Tag: jerawat

  • Cara Menghilangkan Jerawat: Tips Efektif untuk Kulit Lebih Bersih

    Cara Menghilangkan Jerawat: Tips Efektif untuk Kulit Lebih Bersih

    cara menghilangkan jerawat

    Jerawat adalah masalah kulit yang umum terjadi, terutama pada remaja dan orang dewasa muda. Meskipun tidak membahayakan kesehatan, jerawat bisa memengaruhi rasa percaya diri. Untungnya, ada berbagai cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi dan mencegah jerawat. Artikel ini akan membahas penyebab jerawat dan tips efektif untuk mengatasinya.

    1. Apa Penyebab Jerawat?

    Jerawat muncul ketika pori-pori kulit tersumbat oleh minyak, sel kulit mati, dan bakteri. Beberapa faktor pemicu jerawat meliputi:

    • Produksi minyak berlebih (sebum)
    • Perubahan hormon, terutama saat pubertas atau menstruasi
    • Stres berlebihan
    • Pola makan tidak sehat seperti konsumsi gula dan produk olahan berlebihan
    • Penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok

    2. Tips Efektif Menghilangkan Jerawat

    a) Rutin Membersihkan Wajah

    Cuci wajah dua kali sehari dengan pembersih ringan yang sesuai dengan jenis kulit. Hindari menggosok wajah terlalu keras karena bisa memperparah iritasi.

    b) Gunakan Produk Anti-Jerawat

    Pilih produk yang mengandung bahan aktif seperti:

    • Benzoyl peroxide: Membunuh bakteri penyebab jerawat
    • Asam salisilat: Membantu mengelupas sel kulit mati dan membuka pori-pori
    • Niacinamide: Mengurangi peradangan dan membantu memperbaiki tekstur kulit

    c) Hindari Menyentuh dan Memencet Jerawat

    Kebiasaan ini bisa menyebabkan infeksi dan memperparah peradangan, bahkan meninggalkan bekas luka di wajah.

    d) Perhatikan Pola Makan

    Konsumsi makanan sehat yang kaya akan vitamin dan mineral seperti buah, sayur, ikan berlemak, dan kacang-kacangan. Kurangi makanan manis, berlemak, dan olahan.

    e) Jaga Kelembapan dan Perlindungan Kulit

    Gunakan pelembap non-komedogenik dan tabir surya setiap hari untuk melindungi kulit dari sinar matahari yang dapat memperburuk jerawat dan menyebabkan hiperpigmentasi.

    f) Kelola Stres

    Stres dapat meningkatkan produksi hormon yang memicu jerawat. Cobalah teknik relaksasi seperti meditasi, olahraga, atau tidur cukup untuk mengurangi stres.

    3. Kapan Harus ke Dokter Kulit?

    Jika jerawat tidak membaik dengan perawatan rumahan atau justru semakin parah, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit. Dokter mungkin akan meresepkan obat oral seperti antibiotik, pil KB, atau isotretinoin untuk kasus jerawat yang berat.

    Kesimpulan

    Menghilangkan jerawat membutuhkan kesabaran dan perawatan yang konsisten. Dengan menjaga kebersihan wajah, memilih produk yang tepat, dan menerapkan gaya hidup sehat, jerawat dapat dikontrol dan dicegah. Untuk hasil maksimal, jangan ragu berkonsultasi dengan ahli dermatologi.

  • Kenali Berbagai Cara Menghilangkan Jerawat Pasir

    Jerawat pasir adalah jenis jerawat yang berukuran kecil, namun muncul dengan jumlah yang banyak. Tidak hanya menimbulkan rasa tidak nyaman, jerawat pasir juga mungkin dapat menurunkan kepercayaan diri orang yang mengalaminya. Yuk, ketahui berbagai cara menghilangkan jerawat pasir di artikel berikut.

    Jerawat, termasuk jerawat pasir, adalah masalah kulit yang cukup sering terjadi. Jerawat pasir biasanya tampak berupa bintik-bintik kecil atau beruntusan di kulit. Jerawat ini muncul akibat tersumbatnya pori-pori kulit oleh minyak alami kulit atau sebum berlebih, sel kulit mati, kotoran, serta bakteri.

    Jerawat pasir umumnya terbentuk dari komedo putih (whitehead) dan bisa menyerupai biang keringat atau papula. Meski jarang, jenis jerawat ini juga bisa berupa pustula atau jerawat bernanah.

    Munculnya jerawat pasir bisa disebabkan oleh berbagai hal, misalnya sering berkeringat, kulit wajah yang berminyak, pubertas, gangguan hormon, hingga stres.

    Berbagai Cara Menghilangkan Jerawat Pasir

    Munculnya jerawat pasir, terutama di wajah, tentu akan mengganggu penampilan dan membuat Anda merasa tidak nyaman. Jerawat pasir biasanya dapat menghilang dengan sendirinya.

    Namun, untuk menghilangkan jerawat pasir yang mengganggu, Anda dapat melakukan beberapa langkah berikut ini:

    • Cuci wajah dengan sabun pembersih muka yang tidak mengandung alkohol.
    • Coba gunakan obat jerawat yang dijual bebas, misalnya krim, salep, atau gel yang mengandung benzoil peroksida, tea tree oil, dan belerang.
    • Segera keringkan kulit wajah ketika wajah berkeringat atau berminyak.
    • Hindari menyentuh atau memencet jerawat.

