Tag: #kopi

  • Ingin Kopi Anda Tetap Sehat? Ikuti Cara ini

    Minum kopi di pagi hari dipercaya sejak lama memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan. Akan tetapi, jika terlalu berlebihan dan mencampurkannya dengan gula yang banyak tentu saja manfaatnya jadi berkurang. Supaya Anda bisa tetap menikmati kebaikan dari kopi, intip dahulu beberapa cara sehat minum kopi.

    Pilihan cara minum kopi yang sehat

    Menurut Adina Pearson, RD, seorang ahli diet dari Amerika Serikat, minum kopi memang menyehatkan dan mampu menekan nafsu makan Anda. Selain itu, kopi juga dipercaya sebagai sumber antioksidan yang sifatnya baik untuk tubuh. Akan tetapi, kopi bukanlah pengganti makanan, sehingga Anda tetap butuh makan meskipun sudah minum kopi.

    Ini dia beberapa cara sehat minum kopi.

    1. Lebih baik membuat kopi di rumah

    Alih-alih memesan es kopi susu di kafe terdekat, bukankah lebih baik Anda membuatnya sendiri sesuai dengan keinginan? Pada saat Anda memesan kopi di kafe, sekilas mungkin semuanya terlihat bersih. Akan tetapi, jika Anda perhatikan kembali, tidak ada yang tahu bahwa kain yang digunakan untuk membersihkan gelas mungkin saja digunakan sebagai pembersih tempat lainnya. Untuk menghindari hal tersebut, biasakan untuk membuat kopi di rumah pada pagi hari dan membawanya dengan tumbler kesayangan Anda. Walaupun mungkin rasanya tidak seenak yang dibuat oleh barista kesayangan Anda, setidaknya Anda telah menghemat uang dan mendukung kesehatan tubuh.

    2. Menaburkan bubuk kayu manis di atas kopi

    Tidak hanya membuat kopi sendiri, cara sehat minum kopi yang juga bisa dilakukan yaitu dengan menaburkan bubuk cinnamon atau kayu manis diatas kopi Anda. Selain memunculkan rasa yang lebih enak, bubuk kayu manis juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan Anda. Menurut penelitian dari jurnal Pharmacotherapy, kayu manis terbukti dapat menurunkan kadar gula darah pada penyandang diabetes tipe dua. Oleh karena itu, dengan menaburkan bubuk kayu manis pada kopi, Anda dapat mengurangi risiko melonjaknya kadar gula darah.

    3. Mengurangi penggunaan sirup dan gula tambahan

    Selain menaburkan bubuk kayu manis, sebaiknya kurangi juga penggunaan sirup dan gula tambahan. Hal ini tentu saja dilakukan sebagai cara sehat ketika minum kopi. Bagi para pecinta kopi hitam mungkin tidak masalah tidak menggunakan gula sama sekali pada kopinya. Akan tetapi, bagi orang yang tidak terbiasa dengan rasa pahit, gula atau susu kental manis mungkin menjadi sahabat setia saat minum kopi. Jika Anda tidak bisa melepaskan pemanis dan sirup tambahan pada kopi Anda, mungkin memilih pemanis lainnya sebagai pengganti gula dapat menjadi jalan keluar. Misalnya, Anda bisa mengganti dengan pemanis alami, seperti madu, gula kelapa, atau stevia. Walaupun tetap mengandung kalori, setidaknya pemanis alami tidak meningkatkan kadar gula darah secara drastis.

    4. Selalu menggunakan penyaring kertas

    Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa kopi mengandung cafestol, yaitu senyawa yang membuat kadar kolesterol dalam darah menjadi tinggi. Namun, Anda bisa mengurangi zat tersebut dengan menggunakan penyaring kopi berbahan kertas ketika membuat kopi. Menurut sebuah penelitian dari jurnal Food Research International, penggunaan penyaring kertas saat menyeduh kopi mengurangi senyawa cafestol di dalamnya. Namun, Anda tidak perlu khawatir karena kafein dan zat antioksidan yang terkandung di dalam kopi tidak ikut tersaring. Dengan begitu, Anda tetap bisa menikmati kopi di pagi hari dengan segudang manfaatnya untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Cara sehat minum kopi yang satu ini tidak berat untuk dilakukan, bukan?

