Tag: makan buah dan sayur

  • Buah-buahan Yang Cocok Dikonsumsi Saat Berpuasa

    Buah adalah makanan yang penting saat puasa Ramadan. Untuk mengembalikan kesegaran tubuh, buah dibutuhkan setiap hari khususnya saat berbuka puasa. Buah untuk berbuka puasa bisa memberikan tambahan energi dari rasa manis yang dihasilkan, aneka vitamin bermanfaat, dan serat yang dapat melancarkan pencernaan.

    Buah yang Cocok untuk Buka Puasa

    Berikut buah terbaik untuk berbuka puasa yang sehat:

    1. Kurma

    Buah untuk berbuka puasa yang pertama adalah kurma, karena sangat dianjurkan untuk ada saat berbuka puasa. Buah ini bisa dikonsumsi sebanyak tiga butir dengan minum segelas air putih. Kurma akan memberikan energi secara langsung dari rasa manis yang diberikan. Energi tubuh akan langsung terangkat dengan instan.

    1. Semangka

    Semangka mengandung 91% air di dalam dagingnya. Selain itu daging buah ini juga mengandung likopen yang bekerja sebagai antioksidan. Selebihnya, semangka juga mengandung citrulline dan arginine yang baik untuk mengaja kesehatan jantung dan mengurangi timbunan lemak yang menyebabkan kolesterol dan serangan jantung.

    1. Melon

    Melon adalah buah yang rendah kalori dan memiliki banyak kandungan air, yang membuat tubuh kembali terhidrasi saat buka puasa.

    Hanya 1 cangkir melon (150-160 gram), seperti melon atau semangka, menghasilkan 46-61 kalori. Meskipun rendah kalori, melon kaya akan serat, kalium, dan antioksidan, seperti vitamin C, beta-karoten, dan lycopene.

    1. Buah berry

    Aneka buah berry seperti strawberry hingga blueberry baik untuk kesehatan dan direkomendasikan sebagai buah untuk buka puasa dan sahur. Buah untuk berbuka puasa ini mengandung banyak vitamin C yang baik untuk meningkatkan daya tahan. Selain itu, buah jenis ini juga baik untuk mencegah serangan jantung dan meringankan risiko hipertensi.

    1. Pisang

    Buah untuk buka puasa selanjutnya adalah pisang, yang harus tersedia saat Ramadan. Buah ini mengandung cukup banyak karbohidrat yang akan membuat Anda langsung kenyang. Selain dapat mengganjal perut sebelum menyantap makanan berat, pisang juga bermanfaat untuk melancarkan pencernaan dan mencegah heartburn.

    1. Jeruk

    Jeruk adalah buah yang cocok untuk buka puasa karena mengandung Vitamin C dan mineral yang baik untuk tubuh. Mengonsumsi jeruk akan memberikan rasa segar secara instan dan membuat Anda menjadi lebih kebal dengan penyakit seperti flu yang sering muncul saat musim kemarau.

    1. Alpukat

    Avokad adalah salah satu buah yang bisa jadi alternatif selain kurma. Kandungan lemak nabati yang banyak akan membuat energi dalam tubuh langsung meningkat.

    Buah untuk berbuka puasa ini dapat dikonsumsi dalam bentuk jus, smoothie atau langsung dimakan bersama susu cokelat.

    1. Apel

    Apel adalah buah yang rendah kalori (116 kalori) dan tinggi serat (5,4 gram) per buah (223 gram). Mengonsumsi buah-buahan rendah kalori seperti apel lebih mengenyangkan. Bahakan mengonsumsi buah apel dapat menahan lapar seharian.

    1. Kiwi

    Kiwi adalah salah satu buah yang rendah fruktosa dibandingkan buah lain. Dengan komponen ini gula darah di dalam tubuh tidak akan mudah naik dengan cepat. Selain itu kiwi juga mengandung cukup banyak serat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Anda akan jarang sembelit yang menyebabkan perut sakit.

    1. Markisa

    Satu buah markisa (18 gram) yang segar mengandung 17 kalori dan kaya akan serat, vitamin C, vitamin A, zat besi, dan kalium. Markisa juga memiliki serat makanan yang cukup.

