Tag: lion air

  • 4 Jenazah Korban Lion Air Sudah Dipulangkan ke Bangka Belitung

    Ruang kedatangan kargo Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang.(KOMPAS.com/HERU DAHNUR)

    Empat jenazah korban Lion Air JT 610 kembali tiba di Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (8/11/2018).

    Total sejak Senin (5/11/2018) telah dipulangkan sebanyak 16 jenazah.

    Kabag Protokol Pemprov Kepulauan Bangka Belitung M Ali mengatakan, empat jenazah yang tiba Kamis ini atas nama, Rio Ananda Pratama, Eling Sutikno, Radika Wijaya dan Rafeza Wijaya.

    “Jenazah ada yang langsung dibawa ke rumah duka, ada juga yang diserahterimakan terlebih dahulu di posko bandara Depati Amir,” kata Ali.

    Dia mengungkapkan, identifikasi keempat jenazah berasal dari sidik jari, DNA dan rekam medis.

    “Tiga jenazah yakni Eling Sutikno, Radika Wijaya dan Rafeza Wijaya menggunakan pesawat Lion Air JT216. Sementara jenazah Rio Ananda Pratama menumpang pesawat Garuda, GA 136.

    Berikut daftar empat jenazah Lion Air JT 610 yang dipulangkan ke Pangkal Pinang, Kamis (8/11/2018):

    1. dr.Rio Ananda Pratama (L) 26 thn, Islam (Sidik Jari) No.AM (176)

    – Alamat : Jl.Dokter Yudono No 26 Rt.002/001 Kel.Taman Bunga, Kec.Gerunggang Pangkal Pinang.

    – Pekerjaan : Dokter RSBT Timah.Tbk.

    – Flight : GA 136 (CGK-PGK)

    – Pukul : 10.05 wib

    * Tempat Pemakaman ( Babel )

    * Langsung Menuju RSBT Pt.Timah.Tbk. ( Tidak ada Ceremony di CC Depati Amir )

    2. Eling Sutikno (L) 59 thn, Islam (Sidik Jari) No AM (035)

    – Alamat : Jl.Nyato Kel.Bukit Lama, Kec.Taman Sari PangkalPinang.

    – Pekerjaan : Anggota DPRD Provinsi Babel.

    – Flight : JT 216 (CGK-PGK)

    – Pukul : 06.10 wib

    * Tempat Pemakaman di Rumah Duka ( Pangkal Pinang )

    3. Radika Wijaya (L) 4 thn Islam (DNA+Medis) No.AM (201)

    – Alamat : Desa Air Putih, Muntok Kab.Bangka Barat, Prov.Babel.

    – Flight : JT 216 (CGK-PGK)

    – Pukul : 06.10 wib * Tempat Pemakaman ( Muntok Kab.Bangka Barat )

    4. Rafezza Wijaya (L) 1.9 thn, Islam (DNA+Medis) No.AM (202 )

    – Alamat : Desa Air Putih Muntok Kab.Bangka Barat Prov.Babel.

    – Flight : JT 216 (CGK-PGK)

    – Pukul : 06.10 wib

    * Tempat Pemakaman ( Muntok Bangka Barat )

     

    Sumber : regional.kompas.co

  • KNKT: Mesin Pesawat Lion Air dalam Keadaan Hidup Saat Jatuh ke Laut

    Liputan6.com, Jakarta Misteri penyebab jatuhnya Lion Air rute Jakarta-Pangkalpinang di perairan Karawang perlahan mulai terkuak. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah menemukan petunjuk keadaan mesin pesawat sesaat sebelum jatuh ke laut.

    Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono mengungkap, hasil sementara investigasi pihaknya menunjukkan mesin pesawat dalam keadaan hidup saat bersentuhan dengan air laut.

    “Mesin dalam keadaan hidup dengan putaran yang cukup tinggi saat menyentuh air,” ujar Soerjanto saat bertemu dengan keluarga korban kecelakaan Lion Air di Hotel Ibis, Jakarta, Senin (5/11/2018).

    Petunjuk itu terkuak usai bagian mesin Lion Air berhasil ditemukan Tim SAR. Mesin itu telah diinvestigasi oleh KNKT.

    “Temuan bagian mesin menunjukkan kedua mesin dalam keadaan hidup dengan RPM tinggi. Mesin berputar tinggi saat menyentuh air,” kata dia.

