Tag: kulit

  • Cara Alami Merawat Kulit agar Tetap Sehat dan Bersinar

    Cara Alami Merawat Kulit agar Tetap Sehat dan Bersinar

    merawat kulit

    Kulit yang sehat dan bersinar adalah dambaan banyak orang. Namun, perawatan kulit tidak harus selalu bergantung pada produk kecantikan berbahan kimia. Ada berbagai cara alami yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan kulit dan membuatnya tetap bercahaya. Dengan pola hidup sehat dan perawatan yang tepat, kulit dapat tetap terjaga kesehatannya tanpa risiko efek samping.

    1. Mengonsumsi Makanan Bergizi

    Apa yang kita konsumsi sangat berpengaruh pada kondisi kulit. Beberapa jenis makanan yang baik untuk kulit meliputi:

    • Buah dan Sayuran: Kaya akan antioksidan, vitamin, dan mineral yang dapat melawan radikal bebas dan menjaga elastisitas kulit.
    • Ikan Berlemak: Seperti salmon dan tuna yang mengandung asam lemak omega-3 untuk menjaga kelembapan kulit.
    • Kacang-kacangan dan Biji-bijian: Mengandung vitamin E dan zinc yang membantu proses regenerasi kulit.
    • Air Putih: Menjaga kulit tetap terhidrasi dan membantu proses detoksifikasi tubuh.

    2. Membersihkan Kulit dengan Benar

    Membersihkan kulit secara teratur membantu mengangkat kotoran, minyak, dan sel kulit mati yang bisa menyumbat pori-pori. Berikut beberapa tips membersihkan kulit secara alami:

    • Gunakan Pembersih Alami: Seperti madu atau minyak kelapa untuk mengangkat kotoran tanpa membuat kulit kering.
    • Cuci Muka Dua Kali Sehari: Pagi dan malam hari untuk menghindari penumpukan kotoran.
    • Gunakan Air Hangat: Jangan terlalu panas agar tidak merusak lapisan minyak alami kulit.

    3. Menjaga Kelembapan Kulit

    Kulit yang kering lebih rentan mengalami iritasi dan penuaan dini. Beberapa cara alami untuk menjaga kelembapan kulit antara lain:

    • Gunakan Minyak Alami: Minyak zaitun, minyak kelapa, atau minyak almond dapat digunakan sebagai pelembap alami.
    • Gunakan Masker Alami: Seperti masker alpukat, madu, atau yoghurt yang dapat membantu menghidrasi kulit.
    • Gunakan Humidifier: Untuk menjaga kelembapan udara di dalam ruangan, terutama saat cuaca dingin atau ber-AC.

    4. Melindungi Kulit dari Paparan Sinar Matahari

    Paparan sinar UV yang berlebihan dapat menyebabkan penuaan dini dan meningkatkan risiko kanker kulit. Beberapa langkah perlindungan yang bisa dilakukan:

    • Gunakan Tabir Surya Alami: Seperti minyak biji wortel atau minyak raspberry yang memiliki kandungan SPF alami.
    • Kenakan Topi dan Pakaian Pelindung: Saat berada di luar ruangan dalam waktu lama.
    • Hindari Sinar Matahari Langsung: Terutama pada pukul 10 pagi hingga 4 sore saat sinar UV paling kuat.

    5. Rutin Berolahraga dan Mengelola Stres

    Olahraga dan manajemen stres yang baik juga berperan dalam kesehatan kulit:

    • Olahraga: Meningkatkan sirkulasi darah, membantu pengiriman nutrisi ke kulit, dan mengeluarkan racun melalui keringat.
    • Teknik Relaksasi: Yoga, meditasi, atau pernapasan dalam dapat membantu mengurangi stres yang bisa memicu masalah kulit seperti jerawat.
    • Tidur yang Cukup: Tidur berkualitas membantu proses regenerasi sel kulit sehingga kulit terlihat lebih segar.

    Kesimpulan

    Merawat kulit secara alami bukan hanya memberikan manfaat kecantikan, tetapi juga membantu menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang. Dengan pola makan sehat, perawatan kulit yang tepat, serta gaya hidup yang seimbang, kulit dapat tetap sehat dan bercahaya secara alami. Menghindari paparan bahan kimia berlebih juga akan membantu menjaga keseimbangan alami kulit sehingga tetap tampak segar dan awet muda.

  • Dari Yang Alami Bisa Cegah Penuaan Dini

    Asupan makanan alami dipercaya bisa mencegah penuaan dini.

    Membuat kulit terlihat sehat dan cantik tidak bisa dilakukan hanya dalam semalam. Butuh upaya konstan dan konsisten, termasuk rangkaian perawatan dan pembersihan harian, juga asupan makanan alami yang menangkal penuaan dini sebagai berikut.

    Alpukat
    Alpukat kaya lemak baik, zat antiperadangan, juga vitamin A, C, E, dan K. Kombinasi semua nutrisi itu mendukung tekstur kulit menjadi tetap halus, juga bebas kerutan akibat penuaan dini. Buah ini juga membantu menghilangkan sel kulit mati serta melindungi kulit dari berbagai kerusakan.

    Blueberry
    Berkat kandungan antioksidan dan vitamin dalam jumlah besar, blueberry dapat menutrisi sekaligus membantu melindungi kulit dari kerusakan. Konsumsi buah ini secara rutin membuat kulit berkilau dan tetap kenyal karena blueberry mencegah hilangnya kolagen dari kulit.

