Tag: kacang

  • Manfaat Konsumsi Kacang-Kacangan untuk Kesehatan: Sumber Nutrisi yang Kaya dan Bergizi

    Manfaat Konsumsi Kacang-Kacangan untuk Kesehatan: Sumber Nutrisi yang Kaya dan Bergizi

    kacang kacangan

    Kacang-kacangan adalah salah satu sumber makanan yang kaya akan nutrisi penting bagi tubuh. Berbagai jenis kacang, seperti almond, kenari, kacang tanah, dan mete, mengandung protein, serat, lemak sehat, serta berbagai vitamin dan mineral.

    Banyak penelitian menunjukkan bahwa konsumsi kacang secara rutin dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung, menjaga berat badan, dan bahkan mengurangi risiko penyakit kronis. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai manfaat kacang-kacangan serta cara terbaik untuk mengonsumsinya.

    Mengapa Kacang-Kacangan Itu Penting?

    Kacang-kacangan adalah makanan padat gizi yang memiliki kandungan lemak tak jenuh, protein nabati, serat, serta antioksidan. Berbeda dengan anggapan bahwa kacang bisa menyebabkan kegemukan, penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kacang dalam jumlah yang tepat justru bermanfaat bagi kesehatan dan dapat mendukung diet sehat.

    Manfaat Kacang-Kacangan untuk Kesehatan

    1. Menjaga Kesehatan Jantung

    Kacang-kacangan mengandung lemak sehat, terutama asam lemak tak jenuh tunggal dan omega-3, yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Selain itu, kacang juga kaya akan magnesium dan arginin, yang berperan dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan mengurangi risiko tekanan darah tinggi.

    2. Membantu Mengontrol Berat Badan

    Meskipun tinggi kalori, kacang-kacangan memiliki kombinasi serat dan protein yang membantu meningkatkan rasa kenyang lebih lama. Konsumsi kacang dalam jumlah moderat dapat membantu mengurangi asupan kalori dari makanan lain dan mendukung manajemen berat badan.

    3. Menurunkan Risiko Diabetes Tipe 2

    Kacang-kacangan memiliki indeks glikemik yang rendah dan dapat membantu meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes atau mereka yang ingin mencegah penyakit ini.

    4. Meningkatkan Kesehatan Otak

    Beberapa jenis kacang, seperti kenari dan almond, mengandung antioksidan serta asam lemak omega-3 yang berperan dalam menjaga fungsi otak dan mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

    5. Mendukung Kesehatan Pencernaan

    Serat yang terkandung dalam kacang membantu meningkatkan kesehatan usus dengan mendukung pertumbuhan bakteri baik serta mencegah sembelit.

    6. Menjaga Kesehatan Tulang

    Kacang-kacangan kaya akan kalsium, magnesium, dan fosfor, yang penting untuk kesehatan tulang. Mengonsumsi kacang secara rutin dapat membantu mengurangi risiko osteoporosis, terutama pada lansia.

    7. Mengurangi Risiko Kanker

    Beberapa jenis kacang, seperti almond dan kenari, mengandung senyawa antioksidan dan polifenol yang dapat membantu melawan peradangan dan mengurangi risiko pertumbuhan sel kanker.

    Cara Terbaik Mengonsumsi Kacang-Kacangan

    Agar mendapatkan manfaat maksimal dari kacang-kacangan, berikut beberapa tips cara mengonsumsinya:

    • Pilih kacang tanpa garam dan tanpa tambahan gula untuk menghindari konsumsi natrium dan gula berlebih.
    • Konsumsi dalam porsi yang wajar, yaitu sekitar segenggam tangan (sekitar 28 gram) per hari.
    • Gunakan sebagai camilan sehat atau tambahan dalam makanan seperti salad, yogurt, atau oatmeal.
    • Pilih metode pengolahan yang sehat, seperti dipanggang atau direbus, dibandingkan digoreng dalam minyak berlebih.

    Kesimpulan

    Kacang-kacangan adalah makanan yang kaya nutrisi dan memiliki berbagai manfaat kesehatan, mulai dari menjaga kesehatan jantung hingga meningkatkan fungsi otak. Dengan konsumsi yang tepat, kacang-kacangan dapat menjadi bagian dari pola makan sehat dan membantu mencegah berbagai penyakit kronis.

    Mulai sekarang, jangan ragu untuk menambahkan kacang-kacangan dalam menu harian Anda! 🥜💪

  • Kacang Almond: Si Kecil dengan Segudang Manfaat Kesehatan

    Kacang Almond: Si Kecil dengan Segudang Manfaat Kesehatan

    kacang almond

    Kacang almond adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang terkenal dengan rasa yang lezat serta kandungan nutrisinya yang melimpah. Kaya akan lemak sehat, protein, serat, vitamin, dan mineral, almond sering dianggap sebagai camilan sehat yang mendukung berbagai aspek kesehatan tubuh. Dalam artikel ini, kita akan membahas manfaat kacang almond secara mendalam, kandungan gizinya, dan cara terbaik mengonsumsinya.

