Tag: khasiat

  • Manfaat Buah Tin Bagi Kesehatan

    Buah tin atau yang memiliki nama ilmiah Ficus carica ini dulunya banyak tumbuh di Asia Barat. Buah tin juga disebut sebagai buah ara atau disebut dengan fig dalam Bahasa Inggris. Buah tin sudah ada sejak dulu kala, bahkan disebutkan dalam Alquran. Dalam sebuah hadist, tin adalah salah satu buah yang diturunkan dari surga. Hal inilah yang kemudian membuat buah tin dijuluki sebagai buah surga.

    Kandungan Buah Tin

    Buah tin memiliki kandungan vitamin, mineral, dan fitonutrien yang baik untuk tubuh. Vitamin yang terkandung dalam buah tin antara lain: Vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin K, dan vitamin B kompleks. Terdapat juga kandungan mineral meliputi tembaga, kalium, zat besi, mangan, magnesium, kalsium, zinc, sodium, dan selenium.

    Buah tin juga mengandung fitonutrien dalam bentuk karotenoid yang sangat berguna sebagai senyawa antioksidan. Karotenoid yang terkandung dalam buah tin berupa beta-karoten, dan juga lutein dan zeaxanthin. Buah tin juga merupakan buah yang rendah kalori dan tidak memilki kandungan lemak.

    Manfaat Buah Tin bagi Kesehatan

    Buah tin termasuk buah yang sudah sangat tua di dunia, bahkan dipercaya sudah ditemuakan pada 5000 SM. Tidak heran jika sudah banyak orang mendapatkan manfaatnya. Berikut adalah berbagai manfaat buah tin untuk kesehatan:

    1. Menjaga Kesehatan Jantung

    Manfaat buah tin yang pertama adalah dapat menjaga kesehatan jantung. Buah tin memiliki kandungan serat larut berupa pektin yang membuat buah tin memiliki kemampuan untuk menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah. Kadar kolesterol dan trigliserida tinggi dalam darah dapat menyebabkan terbentuknya plak yang akan memicu penyempitan pembuluh darah dan mengganggu kesehatan jantung.

    1. Menurunkan Tekanan Darah

    Buah tin merupakan sumber kalium yang dapat membantu menjaga tekanan darah, karena cenderung dapat mencegah efek berbahaya dari natrium. Seperti kita tahu, kita selalu bergantung pada makanan olahan yang memiliki kandungan natrium tinggi atau secara awam di sebut garam.

    Jadi, rutin mengonsumsi makanan kaya akan kalium seperti buah tin, sangat penting, karena dapat membantu melancarkan peredaran darah.

    1. Mengatasi Sembelit

    Buah tin mengandung serat yang banyak. Konsentrasi serat yang tinggi ini membantu meningkatkan fungsi usus yang sehat dan teratur serta mencegah sembelit.

    Berkat kandungan seratnya, manfaat buah tin dapat membantu pergerakan usus, sehingga tidak hanya mencegah sembelit tetapi juga bisa mengatasi diare dan pergerakan usus yang tidak sehat atau tidak teratur.

    1. Mengatasi Anemia

    Manfaat buah tin selanjutnya adalah dapat membantu mengatasi gejala anemia. Kekurangan darah dalam tubuh atau anemia adalah kondisi yang disebabkan oleh berbagai faktor.

    Salah satu cara untuk menanggulanginya adalah dengan mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi. Kandungan zat besi dan juga multivitamin dalam buah tin dapat membantu produksi sel darah merah sehingga kadar eritrosit pun akan naik.

    1. Menjaga Kesehatan Tulang

    Manfaat buah tin juga dipercaya sebagai makanan yang baik untuk kesehatan tulang. Kandungan mineral seperti kalsium, magnesium, dan fosfor dalam buah tin sangat baik untuk menutrisi tulang dan mencegah tulang keropos.

    Makan makanan tinggi garam dapat menyebabkan tubuh kehilangan kalsium, untuk itu imbangi dengan mengonsumsi buah tin karena dapat dicegah oleh kalium yang terdapat dalam buah tin.

    1. Menjaga Kesehatan Mata

    Manfaat buah tin yang tidak boleh dilewatkan selanjutnya adalah menjaga kesehatan mata. Buah tin dapat mencegah degenerasi makula yang merupakan penyakit penyebab seseorang mengalami penurunan penglihatan hingga kebutaan. Khasiat buah tin ini berkat kandungan di dalamnya, seperti vitamin A dan karotenoid.

    1. Pengobatan Radang Tenggorokan dan Amandel

    Radang tenggorokan adalah kondisi yang tidak dapat disepelekan karena sangatlah mengganggu dan juga menyebabkan seseorang sulit makan. Buah tin yang diolah menjadi jus dapat menenangkan tenggorokan dan menurunkan rasa sakit di tenggorokan.

    Selain itu, khasiat buah tin juga dipercaya dapat mengatasi peradangan dan pembengkakan amandel.

    1. Mengatasi Masalah Saluran Pernapasan

    Manfaat buah tin dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam mengatasi gejala asma. Masalah pernapasan lainnya seperti flu dan batuk serta bronkitis juga dapat diredakan oleh buah tin.

    Buah tin juga dapat melembapkan selaput lendir dalam sistem pernapasan sehingga membantu mengeluarkan dahak yang mengganggu kerja sistem pernapasan.

    1. Mengatasi Insomnia

    Tidur yang berkualitas merupakan salah satu kunci dari tubuh yang sehat. Agar gangguan tidur dapat teratasi, Anda bisa mencoba menambahkan buah tin ke dalam menu makanan harian Anda. Buah tin memiliki kandungan asam amino berupa triptofan yang dapat memicu produksi hormon melatonin, merupakan hormon yang membantu mengatur siklus tidur.

    1. Mengatasi Disfungsi Ereksi

    Para pria wajib tahu tentang khasiat yang satu ini! Ternyata khasiat buah tin bisa membantu mengatasi masalah seksual, yang sudah dipercaya sejak dulu.

    Rutin makan buah tin dapat mengatasi masalah disfungsi ereksi. Bahkan di beberapa negara, buah tin dijadikan sebagai salah satu bahan obat kuat karena dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual seseorang.

    1. Sumber Energi

    Kandungan karbohidrat dan gula dalam buah tin bisa menjadi sumber energi bagi tubuh. Berkat kedua kandungan ini, manfaat mengonsumsi buah tin sebelum beraktivitas  bisa meningkatkan energi dalam tubuh Anda.

    Nah, ini bisa jadi alternatif sarapan. Anda bisa menjadikan buah tin sebagai selai untuk roti, jus, atau dimakan utuh.

    1. Meningkatkan Imunitas Tubuh

    Kandungan multivitamin dan mineral dalam buah tin dapat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda. Antioksidan dalam buah tin juga membantu menangkal radikal bebas yang dapat memicu kerusakan sel dalam tubuh.

    Maka dari itu, manfaat buah tin dapat membantu menjaga kesehatan Anda, termasuk meningkatkan sistem imun agar berbagai macam patogen tidak dapat menyerang dan menginfeksi tubuh.

    1. Mencegah Kanker Usus Besar

    Makan tin secara teratur dapat menurunkan risiko kanker usus besar. Serat dalam buah surga ini bisa membantu membuang limbah dalam tubuh dengan cepat, yang bekerja dengan baik untuk pencegahan kanker usus besar.

    Banyaknya biji dalam buah ini mengandung tinggi musin yang dapat mengumpulkan limbah dan lendir di usus besar dan mengeluarkannya.

    1. Mencegah Kanker Payudara

    Seperti disebutkan sebelumnya, buah tin mengandung tinggi serat. Wanita yang mengonsumsi lebih banyak serat makanan selama masa remaja dan dewasa awal dapat menurunkan risiko terkena kanker payudara.

    Ekstrak tin atau tin kering diketahui mengandung unsur-unsur yang dapat membantu mencegah kanker payudara pasca-menopause.

    1. Kontrol Gula Darah Penderita Diabetes

    Selain buahnya yang brmanfaat, daun tin yang tinggi serat juga berkhasiat membantu mengontrol kadar gula darah penderita diabetes. Daun tin mengurangi jumlah insulin yang dibutuhkan oleh penderita diabetes yang harus mendapat suntik insulin secara teratur.

    Daun tin juga kaya akan kalium, yang membantu mengatur jumlah gula yang diserap tubuh setelah makan. Kalium dalam jumlah banyak dapat memastikan lonjakan dan penurunan gula darah.

    1. Mengatasi Wasir

    Khasiat buah tin kering dapat mengobati wasir. Buah ini melunakkan feses, yang mengurangi tekanan pada dubur. Konsumsilah dua kali sehari dengan merendam tiga hingga empat tin dalam air. Anda juga bisa minum rendaman air tin. Biji tin adalah agen aktif yang dapat mencegah wasir.

    Rendamlah tin dalam segelas air selama sekitar 12 jam sebelum dikonsumsi. Makan sekali di pagi hari dan kemudian di malam hari.

    1. Mengurangi Gejala Alzheimer

    Khasiat buah dianggap sebagai salah satu buah terbaik untuk meredakan peradangan saraf. Sebuah penelitian telah mengungkapkan bahwa buah ini mampu mengurangi peradangan sitokin selama penuaan. Itu artinya memiliki efek menguntungkan pada penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer untuk manusia. Namun, penelitian masih terbatas pada hewan dan masih memerlukan penelitian lanjutan.

    1. Menurunkan Berat Badan

    Tin adalah sumber serat, yang dapat membantu mengontrol berat badan. Pakar kesehatan menyebutkan bahwa makanan berserat tinggi membuat seseorang merasa kenyang lebih lama, itulah sebabnya buah ini bisa menjadi salah satu cara menurunkan berat badan.

    Menurut penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, diet kaya serat dapat membantu mengurangi berat badan. Tetapi karena tin kering juga berkalori tinggi, pastikan makan dalam jumlah sedikit secara teratur.

    1. Mencegah Kulit Keriput

    Sebuah penelitian menemukan bahwa ekstrak tin memiliki efek anti-oksidan dan anti-kolagenase pada kulit yang keriput dan mengurangi kedalaman kerutan.

    Sementara dalam penelitian lain, menemukan bahwa ekstrak tin sapat menurunkan melanin kulit, kehilangan air trans-epidermal, sebum kulit secara signifikan, dan meningkatkan hidrasi kulit. Oleh karena itu, tin dapat digunakan sebagai obat untuk hiperpigmentasi, jerawat, bintik-bintik, dan kerutan.

    1. Meremajakan Kulit

    Khasiat buah tin bagus untuk kulit, entah memakannya atau mengoleskannya sebagai masker untuk membuat kulit cantik.

    Bila ingin menggunakan masker tin, ambil satu tin besar atau dua tin kecil. Tumbuklah hingga halus dan tambahkan satu sendok teh madu atau yogurt, kemudian pada wajah dan biarkan selama 5 menit. Setelah kering, cucilah dengan air hingga bersih. Anda bisa malakukannya hingga mendapatkan kulit yang cerah dan sehat.

    1. Membantu Pertumbuhan Rambut

    Rambut rontok biasanya terjadi karena kekurangan nutrisi dalam tubuh. Sebagai solusinya, buah ini juga bisa membantu meningkatkan pertumbuhan rambut, karena mengandung nutrisi baik untuk rambut seperti magnesium, vitamin C, dan vitamin E.

    Nutrisi penting dalam buah berbiji banyak ini juga dapat merangsang sirkulasi darah di kulit kepala, yang bergina untuk mempercepat pertumbuhan rambut.