    Teh hijau
    Minuman ini kerap diminum langsung atau menjadi bahan produk perawatan kulit. Teh hijau kaya antioksidan dan antiperadangan sehingga ampuh meremajakan kulit, serta bermanfaat sebagai detoks, mengatasi kulit sensitif, serta meningkatkan elastisitas kulit.

    Cokelat hitam
    Cokelat hitam mengandung antioksidan dengan kadar tinggi yang bisa membantu melawan penuaan dan memperbaiki kulit dari kerusakan dan stres.  Nutrisi di dalamnya terbukti membantu pergantian sel, membuat kulit tetap terlihat sehat dan muda.

    Deretan manfaat lain dari cokelat hitam yakni membantu kulit mempertahankan kelembapan agar teksturnya tetap kenyal serta dapat meningkatkan sirkulasi ke kulit. Selain itu, cokelat hitam juga akan mengurangi peradangan, dikutip dari laman SheFinds, Selasa (15/9).

     

    Source : republika.co.id

  • Vitamin C Meningkatkan Kekebalan Tubuh Hingga Tampilan Kulit

    Vitamin C dikenal juga sebagai asam askorbat  adalah antioxidan terbaik yang berperan untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Vitamin C dapat ditemukan di berbagai buah dan sayuran. Sumber vitamin C antara lain jeruk, anggur, stroberi, buah kiwi, brokoli, bayam, kubis, tomat, kentang serta paprika merah dan hijau.

    Vitamin C punya beberapa fungsi penting bagi kesehatan tubuh. Sebagai vitamin esensial, setidaknya tubuh membutuhkan 75 mg (untuk wanita) sampai 90 mg (pria) vitamin C setiap harinya. Dikenal berkhasiat mencegah sariawan, meningkatkan kekebalan tubuh, antioksidan kuat ini juga berguna untuk menurunkan risiko penyakit kronis. Juga berperan untuk menormalkan tekanan darah tinggi, menurunkan risiko serangan jantung, hingga menurunkan kadar asam urat darah. Manfaat ekstra mengkonsumsi rutin vitamin C berguna untuk mencegah kekurangan zat besi dan meningkatkan sistem imun tubuh. Juga mencegah terjadinya demensia.

    Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan penyakit skorbut atau scurvy, yang ditandai dengan kelemahan, kelelahan, anemia, sesak napas, luka lama sembuh, perubahan suasana hati, dan depresi.

    Kadar vitamin C yang rendah juga terkait dengan banyak masalah kesehatan, seperti kekebalan yang buruk, gusi berdarah, dan gigi tanggal. Karena tubuh tidak dapat memproduksi vitamin yang larut dalam air ini, maka penting untuk memasukannya ke dalam makanan harian.

    Vitamin C mendapat banyak perhatian karena manfaat kesehatannnya. Itu sebabnya fakta bahwa sistem kekebalan yang melemah dapat membuat seseorang rentan terhadap infeksi, termasuk Covid-19.

    Para ahli memperingatkan bahwa orang dengan sakit bawaan dan sistem kekebalan tubuh yang lemah memiliki risiko lebih tinggi mengalami komplikasi serius Covid-19. Mengambil langkah-langkah untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh pun menjadi hal penting saat ini.

    Vitamin C dianggap sebagai salah satu vitamin terbaik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Menurut laman WebMD, vitamin C membantu membangun sistem kekebalan dengan memperkuat sel-T dan membantu membuat lebih banyak sel kekebalan tubuh.

    Vitamin C juga membantu sel sehat tetap hidup. Kekurangan vitamin C, bahkan bisa membuat seseorang lebih rentan jatuh sakit. Vitamin C juga dapat memperpendek episode salesma dan membantu mencegah komplikasi serius.

    Manfaat kesehatan lain dari vitamin C ialah membantu seseorang terlihat lebih muda dengan mendukung produksi kolagen yang meningkatkan tampilan kulit. Vitamin C juga membantu menjaga kesehatan pembuluh darah, tulang, dan tulang rawan.

    Di samping itu, vitamin C membantu mencegah kanker dengan memblokir kerusakan yang disebabkan radikal bebas, yang dapat meningkatkan risiko kanker. Namun, penelitian lebih lanjut masih dilakukan.

    Lantas, vitamin C membantu penyembuhan luka dan mendukung pertumbuhan dan perkembangan normal. Vitamin C pun membantu tubuh menyerap zat besi.

    Jumlah vitamin C harian yang direkomendasikan bervariasi menurut usia dan jenis kelamin. Menurut Mayo Clinic, mengonsumsi terlalu banyak vitamin C tampaknya tidak berbahaya, tetapi dapat menyebabkan sejumlah gejala, seperti sakit perut, mual, diare, muntah, maag, sakit kepala, dan insomnia.

    Vitamin C adalah nutrisi penting yang dibutuhkan agar tetap sehat. Dengan makan makanan yang bervariasi dan seimbang, seseorang bisa mendapatkan jumlah vitamin C yang cukup. Menerapkan pola makan bervariasi yang kaya akan semua nutrisi akan membantu Anda tetap sehat dan bugar. Selain itu, ikuti semua pedoman keselamatan jika ingin menjauhkan diri dari Covid-19 atau pilek dan flu.

     

     

    Reference :

    Jovee.id

    Republika.id

  • Buah Naga Bisa Membuat Kulit Wajah Tampak Cerah dan Sehat

    Memiliki kulit yang sehat dan cerah, adalah dambaan setiap wanita. Bukan hanya untuk menunjang penampilan, kulit yang sehat juga menunjukkan bahwa sang pemilik tubuh awet muda dan bugar.