    Kandungan Gizi Kacang Almond

    Kacang almond adalah sumber nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Berikut adalah beberapa kandungan utama yang membuat almond istimewa:

    • Vitamin E – Sebagai antioksidan, vitamin ini melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
    • Magnesium – Berperan penting dalam menjaga fungsi otot, saraf, dan kesehatan tulang.
    • Lemak Tak Jenuh Tunggal – Membantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
    • Serat – Mendukung kesehatan pencernaan dan membantu mengontrol kadar gula darah.
    • Protein – Membantu memperbaiki jaringan tubuh dan mendukung pembentukan otot.
    • Kalsium dan Fosfor – Mendukung kesehatan tulang dan gigi.

    Dalam satu ons kacang almond (sekitar 28 gram), terkandung sekitar 160 kalori, menjadikannya camilan yang padat energi namun tetap sehat.

    Manfaat Kesehatan Kacang Almond

    1. Menjaga Kesehatan Jantung

    Kacang almond kaya akan lemak tak jenuh tunggal yang membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. Selain itu, almond mengandung antioksidan dan magnesium yang mendukung fungsi pembuluh darah, sehingga mengurangi risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke.

    2. Membantu Menurunkan Berat Badan

    Meskipun almond tinggi kalori, kandungan serat dan proteinnya memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal ini dapat membantu mengurangi keinginan untuk makan berlebihan atau ngemil makanan tidak sehat. Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi almond dalam jumlah moderat dapat membantu menurunkan berat badan.

    3. Mendukung Kesehatan Kulit

    Vitamin E yang melimpah dalam almond berperan sebagai antioksidan kuat yang melindungi kulit dari kerusakan akibat sinar matahari dan polusi. Selain itu, konsumsi almond secara rutin dapat membantu menjaga elastisitas kulit, membuatnya tetap lembut dan bercahaya.

    4. Meningkatkan Kesehatan Otak

    Kacang almond mengandung riboflavin dan L-carnitine, dua senyawa penting yang mendukung fungsi otak dan meningkatkan daya ingat. Almond juga dianggap sebagai makanan yang baik untuk mencegah penurunan kognitif pada usia lanjut.

    5. Mengontrol Kadar Gula Darah

    Almond memiliki indeks glikemik rendah, sehingga membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Kandungan magnesium dalam almond juga membantu meningkatkan sensitivitas insulin, yang sangat bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2.

    6. Mendukung Kesehatan Tulang

    Almond mengandung kalsium, fosfor, dan magnesium, yang semuanya penting untuk menjaga kekuatan dan kesehatan tulang. Konsumsi almond secara teratur dapat membantu mencegah risiko osteoporosis di masa tua.

    Cara Terbaik Mengonsumsi Almond

    Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari kacang almond, berikut adalah beberapa cara sehat untuk mengonsumsinya:

    1. Dimakan langsung sebagai camilan – Almond panggang tanpa tambahan garam atau gula adalah pilihan terbaik.
    2. Dicampurkan ke dalam smoothie – Tambahkan almond ke dalam smoothie untuk meningkatkan kandungan protein dan teksturnya.
    3. Sebagai topping oatmeal atau salad – Irisan almond dapat menambah rasa dan tekstur pada oatmeal atau salad sehat.
    4. Dibuat menjadi susu almond – Susu almond adalah alternatif susu sapi yang rendah kalori dan cocok untuk vegan atau penderita intoleransi laktosa.
    5. Sebagai bahan kue atau roti sehat – Gunakan tepung almond sebagai pengganti tepung terigu untuk pilihan yang lebih rendah karbohidrat.

    Tips Mengonsumsi Almond dengan Sehat

    • Pilih almond yang tidak diberi tambahan gula, garam, atau perasa buatan untuk menjaga manfaat alaminya.
    • Batasi konsumsi almond hingga sekitar 28 gram (1 ons) per hari, karena kandungan kalorinya yang cukup tinggi.
    • Simpan almond dalam wadah kedap udara untuk menjaga kesegarannya lebih lama.

    Kesimpulan

    Kacang almond adalah salah satu camilan sehat yang kaya akan manfaat kesehatan. Dengan kandungan nutrisi seperti vitamin E, magnesium, serat, dan lemak sehat, almond dapat membantu menjaga kesehatan jantung, kulit, otak, dan tulang, serta mendukung penurunan berat badan dan mengontrol gula darah.

    Konsumsilah almond secara rutin dalam jumlah yang wajar, dan nikmati manfaatnya sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Dengan memasukkan kacang almond ke dalam menu harian, kamu tidak hanya mendapatkan camilan yang lezat tetapi juga nutrisi yang melimpah untuk tubuhmu!

  • 14 Manfaat Makan Kacang Tanah

    Apa itu kacang tanah?