    5. Tidak minum kopi di atas jam 2 siang

    Ingin minum kopi pada siang hari karena rasa kantuk tak lagi tertahankan? Sebaiknya, jangan lakukan ini demi kesehatan Anda. Minum kopi pada siang hari, terutama di atas jam 2 siang hanya akan mengganggu jam tidur malam Anda. Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian dari Journal of Clinical Sleep Medicine.

    Pada penelitian tersebut diperlihatkan bahwa konsumsi 400 mg kafein 0,3, dan 6 jam sebelum tidur ternyata dapat mengganggu kualitas tidur Anda. Bahkan, minum kopi 6 jam sebelum waktu tidur dapat mengurangi durasi tidur Anda lebih dari satu jam.

    Untuk mengakalinya, Anda bisa mengganti kopi dengan kopi tanpa kafein atau teh yang mengandung kafein lebih sedikit dibandingkan kopi biasa. Atau, Anda bisa menyesuaikan batas maksimal minum kopi di siang atau sore hari dengan jam tidur Anda. Misal, jika Anda terbiasa tidur jam 10 malam, maka batas terakhir Anda minum kopi yaitu jam 5 sore.

    Nah mulai dari sekarang, yuk biasakan cara minum kopi yang sehat agar Anda tidak kehilangan khasiat dari kafein yang ada di dalam kopi.

    Sumber: hellosehat.com

  • Sering Minum Kopi? Ini Bahaya Kopi Jika Diminum Tiap Hari

    Minuman kopi dengan beragam variasi, memang sedang digandrungi semua kalangan. Mulai dari anak remaja hingga orang dewasa, bahkan mungkin termasuk Anda. Minum yang khas dengan rasa pahit ini memang sudah banyak diteliti, baik itu manfaat sekaligus efek negatifnya. Nah, jika Anda minum kopi setiap hari, apakah ada bahaya yang mengintai?

    Bahaya minum kopi setiap hari

    Banyak studi yang telah mengamati manfaat kopi untuk kesehatan tubuh. Steven Rothschild, MD, seorang pendiri Rush University Family Physicians, menjelaskan berbagai manfaat kopi untuk kesehatan.

    Biji kopi mengandung banyak senyawa antioksidan yang dapat membantu mencegah berbagai penyakit, seperti masalah pada liver, penyakit Parkinson, dan demensia.

    Nah, rupanya, sekalipun membawa manfaat yang cukup melimpah, minum kopi setiap hari juga bisa mendatangkan efek samping yang bahaya bagi tubuh.

    Berbagai dampak buruk yang mungkin terjadi pada Anda, antara lain:

    1. Aktivitas harian terganggu

    Selain dikagumi karena rasanya, banyak orang yang sengaja minum kopi setiap hari untuk menghilangkan rasa kantuk. Kopi mengandung kafein yang bisa meningkatkan kewaspadaan sehingga otak jadi lebih fokus dan kerja jadi lebih produktif.

    Sayangnya, bahaya dari minum kopi setiap hari adalah munculnya kegelisahan dan kecemasan. Apalagi jika diminum pada waktu yang salah, seperti sore atau malam hari. Akibatnya, seseorang bisa jadi sulit tidur dan bangun dengan tubuh kelelahan.

    Kopi juga dapat menyebabkan ketergantungan. Jika Anda terbiasa minum kopi setiap hari, tubuh akan terbiasa dengan adanya kafein. Apabila kebiasaan ini terlewat satu hari saja, tubuh akan menunjukkan gejala ‘penarikan kafein’. Biasanya hal ini akan menimbulkan sakit kepala, mood jelek, dan perasaan seperti bingung.