    1. Anggur

    Buah kecil ini bisa menjadi alternatif Anda untuk berbuka puasa. Rasanya yang segar dan manis bisa membantu menggantikan cairan dan gula yang hilang selama berpuasa. Anggur juga termasuk jenis buah yang gampang dicerna karena tinggi air dan mengandung serat, sehingga baik untuk dimakan sebelum Anda mulai makan utama saat berbuka puasa. Ini mempersiapkan sistem pencernaan Anda sebelum memproses jenis makanan yang lebih kompleks.

    1. Strobery

    Sama seperti semangka, buah stroberi mengandung 91% air yang mampu mencegah dehidrasi. Stroberi juga termasuk buah tinggi vitamin C yang membantu menjaga stamina, menjaga kesehatan kulit dan mata, hingga mencegah tekanan darah tinggi dan serangan jantung.

    Nah, itulah 12 buah yang cocok dikonsumi saat sahur dan berbuka puasa.

    Semoga Bermanfaat.

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Doktersehat.com

  • Makanan Yang Membantu Membakar Lemak Ketika Tidur Malam

    Tubuh tidak hanya membakar lemak ketika Anda berolahraga saja. Saat tidur pun juga, lho! Tubuh membakar sekitar 400-500 kalori selama 8 jam Anda terlelap. Nah, untuk memperbanyak jumlah lemak yang dibakar sepanjang malam, tidak ada salahnya untuk makan dulu sebelum tidur. Eits, tapi jangan sembarang makan kalau tidak mau perut malah bertambah buncit. Baiknya, pilih lima jenis makanan pembakar lemak yang rendah kalori ini.

    Beragam pilihan makanan pembakar lemak di malam hari

    1. Buah sitrus

    Buah-buahan sitrus seperti jeruk lemon, jeruk bali, jeruk nipis, jambu biji, dan tomat kaya akan vitamin C dan serat yang dapat membantu membakar lemak.Buah sitrus dipercaya mampu meningkatkan kerja metabolisme tubuh. Semakin cepat metabolisme bekerja, maka cepat dan banyak simpanan lemak yang dibakar. Selain itu, keluarga jeruk memiliki sifat diuretik alami yang bisa membantu membersihkan usus dari tumpukan sisa makanan pemicu sembelit. Logikanya, semakin banyak sisa makanan yang mengeras dan menumpuk lama di usus, berat badan Anda makin bertambah. Menariknya lagi, kandungan vitamin C dari buah-buahan jeruk juga bermanfaat menjaga kesehatan kulit selama kita tidur.

    2. Susu

    Dikutip dari Livestrong, susu rendah lemak (susu skim) atau yang tanpa lemak (fat-free) adalah makanan pembakar lemak yang baik dikonsumsi sebelum tidur. Ini juga termasuk makanan dan minuman yang diolah menggunakan jenis susu tersebut, misalnya yogurt rendah lemak atau keju (Swiss, parmesan, feta, mozzarella). Kenapa?

    Kandungan kalsium dan mineral dalam susu bekerja sama meningkatkan kerja metabolisme tubuh untuk membakar lemak saat tidur. Selain itu, susu juga sumber karbohidrat kompleks yang dapat membantu menjaga kadar insulin tetap rendah. Kadar insulin rendah membantu meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar kalori.

    Untuk mendapatkan manfaat ini, Anda perlu mengonsumsinya sebanyak 1.200 higga 1.300 mg kalsium setiap harinya. Satu gelas susu ukuran 250 ml mengandung 300 mg kalsium. Maka, cobalah untuk mengonsumsi 3-4 porsi susu rendah lemak setiap hari, baik dalam bantuk murni atau olahan seperti keju dan yogurt, untuk membantu tubuh membakar lemak lebih maksimal.

    3.Gandum utuh

    Gandum utuh dam biji-bijian utuh seperti beras merah, beras cokelat, beras hitam, hingga quinoa diperkaya oleh serat dan karbohidrat kompleks yang membantu merangsang metabolisme tubuh untuk mempercepat pembakaran lemak. Metabolisme tubuh yang tinggi juga menjaga kadar insulin tetap rendah. Maka itu, biji-bijian utuh menjadi salah satu pilihan makanan pembakar lemak dan kalori saat tidur.

    4.Kacang-kacangan

    Kacang-kacangan seperti kacang tanah, almond, kacang kedelai, kacang merah, dan lainnya merupakan sumber protein nabati yang dapat membantu menjaga berat badan. Pasalnya, serat dan jenis protein dari bahan-bahan nabati membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Metabolisme tubuh yang tinggi membantu membakar lemak lebih cepat dan menjaga kadar insulin tetap seimbang, sehingga juga dianggap mampu untuk menurunkan risiko diabetes mellitus tipe 2.

