berkala. Saat Anda sedang bekerja dengan komputer atau saat membaca dalam jangka waktu yang lama, beristirahatlah secara berkala dengan cara melihat ke kejauhan.
    5. Indera penglihatan termasuk salah satu bagian yang penting untuk menjalani aktifitas sehari-hari. Lakukan juga pemeriksaan rutin untuk mengetahui kondisi mata dan segera koreksi kelainan mata Anda.

     

    Itulah penjelasan mengenai mata minus atau rabun jauh.

    Semoga bermanfaat!

     

    Sumber :

    Alodokter.com

    Hellosehat.com

  • Hati-hati! 12 Dampak Negatif Akibat Main HP Sambil Tiduran

    Main HP mungkin sudah menjadi kebiasaan bagi banyak orang modern zaman sekarang, apakah Anda salah satunya? Namun yang menjadi masalah adalah bahwa banyak orang memiliki kebiasaan bermain HP sambil dalam posisi tiduran dan sebenarnya hal ini tidaklah baik. Penting untuk mengetahui adanya efek samping main HP sambil tiduran bagi kesehatan Anda.

    Masalah ini disebabkan oleh cahaya biru yang dipancarkan oleh smartphone yang sebenarnya berguna untuk membuat pengguna bisa melihat layar dengan nyaman di bawah sinar matahari. Tetapi dalam penggunaan gelap, cahaya smartphone yang terlalu terang justru tidak baik untuk kesehatan dan malah dapat berbahaya bagi tubuh anda. Berikut ini beberapa bahaya bermain HP sebelum tidur yang berefek pada tubuh .

    1. Mata Lelah

    Menjaga kesehatan mata sangatlah penting karena mata merupakan salah satu organ vital. Bermain gadget, terutama HP sambil tiduran bukanlah hal yang baik bagi mata. Jika terbiasa dengan kegiatan seperti itu, maka jangan heran kalau sampai mata Anda terasa begitu cepat lelah karena sering tiduran dan terlalu lama bermain HP.

    1. Katarak

    Kebiasaan berupa main HP dalam kondisi tiduran adalah suatu kegiatan yang tak baik bagi kesehatan, terutama bagi mata. Ada beberapa peneliti yang mulai menduga bahwa terbiasa melakukan hal tersebut tak hanya membuat mata lelah, tapi juga meningkatkan risiko katarak. Namun hal ini masih dalam penelitian lanjutan.

    1. Insomnia

    Banyak dari kita bermain HP sambil tiduran dilakukan sewaktu sudah malam dan sudah saatnya untuk tidur. Ya, malam hari adalah waktunya untuk rileks setelah seharian beraktivitas dan bermain HP dalam posisi tiduran bertujuan untuk lebih rileks. Hanya saja, kebiasaan ini malah bisa menimbulkan susah tidur alias insomnia karena mata dibiarkan terlalu lama aktif.

    1. Tubuh Cepat Lelah

    Percaya atau tidak, posisi bermain HP dengan tiduran sangat membuat banyak orang merasa nyaman sehingga melakukannya secara terus-menerus. Padahal, aktivitas satu ini malah bisa berdampak pada tubuh yang nantinya lebih gampang lelah. Cepat lelah adalah salah satu efek juga dari susah tidur di malam hari.

    1. Kualitas Tidur Memburuk

    Karena insomnia di mana tidur terlalu larut malam menjadikan kita memiliki jam tidur yang kurang ideal, otomatis kualitas tidur pun menjadi lebih buruk. Waktu tidur paling ideal adalah 8-9 jam dan ini berlaku setiap harinya. Bermain HP dengan tiduran akan menyebabkan insomnia dan berdampak pada memburuknya kualitas tidur.

    1. Kanker Mata

    Memainkan HP sambil berbaring memang paling nyaman bagi beberapa orang dan cukup banyak yang memiliki kebiasaan ini. Namun rupanya, risiko kanker mata bisa meningkat dan hal ini biasanya ditandai dengan perubahan warna putih mata yang kemudian menjadi merah lama-kelamaan.

    Ketika kebiasaan main HP sambil berbaring atau tiduran dilakukan terlalu sering terutama di dalam ruangan yang pencahayaannya kurang, gejala kanker mata pun dapat timbul. Gangguan pada penglihatan pun turut dialami nantinya apalagi kalau aktivitas tak sehat ini dijadikan sebagai sebuah rutinitas. Jadi, jagalah kesehatan mata Anda karena layar HP bagaimanapun dapat mengganggu kesehatan mata.

