Tag: kurang tidur

  • Kurang Tidur Sebabkan Diabetes Tipe 2, Benarkah? Baca Selengkapnya!

    Umumnya dalam satu hari seseorang memerlukan waktu 7-8 jam untuk tidur. Namun terkadang karena padatnya aktifitas membuat jam tidur terganggu. Bahkan sebagian orang super sibuk kurang tidur sudah menjadi kebiasaan setiap harinya. Sudah banyak yang mengatakan bahwa kurang tidur memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Salah satunya Diabetes, Obesitas, dan Penyakit Jantung.

    Akibat kurang tidur

    Kurang tidur dapat menyebabkan peningkatan produksi kortisol tubuh, yang juga dikenal sebagai hormon stres. Hal ini lah yang menyebabkan fungsi hormon menjadi tidak tepat. Juga dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh, yang menyebabkan diabetes tipe 2.

    Dr. Raghu Reddy, sleep medicine specialist dari Universitas Arkansas, Amerika Serikat mengingatkan waktu tidur yang hilang dalam lima jam selama seminggu dapat diganti dengan berisitirahat selama akhir pekan. Namun, jika waktu tidur yang hilang sudah lebih dari 20 jam, maka akan sangat berbahaya dan bisa mengganggu kesehatan tubuh, baik fisik maupun emosional.

    Tidur siang

    Dibawah ini adalah dampak buruk akibat kurang tidur :

    1. Memicu diabetes
      Kurang tidur dapat memicu respon stres pada tubuh, sehingga terjadi pelepasan hormon kortisol dan norepenepherine yang berhubungan dengan resistensi insulin. Hal ini juga berpengaruh terhadap hormon yang mengontrol nafsu makan.
    2. Risiko stroke
      kesehatan jantung akan menurun bila Anda kurang waktu tidur. Hal ini bisa membuat aliran darah menuju ke otak menjadi terhambat sehingga bisa memicu terjadinya stroke.
    3. Tekanan darah
      Kurang tidur satu hingga enam jam per hari dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik dan bisa menggangu aktivitas sehari-hari. Hal inilah yang memicu tekanan darah tinggi.
    4. Kanker payudara
      Saat Anda kurang tidur, hormon melatonin yaitu hormon anti kanker akan menurun. Kurang tidur juga memicu meningkatnya kadar hormon estrogen (senyawa steroid yang berfungsi sebagai pemicu perkembangan organ seks). Ketika ini terus terjadi dalam siklus tidur, maka akan menyebabkan terjadinya kanker payudara pada wanita.
    5. Pola makan
      Waktu tidur yang kurang dapat menyebabkan terjadinya penurunan leptin yaitu sinyal rasa kenyang ke otak dan meningkatnya ghrelin yaitu hormon yang dapat merangsang nafsu makan. Jika ini terus terjadi, pola makan akan terganggu dan memungkinkan risiko penyakit lain terjadi pada tubuh.
    6. Memicu gangguan jantung
      Orang yang tidur terlalu larut sehingga kekurangan waktu tidur berisiko rentan terhadap penyakit jantung. Waktu tidur yang kurang juga dapat menurunkanproses metabolisme dan meningkatkan tekanan darah sehingga proses kerja jantung  menjadi terganggu.
    7. Mengganggu kemampuan otak
      Kurang tidur dalam waktu yang lama dapat mengganggu kemampuan berpikir dan menerima informasi sehingga akan menggangu fokus seseorang ketika beraktivitas.
    8. Depresi tinggi
      Kurang tidur menyebabkan penurunan neurotransmiter (senyawa kimmia yang diproduksi otak) untuk mengatur suasana hati. Ketika waktu tidur terus berkurang, hal ini dapat memengaruhi suasana hati, sehingga memungkinkan terjadinya depresi.
    9. Gangguan emosional anak
      Kurang tidur meningkatkan reaksi antisipatif pada pusat emosional otak, sehingga menyebabkan rasa cemas meningkat.
    10. Meningkatkan Risiko Kanker
      Jika Anda memiliki durasi tidur yang singkat, Anda rentan terkena kanker payudara, kanker usus besar dan kanker prostat. Pekerja yang terbiasa bekerja semalam mungkin juga menderita risiko kanker yang lebih tinggi
    11. Berat badan naik
      Kurang tidur bisa membuat Anda menambah kalori ekstra. Orang yang tidur kurang dari lima jam setiap malam lebih cenderung bertambah berat badan dan akhirnya menderita obesitas. Orang yang tidur selama 7-8 jam akan mendapatkan jumlah tidur yang nyenyak dan karenanya membuat mereka merasa segar dan berenergi.
    12. Cepat tua
      Kurang tidur juga mempengaruhi kulit Anda dan membuat Anda terlihat berumur lebih tua di usia muda. Orang yang kurang tidur dan kebiasaan tidur yang buruk tampak jauh lebih tua dari usia sebenarnya, seperti sebuah penelitian menyebutkan. Hal ini menyebabkan garis-garis halus, keriput, warna kulit tidak rata dan ditandai kelonggaran kulit.

    Itulah beberapa dampak buruk yang diakibatkan kurang tidur. Namun dampak tersebut dapat diminimalisir dengan tips tips sederhana untuk mengatasi kurang tidur.