    Kacang tanah adalah tanaman polong-polongan. Nama latin kacang tanah adalah Arachis hypogaea L. Spesis kacang tanah termasuk ke dalam golongan suku Fabaceae. Jenis kacang-kacangan yang satu ini pertama kali tumbuh di Amerika bagian selatan.

    Kacang tanah tidak hanya memiliki rasa yang lezat. Akan tetapi, kacang tanah juga kaya akan protein dan lemak. Kacang tanah juga mengandung zat gizi lain seperti karbohidrat,  serat, vitamin A, vitamin C, vitamin E, vitamin B, sodium, potasium, kalsium, dan zat besi.

    Jenis lemak yang dikandung oleh kacang tanah tentunya adalah lemak nabati. Kandungan lemak yang banyak dikandung oleh kacang tanah adalah lemak tidak jenuh tunggal dan ganda. Kacang tanah mengandung omega-6 dalam jumlah yang cukup banyak.

    Manfaat kacang tanah untuk tubuh

    Setelah kacang kedelai, kacang tanah merupakan jenis kacang-kacangan yang memiliki manfaat terbanyak. Ada berbagai manfaat kacang tanah yang sangat baik untuh kesehatan tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaat kacang tanah untuh tubuh:

    1. Membantu menurunkan berat badan

    Bagi Anda yang memiliki masalah berat badan maka Anda bisa mengonsumsi kacang tanah. Manfaat kacang tanah bisa membantu menurunkan berat badan Anda. Hal ini dikarenakan kacang tanah akan memberikan rasa kenyang.

    Rasa kenyang yang muncul ini akan mencegah Anda dari pengonsumsian berlebih. Anda pun tidak akan makan makanan jenis lain terlalu banyak. Selain memberikan rasa kenyang, kacang tanah temasuk kacang-kacangan yang mengandung serat makanan tidak larut. Ini sangat memengaruhi usaha penurunan berat badan.

    1. Mencegah kanker perut

    Kacang tanah mengandung antioksidan yang sangat tinggi. Jenis antioksidan yang ada di dalam kacang tanah memiliki kemampuan mencegah terjadinya penyakit kanker perut. Kandungan antioksidan yang memiliki sifat antikarsinogenik dapat cara mengurangi produksi nitro amino yang bersifat karsinogenik. Pengonsumsian kacang tanah dalam jumlah yang cukup akan mencegah Anda dari penyakit kanker perut.

    1. Menjaga kesehatan jantung

    Jantung yang sehat pun menjadi sangat penting bagi setiap manusia. Manfaat kacang tanah bisa menjaga kesehatan jantung dengan cara menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan produksi oksida nitrat. Kacang tanah juga bermanfaat mencegah stroke.

    1. Mencegah terbentuknya batu empedu

    Batu empedu biasa terjadi pada orang dewasa. Masalah batu empedu bisa mengganggu kesehatan Anda. Oleh karena itu, pencegahan terbentuknya batu empedu sebaiknya dicegah dengan cara mengonsumsi kacang tanah secara teratur.

    Hal ini bisa terjadi karena kacang tanah bisa menurunkan kadar kolesterol jahat atau kolesterol LDL. Jika kadar kolesterol LDL bisa diturunkan maka pembentukan batu empedu bisa dicegah secara dini.

    1. Sumber antioksidan dan zat gizi lain

    Kacang tanah memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Selain itu kacang tanah juga mengandung vitamin, mineral, dan zat gizi lainnya yang juga cukup memberikan energi tinggi bagi tubuh.

    Kandungan antioksidan di dalam kacang tanah bisa membersihkan darah dari berbagai radikal bebas. Pada kacang tanah yang direbus maka kandungan antioksidan menjadi lebih aktif dan lebih ampuh untuk menangkal radikal bebas.

    1. Mendukung pertumbuhan tubuh

    Jika Anda sedang dalam masa pertumbuhan maka mengonsumsi kacang tanah adalah hal yang baik. Manfaat kacang tanah bisa mendukung pertumbuhan tubuh. Hal ini dikarenakan kacang tanah mengandung protein dalam jumlah besar.

    Kacang tanah juga mengandung asam amino yang membuat tumbuh kembang menjadi lebih pesat. Oleh karena itu, konsumsilah kacang tanah bila ingin memiliki pertumbuhan tubuh yang baik.

    1. Menjaga kesehatan kulit

    Kacang tanah bisa menjaga kesehatan kulit Anda melalui kandungan antioksidannya. Antioksidan akan mencegah terjadinya oksidasi yang akan merusak kulit. Selain itu, kandungan vitamin E pada kacang tanah juga akan melindungi kulit dari kerusakan akibat oksidatif. Manfaat kacang tanah juga bisa melindungi kulit dari paparan sinar UV dari matahari yang bisa merusak dan membakar kulit.