    1. Terkena Paparan Radiasi

    Main HP seraya berbaring adalah cara beberapa orang untuk mengusir rasa bosan dan supaya diri sendiri lebih terhibur, namun bila menjadi rutinitas hal ini tak akan baik. Jaringan tubuh bisa terkena paparan radiasi dari HP yang dimainkan terus-menerus, apalagi tentunya saat bermain Anda memegang HP terus-menerus.

    1. Stres

    Bukan stres yang terlalu parah, namun sadar atau tidak, ponsel yang selalu di dekat Anda bahkan dimainkan sambil tiduran dapat menciptakan suatu rasa atau gangguan stres posttraumatic. Stres dalam hal ini adalah adanya rasa tegang dan selalu dalam keadaan berjaga-jaga, walau setelah menaruh HP.

    Perasaan tegang serta berjaga-jaga akan terus-menerus terjadi di mana ini adalah suatu kondisi waspada terhadap adanya pesan, notifikasi atau panggilan telepon masuk. Bila kondisi ini berkelanjutan, maka tubuh akan otomatis tercegah dari keadaan rileks total seperti yang diharapkan terutama sewaktu sudah malam dan waktunya untuk tidur dan istirahat hingga pagi.

    1. Kebutaan

    Disebutkan bahwa bermain HP sambil dalam posisi tiduran akan meningkatkan risiko Transient Smartphone Blindness di mana hal ini dimuat dalam New England Journal of Medicine. Terlalu sering main atau mengecek HP sambil berbaring apalagi memakai sebelah mata ketika menengok maka akan terjadi gangguan pada mata.

    Transient Smartphone Blindness merupakan sebuah sindrm yang berpotensi memicu mata tak dapat melihat dalam beberapa waktu yang diakibatkan oleh penyesuaian cahaya dari mata sebelah kiri ke mata sebelah kanan di mana intinya akan terjadi mata minus sebelah. Apabila kebiasaan tak segera dihentikan, maka kemungkinan kebutaan permanen pun dapat lebih besar.

    1. Gelisah

    Rasa gelisah dapat dirasakan secara tak sadar oleh orang-orang dengan kebiasaan bermain HP dengan posisi berbaring yang sebenarnya diakibatkan oleh radiasi sinar biru. Kegelisahan ini ada kaitannya dengan sel-sel dalam tubuh yang mengalami keterlambatan dalam hal regenerasi.

    1. Otak Bekerja dengan Lambat

    Pernah mendengar istilah lemot? Otak bisa menjadi lemot ketika menjadikan main HP sambil tiduran sebuah rutinitas. Hal ini juga bisa menjadi dampak lanjutan dari gangguan tidur berupa insomnia yang sudah disebutkan sebelumnya. Karena otak dipaksa untuk bekerja seharian bahkan saat istirahat dan tiduran, kinerja otak bisa terpengaruh dan bahkan bisa lebih lambat dari biasanya.

    1. Mata Kering

    Ada banyak bahaya bagi mata saat kebiasaan menggunakan HP sambil tiduran terus dilakukan. Salah satu masalah yang dapat timbul adalah mata yang kering karena digunakan terus-menerus bahkan sewaktu tiduran yang sebenarnya adalah waktu untuk istirahat dan lepas dari gadget.

    Supaya efek samping main HP sambil tiduran yang cukup buruk tersebut tak terjadi pada Anda, mulailah untuk mengubah kebiasaan itu.

    Semoga bermanfaat

     

     

    Sumber :

    • jalantikus
    • halosehat
  • 10 Makanan Sederhana Yang Membuat Mata Tetap Sehat

    Kesehatan mata tidak bisa dianggap remeh. Semua orang tentu tidak ingin terkena penyakit mata, disebabkan tidak menjaga kesehatan mata sejak dini. Untuk menghindari gangguan dan berbagai masalah penglihatan, ada dua hal yang harus diperhatikan. Pertama, perawatan luar dan kedua adalah mencukupi nutrisi yang dibutuhkan oleh mata.

    Hal yang perlu anda lakukan hanya dengan menkonsumsi makanan yang menyehatkan mata. Seperti buah-buahan, sayuran serta makanan lain yang mempunyai kandungan nutrisi yang baik untuk mata. Berikut uraian lebih lengkap beberapa makanan yang dapat menyehatkan mata.