    Semoga bermanfaat!

     

     

    Sumber :

  • Hati-hati Remaja Kurang Tidur Ini Dampak Yang Akan Terjadi

    Durasi tidur sangat berpengaruh pada remaja, terutama terkait kesehatan. Sebuah studi menemukan bahwa kuantitas dan kualitas tidur memiliki efek signifikan pada kesehatan kardiovaskular seperti tekanan darah, tingkat kolesterol, dan deposisi lemak perut.

    Jika dibiarkan, kurang tidur bisa menimbulkan konsekuensi serius bagi remaja. Efek tersebut bisa mereka rasakan dari waktu ke waktu. Berikut beberapa risiko terbesar yang dihadapi remaja karena kurang tidur.

    Hasil gambar untuk remaja kurang tidur

    1. Peningkat risiko kecelakaan lalu lintas

    Lebih dari 100 ribu kecelakaan mobil terjadi setiap tahun akibat pengemudi kelelahan dan mengantuk. Para pengemudi tersebut umumnya berusia di bawah 25 tahun. Selain risiko mengantuk saat mengemudi, kurang tidur kronis pada remaja bisa mengakibatkan mereka lalai dan bereaksi lebih lambat sehingga bisa meningkatkan peluang terjadinya kecelakaan.

    2. Masalah kesehatan fisik

    Kurang tidur dapat mengganggu perkembangan dan kesehatan fisik remaja secara keseluruhan. Remaja yang dengan waktu tidur kurang lebih sering mengeluh tentang masalah kesehatan, seperti sakit perut, sakit kepala, sakit punggung, bahkan berisiko terkena tekanan darah tinggi.

    3. Gangguan memori dan pembelajaran

    Remaja yang tidak mendapatkan waktu tidur cukup berpeluang tinggi untuk tertidur di kelas sehingga sulit untuk berkonsentrasi dalam memperhatikan pelajaran. Kurang tidur dapat menyebabkan gangguan memori yang berpengaruh buruk pada pendidikan dan prestasi akademik remaja secara keseluruhan.

    4. Berisiko tinggi mengalami obesitas

    Banyak studi penelitian yang menyebutkan adanya pengaruh kurang tidur dengan obesitas pada anak-anak dan orang dewasa. Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon yang mengontrol nafsu makan, serta menurunkan motivasi dan energi yang mengurangi motivasi remaja untuk berolahraga. Dengan demikian peluang mereka untuk menderita obesitas pun semakin tinggi.

    5. Masalah kesehatan mental

    Remaja yang kurang tidur memiliki mood atau suasana hati yang mudah berubah. Mereka juga mudah marah, mempunyai tingkat kecemasan yang tinggi, dan kesulitan mengontrol amarah tersebut.

    Jika Anda memang mengalami susah tidur, sebaiknya konsultasikan pada dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut dan penanganan yang tepat.

    Meski terdengar sepele, kurang tidur yang dibiarkan terus menerus dalam jangka panjang, akan memiliki dampak buruk bagi kesehatan.

    Selain menimbulkan berbagai masalah kesehatan, sering disepelekan bahwa kurang tidur juga turut bertanggung jawab atas banyaknya angka kecelakaan lalu lintas dan kecelakaan kerja.

    Semoga bermanfaat.

     

     

    Sumber :

    • news.okezone.com
    • alodokter.com
  • Perlu Diketahui Beberapa Kebiasaan Yang Dapat Merusak Otak

    Sebagai pengatur dan koordinator segala aktivitas dalam tubuh, otak adalah salah satu organ terpenting. Organ ini juga memiliki kemampuan untuk berubah dan beradaptasi dengan kebutuhan.

    Sifat otak yang demikian dikenal dengan istilah plastisitas. Tak heran jika kemudian ada kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa merusak otak. Apa sajakah bentuknya?

    Melewatkan sarapan

    Seperti dilansir laman Hhd Research, sarapan merupakan makanan terpenting sepanjang hari. Melewatkannya dapat menyebabkan kadar gula darah rendah dan itu sangat merusak otak, terutama jika itu sering terjadi.

    Otak menggunakan lebih banyak energi daripada organ lain di dalam tubuh. Ia memakan hingga 20 persen dari total glukosa yang tersedia dalam sistem metabolisme setiap hari.

    Sekitar dua per tiga dari “anggaran energi” otak digunakan untuk membantu neuron melepaskan sinyal ke seluruh tubuh. Sepertiga sisanya ditujukan untuk pemeliharaan dan perawatan seluler.

    Secara teratur, menolak asupan nutrisi otak menyebabkan defisit dalam anggaran energi itu. Jadi, jangan heran jika otak menjadi kurang responsif terhadap rangsangan. Tanpa disadari, sel-sel otak juga akan kehilangan perawatan kritis yang dibutuhkan untuk menjadi sehat dan akan mati pada tingkat yang dipercepat.

    Kurang tidur

    Kurang tidur akan membuat orang merasa lamban dan pelupa pada hari berikutnya. Itu terjadi karena kurang tidur merampas kemampuan neuron untuk berfungsi dengan baik.

    Kurang tidur dapat mengarah pada penyimpangan mental yang dapat memengaruhi pekerjaan dan hubungan Anda. Lebih dari itu, indera dan refleks juga bisa tumpul  sehingga membuat orang berisiko besar mengalami kecelakaan berbahaya.