    1. Mencegah beberapa penyakit

    Setiap orang tentunya ingin terhindar dari berbagai jenis penyakit. Hal ini bisa diwujudkan dengan cara mengonsumsi kacang tanah. Beberapa jenis penyakit bisa dicegah dengan mengonsumsi kacang tanah.

    Manfaat kacang tanah bisa mencegah terjadinya penyakit jantung, kanker, alzheimer, dan penyakit sarah lainnya. Masalah infeksi akibat jamur dan virus juga dapat diatasi dengan mengonsumsi kacang tanah.

    1. Meningkatkan kesuburan

    Kabar bahagia bagi Anda yang belum dikaruniai anak dan suka makan kacang tanah. Pengonsumsian kacang tanah dapat membantu meningkatkan kesuburan Anda. Jika Anda makan kacang tanah sebelum hamil maka ini akan meningkatkan peluang hamil.

    1. Mengontrol gula darah

    Manfaat kacang tanah dapat membantu Anda di dalam pengontrolan gula darah. Hal ini menjadi hal yang sangat penting bagi Anda penderita diabetes dan juga orang yang telah berusia lanjut.

    Kandungan mangan yang ada di dalam kalsium bisa mengatur kadar gula darah agar tetap normal. Kadar gula darah normal sangat penting untuk tetap dimiliki agar tidak mengalami gangguan metabolisme tubuh.

    1. Mengatasi depresi

    Apakah Anda tahu bila manfaat kacang tanah bisa membantu mengatasi depresi? Mungkin ini adalah hal yang baru bagi Anda. Kondisi tertekan atau depresi disebabkan oleh rendahnya kadar serotonin.

    Kacang tanah mengandung triptofan yang bisa meningkatkan pelepasan zat kimia tertentu. Pelepasan zat kimia tersebut bisa meningkatkan kadar serotonin sehingga depresi bisa diatasi.

    1. Kaya serat

    Mengonsumsi kacang baik untuk kesehatan pencernaan karena mengandung banyak serat. Serat membantu tubuh Anda menyerap lebih banyak nutrisi dan membuang yang tidak perlu. Serat juga membuat buang air besar Anda jadi lebih teratur.

    1. Rendah Lemak

    Kacang panggang merupakan salah satu camilan yang sehat dan tidak membuat Anda khawatir akan berat badan. Hal ini karena kacang merupakan makanan yang lezat dan rendah lemak. Kacang masih mengandung lemak, tetapi lemak yang memberikan Anda protein lebih.

    1. Sumber protein yang baik

    Saat melakukan diet akan sulit memilih protein yang tidak membuat berat badan Anda bertambah. Kacang menjadi pilihan yang tepat dikonsumsi saat diet karena merupakan sumber protein yang baik dan bebas lemak jenuh.

    Meski Anda mengonsumsi kacang secara terus-menerus, hal itu tidak akan menambah lemak di dalam tubuh. Inilah sebabnya mengapa kacang menjadi menu favorit para wanita yang sedang menjalankan program diet.

    Selain itu, kacang juga mengandung banyak vitamin yang menambah semangat dan motivasi dalam menjalani hari. Anda dapat melakukan diet dengan makanan yang tetap lezat, yaitu kacang dengan tambahan bumbu barberque atau pedas manis. Semuanya tergantung selera.

     

    Sumber :

    Doktersehat.com

    Liputan6.com

  • Kebutuhan Serat Perhari Berdasarkan Usia

    Salah satu asupan gizi yang wajib ada dan penting adalah serat. Secara umum, konsumsi serat yang baik berperan besar untuk melancarkan pencernaan. Selain itu, studi membuktikan bahwa konsumsi serat dapat menekan potensi terkena serangan jantung dan diabetes tipe 2.

    Hasil gambar untuk serat

    Serat dibagi menjadi dua jenis, yaitu larut (soluble) dan tidak larut (insoluble). Serat larut akan menyerap kandungan air saat dicerna tubuh. Nah, serat ini mampu menurunkan kolestrol dalam darah serta melancarkan pencernaan yang dikeluarkan dalam bentuk tinja. Buah-buahan dan sayuran mengandung jenis serat ini.

    Sedangkan serat tidak larut tidak mudah dicerna tubuh dan tidak berubah selama pencernaan. Maka itulah, serat ini yang membuat gerakan usus kita menjadi lebih intens. Produk gantum utuh, gandum bulgur, tepung jagung kasar, dedak, soba dan beras merah adalah makanan-makanan yang mengandung serat tidak larut.

    Menurut American Heart Association, kebutuhan serat per hari disarankan sebanyak 25–30 gram yang diperoleh dari sumber makanan—bukan dari suplemen. Namun, standar kebutuhan serat per hari berdasarkan usia adalah sebagai berikut:

    • Usia 2–5 tahun: 15 gram per hari
    • Usia 5–11 tahun: 20 gram per hari
    • Usia 11–16 tahun: 25 gram per hari
    • Di atas usia 17 tahun: 30 gram per hari

    Hasil gambar untuk serat

    Jika Anda ingin mulai meningkatkan asupan serat setiap harinya, mulailah secara bertahap. Anda dapat mengawalinya dengan bahan makanan yang mudah didapatkan setiap hari, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan.