    Cara Mengonsumsi Buah Tin

    Buah tin segar dapat disantap secara langsung. Anda juga bisa mengolahnya sebagai jus atau mencampurkannya dengan buah lain menjadi salad buah. Ketika belum memasuki musimnya, maka akan lebih mudah untuk menemukan buah tin kering. Buah tin segar maupun kering sama-sama memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan. Berikut beberapa tips cara mengonsumsi buah tin:

    1. Jus dan Milkshake
    2. Sarapan Sereal
    3. Salad
    4. Tin Panggang
    5. Selai Tin

    Itu dia manfaat buah tin yang sangat bagus untuk kesehatan. Buah tin dapat Anda konsumsi setiap hari dengan cara sesuai selera Anda. Sebelum mengonsumsi buah tin, perlu diperhatikan bahwa sebaiknya jangan dikonsumsi secara berlebihan karena menimbulkan efek samping. Buah tin juga dapat menimbulkan alergi bagi sebagian orang.

    Jadi, konsumsilah buah tin secukupnya untuk mendapatkan manfaat buah tin untuk kesehatan. Selamat mencoba, Teman Sehat!

  • Manfaat Lidah Buaya Bagi Kesehatan

    Lidah buaya atau Aloe vera merupakan tanaman yang mengandung beragam nutrisi. Tanaman ini berasal dari daerah Mediterania, namun kini lidah buaya sudah banyak dikembangbiakkan di Asia, Eropa, dan Amerika Selatan.

    Lidah buaya diketahui memiliki banyak khasiat bagi kulit dan rambut. Itulah sebabnya, lidah buaya umum dipakai sebagai bahan berbagai produk kecantikan dan kesehatan. Lidah buaya dalam bentuk gel ataupun ekstrak sering ditambahkan ke dalam sabun, sampo, losion, ataupun krim wajah. Selain itu, lidah buaya juga bisa dikonsumsi dalam bentuk makanan atau minuman.

    Kandungan Nutrisi Dalam Lidah Buaya

    Daging dan getah nyalah yang biasa diolah sebagai obat herbal atau produk kecantikan. Berbagai penelitian menyebutkan bahwa lidah buaya kaya akan senyawa dan nutrisi penting yang baik untuk tubuh.

    • Beberapa daftar komponen aktif yang terkandung dalam lidah buaya adalah:
    • Vitamin A
    • Vitamin C
    • Vitamin E
    • Vitamin B12
    • Asam folat
    • Kolin
    • Kalsium
    • Tembaga
    • Magnesium
    • Kalium
    • Mangan
    • Natrium
    • Seng
    • Tembaga

    Lidah buaya juga mengandung delapan enzim yang semuanya membantu mengurangi peradangan di kulit dan pemecahan gula dan lemak di dalam tubuh. Bahkan, lidah buaya diketahui mengandung tujuh dari delapan asam amino esensial yang baik untuk tubuh.

    Tak berhenti di situ. Penelitian juga menemukan bahwa lidah buaya merupakan salah satu tanaman yang memiliki sifat antiradang, antiseptik, antivirus, antibakteri, dan analgesik.

    Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan Kulit Wajah

    Berbagai manfaat lidah buaya untuk kesehatan dan kecantikan kulit wajah adalah:

    1. Melembapkan kulit

    Apa pun jenis kulit kamu, pelembap tetap diperlukan untuk melindungi dan menjaga kesehatan kulit. Lidah buaya mengandung zat polisakarida dan sterol yang dapat membantu mempertahankan kelembapan kulit.

    1. Mempercepat penyembuhan luka

    Lidah buaya mampu mempercepat penyembuhan luka di kulit. Kandungan kalsium dan antioksidan pada lidah buaya dapat mempercepat pembelahan sel-sel keratinosit (sel penghasil zat keratin di kulit) dan memperkuat jaringan kulit.

    1. Membantu menghaluskan permukaan kulit

    Percepatan pembelahan sel-sel keratinosit juga akan menghaluskan permukaan kulit. Manfaat lidah buaya yang satu ini dapat membantu pengangkatan sel-sel kulit mati, untuk digantikan dengan sel-sel kulit baru yang sehat dan kuat.

    1. Mengandung antioksidan dan nutrisi bagi kulit

    Berbagai vitamin yang terkandung dalam lidah buaya, seperti vitamin A, C, dan E, merupakan antioksidan yang mampu menangkal serangan radikal bebas akibat paparan asap dan polusi udara pada wajah.

    1. Membantu meredakan radang dan gatal

    Di bagian dalam daun lidah buaya terkandung zat yang memiliki khasiat antiradang dan antimikroba. Khasiat ini berguna untuk meredakan keluhan pada kulit dengan masalah jerawat, dermatitis (eksim), iritasi setelah terpapar sinar matahari, dan psoriasis.

    Manfaat Lidah Buaya pada Berbagai Jenis Kulit Wajah

    Jenis kulit wajah bermacam-macam, ada jenis kulit normal, kering, berminyak, dan sensitif. Masing-masing jenis kulit memiliki kebutuhan dan masalah yang berbeda, sehingga perlu dirawat dengan cara yang berbeda pula.

    Berikut ini adalah berbagai cara menggunakan lidah buaya untuk perawatan kulit wajah berdasarkan jenis kulitnya:

    1. Kulit kering

    Orang dengan kulit kering wajib menggunakan pelembap sebagai bagian dari rangkaian perawatan wajah, untuk menghindari iritasi, gatal, perih, atau bahkan jerawat.

    Gunakan gel lidah buaya ataupun pelembap dengan ekstrak lidah buaya setelah mencuci wajah. Spray wajah yang mengandung gel lidah buaya juga dapat digunakan di tengah hari atau ketika wajah terasa sangat kering.

    1. Kulit normal

    Kulit normal memang jarang bermasalah, namun tetap perlu dirawat untuk mencegah kekusaman dan penuaan dini, serta jerawat.

    Gunakan gel lidah buaya sebagai pelembap. Masker dan serum wajah yang mengandung ekstrak lidah buaya juga dapat digunakan untuk merawat kulit normal, agar terhindar dari berbagai masalah kulit.

    1. Kulit berminyak

    Produk dengan lidah buaya dapat kamu gunakan untuk mencegah timbulnya jerawat dan meredakan jerawat yang meradang. Caranya adalah dengan mengoleskan gel lidah buaya pada wajah, diamkan selama 10-15 menit, lalu bilas hingga bersih.

    Hindari penggunaan produk lidah buaya dengan bahan pelembap lain yang mengandung lanolin atau minyak mineral, agar kulit tidak terasa semakin berminyak.

    1. Kulit sensitif

    Bagi kamu yang memiliki kulit sensitif, pilihlah produk lidah buaya yang tidak mengandung parfum atau alkohol karena dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

    Kamu bisa menggunakan tabir surya yang dilengkapi ekstrak lidah buaya untuk mengatasi rasa perih dan panas pada kulit wajah akibat paparan sinar matahari.

    Sebelum menjelaskan mengenai khasiat lidah buaya untuk kesehatan, perlu Anda ketahui bahwa lidah buaya adalah tanaman yang kaya akan antioksidan, kalsium, natrium, magnesium, glukosa, folat, vitamin A, B, C, dan E. Selain itu, lidah buaya juga mengandung beberapa asam amino esensial.

    Manfaat Lidah Buaya Untuk Kesehatan

    Berikut adalah beberapa manfaat lidah buaya untuk kesehatan yang bisa Anda dapatkan, di antaranya:

    1. Menjaga kesehatan organ hati

    Manfaat lidah buaya untuk kesehatan yang pertama adalah menjaga kesehatan organ hati. Detoksifikasi adalah kunci menjaga hati yang sehat. Jus lidah buaya adalah cara terbaik yang bisa Anda lakukan. Fungsi hati akan bekerja dengan optimal apabila mendapatkan nutrisi yang tepat dan terhidrasi dengan baik. Kandungan nutrisi pada lidah buaya yang bermanfaat untuk hati adalah fitonutrien.

    1. Mengatasi sembelit

    Manfaat lain yang dapat Anda peroleh dari mengonsumsi lidah buaya adalah kemampuannya mengatasi sembelit. Konsumsi jus lidah buaya akan meningkatkan kadar air di usus Anda. Sebuah penelitian menunjukkan hubungan antara peningkatan kadar air pada usus dan stimulasi peristaltik, yang membantu Anda buang air besar (BAB) secara normal.

    Cobalah mengonsumsi jus lidah buaya ke dalam rutinitas harian Anda agar terhindar dari sembelit. Lidah buaya juga membantu menormalkan bakteri sehat dalam usus, menjaga keseimbangan flora usus sehat.

    1. Membantu menghidrasi tubuh

    Karena lidah buaya adalah tanaman yang banyak mengandung air, maka dari itu tanaman ini adalah cara ideal untuk mencegah atau mengatasi dehidrasi. Hidrasi yang cukup dapat membantu tubuh membersihkan kotoran.

    Selain itu, bagi Anda yang ingin melakukan pemulihan kondisi pasca melakukan aktivitas berat, salah satu langkah yang bisa dilakukan adalah meningkatkan asupan cairan. Tubuh membutuhkan lebih banyak cairan untuk membersihkan dan menghilangkan penumpukan asam laktat usai aktivitas berat. Karena itulah Anda membutuhkan lidah buaya.

    1. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

    Lidah buaya mengandung beberapa enzim yang dikenal dapat membantu dalam pemecahan gula dan lemak serta melancarkan pencernaan. Jika sistem pencernaan tidak bekerja dengan optimal, Anda tidak akan menyerap semua nutrisi dari makanan yang Anda makan.

    Lidah buaya dapat membantu menurunkan iritasi di lambung dan usus. Selain itu, lidah buaya dapat membantu mengurangi rasa sakit dari sindrom iritasi usus (IBS) dan gangguan inflamasi usus lainnya.

    Sementara itu, bagi Anda yang sering mengalami sembelit. Anda bisa mengonsumsi lidah buaya sebagai pencahar alami. Senyawa yang disebut anthraquinones pada lidah buaya adalah senyawa yang memiliki efek pencahar. Meski bisa digunakan untuk mengatasi sembelit, manfaat lidah buaya untuk penyakit ini perlu dilakukan penelitian lanjutan.

    1. Meningkatkan kekebalan tubuh

    Minuman yang dibuat dengan jus lidah buaya memiliki sifat detoksifikasi alami yang secara efektif membersihkan sistem pencernaan dan sistem sirkulasi. Ketika tingkat penyerapan nutrisi meningkat, ini menghasilkan sirkulasi darah yang lebih baik dan juga meningkatkan kesehatan.

    Ketika darah kaya akan oksigen, darah secara otomatis menyediakan nutrisi di dalam sel dengan lebih lancar. Sel-sel sehat ini memastikan kemampuan tubuh Anda untuk menangkal infeksi, sehingga memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.

    Manfaat lidah buaya untuk kesehatan berguna karena kemampuannya menetralkan bakteri berbahaya dan sifat peremajaannya bekerja di dalam tubuh agar tetap segar dan aktif sepanjang hari.

    1. Menghambat pertumbuhan kanker

    Lidah buaya mengandung beberapa makrofag efektif yang menghasilkan nitrat oksida dalam jumlah besar, sehingga berpotensi sebagai antitumor. Dalam naturopati, ada banyak metode pencegahan kanker dan berbasis lidah buaya telah terbukti menjadi salah satu yang paling sukses.

    Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa sifat antitumor dan imunomodulator ini disebabkan oleh adanya polisakarida di lidah buaya. Namun, beberapa ahli mengatakan ketika hanya mengandalkan lidah buaya, manfaat lidah buaya untuk kesehatan mungkin tidak terlalu efektif dalam kasus lanjut, jadi kombinasi herbal seperti spirulina, cakar kucing, dan terapi seperti vitamin C intravena juga harus dimasukkan. Sebelum memulai segala jenis pengobatan kanker, sebaiknya konsultasi dengan dokter.

    1. Mengontrol kadar gula darah

    Menurut sebuah penelitian, lidah buaya mungkin memiliki beberapa manfaat dalam mengendalikan gula darah di antara orang-orang dengan prediabetes dan diabetes tipe 2. Para peneliti mencatat bahwa suplemen dengan jus lidah buaya membantu meningkatkan kadar gula darah saat puasa di antara para peserta.