    Kurang tidur kronis dapat membuat efek ini permanen. Jadi, luangkanlah waktu untuk tidur dengan benar dan rasakan peningkatan produktivitas di hari berikutnya.

    Makan berlebihan

    Studi mengungkapkan hubungan yang mengejutkan antara obesitas dan demensia. Alasannya tidak jelas, tetapi para peneliti menduga bahwa obesitas terjadi ketika makanan yang dimakan kurang gizi.

    Kondisi itu mengarah pada keinginan untuk makan berlebihan untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan vitamin dan mineral. Jadi, bahkan jika sudah makan banyak, otak masih merasa kelaparan.

    Merokok

    Banyak penelitian telah dilakukan tentang efek merusak dari merokok. Kebiasaan merokok merusak membran sel dan kelayakan saraf di area otak yang mengatur keseimbangan, koordinasi, dan keterampilan motorik halus dan kasar. Merokok juga menipiskan korteks, di mana proses termasuk bahasa, memori, dan persepsi terjadi.

    Berhentilah merokok sekarang juga demi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Tentunya, langkah bijak itu dapat membantu kesehatan otak juga.

    Para peneliti telah menemukan bahwa penghentian kebiasaan merokok dapat mengembalikan ketebalan korteks yang hilang. Meski begitu, mantan perokok berat yang tidak kembuh selama lebih dari 25 tahun pun tetap memiliki korteks yang lebih tipis daripada mereka yang tidak pernah merokok.

    Dehidrasi

    Tubuh terdiri dari 70 persen air. Otomatis, air sangat penting untuk setiap fungsi tubuh, termasuk fungsi otak.

    Efek dehidrasi pada otak terjadi sangat cepat. Para peneliti mengungkapkan bahwa hanya dua jam latihan berat tanpa asupan air dapat menyebabkan penurunan kognitif. Dalam studi ditemukan bahwa dehidrasi berdampak pada fungsi-fungsi seperti pemecahan masalah yang kompleks, koordinasi, dan perhatian yang paling besar.

    Tidak perlu stres tentang minum dalam jumlah tertentu setiap hari, tetapi perhatikan rasa haus Anda karena itu merupakan indikator yang sangat baik dari kebutuhan air. Cobalah untuk minum secara konsisten sepanjang hari untuk menjaga level hidrasi stabil dan otak pun akan bahagia.

    Terlalu banyak gula

    Tubuh dan otak membutuhkan gula untuk berfungsi, tetapi diet modern terlalu banyak memasukkannya. Ketika orang makan terlalu banyak gula secara teratur, sel-sel, termasuk sel-sel otak, berada dalam kondisi peradangan kronis.

    Itu berdampak pada kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi penting dari makanan dan mulai membuat otak kelaparan terhadap zat yang dibutuhkan untuk kognisi optimal. Pada akhirnya, Anda akan memiliki risiko demensia yang lebih tinggi dan hippocampus, wilayah di otak yang mengelola memori, yang lebih kecil.

    Stres

    Stres kronis dapat memiliki efek negatif di seluruh tubuh. Stres situasional sebenarnya adalah hal yang baik yang mempersiapkan tubuh untuk melawan atau melarikan diri dalam menghadapi bahaya, tetapi ketika gaya hidup Anda termasuk stres kronis, hormon kortisol menumpuk di otak dan menyebabkan kerusakan yang berlangsung lama .

    Tidak hanya dapat membunuh sel-sel otak, stres sebenarnya menyebabkan otak menyusut. Ketika efek menyusut ini mengenai korteks prefrontal, kemampuan  untuk belajar dan mengingat menjadi terpengaruh. Sangat penting bagi setiap orang untuk menemukan cara untuk bersantai sebelum semuanya terlambat.

     

    Sumber : Republika.co.id

  • Mengganti Kurang Tidur Di Akhir Pekan Nyatanya Berbahaya!

    Kesibukan sepanjang pekan sering merampas waktu istirahat. Alhasil, banyak yang ingin menebusnya dengan tidur sepanjang hari di akhir pekan.

    Walaupun sah-sah saja dilakukan, dan tidak terlalu banyak dampak buruknya, tidur seharian di akhir pekan tidak akan mengurangi risiko gangguan kardiovaskular akibat kurang tidur sepanjang pekan.

    Tidur di akhir pekan benar-benar dapat berdampak buruk pada kesehatan Anda. Hal itu terungkap lewat studi baru yang dilakukan para peneliti di University of Colorado Boulder dan diterbitkan dalam Current Biology.

    Seperti dilansir dari laman Travel and Leisure, Senin (11/3), ini bertentangan dengan penelitian sebelumnya. Sebelumnya ada penelitian yang menyarankan tidur di akhir pekan untuk menebus kekurangan tidur selama seminggu. Dalam studi terdahulu, menebus kekurangan tidur di akhir disebut dapat membantu seseorang hidup lebih lama. Beberapa orang bahkan tidak berlibur hanya untuk mengejar tidur yang sangat dibutuhkan.