    Buah naga dikenal sebagai buah yang memiliki banyak manfaat pada kesempatan kali ini akan dikupas manfaat buah naga untuk kecantikan kulit. Berikut manfaat buah naga untuk kulit.

    1. Menyehatkan kulit dari dalam.

    Dengan kandungan antioksidan yang tinggi, buah naga dapat menyehatkan kulit kamu dari dalam jika dikonsumsi secara rutin. Ditambah lagi, buah naga kaya akan vitamin C yang membuat kulit tampak semakin segar!

    2. Menjaga kulit agar tidak kering.

    Buah naga tidak hanya kaya akan vitamin C, tetapi juga memiliki kadar air setinggi 90%. Karena itu, buah naga dapat menjaga kelembapan kulit dengan menambahkan water content dalam tubuh kamu.

    3. Melawan tanda-tanda penuaan.

    Yaa, buah naga merupakan sumber antioksidan baik yang dapat memberantas radikal bebas. Ingin kulit yang tampak halus dan lebih awet muda? Kamu bisa membuat dragon fruit face pack sendiri di rumah, lho.

    Campurkan 1/2 potongan buah naga dengan 1 sendok makan yogurt hingga halus. Oleskan hasil krim tersebut di wajah kamu, lalu biarkan selama 20 menit sebelum membilas. Gunakan face mask tersebut seminggu sekali, dan kamu dapat melihat hasilnya setelah dua bulan!

    4. Mengobati jerawat.

    Kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah naga dapat membantu meredakan jerawat, lho. Haluskan 1/4 potongan buah naga, kemudian gunakan kapas untuk mengoleskannya di atas jerawat. Setelah itu, biarkan selama 20 menit sebelum dibilas. Ulang proses tersebut dua kali seminggu untuk kulit bebas jerawat!

    5. Meredakan kulit terbakar sinar matahari.

    Kulit terbakar sinar matahari akibat lupa menggunakan suncreen? Not to worry! Kamu dapat menggunakan buah naga sebagai krim untuk mengobati kulit yang terbakar, karena kombinasi vitamin E dan C yang dikandung dapat melindungi kulit dari sinar UV dan meredakan inflamasi.

    Caranya? Campurkan 1/4 potongan buah naga dengan 1 kapsul vitamin E sehingga menjadi krim kental, kemudian oleskan krim di atas kulit dan biarkan selama 30 menit sebelum dibilas.

    Semoga bermanfaat.

     

     

    Sumber :

    • cosmopolitan.co.id
    • kupasbengkulu.com
  • 5 Tips Cepat Membantu Mengatasi Kulit Kaki yang Kering

    Apakah Anda memiliki kulit kering? Kulit kering merupakan kondisi umum yang sering dialami oleh seseorang dimana bagian lapisan terluar dari kulit kekurangan cairan. Bagian tubuh yang terbuka seperti tangan, kaki, lengan, dan wajah termasuk area yang sering mengalami gangguan satu ini.

    Dalam dunia medis, kulit kering sering disebut dengan xerosis atau xeroderma. Kulit kering dapat menyerang siapa saja tanpa pandang laki laki atau perempuan, tergantung dari kondisi kesehatan, tempat tinggal, lama waktu di ruangan terbuka, serta usia seseorang. Orang-orang yang lanjut usia lebih rentan mengalami kulit kering.

    Cara Mengatasi Kulit Kaki Kering Secara Alami

    1. Hindari Penggunaan Sabun Berlebihan

    Walaupun berperan sebagai pembersih dari debu, kotoran dan keringat, namun beberapa produk sabun justru dapat mempengaruhi kelembaban pada kulit. Itulah sebabnya sangat dianjurkan untuk menggunakan body lotion sehabis mandi untuk mengunci kelembaban pada kulit. Sama halnya dengan kulit pada kaki, jangan menggunakan sabun secara berlebihan karena dapat menjadikannya lebih kering. Selain itu, pilihlah jenis sabun yang dapat menjaga kelembaban kulit seperti sabun cair atau sabun gel. Sabun batang dapat membuat kulit semakin kering dan bersisik. Selain itu, pastikan Anda sudah mengeringkan seluruh permukaan kulit kaki sehabis mandi untuk mencegah infeksi jamur. Pakailah lotion atau pelembab khusus kaki sehabis mandi untuk menjaga kelembabannya.

    1. Hindari Menggaruk atau Menggosok

    Kulit kaki Anda tidak memiliki kelenjar penghasil minyak, sehingga kulit kaki Anda cenderung kering. Jangan membuatnya tambah parah dengan menggaruk atau menggosok kaki dengan sembarangan. Kedua hal ini dapat mengikis sel kulit kaki Anda sehingga menjadikannya bahkan lebih kering lagi. Saat mengeringkan kulit kaki sehabis mandi, jangan menggosokkan handuk terlalu keras pada kaki, melainkan tepuk-tepuk saja hingga air menyerap pada handuk. Jika kaki Anda terasa gatal, hindari menggaruknya, melainkan kompres saja sebentar menggunakan es batu.