    Apabila jerawat pasir yang Anda alami tidak membaik dengan beberapa langkah di atas, Anda bisa berkonsultasi ke dokter kulit. Untuk mengatasi jerawat pasir yang Anda alami, dokter dapat meresepkan obat-obatan berikut ini:

    Retinoid

    Retinoid adalah obat yang terbuat dari vitamin A dan berfungsi untuk mencegah penyumbatan sebum, sel kulit mati, dan infeksi bakteri pada pori-pori kulit. Obat ini digunakan dengan cara dioleskan sebanyak 3 kali seminggu pada malam hari ke seluruh wajah.

    Di awal masa penggunaannya, retinoid mungkin akan membuat kulit Anda mungkin akan terasa perih, kering, dan kemerahan karena iritasi. Namun, lama kelamaan efek samping tersebut bisa mereda ketika kulit Anda sudah terbiasa dengan retinoid tersebut.

    Meski demikian, obat jerawat ini tidak boleh digunakan oleh ibu hamil karena berisiko membahayakan janin.

    Antibiotik

    Antibiotik dapat digunakan apabila jerawat pasir yang muncul di kulit Anda disebabkan oleh infeksi bakteri. Antibiotik umumnya digunakan bersamaan dengan obat jerawat yang lain, seperti retinoid dan benzoil peroksida.

    Asam salisilat

    Asam salisilat memiliki kandungan antibakteri yang dapat menghilangkan bakteri penyebab jerawat dan mengurangi minyak berlebih di pori-pori kulit. Meski demikian, penggunaan asam salisilat memiliki efek samping, yaitu iritasi dan perubahan warna kulit.

    Bila jerawat pasir yang muncul tergolong parah, dokter mungkin akan merekomendasikan cara menghilangkan jerawat pasir dengan pembetian suntikan kortikosteroid pada jerawat atau dengan metode lain, misalnya terapi laser dan chemical peels.

    Cara Mencegah Munculnya Jerawat Pasir

    Untuk mencegah munculnya jerawat pasir pada wajah, Anda dapat melakukan beberapa langkah perawatan wajah yang sederhana. Berikut ini adalah beberapa tips untuk mencegah munculnya jerawat pasir di wajah:

    • Bersihkan wajah sebelum tidur dan setelah berolahraga dengan air hangat dan sabun pembersih wajah.
    • Hindari terlalu sering melakukan eksfoliasi atau scrubbing pada wajah karena dapat menyebabkan iritasi kulit.
    • Oleskan tabir surya pada wajah setiap kali beraktivitas di luar ruangan atau di bawah terik sinar matahari.
    • Pilihlah make up dengan label ‘bebas minyak’ atau ‘nonkomedogenik’ yang tidak menyumbat pori-pori kulit.
    • Buanglah make up yang sudah kedaluwarsa, bersihkan peralatan make up setelah digunakan, dan hindari berbagi penggunaan make up dengan orang lain.
    • Cucilah rambut secara rutin, terutama jika Anda memiliki rambut panjang, agar minyak pada rambut tidak menyebabkan penyumbatan pada pori-pori kulit.

    Jerawat pasir yang muncul sesekali dan menghilang sendiri umumnya tidak berbahaya dan tidak membutuhkan penanganan khusus. Namun, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit bila Anda mengalami jerawat pasir yang sering kambuh atau muncul semakin banyak.

    Selain untuk memperbaiki penampilan kulit wajah, jerawat pasir yang tidak kunjung membaik juga perlu diobati oleh dokter kulit agar kondisi tersebut tidak semakin parah atau semakin sering muncul.

     

    Sumber: alodokte.com

  • Sering Risih Karena Jerawatan?? Hindari Kebiasaan ini!

    Membasmi jerawat memang tidak mudah. Namun, produk perawatan wajah yang mahal saja tidak akan berhasil jika kebiasaan sehari-hari yang menjadi faktor penyebab jerawat masih juga Anda lakukan. Simak kebiasaan buruk  serta berbagai makanan penyebab jerawat apa saja yang harus dihindari, agar jerawat tak lagi muncul. Berbagai kebiasaan penyebab jerawat makin meradang, yang mungkin tidak pernah Anda sadari

    Berbagai Kebiasaan Penyebab Jerawat

    Waspadai beberapa kebiasaan berikut ini, karena tanpa disadari dapat menjadi penyebab munculnya jerawat:

    1. Terlalu sering mencuci muka

    Wajah yang kotor sering kali dianggap sebagai penyebab jerawat. Namun, mencuci mukaterlalu sering juga tidak baik, karena dapat membuat wajah kehilangan minyak alami kulit dan mendorong kulit memproduksi minyak lebih banyak lagi. Efeknya, jerawat akan kembali muncul.
    Nah, agar masalah ini tidak kamu alami, disarankan untuk mencuci muka sehari dua kali. Saat mencuci muka, kamu bisa menggunakan air hangat atau air bersih, dan sabun pembersih wajah dengan formulasi yang ringan. Oleskan pembersih wajah menggunakan ujung jari dan pijat secara lembut. Hindari menggunakan kain waslap untuk menyeka wajah, karena berisiko menyebabkan iritasi kulit.