    Beberapa saran asupan serat dalam menu sehari-hari, antara lain:

    • Untuk sarapan, pilihlah makanan dengan kadar serat yang tinggi, seperti roti gandum atau serealia.  
    • Untuk menu siang dan malam hari, Anda dapat memilih biji-bijian utuh, seperti beras cokelat atau gandum.
    • Untuk menu camilan, Anda dapat mengonsumsi buah-buahan segar, seperti apel dan pir tanpa dikupas kulitnya, pisang, buah kering, sayur-sayuran, atau kue gandum.

    Setelah mengonsumsi serat dalam satu menu makanan, pastikan juga untuk tidak lupa minum air putih sebanyak 8 gelas per hari. Selain itu, berolahragalah secara rutin, 150 menit dalam seminggu.

     

     

    Sumber :

    • klikdokter
    • idntimes
  • 10 Jenis Kacang Bergizi yang Baik Untuk Kesehatan Tubuh

    Kacang merupakan salah satu makanan sehat yang baik dikonsumsi untuk tubuh.

    Kaya akan antioksidan, serat, protein, vitamin, mineral, dan lemak tak jenuh, kacang disebut-sebut mampu menurunkan risiko berbagai penyakit.

    “Kandungan yang ada di dalam kacang membuat Anda kenyang, membantu membangun tulang dan otot agar lebih kuat, serta menjauhkan Anda dari berbagai penyakit,” ujar pakar nutrisi, Maggie Michalczyk, mengutip Women’s Health Magz.

    Sebuah penelitian yang diterbitkan di New England Journal of Medicine menunjukkan bahwa mengonsumsi segenggam kacang dalam sehari mampu menambah angka harapan hidup.

    Namun bila Anda penderita diabetes, maka mengonsumsi semua jenis kacang, mungkin bukan ide yang baik. Sangat penting untuk makan dengan penuh perhatian agar kadar gula darah Anda tetap terkendali.

    foto : pimentious.com

    Berikut ini ada 10 jenis kacang bergizi tinggi yang sangat baik bagi kesehatan tubuh.

    1. Kacang mete

    Kacang mete kaya akan protein dan serat, namun rendah karbohidrat sehingga sangat baik bagi kesehatan jantung. Kacang mete memiliki lebih dari dua kali lipat zat besi untuk 1 ons daging sapi. Camilan yang berasal dari biji jambu mede ini juga menyediakan 38 persen tembaga untuk kebutuhan harian tubuh anda. Jika kekurangan tembaga, maka anda berisiko mengalami anemia, osteoporosis, dan arthritis. Sementara risiko lain akibat kekurangan tembaga yaitu meningkatnya kadar LDL, dan tubuh anda jadi lebih mudah terkena infeksi juga penyakit jantung koroner. Kacang mete adalah makanan yang mengandung lemak dan kalori tinggi. Namun jika dikonsumsi dalam jumlah moderat, kacang mete dapat menjadi camilan yang menyehatkan. Kacang mete juga merupakan sumber zat seng, dimana zat ini berperan penting dalam meningkatkan sistem imun tubuh. Selain itu, seng juga dapat membantu penyembuhan luka. Kacang mete memiliki lebih sedikit lemak per porsi dari hampir semua kacang yang lain.

    2. Kacang almond

    Kacang yang dapat dikonsumsi dalam bentuk mentah atau dicampur di dalam cokelat maupun permen ini tidak hanya lezat, namun juga menyehatkan karena kadar proteinnya yang tinggi. Seporsi kacang almond juga kaya akan riboflavin, niasin, vitamin E, dan kalsium. Kacang almond dapat membantu meningkatkan sistem imun tubuh. Almond kaya akan zat lemak tak jenuh yang dapat membantu mengurangi kadar LDL. Beragam penelitian mengungkapkan bahwa almond merupakan makanan prebiotik yang sangat bermanfaat bagi sistem pencernaan. Kandungan vitamin E yang tinggi yang ada di dalam kacang almond akan mencegah kulit dari penuaan dan keriput. Tak hanya menyehatkan kulit, namun kandungan vitamin E di dalamnya juga dapat memperkuat kepadatan tulang. Kandungan vitamin dan mineral yang ada di dalamnya dapat meningkatkan sirkulasi darah. Peningkatan sirkulasi darah ini juga dapat meredakan stres. Selain itu, kacang yang memiliki nama ilmiah Prunus dulcis ini juga dapat menjaga kadar gula darah agar tetap normal. Anda pun akan terhindar dari risiko diabetes