    1. Gunakan Pelembab Ekstra

    Saat ini sudah banyak berbagai produk pelembab kulit khusus bagian kaki yang memiliki kandungan pelembab lebih banyak dibanding lotion biasa, sehingga cocok untuk kaki yang cenderung lebih kering dibandingkan kulit bagian tubuh lainnya. Anda dapat menggunakan produk-produk pelembab kulit kaki tersebut untuk melembabkan dan mengembalikan elastisitas kulit kaki Anda. Selain itu, pilih juga produk pelembab yang memiliki kandungan alpha hydroxy acid yang konon ampuh untuk menghaluskan kaki yang bersisik. Cara lainnya adalah dengan menggunakan pelembab atau lotion pada kaki Anda sebelum tidur, tutup dengan kaus kaki, dan biarkan semalaman agar lotion dapat bekerja lebih optimal. Cara mengatasi kulit kering dan bersisik pada kaki ini terbukti ampuh untuk melembabkan kulit kaki dengan cepat.

    1. Rendam dengan Jus Lemon

    Menggunakan bahan alami juga dapat menjadi hal bijak untuk melembabkan kulit kaki Anda. Salah satu bahan alami yang ampuh untuk menyegarkan dan melembabkan sekaligus kulit kaki Anda adalah lemon. Lemon mempunyai kandungan vitamin C yang sangat baik untuk nutrisi alami bagi kulit serta dapat membantu menghaluskan jaringan kulit. Caranya, siapkan 1 baskom jus lemon atau air yang dicampur dengan air perasan lemon, kemudian rendam kaki Anda hingga mata kaki di dalam baskom tersebut. Rendam selama kurang lebih 10 menit, lalu bilas kaki menggunakan air biasa. Lemon dipercaya mampu mengangkat sel kulit mati dan menggantinya dengan sel kulit baru.

    1. Konsumsi Air Putih yang Cukup

    Secara keseluruhan, air putih memegang peranan yang sangat penting untuk kecantikan kulit Anda. Air putih dapat berperan sebagai pelembab alami yang menutrisi kulit dari dalam. Layaknya tanaman, kulit Anda akan kering jika tubuh kekurangan asupan air putih. Jadi, jangan biarkan kulit Anda kering karena tidak meminum air putih yang tersedia di rumah. Mulai sekarang, minumlah air putih sebanyak 2 liter atau sekitar 8 gelas dalam sehari untuk menjaga kelembaban alami kulit, terutama pada kulit kaki.

    Demikian  itulah cara yang bisa anda coba untuk mengatasi kulit kering, bila tak kunjung membaik disarankan untuk konsultasi ke dokter. Semoga bermanfaat yaa.

     

     

    Sumber :

    • cantikitu.com
    • cantiknsehat.com
  • Cara Merawat Kulit Wajah dari Polusi dan Debu

    Wajah menjadi bagian tubuh yang paling terbuka sehingga polusi udara dapat berdampak pada kulit. Ini karena polutan udara memiliki efek yang merugikan kulit, termasuk radiasi ultraviolet matahari, hidrokarbon polisiklik aromatik, senyawa organik yang mudah menguap, nitrogen oksida, partikel, ozon dan bahkan merokok.

    Efek samping dari polusi udara bervariasi, tetapi mungkin yang paling nyata adalah penuaan kulit yang menyebabkan kulit keriput dan hilangnya elastisitas kulit. Paparan asap juga bisa menyebabkan jerawat, kekeringan atau ruam.

    Itu sebabnya, dengan rutin merawat kulit, tidak hanya akan menghasilkan kulit yang cantik dan sehat, tapi juga meningkatkan kesehatan tubuh dan rasa percaya diri, terutama pada remaja perempuan.

    Yuk simak beberapa cara untuk merawat diri yang praktis dan mudah dilakukan berikut ini:

    1. Konsumsi buah dan sayur

    buah untuk diet

    Anda mungkin sudah sering mendengar bahwa konsumsi buah dan sayur bisa bantu menjaga kesehatan, hingga melindungi tubuh dari penyakit kronis. Faktanya, tidak hanya itu, kesehatan kulit juga bisa terawat dengan rutin makan buah dan sayur.

    Bukan tanpa alasan, sebab buah dan sayur datang dengan segudang vitamin, mineral, serat, serta antioksidan yang terbukti ampuh untuk menjaga kecantikan alami kulit remaja perempuan.

    Menurut Doris Day, MD, seorang dokter kulit sekaligus penulis buku Forget the Facelift: Turn Back the Clock with a Revolutionary Program for Ageless Skin, kulit yang cantik tidak hanya diperoleh dari perawatan di luar tubuh saja, melainkan juga dari dalam tubuh salah satunya dengan makan buah dan sayur.

    Bahkan, akan lebih baik lagi bila konsumsinya divariasikan dengan berbagai macam warna buah dan sayur. Dengan begitu, kulit dapat “makan” nutrisi yang lebih beragam.

    2. Minum cukup air putih

    minum air putih

    Sama halnya seperti buah dan sayur, minum air putih merupakan kebutuhan vital tubuh yang tidak bisa dilewatkan. Terlebih karena hampir 70 persen tubuh manusia terdiri dari air, maka air memegang peran penting dalam mendukung kerja organ-organ tubuh, termasuk kulit.

    Hal ini didukung oleh penelitian dari University of Missouri-Columbia, yang menunjukkan bahwa minum 500 mililiter air atau setara dengan dua gelas air secara rutin setiap beberapa jam sekali, dapat meningkatkan aliran darah ke kulit. Tentunya, akan merangsang regenerasi kulit yang lebih sehat.

    Selain itu, Rachel Nazarian, MD, seorang dokter kulit bersertifikat di Schweiger Dermatology Group di New York, menjelaskan bahwa air bisa membuat perbedaan besar dalam kesehatan kulit. Sebab tanpa asupan air yang cukup, kulit akan tampak kusam, kering, dan tidak bercahaya. Ini diduga karena kolagen, bagian dari struktur kulit yang menjaga kekenyalan dan kekuatan kulit, memerlukan air agar dapat bekerja secara optimal.

