Tag: kanker

  • Apakah Konsumsi Daging Ayam Dapat Meningkatkan Risiko Kanker?

    Apakah Konsumsi Daging Ayam Dapat Meningkatkan Risiko Kanker?

    Daging ayam telah lama menjadi salah satu sumber protein hewani yang populer di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia. Selain rasanya yang lezat dan mudah diolah, ayam juga kerap dianggap lebih sehat dibandingkan daging merah seperti sapi atau kambing. Namun, muncul pertanyaan di kalangan masyarakat: benarkah konsumsi daging ayam bisa meningkatkan risiko kanker?

    Artikel ini akan membahas fakta-fakta ilmiah di balik anggapan tersebut dan memberikan pemahaman yang lebih seimbang mengenai konsumsi ayam dan hubungannya dengan kanker.

    1. Apa Kata Penelitian?

    Beberapa penelitian menunjukkan adanya keterkaitan antara konsumsi daging unggas dan peningkatan risiko kanker, tetapi hasilnya belum konsisten dan masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Misalnya, sebuah studi oleh Oxford University menemukan bahwa orang yang mengonsumsi lebih banyak daging ayam memiliki risiko sedikit lebih tinggi terkena limfoma non-Hodgkin dan kanker prostat. Namun, studi tersebut juga mencatat bahwa hubungan tersebut tidak sepenuhnya bersifat kausal.

    Penting untuk dicatat bahwa banyak faktor lain yang bisa memengaruhi hasil studi, seperti cara memasak, gaya hidup, dan konsumsi makanan lain secara keseluruhan.

    2. Pengaruh Cara Memasak

    Cara memasak ayam memiliki pengaruh besar terhadap potensi risiko kanker. Menggoreng, memanggang, atau membakar ayam pada suhu tinggi dapat menghasilkan senyawa karsinogenik seperti heterocyclic amines (HCA) dan polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH), yang telah dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker dalam studi laboratorium.

    Sebaliknya, memasak ayam dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang pada suhu rendah cenderung menghasilkan lebih sedikit senyawa berbahaya tersebut. Maka dari itu, mengatur metode memasak dapat membantu mengurangi risiko yang mungkin timbul.

    3. Kandungan Nutrisi dalam Daging Ayam

    Daging ayam, terutama bagian dada tanpa kulit, merupakan sumber protein tanpa lemak yang kaya vitamin B, selenium, dan fosfor. Nutrisi ini penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan mendukung fungsi sistem kekebalan. Namun, kulit ayam dan bagian yang digoreng mengandung lebih banyak lemak jenuh, yang bila dikonsumsi berlebihan dapat berkontribusi pada risiko penyakit kronis.

    4. Konsumsi Secara Moderat adalah Kunci

    Seperti halnya makanan lain, konsumsi daging ayam secara moderat dan dalam pola makan seimbang adalah kunci untuk menjaga kesehatan. Mengombinasikan ayam dengan sayuran, biji-bijian utuh, dan buah-buahan segar dapat membantu menurunkan risiko penyakit kronis, termasuk kanker.

    Selain itu, penting untuk memperhatikan kualitas daging ayam yang dikonsumsi. Pilihlah ayam segar tanpa tambahan hormon atau antibiotik berlebihan, dan pastikan kebersihan serta penyimpanannya terjaga.

    Kesimpulan

    Hingga saat ini, belum ada bukti kuat yang menyatakan bahwa konsumsi ayam secara langsung menyebabkan kanker. Namun, cara memasak, pola makan secara keseluruhan, serta kualitas daging yang dikonsumsi memegang peranan penting dalam menentukan dampaknya terhadap kesehatan.

    Dengan memilih metode memasak yang sehat dan menjaga pola makan yang seimbang, konsumsi ayam tetap dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat. Selalu bijak dalam mengonsumsi segala jenis makanan demi menjaga kesehatan jangka panjang.

  • Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kesehatan dan Kecantikan Tubuh

    Tidak cuma menyedapkan masakan, kunyit adalah rempah yang juga berkhasiat buat kesehatan. Anda mungkin sudah cukup familier dengan manfaat kunyit atau kunir untuk meredakan gangguan pencernaan. Apa lagi manfaatnya? Yuk, cari tahu!

    Berbagai manfaat kunyit untuk kesehatan

    1. Meredakan peradangan

    Zat aktif kurkumin dalam kunyit adalah antioksidan yang mengandung efek antiradang poten. Ada kurang lebih 200 miligram kurkumin dalam satu sendok teh kunyit segar yang diparut halus atau versi bubuknya.

    Kurkumin diyakini bekerja memblokir kerja sitokin dan enzim penyebab inflamasi dalam tubuh. Kurkumin juga bekerja mengurangi peradangan dengan menurunkan kadar histamin sementara meningkatkan produksi kortison alami di kelenjar adrenal.

    Berangkat dari situ, berbagai hasil uji praklinis melaporkan khasiat kunyit yang menjanjikan untuk berbagai penyakit terkait peradangan. Mulai dari kanker, penyakit kardiovaskular, sindrom koroner akut, radang sendi, aterosklerosis, dan diabetes.

    Namun, sampai sejauh ini belum ada satu pun penelitian besar yang mampu memverifikasi bukti-bukti manfaat antiradang kunyit pada manusia.

    2. Mengobati maag

    Kunir sudah sejak lama populer digunakan sebagai obat gangguan pencernaan alami. Maka ketika gejala maag kambuh, tidak ada salahnya menyeduh secangkir teh kunyit hangat untuk meredakan nyerinya.

    Maag dapat muncul dipicu oleh timbulnya luka di lambung akibat infeksi bakteri H. pylori, konsumsi obat antinyeri jangka panjang, racun rokok, alkohol, dan makanan tertentu. Berbagai hal ini dapat mengikis lapisan dinding usus dan kerongkongan sehingga memicu refluks asam lambung naik.

    Nah, penelitian dari jurnal Pharmacognosy Reviews mengamati efek curcumin mengobati peradangan akibat luka dan melindungi perut dari iritan-iritan tersebut dengan meningkatkan produksi lendir dinding lambung.

    Selain itu, artikel dalam jurnal Systematic Reviews mengatakan kunyit membantu mengurangi frekuensi kekambuhan gejala maag. Sebab kurkumin dalam kunyit juga bekerja mengendalikan produksi asam lambung dan empedu berlebih.

    3. Mengempiskan perut kembung

    Buang gas (kentut) adalah tanda pencernaan Anda baik-baik saja, tapi kalau sudah berlebihan? Tandanya ada yang salah dengan perut Anda.

    Kurkumin membantu otot organ pencernaan agar tetap bergerak lancar seperti seharusnya untuk mengurangi tekanan gas dalam perut. Kuyit juga sekaligus membantu lambung menghentikan produksi asam berlebihan yang menyebabkan perut kembung.