    Meski penelitian menunjukkan lidah buaya memiliki banyak manfaat khususnya pada penderita diabetes, penelitan lebih lanjut masih diperlukan.

    Nah kalau rambut Anda sedang kusut dan rontok, Anda bisa mengoleskan masker lidah buaya pada kulit kepala. Kandungan enzim pada lidah buaya mampu mengangkat sel kulit mati yang menumpuk pada kulit kepala dan menutrisi akar rambut Anda. Dengan begitu, rambut pun tumbuh lebih kuat, halus, dan mudah diatur.

    Namun perlu diingat, tidak semua orang cocok dengan lidah buaya. Jika muncul ruam kemerahan, gatal, atau perih pada kulit setelah diolesi lidah buaya, kemungkinan kamu mengalami iritasi atau alergi. Segera bilas dan hentikan penggunaan produk. Bila perlu, berkonsultasilah dengan dokter kulit untuk mendapatkan pengobatan dan saran penggunaan lidah buaya yang aman.

     

  • Inilah Manfaat Daun Pandan Yang Jarang Diketahui!

    Daun pandan adalah satu bahan makanan yang cukup sering digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk memberi aroma yang khas. Selain itu, daun pandan kerap kali dijadikan pewarna atau penambah rasa bagi beberapa jenis makanan dan minuman. Tahukah Anda manfaat daun pandan yang bisa didapatkan tubuh?

    Manfaat Daun Pandan untuk Kesehatan

    Daun pandan memiliki aroma yang harum, tak jarang daun ini digunakan sebagai pengharum makanan agar makanan lebih terasa enak dan lezat untuk dimakan. Tidak hanya itu, daun pandan juga sering dijadikan pewarna dan penambah rasa untuk makanan. Namun, kenyataannya daun pandan tidak hanya bermafaat sebagai pelengkap masakan Anda, tapi juga untuk kesehatan. Daun pandan mengandung tanin, glikosida dan alkaloid, yang membuat manfaat daun pandan untuk kesehatan begitu sayang jika dilewatkan, berikut ini berbagai manfaat daun pandan:

    1. Menurunkan kadar gula darah

    Manfaat daun pandan yang pertama adalah kemampuannya menurunkan kadar gula darah. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ekstrak daun pandan mampu menurunkan kadar gula darah postprandial. Tak hanya itu, ekstrak daun pandan juga mampu meningkatkan produksi insulin pada sel pankreas. Hal ini tentu akan mencegah datangnya diabetes.

    Menurut sebuah penelitian di Thailand yang diterbitkan oleh Pharmacognosy Magazine, teh/ekstrak pandan membantu seseorang menurunkan kadar gula dalam darahnya. Hal ini telah terbukti bahwa glukosa plasma dari orang yang diteliti telah menurun secara signifikan selama periode penelitian.

    1. Meningkatkan nafsu makan

    Meningkatkan nafsu makan juga menjadi salah satu khasiat dan pandan. Dengan menambahkan aroma pandan pada makanan, hal itu dapat merangsang nafsu makan dan rasa lapar Anda. Pada akhirnya, daun pandan juga memiliki khasiat khusus yang dapat meningkatkan nafsu makan.

    Guna mendapatkan manfaatnya secara maksimal, Anda bisa memasukkan daun pandan ke dalam makanan sehari-hari. Jika Anda memiliki masalah nafsu makan yang serius, Anda dapat merebus daun pandan dan minum ramuan itu dua kali sehari.

    1. Menetralisir racun di dalam tubuh

    Manfaat daun pandan adalah bisa mengatasi keracunan. Caranya, Anda bisa membuat teh yang dibuat dari dari daun pandan sebagai pertolongan pertama. Kandungan daun pandan dipercaya mampu mendetoksifikasi racun yang ada pada tubuh, khususnya pada organ hati. Hal ini membantu mengeluarkan racun dan zat tidak sehat dari hati dan tubuh Anda.

    Tak hanya itu, manfaat daun pandan lainnya juga bisa dijadikan pencahar ringan yang aman untuk dikonsumsi anak-anak yang mengalami sembelit.

    1. Menjaga kondisi saraf

    Percaya atau tidak, manfaat daun pandan lainnya yang bisa didapatkan adalah sebagai obat saraf. Minum air rebusan daun pandan bisa mengobati beberapa masalah saraf yaitu dengan meminumnya 2 kali sehari. Rebus 3 daun pandan dengan 3 gelas air, kemudian masak hingga tersisa kurang lebih 2 gelas.

    1. Mengatasi nyeri

    Sifat analgetik pada daun pandan bisa mengatasi rasa nyeri pada kepala, dada, kram perut, atau yang disebabkan oleh arthritis. Untuk mengatasi rasa nyeri pada bagian tubuh tersebut, Anda hanya perlu mengonsumsi teh daun pandan dua kali dalam sehari.

    1. Mengatasi rematik

    Manfaat daun pandan yang tidak disangka adalah kemampuannya mengatasi rematik. Bagaimana cara penggunaan daun pandan untuk rematik? Caranya, rebus daun pandan setelah itu air rebusannya bisa digunakan sebagai minyak gosok bersama dengan minyak kelapa di area tubuh yang terkena rematik. Bagian tubuh yang sering terkena rematik adalah lutut, kaki dan pergelangan tangan.

    1. Mengatasi masalah rambut rontok dan ketombe

    Daun pandan yang ditumbuk dengan halus dan dicampur dengan air bisa dijadikan masker rambut yang dioleskan pada rambut dan kulit kepala. Rutin menggunakannya sebagai masker rambut, maka masalah rambut seperti kerontokan dan ketombe bisa hilang.

    Daun pandan memiliki kemampuan untuk menyehatkan dan melembapkan rambut, maka hal itu juga akan membuat rambut Anda lebih kuat. Rambut rontok adalah masalah yang disebabkan oleh banyak faktor, namun faktor utamanya adalah kurangnya nutrisi rambut.

    Rambut yang kurang gizi membuatnya lebih mudah untuk rontok. Oleh karena itu, menyuburkan rambut dengan mengaplikasikan masker daun pandan adalah solusi sempurna untuk memperkuat rambut. Ketika rambut dikuatkan, rambut rontok tidak akan terjadi lagi.

    1. Melawan kanker

    Sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa manfaat daun pandan bisa mengatasi kanker. Daun pandan bersifat antimitotic, apoptosis, antiproliferatif, dan efek sitotoksik. Berbagai hal ini mampu mencegah dan melawan pertumbuhan kanker.

    1. Menyembuhkan diare

    Karena daun pandan memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antimikroba, secara keseluruhan tanaman ini dipercaya dapat membersihkan mikroba berbahaya dari usus. Jika Anda menderita diare yang disebabkan oleh keracunan makanan atau bakteri, Anda bisa minum teh daun pandan untuk menenangkan rasa sakit dan menghentikan penyakit.

    1. Meringankan perut kram

    Teh daun pandan mungkin memiliki efek terapeutik untuk kram perut dan jenis sakit perut lainnya. Kram perut dapat terjadi sebagai gejala dari sejumlah penyakit termasuk gangguan pencernaan, keracunan makanan, dan penyakit radang usus. Selain mendapatkan manfaat daun pandan ini, rasa sakit yang muncul saat perut kram dapat berkurang.

    1. Mengobati insomnia dan masalah tidur lainnya

    Daun pandan mengandung tannin. Salah satu karakteristik tannin adalah efek penenangnya. Karena itu, makanan nabati yang mengandung tannin dapat digunakan untuk menenangkan saraf dan meningkatkan tidur nyenyak.

    Daun pandan secara tradisional digunakan sebagai bahan untuk minuman herbal untuk mempromosikan relaksasi. Minum daun pandan teh herbal akan memecahkan masalah gangguan tidur, salah satunya adalah insomnia.

    1. Meredakan stres

    Manfaat daun pandan yang terakhir adalah kemampuannya mengatasi stres. Karena daun pandan memiliki beberapa sifat penenang, tanaman ini dapat mengurangi stres dan kecemasan yang Anda alami. Setiap kali Anda merasa bahwa Anda perlu bersantai karena tubuh sedang stres, cobalah minum segelas teh daun pandan.

    Nah, itulah beberapa khasiat dan manfaat daun pandan yang berguna bagi kesehatan. Selamat mencoba!

  • Manfaat Buah Delima Bagi Kesehatan

    Buah delima mungkin menjadi pilihan nomor kesekian sebagai kudapan sehat di sore hari. Pasalnya, untuk dapat menikmati daging buahnya, Anda harus melalui proses yang lumayan merepotkan untuk mengupas kulitnya. Sari buah delima juga dapat meninggalkan noda di tangan dan pakaian yang bikin berantakan. Padahal, ada banyak manfaat buah delima yang sayang untuk dilewatkan.

    Delima adalah salah satu buah yang paling sehat di bumi. Banyak penelitian yang telah menunjukkan bahwa buah merah delima ini memiliki manfaat yang luar biasa bagi tubuh Anda, termasuk menurunkan risiko segala macam penyakit.

    Kandungan Buah Delima

    Buah delima yang memiliki nama latin Punica granatum, merupakan jenis buah yang masuk ke dalam kelompok berry. Buah yang memiliki diameter sekitar 5-12 cm ini mengandung berbagai nutrisi, seperti protein, karbohidrat, serat, dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, vitamin B kompleks, folat, vitamin E, serta vitamin K. Seperti stroberi, buah delima kaya akan vitamin C dan antioksidan, tak lupa juga serat dan agen anti-radang. Tapi lebih dari itu, penelitian menemukan bahwa memakan buah delima segar atau sekadar minum jus buah delima dapat membantu melindungi tubuh dari beberapa penyakit.

    Buah delima juga mengandung aneka mineral, yaitu kalium, magnesium, zinc, dan tembaga, serta kaya antioksidan polifenol dan antosianin. Tak hanya itu, buah delima juga rendah kalori dan lemak, sehingga memungkinkan untuk dikonsumsi setiap hari.

    Beragam Manfaat Buah Delima

    Berikut ini adalah beberapa manfaat buah delima yang bisa membuat Anda semakin tertarik untuk mengonsumsinya:

    1. Mencegah penyakit jantung

    Jika Anda memiliki risiko menderita penyakit jantung koroner, cobalah untuk mengonsumsi jus buah delima. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi setidaknya 200 ml jus buah delima setiap hari selama 3 bulan, dapat menurunkan gejala iskemia akibat penyempitan pembuluh darah jantung.Manfaat buah delima juga baik untuk kesehatan jantung karena dapat membantu mengontrol tekanan darah dan mencegah pembentukan sumbatan pada pembuluh darah, sehingga dapat menjaga aliran darah jantung dan pembuluh darah di seluruh tubuh tetap lancar.

    1. Mencegah kanker

    Selain dipercaya dapat mencegah munculnya penyakit jantung, ternyata jus buah delima juga dipercaya dapat menghambat tumbuhnya kanker, terutama kanker prostat, kanker kulit, kanker payudara, dan kanker paru. Jika diminum secara rutin dan disertai dengan diet seimbang. Ini dikarenakan buah delima memiliki kandungan antioksidan yang tidak hanya berguna untuk melawan radikal bebas, tapi juga bisa memperbaiki dan mencegah kerusakan DNA yang dapat memicu munculnya sel kanker. Bukan tidak mungkin jus buah delima akan memberikan dampak baik bagi kesehatan, terutama dalam menghambat pertumbuhan sel kanker.

    1. Mengurangi kolesterol jahat

    Manfaat buah delima yang kaya akan nutrisi dan antioksidan diduga dapat mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Hal ini disimpulkan dari beberapa hasil penelitian yang menyatakan bahwa manfaat buah-buahan dan sayur yang kaya serat dan antioksidan dapat mengurangi kadar kolesterol. Akan tetapi, beberapa penelitian yang mengkaji manfaat buah delima dalam menurunkan kolesterol masih belum menunjukkan data yang konsisten, sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut.