    1. Wortel

    Wortel merupakan salah satu jenis sayuran yang sangat baik bagi kesehatan mata karena wortel mengandung beta-karoten, yang mana beta-karoten tersebut akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin A yang sangat berperan penting untuk menjaga kesehatan mata. Wortel juga bermanfaat melepaskan radikal bebas yang ada dalam tubuh kita.

    2. Ikan Salmon

    Nah kalo makanan yang satu ini kita pasti sudah tahu hehe. Ikan salmon memiliki kandungan omega-3 lebih banyak jika dibandingkan dengan jenis ikan / makanan laut yang lainnya.Beberapa penelitian menunjukan bahwa orang yang rutin mengkonsumsi asam lemak omega-3 maka akan terhindar dari gangguan mata kering sehingga mata akan tetap sehat.

    3. Biji Bunga Matahari (Kuaci)

    Siapa sangka camilan yang biasa kita gunakan sebagai pengganti pocorn ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata kita. Kuaci mengandung selenium, zinc dan vitamin E yang bisa mencegah gangguan pada mata seperti katarak dan gangguan pada mata yang disebabkan oleh faktor penuaan. Selain itu biji bunga mata hari juga mengandung vitamin B2 yang berfungsi untuk mengatasi penyakit sensitivitas mata terhadap cahaya atau sering dikenal dengan istilah “photophobia”

    4. Alpukat

    Buah alpukat merupkan jenis buah yang memiliki kandungan lutein paling banyak jika dibandingkan dengan buah lainnya. Fungsi Lutein sendiri yaitu mencegah degenerasi makular dan mata katarak. Selain itu buah alpukat juga berperan sebagai penyerap nutrisi penting seperti alfa dan beta-karoten yang berguna dalam membentuk vitamin A agar dapat diserap tubuh dengan baik.

    5. Tomat

    Buah Tomat sering digunakan untuk merawat keehatan kulit muka. tetapi buah tomat juga memiliki banyak manfaat untuk menjaga kesehatan mata. Tomat yang diperkaya vitamin A, vitamin C dan lycopene, yang merupakan tiga nutrisi yang sangat penting untuk mata.

    6. Bayam

    Selain dapat menambah energi, makanan kesukaan Popeye ini ternyata hampir sama seperti telur, ternyata bayam juga mengandung banyak zeaxanthin dan lutein. Selain itu bayam juga mengandung vitamin C yang dapat mencegah penyakit glaukoma.

    7. Telur

    Makanan yang satu ini mengandung sumber nutrisi yang sangat baik untuk mata diantaranya seperti lutein, B12, vitamin D, zinc, vitamin A, dan cysteine. Lutein dan zeaxanthin yang terkandung di dalam putih telur adalah antioksidan terbaik yang dapat mencegah proses degenerasi makular dan penyakit katarak.

    8. Brokoli

    Brokoli Juga merupakan salah satu jenis sayuran yang baik untuk merawat dan menjaga kesehatan mata karena brokoli atau kol ini mengandung nutrisi yang sama seperti bayam yaitu lutein dan zeaxanthin. Kedua nutrisi ini fungsinya seperti ‘sunglasses’ yang berfungsi untuk melindungi mata dari pancaran sinar UV. Tidak hanya itu lho, mengkonsumsi kol terbukti dapat menurunkan resiko terkena katarak.

    9. Bawang Putih

    Kandungan selenium, vitamin C, vitamin B1, quercetin, dan glutathione pada bawang putih bermanfaat untuk melindungi lensa mata dari radikal bebas seperti sinar UV. Selain itu bawang putih juga dapat menjaga sirkulasi darah dan dapat memperkuat sel-sel optik dan daya tahan tubuh yang tentu saja akan membantu mata kita agar tetap sehat.

    10. Cokelat Hitam

    Dark chocolate ini berfungsi untuk meningkatkan ketajaman penglihatan. Karena coklat hitam mengandung suatu zat yang dinamakan flavonoid yang bertugas melindungi pembuluh darah pada mata sehingga tentu saja akan secara otomatis memperkuat kornea dan retina mata kita. Nah, jika anda kurang menyukai wortel anda juga dapat menjadikan coklat hitama sebagai penggantinya.

    Selain itu, Beberapa kebiasaan buruk yang tidak menyehatkan bagi mata harus dihentikan. Misalnya terlalu lama menatap monitor, membaca tulisan di tempat gelap, membaca sambil tiduran.