    4. Meredakan gejala IBS (irritable bowel syndrome)

    Irritable bowel syndrome (IBS) adalah peradangan usus besar yang menyebabkan masalah BAB jangka panjang. Jika peradangan tersebut membuat kontraksi usus terlalu sering mengejang, akibatnya adalah diare kronis. Sebaliknya jika peradangan membuat otot usus jadi jarang berkontraksi, akibatnya justru sembelit kronis.

    Menyimpulkan sejumlah penelitian berbeda, kunyit dikatakan aman dan mudah ditoleransi untuk orang-orang yang punya IBS. Penelitian dari Singapura yang dimuat dalam Journal of Clinical Medicine tahun 2018 memperlihatkan kunyit mengurangi intensitas sakit perut yang disebabkan oleh gejala IBS.

    Potensi ini berasal dari efek antioksidan dan antiradang kurkumin yang membantu melancarkan kerja otot pencernaa. Penelitian yang sama juga menemukan manfaat kunyit untuk menyeimbangkan koloni bakteri baik dalam usus.

    Selain masalah diare karena IBS, kunyit juga bermanfaat untuk mengatasi diare yang diakibatkan oleh keracunan makanan. Kandungan magnesium dan kalium dalam kunyit membantu melawan dehidrasi dan menyeimbangkan cairan tubuh yang terkuras akibat diare.

    5. Mengurangi mual

    Ketika diracik dengan bubuk lada hitam, kunyit dikatakan manjur untuk meredakan mual ketimbang jika dikonsumsi sendiri. Menarik, ‘kan?

    Sebuah studi dalam jurnal Food tahun 2017 membuktikan bahwa menambahkan lada hitam membantu manfaat rempah kuning ini lebih terasa maksimal. Sebab sebetulnya setelah dikonsumsi, kandungan curcumin dalam kunyit lambat diserap ke dalam aliran darah. Ini yang membuat Anda bisa kehilangan manfaatnya.

    Nah, penelitian tersebut menunjukkan piperin dalam lada hitam meningkatkan penyerapan curcumin sampai dua ribu persen lebih cepat ke dalam darah sehingga siap untuk digunakan oleh tubuh. Piperin juga memperlambat pemecahan curcumin oleh hati sehingga lebih bertahan lama dalam darah.

    6. Meredakan nyeri haid

    Perempuan Indonesia mungkin sudah sangat akrab dengan jamu kunir asam yang dapat membantu meredakan nyeri haid (PMS). Ternyata, manfaat ini bukan cuma sekadar nasehat warisan nenek moyang saja, lho!

    Kandungan kurkumin kunyit memiliki efek pereda nyeri alami (analgesik) yang bekerja dengan melemaskan kontraksi rahim penyebab perut kram. Selain itu, kurkumin juga mengurangi aliran masuk ion kalsium pada sel-sel epitel rahim dan mengurangi produksi prostaglandin, hormon yang menciptakan rasa sakit dan peradangan.

    Manfaat kunyit ini semakin diperkuat oleh efek antioksidan tannin, saponin, sesquiterpenes, alkaloid, dan phlobotamin dari asam jawa yang menenangkan kontraksi rahim. Meski begitu, beberapa ahli menyarankan wanita yang perdarahan menstruasinya berat untuk tidak mengonsumsi kunyit.

    7. Menurunkan berat badan

    Kurkumin kunyit berfungsi menekan respon peradangan pada sel tubuh, temasuk sel pankreas, lemak, dan otot. Reaksi ini dapat membantu mengurangi resistensi insulin, menurunkan kadar gula darah, dan kolesterol serta gangguan metabolik lainnya akibat berat badan berlebih.

    Namun, lagi-lagi manfaat kunyit ini bisa Anda peroleh jika mengombinasikannya dengan asam jawa. Sebab dikonsumsi sendiri, kunyit lambat diserap ke dalam darah tapi lebih cepat dipecah oleh hati sehingga tubuh tidak merasakan banyak manfaatnya.

    Dalam jangka panjang, minum jamu kunyit asam dapat membuat hasil penurunan berat badan jadi lebih maksimal.

    8. Mengendalikan gula darah

    Jika Anda punya diabetes, tidak ada salahnya untuk mencoba menggunakan pengobatan alami untuk mengendalikan gula darah tetap stabil. Salah satu yang bisa Anda coba adalah kunyit. Sebuah studi tinjauan terbitan tahun 2013 menunjukkan curcumin dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah.

    Penelitian lain menunjukkan bahwa suplemen ekstrak kunyit membantu meningkatkan fungsi insulin, menstabilkan kadar gula darah, dan membuat gejala diabetes lebih mudah ditangani. Hal ini kemudian membantu menurunkan risiko komplikasi terkait diabetes yang diakibatkan oleh peradangan.

    Namun, masih perlu lebih banyak uji klinis lainnya untuk memastikan manfaat kunyit untuk diabetes.

     

    Manfaat kunyit putih untuk kesehatan

    Psstt… Tahukah Anda selain kunyit yang dagingnya berwarna oranye, ada juga kunyit putih? Kunir putih atau zedoaria (Curcuma zedoaria) punya kandungan zat yang berbeda dari kunyit oranye, sehingga manfaat buat kesehatannya pun juga mungkin berbeda.

    Berikut merupakan berbagai manfaat kunyit putih yang harus Anda tahu:

    1. Melawan infeksi

    Kunir putih dilaporkan sebuah penelitian manjur melawan penyakit yang diakibatkan infeksi jamur atau bakteri. Mulai dari diare dan keracunan makanan akibat infeksi E. coli, infeksi kulit seperti bisul dan selulitis akibat bakteri Staphylococcus aureus, dan infeksi jamur Candida penyebab sariawan, ISK, dan infeksi jamur vagina.

    Ekstrak kunyit putih juga dapat melawan bakteri penyebab bau mulut. Bahkan, efeknya hampir setara dengan yang ditunjukkan oleh obat kumur pasaran.

    2. Obat alergi alami

    Kunyit putih mengandung senyawa curcuminoids yang bermanfaat sebagai anti-alergi dan terbukti dapat mengatasi gejala reaksi alergi pada kulit. Kunyit ini bekerja layaknya antihistamin untuk menghambat aktivitas protein penyebab peradangan dan mencegah pelepasan histamin, zat kimia yang memicu reaksi alergi.

    3. Menghambat metastasis kanker

    Banyak penelitian terdahulu mendukung manfaat rimpang kunyit putih sebagai pengobatan kanker tradisional, terutama kanker payudara, kanker leher rahim, dan kanker usus besar. Sebuah studi pada tahun 2014menemukan bahwa kurkumin dalam minyak kunir putih bekerja menghambat perkembangbiakan sel tumor ganas penyebab kanker payudara.