    Maka itu, selalu sempatkan diri untuk minum air putih bahkan di tengah-tengah aktivitas yang padat.

    3. Pakai body lotion

    perawatan-diri-pada-eksim

    Serangan kuman, debu, polusi, serta radikal bebas, bisa dengan mudah masuk dan mengendap di dalam tubuh dan pori-pori kulit. Jika dibiarkan terus-menerus, akan berbahaya bagi kecantikan kulit remaja. Bagaimana bisa?

    Sebuah penelitian di tahun 2016 mengungkapkan bahwa udara yang kotor bisa memengaruhi proses penuaan kulit, bahkan menimbulkan bintik-bintik coklat pada kulit. Tentu Anda tidak ingin ini terjadi pada Anda, bukan?

    Nah, salah satu cara untuk menyiasatinya adalah dengan rajin menggunakan body lotion sebelum ke luar rumah. Akan lebih baiknya lagi jika body lotion Anda sudah dilengkapi dengan kandungan Sun Protection Factor (SPF). Selain berfungsi untuk menjaga kesehatan kulit dari sengatan matahari dan polusi, lotion juga bisa membantu menjaga kehalusan dan kelembapan kulit.

    4. Mandi usai beraktivitas

    keramas saat flu

    Tugas sekolah yang menumpuk diiringi dengan aktivitas yang padat, tentu akan membuat Anda pulang ke rumah dalam keadaan lelah. Namun, jangan biarkan kondisi tersebut membuat Anda melewatkan rutinitas merawat tubuh, terutama mandi.

    Pasalnya, mandi bisa membantu membersihkan tubuh dari kotoran, debu, dan polusi yang menempel setelah seharian beraktivitas. Pastikan juga Anda menggunakan produk mandi yang bisa mendukung terjaganya kebersihan dan kesehatan kulit.

    Misalnya, dengan menggunakan sabun anti bakteri yang memiliki kandungan scrub dari bahan alami, guna membantu melindungi tubuh dari kuman, bakteri, debu, bahkan efek buruk polusi yang sering kali tidak terlihat. Selain itu, sabun yang mengandung dengan kandungan scrub alami bisa bantu mengangkat kotoran dan sel kulit mati yang menumpuk dalam pori, sehingga membuat kulit terasa lebih halus, tampak lebih cerah, dan tetap sehat.

    Ambil contoh, kandungan alami dari buah aprikot yang kaya akan antioksidan, mineral, dan vitamin A, C, E, K. Dilansir dari laman Web MD, nutrisi tersebut mampu merawat kulit dari kerusakan yang diakibatkan oleh serangan radikal bebas, yakni komponen yang dapat merusak sel-sel kulit dan menyebabkan tanda-tanda penuaan.

    Dengan rutin melakukan serangkaian cara tersebut, kulit Anda akan tetap sehat dan tentunya Anda pun siap untuk menjalani rutinitas sehari-hari

    Semoga bermanfaat!

     

     

    Sumber :

    • hellosehat.com
    • lifestyle.sindonews.com
  • Cara Ampuh Menyembuhkan Kulit Terbakar Sinar Matahari

    Kulit terbakar matahari atau yang umumnya dikenal dengan sunburn merupakan kondisi yang disebabkan karena paparan sinar UV yang berlebih. Kondisi ini membuat kulit mengalami kerusakan, seperti menjadi gatal, terasa hangat, kemerahan, dan terasa sakit. Selain itu, kulit terbakar matahari yang kuat dan berulang dapat menjadi faktor risiko terjadinya kanker kulit.

    Kondisi ini dapat menyebabkan kulit mengelupas setelah beberapa hari dan kemudian membaik dan sembuh setelah satu minggu. Agar tidak berlarut-larut, atasi masalah kulit terbakar matahari dengan menggunakan bahan-bahan yang tersedia di rumah seperti di bawah ini.

    Namun jangan khawatir, ada berbagai cara ampuh mengatasi kulit terbakar matahari.

    Mengutip Health Me Up, berikut beberapa bahan alami yang bisa Anda gunakan di rumah untuk mengobati kulit yang menghitam akibat gangguan sinar matahari.

    Kentang mentah

    Gunakan kentang yang sudah dihaluskan, atau pasta kentang pada wajah Anda dan biarkan selama 30 menit. Setelah itu, bilas dengan air dingin. Kentang bekerja sebagai bahan bleaching alami dan membantu Anda mengurangi kulit yang hitam karena matahari.

    Jus lemon

    Sama seperti kentang, lemon jus merupakan agen bleaching alami. Aplikasikan jus lemon pada area yang terkena paparan sinar matahari dan biarkan selama 15 menit. Setelah itu bilas dengan air dingin.

    Susu dan kunyit

    Tambahkan sejumput kunyit pada semangkuk susu. Aduk rata dan oleskan pada kulit yang bermasalah. Diamkan selama 15 menit dan bilas dengan air dingin. Lakukan secara teratur setiap hari untuk melawan sengatan matahari secara alami.

    Lidah buaya

    Anda bisa mengoleskan gel lidah buaya pada area yang ‘dibakar’ sinar matahari. Biarkan selama 15-20 menit dan kemudian bilas dengan air dingin.