    2. Mengancam kesehatan lambung

    Coba Anda ingat-ingat kembali, rasa apa yang muncul setelah Anda minum kopi? Mulut Anda kemungkinan akan terasa asam. Ya, kopi memiliki rasa asam sehingga sebaiknya dihindari oleh orang yang memiliki luka atau masalah di lambung.

    Jika Anda punya kebiasaan ngopi setiap hari di waktu pagi, sistem pencernaan bisa terganggu. Apalagi jika Anda meminumnya saat perut masih kosong. Asam yang dimiliki kopi bisa memicu asam lambung. Tanpa adanya makanan, cairan asam yang telanjur keluar tidak terpakai untuk mencerna makanan. Akhirnya, asam lambung pun menggenang di lambung. Akibatnya, cairan asam yang bersifat korosif ini bisa merusak lapisan lambung jika terjadi secara terus-menerus.

    3. Meningkatkan risiko penyakit jantung pada orang tertentu

    Salah satu bahaya dari minum kopi setiap hari adalah meningkatnya risiko penyakit jantung. Dalam studi tersebut, dua cangkir kopi atau lebih setiap harinya dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. Risiko ini kemungkinan besar terjadi pada orang dengan mutasi genetik tertentu. Mutasi gen tersebut membuat proses pemecahan kafein di dalam tubuhnya berjalan lebih lambat.

    4. Masalah pada gigi dan gusi

    Selain lambung, bahaya dari ngopi setiap hari juga menyerang gigi dan gusi. Kopi yang biasanya diminum cenderung mengandung banyak gula dan tanin yang asam. Keduanya dapat mengikis lapisan pelindung gigi (enamel) secara perlahan.

    Selain itu, kopi juga menyebabkan warna gigi menjadi kekuningan dan membuat plak semakin lengket menempel di gigi. Jika kebiasaan ini terus dilakukan tanpa memerhatikan kebersihan gigi, masalah gigi dan gusi bisa terjadi.

    Jadi, bagaimana baiknya?

    Anda boleh saja punya kebiasaan ngopi, namun perhatikan juga cara sehat menikmatinya supaya dapat meminimalisir efek buruk yang ditimbulkan.

    Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari bahaya minum kopi setiap hari, misalnya:

    • Pilih waktu terbaik untuk minum kopi. Waktu terbaik untuk minum kopi adalah siang hari. Pastikan Anda tidak meminum di atas pukul 2. Hindari pula untuk minum kopi di pagi hari saat perut kosong.
    • Pastikan asupannya tidak berlebihan. Asupan kafein yang direkomendasikan adalah 400 mg untuk orang dewasa. Ini setara dengan 2 hingga 3 cangkir kopi hitam.
    • Buat kopi yang lebih sehat. Kopi yang paling baik adalah kopi tanpa atau dengan sedikit gula. Ini menghindari kondisi asam di mulut jadi lebih buruk.

    Sumber: hellosehat.com

     

  • Risiko Minum Kopi Bagi Ibu Hamil

    Bolehkah Ibu Hamil Minum Kopi? Pertanyaan ini kerap muncul dan di tanyakan oleh Ibu Hamil. Sebenarnya, Ibu Hamil tidak disarankan untuk mengonsumsi kopi, ataupun kalau memang tidak bisa di hindarkan, Ibu hamil hanya boleh mengonsumsi dalam jumlah sedikit dan tidak berlebihan. Mengonsumsi kopi ketika hamil dapat meningkatkan resiko timbulnya beberapa bahaya kehamilan. Apa saja bahaya kopi untuk Ibu hamil?