    Uji kultur laboratorium lainnya memperlihatkan bahwa kurkumin dalam kunyit putih menghambat pertumbuhan sel kanker dan membuatnya mengempis. Efek inilah yang membantu menghentikan proses penyebaran kankeralias metastasis.

    Namun, manfaat ini masih perlu diteliti lebih lanjut agar masyarakat tidak sembarangan mengonsumsi kunyit.

    4. Menjaga kesehatan pencernaan

    Minyak esensial dari kunyit putih dilaporkan bermanfaat untuk mengobati berbagai gangguan pencernaan. Misalnya saja kolik, kram otot, cacingan, perut kembung, jarang buang air besar, dan penurunan nafsu makan akibat lidah terasa pahit.

    Kunyit putih juga membantu meredakan radang usus yang dipicu oleh stres berlebihan.

    5. Penawar racun gigitan ular

    Banyak tanaman obat yang direkomendasikan untuk mengobati gigitan ular. Salah satunya kunyit putih.

    Kunir putih manjur untuk menetralkan racun gigitan ular karena ekstraknya bekerja menghambat aktivitas bisa ular dalam darah. Ini pada akhirnya akan menurunkan efek perdarahan dalam yang bisa berakibat fatal.

    6. Pereda nyeri

    Sifat analgesik dari kunyit terbilang lebih kuat daripada aspirin untuk meredakan nyeri akibat sakit gigi, sakit kepala, demam, hingga nyeri sendi akibat rematik dan arthritis. Manfaat pereda nyeri sendi dari kunyit khususnya berasal dari kandungan diuretiknya.

    Kunyit putih juga dapat digunakan untuk melindungi paru-paru pasien asma dengan meredakan peradangan dalam bronkus yang menyebabkan saluran udara menyempit.

    Manfaat kunyit untuk kecantikan kulit

    Selain baik untuk kesehatan tubuh, kunyit juga punya manfaat hebat untuk merawat kecantikan kulit. Antioksidan dalam kunyit membuat penampilan kulit secara keseluruhan tampak lebih cerah dan awet muda. Cara paling mudah untuk memperoleh manfaat ini adalah dengan meracik masker alami.

    Berikut inspirasi pilihan resep masker kunyit untuk kecantikan:

    1. Masker kunyit kasturi

    Kunyit memang mungkin jarang diolah sebagai terapi perawatan tubuh. Namun, masker kunyit bisa menjadi cara alami menghilangkan komedo di wajah. Nah agar tidak menodai kulit atau pakaian Anda jadi kuning, pilihlah jenis kunyit kasturi.

    Cara membuat masker kunyit kasturi:

    • Uleg atau blender beberapa ruas kunyit kasturi sampai halus.
    • Ambil satu sendok makan kunyit yang telah dihaluska tersebut, kemudian campur bersama sedikit minyak kelapa. Aduk rata hingga teksturnya seperti pasta.
    • Oleskan ke bagian wajah yang terdapat komedo, diamkan sampai 10 menit
    • Pijat lembut di bagian T zone (jidat, hidung dan dagu)
    • Bilas dengan air hangat dan lakukan rutin untuk mencegah komedo datang lagi.

    2. Masker kunyit dan pepaya

    Masker dari buah pepaya umumnya cocok untuk semua jenis kulit wajah, termasuk kulit wajah sensitif. Pepaya mentah mengandung enzim yang disebut “papain” yang dapat membantu meminimalisir pertumbuhan rambut halus dengan memecah folikel tempat rambut bertumbuh.

    Nah, untuk meredakan peradangan akibat pemecahan folikel rambut, campurkan pepaya tumbuk dengan satu sendok makan kunyit segar yang dihaluskan. Perawatan rumahan ini juga bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati dan mengembalikan elastisitas kulit.

    Cara membuatnya sebagai berikut:

    • Kupas pepaya mentah dan potong kecil-kecil
    • Tumbuk pepaya hingga menjadi adonan kasar
    • Ambil 2 sendok adonan pepaya tumbuk dan campurkan dengan 1/2 sdt bubuk kunyit. Aduk rata.
    • Oleskan masker pada wajah atau bagian tubuh lainnya yang diinginkan
    • Pijat lembut kulit yang telah dilapisi masker selama 15-20 menit, kemudian bilas dengan air
    • Ulangi prosedur 2-3 kali seminggu untuk mendapatkan hasil terbaik

    3. Masker kunyit dan yoghurt

    Manfaat kunyit tidak hanya sekadar untuk mengecilkan pori-pori dan membuat rona kulit lebih cerah saja. Jika Anda rentan berjerawat dan punya banyak bekas jerawat bandel, masker kunyit yogurt bisa jadi andalan.

    Sifat antiradang dan antibakteri dari dua bahan alami ini mampu membantu mengurangi jerawat juga memudarkan bekas luka yang dihasilkan.

    Anda bisa meracik masker kunyit dan yoghurt untuk wajah lewat cara berikut ini:

    • Ambil 2 sendok teh kunyit bubuk, 4 sendok makan yoghurt plain dingin, dan madu
    • campurkan yoghurt dan kunyit bubuk perlahan hingga warna kuning merata
    • Diamkan dan dinginkan di lemari pendingin 10-15 menit
    • Sesudahnya campurkan dengan madu
    • Oleskan ke wajah yang telah dibersihkan dengan perlahan-lahan. Hindari bagian mata dan hidung
    • Biarkan masker kunyit di wajah selama 15- 30 menit lalu bersihkan dengan air.

    Jadi, mulai tertarik untuk mencoba beragam manfaat kunyit bagi kesehatan dan kecantikan tubuh? Jangan lupa pastikan untuk membersihkan seluruh bagian tubuh kunyit dari kulitnya terlebih dahulu sebelum digunakan, ya!

    Sumber : hellosehat.com
  • Manfaat Madu Bagi Kesehatan

    Madu memiliki rasa manis sehingga dapat dijadikan alternatif pengganti gula, dari segi kesehatan tentu madu lebih sehat jika dibandingkan dengan gula. Madu memiliki kalori gula dan dapat menyerap lemak dengan baik, terutama kalau dikonsumsi bersamaan dengan air hangat. Madu memiliki banyak kandungan bergizi seperti mineral dan vitamin, yang didapat dari nektar bunga yang berhasil dihisap oleh lebah. Madu memiliki sifat antibiotik sehingga dapat digunakan sebagai antiseptik alami yang dapat digunakan dan tanpa adanya efek samping.

    Manfaat Madu Bagi Kesehatan

    1. Mencegah kanker dan penyakit jantung

    Madu mengandung flavonoid, antioksidan yang membantu mengurangi risiko beberapa kanker dan penyakit jantung.