     

     

    Sumber :

    • kinisehat.com
    • sehatsecaraalami.com
    • muezaa.com
  • Ketahui Gejala dan Penyebab Penyakit Stroke Mata

    Stroke tidak hanya terjadi pada otak, namun juga bisa terjadi pada mata. Secara medis, stroke mata dikenal dengan istilah okulasi arteri retina. Kondisi ini terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah di retina. Ketahui lebih lanjut penyebab stroke mata dan pengobatannya.

    penyakit-stroke-mata

    Banyak orang yang kurang memahami penyebab stroke mata, namun secara garis besar berikut ini beberapa penyebabnya:

    1. Makanan berlemak

    Makanan penyebab stroke seperti misalnya makanan yang mengandung lemak dan goreng-gorengan berpotensi menyumbat pembuluh darah. Jika penyumbatan terjadi pada pembuluh darah mata, maka otomatis penglihatan akan terganggu. Suplai oksigen ke mata tidak lancar dan fungsi mata akan berkurang serta kabur.

    2. Kurang olahraga

    Penyebab stroke mata bisa jadi karena kurang olah raga. Malas olah raga membuat timbunan lemak bersarang dalam tubuh. Sehingga berpotensi menyumbat aliran darah.

    3. Penyumbatan saraf mata

    Aliran darah pada saraf mata yang tersumbat oleh lemak akan membuat mata tidak dapat berfungsi normal. Karena itu pantau terus kadar kolesterol dalam darah. Terutama kadar LDL dan trigliserida yang fatal pada penyakit stroke.

    4. Mata lelah

    Jika mata terlalu lelah dan dipaksa aktivitas maka aliran darahnya akan terganggu. Disini mata berpotensi mengalami stroke akibat stress mata dan kelelahan. Karena itu lakukan cara atasi stroke ringan yang paling efektif untuk mencegah serangan stroke pada mata yang lelah.

    5. Komplikasi diabetes

    Komplikasi diabetes umumnya terjadi pada mata. Penderita diabetes lebih beresiko mengalami katarak pada mata yang dapat menurunkan fungsi penglihatan. Penyakit ini dapat mengakibatkan komplikasi berupa stroke mata. Dan saat ini tercatat sebagai penyebab nomer satu dari serangan stroke pada mata.

    6. Glaukoma

    Penyebab stroke mata yang lain yaitu penyakit glaukoma. Penyakit ini merupakan penyakit dimana tekanan darah mata meningkat tajam. Akibat dari penyakit ini yaitu kemungkinan terjadi komplikasi berupa serangan stroke pada mata. Karena itu sebaiknya kenali tanda dan gejala stroke sejak dini pada penderita glaukoma.

    7. Hipertensi

    Penyakit darah tinggi merupakan jenis penyakit yang banyak mengakibatkan serangan stroke. Oleh sebab itu hindari makanan yang mengandung banyak garam. Usahakan untuk lebih banyak mengkonsumsi tanaman obat untuk stroke dan buah-buahan.

    8. Serangan jantung

    Serangan jantung erat kaitannya dengan penyakit stroke. Karena biasanya penyakit ini terjadi juga diakibatkan oleh penyumbatan pembuluh darah oleh lemak. Di fase terparah, serangan jantung diakibatkan pecahnya pembuluh darah. Dan bisa jadi hal ini bukan terjadi pada saraf penghubung jantung saja, namun bisa jadi juga pada saraf mata.

    9. Obesitas

    Obesitas berarti seseorang menimbun terlalu banyak lemak di tubuhnya. Inilah penyebab stroke nomer satu yang paling sering mengancam nyawa orang. Oleh sebab itu biasakan untuk menjaga berat badan pada batas normal. Supaya terhindar dari obesitas dan terhindar dari resiko terjadinya stroke pada tubuh.

    10. Gaya hidup

    Gaya hidup masa kini merupakan penunjang terjadinya stroke sejak dini. Misalnya kebiasaan merokok atau konsumsi minuman keras. Tanpa terasa gaya hidup yang demikian merusak tubuh dan memicu terjadinya stroke pada tubuh termasuk strok kepada penglihatan. Jika terlalu parah maka stroke yang terjadi pada mata akan mengakibatkan kebutaan dan tidak dapat disembuhkan.

    Pengobatan untuk Stroke Mata

    Pengobatan terhadap stroke mata tergantung dari penyakit yang mendasarinya. Beberapa pengobatan yang umumnya diberikan dokter mata dalam beberapa jam setelah gejala stroke mata mulai timbul, yaitu:

    • Memijat daerah sekitar mata untuk memperlebar pembuluh darah di retina.
    • Memberikan obat-obatan, seperti penghancur gumpalan darah, kortikosteroid untuk mata, dan obat untuk menurunkan tekanan di dalam bola mata.
    • Menghirup campuran karbon dioksida dan oksigen untuk membuat pembuluh darah retina melebar.
    • Membuang sebagian carian dari mata agar aliran darah ke retina kembali normal.
    • Terapi laser.
    • Memberikan terapi oksigen bertekanan tinggi atau hiperbarik.