    3. Walnut

    Walnut atau kacang kenari ini merupakan salah satu camilan sehat dan lezat juga populer di dunia. Kacang walut merupakan kacang yang mengandung asam lemak omega 3 sehingga sangat baik untuk otak. Kacang Walnut kaya antioksidan yang berkhasiat untuk menetralisir radikal bebas dan mencegah kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Jenis antioksidannya jauh lebih tinggi dibanding kacang lain. Antioksidan dan omega-3 pada walnut dapat meningkatkan jumlah kolesterol baik dalam tubuh. Mengkonsumsi segenggam walnut dapat membuat Anda terhindar dari stroke, penyakit jantung, atau penyakit jantung koroner. Senyawa polifenol yang terdapat pada walnut diketahui 15 kali lebih ampuh dibanding antioksidan yang ditemukan dalam vitamin E. Beragam penelitian mengungkapkan bahwa walnut berperanan penting dalam mengontrol pra-diabetes, diabetes, dan sindrom metabolik. Kacang ini juga merupakan sumber magnesium dan fosfor. Kandungan Kacang walnut juga mengandung karbohidrat lebih rendah sehingga cocok untuk pengganti camilan. Selain itu, walnut juga dapat mengatasi peradangan seperti asma, psioriasis, arthtritis, atau eczema.

    4. Kacang kedelai

    Tanaman polong-polongan yang menjadi bahan dasar banyak makanan dari Asia Timur seperti kecap, tahu, dan tempe ini merupakan sumber utama protein nabati dan minyak nabati dunia. Biji kedelai kaya protein dan lemak serta beberapa bahan gizi penting lain, misalnya vitamin (asam fitat) dan lesitin. Kandungan protein pada kacang kedelai yakni sebanyak 11 gram per porsi. Kacang ini juga memiliki kandungan lemak yang rendah setiap porsinya, dan menyediakan sumber vitamin K yang tinggi, dimana vitamin ini berperan penting terhadap penyerapan kalsium. Antioksidan pada kacang kedelai berperan penting melindungi tubuh dari pengaruh buruk radikal bebas. Kacang kedelai dapat mereduksi kadar kolesterol di dalam darah. Khasiat kacang kedelai selanjutnya mengobati penyakit ginjal, membangun kecerdasan dan daya ingat. Mengatasi batu empedu, mencegah kanker, menghaluskan kulit, mengurangi potensi penuaan dan menyehatkan rambut. Sementara kandungan insitol pada kacang kedelai dapat menanggulangi penyakit diabetes.

    5. Kacang tanah

    Kacang yang memiliki nama ilmiah Arachis hypogaea ini juga merupakan tanaman polong-polongan. Kacang tanah sangat kaya protein dan lemak. Kacang tanah kaya akan zat besi, vitamin E dan kalsium, vitamin B kompleks dan Fosforus, vitamin A dan K, lesitin, kolin dan kalsium. Kandungan vitamin pada kacang tahan berperan penting untuk membantu membentuk materi genetik di semua sel dan memungkinkan pembentukan sel darah merah. Kacang tanah juga mengandung jumlah folat yang tinggi. Kandungan asam folat pada kacang tanah bermanfaat untuk mencegah cacat saraf pada bayi sebelum lahir. Kacang tanah juga dapat membantu menjaga kadar gula darah agar tetap stabil dan berpotensi mencegah diabetes tipe 2. Kacang tanah juga mengandung Omega 3 yang merupakan lemak tak jenuh ganda dan Omega 9 yang merupakan lemak tak jenuh tunggal. Selain itu, konsumsi kacang tanah setiap minggu dapat meningkatkan kemampuan pompa jantung, meminimalisir penyakit jantung koroner dan mengurangi risiko kanker.

    6. Kacang Brazil

    Kacang yang dikatakan mirip kacang macadamia ini juga dapat digunakan sebagai pengganti kacang macadamia dalam masakan. Beberapa mineral yang terkandung pada Kacang Brazil seperti kalsium, mangan, fosfor, tembaga, kalium, zat besi dan seng. Selain itu juga mengandung sejumlah asam lemak omega 6. Seporsi kacang Brazil mengandung selenium yang tinggi. Selenium merupakan mineral yang berperan penting terhadap tiroid dan menjaga fungsi sistem imun tubuh. Kacang ini memiliki jumlah magnesium yang paling tinggi dibandingkan dengan kacang camilan lainnya. Meski selenium bukan antioksidan, tetapi senyawa ini bekerja sama dengan vitamin E dan merupakan bagian dari enzim antioksidan yakni glutation dan glutation peroksidase. Magnesium sangat bermanfaat untuk menjaga pertumbuhan dan kepadatan tulang. Sementara senyawa metionin yang terdapat pada Kacang Brazil berperan penting untuk mengatasi penyakit kronis, sirosis hati, jantung koroner, dan penuaan.