    Tapi peneliti Christopher Depner dan Kenneth Wright menyatakan mencoba untuk mengejar hutang tidur dan kemudian kembali ke jadwal kurang tidur selama seminggu, dapat mengganggu metabolisme dan secara negatif memengaruhi kesehatan. Dalam studi tersebut, peserta yang terdaftar sebagai orang dewasa muda yang sehat secara acak dibagi menjadi tiga kelompok.

    Kelompok pertama ditugaskan untuk tidur sembilan jam setiap malam selama sembilan malam berturut-turut. Kelompok kedua dibatasi lima jam semalam selama sembilan malam. Kelompok ketiga disuruh tidur lima jam selama lima hari, tidur selama yang mereka suka selama dua hari, dan kemudian kembali ke jadwal tidur lima jam selama dua hari.

    Para peneliti menemukan mereka yang berada dalam kelompok terbatas tidur lebih cenderung mengemil setelah makan malam. Adapun mereka yang berada di kelompok “pemulihan akhir pekan” bisa tidur lebih lama. Akan tetapi penelitian menunjukkan jam tubuh sirkadian mereka diatur kemudian, yang mengarah ngemil malam hari.

    “Temuan kami menunjukkan sensitivitas insulin spesifik otot dan hati lebih buruk pada subyek yang melakukan tidur pemulihan akhir pekan,” kata Depner menurut Science Daily.

    “Temuan ini tidak diantisipasi dan lebih lanjut menunjukkan pemulihan tidur di akhir pekan tidak mungkin [menjadi] penanggulangan tidur-hilang yang efektif mengenai kesehatan metabolisme ketika kurang tidur adalah kronis,” lanjutnya.

    Kurang tidur, menurut penelitian itu berhubungan dengan produksi kortisol atau hormon stres. Peningkatan hormon tersebut banyak dikaitkan dengan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, termasuk di antaranya stroke.

     

     

    sumber :

    • republika
    • detik
  • Begadang Bisa Pengaruhi Jerawat di Wajah, Apa Benar?

    Begadang tidak hanya dapat membuat Anda jadi kurang tidur dan menurunkan stamina, tetapi juga dapat memicu munculnya jerawat, bahkan memperburuk jerawat yang sudah ada.

    Ketika sering tidur larut malam, itu berarti Anda telah mengurangi waktu tidur yang dibutuhkan untuk meremajakan tubuh. Menurut Livestrong dan Buzzle, kurang tidur dapat menyebabkan stres, peningkatan peradangan, kantung mata, peningkatan resistensi insulin dan depresi.

    Hasil gambar untuk jerawat laki laki

    Bukan cuma memunculkan kantung mata, banyak orang yang menduga bahwa kebiasaan sering begadang juga bisa menjadi salah satu penyebab jerawat di wajah. Apa benar begitu?

    Menurut National Sleep Foundation, kurang tidur akibat sering begadang memang dapat memicu timbulnya jerawat di wajah. Hal ini pun turut disetujui oleh Jessica Krant, MD, MPH, seorang asisten dosen klinis dermatologi dari SUNY Downstate Medical Center di New York.

    Dilansir dari WebMD, tingkat stres dapat meningkat hingga 14 persen setiap kali Anda kurang tidur selama 1 jam. Semakin lama Anda begadang, maka tingkat stres dalam tubuh akan semakin bertambah.

    Ketika stres, tubuh akan membuat lebih banyak hormon kortisol alias hormon stres. Nah, banyaknya hormon kortisol inilah yang akan memicu peradangan pada tubuh, termasuk juga merusak struktur dan fungsi kulit.

    Menurut Jessica Krant, kebiasaan tidur larut malam dapat memperparah munculnya jerawat di wajah. Bahkan, hal ini juga dapat memicu masalah kulit lainnya seperti eksim, dermatitis kontak, hingga psoriasis.

    Namun, bagaimana kalau Anda terpaksa harus begadang untuk hal-hal tertentu, entah karena deadline laporan atau mempersiapkan presentasi besok? Begini cara amannya supaya jerawat tidak mudah muncul.

    • Minum banyak air putih. Hal ini dapat membantu membuang racun dalam tubuh sekaligus melembapkan kulit.
    • Hindari makanan manis. Bukan cuma meningkatkan risiko obesitas, makanan manis juga dapat merangsang produksi minyak di wajah dan memicu jerawat.
    • Cuci muka sebelum tidur. Selarut apa pun Anda tidur, pastikan untuk selalu mencuci muka dulu sebelum menyentuh kasur. Ini bertujuan untuk membilas bakteri atau minyak di wajah yang bisa memicu jerawat.
    • Segera tidur.

    Semoga bermanfaat!

     

     

    Sumber :

    • hellosehat
    • beritasatu
  • Kurang Tidur Bisa Pengaruhi Perfoma Organ Tubuh

    Kebutuhan akan tidur setara dengan pentingnya kebutuhan manusia akan makan dan bernapas. Kurang tidur jika dibiasakan dapat menimbulkan berbagai dampak buruk bagi kesehatan. Lalu, apa yang terjadi pada organ tubuh jika kita kurang tidur? baca di bawah ini.

    5 Kondisi Yang Bisa Dialami Jika Kurang Tidur - Alodokter

    1. Otak

    Ketika kamu beralih kesadaran menjadi setengah mengantuk, otak akan mengubah ingatan jangka pendek menjadi kenangan jangka panjang. Dan saat kamu kurang tidur, fungsi kognitif otak jadi rusak.