    1. Memencet jerawat

    Mencoba menghilangkan jerawat dengan cara memencet jerawat, justru dapat menyebabkan masalah baru pada kulit. Sebab saat jerawat dipencet dan ditekan, sumbatan pada pori-pori kulit dapat masuk lebih dalam. Ini membuat proses penyembuhan menjadi lebih lama dan dapat meninggalkan bekas jerawat.

    1. Menggunakan telepon seluler (ponsel) yang kotor

    Ponsel yang baru selesai dipakai menelepon akan terkena minyak dan keringat. Apalagi jika tekanan pada pipi kemudian memicu jerawat pecah. Jika kotoran tersebut tidak dibersihkan sebelum digunakan kembali, maka kotoran beserta bakteri yang sudah berkembang biak dapat kembali ke wajah. Jangan malas membersihkan layar ponsel dan disarankan menggunakan ear phone saat menelepon untuk menghindari jerawat muncul.

    1. Produk rambut yang menetes pada wajah

    Jauhkan minyak rambut, gel dan berbagai produk rambut dari dahi atau bagian wajah lainnya, karena dapat memicu timbulnya jerawat. Produk-produk tersebut dapat menyumbat pori-pori. Selain itu, cuci rambut dengan teratur dan hindari penggunaan produk rambut yang banyak mengandung minyak.

    Menggunakan make-up berlebihan

    1. Hindari penggunaan make-up secara berlebihan.

    Gunakan obat jerawat sebelum menggunakan make-up, kemudian bersihkan menjelang tidur. Untuk kulit berjerawat, pilih make-up dengan label bebas minyak dan tidak menyebabkan komedo (non-comedogenic). Ada pula jenis make-up yang bisa kamu gunakan untuk membantu menyembunyikan jerawat.

    1. Terlalu banyak konsumsi makanan manis dan olahan

    Hingga saat ini belum diketahui pasti makanan apa saja yang bisa menyebabkan jerawat. Namun, disarankan untuk membatasi konsumsi makanan manis dan olahan, seperti biskuit, keik, roti putih dan pasta, serta keripik kentang. Makanan dari produk susu juga sebaiknya dibatasi, karena diduga juga berpengaruh terhadap munculnya jerawat.

    1. Kurang telaten mengobati jerawat

    Proses penyembuhan jerawat membutuhkan waktu beberapa minggu. Jerawat tidak dapat segera menghilang hanya dalam satu hari. Jika obat bebas untuk jerawat tidak dapat mengatasi masalah kulit berjerawat dalam waktu 2-4 minggu, sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter kulit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

    1. Menyentuh wajah dengan tangan kotor

    Ini adalah penyebab jerawat yang paling sering dilakukan banyak orang. Bakteri dan berbagai kotoran yang menempel di tangan Anda dapat menempel kulit dan menyumbat pori-pori. Nah, hal inilah yang membuat kulit Anda jadi rentan berjerawat.

    Untuk menghindarinya, kurangi kebiasaan menyentuh wajah atau gunakan tisu bersih saat menyentuh jerawat. Gunting selalu kuku Anda atau selalu dibersihkan bila Anda ingin memiliki kuku panjang. Jangan lupa untuk menjaga kebersihan tangan dengan rutin cuci tangan.

    1. Cara mencuci muka yang kurang tepat

    Pastikan Anda selalu mencuci tangan sampai bersih sebelum cuci muka. Bagi Anda yang memiliki rambut panjang atau berponi, ada baiknya mengikat rambut terlebih dahulu sebelum cuci muka. Dengan begitu Anda juga akan lebih nyaman untuk mencuci wajah Anda. Setelah itu, jika Anda pakai makeup, maka bersihkan riasan terlebih dahulu dengan menggunakan pembersih khusus sesuai dengan jenis kulit. Nah, barulah ke tahap mencuci muka. Gunakan sabun pembeersih sesuai dengan jenis kulit Anda. Pijat wajah dengan lembut selama beberapa detik lalu bilas sampai bersih dengan air yang mengalir.

    1. Tekanan atau gesekan pada kulit

    Menggunakan helm, bra, atau pad bahu dapat menyebabkan jerawat di badan bertambah buruk. Jika Anda sedang telepon, meletakkan handphone di pipi juga dapat menjadi penyebab jerawat muncul atau menjadi lebih parah.

    Meskipun penyebab jerawat masih ada yang tidak diketahui secara pasti. Namun beberapa faktor di atas dapat menjadi salah satu penyebab jerawat maupun menjadi faktor yang membuat Anda lebih berisiko jerawatan. Bahkan hal-hal tersebut juga dapat memicu jerawat atau justru membuatnya menjadi lebih parah.

    Sekarang kamu sudah tahu kan kebiasaan sehari-hari apa saja yang dapat memicu jerawat? Jadi, usahakan untuk menghindari kebiasan tersebut agar wajahmu mulus, bersih, dan bebas jerawat.