    7. Kacang macadamia

    Kacang yang memiliki warna putih agak krem, sangat gurih, dan bertekstur renyah ini adalah kacang paling enak sedunia. Macadamia merupakan kacang yang tinggi kalori dan lemak. Namun para ilmuwan mengatakan bahwa lemak yang dikandungnya adalah lemak sehat. Kacang macadamia kaya akan senyawa potassium, fosfor, magnesium, kalsium, juga banyak mengandung protein, karbohidrat, dan serat. Kacang macadamia juga memiliki polyphenol, yaitu antioxidant phytochemical, dan phytosterol, yaitu lemak sterol tanaman. Selain itu, kacang tropis ini juga mengandung asam lemak omega-7 tak jenuh tunggal yang dapat menurunkan LDL dan mengurangi risiko penyakit jantung. Omega-7 juga dapat membantu untuk menjaga kesehatan kulit. Seporsi kacang macadamia menyediakan 100 persen kebutuhan harian anda akan thiamin. Thiamin dibutuhkan tubuh untuk mengubah karbohidrat menjadi energi dan berperan dalam mengatur sistem saraf. Kacang macadamia juga sangat berkhasiat untuk diet.

    8. Kacang pinus

    Biji dari buah pohon pinus yang dapat dimakan ini memiliki kadar protein tertinggi. Kacang pinus juga merupakan sumber serat pangan yang signifikan. Kacang ini berkhasiat untuk menyehatkan jantung karena padat nutrisi dengan lemak sehat, serat makanan, sterol, arginin, dan vitamin dan antioksidan. Kacang lezat ini mengandung dua kandungan penting yakni vitamin A, lutein dan beta-karoten yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata juga mengurangi resiko degenerasi makula dan katarak. Seporsi kacang pinus mengandung 2,5 mg mangan. Orang yang kekurangan mangan berisiko mengalami tulang keropos, infertilitas dan kejang. Selain itu, kacang pinus mengandung banyak tembaga dan vitamin E yang berperan untuk melindungi tubuh dari efek radikal bebas juga menjaga kelembaban kulit. Kacang pinus juga mengandung asam pinoleic, asam lemak yang membantu untuk proses penyerapan makanan.

    9. Kacang pecan

    Seperti kacang lain, kacang pecan banyak diolah menjadi campuran kue, es krim, puding, pie, isi kalkun panggang juga dibuat mentega pecan. Dari segi nutrisi, kacang yang gurih ini ternyata mengandung 87 persen asam lemak tak jenuh yang sangat baik bagi kesehatan jantung. Kacang ini juga mengandung omega-9 dan omega-6. Kacang yang kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal seperti asam oleat dan antioksidan fenolik ini sangat berkhasiat untuk mengatasi stroke. Sebagai sumber protein dan lemak tak jenuh, pecan juga dikenal karena kandungan vitamin E dan bersifat antikanker. Mengkonsumsi seporsi pecan setiap hari dapat membantu melindungi anda terhadap degenerasi neuron motorik dan penyakit Lou Gehrig. Selain itu, rutin mengkonsumsi kacang pecan dapat menurunkan kadar kolesterol. Kacang renyah dan gurih ini juga bermanfaat untuk diet. Pastikan Anda mengkonsumsi kacang ini sebagai menu diet.

    10. Kacang pistacio

    Seperti halnya almond, pistacio kaya akan protein dan potasium. Selain dimakan sebagai cemilan, kacang yang juga sering digunakan sebagai isi pie, biskuit, es krim atau kue-kue ini mengandung kalori yang rendah. vitamin E dan polifenol merupakan antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah kanker dan infeksi. Pistacio merupakan salah satu sumber antioksidan terbesar dari semua jenis kacang yang dapat membantu untuk mengurangi kolesterol dan menurunkan tekanan darah. Kacang ini mengandung lemak sehat sehingga tidak akan meningkatkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung. Seporsi kacang pistacio menyediakan 12 persen kebutuhan serat harian anda. Hampir 90 persen kandungan lemaknya adalah lemak tak jenuh (lemak sehat). Kacang ini juga kaya akan vitamin B6 dan thiamin yang bermanfaat untuk membantu menjaga fungsi otak, meningkatkan memori dan konsentrasi.

    Sekian ulasan tentang kacang terbaik untuk kesehatan. Semoga dapat bermanfaat.

     

     

     

    Sumber :

    • republika
    • pospopulers
    • cnnindonesia
  • Fakta Manfaat Kacang Panjang Bagi Kesehatan

    Kacang panjang memiliki banyak manfaat yang berguna bagi tubuh dan kesehatan kita, namun kacang panjang juga memiliki efek samping yang cukup berbahaya jika dikonsumsi berlebih. Rasanya yang enak saat diolah menjadi beragam sayur atau makanan lain membuat kacang panjang menjadi populer dan banyak diminati.

    Nah, di bawah ini sudah kami susun berbagai manfaat dan khasiat kacang panjang hijau untuk kesehatan. Silahkan disimak dengan baik-baik manfaatnya :

    1. Meringankan nyeri haid

    Dalam sebuah percobaan klinis, dilansir dari Best Health Magazine, perempuan yang mengonsumsi dosis tinggi zat mangan dari menu makannya mengalami perbaikan dalam frekuensi dan tingkat keparahan kram perut serta suasana hati yang lebih membaik, ketimbang kelompok yang makan sedikit mangan.