    1. Kurangi bisul dan gangguan gastrointestinal lainnya

    Penelitian terbaru menunjukkan bahwa perawatan dengan madu dapat membantu gangguan seperti bisul dan gastroenteritis bakteri. Ini mungkin terkait dengan manfaat ketiga.

    1. Khasiat Madu sebagai Antibakteri dan antijamur

    “Semua madu adalah antibakteri karena lebah menambahkan enzim yang membuat hidrogen peroksida,” kata Peter Molan, direktur Unit Penelitian Madu di University of Waikato di Selandia Baru.

    1. Manfaat Madu untuk Meningkatkan kinerja atletik

    Atlet Olimpiade kuno akan makan madu dan buah ara kering untuk meningkatkan kinerja mereka. Ini sekarang telah diverifikasi dengan studi modern, menunjukkan bahwa madu lebih unggul dalam menjaga kadar glikogen dan meningkatkan waktu pemulihan daripada pemanis lainnya.

    1. Mengurangi iritasi batuk dan tenggorokan

    Khasiat madu membantu mengatasi batuk, terutama madu soba. Dalam sebuah penelitian terhadap 105 anak-anak, satu dosis madu soba sama efektifnya dengan satu dosis dextromethorphan dalam meredakan batuk malam hari dan memungkinkan tidur lebih nyenyak.

    1. Madu menyeimbangkan 5 elemen

    Telah digunakan dalam pengobatan Ayurvedic di India selama setidaknya 4000 tahun dan dianggap memengaruhi ketiga ketidakseimbangan material primitif tubuh secara positif. Madu juga dikatakan bermanfaat dalam meningkatkan penglihatan, penurunan berat badan, menyembuhkan impotensi dan ejakulasi dini, gangguan saluran kemih, asma bronkial, diare, dan mual.

    1. Pengaturan gula darah

    Meskipun mengandung gula sederhana, itu tidak sama dengan gula putih atau pemanis buatan. Kombinasi tepat fruktosa dan glukosa benar-benar membantu tubuh mengatur kadar gula darah. Beberapa jenis madu memiliki indeks hipoglikemik rendah, sehingga mereka tidak menyentak gula darah Anda.

    1. Menyembuhkan luka dan luka bakar

    Penggunaan madu di luar tubuh telah terbukti efektif sebagai perawatan konvensional dengan sulfadiazin perak. Diperkirakan bahwa efek pengeringan gula sederhana dan sifat antibakteri madu bergabung untuk menciptakan efek ini. Studi telah menunjukkan itu sangat berhasil dalam penyembuhan luka.

    1. Probiotik

    Beberapa varietas madu memiliki sejumlah besar bakteri yang ramah. Ini termasuk hingga 6 spesies lactobacilli dan 4 spesies bifidobacteria. Ini mungkin menjelaskan banyak dari “sifat-sifat terapeutik misterius dari madu.”

    1. Perkuat sistem kekebalan tubuh

    Jenis madu manuka dari Australia telah ditemukan untuk merangsang produksi sel-sel kekebalan tubuh menurut sebuah penelitian di School of Medicine, Cardiff University, Inggris.

    Sebagai tambahan, manfaat madu selain untuk kesehatan, juga dapat digunakan untuk kecantikan, karena madu dipercaya dapat menjadikan kulit lebih halus dan lembut.

    Demikianlah, manfaat madu bagi kesehatan Anda secara alami yang dapat Anda lakukan di rumah.

    Semoga Bermanfaat.

     

    Sumber :

    Doktersehat.com

    Hellosehat.com

  • Resiko Kanker Akibat Daging Olahan

    Daging olahan seperti sosis dan bacon sudah cukup lama dikaitkan dengan risiko kanker. Namun dampak dari konsumsi sosis dan bacon pada peningkatan risiko kanker ternyata lebih besar dari dugaan sebelumnya.

    Studi terbaru dari University of Oxford menemukan bahwa risiko kanker yang ada di balik daging olahan jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan. Hanya dengan konsumsi 25 gram daging olahan atau daging merah per hari, risiko kanker bisa meningkat hingga 20 persen.

    Temuan ini didapatkan setelah tim peneliti melakukan analisis terhadap pola makan sekitar 500 ribu warga Inggris berusia 40-69 tahun. Setelah melakukan pengamatan selama enam tahun, sebanyak 2.609 partisipan tersebut terdiagnosis dengan kanker usus.

    Dari studi ini, tim peneliti menemukan bahwa orang-orang yang mengonsumsi 76 gram daging merah maupun daging olahan per hari memiliki risiko 20 persen lebih tinggi terhadap kanker usus dibandingkan orang-orang yang hanya mengonsumsi 21 gram per hari. Akan tetapi, orang-orang yang mengonsumsi 25 gram daging olahan per hari juga memiliki risiko kanker usus 20 persen lebih tinggi.

    Setiap penambahan 50 gram konsumsi daging merah per hari, risiko kanker usus akan meningkat sekitar 19 persen. Oleh karena itu, konsumsi daging merah maupun daging olahan yang berlebih sebaiknya dihindari.

    “Tak pernah ada kata terlambat untuk membuat perubahan yang sehat di dalam pola makan kita,” ungkap Dr Julie Sharp dari Cancer Research UK seperti dilansir News.com.au.

    Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi asupan daging merah maupun daging olahan. Salah satunya adalah dengan menerapkan satu hari bebas daging. Di hari ini, orang-orang bisa mengganti daging merah maupun daging olahan yang biasa dikonsumsi dengan daging ayam maupun ikan. Konsumsi daging merah maupun daging olahan juga bisa diganti dengan kacang-kacangan.

  • Ada 100 Jenis Kanker dan 10 Jenis yang Sering Ditemukan Di Indonesia

    Coba sebutkan nama-nama kanker yang pernah didengar? Beberapa jenis kanker misalnya, kanker payudara, kanker serviks, kanker hati, dan kanker prostat. Tahukah Anda ternyata ada 100 jenis kanker yang bisa tumbuh di tubuh manusia?

    “Di tubuh manusia banyak sekali kemungkinan terjadi kanker, ada 100 jenis di tubuh manusia itu,” ujar Sonar Soni Panigoro dalam dalam peringatan Hari Kanker Sedunia, Sabtu (23/2).