    Tetap terjaga selama 20 jam ternyata setara dengan kenaikan alkohol yang masuk ke dalam darah sebanyak 0,10%. Sehingga bisa merusak organ tubuh. Kurang tidur juga bisa membuat anak-anak mengalami gejala yang sama dengan seseorang yang menderita ADHD.

    2. Hormon

    Produksi hormon ternyata bisa berhenti saat kamu kurang tidur. Itulah sebabnya kurang tidur bisa merusak kelangsungan seluruh sistem tubuh yang bergantung pada hormon.

    3. Hidung

    Sering merasa seperti flu padahal tidak sedang mengalaminya? Itu bisa jadi efek samping lain dari tidak tidur. Sebabnya saat kamu tidur, tubuh tidak memiliki waktu untuk memulihkan dirinya sendiri dengan baik.

    4. Jantung

    Sleep apnea obstruktif dan waktu tidur yang singkat berkaitan dengan kesehatan kardiovaskular yang buruk. Hal ini terjadi karena saat kamu jarang tidur, sistem metabolisme tubuh akan terpengaruh dan menyebabkan kerusakan kumulatif yang kemudian berujung dengan munculnya penyakit jantung dan diabetes.

    5. kulit

    Tidur nyenyak mempengaruhi kesehatan kulit bukanlah mitos. Sebabnya mereka yang jarang tidur nyenyak lebih mudah mengalami penuaan dini.

    6. Pankreas

    Mereka yang sering begadang ternyata berisiko ganda untuk mengalami diabetes tipe 2.

    7. Organ reproduksi

    “Ada jumlah penurunan produksi testosteron bagi mereka yang ternyata tidak tidur secara maksimal,” ujar Noah Siegel, ahli kesehatan di Harvard Medical School. Dan penurunan produksi testosteron ini bisa berdampak pula pada menurunnya hasrat seksual.

    Terlihat sepele, namun banyak orang yang mengabaikannya dan berakibat fatal pada kesehatan. Itulah tidur. Oleh karena itu sesibuk apapun kamu, jangan sampai tidak tidur ya.

     

     

    Sumber :

    • alodokter
    • merdeka
  • Punya Masalah Insomnia? Begini Solusinya!!!

    Tidur adalah salah satu kebutuhan mendasar manusia. Sedangkan susah tidur atau insomnia merupakan salah satu gangguan tidur di mana seseorang terjaga, sulit terlelap saat tidur, dan memiliki kualitas tidur yang buruk.

    Kurang tidur bisa menjadi masalah besar karena akan mempengaruhi kinerja dan aktifitas kita yang lainnya. Penyebabnya bisa beragam mulai dari stres, kebiasaan sebelum tidur dan berbagai faktor lainnya.

    Insomnia

    Bagi mereka yang mengalami kesulitan tidur, laman The Ladders mencoba merangkum beberapa solusi yang disarankan para pakar. Berikut ulasannya.

    Atur Jadwal Tidur dengan Konsisten

    Salah satu cara terbaik untuk melatih tubuh tidur cepat, yakni berbaring di tempat tidur. Kemudian bangunlah esok pagi dengan memaksakan jam bangun tidur. Untuk mendapatkan jadwal konsiten, aturlah waktu pada weker atau ponsel satu jam sebelum tidur.

    Trik lain yang juga efektif, yakni dengan mengembangkan rutinitas sebelum tidur. Sebagai contoh, lima menit sebelum tidur bisa melakukan aktivitas fisik ringan dengan meregangkan otot atau berlatih pernapasan. Membaca buku di atas tempat tidur selama 10 menit sebelum tidur juga menarik.

    Ciptakan Suasana Gelap

    Suasana atau ruangan gelap di malam hari saat hendak tidur bisa membantu pelepasan melatonin, yakni hormon yang menentukan waktu tidur yang sehat. Meredupkan beberapa lampu di dalam rumah, serta mematikan perangkat elektronik satu jam sebelum tidur sangat disarankan. Suasana redup atau gelap akan membantu tidur lebih cepat.

    Jaga Kesejukan Suhu Tubuh

    Untuk mengeluarkan melatonin dengan cepat, tubuh harus menurunkan suhunya. Suhu kamar yang ideal untuk menjaga kesejukan suhu badan, yakni sekitar 65 sampai 68 derajat fahrenheit. Namun dengan syarat, seseorang mengenakan pakaian tidur standar. Hal lain yang bisa dilakukan, cobalah mandi air hangat sebelum tidur.

    Hindari Kafein dan Alkohol Setelah Pukul 14.00

    Saat bangun di pagi hari, zat kimia adenosine membuat otak menciptakan tekanan tidur. Hal tersebut membuat seseorang merasa lebih nyenyak ketika semakin lama terjaga. Setelah sekitar 16 jam terjaga, adenosin menyebabkan rasa lelah sehingga tubuh ingin tertidur. Namun kafein membuat keadaan menjadi sebaliknya.

    Semakin lama kafein menghambat adenosin, maka sistem di tubuh akan semakin lama membuat seseorang tidak merasa kantuk. Rata-rata pengaruh kafein adalah sekitar lima sampai tujuh jam. Itu sebabnya hindarilah mengonsumsi kafein setelah jam dua siang. Konsumsi alkohol, anggur, atau wiski di malam hari juga merugikan jam tidur.