    Pepaya

    Campurkan pepaya yang sudah dihaluskan ke dalam mangkuk dengan satu sendok makan madu. Sifat madu yang melembapkan dan pepaya yang memutihkan dapat membantu Anda mengatasi masalah kulit yang menghitam akibat paparan sinar matahari secara alami.

    Tomat

    Oleskan jus tomat pada wajah Anda dan biarkan selama 20 menit. Basuh dengan air dingin dan lakukan setiap hari.

    Putih telur

    Gunakan putih telur pada area yang terbakar dan biarkan mengering. Kemudian basuh dengan air dingin. Putih telur merupakan bahan terbaik untuk membersihkan pori-pori dan mengurangi racun yang ada pada kulit Anda. Selain itu, putih telur juga membuat kulit lebih kencang dan cerah.

    Jangan biarkan kulit terbakar matahari mengganggu kenyamanan Anda dalam beraktivitas. Lakukanlah beberapa cara di atas untuk mengatasinya. Jangan ragu untuk mengonsultasikan pada dokter jika kulit Anda melepuh, mengalami pembengkakan, dan tidak kunjung membaik.

    Semoga Bermanfaat!

     

     

    Sumber :

    • hellosehat
    • alodokter
    • cnnindonesia
  • Pria Lebih Rentan Terkena Kanker Kulit. Benar atau Tidak?

    Kulit berada pada lapisan terluar tubuh manusia. Tentu, kulit menjadi hal terpenting yang harus dijaga dan dirawat, karena menjadi salah satu organ tubuh yang terlihat serta memengaruhi penampilan seseorang.

    Selain itu, kulit juga salah satu bagian tubuh yang paling pertama bersentuhan dan terpapar dengan sinar matahari. Seperti yang kita ketahui, tidak selalu sinar matahari itu baik untuk kesehatan. Hal itu dikarenakan adanya sinar UV yang dapat merusak dan menyebabkan kanker kulit.

    Riset terkini mengungkap bahwa kematian akibat kanker kulit di kalangan pria meningkat di sejumlah negara. Sejak 1985, kanker kulit lebih banyak menyerang hingga menyebabkan kematian pada pasien laki-laki daripada perempuan.

    Hasil gambar untuk pria mati kanker kulit

    Belum diketahui alasan pasti terkait hal tersebut. Kendati demikian, salah satu bukti menunjukkan bahwa laki-laki cenderung kurang melindungi diri dari sinar matahari serta tidak mengindahkan peringatan kesehatan.

    Lebih dari 90 persen kasus kanker kulit atau melanoma disebabkan oleh kerusakan sel kulit. Pemicu umumnya adalah paparan sinar matahari atau sumber radiasi ultraviolet (UV) lain seperti tanning bed alias alat yang menjadikan kulit menjadi kecokelatan.

    Pemimpin studi, Dorothy Yang, telah mempresentasikan temuan pada Konferensi Riset Kanker Nasional 2018 di Inggris. Pada delapan dari 18 negara yang diteliti, tingkat kematian pria akibat kanker kulit meningkat 50 persen selama tiga dekade terakhir.

    Dokter di Royal Free London NHS Foundation Trust London, Inggris, itu menyebutkan, peningkatan terdata dua kali lipat di Irlandia dan Kroasia. Lonjakan tajam lain ada di Spanyol dan Inggris (70 persen), Belanda (60 persen), serta Prancis dan Belgia (50 persen).

    Sebaliknya, data di sejumlah negara menunjukkan angka kematian perempuan akibat kanker kulit menurun selama periode yang sama. Beberapa di antaranya adalah Austria (9 persen), Republik Ceko (16 persen), dan Israel (23 persen).

    Dari sederet negara tersebut, Jepang sejauh ini memiliki angka kematian akibat melanoma yang paling rendah. Skala kematian akibat kanker tersebut pada pria dan wanita masing-masing adalah 0,24 dan 0,18 per 100 ribu orang.

    “Kami tengah menyelidiki apakah faktor biologis atau genetik juga memainkan peran dalam terjangkitnya kanker kulit, yang sejauh ini belum dapat disimpulkan,” kata Yang, dikutip dari laman Malay Mail.

    Melansir laman Boldsky, Rabu (25/7/2018), berikut beberapa faktor dan gejala kanker kulit yang perlu diketahui.

    1. Adanya satu bercak kulit terbakar matahari

    Ketika berlibur di pantai biasanya seseorang akan menghabiskan waktunya untuk berjemur dan menikmati hangatnya sinar matahari. Tanpa tersadar, berjemur terlalu lama menyebabkan kulit terpapar sinar matahari secara berlebihan dan menyebabkan beberapa titik tertentu terbakar matahari.

    Berdasarkan penelitian di Melanoma Research Foundation mengungkapkan bahwa satu sengatan matahari tunggal saja dapat menyebabkan seseorang memiliki risiko tinggi terkena kanker kulit. Hal itu karena satu luka bakar matahari yang buruk sudah cukup untuk memicu perbanyakan sel kanker di kulit yang dapat menyebabkan kanker kulit. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan tabir surya saat bepergian untuk melindungi kulit Anda.

    2. Kulit Cerah

    Ternyata terdapat studi yang mengungkapkan bahwa orang yang memiliki kulit cerah memiliki risiko yang lebih tinggi terkena kanker kulit dibandingkan orang dengan kulit gelap. Faktor tersebut dikarenakan orang yang memiliki kulit cerah memiliki kandungan melanin yang lebih sedikit. Sedangkan, kandungan melanin pada kulit berfungsi untuk melindungi dari radiasi sinar UV.