    Terdapat empat kondisi yang dapat menyebabkan jerawat, yaitu:

    1. Produksi sebum berlebih. Sebum adalah zat yang diproduksi oleh kelenjar minyak untuk mencegah kulit kering.
    2. Sumbatan pada folikel rambut. Jerawat muncul ketika folikel rambut tersumbat oleh campuran sel kulit mati dan sebum.
    3. Jenis bakteri Propionibacterium acnes bisa berkembang dan menyumbat folikel rambut, serta menyebabkan peradangan.
    4. Aktivitas hormon androgen berlebih dapat menyebabkan jerawat.
    5. Folikel yang tersumbat bisa membengkak dan membentuk komedo putih atau komedo hitam bila terpapar dengan dunia luar. Kondisi tersebut sebaiknya jangan dianggap remeh, karena bisa berkembang menjadi pustula, papula, nodul, atau bahkan kista, apabila terkontaminasi oleh bakteri kulit.

    Faktor Risiko Jerawat

    Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami jerawat, di antaranya:

    • Perubahan hormon. 80% kasus jerawat pada wanita terjadi karena adanya perubahan hormon pada masa tertentu, misalnya menjelang menstruasi, tiga bulan pertama masa kehamilan, atau akibat PCOS.
    • Masa pubertas. Pada masa pubertas, aktivitas hormon testosteron akan meningkat. Akibatnya kelenjar minyak menghasilkan sebum dalam jumlah lebih banyak dari yang dibutuhkan kulit.
    • Seseorang dari keluarga yang bermasalah dengan jerawat lebih berisiko mengalami jerawat.
    • Gesekan kulit dengan benda, contohnya jerawat di wajah akibat terlalu sering mengenakan penutup kepala, jerawat di leher karena pemakaian baju yang terlalu ketat di bagian kerah, atau jerawat di punggung akibat sering menggunakan ransel.
    • Meski stres tidak menyebabkan jerawat, namun dapat memperburuk kondisi jerawat yang sudah ada.
    • Konsumsi obat-obatan, seperti penggunaan litium, kortikosteroid, atau obat antikejang.
    • Penggunaan kosmetik.
    • Merokok.

    Makanan penyebab jerawat yang harus Anda waspadai

    Selain berbagai kebiasaan di atas, penyebab jerawat juga bisa dari makanan yang Anda konsumsi sehari-hari. Pasalnya, setiap makanan yang Anda konsumsi tentu akan memengaruhi kesehatan Anda. Begitu pula untuk kesehatan kulit.

    Berikut ini beberapa makanan penyebab jerawat yang harus Anda ketahui:

    1. Makanan manis

    Menurut studi, salah satu makanan penyebab makanan adalah makanan tinggi gula seperti roti putih, cake, cokelat. Hal ini disebabkan karena kadar glukosa yang tinggi dalam tubuh merangsan kenaikan hormon insulin. Hormon insulin adalah hormon yang berfungsi dalam mengolah glukosa dalam tubuh kita. Kenaikan kadar hormon insulin dalam darah ini dapat memicu peningkatan jumlah sel kelenjar minyak dan kelenjar keringat pada wajah. Hal inilah yang pada akhirnya akan memicu timbulnya jerawat.

    Anda dapat menggabungkan makanan dengan indeks glikemik tinggi yang Anda suka, dengan makanan indeks glikemik rendah untuk diet yang seimbang. Perbanyaklah makan sayuran dan buah-buahan.

    1. Makanan berminyak

    Makanan penyebab jerawat lainnya adalah makanan berminyak. Ya, makanan berminyak sepertti kentang goreng, keripik, dan gorengan, dapat membuat kelenjar minyak di kulit memproduksi lebih banyak minyak. Nah, peningkatkan asupan minyak ini selain membuat kulit Anda berminyak juga memicu pertumbuhan jerawat.

    1. Susu

    Hubungan antara jerawat dan susu memang tidak jelas. Namun, beberapa studi telah menunjukkan bahwa susu dan produk susu seperti keju dan mentega dapat memicu jerawat, atau membuat jerawat Anda bertambah parah.

    Olahan susu lebih mungkin memicu timbulnya peningkatan hormon insulin dan IGF-1 sebagai pencetus jerawat. Hal ini dikarenakan konsumsi olahan susu seperti yogurt, es krim, susu dengan perisa, dan susu rendah lemak  enderung memiliki gula yang lebih banyak sehingga dapat meningkatkan risiko peningkatan hormon insulin saat dikonsumsi bersamaan dengan makanan manis lainnya.

    Bagaimana caranya mencegah jerawat?

    1. Berikut adalah cara-cara untuk mencegah agar wajah Anda terbebas dari jerawat:
    2. Rajin cuci tangan.
    3. Hindari memencet atau memecahkan jerawat karena hal tersebut dapat menyebabkan bekas atau flek pada kulit.
    4. Hindari paparan sinar matahari. Menghindari semua makanan penyebab jerawat yang sudah disebutkan di atas.

     

    Sumber :

    Alodokter.com

    Doktersehat.com

  • Manfaat Puasa Untuk Kesehatan, Otak Sampai Jerawat

    Selain mendapat pahala, ibadah puasa ternyata memiliki manfaat kesehatan bagi orang-orang yang menjalankannya.

    Salah satu gaya hidup yang saat ini jadi tren di kalangan masyarakat yang peduli kesehatan adalah berpuasa.