    Hancur saat Jatuh ke Air

    Soerjanto juga menegaskan, pesawat Lion Air JT 610 tidak meledak di udara. Hasil investigasi sementara KNKT mengungkap, pesawat hancur saat bertubrukan dengan air laut.

    “Kalau meledak sebelum jatuh ke air, serpihan pecahannya luas. Jadi, pesawat ini jatuh saat bersentuhan dengan air,” Soerjanto memungkasi.

     

     

    Sumber : liputan6

  • Ini Identitas Empat Korban Lion Air yang Sudah Teridentifikasi

    Tim Disaster Victim Identification atau DVI Rumah Sakit Polri R Said Soekanto hingga hari ini berhasil mengidentifikasi empat jenazah korban pesawat Lion Air JT 610. Pada Jumat kemarin, DVI telah mengidentifikasi tiga jenazah.

    Dua Kantong Jenazah Korban Lion Air Jatuh Tiba di RS Polri

    “Hasil dari identifikasi rekonsiliasi pada hari ini, kami berhasil mengidentifikasi 3 jenazah korban,” kata Kepala Rumah Sakit R Said Soekanto Komisaris Besar Musyafak pada Jumat, 2 November 2018.

    Berikut adalah empat jenazah yang telah berhasil teridentifikasi:
    – Candra Kirana, 29 tahun, laki-laki, dengan identifikasi pada bagian tubuh dari post mortem data sekunder, berupa properti sepatu Reebok warna putih yang masih melekat di bagian kaki kanannya
    – Moni, 41 tahun, perempuan, dengan identifikasi dari postmortem dan ante mortem data sekunder, bagian tubuh yang mempunyai tato di punggung kanan korban berbentuk bunga
    – Haizkia Jorry Saroinsong, 23 tahun, laki-laki, melalui identifikasi data primer berupa sidik jari di bagian jempol, telunjuk dan kelingking bagian lengan kanannya
    – Jannatun Cintya Dewi, 24 tahun, perempuan, melalui identifikasi data sekunder antemortem berupa sidik jari, foto selfie, foto E-KTP, dan foto ijazah

    Sampai Jumat malam, tim DVI RS Polri telah menerima 67 kantong jenazah. Tim pun akan melakukan proses identifikasi ante mortem dan post mortem. Mereka akan menyandingkan dengan data-data yang telah diberikan oleh keluarga korban.

    Pesawat Lion Air JT 610 dengan register PK-LQP itu diduga jatuh di perairan Karawang pada Senin, 29 Oktober lalu. Pesawat rute Jakarta-Pangkalpinang itu hilang kontak setelah 12 menit lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pada 06.20 WIB. Pesawat tersebut mengangkut 189 penumpang, termasuk awak kabin.

     

     

     

    Sumber : Tempo.co

  • Black Box Lion Air JT-610 Ditemukan dalam Keadaan Fisik Utuh

    Kotak hitam atau black box pesawat Lion Air JT-160 sudah ditemukan di perairan Karawang pada siang ini. Dansatgas SAR TNI AL Kolonel Laut Iswarto mengatakan saat ditemukan black box dalam kondisi fisik yang utuh.

    Kotak hitam itu ditemukan oleh penyelam dari kapal Baruna Jaya I.

    “Masih bagus, tinggal tunggu aja ada dokumentasi dan rilis tersendiri,” kata Iswarto kepada wartawan di atas LCU KRI Banda Aceh 593-1 di Laut Karawang, Kamis (1/11).

    Iswarto menerangkan black box Lion Air JT-160 ditemukan di Laut Karawang, dengan titik koordinat 05° 48′ 46,2″ LS dan 107° 07′ 36,88″ BT. Kotak hitam ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB.

    Iswarto tak merinci lebih jauh soal kondisi atau proses penemuan kotak hitam tersebut. Dia hanya menyatakan setelah ditemukan, kotak hitam akan diserahkan ke pihak berwenang dalam hal ini Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

    “Kewenangan saya mencari, menemukan. Saya serahkan ke pihak berwenang,” ujar dia.

    Penemuan kotak hitam Lion Air JT-160 juga dibenarkan Kadispen TNI AL Kolonel Laut Mohamad Zaenal. Zaenal mengatakan kotak hitam ditemukan tim Penyelam Taifib Marinir, dan sudah diangkut ke kapal Baruna Jaya I.