    Di samping itu, kondisi lain yang menyebabkan timbulnya pembekuan darah juga harus diobati. Semakin cepat pengobatan diberikan, semakin besar pula peluang Anda menyelamatkan penglihatan Anda.

    Pencegahan Stroke Mata

    Meskipun stroke mata tidak dapat sepenuhnya dicegah, namun Anda bisa melakukan beberapa hal untuk mengurangi risiko munculnya stroke mata. Beberapa langkah pencegahan yang dapat Anda lakukan:

    • Berhenti merokok.
    • Mengendalikan kadar gula darah, jika Anda berisiko atau menderita diabetes.
    • Pastikan tekanan darah Anda selalu dalam batas normal.
    • Rutin memeriksakan kadar kolesterol Anda. Apabila terlalu tinggi lakukan diet, olahraga teratur, dan mengonsumsi obat untuk membantu menurunkan kolesterol.
    • Menjaga berat badan ideal.

    Semoga bermanfaat.

     

     

    Sumber :

    • alodokter.com
    • spesialissaraf.com
  • Cara Merawat Mata Agar Tetap Sehat

    Mata merupakan salah satu bagian tubuh yang vital. Tanpa indra penglihatan yang baik, kualitas hidup dipastikan menurun. Selain itu, aktivitas akan terganggu. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan mata sangat penting.

    Saat ini, gaya hidup manusia modern telah berubah. Aktivitas di luar ruangan makin sedikit dilakukan. Bersamaan dengan itu, muncul kebiasaan baru, yakni beraktivitas di dalam ruangan dengan gadget.

    Mata bersinar

    Tidak ada salahnya melakukan kegiatan tersebut. Namun, jika berlebihan, kesehatan mata rawan terganggu. Ingat, layar gawai memancarkan sinar biru yang mengancam mata. Selain itu, berada di dalam ruangan sering membuat mata harus bekerja ekstra karena hanya menerima cahaya dalam intensitas rendah.

    Bukan hal aneh lagi kalau gangguan kesehatan mata cenderung meningkat. Prevent Blindness America mencatat terdapat kenaikan penderita gangguan penglihatan hingga 89 persen dalam 20 tahun terakhir. Sebagian besar penderitanya ialah mereka yang berusia 40 tahun ke atas.

    Dibawah ini adalah cara untuuk merawat mata anda agar tetap sehat :

    Rutin Memeriksakan Mata
    Setiap orang, mulai dari anak-anak hingga usia lanjut, dianjurkan untuk memeriksakan mata ke dokter spesialis mata setidaknya 2 tahun sekali. Rutin memeriksakan mata dapat mendeteksi dini masalah pada mata akibat penyakit tertentu, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi.

    Orang dewasa yang sudah berumur lebih dari 40 tahun bahkan disarankan untuk memeriksakan mata setahun sekali. Ini berguna untuk mencegah penyakit mata yang berkaitan dengan bertambahnya usia, seperti degenerasi makula, glaukoma, dan katarak. Sedangkan anak-anak harus diperiksa, setidaknya dua tahun sekali, untuk mendeteksi masalah penglihatan yang mungkin dapat memengaruhi kemampuan belajarnya. Anak-anak tidak perlu harus sudah bisa membaca untuk melakukan pemeriksaan mata.

    Cari tahu pula riwayat kesehatan mata dalam keluarga. Mengapa? Karena banyak penyakit atau masalah mata yang diturunkan secara genetik dari orang tua ke anak. Dengan pemeriksaan mata ke dokter, berbagai penyakit mata dan gejalanya dapat terdeteksi lebih dini. Pengobatannya pun tentu akan lebih mudah.

    Mengonsumsi Makanan Bergizi
    Penelitian menunjukkan bahwa makanan sehat yang mengandung berbagai nutrisi, seperti vitamin A, C dan E, zinc, lutein, selenium, dan asam lemak omega-3, dapat membantu menangkal masalah mata terkait usia, misalnya katarak dan degenerasi makula. Berbagai nutrisi tersebut bisa didapatkan dengan mengonsumsi sayuran berdaun hijau, salmon, tuna, telur, kacang-kacangan, dan jeruk.