    Kacang juga mengandung sederet vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan. Jadikan segenggam kacang panggang pilihan sebagai kudapan Anda atau racik semangkuk sup kacang merah untuk menghangatkan perut sebelum tidur.

    5.Teh hijau

    Dikutip dari Prevention, penelitian asal Swiss membuktikan bahwa mengonsumsi suplemen teh hijau (setara dengan satu cangkir teh hijau) sebanyak tiga kali sehari membantu membakar kalori 80 kali lebih banyak daripada tidak mengonsumsinya sama sekali. Para peneliti meyakini manfaat teh hijau ini berkat kandungan antioksidan flavonoid yang bekerja meningkatkan metabolisme tubuh dan membakar kalori, bahkan saat Anda sedang tidur.

    Namun ingat, untuk memiliki berat badan ideal tidak cukup hanya dengan menerapkan pola makan yang lebih sehat. Anda juga perlu mendampinginya dengan rutin melakukan berbagai kegiatan fisik yang dapat membantu membakar lemak lebih maksimal.

     

    Sumber: hellosehat.com

  • Pentingnya Makan Buah dan Sayur serta Manfaatnya

    Sayur dan buah, dua jenis makanan ini sangat disarankan untuk dikonsumsi setiap hari. Namun, sayangnya masih ada saja individu yang tidak suka sayur dan jarang makan buah. Padahal, makan sayur dan buah setiap hari mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan.

    Kenapa harus makan buah dan sayur?

    Sayur dan buah merupakan dua hal yang tidak bisa terpisahkan. Keduanya mengandung vitamin dan mineral, serta serat yang dibutuhkan tubuh setiap hari. Beberapa vitamin dan mineral penting yang terkandung dalam sayur dan buah adalah vitamin A, vitamin C, vitamin E, magnesium, seng, kalium, fosfor, dan asam folat. Kandungan-kandungan ini tentu dapat memenuhi kebutuhan nutrisi Anda, yang juga berguna untuk mencegah berbagai macam penyakit.

    Serat dalam sayur dan buah juga berperan dalam mencegah berbagai penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, stroke, dan penyakit yang berhubungan dengan sistem pencernaan. Hal ini karena serat dapat membantu Anda dalam menurunkan kolesterol jahat, mengontrol kadar gula darah, melancarkan sistem pencernaan, dan membuat Anda lebih kenyang sehingga tidak makan berlebih.

    Lalu apa aja kandungan nutrisi yang ada pada sayur berdasarkan warnanya?

    Berbagai warna yang terdapat dalam sayur dan buah juga ternyata mempunyai arti masing-masing loh. Ini dia artinya:

    Sayur dan buah berwarna merah (seperti tomat dan semangka) mengandung likopen. Likopen ini dapat membantu tubuh dalam melawan kanker tertentu, seperti kanker prostat, dan juga penyakit jantung.

    Sayur dan buah berwarna hijau (seperti bayam, kale, dan brokoli) mengandung lutein dan zeaxanthin. Dua zat ini dapat membantu mencegah penyakit mata terkait usia, seperti katarak.

    Sayur dan buah berwarna biru dan ungu (seperti terong dan blueberry) mengandung antosianin. Antosianin juga dapat membantu tubuh terhindar dari kanker.

    Sayur dan buah berwarna putih (seperti kembang kol) mengandung sulforaphane. Zat ini juga dapat membantu melindungi tubuh Anda dari berbagai jenis kanker.

    Adapun beberapa manfaat makan buah, diantaranya :

    1. Mencegah obesitas dan menjaga berat badan yang ideal.
    2. Menurunkan kadar kolesterol.
    3. Menurunkan tekanan darah.
    4. Menurunkan risiko penyakit, seperti diabetes tipe 2, stroke, penyakit jantung, kanker dan hipertensi.
    5. Kandungan serat pada buah membantu mencegah dan mengatasi masalah pencernaan, seperti sembelit.
    6. Menjaga kesehatan mata dan mencegah penyakit mata terkait penuaan, katarak, dan degenerasi makula.

     

    Nah, itulah penjelasan mengenai pentingnya makan sayur dan buah setiap harinya.

    Semoga bermanfaat!

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Alodokter.com