    Alkohol bisa menyebabkan beberapa jenis gangguan tidur di malam hari. Bahkan, alkohol yamg dikonsumsi di malam hari sebagian besar akan mengurangi daya ingat. Ditambah pula, alkohol akan menghalangi REM atau mimpi yang diperlukan otak karena berpengaruh terhadap kesehatan mental.

     Jauhkan diri dari gadget

    Tidak memegang gadget saat akan tidur merupakan salah satu tips untuk mengatasi susah tidur terutama untuk bermain game atau mengecek sosial media. Bermain game sebelum tidur dapat membuat otak Anda bekerja untuk semakin fokus dan konsentrasi. Tentu hal ini dapat membuat badan kurang rileks saat akan tidur.

    Pun dengan mengecek sosial media atau email dapat membuat kondisi psikologis Anda menjadi tidak santai. Cenderung menambah pikiran-pikiran tertentu yang semakin menyulitkan tidur.

    Selain itu alat elektronik, baik hp maupun komputer, dapat memancarkan cahaya buatan yang akan memberikan sinyal pada otak agar tetap terjaga. Tak hanya perangkat elektronik, Anda juga perlu memindahkan jam analog dari dalam kamar karena suara detiknya dapat mengganggu tidur Anda.

    Semoga bermanfaat ya, sahabat!

     

     

     

     

    Sumber :

    • republika.com
    • liputan6.com
    • tipspengembangandiri.com
  • Kurang Tidur Sebabkan Diabetes Tipe 2, Benarkah? Baca Selengkapnya!

    Umumnya dalam satu hari seseorang memerlukan waktu 7-8 jam untuk tidur. Namun terkadang karena padatnya aktifitas membuat jam tidur terganggu. Bahkan sebagian orang super sibuk kurang tidur sudah menjadi kebiasaan setiap harinya. Sudah banyak yang mengatakan bahwa kurang tidur memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Salah satunya Diabetes, Obesitas, dan Penyakit Jantung.

    Akibat kurang tidur

    Kurang tidur dapat menyebabkan peningkatan produksi kortisol tubuh, yang juga dikenal sebagai hormon stres. Hal ini lah yang menyebabkan fungsi hormon menjadi tidak tepat. Juga dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh, yang menyebabkan diabetes tipe 2.

    Dr. Raghu Reddy, sleep medicine specialist dari Universitas Arkansas, Amerika Serikat mengingatkan waktu tidur yang hilang dalam lima jam selama seminggu dapat diganti dengan berisitirahat selama akhir pekan. Namun, jika waktu tidur yang hilang sudah lebih dari 20 jam, maka akan sangat berbahaya dan bisa mengganggu kesehatan tubuh, baik fisik maupun emosional.

    Tidur siang

    Dibawah ini adalah dampak buruk akibat kurang tidur :

    1. Memicu diabetes
      Kurang tidur dapat memicu respon stres pada tubuh, sehingga terjadi pelepasan hormon kortisol dan norepenepherine yang berhubungan dengan resistensi insulin. Hal ini juga berpengaruh terhadap hormon yang mengontrol nafsu makan.
    2. Risiko stroke
      kesehatan jantung akan menurun bila Anda kurang waktu tidur. Hal ini bisa membuat aliran darah menuju ke otak menjadi terhambat sehingga bisa memicu terjadinya stroke.
    3. Tekanan darah
      Kurang tidur satu hingga enam jam per hari dapat menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah sistolik dan bisa menggangu aktivitas sehari-hari. Hal inilah yang memicu tekanan darah tinggi.
    4. Kanker payudara
      Saat Anda kurang tidur, hormon melatonin yaitu hormon anti kanker akan menurun. Kurang tidur juga memicu meningkatnya kadar hormon estrogen (senyawa steroid yang berfungsi sebagai pemicu perkembangan organ seks). Ketika ini terus terjadi dalam siklus tidur, maka akan menyebabkan terjadinya kanker payudara pada wanita.
    5. Pola makan
      Waktu tidur yang kurang dapat menyebabkan terjadinya penurunan leptin yaitu sinyal rasa kenyang ke otak dan meningkatnya ghrelin yaitu hormon yang dapat merangsang nafsu makan. Jika ini terus terjadi, pola makan akan terganggu dan memungkinkan risiko penyakit lain terjadi pada tubuh.
    6. Memicu gangguan jantung
      Orang yang tidur terlalu larut sehingga kekurangan waktu tidur berisiko rentan terhadap penyakit jantung. Waktu tidur yang kurang juga dapat menurunkanproses metabolisme dan meningkatkan tekanan darah sehingga proses kerja jantung  menjadi terganggu.
    7. Mengganggu kemampuan otak
      Kurang tidur dalam waktu yang lama dapat mengganggu kemampuan berpikir dan menerima informasi sehingga akan menggangu fokus seseorang ketika beraktivitas.
    8. Depresi tinggi
      Kurang tidur menyebabkan penurunan neurotransmiter (senyawa kimmia yang diproduksi otak) untuk mengatur suasana hati. Ketika waktu tidur terus berkurang, hal ini dapat memengaruhi suasana hati, sehingga memungkinkan terjadinya depresi.
    9. Gangguan emosional anak
      Kurang tidur meningkatkan reaksi antisipatif pada pusat emosional otak, sehingga menyebabkan rasa cemas meningkat.
    10. Meningkatkan Risiko Kanker
      Jika Anda memiliki durasi tidur yang singkat, Anda rentan terkena kanker payudara, kanker usus besar dan kanker prostat. Pekerja yang terbiasa bekerja semalam mungkin juga menderita risiko kanker yang lebih tinggi
    11. Berat badan naik
      Kurang tidur bisa membuat Anda menambah kalori ekstra. Orang yang tidur kurang dari lima jam setiap malam lebih cenderung bertambah berat badan dan akhirnya menderita obesitas. Orang yang tidur selama 7-8 jam akan mendapatkan jumlah tidur yang nyenyak dan karenanya membuat mereka merasa segar dan berenergi.
    12. Cepat tua
      Kurang tidur juga mempengaruhi kulit Anda dan membuat Anda terlihat berumur lebih tua di usia muda. Orang yang kurang tidur dan kebiasaan tidur yang buruk tampak jauh lebih tua dari usia sebenarnya, seperti sebuah penelitian menyebutkan. Hal ini menyebabkan garis-garis halus, keriput, warna kulit tidak rata dan ditandai kelonggaran kulit.