    Hasil gambar untuk bolehkah ibu hamil minum kopi

    1. Menyebabkan Susah Tidur (Insomnia) dan Tekanan Darah Tinggi

    Seperti sudah menjadi rahasia umum, minum kopi terlalu banyak akan membuat seseorang menjadi sulit tidur ketika malam hari (insomnia). Hal ini terjadi karena kandungan kafein yang terdapat dalam kopi memacu kinerja jantung semakin tinggi. Jantung yang berdetak kencang ditambah dengan nafas yang menjadi lebih sesak membuat seseorang menjadi terus terjaga meski malam telah larut selain juga berpotensi menimbulkan hipertensi dalam kehamilan. Kondisi insomnia sendiri bagi ibu hamil sangat tidak baik karena akan mempengaruhi fisiologis pertumbuhan janin. Ibu hamil harus mencukupi istirahatnya karena bagaimanapun, menjalani kehamilan apalagi ditambah dengan tetap bekerja disiang hari akan membuat kondisi badan drop.

    2. Menyebabkan Maag

    Kopi atau kafein berlebihan dapat menstimulansi produksi asam lambung sehingga dapat menimbulkan maag. Maag sendiri pada ibu hamil merupakan salah satu tanda bahaya kehamilan yang harus diwaspadai. Maag dapat menyebabkan asupan nutrisi dari ibu ke janinnya berkurang sehingga janin tidak tumbuh dengan sempurna. Bagi Anda yang tengah hamil, apalagi yang pernah memiliki riwayat maag, baik kronis maupun akut, sebaiknya berusahalah untuk menghindari minum kopi selama kehamilan Anda.

    3. Meningkatkan Risiko Leukimia pada Janin

    Penelitian yang dipublikasikan dalam Jurnal Obstretucs dan Gynaecology Amerika menunjukan jika seorang ibu hamil yang mengkonsumsi segelas kopi setiap hari berpotensi melahirkan bayi dengan kelainan leukimia sebanyak 20%. Risiko potensi tersebut akan meningkat menjadi 60% jika jumlah konsumsi kopi si ibu hamil tadi naik menjadi 2 gelas perhari. Leukimia sendiri merupakan salah satu penyakit berbahaya yang sangat mematikan. Orang Indonesia biasa menyebutnya dengan kanker darah. Seorang yang mengidap penyakit ini biasanya tidak dapat bertahan terlalu lama.

    src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/02/kopi ibu hamil.jpg Minum kopi saat hamil, apa dampaknya pada janin? Ini jawaban dokter

    Fakta dan mitos ibu hamil minum kopi

    1. Minum kopi meyebabkan cacat lahir

    Pernyataan: Kafein menyebabkan cacat lahir pada manusia.

    Fakta: Banyak penelitian pada hewan telah menunjukkan bahwa kafein dapat menyebabkan cacat lahir, persalinan prematur, kelahiran prematur, mengurangi kesuburan, dan meningkatkan risiko kelahiran bayi berat badan rendah dan masalah reproduksi lainnya.

    Belum ada studi konklusif yang dilakukan pada manusia; Namun, masih lebih baik untuk mencari aman ketika pada studi yang tidak meyakinkan.

    2. Minum kopi menyebabkan kemandulan

    Pernyataan: Kafein menyebabkan infertilitas.

    Fakta: Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara tingkat konsumsi kafein yang tinggi dan menunda kehamilan.

    3. Minum kopi menyebabkan keguguran

    Pernyataan: Kafein menyebabkan keguguran.

    Fakta: Pada tahun 2008, dua studi tentang efek kafein yang terkait dengan keguguran menunjukkan hasil yang berbeda secara signifikan. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan oleh American Journal of Obstetrics and Gynecology, ditemukan bahwa wanita yang mengonsumsi 200 mg atau lebih kafein setiap hari dua kali lebih mungkin mengalami keguguran dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsi kafein apa pun.

    Dalam studi lain yang dirilis oleh Epidemiologi, tidak ada peningkatan risiko pada wanita yang minum jumlah minimal kopi setiap hari (antara 200-350 mg per hari.)

    Karena kesimpulan yang bertentangan dari berbagai penelitian, March of Dimesmenyatakan bahwa sampai studi yang lebih konklusif dilakukan, wanita hamil harus membatasi asupan kafein hingga kurang dari 200 mg per hari. Ini sama dengan sekitar satu cangkir kopi 12 ons.