    3. Orang yang tinggal di pegunungan

    Kondisi geografis dimana seseorang tinggal memengaruhi risiko terkena kanker kulit. Seperti halnya orang yang tinggal dipegunungan. Hal itu dikarenakan dataran tinggi memiliki kondisi yang cukup dekat dan sering terpapar sinar matahari. Sehingga, sinar UV yang mungkin mengenai kulit pada orang dipegunungan lebih tinggi intensitasnya dibandingkan orang yang tinggal di dataran rendah.

    4. Keturunan

    Kanker kulit adalah salah satu jenis kanker yang bisa memiliki penyebab terkait secara turun-temurun. Terdapat studi yang mengungkapkan bahwa bila seseorang memiliki kanker kulit, maka ada 50 persen kemungkinan keturunan dari orang tersebut akan terkena kanker kulit.

    5. Sering bepergian dengan pesawat

    Terdapat penelitian yang dilakukan oleh University of California bahwa orang yang sering bepergian dengan pesawat, seperti awak pesawat memiliki risiko terkena kanker kulit yang lebih tinggi. Hal itu dikarenakan sinar UV yang dipancarkan matahari jauh lebih dekat pada ketinggian yang tinggi.

    Demikian artikel ini untuk menambah wawasan sahabat semua. Semoga bermanfaat!

     

     

     

    Sumber :

    • liputan6
    • republika
  • Jangan Sampai Kekurangan Kolagen! Ini Berbahaya

    Kolagen merupakan salah satu jenis protein yang dapat ditemukan kurang lebih 30% pada tubuh manusia. Banyak orang yang hanya mengenal kolagen sebatas untuk memperindah penampilan saja seperti untuk menjaga kesehatan kulit, mempercantik mata serta menjaga kesehatan rambut. Namun sebenarnya manfaat kolagen bagi kesehatan sangatlah banyak dan tidak terbatas pada kecantikan saja. Kekurangan kolagen dapat menyebabkan berbagai jenis gangguan pada tubuh bahkan mengganggu keseimbangan sirkulasi pada darah. Sirkulasi darah pada tubuh memegang peranan yang begitu penting bagi kelangsungan kesehatan tubuh. Sebagai contoh saja, gangguan sirkulasi darah pada area tangan dapat menyebabkan tangan terasa kebas. Namun apa yang akan terjadi jika sirkulasi darah yang terganggu adalah pada bagian jantung? Hal ini dapat membuat anda beresiko terkena serangan jantung yang berakibat pada kematian.

    Kata kolagen sendiri berasal dari bahasa yunani yang berati lekat atau pelekat. Fungsi kolagen pada tubuh memiliki banyak sekali manfaat mulai dari membantu pembentukan gigi, otot, kulit, sendi, tulang dan lain-lain. Kekurangan kolagen biasanya dianggap sebagai gangguan yang tidak serius sehingga banyak orang yang menyepelekannya. Namun nyatanya gangguan kolagen yang tidak diantisipasi dapat menyebabkan gangguan penyakit serius yang bahkan dapat mengancam nyawa seseorang seperti serangan jantung atau stroke yang dikarenakan  sirkulasi darah yang tidak lancar. Kekurangan kolagen dapat berakibat buruk pada kesehatan seperti:

     

    Menurunnya Sistem Imun
    Sistem imun pada tubuh berperan dalam menjaga tubuh agar tidak mudah sakit akibat serangan radikal bebas. Kolagen memiliki fungsi penting untuk meningkatkan sistem imun. Ketika tubuh kekurangan collagen, maka sudah bisa dipastikan jika sistem imun akan menurun sehingga infeksi dan sakit mudah terjadi.

    Menurunnya Sirkulasi Darah
    Fungsi collagen dalam tubuh salah satunya adalah untuk mengatur sirkulasi darah dalam tubuh manusia sehingga dapat berjalan dengan lancar. Kekurangan collagen dapat berakibat buruk pada tingginya kolesterol, sirkulasi darah yang lambat serta rentan pada serangan penyakit serebrovaskular dan kardiovaskular.

    Gangguan Pencernaan
    Lancarnya pencernaan berpengaruh pada pengeluaran serta aktivitas kita sehari-hari. Kolagen dalam pencernaan memiliki peran yang begitu penting d. Beragam gangguan pencernaan seperti perut kembung dan minimnya penyerapan sekresi merupakan salah satu dampak dari akibat kekurangan kolagen.

    Terjadinya Perubahan Mata

    Kekurangan collagen dapat menyebabkan gangguan pada mata seperti gangguan penglihatan di malam hari atau bisa dibilang rabun senja, serta terdapatnya gumpalan berupa lemak kecil berwarna kuning pada bagian putih mata, pembuluh darah merah yang tampak pada sudut mata, serta mata panda dan mata terasa kering. Mata merupakan aset yang berharga tidak hanya untuk hari ini namun juga pada masa tua nanti karena mata jendela jiwa. Jika mata sudah tampak mengerut, hal buruk lainnya jika anda kekurangan collagen adalah bisa menyebabkan penuaan dini.

    Perubahan Pada Kulit
    Jika Kekurangan collagen maka sangat berdampak pada kesehatan kulit yaitu berupa kulit keriput, pigmentasi, mengelupas, penyembuhan luka yang lambat, pembuluh darah terlihat menonjol serta kulit kering dan mudah memar.

    Gangguan Pada Sistem Endoktrina
    Pada perempuan, jika kekurangan collagen dapat menyebabkan beberapa gangguan seperti menstruasi,payudara yang mengalami kekenduran serta kanker payudara . Untuk para laki- laki, kekurangan collagen dapat memicu ejakulasi dini serta impotensi.