    Jangan Terlalu Lama Menatap Layar Elektronik
    Menatap layar  komputer atau smartphone terlalu lama dapat menyebabkan mata lelah. Gejalanya dapat berupa sakit kepala, nyeri leher, sakit pada bahu dan punggung, mata kering dan tegang, sulit fokus menatap kejauhan, dan pandangan menjadi kabur. Jika Anda bekerja di depan komputer sepanjang hari, tiap 20 menit alihkan pandangan mata sejauh 6 meter selama 20 detik, untuk mengurangi ketegangan pada mata. Atau bisa juga mengistirahatkan mata selama 15 menit tiap 2 jam sekali. Jika mata Anda terasa kering, seringlah mengedipkan mata.

    Memakai Kacamata Hitam
    Tidak hanya kulit yang perlu dilindungi dari efek berbahaya sinar ultraviolet matahari, mata juga perlu. Mata yang terlalu sering terpapar sinar ultraviolet dapat mengalami katarak, degenerasi makula, kornea terbakar, dan bahkan kanker mata. Oleh karena itu, pakailah kacamata hitamyang dapat memblokir sinar UVA dan UVB, serta kenakan topi ketika berjalan-jalan di siang hari.

    Tidak Merokok
    Merokok dapat meningkatkan risiko penyakit katarak, degenerasi makula, dan kerusakan saraf optik yang mampu menyebabkan kebutaan serta merusak retina. Merokok juga bisa menyebabkan penimbunan plak di pembuluh darah dan melemahkan arteri, sehingga meningkatkan risiko serangan jantung.

    Membuang Makeup Lama
    Pada riasan mata bentuk cair atau krim, bakteri dapat tumbuh dengan mudah. Buang dan ganti makeup Anda jika sudah 3 bulan digunakan. Selalu ingat untuk tidak meminjam dan meminjamkan makeup dari dan kepada orang lain. Serta pastikan untuk mencuci wajah hingga bersih sebelum dan setelah memakai makeup. Jika mengalami iritasi atau infeksi mata ketika mengenakan makeup, hapus riasan dan segera periksakan diri ke dokter.

    Rajin Olahraga
    Penelitian mengungkapkan bahwa olahraga dapat mengurangi risiko kehilangan penglihatan akibat tekanan darah tinggi, diabetes, dan kadar kolesterol yang tinggi.

    Cara menjaga kesehatan mata juga dapat dilakukan dengan tidak mengabaikan berbagai masalah pada mata. Jika terasa seperti ada butiran pasir di mata, bilas dengan air bersih. Apabila mata terasa gatal atau terlihat merah, atasi dengan obat tetes mata atau kompres dingin.

    Segera periksakan ke dokter mata jika keluhan pada mata terus berlanjut, atau jika mata terasa sakit, bengkak, sensitif terhadap cahaya, seperti ada bintik-bintik gelap mengambang ketika melihat, atau jika Anda mengalami gangguan penglihatan.

    Semoga bermanfaat!

     

     

     

    Sumber : https://www.alodokter.com/tujuh-cara-menjaga-kesehatan-mata

  • Masih Berani Tidur Dengan Lensa Kontak?

    Sahabat, Perempuan mana yang tidak tertarik memiliki bola mata yang bagus? Selain karena kebutuhan, tentu ada unsur estetika ketika seseorang menggunakan lensa kontak. Sebagai salah satu alternatif kacamata yang diminati cukup banyak orang karena kepraktisan dan estetikanya.

    Banyak mereka yang menggunakan lensa kontak malas untuk melepasnya. Mengutip dari apa yang dilansir oleh Republika  ternyata memang beberapa merk ternama lensa kontak mengklaim produk mereka aman digunakan saat tidur. Meski demikian, dokter bedah mata Irina Belinsky mengatakan lensa kontak tidak aman jika digunakan saat tidur. Belinsky mengatakan penggunaan lensa kontak hanya aman jika digunakan dengan baik dan benar.

    Bahaya Menggunakan Lensa Kontak Saat Tidur

    “Salah satu bagian dalam menjaga kebersihan lensa kontak yang baik adalah tidak tertidur dengan lensa kontak Anda,” tutur Belinsky seperti dilansir Business Insider.

    Bagaimanapun, lensa kontak merupakan benda asing yang ditempatkan di mata. Selain itu, lensa kontak juga harus selalu dalam keadaan lembap dan bisa bertindak seperti spons dengan cara menyerap kelembapan dari mata.