    Itulah beberapa dampak buruk yang diakibatkan kurang tidur. Namun dampak tersebut dapat diminimalisir dengan tips tips sederhana untuk mengatasi kurang tidur.

    Semoga bermanfaat!

     

     

    Sumber :

  • 11 Tips Sederhana Ampuh Atasi Kurang Tidur

    Setiap orang tentunya ingin hidup sehat dan menjalani kegiatan sehari-hari dengan kondisi badan yang segar. Namun hal itu sedikit terganggu oleh kurang tidur. Kurang tidur bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik itu karena begadang untuk bekerja, begadang untuk bermain games, begadang untuk menonton film, atau memang karena tidak bisa tidur walau sudah berbaring di atas tempat tidur. Ada banyak hal yang menjadikan seseorang mengalami kurang tidur, namun adakah kiranya cara mengatasi kurang tidur ?

    1. Bangun Pagi Seperti Biasa
    Usahakan bangun sesuai waktu biasanya Anda bangun pagi dan lakukan aktivitas sesuai rutinitas. Persiapkan segala keperluan Anda seperti biasanya. Jika memungkinkan lakukan olahraga ringan, dan usahakan sarapan ringan seperti sandwich, telur rebus atau oatmeal. Secangkir atau dua cangkir teh hijau mungkin bisa membantu menyegarkan tubuh dan otak. Kandungan L-theanine pada teh hijau bisa membuat pikiran Anda lebih tenang.

    2. Manfaatkan Sinar Matahari

    Tubuh yang segar

    Begitu bangun, keluarlah dan hirup udara pagi, serta nikmati sinar matahari pagi sekitar 30 menit. Sinar matahari pagi meningkatkan serotonin, hormon bahagia yang bisa membuat tubuh dan pikiran lebih bersemangat sekaligus meningkatkan mood. Selain itu juga membantu menstabilkan ritme sirkadian pada tubuh sehingga membuat tidur Anda lebih nyenyak malam hari berikutnya.

    3. Menghindari Makanan Berkarbohidrat Non-Kompleks

    Ketika menyadari bahwa kualitas tidur Anda kurang, lebih baik mulai perhatikan asupan makanan harian. Selama mengalami kurang tidur, Anda perlu menjauhi makanan-makanan yang mengandung karbohidrat tinggi. Kurang tidur akan membuat segala aktivitas Anda di pagi-siang hari menjadi sedikit terhambat.

    Oleh karena itu, cobalah menjauhi makanan berkarbohidrat non-kompleks dan mulailah mengonsumsi buah serta makanan yang mengandung protein tinggi. Tujuannya adalah agar Anda tetap merasa segar karena karbohidrat malah justru akan membuat Anda lebih mudah mengantuk ketika di siang hari. Sarapanlah dengan menu protein dan buah supaya aktivitas Anda tak terhambat oleh rasa kantuk akibat kurang tidur.

    4. Membatasi Asupan Kafein

    Menghindari kopi

    Anda tahu sendiri bahwa kafein terkandung paling banyak pada minuman kopi dan kafein adalah kandungan yang akan membuat Anda melek lebih lama. Ketika seseorang hendak begadang, biasanya ia akan memilih untuk mengonsumsi kopi karena diyakini kopi akan membuatnya senantiasa segar.

    Mata Anda akan terus melek ketika meminum terlalu banyak kafein, jadi mulailah batasi konsumsinya. Minum minuman berkafein seperti kopi akan membuat Anda lebih mudah dalam berkonsentrasi pada aktivitas, tapi justru akan mempersulit tidur. Jika tetap mengonsumsi kafein dalam jumlah berlebihan, maka jangan heran kalau Anda terus-terusan mengalami kurang tidur karenanya.