    Spesialis Bedah Onkologi RS Medistra ini menjelaskan, kanker bisa muncul di mana saja pada tubuh manusia. Dari ujung rambut hingga ujung kaki, dari bagian terluar yaitu kulit, hingga bagian dalam tubuh, yaitu organ bisa terkena kanker. Hanya saja, dari banyaknya jenis kanker itu, terdapat beberapa yang lebih dikenal oleh banyak orang.

    macam-macam-kanker-doktersehat

    Berikut adalah macam macam penyakit kanker yang sering terjadi di Indonesia, di antaranya:

    1. Kanker paru-paru

    Penyebab utama kanker paru-paru adalah merokok. Kanker jenis ini paling banyak menyerang orang berusia 55-65 tahun. Ada dua jenis utama kanker ini, kanker sel paru besar yang paling banyak ditemui, dan kanker sel paru kecil yang menyebar lebih cepat.

    Selain perokok aktif yang berisiko mengalami kanker paru-paru, perokok pasif pun bisa mengalaminya. Meskipun dampak yang ditimbulkan tidak langsung, Anda disarankan berhenti merokok dan menjauhi asap rokok.

    2. Kanker usus

    Kanker usus besar tumbuh di jaringan usus besar, sedangkan kanker rektum tumbuh di beberapa sentimeter di usus besar dekat anus. Kebanyakan kasus diawali dengan gumpalan kecil sel jinak atau polip dan dari waktu ke waktu tumbuh menjadi kanker. Pemeriksaan sangat dianjurkan untuk menemukan polip sebelum berubah menjadi kanker.

    Seiring bertambah usia, risiko kanker usus justru semakin besar. Kanker ganas ini akan akan lebih berisiko apabila Anda memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol, obesitas atau memiliki riwayat dengan jenis kanker ini. Tes screening lebih awal diperlukan agar kemungkinan bertahan hidup lebih baik.

    3. Kanker payudara

    Sel kanker biasanya terbentuk di dalam saluran yang mengalirkan susu ke puting susu atau kelenjar yang memproduksi susu. Meski lebih sering dialami oleh wanita, tak menutup kemungkinan kanker payudara juga bisa terjadi pada pria.

    Gejala utama dari kanker payudara adalah munculnya benjolan yang terasa berbeda dari jaringan sekitar payudara, disertai keluarnya cairan abnormal hingga disertai dengan nyeri. Perlu diketahui, Anda juga lebih mungkin mendapatkan jenis kanker ini jika memiliki perubahan gen tertentu, rutin konsumsi alkohol, terlambat menopause, menstruasi sebelum usia 11 tahun, belum pernah hamil atau hamil di atas usia 35 tahun, hingga terpapar radiasi.

    4. Kanker hati

    Kanker hati lebih sering terjadi pada mereka yang memiliki penyakit hati kronis seperti sirosis. Jenis kanker ini biasanya disebabkan akibat infeksi kronis dengan penyakit seperti hepatitis B dan C, hemochromatosis, cacat lahir, atau konsumsi alkohol berlebihan. Selain itu, kanker hati juga dapat dikaitkan dengan penyakit liver obesitas dan berlemak.

    Perlu diketahui, risiko mengidap kanker hati primer dua kali lipat lebih besar pada pria dan wanita dengan usia rata-rata 60 tahun. Pada umumnya, lebih dari setengah pengidap kanker hati primer memiliki sirosis.

    5. Kanker prostat

    Kanker prostat adalah jenis kanker yang menjadi momok bagi kaum pria, karena penyakit ini menganggu fungsi organ reproduksi pria. Meski begitu, hingga kini penyebab kanker prostat belum diketahui. Pada tingkat dasar, kanker prostat disebabkan oleh perubahan pada DNA sel prostat normal. Hal lain penyebab jenis kanker ini adalah terkait dengan usia lanjut, obesitas, hingga seringnya mengonsumsinya susu tinggi lemak dan daging merah.

    6. Kanker darah (leukemia)

    Pada dasarnya, terdapat banyak jenis kanker darah dan semuanya menyerang jaringan tubuh yang membentuk darah seperti sumsum tulang dan sistem limfatik. Kanker darah mengakibatkan kelebihan produksi sel darah putih yang abnormal.

    Saat kondisi normal, sel darah putih akan berkembang di tubuh secara teratur untuk mengatasi infeksi. Namun bagi penderita jenis kanker ini, sumsung tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal.

    Dengan jumlah sel darah putih yang berlebihan, hal itu akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang. Selain menumpuk, sel abnormal tersebut juga dapat menyebar ke organ lain seperti limfa, hati, ginjal, paru-paru, otak dan tulang belakang.

    Selain jumlah sel darah putih, penyebab kanker darah juga bisa terjadi para mereka yang pernah menjalani pengobatan kanker. Radioterapi atau kemoterapi tertentu diduga dapat memicu kanker darah.

    7. Kanker serviks

    Kanker serviks adalah kanker yang tumbuh di sel-sel di leher rahim. Umumnya, kanker serviks tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Meski belum diketahui penyebabnya dengan pasti, terdapat beberapa faktor utama yang menyebabkan penyakit ini adalah HPV (human papilloma virus).

    Faktor lain yang dapat memicu kanker serviks adalah kebiasaan merokok. Wanita yang merokok dua kali lebih berisiko mengalami kanker serviks dibanding wanita yang tidak merokok.

    Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker serviks antara lain: konsumsi pil KB selama 5 tahun atau lebih, konsumsi obat pencegah keguguran, melahirkan di bawah usia 17 tahun, dan riwayat kanker serviks di keluarga.

    8. Kanker lidah

    Secara anatomi, lidah manusia terdiri dari dua bagian: bagian depan yang terletak dalam mulut dan bagian pangkal yang terletak di dekat tenggorokan. Kanker lidah dapat berkembang di kedua bagian tersebut.

    Sementara itu, jenis kanker yang tumbuh pada lidah bagian depan termasuk di dalam kategori kanker mulut. Sementara kanker yang tumbuh pada bagian pangkal lidah termasuk di dalam kanker orofaring.

    Tembakau dan alkohol diduga menjadi penyebab utama kanker lidah karena keduanya  memiliki sifat karsinogenik. Zat-zat yang bersifat karsinogenik umumnya mengandung unsur kimia yang dapat merusak DNA di dalam sel dan memicu kemunculan kanker.

    9. Kanker lambung

    Jenis kanker ini dapat diidap oleh orang-orang dengan segala usia, meski begitu sebagian besar penderitanya berusia 55 tahun ke atas. Secara umum, kanker lambung terjadi ketika sel-sel di lambung berkembang tidak terkendali.

    Akibat pertumbuhan berlebihan tersebut, sel-sel yang tadinya memiliki sifat normal untuk membantu tubuh berfungsi dengan baik, justru menjadi terakumulasi menjadi tumor. Jika tidak mendapatkan penanganan, tumor bisa menjalar ke bagian tubuh melalui sistem limfatik.