    2. Kulit sehat dan cerah

    Studi menunjukkan bahwa konsumsi vitamin C dalam dosis tinggi mengurangi munculnya keriput, menyembuhkan kulit kering dan kemerahan, serta memperlambat proses penuaan. Ini karena vitamin C bekerja mempercepat proses penyembuhan dalam tubuh, yang penting tak hanya untuk kulit namun juga untuk kekuatan otot, ligamen, pembuluh darah, dan urat.

    Menu makan yang kaya vitamin C juga membantu mencegah perkembangan kanker kulit.

    3. Baik untuk kesehatan jantung

    Serat larut yang ditemukan dalam kacang panjang dapat membantu menekan jumlah kolesterol jahat LDL. Plus, manfaat kacang panjang terbukti mengurangi peradangan dan tensi darah — yang juga baik untuk kesehatan jantung. Satu porsi kacang panjang (100 gram) mencukupi kebutuhan serat harian Anda hingga 12 persen.

    4. Mencegah kanker

    Kacang panjag mengandung sederet antioksidan nabati, termasuk flavonoid, dan riboflavin. Sebuah studi dari sampel sel kanker payudara dan kanker usus (kolorektal) sel manusia dari Deakin University di Australia menunjukkan efek sinergis antara dua senyawa tersebut dalam mengurangi pertumbuhan sel kanker tersebut.

    Di samping itu, kacang panjang mengandung tinggi asam folat. Defisiensi asam folat telah dilaporkan risiko kanker usus besar, payudara, serviks, paru-paru, dan kanker otak. Bukti-bukti menunjukkan bahwa asupan makanan yang kaya folat mampu mencegah perkembangan kanker. Asupan 900 mcg asam folat setiap hari dilaporkan menurunkan risiko kanker usus hingga 30 persen.

    5. Menangkal radikal bebas

    Vitamin C adalah antioksidan yang mencegah kerusakan akibat radikal bebas, polusi, dan bahan kimia beracun. Penumpukan radikal bebas menyebabkan sejumlah penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, dan arthritis. Peradangan sendi yang tidak diobati dapat berujung pada komplikasi asam urat.

    Ini membuat manfaat kacang panjang juga baik untuk menurunkan risiko asam urat. Asam urat yang tinggi dalam tubuh membentuk pengkristalan pada sendi, yang umumnya menyerang jempol kaki. Orang-orang yang mencukupi asupan vitamin C hingga 1000-1499 mg dilaporkan mengalami penurunan risiko asam urat hingga 31 persen.

    6. Membesarkan payudara

    Sebuah penelitian dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada melaporkan adanya manfaat kacang panjang untuk memperbesar payudara. Ini diduga karena kacang panjang mengandung fitoestrogen, senyawa estrogen alami yang terdapat pada tanaman. Senyawa fitoestrogen lainnya termasuk flavonoid dan isoflavon.

    Berdasarkan temuan peneliti, kehadiran fitoestrogen dalam kacang panjang dapat memicu pertumbuhan sel epitel dalam payudara saat menempel di reseptor estrogen, yang akhirnya memicu perkembangan ukuran payudara. Namun, sifat penelitian ini masih terbatas pada uji sampel jaringan sel epitel yang dipengaruhi oleh ekstrak kacang panjang di laboratorium yang terkontrol ketat.

    7. Menurunkan kadar glukosa

    Sebuah penelitian lain yang menguji ekstrak kacang panjang menemukan bahwa sayuran hijau kurus panjang ini mengandung sifat antihiperglikemik dan analgesik — mengurangi rasa sakit dengan menurunkan sensitivitas tubuh terhadap stimulan. Uji tes toleransi glukosa secara oral menunjukkan adanya efek pengurangan kadar glukosa darah. Akan tetapi, penelitian ini masih terbatas pada percobaan tikus lab, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk dibuktikan manfaat kacang panjang yang sama pada manusia.

    8. Mencegah cacat tabung saraf bayi

    Cacat fisik lahir dan malformasi jantung pada anak adalah hasil dari defisiensi folat. Asupan cukup dari asam folat dalam menu makan Anda selama masa subur dan kehamilan dapat mencegah risiko cacat tabung lahir seperti spina bifida dan anencephaly pada bayi baru lahir. Folat sangat penting untuk replikasi DNA dan pertumbuhan sel janin. Makanan kaya akan folat dapat mengurangi kemungkinan cacat tabung saraf hingga 26 persen.

    Demikianlah manfaat kacang panjang bagi kesehatan. Lumayan banyak bukan? Semoga bermanfaat ya sahabat!

     

     

    Sumber :

    • jagad.id
    • khasiat.co.id
    • hellosehat.com