    1. Mengurangi risiko penyakit radang sendi

    Jika Anda mengalami radang sendi, tidak ada salahnya mencoba mengonsumsi buah delima. Buah delima yang memiliki sifat antiradang,  dipercaya dapat mengatasi peradangan pada sendi. Sebuah penelitian bahkan mengungkapkan bahwa ekstrak buah delima mengandung senyawa yang bisa melawan kerusakan sendi pada orang yang menderita osteoarthritis. Meski demikian, dugaan tersebut masih sebatas penelitian terhadap hewan dan memerlukan studi lebih lanjut.

    1. Menurunkan tekanan darah

    Tekanan darah tinggi (hipertensi) adalah salah satu kondisi pemicu serangan jantung dan stroke yang paling umum. Sebuah studi meta-analisis yang diterbitkan dalam jurnal Pharmacological Research menemukan bahwa rutin minum jus buah delima dapat menurunkan kadar tekanan darah sistolik dalam sedikitnya 2 minggu — hasil paling optimal terlihat dalam 12 minggu.

    1. Meningkatkan kekebalan tubuh

    Vitamin C adalah salah satu vitamin penting untuk mencegah penyakit dan meningkatkan sistem imun tubuh. Satu buah delima menyediakan sekitar 40 persen dari kebutuhan vitamin C harian Anda. Tapi ingat, jika Anda memilih untuk mengonsumsi jus delima, minum jus buatan rumah yang menggunakan buah segar untuk mendapatkan manfaat maksimalnya. Vitamin C akan pecah ketika melalui proses pasteurisasi.

    Selain itu, antioksidan yang terkandung dalam buah delima juga bekerja melindungi Anda terhadap infeksi yang berkaitan dengan dialisis, atau penyakit ginjal, serta komplikasi penyakit kardiovaskular. Buah delima mengandung antioksidan kuat yang bekerja melawan peradangan di seluruh tubuh dan mencegah stres oksidatif serta kerusakan akibat radikal bebas.

    1. Melawan infeksi virus dan bakteri

    Buah delima dapat mencegah penyakit dan melawan infeksi. Delima telah terbukti memiliki sifat anti-bakteri dan anti-virus dalam tes laboratorium. Efek anti-bakteri dan anti-jamur dari buah delima dapat melindungi terhadap infeksi dan peradangan di mulut. Ini termasuk kondisi seperti gingivitis, periodontitis, dan denture stomatitis.

    Manfaat buah delima juga telah ditunjukkan nyata terhadap beberapa jenis bakteri, termasuk pula Candida albicans penyebab infeksi vagina. Manfaat buah delima untuk infeksi lainnya masih diteliti lebih lanjut.

    1. Menahan lapar

    Buah delima tinggi kandungan seratnya. Dalam 180 gram buah delima, terkandung 7 gram serat.

    Serat adalah salah satu nutrisi paling penting untuk menjaga berat badan sehat. Makanan yang tinggi serat dapat menjaga Anda untuk kenyang lebih lama, sehingga menghindari Anda dari kebiasaan ngemil iseng di sore hari. Makan delima segar adalah cara yang paling utama untuk mendapatkan nutrisinya hingga tetes terakhir, tapi ada beragam cara menarik untuk memanfaatkan delima ke dalam menu makan Anda — misalnya taburkan biji delima segar di atas bubur oatmeal, quinoa, atau yogurt Anda sebagai topping lezat bergizi.

    1. Menurunkan risiko penyakit Alzheimer

    Buah delima tampaknya berperan penting dalam membantu penajaman memori verbal dan visual pada lansia yang rutin minum 250 ml jus delima setiap hari dalam jangka waktu panjang.

    Delima mengandung polifenol disebut punicalagin yang diyakini menjadi sumber dari sifat anti-radang. Sebuah studi hewan menunjukkan bahwa tikus yang diberi minum jus delima mengalami penumpukan plak amiloid yang lebih lambat daripada tikus yang tidak mengonsumsi jus delima. Plak amiloid adalah plak yang menumpuk di antara sel saraf otak, yang dicurigai menjadi penyebab utama penyakit Alzheimer.

    1. Meningkatkan gairah seks dan kesuburan

    Kandungan antioksidan tinggi dalam buah delima dapat meredam stres oksidatif dalam tubuh dapat menyokong seberapa baiknya kesuburan Anda. Stres oksidatif telah ditunjukkan menyebabkan penurunan kualitas sperma dan menurunkan kesuburan wanita. Antioksidan dalam jus buah delima juga dapat menurunkan stres oksidatif pada plasenta. Selain itu, manfaat buah delima lainnya adalah meningkatkan kadar testosteron pada pria dan wanita, faktor utama pemicu gairah seks.

    Bagaimana, sudah jatuh cinta dengan manfaat buah delima? Meski manfaat-manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut, tentu juga tidak salah untuk mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi, seperti buah delima. Masukkan buah delima ke dalam menu makanan harianmu, dan rasakan manfaat yang diberikannya.

     

  • Dibalik Daun Yang Pahit Ternyata Terdapat Manfaat Bagi Kesehatan

    Sambiloto merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki berbagai manfaat. Beberapa dari Anda mungkin baru mendengar tumbuhan ini. Namun, jangan salah, walaupun terdengar asing di telinga Anda tetapi sebenarnya sudah banyak obat jamu tradisional yang terbuat dari tanaman ini. Apa saja sih khasiat sambiloto untuk kesehatan?

    Apa itu sambiloto?

    Sebelum mengetahui khasiatnya, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu sambiloto. Sambiloto atau Andrographis paniculata merupakan tanaman yang mempunyai rasa sangat pahit. Tanaman ini banyak ditemukan di daerah Asia dan India. Sudah lama tanaman ini dimanfaatkan sebagai obat tradisional yang dipercaya mampu menyembuhkan banyak penyakit.

    Selama ini, mungkin Anda sering mendengar jamu pahitan. Ya, salah satu bahan yang diperlukan untuk membuat jamu pahitan adalah sambiloto. Rasa jamu yang sangat pahit ini, sehingga dinamakan pahitan, didapatkan dari sambiloto. Walaupun sangat pahit, tetapi khasiatnya sangat banyak.

    Khasiat sambiloto

    Jika Anda memesan jamu, mungkin Anda akan menghindari jamu pahitan sambiloto karena rasanya yang tidak enak. Namun, sambiloto sangat kaya akan manfaat. Beberapa khasiat sambiloto untuk kesehatan adalah:

    1. Menyembuhkan pilek dan flu

    Sambiloto mengandung antioksidan yang sangat banyak sehingga mampu meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Sambiloto dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati pilek dan flu. Selain itu, juga dapat mengurangi gejala pilek, seperti demam, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan. Antioksidan yang terkandung dalam sambiloto juga dapat membantu tubuh Anda dalam mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.

    1. Membantu mencegah penyakit jantung

    Sambiloto telah dipercaya dapat meningkatkan kesehatan jantung. Tanaman ini dapat mencegah pembentukan gumpalan darah serta dapat membantu memecah gumpalan darah. Penelitian yang diterbitkan oleh Chinese Medical Journal tahun 1994 telah membuktikan bahwa ekstrak A. paniculata dapat mengulur waktu pembentukan gumpalan darah dan mencegah penyempitan pembuluh darah. Sehingga, tanaman ini mampu membantu melancarkan peredaran darah dan mencegah penyakit jantung. Selain itu, sambiloto juga berkhasiat untuk melemaskan otot-otot dinding pembuluh darah, sehingga membantu Anda menurunkan tekanan darah tinggi.

    1. Membantu mencegah diabetes

    Selain penyakit jantung, sambiloto juga telah dikenal dapat membantu mencegah diabetes. Penelitian pada tikus yang diberi asupan lemak dan gula tinggi telah menunjukkan bahwa A. paniculata dapat menurunkan kadar glukosa, trigliserida, dan kolesterol LDL. Penelitian yang diterbitkan oleh Indian Journal of Pharmacology tahun 2012 menyimpulkan bahwa senyawa andrographolide aktif yang terdapat dalam A. paniculata mempunyai efek hipoglikemik dan hipolipidemik. Efek ini mampu mencegah Anda dari diabetes.

    1. Membantu menyembuhkan infeksi

    Sambiloto juga mempunyai sifat antibakteri, antivirus, dan antiparasit yang membuatnya mampu menyembuhkan penyakit infeksi. Salah satu penyakit infeksi yang dapat disembuhkan dengan bantuan sambiloto adalah sinusitis. Sambiloto dapat membantu menghentikan proses bakteri yang menyebabkan sinusitis menempel pada lapisan sinus Anda. Sehingga, Anda lebih cepat sembuh dari sinusitis.

    Selain itu, beberapa penyakit infeksi lain yang dapat disembuhkan dengan sambiloto adalah herpes, kusta, pneumonia, tuberkulosis, gonore, sifilis, malaria, leptospirosis, dan rabies. Sambiloto juga baru-baru ini dikenal dapat membantu mengobati HIV/ AIDS. Tanaman ini dapat meningkatkan jumlah sel darah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada pasien HIV.

    1. Membantu menyembuhkan masalah pada sistem pencernaan

    Sambiloto dapat digunakan untuk menjaga kesehatan saluran cerna Anda. Tanaman ini mampu membantu Anda mengatasi berbagai masalah pencernaan, seperti diare, sembelit, kolik, gas dalam usus, dan sakit perut. Selain itu, A. paniculata juga dapat membantu memperkuat organ hati dan mengatasi masalah hati, seperti pembesaran hati, sakit kuning, dan kerusakan hati akibat obat.

    1. Mencegah kanker

    Hasil sebuah penelitian menunjukkan, manfaat sambiloto yang kemungkinan dapat mencegah kanker. Dalam penelitian tersebut diketahui sambiloto menghambat pembelahan sel kanker. Namun, yang perlu diingat, ini adalah hasil penelitian yang dilakukan di laboratorium. Sel kanker yang ada di dalam tubuh, meskipun Anda sudah mengonsumsi ekstrak sambiloto secara teratur, kondisinya bisa berbeda. Hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

    1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

    Manfaat sambiloto selanjutnya yaitu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ekstrak tanaman ini bersifat imunostimulan, yaitu meningkatkan kinerja organ-organ yang berhubungan dengan sistem imun. Sifat ini terutama bekerja pada infeksi saluran pernapasan atas dan infeksi HIV. Selain itu, sambiloto dapat digunakan untuk meredakan peradangan (antiinflamasi) dan mengurangi keluhan-keluhan yang berkaitan dengan organ hati.

    Peringatan Sebelum Konsumsi Sambiloto

    Jika dikonsumsi dengan dosis yang tepat dan dalam jangka waktu yang pendek, umumnya sambiloto tidak berbahaya. Meski demikian, konsumsi sambiloto memiliki risiko efek samping seperti diare, muntah, sakit kepala, hidung berair, ruam, kelelahan, dan kehilangan nafsu makan.

    Jangan mengonsumsi sambiloto melebihi dosis dan dalam jangka panjang untuk menghindari reaksi alergi serius, pembengkakan kelenjar getah bening, maupun peningkatan enzim hati. Ikuti aturan pemakaian yang tertera pada kemasan obat.

    Pembuatan suplemen sambiloto ada yang dikombinasikan dengan ginseng Siberia. Menurut penelitian, kombinasi ini aman dikonsumsi untuk jangka waktu tiga bulan.

    Apakah Daun Sambiloto Selalu Aman Digunakan?