    10. Kanker pankreas

    Tumbuhnya tumor di dalam pankreas dapat menyebabkan kanker pankreas. Pada umumnya, kanker pankreas terjadi pada mereka yang berusia lanjut. Terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risiko terkena kanker pankreas seperti diabetes, hepatitis kronis dan pernah menderita peradangan pada pankreas (pankreatitis).

    Nah, itulah macam macam kanker yang sering ditemukan di Indonesia. Oleh karena itu, waspada terhadap gejala kanker dapat membantu dokter dalam mendeteksi dini kanker. Semakin cepat dideteksi, semakin tinggi kemungkinannya untuk bisa mengobati kanker.

     

     

    Sumber :

    • republika
    • doktersehat
  • Hati-Hati! Risiko Memakan Roti Bakar Bagi Kesehatan

    Di era modern, hampir semua makanan harus dimasak terlebih dahulu sebelum akhirnya dikonsumsi. Mengonsumsi makanan mentah atau secara langsung dianggap sangat berbahaya lantaran bakteri yang dikandung masih ada dan belum tereliminasi.

    Namun cara mengolah makanan sebetulnya juga bisa menimbulkan risiko kesehatan lainnya seperti penyakit kanker. Tahukah ternyata roti bakar atau roti panggang memiliki potensi penyakit berbahaya bagi tubuh?

    Panggangan roti.

    Pakar kesehatan dari European Food Safety Authority menyebutkan bawa semakin banyak manusia yang cenderung mengalami peningkatan risiko terkena kanker akibat dari konsumsi makanan yang tidak tepat. Salah satu kandungan dalam makanan yang bisa memicu penyakit mematikan ini adalah acrylamide yang sayangnya memang bisa ditemukan dalam sebagian roti bakar.

    Acrylamide bisa ditemukan pada bahan makanan atau minuman yang harus dimasak dalam suhu tinggi. Tak hanya roti bakar, kopi instan juga bisa saja memiliki kandungan berbahaya ini. Hanya saja, khusus untuk roti bakar, kandungan ini hanya bisa ditemukan pada roti bakar yang dipanggang terlalu lama sehingga warnanya menjadi terlalu cokelat atau terlihat hangus.

    Melihat adanya fakta ini, ada baiknya kita memanggang roti hingga warnanya berubah menjadi kuning keemasan saja, jangan sampai berubah menjadi lebih cokelat. Selain itu, ada baiknya kita tidak menambahkan mentega pada roti bakar sehingga memiliki kandungan lemak atau kolesterol tinggi yang tentu kurang baik bagi kesehatan tubuh.

    Alih-alih memakai mentega, pakar kesehatan menyarankan kita untuk memanggang roti tawar tanpa tambahan mentega atau tambahan lainnya. Setelahnya, barulah kita tambahkan selai atau bahan makanan lainnya meskipun sebaiknya tidak berlebihan.

    Tak hanya roti bakar, beberapa makanan lain yang juga sebaiknya dihindari jika diolah terlalu matang adalah kentang goreng, daging bakar, atau gorengan yang juga memiliki kandungan acrylamide.

    Roti bakar

    Keberadaan senyawa tersebut ditandai dengan berubahnya warna makanan menjadi keemasan atau kecokelatan, bahkan terkadang kehitaman ketika dimasak terlalu lama dengan suhu tinggi.

    Jadi ketika kita mengonsumsi gorengan atau roti bakar yang warnanya terlihat menarik dan kelihatannya nikmat, sebetulnya kita secara tidak langsung membiarkan paparan senyawa buruk penyebab kanker menggerogoti isi tubuh kita.

     

    Sumber :

    • republika
    • doktersehat
    • liputan6
  • Selain Untuk Tulang, Ini Dia Manfaat Lain Vitamin D

    Vitamin D dibutuhkan oleh anak-anak hingga orang dewasa untuk menjaga kesehatan tulang. Selain berguna untuk tulang, masih banyak manfaat vitamin D yang bisa dirasakan oleh tubuh. Mulai dari mengatur kadar kalsium, sampai mencegah sejumlah penyakit serius.

    Meski umum disebut sebagai vitamin, sebenarnya vitamin D bukan semata-mata vitamin, namun dianggap sebagai pro-hormon. Vitamin adalah nutrisi yang harus diperoleh melalui makanan atau suplemen, karena tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh. Namun, vitamin D mampu diproduksi oleh tubuh manusia dari sinar matahari yang diserap kulit.

    Hasil gambar untuk manfaat vitamin d

    Berikut adalah beberapa manfaat vitamin D yang bisa Anda dapatkan, di antaranya:

    1. Meningkatkan daya ingat

    Manfaat vitamin D yang pertama adalah kemampuannya meningkatkan daya ingat. Bagi Anda yang sudah lanjut udis sebaiknya untuk lebih perhatian terhadap asupan vitamin D, karena sebuah penelitian menemukan orang yang lanjut usia berisiko mengalami kekurangan vitamin D dan mengalami penurunan daya ingat, analisis, dan kemampuan untuk fokus, dibanding orang lanjut usia dengan kadar vitamin D yang cukup dalam tubuhnya.

    Namun, temuan terkait hal ini masih diperlukan penelitan lanjutan terkait apakah penggunaan suplemen vitamin D dapat memperlambat penurunan fungsi mental atau mencegah terjadi gangguan daya ingat.

    2. Menurunkan berat badan

    Sejumlah penelitian mengungkapkan, bahwa orang yang mengalami obesitas sering kali memiliki kadar vitamin D yang rendah. Lemak ini membuat vitamin D terperangkap di dalamnya sehingga tidak bisa dimanfaatkan oleh bagian tubuh lainnya. Meski begitu, apakah obesitas yang menyebabkan rendahnya kadar vitamin D atau justru sebaliknya, para pakar kesehatan belum bisa memastikannya dengan pasti.

    Akan tetapi, sebuah penelitian lain menemukan bahwa dengan menambahkan vitamin D pada diet rendah kalori, hal itu dapat membantu orang dengan berat badan berlebih yang memiliki kadar vitamin D rendah—untuk menurunkan berat badannya.

    Gambar terkait

    3. Mengatasi depresi

    Manfaat vitamin D berikutnya adalah mengurangi risiko gangguan saraf dan depresi. Vitamin D diperacaya berperan dalam perkembangan dan fungsi otak. Saat kadar vitamin D di dalam tubuh seseorang tercukupi, risiko depresi bisa berkurang.

    4. Mencegah kanker

    Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk mencegah kanker payudara, kanker usus besar dan kanker prostat adalah dengan memenuhi asupan vitamin D. Manfaat vitamin D ini bisa didapatkan karena hormon aktif vitamin D yang disebut calcitriol mampu memperlambat perkembangan pembuluh darah baru di jaringan kanker, mengurangi perkembangan sel kanker dengan meningkatkan kematian sel kanker serta mengurangi penyebaran sel kanker.