    Padahal, praktik puasa telah dijalankan umat Islam sejak zaman dulu hingga saat ini. Termasuk menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadan seperti sekarang ini.

    Selain mendapat pahala, ibadah puasa ternyata memiliki manfaat kesehatan bagi orang-orang yang menjalankannya.

    Dilansir dari lifehack.org, manfaat kesehatan dari puasa ternyata banyak dan mengejutkan. Bahkan mungkin tidak pernah terungkap sebelumnya.

    Penasaran manfaat apa saja yang akan diperoleh dari puasa jika dilihat dari segi kesehatan? Simak penjelasannya berikut ini.

    1. Puasa Membantu Menurunkan Berat Badan

    Puasa adalah cara aman untuk menurunkan berat badan. Banyak penelitian menunjukkan puasa yang terkontrol memungkinkan tubuh untuk membakar sel-sel lemak secara lebih efektif daripada hanya diet biasa.

    Puasa yang terkontrol ini memungkinkan tubuh menggunakan lemak sebagai sumber energi daripada gula. Banyak atlet modern yang menjalankan puasa terkontrol sebagai cara mengurangi persentase lemak sebelum bertanding.

    2. Puasa Memperbaiki Sensitivitas Insulin

    Puasa telah terbukti memiliki efek positif pada sensitivitas insulin, yang memungkinkan tubuh untuk mentolerir karbohidrat (gula) lebih baik daripada jika tidak berpuasa. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa setelah berpuasa, insulin menjadi lebih efektif dalam memberitahu sel untuk mengolah glukosa dalam darah.

    3. Puasa Mempercepat Metabolisme

    Puasa memberi waktu istirahat bagi sistem pencernaan. Hal ini berguna bagi metabolisme dalam tubuh untuk membakar kalori secara lebih efisien. Jika pencernaan buruk, akan memengaruhi kemampuan tubuh untuk memetabolisme makanan dan membakar lemak. Puasa dapat mengatur proses pencernaan dan meningkatkan fungsi usus secara lebih baik. Hal ini akan meningkatkan fungsi metabolisme dalam tubuh.

    4. Puasa Memperbaiki Fungsi Otak

    Puasa telah terbukti bisa meningkatkan fungsi otak. Hal ini terjadi karena puasa meningkatkan produksi protein yang disebut brain-derived neurotrophic factor (BDNF).

    BDNF ini akan mengaktifkan sel induk otak untuk diubah menjadi neuron baru, dan memicu produksi senyawa kimia lain yang bisa meningkatkan kesehatan saraf. Protein ini juga melindungi sel-sel otak dari gangguan yang terkait dengan penyakitAlzheimer dan Parkinson.

    5. Puasa Memperbaiki Pola Makan

    Puasa menjadi sarana latihan yang bermanfaat bagi mereka yang menderita gangguan makan berlebihan, dan bagi mereka yang merasa sulit untuk menetapkan pola makan yang benar karena pekerjaan dan prioritas lainnya.

    6. Puasa Membantu Membersihkan Kulit dan Mencegah Jerawat

    Puasa dapat membantu membersihkan kulit. Ini karena tubuh sedang bebas dari tugas memroses makanan di pencernaan. Dengan cara ini, tubuh dapat lebih memfokuskan energi untuk melakukan proses regeneratif pada sistem lain.

    Berpuasa dari fajar hingga petang telah terbukti bisa membantu tubuh membersihkan racun dan mengatur fungsi organ tubuh lainnya seperti hati, ginjal dan bagian lainnya.

    7. Puasa Memperpanjang Usia

    Percaya atau tidak, semakin sedikit kalian makan, semakin panjang usia kalian. Salah satu penyebab utama penuaan dini adalah metabolisme yang lebih lambat karena terlalu banyak makan. Jadi, semakin sedikit makan, semakin sedikit proses yang dibutuhkan pada sistem pencernaan sehingga metabolisme tubuh berjalan lebih cepat dan efisien.

    8. Puasa Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

    Puasa meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena bisa mengurangi radikal bebas, mengatur kondisi peradangan dalam tubuh dan mencegah pembentukan sel kanker. Perhatikan alam, ketika seekor hewan mengalami sakit, ia akan berhenti makan dan malah fokus untuk beristirahat.

    Ini adalah naluri primitif untuk mengurangi stres pada sistem internal mereka sehingga tubuh mereka dapat melawan infeksi penyakit. Anehnya, manusia adalah satu-satunya spesies yang justru mencari makanan ketika sakit, bahkan ketika tidak membutuhkannya.

     

    Sumber : dream.co.id

  • Buah Naga Bisa Membuat Kulit Wajah Tampak Cerah dan Sehat

    Memiliki kulit yang sehat dan cerah, adalah dambaan setiap wanita. Bukan hanya untuk menunjang penampilan, kulit yang sehat juga menunjukkan bahwa sang pemilik tubuh awet muda dan bugar.

    Buah naga dikenal sebagai buah yang memiliki banyak manfaat pada kesempatan kali ini akan dikupas manfaat buah naga untuk kecantikan kulit. Berikut manfaat buah naga untuk kulit.