    Ternyata tidak semua orang dapat mengonsumsi daun ini karena dapat menimbulkan risiko tertentu. Daun sambiloto sebaiknya tidak dikonsumsi oleh pasien yang memiliki kondisi :

    • Hamil dan menyusui. Ada kekhawatiran sambiloto mungkin bisa meningkatkan risiko keguguran. Untuk ibu menyusui belum diketahui dengan jelas apa dampaknya. Jadi untuk berjaga-jaga, lebih baik hindari pemakaiannya jika Anda sedang hamil atau sedang menyusui.
    • Memiliki tekanan darah rendah. Menurut penelitian, sambiloto mungkin bisa menurunkan tekanan darah.
    • Mengidap penyakit autoimun. Sambiloto mungkin bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Hal tersebut bisa memperparah kondisi jika dikonsumsi penderita penyakit autoimun.
    • Ingin memiliki anak. Menurut penelitian, sambiloto kemungkinan dapat mengganggu tingkat kesuburan. Namun hal itu terjadi pada hewan, bukan manusia. Untuk berjaga-jaga, lebih baik hindari sambiloto jika Anda ingin memiliki anak atau sulit memiliki anak.
    • Memiliki kondisi gangguan darah. Proses pembekuan darah mungkin akan terhambat jika Anda mengonsumsi sambiloto. Hal ini bisa menyebabkan memar dan pendarahan pada orang yang memiliki gangguan ini.

    Keamanan daun sambiloto untuk kondisi yang disebutkan di atas belum dapat dipastikan dan dikhawatirkan akan memperburuk kondisi ataupun meningkat risiko efek samping. Jika Anda sedang menjalani pengobatan dan mengonsumsi obat tertentu, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter tentang penggunaan sambiloto.

    Sama seperti jenis obat lainnya, sambiloto yang merupakan obat herbal juga memungkinkan timbulnya interaksi obat jika dikonsumsi bersama dengan obat-obatan lainnya. Interaksi obat tersebut dapat memicu penurunan efektivitas obat serta meningkatkan risiko efek samping. Maka dari itu, gunakanlah sambiloto secara hati-hati dan sesuai dengan aturan.

    Memilih jenis pengobatan untuk mengatasi penyakit yang sedang diderita merupakan hak masing-masing orang. Apapun jenis pengobatan yang Anda pilih, pastikan untuk memahami setiap risiko dan manfaat yang akan Anda dapatkan dan rasakan.

    Hal lain yang perlu diingat adalah bahwa hidup sehat tidak hanya dapat bergantung pada obat-obatan saja, melainkan juga bergantung pada pola hidup. Penyakit apapun yang Anda alami dan pengobatan apapun yang Anda gunakan, jangan lupa untuk membarenginya dengan penerapan pola hidup sehat mulai dari menjaga asupan makanan, mengatur pola tidur, dan juga olahraga dengan rutin.

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Alodokter.com

    Doktersehat.com

  • Manfaat Bawang Putih Bagi Kesehatan Hingga Menurunkan Kolesterol!

    Salah satu bumbu masak yang wajib tersedia di dapur tiap masyarakat Indonesia adalah bawang putih. Memasak tidak lengkap rasanya jika tidak ada bawang putih alias berambang putih. Namun selain untuk menyedapkan masakan, bawang putih juga ampuh menjaga kesehatan keluarga di rumah, lho! Apalagi jika dimakan mentah. Penasaran apa saja manfaat bawang putih untuk kesehatan?

    Apa kandungan nutrisi bawang putih?

    Bawang putih adalah umbi-umbian dengan nama latin Allium sativum. Bawang berwarna putih ini masih termasuk dalam keluarga tanaman amarilis (Amaryllidaceae), dan bersaudara dengan daun bawang dan bawang merah. Berambang putih adalah umbi siung asli budidaya Asia Tengah, tapi juga tumbuh liat di Italia dan daerah selatan Perancis.

    Dalam satu buah bawang putih biasanya terdapat 1-10 siung. Setiap siungnya itu sendiri memiliki berat sekitar 6-8 gram. Maka, per 100 gram berambang putih kira-kira mengandung:

    • 4 kalori
    • 1 gram karbohidrat
    • 0,2 gram protein
    • 0,1 gram serat
    • 0,1 miligram mangan (setara dengan 3% kebutuhan harian tubuh)
    • 0,9 miligram vitamin C (setara dengan 2% kebutuhan harian tubuh)
    • 5,4 miligram kalsium (setara dengan 1% kebutuhan harian tubuh)
    • 0,4 mikrogram selenium (setara 1 persen% kebutuhan harian tubuh)
    • sederet antioksidan seperti  flavonoid, oligosakarida, dan asam amino.

    Berambang putih juga diperkaya oleh senyawa sulfur aktif seperti alliin, allyl propyl disulfide, dialil disulfida, dan dialil trisulfida. Ketika bawang putih mentah dikunyah dalam mulut, zat-zat sulfur tersebut akan bereaksi membentuk allicin.

    Manfaat bawang putih untuk kesehatan

    1. Menurunkan kolesterol

    Bawang putih telah lama dianggap sebagai salah satu makanan terbaik untuk mencegah kolesterol tinggi. Sebuah penelitian terdahulu yang dimuat dalam Journal of Postgraduate Medicine melaporkan makan sekitar 10 gram bawang putih mentah (1-2 siung kecil) setiap hari berhasil menurunkan kolesterol cukup drastis dalam dua bulan.

    1. Mengendalikan tekanan darah

    Sebuah penelitian dari Pakistan Journal of Pharmaceutical Sciences melaporkan bahwa efek penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik sehabis makan bawang putih mentah hampir sama dengan obat atenolol.

    Lagi-lagi, manfaat ini berasal dari kandungan allicin yang hanya bisa didapat ketika siung bawang putih mentah dikunyah, diuleg, atau dipotong. Cara ini membuat allicin lebih mudah diserap dan digunakan oleh tubuh.

    1. Menyehatkan jantung

    Penelitian dari Journal of Nutrition yang menggunakan aged garlic juga menunjukkan efek penurunan kadar kalsium serta protein C-reaktif dalam arteri koroner. Endapan kalsium dalam arteri koroner adalah tanda adanya penumpukan plak yang dapat mempersempit atau menyumbat arteri. Sementara protein C-reaktif adalah protein khusus yang memicu peradangan.

    Dua kondisi di ataslah yang kemudian memicu aterosklerosis. Ketika aterosklerosis terjadi, Anda akan lebih rentan terhadap serangan jantung atau stroke.

    1. Menurunkan risiko kanker

    Manfaat menguntungkan dari bawang putih telah dikenal selama berabad-abad.

    Melansir dari National Cancer Research Institute, bukti penelitian sejauh ini menunjukkan kaitan antara konsumsi bawang putih rutin dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker. Termasuk kanker perut (lambung, usus besar, dan usus kecil), kanker kerongkongan, kanker pankreas, kanker payudara, dan kanker prostat.

    Bawang putih mentah kaya akan kandungan sulfur aktif yang mencegah pembentukan sel kanker dan menghambat penyebarannya dalam tubuh.

    1. Menjaga kesehatan otak

    Ternyata makan bawang putih tidak cuma bermanfaat untuk kesehatan jantung, tapi juga otak.

    Sebuah tim peneliti dari Universitas Missouri menemukan bahwa turunan karbohidrat dalam bawang putih yang dikenal sebagai FruArg melindungi sel-sel otak terhadap efek penuaan dan penyakit. FruArg dilaporkan mengurangi kadar oksida nitrat yang diproduksi oleh sel mikroglia di dalam otak selama melawan peradangan dan stres oksidatif.

    1. Mengatasi jerawat

    Berbagai studi membuktikan bahwa allicin memiliki sifat antibakteri, antijamur, antivirus, dan antiseptik yang membantu membunuh kuman penyebab jerawat. Berbagai sifat ini turut membantu meredakan pembengkakan dan peradangan kulit, serta meningkatkan sirkulasi darah untuk mencerahkan rona kulit.

    Bawang putih juga mengandung vitamin dan mineral lain yang dipercaya dapat membasmi jerawat. Mulai dari vitamin C, vitamin B-6, selenium, tembaga, dan seng yang bermanfaat untuk mengendalikan produksi minyak berlebih.

    1. Memperkuat tulang

    Tahukah Anda selain kalsium dan vitamin D, flavonoid termasuk dalam komponen gizi yang paling potensial untuk meningkatkan kesehatan tulang?

    Merangkum hasil temuan studi dalam Journal of Nutrition in Gerontology and Geriatrics, flavonoid berpotensi meningkatkan pembentukan tulang sementara memperlambat proses pengeroposan mineral tulang. Nah dari keluarga bawang, bawang putih dan daun bawanglah yang ditemukan paling efektif menghambat proses perapuhan tulang.

    1. Melawan radang, pilek, dan batuk

    Bawang putih adalah salah satu obat alami untuk memperkuat daya tahan tubuh. Senyawa aktif allicin yang terdapat pada bawang putih terbukti ampuh membunuh berbagai kuman penyebab penyakit umum, seperti pilek dan flu, batuk, dan radang tenggorokan.

    Jika Anda sakit, makan bawang putih dapat mengurangi keparahan gejalanya dan membantu Anda lebih cepat sembuh. Berbagai penelitian juga melaporkan bahwa rutin makan bawang putih mentah mengurangi risiko jatuh sakit akibat tertular penyakit-penyakit umum di atas.

    Selain itu, bumbu dapur wajib dalam masakan Indonesia ini bisa mengurangi kecapekan.

    1. Mengatasi rambut rontok

    Pada alopecia atau kebotakan yang disebabkan oleh penyakit autoimun, bawang putih mentah bisa memperkuat dan mendorong pertumbuhan rambut di kulit kepala. Beberapa orang bahkan mengoleskan minyak bawang putih di kepala untuk mencegah kebotakan.

    1. Mencegah alzheimer dan demensia

    Penyakit seperti Alzheimer dan demensia dipicu oleh stres oksidatif yang terjadi akibat dari radikal bebas. Bawang putih yang memiliki kandungan antioksidan dapat mengatasi masalah tersebut.

    Selain karena dapat bertindak sebagai antioksidan, manfaat makan bawang putih untuk menurunkan tekanan darah dan kolesterol juga memiliki peran dalam menurunkan risiko terjadinya penyakit seperti Alzheimer dan demensia.

    1. Baik untuk penderita diabetes

    Manfaat makan bawang putih mentah juga dipercaya baik untuk mengatasi diabetes. Beberapa manfaat bawang putih untuk diabetes adalah seperti mengatur kadar gula darah, melawan infeksi, dan mengurangi beberapa efek komplikasi akibat diabetes.

    Kemampuan bawang putih untuk mengatasi komplikasi diabetes sama baiknya dengan kemampuan bawang putih untuk melawan infeksi, menurunkan kolesterol, dan meningkatkan sirkulasinya.

    Manfaat bawang putih jika dimakan mentah-mentah

    Semua manfaat bawang putih di atas dapat Anda raup semudah mengunyah siungnya mentah-mentah. Sebab justru dalam kondisi paling segarnyalah, nutrisi dalam bawang bisa bekerja optimal.

    Mungkin cara makan bawang putih ini tidak biasa bagi Anda, tapi mengolah bawang dengan memasaknya justru akan menghilangkan berbagai nutrisi penting.

    Boleh makan berapa banyak bawang putih mentah dalam sehari?

    Jika Anda tergolong sehat walafiat dan tidak memiliki masalah kesehatan serius,University of Maryland Medical Center membolehkan Anda makan 1-4 siung bawang putih mentah setiap hari.

    Makan bawang putih lebih dari satu siung per hari mungkin bisa memperparah kondisi orang yang punya gangguan pencernaan parah. Selain itu, orang yang memiliki alergi, tekanan darah rendah, asma, bisul, atau masalah tiroid juga disarankan untuk lebih dulu konsultasi ke dokter sebelum makan bawang putih.