    5. Bermanfaat bagi ibu hamil

    Apabila ibu hamil kekurangan vitamin D, hal itu bisa berdampak pada kondisi tulang janinnya. Pada akhirnya, risiko rakitis pun bisa meningkat. Sebuah penelitian menunjukkan adanya kemungkinan hubungan antara rendahnya vitamin D pada wanita hamil dengan meningkatnya risiko pada kehamilan seperti preeklampsia, infeksi bakterial vaginosis, diabetes gestasional, dan kelahiran prematur.

    Namun, hal penting lain yang harus jadi perhatian adalah terlalu tingginya kadar vitamin D saat hamil juga tidak baik karena akan meningkatkan risiko alergi makanan pada anak.

    6. Mencegah diabetes

    Bagi Anda yang ingin mencegah terjadinya diabetes, sepertinya Anda harus mendapatkan manfaat vitamin D. Meningkatnya kadar vitamin D dalam tubuh terkait dengan semakin rendahnya risiko diabetes tipe 2. Jika kadar vitamin D dalam tubuh terlalu rendah, hal itu bisa berdampak pada toleransi glukosa dan produksi insulin.

    7. Menurunkan risiko penyakit jantung

    Manfaat vitamin D lainnya adalah menurunkan risiko penyakit jantung. Jika kadar vitamin D dalam tubuh rendah hal itu akan menimbulkan masalah seperti serangan jantung dan stroke. Meski begitu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui dosis vitamin D yang tepat agar risiko penyakit dapat diturunkan.

    Perlu diingat juga bahwa tingginya kadar vitamin dalam tubuh dapat membahayakan jantung dan pembuluh darah karena hal itu meningkatkan kadar kalsium di dalam darah.

    8. Meningkatkan sistem imunitas

    Sebuah penelitian menemukan seseorang dengan kadar vitamin D yang rendah berisiko terkena multiple sclerosis dan beberapa penyakit tiroid, penyakit Crohn, artritis hingga psoriasis. Sedangkan, vitamin D sendiri turut serta dalam memengaruhi sistem imunitas tubuh. Oleh karena itu, agar Anda tidak terkena sejumlah penyakit tersebut, Anda harus mengonsumsi vitamin D.

    9. Meningkatkan kekuatan tulang

    Manfaat vitamin D yang paling besar adalah untuk menjaga kekuatan tulang. Vitamin D membantu proses penyerapan kalsium dari dalam makanan. Bagi mereka yang sudah lanjut usia, manfaat vitamin D ini dapat mencegah tulang rapuh.

    Sedangkan, anak-anak membutuhkan vitamin D untuk membentuk tulang yang kuat dan mencegah terjadinya rakitis, sebuah kondisi yang menyebabkan tulang anak menjadi lunak dan kelainan bentuk.

    Sebuah penelitian menunjukkan manfaat vitamin D dan kalsium secara bersamaan akan menurunkan angka kejadian patah tulang. Pada dasarnya, tubuh membutuhkan vitamin D untuk penyerapan kalsium.

    Kalsium sendiri adalah nutrisi utama penyusun tulang. Selain itu, tanpa adanya vitamin D yang cukup, seseorang tidak bisa membentuk hormon kalsitriol yang memadai untuk menyerap kalsium dari makanan.

    Berjemur di bawah matahari pada pagi hari, agar tubuh Anda bisa mendapatkan manfaat vitamin D secara maksimal. Yang tidak kalah penting, usahakan untuk selalu berolahraga, sehingga kondisi kesehatan Anda selalu terjaga. Semoga bermanfaat.

     

    Sumber:

    • alodokter
    • doktersehat
  • 4 Februari Hari Kanker Sedunia : 40% Kanker Disebabkan Oleh Gaya Hidup

    Hampir separuh dari kanker yang terdiagnosis setiap tahunnya di Inggris disebabkan oleh gaya hidup, seperti merokok, meminum alkohol, dan pola makan yang tidak sehat.

    Rokok menjadi penyebab terbesar, sekitar 23%, untuk kanker di kalangan pria, sementara untuk wanita angkanya mencapai 15,6% kata laporan yang disusun lembaga Penelitian Kanker Inggris.

    Pola makan yang tidak sehat, seperti jarang mengkonsumsi sayuran segar atau buah, menjadi penyebab terbesar kedua penyakit kanker di kalangan pria.

    Untuk wanita penyebab terbesar kedua adalah kelebihan berat badan.

    “Banyak yang beranggapan kanker disebabkan oleh faktor nasib atau keturunan,” kata Profesor Max Parkin, ketua tim penulis laporan yang diterbitkan Jurnal Kanker Inggris.

    “Melihat bukti-bukti yang ada, jelas bahwa 40% kanker disebabkan oleh faktor-faktor yang sebenarnya bisa kita cegah,” kata Parkin.

    Hasil gambar untuk faktor penyebab kanker

    Nasehat praktis

    Untuk pria, nasehat terbaik sepertinya adalah berhenti merokok, perbanyak sayur dan buah, dan mengurangi alkohol.

    Untuk wanita, kata para ahli, berhenti merokok dan jaga berat badan.

    Secara keseluruhan diketahui terdapat 14 faktor gaya hidup dan lingkungan -seperti tempat tinggal dan lingkungan kerja- yang menjadi penyebab kanker di Inggris, yang mencapai 134.000 kasus per tahun.

    Sekitar 100.000 kasus (34%) kanker terkait dengan merokok, pola makan, alkohol, dan kelebihan berat badan.

    Satu dari 25 kasus kanker terkait dengan pekerjaan, misalnya karena sering terpapar bahan kimia atau asbestos.

    Kaitan sejumlah faktor dengan kanker bisa dipastikan dengan jelas, misalnya antara merokok dan kanker paru-paru namun tidak demikian halnya dengan beberapa faktor lain.

    Misalnya untuk kanker payudara, karena kelebihan berat badan lebih mungkin menyebabkan kanker payudara dibandingkan faktor menyusui atau mengkonsumsi alkohol.

    Meminimalkan risiko

    Untuk kanker perut, seperlimanya disebabkan oleh makanan yang terlalu banyak mengandung garam.

    Beberapa kanker lain, seperti mulut dan tenggorokan, hampir semuanya disebabkan oleh gaya hidup.

    Tapi gaya hidup juga diketahui tidak menjadi penyebab sama sekali, misalnya untuk kanker kandung kemih.

    Bagaimanapun Dr Rachel Thompson dari Dana Penelitian Kanker Dunia mengatakan bahwa laporan memperkuat bukti kaitan antara kanker dan gaya hidup.