    “Lensa kontak juga bisa memerangkap bakteri, karena itu, sangat penting untuk melepas lensa kontak Anda dan membersihkannya secara rutin,” jelas Belinsky.

    Membiarkan lensa kontak tetap menempel di mata saat tidur dapat memicu terjadinya infeksi. Infeksi yang terjadi bisa berupa infeksi ringan hingga infeksi yang sangat berat. Infeksi ringan mungkin bisa diatasi hanya dengan obat tetes antibiotik. Akan tetapi, infeksi yang sangat berat dapat meninggalkan luka pada kornea mata meskipun berhasil diatasi.

    Luka pada kornea mata dapat menyebabkan perubahan kemampuan penglihatan secara permanen. Bahkan dalam beberapa kasus, infeksi yang terjadi bisa sangat berat sehingga pasien harus mendapatkan transplantasi kornea atau kehilangan penglihatan total.

    “Kebutaan akibat lensa kontak cenderung langka dan kasus ini biasanya berkaitan dengan kebersihan lensa kontak yang sangat, sangat buruk,” ungkap Belinsky.

    Selain melepas lensa kontak saat tidur, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh pengguna demi menjaga kebersihan lensa kontak. Salah satunya adalah mengganti lensa kontak secara rutin setiap bulan atau setiap dua minggu.

    Menggunakan lensa kontak melebihi masa penggunaan seharusnya dapat memicu terjadinya kerusakan pada lensa kontak. Permukaan lensa kontak akan menjadi tidak halus dan lembut. Selain itu, bagian pinggir lensa kontak pun dapat mengalami kerusakan mikro dan mengering.

    “Mata Anda tidak memiliki kelembapakn yang cukup untuk menjaga lensa kontak menempel di mata selamanya,” pungkas Belinsky.

    Seperti halnya spons di dapur, Belinsky mengatakan lensa kontak juga perlu dibersihkan dan diganti sesering mungkin. Jika tidak, lama-kelamaan lensa kontak tak akan bisa berfungsi sebaik sebelumnya.

    Lensa kontak yang dipakai saat tidur juga bisa terlipat dan terperangkap di kelopak mata. Kondisi ini dapat menyebabkan mata merah kronik karena pengguna bisa jadi baru menyadari ada lensa kontak yang terperangkap di kelopak matanya setelah berbulan-bulan kemudian.

    “Lepaskan lensa kontak Anda (saat tidur). Jangan biarkan tetap terpasang. Lepaskan lensa kontak Anda setiap hari,” tukas Belinsky.

    Jadi bagaimana Sahabat? Masihkah mau malas untuk melepas lensa kontak anda sebelum tidur? Saran dari kami, pakailah lensa kontak hanya saat memang diperlukan. Selalu bawa wadah lensa kontak tersebut agar ketika diperlukan untuk dilepas saat mata sudah lelah sekalipun belum memasuki waktu tidur, Anda bisa melepasnya dan mata anda pun terasa lebih lega.

    Semoga Bermanfaat !

     

    Rujukan :

    https://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/18/09/19/pf9xc5328-apa-yang-terjadi-saat-tertidur-ddengan-lensa-kontak

     

  • Fakta Unik Seputar Air Mata yang Belum Anda Tahu

    Menangis adalah suatu proses alami yang terjadi pada manusia. Hampir semua manusia dilahirkan dengan keadaan menangis. Setiap manusia dewasa pun pasti pernah menangis. Jika dilihat dari sisi gender, wanita lebih sering menangis daripada pria. Seperti dilansir dari medicaldailywanita menangis rata-rata 5,3 kali per bulan, sedangkan pria rata-rata menangis 1,3 kali per bulan. Menurut peneliti, hal ini karena wanita lebih mampu mentransfer emosinya secara biologis menjadi air mata, ditambah juga kelenjar air mata wanita lebih kecil daripada pria.

    Tetapi, tahukah Anda bahwa air mata yang keluar dari mata kita berbeda-beda tergantung dari fungsi dan penyebab yang mengakibatkan munculnya air mata tersebut? Berikut ini empat fakta menarik tentang air mata yang mungkin belum Anda tahu.