    Sama halnya apabila Anda saat ini sedang mengonsumsi obat berikut:

    Isoniazid (Nydrazid)

    • Pil KB
    • Cyclosporine
    • Obat untuk HIV/AIDS
    • Obat antinyeri NSAID
    • Obat pengencer darah (Warfarin)

    Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan ini, batasi jumlah bawang putih yang Anda konsumsi agar tidak terjadi interaksi yang merugikan. Sebaiknya tanyakan dulu kepada dokter apakah aman makan bawang putih saat sedang menggunakan obat medis.

    Tips mengusir bau mulut setelah makan bawang putih

    Untuk menghindari mulut bau bawang karena makan bawang putih mentah, coba dulu tips-tips ini.

    1. Cuci bersih siung bawang putih mentah dengan air dingin yang mengalir
    2. Konsumsi bawang putih mentah bersama daun seledri atau kemangi agar aroma bawangnya tidak terlalu tajam
    3. Minum segelas susu rendah lemak atau makan yogurt tanpa rasa setelah mengonsumsi bawang mentah
    4. Sikat gigi dan berkumur dengan cairan pembersih mulut sampai bersih seusai makan bawang putih mentah

    Cara menyimpan bawang putih agar tahan lebih lama

    1. Simpan di kulkas

    Menyimpan bawang putih di tempat terbuka akan membuatnya jadi lembap sehingga akhirnya muncul tunas baru. Baiknya simpan bawang putih yang sudah dikupas dan dicuci bersih dalam wadah kedap udara. Masukkan ke dalam kulkas atau freezer.

    Kalau bawang putih sudah muncul tunas, baiknya tanam bawang di dalam pot kecil berisi tanah, dan biarkan tumbuh.

    1. Dihaluskan dulu baru disimpan di kulkas

    Anda dapat menghaluskan beberapa siung bawang putih dengan blender atau food processor, lalu  simpan dalam wadah kedap udara. Kemudian, simpan di dalam kulkas. Cacahan bawang putih ini bisa menghemat waktu memasak Anda nantinya.

    Selain lebih praktis, bawang putih yang sudah dihaluskan juga lebih awet dibanding bawang utuh yang disimpan di suhu ruangan.

    1. Rendam dalam minyak zaitun

    Pertama, kupas dulu bawang putih dan cuci bersih, kemudian simpan dalam wadah. Setelah itu tuang minyak zaitun hingga semua bawang tenggelam di dalamnya. Tutup rapat dan masukkan wadah dalam kulkas.

    Minyak zaitun yang terserap dalam bawang itu nantinya akan ikut memperkaya rasa masakan Anda. Selain itu, minyak rendaman yang kini menyisakan rasa bawang dapat digunakan sebagai saus atau dressing salad.

    Manfaat makan bawang putih sebagian besar sudah dibuktikan secara ilmiah, namun penggunaanya tetap harus dilakukan dengan hati-hati. Perlu diketahui bahwa makan bawang putih dapat menyebabkan bau mulut. Sehingga pastikan Anda mengonsumsinya dengan benar agar tidak menyebabkan bau mulut.

    Reaksi alergi juga bisa saja terjadi pada sebagian orang. Jika Anda sedang menjalani pengobatan lain, sebaiknya diskusikan juga dengan dokter tentang konsumsi bawang putih untuk pengobatan ini.

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Doktersehat.com

     

  • Manfaat Buah Naga Bagi Kesehatan

    Buah naga atau pitaya adalah buah yang hanya tumbuh di daerah tropis dan subtropis seperti di Amerika Selatan dan Asia. Seperti namanya, kulit buah naga ini menyerupai sisik naga yang merupakan hewan mitos. Tanaman ini dianggap sebagai tanaman kaktus yang penuh nutrisi.

    Buah yang unik ini mengandung sekitar 60 kalori yang masing-masing kaya akan vitamin C, B1, B2, dan B3, serta mineral seperti zat besi, kalsium, dan fosfor. Dan itu diperkirakan belum semuanya. Ini jelas sekali bahwa buah naga merupakan buah terbaik yang mudah kita dapatkan di Indonesia.

    Selain menyegarkan, buah yang satu ini memiliki manfaat yang sangat baik untuk tubuh. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengonsumsinya secara rutin. Nah, berikut ini adalah khasiat buah naga yang baik untuk kesehatan tubuh Anda:

    Manfaat Buah Naga

    1. Menurunkan berat badan

    Khasiat buah naga yang pertama adalah mampu menurunkan berat badan. Perlu diketahui bahwa kandungan buah naga sangat tinggi protein, namun rendak lemak dan karbohidrat. Tentu saja buah ini bisa menjadi pilihan camilan yang tepat bagi Anda yang sedang dalam program diet.

    1. Menurunkan kolesterol

    Buah naga mengandung B3 yang baik untuk menurunkan kadar kolesterol. Oleh karena itu, manfaat buah naga akan sangat dirasakan oleh penderita kolesterol tinggi jika dokonsumsi secara rutin.

    Makan buah naga secara rutin juga dapat mencegah penyakit stroke dan jantung koroner akibat kadar kolesterol yang terlalu tinggi.

    1. Mengatasi diabetes

    Bukan hanya berguna bagi penderita kolesterol tinggi, manfaat buah naga merah dapat dirasakan oleh penderita diabetes. Rasanya yang manis sama sekali karena kandungan glukosa, tidak akan berpengaruh buruk pada penderita diabetes.

    1. Meningkatkan stamina

    Ketika musim berganti atau pancaroba, ada baiknya Anda mengonsumsi buah-buahan. Berkaitan dengan hal ini, tingginya antioksidan dan kandungan vitamin buah naga merah ternyata mampu menambah stamina tubuh kita agar tak mudah sakit.

    1. Meredakan sakit tenggorokan dan sariawan

    Kandungan buah naga merah yang kaya akan vitamin C tentu sangat efektif untuk menyembuhkan dan mengobati sariawan dan sakit tenggorokan. Selain itu, teksturnya yang lembut pun akan meringankan kerja mulut dan tenggorokan.

    1. Meredakan asma

    Vitamin B3, salah satu kandungan buah naga ini juga terbukti mampu meredakan asma. Oleh karena itu, buah ini sangat bagus untuk dikonsumsi ketika kambuh atau lebih baik lagi jika dikonsumsi secara rutin agar asma tak kambuh.

    1. Meredakan batuk

    Vitamin B3 yang ada dalam kandungan buah naga merah juga dapat meredakan batuk membandel. Manfaat buah naga merah ini tetunya akan sangat berguna, mengingat batuk adalah penyakit yang sulit disembuhkan meski sudah meminum obat.

    1. Menstabilkan darah tinggi

    Kandungan gizi pada buah naga juga sangat bagus dikonsumsi oleh penderita darah tinggi. Vitamin B3 mampu berperan nebstabilkan tekanan darah jika kita rutin mengonsumsinya.

    1. Melancarkan pencernaan

    Sebaiknya mulai mempertimbangkan untuk mengonsumsi buah naga secara rutin. Kandungan serat buah naga yang sangat tinggi terbukti dapat melancarkan pencernaan. Oleh karena itu, konsumsilah buah naga secara rutin setiap hari.

    1. Menguatkan jantung

    Kandungan phytochemical captin yang ada di dalam buah naga ini berperan memperkuat jantung. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk mengonsumsi buah naga secara rutin mulai dari sekarang.

    1. Mencegah osteoporosis

    Salah satu manfaat buah naga merah yang dapat dirasakan secara jangka panjang adalah mencegah terjadinya osteoporosis atau pengeroposan tulang. Ini didukung dengan adanya kalsium organik di dalam kandungan buah naga.

    1. Mencegah kanker

    Khasiat buah naga yang lainnya adalah mencegah kanker karena mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Kandungan ini akan mampu mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas.

    Pencegahan kanker tentu tidak hanya dengan mengonsumsi buah naga, namun perlu diimbangi juga dengan pola hidup sehat. Anda tetap harus memerhatikan asupan makanan dan juga mengimbanginya dengan berolah raga.

    1. Mencegah penuaan dini

    Ternyata ada juga khasiat buah naga untuk kencantikan, yaitu memperlambat penuaan dini. Hal ini pun tentunya baru akan terbukti jika mengonsumsi buah naga secara rutin. Kandungan antioksidan yang tinggi akan membantu mengencangkan kulit dan meregenerasi sel-sel kulit yang rusak.

    1. Mencegah anemia

    Kandungan gizi pada buah naga yang kaya zat besi ini baik untuk meningkatkan kadar hemoglobin pada penderita anemia. Kandungan buah naga ini juga membantu memproduksi sel darah merah, yang kemudian membantu dalam oksigenasi yang tepat dari organ-organ vital.

    1. Membantu perawatan rambut

    Menambahkan buah naga ke dalam diet harian Anda membantu menjaga rambut tetap sehat dan berkilau. Nutrisi dalam jumlah besar membantu mengurangi kerusakan pada rambut oleh bahan kimia yang hadir dalam pewarna rambut. Ini juga membantu meningkatkan tekstur dan mengembalikan kilau rambut Anda.

    1. Menyehatkan mata

    Buah naga diketahui menghambat pertumbuhan sitokrom P450 manusia, protein yang ditemukan di hati. Protein ini sering dikaitkan dengan terjadinya glaukoma bawaan. Juga, menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Food Chemistry, kandungan beta-karoten dalam buah ini membantu mencegah degenerasi makula dan pembentukan katarak dengan melindungi mata dari radikal bebas berbahaya.

    1. Baik untuk kehamilan

    Buah naga bermanfaat bagi wanita hamil karena mengandung zat besi, vitamin B, dan folat. Studi menunjukkan bahwa zat besi membantu mencegah kekurangan hemoglobin dan juga dalam mencegah terjadinya anemia. Vitamin B dan folat membantu mencegah cacat lahir dan meningkatkan energi.

    1. Meningkatkan kecerdasan otak

    Buah naga mengandung vitamin B dan kaya akan vitamin C, yang keduanya membantu menjaga membran sel tetap sehat.

    1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

    Manfaat buah naga untuk sistem kekebalan tubuh merupakan efek samping dari buah naga yang banyak mengandung nutrisi dan gizi. Selain itu, dengan rajin mengkonsumsi buah naga, maka proses penyembuhan baik luka luar maupun luka luar akan semakin cepat pula.

    1. Meningkatkan nafsu makan

    Vitamin B1 dan B2 yang ada pada buah naga akan membuat nafsu makan menjadi meningkat jika rutin mengkonsumsi buah naga terutama untuk anak-anak yang biasanya susah makan. Memang bertolak belakang dengan manfaat buah naga untuk diet, namun bagi Anda yang diet, cukup dengan mengganti makanan sehari-hari dengan buah naga yang juga mengenyangkan tanpa takut tubuh melar.

    Kandungan Gizi Pada Buah Naga

    Berikut ini berbagai kandungan buah naga yang bermanfaat untuk menyehatkan tubuh Anda:

    1. Jumlah kandungan buah naga

    Buah naga biasanya dikonsumsi dalam bentuk buah segar sebagai penghilang dahaga. Kandungan buah naga juga terdiri dari kadar air yang tinggi, yaitu sekitar 90% dari berat buah.

    Secara umum, pakar sependapat dan mengakui kandungan buah naga kaya akan potasium, ferum, protein, serat, sodium dan kalsium yang baik untuk kesihatan berbanding buah-buahan lain yang diimpor.

    Penelitian menunjukkan bahwa manfaat buah naga merah sangat baik untuk sistem peredaran darah, juga memberikan efek mengurangi tekanan emosi dan menetralkan toksik dalam darah. “Penelitian juga menunjukkan buah ini bisa mencegah kanker usus, selain mencegah kandungan kolesterol yang tinggi dalam darah dan menurunkan kadar lemak dalam tubuh,” katanya.