    Direktur Penelitian Kanker Inggris, Dr Harpal Kumar, mengatakan gaya hidup yang sehat tidak bisa menjadi jaminan penuh bahwa seseorang tidak akan terkena kanker.

    “Namun penelitian ini menggarisbawahi bahwa dengan menjalani gaya hidup yang lebih sehat, risiko terkena kanker bisa diminimalkan,” kata Dr Kumar.

     

     

    Sumber : www.bbc.com/indonesia/majalah/2011/12/111207_kanker

  • Gejala dan Cara Pengobatan Kanker Nasofaring

    Kanker Nasofaring (NPC) atau lebih dikenal sebagai kanker hidung terjadi saat sel kanker yang berkembang berasal dari nasofaring, yang terletak di area belakang rongga hidung dan di atas bagian belakang tenggorokan. Karena keunikannya, nasopharyngeal carcinoma (NPC) lebih sering dibahas terpisah dari kanker yang menyerang leher dan kepala.

    Gejala Kanker Nasofaring

    Ciri-ciri atau Tanda-tanda kanker nasofaring yang dapat kita amati yaitu kesulitan bernapas karena penyempitan pada daerah nasofaring, tentunya juga gangguan berbicara dengan produksi suara yang terdengar sengau, selain itu bisa juga terdapat gangguan pendengaran.

    Selain gejala utama kanker nasofaring diatas, cermati juga tanda-tanada berikut ini yang mengharuskan Anda untuk periksa ke dokter:

    • Terdapat benjolan di hidung atau leher.
    • Sakit tenggorokan.
    • Kesulitan bernapas atau berbicara termasuk suara serak
    • Mimisan atau keluar darah dari hidung (epistaksis)
    • Gangguan pendengaran
    • Infeksi telinga yang terus datang kembali
    • Nyeri pada telinga atau telinga berdenging
    • Sakit kepala
    • Pandangan kabur atau ganda
    • Wajah nyeri atau mati rasa
    • Hidung tersumbat

    Jika diperhatikan, ciri-ciri di atas mirip juga dengan gejala kanker tenggorokan.

    Mengingat kanker adalah suatu jenis penyakit yang kronis, maka sudah barang tentu bahwa gejala yang muncul di atas akan dirasakan dalam kurun waktu yang lama atau sering terjadi.

    Doktersehat-kanker-nasofaring

    Pengobatan

    Untuk pasien dengan kanker NPC Non-metastasis (stadium I hingga IVB), pengobatan utama yang akan dijalani adalah radioterapi.

    Radioterapi menggunakan sinar energi tinggi untuk membunuh sel kanker. Sinar radioterapi hanya akan mempengaruhi sel pada area pengobatan. Pada pengobatan NPC, area yang yang mengalami pengobatan meliputi ruang bagian belakang hidung serta kedua sisi leher. Teknik radiasi terbaru, seperti Image-Guided Radiation Therapy (IGRT), dapat mengirim sinar radiasi pada area yang dituju dengan lebih akurat, sehingga menghasilkan pengendalian tumor yang lebih terarah dengan efek samping minimal. (termasuk berkurangnya mulut kering).

    Radioterapi merupakan pilihan pengobatan bila kanker hidung (NPC) masih berada dalam stadium awal.

    Untuk pasien dengan tumor stadium lanjut (invasi pada bagian dasar tengkorak atau terjadi defisit saraf kranial) dan/atau tingginya nodal stage (pembengkakan kelenjar, kelenjar leher bilateral atau kelenjar yang mencapai bagian dasar leher), prosedur kemoterapi akan dikombinasikan dengan radioterapi untuk memperbesar efek pengobatan.

    Pilihan prosedur bedah pada pengobatan NPC sangatlah terbatas. Bedah dapat dipertimbangkan bila pasien memiliki tumor yang tumbuh kembali hanya pada bagian belakang rongga hidung saja. Bedah leher juga dapat dipertimbangkan bila pasien tetap mengalami pembengkakan pada kelenjar leher bahkan setelah menjalani radiasi, atau bila pasien hanya terjangkit kembali pada bagian kelenjar leher saja.

    Kemoterapi merupakan metode pengobatan utama bagi pasien dengan kanker ganas yang dapat menyebar, dan pasien dengan kanker yang tumbuh kembali sesudah radioterapi.

    Bagaimana cara mencegah kanker nasofaring?

    Kanker ini dapat dicegah dengan cara menurunkan faktor risikonya, yakni:

    1. Makan makanan yang kaya buah-buahan dan sayuran
    2. Hindari ikan asin atau makanan yang mengandung kadar garam tinggi lainnya
    3. Jangan merokok
    4. Jangan minum alkohol berlebihan

    Mencegah lebih baik daripada mengobati, begitu pula dengan kanker nasofaring ini. Semoga bermanfaat.

     

     

    Sumber :

    • mediskus
    • id.parkwaycancercentre
  • Penyintas Kanker, Hindari Gorengan Pinggir Jalan

    Hasil gambar untuk gorengan pinggir jalan

    Salah satu penyintas kanker kelenjar getah bening yang juga staf ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Eka Widodo Soegiri berpesan kepada masyarakat agar menjaga gaya hidup. Untuk mencegah kanker, tidak boleh makan dan gaya hidup semaunya.

    “Pola makan harus benar, gaya hidup jangan semaunya,” katanya memberikan keterangan dalam pesan singkatnya di Jakarta, Jumat (11/1).

    Eka pernah divonis menderita kanker kelenjar getah bening pada Februari 2016. Namun di tahun yang sama, yakni Desember 2016, Eka bersyukur karena dinyatakan telah sembuh dan terbebas dari penyakit yang disebut limfoma tersebut.

    Eka menjalani kemoterapi sebanyak enam kali pada 2016 hingga akhirnya dinyatakan benjolan yang terdapat di kerongkongannya hilang dan kembali normal.

    Ia mengingatkan kepada masyarakat agar menghindari makanan yang dibakar serta mengonsumsi makanan berpenyedap atau pengawet makanan. “Hindari masakan yang dibakar, karena arangnya bisa jadi pemicu kanker. Gorengan pinggir jalan stop,” tambahnya.

    Eka yang juga pernah menjabat sebagai Kepala Biro Humas Kementerian LHK tetap disiplin menjalani kontrol kesehatan. Setiap tahun ia harus kontrol PET CT Scan, dan per tiga bulan harus cek darah di laboratorium agar kalau ada sesuatu yang mencurigakan bisa dideteksi sedini mungkin. “Intinya harus disiplin,” tegasnya.

    Setelah dinyatakan terbebas dari kanker kelenjar getah bening Desember 2016, Eka menjalani tes PET CT Scan setiap tahun. Pada 8 Januari 2019 Eka kembali mengontrol kesehatannya dan tetap dinyatakan bersih.

     

     

    Sumber : republika