    1. Ada tiga jenis air mata, dengan fungsi yang berbeda-beda

    Ada tiga jenis air mata yang keluar dari mata kita, yaitu air mata emosi, air mata basal, dan air mata refleks. Masing-masing air mata ini dapat diproduksi oleh mata tergantung dari fungsi dan penyebabnya. Mari kita bahas satu per satu…

    • Air mata emosi. Air mata emosi keluar karena adanya tekanan emosi. Air mata ini mengandung kadar zat pembuat stress yang tinggi, seperti adenokortikotropin (ACTH). Air mata ini dapat memberi sinyal emosi kepada orang lain.
    • Air mata basal. Air mata basal selalu ada di dalam mata karena air mata ini berfungsi untuk melembapkan, menutrisi, dan melindungi mata. Kelenjar lakrimal yang berada di sisi terluar bagian mata atas selalu memproduksi cairan yang mengandung protein dan antibakterial. Cairan ini mengalir dari bola mata bagian luar menuju kornea dan melumasi seluruh permukaan mata setiap kali kita berkedip.
    • Air mata refleks. Air mata refleks berfungsi untuk melindungi mata dari iritasi, seperti iritasi yang disebabkan oleh debu, asap, maupun bawang. Jadi saat Anda sedang mengupas bawang, air mata inilah yang keluar.

    Selain fungsi yang telah dijelaskan di atas, air mata juga mempunyai fungsi lainnya. Air mata berfungsi untuk mengantarkan oksigen dan zat gizi, serta mengeluarkan produk sisa yang sudah tidak terpakai oleh tubuh, sama seperti fungsi darah pada tubuh. Air mata juga meningkatkan citra yang terbentuk pada retina dengan menghaluskan penyimpangan yang ada pada permukaan bola mata. Hal itulah yang menyebabkan pandangan Anda kabur saat mata Anda sedang kering.

    Air mata juga merupakan mekanisme pertahanan tubuh karena air mata mengandung antibodi, enzim dan komponen kekebalan tubuh lainnya. Zat ini membantu melindungi mata dari mikroorganisme. Oleh karena itu, kita sangat membutuhkan air mata karena fungsi air mata yang sangat banyak.

    2. Air mata dapat mengurangi stress

    Menangis adalah salah satu cara kita mengkomunikasikan perasaan yang sedang kita rasakan, selain juga untuk mengekspresikan emosi. Saat Anda sedang emosi atau stress, Anda akan menangis. Saat inilah air mata emosi Anda keluar. Setelah menangis, Anda akan merasa lebih tenang.

    Namun, apa yang sebenarnya terjadi? Bagaimana air mata dapat membantu mengurangi stress?

    Menangis dapat membantu membersihkan tubuh dari zat kimia yang berhubungan dengan stres. Inilah salah satu alasan mengapa kita merasa lebih baik ketika sudah menangis. Kadar adenokortikotropin (ACTH) yang tinggi ditemukan dalam air mata emosi. ACTH ini adalah zat kimia yang berhubungan dengan stress. Jadi jika Anda menangis saat sedang stress, Anda membantu mengeluarkan zat kimia penyebab stress tersebut sehingga perasaan Anda jauh lebih baik setelah menangis.

    Mengeluarkan ACTH dari tubuh juga mempunyai manfaat lain, yaitu memicu tubuh untuk juga mengeluarkan kortisol (hormon stres). Terlalu banyak kortisol dalam tubuh dapat menyebabkan masalah kesehatan yang berhubungan dengan stress.

    3. Kandungan dalam air mata

    Air mata mempunyai sistem yang kompleks, terdiri dari tiga lapisan, yaitu lapisan minyak, air, dan mukus. Lapisan air adalah yang paling tebal dan mengandung elektrolit (seperti natrium dan kalium), protein (paling banyak dalam bentuk enzim), glukosa, dan zat lain. Banyaknya kandungan lemak pada lapisan minyak terluar berfungsi untuk memperlambat penguapan. Tetapi, komposisi spesifik dari air mata dapat berubah dari hari ke hari tergantung pada kesehatan dan kondisi Anda.

    4. Air mata bisa mengalir masuk hidung

    Air mata diproduksi sebagian besar oleh kelenjar lakrimal yang terletak tepat di atas sudut luar mata. Saat berkedip, sebenarnya Anda sedang melumasi mata Anda dengan air mata karena pada saat itu air mata menyebar di permukaan mata. Air mata mengalir ke lubang kecil di kelopak mata yang disebut puncta, dan jika produksi air mata berlebih, seperti pada saat menangis, air mata tersebut akan mengalir dari kelopak mata bawah menuju ke saluran pada rongga hidung, di mana Anda dapat menelannya ketika menangis, atau air mata tersebut dapat menjadi bagian dari cairan hidung. Inilah yang menyebabkan Anda merasa susah bernapas ketika Anda menangis.

     

    Sumber : republika.co.id