    Demikianlah ulasan mengenai ibu hamil yang minum kopi, semoga menjadi pengetahuan baru dan bermanfaat.

     

     

    Sumber :

    • mamibuy.co.id
    • doktersehat.com
  • Kerja Sama dengan Korea, Jawa Barat akan Miliki Sekolah Kopi

    Pemerintah Provinsi Jawa barat, tengah bekerjasama dengan Korea untuk membuat sebuah sekolah kopi internasional. Hal ini bertujuan untuk mempromosikan kopi Indonesia agar semakin banyak dinikmati oleh warga dunia sekaligus mempromosikan wisata.

    M Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat mengatakan, bahwa sekolah ini akan berdiri di pegunungan di Jawa Barat, karena di samping untuk memberikan edukasi tentang kopi sekaligus menjadi sarana promosi pariwisata khususnya alam Jawa Barat kepada dunia.

    Pihaknya juga mengatakan telah melakukan pertemuan dengan presiden Universitas Sung Kyul dari Korea Selatan yaitu Mr Dong Cheol Yoon, yang juga sebagai perwakilan dari International coffee Association di Bandung beberapa hari lalu.

    Ia juga mengatakan bahwa sekolah internasional kopi dapat mendatangkan networking dari Korea. Karena masyarakat Korea sangat menggilai kopi Asia dengan indeks salah satu yang paling tinggi.

    Pemprov Jawa Barat akan mencari 3 lokasi pegunungan yang memiliki keindahan alam menarik sebagai bakal lokasi sekolah kopi tersebut. Ridwan Kamil juga berharap dengan adanya sekolah kopi ini akan meningkatkan kualitas kopi Jawa Barat, selain itu juga mendorong perekonomian masyarakat di sekitarnya.

    Ridwan Kamil juga berharap dengan adanya sekolah kopi ini dapat memperkuat kualitas perkopian Indonesia, dengan begitu ekonomi, brand kopi dan pariwsata juga akan maju seperti pada negara Korea yang sudah lebih dahulu.

     

     

    Sumber : GNFI

  • Ribuan Kopi Kawa Daun Disiapkan Pecahkan Rekor MURI

    Biji kopi.

    Sebanyak 1.018 gelas kawa daun yang merupakan minuman tradisional asal Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, dipersiapkan dalam rekor Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) dalam Festival Pesona Budaya Minangkabau tahun 2018. Pemecahan rekor tersebut direncanakan dalam hal meminum kopi kawa daun terbanyak pada saat pembukaan ajang pariwisata yang akan digelar pada akhir November 2018.

    Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Tanah Datar, Abdul Hakim di Batusangkar, Kamis (8/11), menyebutkan festival tersebut dari 28 November hingga 2 Desember 2018 dengan berbagai agenda yang telah dipersiapkan. Kopi kawa daun dipilih karena minuman tersebut merupakan salah satu kuliner khas dari Tanah Datar dan sudah ada sejak lama.

    Kopi kawa daun terbuat dari daun kopi yang sebelumnya sudah diasapi sampai kering dan kemudian baru direbus untuk kemudian airnya dapat diminum. Dalam penyajiannya, kopi kawa daun tidak menggunakan gelas atau cangkir sebagai wadah, akan tetapi menggunakan wadah dari tempurung atau batok kelapa.

    “Salah satu keunikan dari kawa daun adalah dalam hal penyajian, minuman tradisional ini disajikan dalam wadah dari tempurung kelapa,” ujarnya.

    Sebelumnya, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Tanah Datar, Edi Susanto mengatakan hingga akhir tahun 2018, terdapat dua even besar bertaraf internasional yang akan digelar di daerah tersebut. Selain Tour de Singkarak (TdS) yang digelar dari 3 hingga 11 November 2018, even lainnya adalah Festival Pesona Budaya Minangkabau yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada akhir November hingga awal Desember 2018.