    1. Menyehatkan kulit dari dalam.

    Dengan kandungan antioksidan yang tinggi, buah naga dapat menyehatkan kulit kamu dari dalam jika dikonsumsi secara rutin. Ditambah lagi, buah naga kaya akan vitamin C yang membuat kulit tampak semakin segar!

    2. Menjaga kulit agar tidak kering.

    Buah naga tidak hanya kaya akan vitamin C, tetapi juga memiliki kadar air setinggi 90%. Karena itu, buah naga dapat menjaga kelembapan kulit dengan menambahkan water content dalam tubuh kamu.

    3. Melawan tanda-tanda penuaan.

    Yaa, buah naga merupakan sumber antioksidan baik yang dapat memberantas radikal bebas. Ingin kulit yang tampak halus dan lebih awet muda? Kamu bisa membuat dragon fruit face pack sendiri di rumah, lho.

    Campurkan 1/2 potongan buah naga dengan 1 sendok makan yogurt hingga halus. Oleskan hasil krim tersebut di wajah kamu, lalu biarkan selama 20 menit sebelum membilas. Gunakan face mask tersebut seminggu sekali, dan kamu dapat melihat hasilnya setelah dua bulan!

    4. Mengobati jerawat.

    Kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah naga dapat membantu meredakan jerawat, lho. Haluskan 1/4 potongan buah naga, kemudian gunakan kapas untuk mengoleskannya di atas jerawat. Setelah itu, biarkan selama 20 menit sebelum dibilas. Ulang proses tersebut dua kali seminggu untuk kulit bebas jerawat!

    5. Meredakan kulit terbakar sinar matahari.

    Kulit terbakar sinar matahari akibat lupa menggunakan suncreen? Not to worry! Kamu dapat menggunakan buah naga sebagai krim untuk mengobati kulit yang terbakar, karena kombinasi vitamin E dan C yang dikandung dapat melindungi kulit dari sinar UV dan meredakan inflamasi.

    Caranya? Campurkan 1/4 potongan buah naga dengan 1 kapsul vitamin E sehingga menjadi krim kental, kemudian oleskan krim di atas kulit dan biarkan selama 30 menit sebelum dibilas.

    Semoga bermanfaat.

     

     

    Sumber :

    • cosmopolitan.co.id
    • kupasbengkulu.com
  • Seputar Fakta dan Mitos Tentang Perawatan Kulit

    Kulit putih bersih mungkin menjadi idaman bagi setiap orang, berbagai cara telah dilakukan perawatan agar kulit bersih dan sehat. Tetap saja kita perlu berhati hati mitos tentang perawatan kulit yang beredar di sekeliling kita. Berikut ini adalah beberapa fakta dan mitos tentang perawatan kulit.

    Mitos dan Fakta Tentang Perawatan Kulit

    1. Makanan berminyak, makanan cepat saji, dan coklat dapat menyebabkan jerawat, mitos atau fakta?

    Ini adalah mitos! Makanan seperti coklat, pizza, kentang goreng, dan semisalnya hanya akan menambah lemak di sekitar perut, paha, dan pinggul. Walaupun makanan ini tidak menyebabkan jerawat namun Anda tetap harus menghindari dan membatasinya. Makanan jenis ini mampu mengganggu kesehatan tubuh dalam jangka waktu yang lama.

    Sedangkan penyebab jerawat adalah sebum dan sekresi lemak yang terbentuk di kulit. Ketika sebum ini menyumbat pori-pori ,maka akan menyebabkan jerawat. Jadi, mengonsumsi makanan berminyak tidak akan menyebabkan jerawat.

    1. Lebih baik memecah jerawat dan mengeluarkan nanah secepatnya agar jerawat cepat menghilang, mitos atau fakta?

    Pernyataan ini tidak sepenuhnya benar, Anda mungkin akan merasa lega ketika telah mengeluarkan nanah dari jerawat Anda. Namun pada saat yang sama masih terdapat nanah di bagian kulit yang lebih dalam. Ketika hal ini terjadi, hasilnya dapat menyebabkan peradangan dan menyebar ke semua kulit wajah. Selain itu, memecah jerawat dapat memicu infeksi dan mendorong bakteri lebih masuk ke dalam kulit.

    Jadi, jika Anda memiliki kebiasaan memecah jerawat segera hentikan. Tetapi jika Anda harus melakukannya, gunakan alat-alat yang telah tersedia dan aman.

    1. Jangan menggunakan pelembap jika Anda memiliki kulit yang berminyak dan mudah terserang jerawat, mitos atau fakta?

    Ini tidak benar, kulit berminyak bahkan masih memerlukan pelembap. Minyak bukan berfungsi sebagai kelembapan pada wajah. Kulit berminyak juga harus dijaga dan dihidrasi menggunakan pelembap. Anda dapat menggunakan pelembap bebas minyak untuk kulit wajah jenis ini.

    Pilihlah pelembab bebas minyak dengan bahan anti penuaan sekaligus mampu memberikan perlindungan terhadap sinar matahari. Hindari juga pelembab non-comedogenic yang berarti pelembap tersebut tidak mampu menyumbat pori-pori kulit dan menyebabkan jerawat.