    Gangguan Pada Rambut
    Gangguan kekurangan collagen berdampak pula pada kesehatan rambut. dikarenakan collagen memegang peranan penting pada sistem pertumbuhan rambut kita. Tidak heran kekurangan collagen dapat memicu terjadinya ketombe, rambut kusam, bercabang pada ujung rambut, rambut rontok, rambut tipis serta pertumbuhan rambut yang lambat, rambut kering serta radang pada kulit kepala.

    Gangguan Pada Mulut
    Kekurangan collagen dapat memicu terjadinya luka di sudut bibir yang susah disembuhkan serta bau mulut, gangguan pada mulut seperti sariawan yang sulit disembuhkan. Selain itu kekurangan collagen juga dapat menyebabkan gangguan pada gusi seperti gusi yang mudah berdarah.

    itulah sebabnya anda sangat membutuhkan asupan Collagen yang cukup pada tubuh guna menghindari dampak diatas. karena semakin tua , collagen yang diproduksi pada tubuh semakin berkurang dan membutuhkan asupan suplement collagen dari luar dengan cara meminumnya.

    Semoga bermanfaat!

     

     

     

    Sumber referensi :

    • https://cosmeloka.com/2017/11/25/dampak-buruk-pada-tubuh-jika-anda-kekurangan-collagen/
    • https://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/info-sehat/18/10/21/pgxd90383-ini-bahaya-kekurangan-kolagen-pada-tubuh

     

  • Pakai Payung Saat Panas. Bolehkah?

    Sahabat, akhir-akhir ini negara kita sedang dilanda musim panas dengan rasa panas yang luar biasa menusuk kulit. Sejatinya, cuaca panas sering kali membuat kita enggan untuk beraktivitas di luar ruangan. Terlebih kita tinggal di Indonesia yang dilewati garis khatulistiwa, sehingga cahaya matahari akan selalu ada sepanjang tahun.

    Banyak juga cara yang dapat dilakukan untuk menghindari sengatan matahari, seperti menggunakan krim SPF, memakai pakain lengan panjang, memakai topi, atau bahkan menggunakan payung.

    Pemberian tabir surya yang juga mampu melindungi tubuh dari sinar UV A dan B memang sudah teruji secara klinis mampu mencegah kulit menjadi kusam. Namun, apakah cara lainnya seperti penggunaan payung betul-betul efektif?

    Efek Penggunaan Payung Saat Cuaca Panas

    Selain digunakan selagi hujan, payung juga kerap digunakan saat berlibur di pantai atau cuaca panas. Memang kita akan terhindar dari panas secara langsung, tetapi menurut penelitian yang dilakukan oleh JAMA Dermatology menunjukkan bahwa berteduh di bawah payung pantai sama sekali tidak efektif melindungi kulit dari sengatan matahari.

    Penelitian tersebut melibatkan banyak partisipan, sebanyak 81 persen asal Texas yang menghabiskan waktu selama 3,5 jam di pantai pada siang hari. Partisipan tersebut pun ada yang menggunakan payung dan tabir surya. Hasilnya, sebanyak 78 persen dari partisipan yang berlindung di bawah payung pantai mengalami sunburn, sementara hanya 23 persen partisipan pengguna tabir surya yang mengalami sunburn.

    Ini membuktikan bahwa payung tidak mampu menahan radiasi sinar UV B penyebab sunburn. Penelitian ini pun diperkuat oleh penelitian lain yang dilakukan oleh Skin Care Foundation yang menyatakan bahwa sunburn dapat dihindari dengan beberapa cara, yaitu mengoleskan tabir surya yang mengandung minimal SPF 30, menggunakan pakaian yang menutup bagian lengan, dan menghindari paparan langsung sinar matahari. Cara tersebut dinilai cara paling ampuh untuk menghindari sunburn oleh para dermatologis.

    Hal yang Perlu Diperhatikan saat Membeli dan Menggunakan Tabir Surya

    Selain dapat digunakan saat berlibur ke pantai atau gunung sekalipun, tabir surya juga dapat digunakan sehari-hari, terlebih bagi kamu yang banyak melakukan aktivitas di luar ruangan. Penggunaan tabir surya akan menghalangi penyerapan radiasi sinar UV A penyebab penuaan dan UV B penyebab sunburn ke dalam permukaan kulit.

    Nah, sebelum membeli tabir surya untuk digunakan setiap hari, kamu wajib memperhatikan beberapa hal berikut agar tabir surya yang kamu gunakan memberikan perlindungan maksimal.

    Gunakan Tabir Surya dengan SPF minimal 30

    Sun Protection Factor (SPF) yang direkomendasikan oleh dermatologis di seluruh dunia adalah SPF 30. Semakin tinggi nilai SPF-nya, maka akan semakin baik melindungi kulit kamu. Tabir surya dengan minimal SPF 30 dapat menghalangi 97 persen sinar UV B. Selain itu, tabir surya dengan SPF tinggi juga melindungi kulit dalam jangka panjang, seperti kanker kulit.

    Perlu Dioleskan Berulang

    Apabila kamu menemukan produk tabir surya yang mencantumkan istilah waterproof atau sweatproof adalah hal yang kurang tepat. Sebab, perlahan-lahan tabir surya yang kamu gunakan pun akan memudar. Maka dari itu, setelah 3 jam pemakaian ada baiknya kamu mengoleskannya kembali.

     

    Sumber : Halodoc.com