    Berikut jumlah kandungan buah naga yang bisa Anda peroleh:

    Kadar Gula: 13-18 briks

    Air: 90 %

    Karbohidrat: 11,5 gr

    Asam: 0,139 gr

    Protein: 0,53 gr

    Serat: 0,71 gr

    Kalsium: 134,5 mg

    Fosfor: 8,7 mg

    Magnesium: 60,4 mg

    Vitamin C: 9,4 mg

    1. Kandungan nutrisi buah naga

    Secara keseluruhan, berikut kandungan nutrisi di setiap buah naga:

    Protein (meningkatkan metabolisme tubuh dan menjaga kesehatan jantung)

    Serat (mencegah kanker usus, kencing manis dan diet)

    Karotin (kesehatan mata, menguatkan otak dan mencegah masuknya penyakit)

    Kalsium (menguatkan tulang)

    Zat besi (menambah darah)

    Vitamin B1 (mencegah demam badan)

    Vitamin B2 (menambah selera makan)

    Vitamin B3 (menurunkan kadar kolesterol)

    Vitamin C (menambah kehalusan kulit dan mencegah jerawat).

     

    Nah, itulah manfaat buah naga bagi kesehatan

    Semoga bermanfaat.

     

     

    Sumber :

    Doktersehat.com

    Liputan6.com

    Hellosehat.com

  • Manfaat Buah Plum Bagi Kesehatan

    Buah plum adalah salah satu buah yang kurang populer bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Padahal, manfaat buah plum tak kalah hebat dengan buah lainnya dalam mengatasi berbagai penyakit. Fakta menunjukkan bahwa buah plum yang masih dekat dengan keluarga ceri dan kacang ini kaya akan antioksidan.

    Buah plum adalah jenis tanaman yang masuk ke dalam genus Prunus dari famili Rosaceaemeliputi persik, aprikot, dan nektarin. Buah ini memiliki berbagai variasi warna dan bentuk, lebih dari 2000 varietas.

    Nilai Gizi dan Kandungan Buah Plum

    Buah yang banyak dibudidayakan di Negeri Tiongkok ini mengandung begitu banyak senyawa yang amat sangat bermanfaat untuk kesehatan. Seperti antioksidan yang tentunya dapat menjadi senjata dalam melawan radikal bebas, zat besi untuk mencegah anemia, serta sorbitol dan isatin yang dapat membantu mengatasi masalah sembelit.

    Bagi yang sedang melakukan diet atau ingin menjaga berat badan ideal, buah ini wajib masuk ke daftar menu diet sehat Anda. Mengapa? karena buah plum rendah kalori (46 kalori per 100 g) dan tidak mengandung lemak jenuh.

    Apa Saja Manfaat Buah Plum Untuk Kesehatan?

    Selain antioksidan, buah plum juga mengandung beragam vitamin dan mineral yang baik bagi tubuh, seperti vitamin A, C, B1, B2, B3, B6, B9, B12, K, serat, kalium, magnesium, mangan, fosfor, zat besi, dan seng. Kandungan inilah yang membuat buah plum memiliki banyak manfaat bagi kesehatan

    1. Menjaga kesehatan sistem pencernaan

    Serat plum yang tidak larut, bertugas menyediakan makanan untuk bakteri baik yang tinggal di usus besar, sehingga membantu melestarikan populasinya. Bakteri baik dalam usus menghasilkan asam lemak rantai pendek yang disebut asam butirat. Asam butirat berfungsi sebagai bahan bakar utama untuk sel-sel usus besar dan membantu mempertahankan kesehatan organnya.

    1. Menurunkan kolesterol

    Dengan menurunkan aktivitas enzim ini, asam propionat membantu menurunkan kolesterol darah dengan mengikat asam empedu dan mengeluarkannya dari tubuh melalui kotoran. Asam empedu adalah senyawa yang digunakan untuk mencerna lemak yang diproduksi oleh hati dari kolesterol. Ketika asam empedu diekskresikan bersama dengan serat plum, hati harus memproduksi asam empedu baru dan memecah lebih banyak kolesterol, sehingga menurunkan jumlah kolesterol yang beredar. Serat larut juga bisa mengurangi jumlah kolesterol yang diproduksi oleh hati.

    1. Mengandung antioksidan tinggi

    Plum mengandung fitonutrien unik yang disebut asam neochlorogenic dan chlorogenic. Kedua zat ini tergolong sebagai fenol. Fenol adalah salah satu jenis antioksidan yang terbukti ampuh menetralkan radikal bebas berbahaya yang disebut radikal anion superoksida. Fenol juga terbukti membantu mencegah kerusakan oksigen dalam lemak. Sel-sel tubuh, termasuk sel otak dan molekul seperti kolesterol sebagian besar tersusun dari lemak, sehingga penting untuk mencegah kerusakan radikal bebas pada lemak.

    1. Menjaga kesehatan jantung

    Plum adalah sumber kalium yang baik, elektrolit yang membantu dalam berbagai fungsi tubuh vital. Mineral ini membantu memelihara irama jantung, impuls saraf, kontraksi otot jantung, serta tekanan darah yang dapat menekan risiko stroke. Karena tubuh tidak menghasilkan kalium secara alami, untuk itu rutin mengonsumsi plum atau versi jusnya dapat membantu Anda mencukupi kebutuhan harian kalium tubuh. Terlebih lagi, zat pewarna alami buah plum, antosianin, dapat melindungi terhadap kanker dengan menetralkan radikal bebas yang berbahaya.

    1. Mencegah anemia

    Sesak napas, mudah tersinggung, kulit pucat, dan kelelahan adalah tanda-tanda anemia ringan. Anemia terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah yang sehat. Untuk membuat sel darah merah yang sehat, tubuh Anda membutuhkan cukup asupan zat besi. Plum adalah sumber zat besi yang hebat dan dapat membantu mencegah dan mengobati kekurangan zat besi. Dua ratus lima puluh gram buah plum mengandung 0,81 miligram zat besi, yang menyediakan 4,5 persen kebutuhan harian zat besi tubuh.

    1. Mengobati osteoporosis

    Plum bahkan dipercaya berpotensi sebagai pengobatan osteoporosis. Studi gabungan dari Florida State University dan Oklahoma State University menunjukkan bukti bahwa plum kering dapat mencegah hilangnya massa tulang pada wanita pascamenopause yang rentan osteoporosis. Manfaat buah plum untuk kesehatan tulang juga termasuk melawan proses hilangnya kepadatan tulang akibat radiasi pada sumsum tulang.

    1. Menurunkan gula darah

    Plum termasuk makanan yang memiliki tingkat indeks glikemik rendah. Artinya, makanan-makanan ini dapat membantu Anda mengendalikan kadar gula darah dan mengurangi risiko Anda terhadap diabetes tipe 2.

    1. Menurunkan risiko PPOK

    Sebuah studi baru melaporkan bahwa makanan mengandung polifenol, termasuk antioksidan, dapat mengurangi risiko PPOK. Plum mengandung antioksidan tinggi, yang dapat melawan kerusakan akibat merokok dengan menetralkan stres oksidasi. Hal ini dapat membantu mengurangi kemungkinan emfisema, PPOK, dan kanker paru-paru, meskipun tidak ada penelitian yang secara khusus mengamati plum untuk kesehatan paru-paru.

    1. Menurunkan risiko kanker usus besar

    Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh Texas A&M University dan University of North Carolina menentukan bahwa memakan buah plum kering meningkatkan populasi bakteri baik di usus besar. Hal ini, pada gilirannya, dapat mengurangi risiko kanker usus besar.

    1. Meningkatkan ketajaman otak

    Selain berperan memerangi radikal bebas dalam tubuh yang dapat memicu kanker, antioksidan penting dari buah plum dapat mencegah pikun karena membantu menetralisir radikal bebas yang merusak sel otak. Untuk meraih manfaat buah plum yang satu ini, cukup rutin makan 3-4 buah sehari.

    1. Mengontrol diabetes

    Meskipun kaya akan karbohidrat, buah plum tidak menyebabkan peningkatan kadar gula darah setelah dimakan. Hal ini dikarenakan khasiat buah plum yang mampu meningkatkan kadar adiponektin, hormon yang memainkan peranan penting dalam pengaturan kadar gula darah. Flavonoid yang ada pada plum memiliki efek protektif terhadap resistensi insulin dan membantu meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh.

    1. Meningkatkan kemampuan kognitif

    Berbagai penelitian menunjukkan bahwa flavanoid pada buah plum sangat efektif memberi proteksi terhadap penuaan kemampuan kognitif seseorang. Karena kandungannya, khasiat buah plum kering bermanfaat untuk mengurangi peradangan di area neurologis, meningkatkan kemampuan belajar dan daya ingat.

    1. Meningkatkan daya tahan tubuh

    Manfaat buah plum lain yang bisa didapatkan tubuh karena buah ini kaya akan vitamin C, yang membantu tubuh meningkatkan resistensi pada infeksi dan peradangan. Penelitian menunjukkan bahwa buah plum juga mengandung nitric oxide yang dapat menghalang pertumbuhan sel tumor.

    1. Melancarkan peredaran darah

    Pada akhirnya, khasiat buah plum merah yang bisa didapatkan adalah Anda bisa menghindari berbagai gangguan seperti stroke, jantung, hingga aterosklerosis. Selain itu, karena diperkaya dengan antioksidan, buah plum juga dapat membantu mencegah stres oksidatif pada organ tubuh.

    1. Keseimbangan elektrolit tubuh

    Kandungan tinggi potasium yang ditemukan pada buah plum efektif melindungi sel dan jaringan di tubuh. Manfaat buah plum lainnya adalah kemampuannya mengatur kontraksi otot dan menyeimbangkan berbagai zat kimia dalam tubuh, yang pada akhirnya menjaga keseimbangan elektrolit secara keseluruhan.

    1. Membantu menyerap zat besi

    Agar kandungan vitamin C dapat diserap dengan sempurna oleh tubuh, maka mineral lain seperti zat besi juga harus diserap tubuh tanpa halangan, oleh karena itu Anda harus mengonsumsinya untuk mendapat khasiat buah plum.

    1. Menjaga kondisi kulit

    Khasiat buah plum lain yang bisa didapatkan adalah kemampuannya menjaga kesehatan kulit. Buah plum memberikan nutrisi yang tepat karena kandungan vitamin dan mineralnya. Konsumsi buah ini secara rutin dan tidak berlebihan membuat kulit memproduksi kolagen dan menjaga tingkat keelastisannya.

    1. Meningkatkan perkembangan janin

    Ahli gizi merekomendasikan mengonsumsi setidaknya 2 – 3 porsi buah plum seminggu sekali selama kehamilan. Ini adalah salah satu buah yang mengandung banyak nutrisi dan manfaat buah plum untuk kesehatan. Ini sebabnya, ibu hamil harus menambahkan buah plum untuk diet pada menu harian.

    Konsumsi buah plum secara teratur akan membuat janin semakin sehat dan mengurangi risiko yang terkait dengan penyakit bawaan. Manfaat buah plum lainnya juga memperkuat tubuh Anda meningkatkan kondisi penglihatan dan tulang. Selain itu, karena diperkaya dengan antioksidan, khasiat buah plum dapat menangkal berbagai infeksi selama kehamilan.

    1. Mencegah influenza

    Manfaat buah plum yang jarang orang ketahui adalah kemampuannya melawan virus influenza. Konsentrasi buah plum mengandung molekul seperti lectin yang membantu dalam menghambat dan mengobati infeksi atau penyakit yang disebabkan oleh virus influenza.

    1. Menjaga kesehatan psikologis

    Banyak orang tidak menyangka bahwa buah plum merah memiliki kemampuan untuk menjaga kesehatan psikologis. Ahli gizi mengatakan bahwa, manfaat buah plum yang bisa didapatkan adalah mengurangi kecemasan dan stres, di mana kedua hal ini memainkan peran penting terkait kesehatan mental seseorang.

    Bagaimana Cara Memilih dan Menyimpan Buah Plum?