    1. Pasta gigi dapat membersihkan jerawat, mitos atau fakta?

    Ini adalah mitos! Sekarang ini pasta gigi banyak mengandung bahan untuk memutihkan gigi dan justru dapat mengiritasi kulit wajah Anda jika diterapkan. Dengan demikian pasta gigi dapat menyebabkan peradangan, jerawat, dan bahkan bekas luka pada kulit Anda.

    1. Stres adalah penyebab keriput, mitos atau fakta?

    Ini adalah fakta, stres menyebabkan hormon yang dikenal sebagai kortisol akan meningkat dan mengurai kolagen. Stres menyebabkan serat kolagen, elastin, dan juga aktivitas kelenjar minyak menjadi terurai. Hal ini akan membuat kulit Anda lebih mudah untuk terserang jerawat dan juga memungkinkan Anda untuk mengalami penuaan dini.

    1. Produk yang lebih mahal memberikan hasil yang lebih baik, mitos atau fakta?

    Ini tidak benar! Banyak sekali produk dengan harga yang relatif murah namun memberikan hasil yang lebih baik daripada produk dengan harga yang lebih mahal. Anda harus memilih bahan-bahan terbaik seperti pencegah keriput retinol, peptida yaitu protein kecil yang mempercepat produksi kolagen, antioksidan vitamin C, yang semuanya juga terdapat pada produk dengan harga yang relatif murah.

    Jangan melihat kemasan sebuah produk saja, namun yang lebih penting adalah Anda harus melihat bahan dan kandungannya. Banyak produk-produk kecantikan terbaik yang dijual di toko lokal ataupun klinik kecantikan.

    1. Rutin menggosok wajah dengan sabun akan menjaga kesehatan kulit dan melindunginya dari jerawat, mitos atau fakta?

    Ini tidak benar! Menggosok wajah menggunakan sabun terlalu sering dapat menghilangkan minyak pelindung pada wajah Anda. Sebaiknya, Anda menggunakan pembersih ringan dan tabir surya.

    1. Saat mendung Anda tidak perlu tabir surya, mitos atau fakta?

    Ini tidak benar! Bahkan pada hari yang mendung sekalipun, sinar UV dari matahari dapat menembus awan dan mencapai permukaan bumi. Oleh karena itu, penggunaan tabir surya sebelum keluar rumah juga masih sangat penting bahkan ketika hari sedang mendung.

    Itulah beberapa mitos dan fakta tentang perawatan kulit. Jika masih ada sesuatu yang salah dalam merawat kulit selama ini, segera tinggalkan karena hal itu tidak akan memberikan manfaat apapun. Semoga bermanfaat.

     

     

    Sumber :

    • tipsdoktercantik.com
    • vivahealth.co.id
  • 10 Cara Paling Ampuh Menghilangkan Bekas Jerawat

    Jerawat adalah masalah kulit yang seringkali membuat kita jengkel. Ditambah lagi bekas yang ditimbulkan jerawat sangat sulit untuk dihilangkan.

    Ada banyak cara yang dapat ditempuh untuk menghilangkan bekas jerawat, beberapa diantaranya adalah dengan terapi laser atau menggunakan produk – produk kecantikan yang direkomendasikan dokter maupun yang dapat anda peroleh di pasaran.

    Sudah mencoba berbagai cara menghilangkan bekas jerawat, tapi selalu gagal juga.

    Yuk simak beberapa rekomendasi cara menghilangkan bekas jerawat hitam berikut ini:

    1. Pakai Sunblock

    Untuk Anda yang punya bekas jerawat parah dan menghitam, perlu menggunakan sunblock yang akan mengurangi penggelapan kulit. Setiap keluar rumah, pastikan Anda sudah memakai sunblock secara merata pada wajah dan leher. Sunblock atau tabir surya ini bertujuan melindungi kulit dari radiasi sehingga tak akan memperparah bekas jerawat dan menjadikannya hitam. Ada banyak jenis tabir surya, tapi pastikan Anda memilih yang SPF-nya cukup tinggi misalnya saja 30 SPF dengan PA +++ yang secara efektif menangkal radiasi dari sinar UVA dan UVB. Tabir surya ini tidak hanya digunakan sekali saja, ya, namun perlu diulang pemakaiannya setiap 3 jam atau lebih cepat jika Anda banyak berkeringat.

    2. Aplikasikan Krim Pencerah

    Kalau Anda ingin menghilangkan bekas jerawat pada wajah, cobalah untuk mengaplikasikan krim pencerah kulit yang tinggi kandungan vitamin C. Mengapa harus yang mengandung vitamin C? Sebab vitamin C ini sangat kaya akan antioksidan yang berfungsi melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas. Selain itu, vitamin C juga tinggi akan zat asam yang bisa membantu mengurangi noda hitam pada permukaan kulit sekaligus menghilangkan infeksi yang terjadi akibat peradangan jerawat. Tapi pastikan Anda membeli krim yang aman dan terpercaya ya, jangan yang memiliki kandungan zat berbahaya seperti mercuri.