    “Sudah confirmed ditemukan oleh Satgas SAR TNI AL, selanjutnya diserahkan kepada KNKT,” kata Zaenal saat dihubungi. “Data pendukung akan di update lebih lanjut,” lanjut dia.

    Kotak hitam itu disebut ditemukan penyelam Sertu Hendra. Benda tersebut lantas dimasukkan ke dalam kotak plastik berwarna putih dan tutup berwarna biru.

    Hendra memastikan kotak hitam dalam keadaan utuh.”Warna kotak oranye, kondisi utuh ditemukan di lumpur di kedalaman 30 meter,” jelas dia.

    Hendra mengungkapkan pihaknya agak kesulitan mengambil blackbox lantaran ada lumpur dan banyak serpihan pesawat.

    Setiap penyelam dibekali tali agar tidak terlempar terbawa arus dan sejumlah alat canggih untuk mendeteksi lokasi blackbox.”Alat kami kecilkan sensitifnya hingga area semakin mengecil,” ujar dia.

    Black Box Lion Air JT-160 Ditemukan dalam Keadaan Fisik Utuh
    Box tempat penyimpanan kotak hitam (black box) Lion Air JT 610 yang dibawa ke kapal baruna jaya I di laut utara karawang, Jabar, 1 November 2018. (Dok. Istimewa)

    Laporan koresponden CNN Indonesia TV di kapal Baruna Jaya I, perairan Karawang, kotak hitam JT-160 ditemukan berkat alat Remotely Operated Vehicle (ROV) yang dimiliki kapal itu.

    Awalnya ROV tersebut menemukan serpihan badan pesawat dan sebuah syal yang diduga milik korban. Petugas kemudian membawa ping locater untuk menangkap sinyal ‘beep’ dari black box. Setelah ditemukan, kotak hitam langsung diangkat dan dibawa kapal Baruna Jaya I.

    Kotak hitam adalah perangkat yang biasanya melekat di alat transportasi. Di pesawat, kotak hitam merekam data penerbangan dan suara kokpit selama penerbangan. (dis/wis)

    Sumber : cnnindonesia.com
  • Lion Air Benarkan Pesawatnya Jatuh

    Pesawat Lion Air JT 610 rute Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Depati Amir Pangkal Pinang dipastikan jatuh. Pihak maskapai Lion Air telah memberikan keterangan resminya melalui Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

    “Penerbangan Lion Air  nomor penenerbangan JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06.20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara, pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628”  (sekitar Karawang),” tulis Danang dalam keterangan resminya yang diterima Republika.co.id, Senin (29/10).

    Pesawat tersebut mengangkut penumpang sebanyak 181 penumpang, dengan rincian 124 penumpang dewasa laki-laki, 54 penumpang dewasa perempuan, dua anak-anak dan satu bayi. Kru pesawat berjumlah tujuh orang. Dua orang penerbang (pilot dan co-pilot) serta lima orang kru kabin pesawat. Dalam pesawat tersebut juga mengangkut tiga pramugari yang tengah melakukan pelatihan dan satu orang teknisi.

    Danang menyebut, pihak Lion Air sangat berduka atas insiden jatuhnya pesawat yang diduga jatuh setelah 13 menit mengudara. “Lion Air sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan berkerjasama dengan instansi terkait dan semua pihak sehubungan dengan kejadian ini,” tulis Danang.

    photo

    Beberapa serpihan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Senin (29/10).

    Untuk pihak keluarga penumpang yang membutuhkan informasi lebih lanjut, Danang meminta untuk menghubungi pihak Lion Air. “Terkait dengan kejadian ini kami membuka crisis center di nomor telepon  021-80820000 dan untuk infomasi penumpang di nomor telpon  021-80820002” kata Danang.

    Belum ada informasi terbaru yang valid terkait informasi penumpang. Danang berjanji akan memberikan informasi kepada keluarga penumpang setiap ada informasi terbaru.

    “Kami  akan terus  memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan  lebih lanjut,” kata Danang.

    Sebelumnya, Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610, tujuan Pangkal Pinang hilang kontak. Pesawat yang berangkat pada pukul 06.12 WIB dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, tak kunjung mendarat di Pangkal Pinang hingga pukul 07.20 WIB

     

     

     

    Sumber : Republika