    5. Matikan Alat Elektronik

    Mematikan Handphone saat tidur

    Saat Anda ingin mengatasi kurang tidur, maka pada waktu atau jamnya tidur, Anda juga harus sudah mematikan alat-alat elektronik. Tak hanya televisi atau laptop, pastikan juga bahwa Anda sudah tidak memegang gadget ketika waktunya tidur. Gadget seperti smartphone hanya akan mengintimidasi Anda untuk tetap melek dan akhirnya tak jadi tidur.

    Bukan hanya tergoda untuk chatting dengan teman atau browsing Internet, tapi sebetulnya suara nada panggil atau cahaya yang berasal dari layar ponsel bisa menjadi penyebab Anda susah tidur nantinya. Daripada akhirnya kekurangan tidur berlanjut menjadi jauh lebih serius, Anda perlu menjauhi alat elektronik apabila sudah mulai malam dan memang jamnya untuk beristirahat.

    6. Melakukan Pergantian Udara

    Ruang tidur yang sumpek juga bisa menjadi alasan mengapa Anda kurang tidur. Udara yang bersih di dalam kamar akan senantiasa membuat pemiliknya merasa rileks dan bisa selalu cepat tidur. Itulah mengapa sangat penting untuk mengganti udara secara berkala dengan membuka jendela kamar.

    Biarkan udara kamar yang sudah kotor berganti dengan udara dari luar yang masih dalam kondisi segar. Apabila memang mungkin, tak masalah juga bila Anda ingin menggunakan alat khusus untuk membersihkan udara di kamar. Anda bisa mencoba melakukan hal ini secara rutin dan berkala agar udara di kamar tetap segar dan membuat nyaman.

    7. Berusaha untuk Tetap Beraktivitas Biasa

    Kurang tidur akan berdampak buruk bagi tubuh kita dan tak heran kalau fisik pun menjadi mudah kaku, cepat lelah dan sangat lemas. Konsentrasi pun bahkan bisa menjadi turun karena otak terbatas untuk berpikir dan bekerja. Namun, upayakan agar rutinitas Anda tetap berjalan sebagaimana mestinya.

    Tak mudah memang untuk berkonsentrasi secara utuh di kala kurang tidur di mana mata pasti tergoda untuk terpejam. Namun perlu diketahui bahwa tubuh sebetulnya mempunyai semacam jam sebagai pengatur kapan seseorang beraktivitas dan kapan mereka tidur. Ada sejumlah hormon yang kemudian terproduksi pada kedua jam tersebut.

    Jadi intinya, kita juga perlu pintar-pintar untuk memanfaatkan pelepasan hormon aktif yang produksinya tetap terjadi walau rasanya super mengantuk. Dengan demikian adaptasi dengan kondisi ini akan lebih mudah dan lebih cepat. Usahakan sekuat tenaga untuk tetap bisa berutinitas biasa walau mata memang agak sulit diajak berkompromi.

    8. Tidur Lebih Awal pada Esok Hari

    Kalau beberapa hari ini sudah mengalami yang namanya susah tidur dan menjadi kurang tidur, di hari berikutnya Anda bisa memutuskan untuk tidur lebih awal. Dari waktu biasanya, Anda lebih baik tidur 1 atau 1,5 jam lebih awal. Hal ini akan membantu agar jadwal tidur kembali normal dan mencegah kurang tidur.

    9. Tidur Siang Sejenak

    Kurang tidur sebenarnya bisa juga diatasi dengan cara mengambil waktu untuk tidur siang sebentar antara pagi dan siang. Jika rasa kantuk benar-benar mengganggu sehingga pekerjaan benar-benar terhambat, maka rasa ngantuk bisa diatasi dengan tidur siang tersebut. Tidur paling tidak 30 menit saja sudah sangat menolong.

    Jangan kira tidur siang hanya sebentar tidak akan membantu karena Anda butuh tidur dalam waktu yang lama. Cobalah dulu cara ini karena dalam waktu 20-30 menit Anda tidur, tubuh akan kembali merasa segar ketika Anda terbangun. Untuk 4 jam ke depan, Anda dijamin akan merasa lebih baik dan mampu berkonsentrasi lebih.

    10. Berolahraga

    olahraga melatih keseimbangan tubuh

    Olahraga yang rutin beberapa kali dalam seminggu akan membantu supaya tubuh tidak mudah lemas di kala kurang tidur. Kurang olahraga justru malah membuat Anda mudah lemas dan lesu saat kurang tidur sedikit saja. Jogging adalah jenis olahraga yang lebih disarankan karena lebih baik tidak melakukan olahraga yang berat-berat.

    11. Hindari Pekerjaan Yang Menguras Pikiran Dan Emosi

    Stres ketika kerja

    Bila memungkinkan hindari pekerjaan yang memaksa Anda untuk menganalisa, berkonsentrasi pada data atau masalah yang mengandalkan aspek emosi dan kreativitas. Karena kadang ini akan menyebabkan otak Anda semakin merasa lelah. Pekerjaan yang lebih dinamis dimana Anda bisa lebih banyak bergerak lebih disarankan karena akan memaksa aliran darah menjadi lebih kencang dan mendorong suplai aliran oksigen menuju otak.

    Semoga beberapa upaya di atas dapat membantu untuk mengatasi kurang tidur. Tidak ada salahnya mencoba bukan?

    Semoga bermanfaat!

     

     

     

    Sumber :