     

     

    Sumber : republika

  • Jangan Minum Kopi Sambil Makan Gorengan. Ini Dampaknya!

    Sebagian orang masih mempunyai kebiasaan minum kopi dan ditemani gorengan. Apalagi sambil berkumpul bersama keluarga pada pagi hari atau malam hari. Kopi dengan gorengan memang sangat cocok, keduanya terasa nikmat bila dikonsumsi bersamaan. Akan tetapi minum kopi dan disertai makan gorengan memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan kita.

    Hasil study University of Guelph, sebagaimana diberitakan rilis.id, minum kopi setelah mengonsumsi makanan berminyak seperti gorengan berpotensi meningkatkan lonjakan gula darah.

    Lonjakan gula darah pada akhirnya dapat meningkatkan risiko terkena diabetes maupun gangguan serius pada kesehatan, seperti kerusakan arteri penyakit jantung.

    Penjelasannya sederhana, makanan berminyak seperti gorengan mengandung lemak jenuh yang membuat tubuh kesulitan membersihkan gula dari darah. Sementara kopi bertugas menggandakan lemak jenuh tadi, minum kopi dapat menambah tingkat kesulitan tubuh dalam membersihkan gula.

    Kopi dengan gorengan

    Terry Graham, salah satu peneliti dari Univeristy of Guleph mengatakan lemak jenuh yang dikonsumsi bahkan bisa bertahan berjam-jam. “Hal ini menunjukkan bahwa efek makanan tinggi lemak dapat berlangsung hingga berjam-jam,” Terry mengatakan.

    Awalnya, tim peneliti meminta beberapa peserta studi untuk makan makanan berlemak, kemudian setelah 6 jam, peserta diminta minum minuman yang mengandung gula. Biasanya, tubuh langsung memproduksi insulin untuk menghilangkan gula dari darah.

    Tetapi penelitian menunjukkan bahwa setelah makan makanan berlemak, tubuh kurang dapat memproduksi insulin dan tingkat gula dalam darah peserta 32 persen lebih tinggi dibanding peserta penelitian yang tidak mengonsumsi makanan berlemak sebelumnya.

    Bagian kedua penelitian, peserta diminta untuk minum 2 cangkir kopi setelah 5 jam makanan berlemak dan minuman gula. Hasilnya kadar gula dalam darah meningkat hingga 65 persen dibanding kelompok kontrol.

    Gula yang berlama-lama dalam darah dapat merugikan kesehatan seperti meningkatkan risiko diabetes, kerusakan arteri, dan penyakit jantung. Studi ini diterbitkan dalam Journal of Nutrition.

    Orang yang berisiko tinggi terhadap diabetes atau penyakit jantung, harus lebih berhati-hati mengkombinasikan makanan. Hindari makanan tinggi lemak dan batasi asupan kafein untuk menjaga kestabilan gula darah.

    Minum kopi setelah makan gorengan memang tidak dilarang. Namun, melihat resiko kesehatan yang harus ditanggung, ada baiknya mengurangi kebiasaan beresiko ini. Minum air putih akan lebih menyehatkan.

    Semoga bermanfaat!

     

     

     

    Sumber :

  • Minum Kopi Atasi Sakit Kepala, Mitos atau Fakta?

    Kabar gembira bagi pecinta kopi. Minum kopi dipercaya dapat mengurangi sakit kepala.

    Kandungan kafein di dalamnya dipercaya mampu meredam sakit kepala jika dikonsumsi dalam dosis tepat. Jika berlebihan, justru dapat mencetuskan sakit kepala seperti migrain.

    Kafein merupakan golongan methylxanthine yang banyak ditemui pada kopi, teh, dan cokelat. Kafein ternyata juga berfungsi sebagai antinyeri dan anti peradangan, bahkan banyak obat penghilang nyeri memasukkan kafein dalam kandungannya.

    Penelitian menyebutkan bahwa kafein membuat efek antinyeri lebih efektif, yakni sebesar 40%. Lalu bagaimana mekanismenya?