    Pilih buah plum merah dalam kondisi sedikit keputihan seperti bedak, ini menunjukkan tidak ada penanganan berlebihan. Hindari yang lunak dan memar. Buah plum yang matang dan siap untuk dimakan tidak begitu lunak dan memiliki aroma yang manis.

    Plum bisa disimpan di kulkas. Sementara buah plum yang masih sedikit keras dapat disimpan dalam kantong kertas pada suhu kamar sampai matang. Buah plum dapat disimpan pada suhu kamar selama beberapa hari.

    Lalu Apa Saja Efek Samping Buah Plum?

    Selain manfaat buah plum yang menyehatkan, bukan tidak mungkin buah ini memiliki dampak yang kurang baik bagi tubuh. Berikut ini efek samping dari buah plum jika dikonsumsi berlebhan.

    1. Bahaya akrilamida

    Menurut FAO, Organisasi Pangan dan Pertanian, jumlah akrilamida yang diperlukan untuk menyebabkan kerusakan neuropati adalah sekitar 500 kali asupan makanan sehari-hari. Jadi, mengonsumsi buah plum relatif aman asalakan tidak berlebihan. Namun, karsinogenisitas menjadi perhatian karena buah plum ditemukan sangat karsinogenik pada hewan yang diuji di laboratorium.

    1. Plum dapat menyebabkan diare

    Serat tidak larut dalam buah plum dapat menyebabkan atau memperburuk diare. Inilah sebabnya mengapa Anda perlu menghindari buah plum ketika mengalami diare. Ada juga kasus-kasus tertentu dari orang-orang yang pernah mengalami diare setelah mengonsumsi plum dan jus plum. Ini dapat dikaitkan dengan sifat pencahar dari buah plum. Plum adalah obat pencahar alami karena mengandung senyawa pencahar yang disebut sorbitol. Jadi, dosis yang tidak diatur atau terlalu banyak makan buah ini dapat dengan mudah menyebabkan diare.

    Beberapa sumber juga berbicara tentang intoleransi fruktosa makanan yang ditemukan pada banyak individu, yang juga dapat menyebabkan kram perut dan diare. Buah plum mengandung gula dalam jumlah besar, yang mungkin memicu masalah seperti itu.

    1. Menyebabkan gas usus dan kembung

    Buah plum mengandung karbohidrat kompleks dan gula yang tidak sepenuhnya rusak di saluran pencernaan. Jadi, ketika gula mencapai usus besar, bakteri mulai memberi makan pada karbohidrat yang tidak dicerna.

    Bakteri ini bertanggung jawab untuk gas usus dan kembung. Ini juga bisa menyebabkan kentut. Anda dapat mengonsumsi alpha-D-galactosidase sebelum makan plum karena mengurangi gas usus dengan memecah karbohidrat kompleks sebelum mereka mencapai usus.

    1. Menyebabkan ketergantungan laksatif

    Buah plum kebanyakan digunakan sebagai obat pencahar yang menjengkelkan. Namun, mereka yang menderita sembelit tidak harus bergantung pada plum sepenuhnya untuk membersihkan sistem pencernaan. Ini dapat menyebabkan ketergantungan pencahar setelah periode tertentu dari penggunaan, yang dapat memperburuk kondisi dan menyebabkan komplikasi.

    1. Dapat menyebabkan feses gelap

    Plum kaya zat besi, seperti kebanyakan makanan kaya zat besi dapat menyebabkan feses atau kotoran berwarna gelap jika mengonsumsi flum dengan jumlah berlebihan.

    Itulah manfaat buah plum untuk kesehatan yang bisa didapatkan oleh tubuh. Untuk mendapatkan beragam manfaat buah plum yang telah dipaparkan di atas, Anda perlu mengonsumsi buah ini secara rutin. Namun, jangan hanya mengandalkan buah plum untuk menjaga kesehatan.

     

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Doktersehat.com

    Alodokter.com

  • Manfaat Beras Merah bagi Kesehatan

    Salah satu manfaat beras merah bagi kesehatan tubuh yang sudah banyak diketahui adalah manfaatnya untuk program diet. Beras merah umumnya dikonsumsi oleh seseorang yang sedang dalam proses menurunkan berat badan karena beras merah mengandung gula yang lebih sedikit bila dibandingkan dengan nasi putih. Disamping itu, beras merah juga sudah terbukti memiliki kandungan nutrisi yang lebih tinggi. Berikut khasiat dan manfaat beras merah untuk kesehatan:

    1. Mengontrol diabetes.

    Sebuah studi perbandingan yang dilakukan dalam hal ini mengungkapkan bahwa beras merah kaya asam fitat, serat, dan polifenol penting. Beras merah adalah sumber karbohidrat kompleks yang membantu dalam pelepasan gula lebih lambat dibandingkan dengan nasi putih.

    1. Mencegah obesitas

    Beras merah juga meningkatkan aktivitas glutathione peroxidase, enzim antioksidan, yang membantu meningkatkan kadar kolesterol HDL pada individu obesitas. Penelitian komparatif lain juga menganjurkan efek anti-obesitas dari beras merah yang dikecambahkan.

    1. Mencegah Alzheimer

    Beras merah yang bertunas mengandung komponen bermanfaat yang membantu dalam penghambatan enzim berbahaya yang disebut endopeptidase prolyl, yang dikaitkan dengan penyakit Alzheimer. Hal ini juga bermanfaat untuk gangguan otak lainnya seperti demensia dan amnesia.

    1. Meningkatkan kesehatan jantung

    Tindakan pelindung ini mengurangi risiko gangguan jantung seperti hipertensi tinggi dan penyakit vaskular. Studi yang dilakukan dalam hal ini menunjukkan bahwa jaringan di sekitar butir beras merah mengandung komponen yang bekerja melawan protein endokrin angiotensin II, yang memainkan peran utama dalam perkembangan tekanan darah tinggi dan atherosclerosis.

    1. Mengontrol kadar kolesterol

    Studi lain yang dilakukan mengungkapkan bahwa konsumsi beras merah telah menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam serum dan konsentrasi kolesterol HDL pada subyek dengan penyalahgunaan etanol kronis. Ahli juga menyebutkan bahwa ekstrak beras merah berkecambah membantu dalam mencegah munculnya trigliserida hati karena konsumsi alkohol yang berlebihan karena adanya asam gamma-aminobutyric.

    1. Meningkatkan kekebalan

    Beras merah mengandung banyak sekali vitamin, mineral, dan komponen fenolik esensial yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan, dan meningkatkan kemampuannya untuk melawan infeksi.

    1. Meningkatkan kesehatan tulang

    Memang benar, beras merah sangat membantu untuk pemeliharaan tulang yang sehat. Kaya akan magnesium dan kalsium, yang dapat menyediakan struktur fisik tulang.

    1. Menurunkan stres pada ibu menyusui

    Sebuah penelitian investigatif telah menunjukkan hasil positif pada wanita menyusui sehubungan dengan pengurangan gangguan suasana hati, tahap depresi dan kelelahan.

    1. Meningkatkan kesehatan pencernaan

    studi komparatif yang meneliti efek dari nasi putih dan beras merah selama pencernaan lambung membuatnya secara kualitatif terbukti bahwa lapisan bekatul pada beras merah mencegah penyerapan asam dan kelembapan, menghasilkan retensi tekstur yang lebih baik.

    1. Mencegah kanker

    Beras merah sangat membantu dalam pencegahan kanker usus besar, kanker payudara, dan leukemia. Efek menguntungkan ini dapat dikaitkan dengan keberadaan antioksidan kuat dan kandungan serat yang tinggi di dalamnya. Kandungan serat yang ada dalam beras merah memiliki kemampuan untuk mengikat dirinya sendiri dengan racun-racun berbahaya yang menyebabkan kanker di dalam tubuh.

    Nah, itulah manfaat beras merah bagi kesehatan, terutama bagi Anda yang mau diet atau menurunkan berat badan bisa mencoba mengkonsumi nasi merah sebagai pengganti nasi putih.

    Semoga bermanfaat.

     

    Sumber :

    Doktersehat.com

  • 10 Manfaat Kayu Manis Bagi Kesehatan

    Kulit batang kayu manis memiliki aroma yang khas, rasa agak manis, pedas dan kelat. Jika pengamatan dilakukan secara makroskopik, potongan kulit berbentuk gelondong, agak menggulung membujur dan memiliki panjang sampai 1 meter dengan tebal kulit 1 mm sampai 3 mm.

    Berikut adalah manfaat kayu manis untuk kesehatan yang harus Anda ketahui, di antaranya:

    1. Mengontrol gula darah

    Hal ini dikarenakan kayu manis mengandung antioksidan yang bisa membantu mengontrol tingkat gula darah. Selain itu, kayu manis juga membantu proses pencernaan setelah makan dan membantu memperbaiki respon insulin pada pasien diabetes tipe 2.

    1. Antiinfeksi

    Hal ini karena kayu manis memiliki komponen anti infeksi natural. Dalam berbagai penelitian, kayu manis terbukti efektif menghilangkan bakteri H.

    1. Meningkatkan fungsi otak

    Mencium bau kayu manis diketahui bisa meningkatkan aktivitas otak. Selain itu, aroma kayu manis juga bisa meningkatkan proses kognitif seseorang dan membantu dalam hal berkonsentrasi, mengingat, dan kecepatan bekerja.

    1. Menurunkan kolesterol

    Kayu manis mengandung kalsium, serat, dan banyak mineral seperti mangan. Oleh karena itu, kayu manis sangat cocok untuk kesehatan pencernaan, usus, serta melindungi dari penyakit jantung dan kolesterol.

    1. Mencegah pertumbuhan sel kanker

    Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Texas menunjukkan bahwa, manfaat kayu manis dapat mengurangi proliferasi sel kanker.

    1. Mencegah penggumpalan darah

    Cinnamaldehyde, minyak yang dihasilkan oleh kayu manis bisa mencegah darah untuk menggumpal. Kayu manis juga mengeluarkan asam lemak antiperadangan yang disebut arachidonic. Asam lemak ini kemudian mengurangi radang dan penggumpalan darah.

    1. Meringankan sakit pada penderita rematik

    Dalam penelitian yang dilakukan di Department of Internal Medicine menunjukkan, kayu manis juga dapat mengurangi sitokin (protein-protein kecil sebagai mediator dan pengatur imunitas, inflamasi dan hematopoesis) yang dapat menyebabkan rematik.

    1. Menyeimbangkan kadar hormon

    Kayu manis memiliki kandungan alami yang disebut cinnamaldehyde yang dapat menyeimbangkan hormon, meningkatkan hormon progesteron, dan mengurangi hormon testosteron pada wanita.

    1. Antimikroba

    Salah satu manfaat kayu manis yang cukup populer adalah kegunaannya untuk melawan pertumbuhan jamur dan bakteri, salah satunya adalah jenis Candida. Candida adalah mikroorganisme penyebab infeksi yang bisa ditemukan di mulut, vagina dan usus, yang menyebabkan penyakit pada kulit dan membran mukus.

    1. Meningkatkan sensitivitas terhadap hormon insulin

    Kandungan kromium dan polifenol dalam kayu manis terbukti meningkatkan sensitivitas terhadap hormon insulin, mengingat senyawa-senyawa ini mempunyai efek yang mirip dengan persinyalan insulin dan kontrol glukosa.

    Semakin meningkatnya sensitivitas terhadap insulin dalam tubuh seseorang, semakin sedikit jumlah insulin yang dibutuhkan oleh orang tersebut untuk membuat gula darah menjadi stabil.

    Nah, itulah manfaat kayu manis untuk kesehatan yang bisa Anda dapatkan. Meski kayu manis berguna untuk menunjang kesehatan tubuh, namun Anda juga perlu memperhatikan jumlah takaran yang sebaiknya diterima tubuh.

    Semoga bermanfaat.

     

    Sumber :

    Doktersehat.com