    Saat seseorang sakit kepala, pembuluh darah kepala mengalami pelebaran. Pada kondisi tersebut, aliran darah menuju kepala menjadi berkurang sehingga otak akan kekurangan oksigen.

    Kekurangan jumlah oksigen inilah yang bisa memicu sakit kepala. Nah, kafein memberikan efek mengecilkan kembali pembuluh darah dan meningkatkan denyut jantung, sehingga aliran darah ke otak menjadi normal.

    Meski demikian, efek positif kafein baru didapat jika dikonsumsi dalam kadar yang tepat, yaitu sekitar 300 mg per hari (setara dengan 1-3 cangkir kopi per hari). Jika dikonsumsi di atas dosis tersebut, kopi justru dapat mencetuskan sakit kepala.

    Secangkir kopi

    Konsumsi berlebih juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan lain –seperti insomnia, jantung berdebar, dan kecemasan. Sebab konsumsi kafein berlebihan akan menghambat kerja adenosin, hormon yang memberi sinyal lelah sehingga tubuh akan beristirahat. Terhambatnya kerja adenosin membuat seseorang akan terus terjaga walaupun tubuh dan otak sudah merasa lelah.

    Waktu yang baik untuk minum kopi

    Menurut penelitian yang dilakukan oleh Steven Miller dari Universitas Health Sciences di Bethesda, produksi hormon kortisol akan mengalami siklus, jam saat produksi hormon kortisol mencapai puncak tertinggi adalah jam 8.00-9.00 pagi, jam 12.00-13.00 siang, jam 17.30-18.30. Setiap orang memang memiliki siklus yang berbeda-beda, namun rata-rata akan mengalami produksi hormon kortisol tertinggi di jam-jam itu.

    Jadi, waktu yang paling tepat untuk minum kopi adalah, saat produksi hormon kortisol Anda mulai menurun, tepatnya pada jam yang kita kenal dengan istilah coffee break, antara jam 9.30-11.30, jam 13.30 dan jam 5 sore. Sekarang pilihan Anda untuk mengubah jam kebiasaan minum kopi agar Anda mendapatkan manfaat maksimal dari secangkir kopi.

    Semoga bermanfaat!

     

     

    Sumber :

    https://hellosehat.com/hidup-sehat/fakta-unik/waktu-efektif-minum-kopi

    https://www.klikdokter.com/rubrik/read/2701210/kopi-bisa-sembuhkan-sakit-kepala

  • Manfaat Kopi Bisa Dirasakan dari Wanginya

    Kopi diketahui memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Sebuah penelitian baru bahkan menyebutkan, manfaat kopi bisa dirasakan tanpa harus menyeruputnya. Cukup dengan mencium wanginya saja akan membantu meningkatkan kemampuan otak.

    Penelitian dilakukan oleh Sekolah Bisnis Stevens bekerja sama dengan peneliti dari Universitas Temple dan perguruan tinggi Baruch. Para peneliti mencari tahu apakah wangi kopi cukup mampu meningkatkan kemampuan kognitif, meski tanpa mengonsumsi kafein.

    Penelitian melibatkan dua grup mahasiswa yang sedang mengerjakan sebuah tes. Sebagai uji coba, ruangan salah satu grup diberi wewangian kopi. Masing-masing grup tersebut berisi 100 peserta.

    Selain uji coba langsung dengan wewangian kopi, tim peneliti juga melakukan survei terhadap 200 orang peserta. Melalui survei, para peserta ditanyai tentang keyakinan mereka apakah wewangian ada kaitannya terhadap performa seseorang.

    Hasil survei menunjukkan bahwa para peserta mempercayai wangi kopi bisa meningkatkan kesadaran dan energi mereka dibandingkan wewangian bunga. Hasil penelitian dan survei menunjukkan bahwa mencium wewangian kopi memiliki manfaat yang sama dengan menyeruput kopi, dilansir Malay Mail Online.

     Sumber : Republika.co.id