    3. Coba Lakukan Peeling

    Peeling atau eksfoliasi merupakan teknik pengelupasan kulit untuk membuang bagian terluar kulit yang seringkali kusam dan penuh noda. Peeling sendiri dibagi menjadi dua jenis, yakni chemical peeling atau menggunakan bahan yang dinamakan AHA dan BHA untuk mengelupas lapisan kulit. Kemudian ada juga mechanical peeling yang menggunakan scrub untuk mengangkat lapisan kulit yang kusam. Keduanya bisa kok, dilakukan sendiri di rumah. Namun akan lebih baik lagi kalau Anda datang ke dokter kecantikan untuk melakukan peeling dengan aman.

    4. Mencoba Dermal fillers

    Nah, saat datang ke dokter kecantikan Anda tak hanya bisa melakukan peeling tapi juga beberapa tindakan lain seperti dermal filler. Sering juga dikenal sebagai suntik wajah, dermal filler ini pada dasarnya berfungsi untuk menghilangkan bekas jerawat dan juga membuat kulit wajah lebih kenyal serta halus. Cairan yang disuntikkan ke wajah ini merupakan jenis obat-obatan yang memang aman digunakan. Dermal filler hanya boleh dilakukan dengan tenaga ahli yang sudah bersertifikasi dan tidak boleh dilakukan sembarangan. Banyak kasus dermal filler abal-abal yang justru membahayakan keselamatan penggunanya.

    5. Menerapkan Laser Resurfacing

    Untuk Anda yang mempunyai wajah penuh lubang karena bekas jerawat, laser resurfacing ini layak dicoba. Tujuan utama dari laser resurfacing adalah untuk membuat kulit lebih rata dan mulus serta menghilangkan lapisan teratas kulit yang penuh dengan bekas jerawat. Setelah pelaksanaan laser resurfacing ini, kulit memang akan mengelupas dan kembali pulih setelah 10 atau paling lambat 200 hari lamanya.

    6. Melakukan Intense Pulse Light Treatment

    Ingin perawatan yang aman dan tidak menyakitkan? Anda bisa mencoba intense pulse light treatment ini. Menggunakan cahaya lampu xenon dengan intensitas tinggi, perawatan ini bisa mengatasi berbagai permasalahan kulit membandel mulai dari bekas jerawat menghitam, warna kulit tidak merata, adanya kerutan dan garis halus, bekas luka, sampai dengan flek yang mengganggu penampilan. Perawatan ini sudah mulai banyak di kota-kota besar di Indonesia meski harganya juga masih tergolong mahal dibandingkan dengan jenis perawatan lainnya.

    Kalau Anda merasa kurang nyaman melakukan perawatan di klinik kecantikan atau tidak memiliki budget yang mencukupi, bisa kok mencoba cara menghilangkan bekas jerawat dengan bahan alami. Perawatan ini bisa dilakukan sendiri di rumah karena langkahnya sangat mudah dan bahan-bahannya ada di sekitar Anda:

    7. Menggunakan Masker Lidah Buaya

    Lidah buaya dikenal sebagai salah satu tumbuhan yang memiliki banyak sekali manfaat untuk kulit. Salah satu fungsi lidah buaya yang sudah dipercaya sejak dulu adalah menghilangkan bekas luka dan mempercepat penyembuhan pada kulit yang mengalami peradangan. Untuk Anda yang sedang berjerawat, lidah buaya juga bisa jadi senjata untuk mendinginkan kulit dan mengurangi rasa nyeri. Meski bisa membeli produk masker lidah buaya dalam kemasan, namun yang terbaik adalah memetik lidah buaya langsung dan menjadikannya sebagai masker.

    8. Perawatan dengan Tea Tree Oil

    Ya, Anda pasti sudah tak asing lagi dengan nama tea tree oil. Saat ini ada banyak sekali produk kecantikan yang memanfaatkan tea tree oil untuk perawatan. Tak heran sebab di dalam tea tree oil terkandung zat sejenis benzoil peroksida yang sangat efektif dalam mengatasi jerawat dan berbagai permasalahan kulit. Yang lebih menyenangkan lagi, tea tree oil ini sangat cocok untuk Anda yang memiliki kulit sensitif. Penggunaan tea tree oil tidak akan menjadikan kulit iritasi atau mengelupas dan sama sekali tidak menimbulkan rasa pedih. Bahan perawatan dengan tea tree oil bisa dibuat sendiri di rumah, caranya campurkan beberapa tetes tea tree oil dengan madu dan gosokkan pada kulit lalu diamkan beberapa saat sebelum dibilas.

    9. Rutin Memakai Minyak Zaitun

    Selama ini minyak zaitun atau olive oil dikenal sangat baik untuk kesehatan dan bersahabat dengan orang yang sedang diet. Tapi tak hanya itu saja, minyak zaitun ternyata juga baik untuk menghilangkan bekas jerawat dan bisa dipakai hanya dengan dioleskan pada kulit. Pemakaian minyak zaitun ini juga membantu memenuhi kebutuhan nutrisi kulit terutama untuk Anda yang memiliki kulit kering dan sensitif. Namun pemilik kulit berminyak juga tetap bisa menggunakan minyak zaitun namun dengan dosis yang lebih rendah.

    10. Mengoleskan Air Jeruk Nipis

    Nah, kalau Anda merupakan pemilik kulit berminyak dan berjerawat, perawatan dengan air jeruk nipis patut dicoba. Anda bisa mengoleskan air jeruk nipis ke wajah kemudian didiamkan selama beberapa saat. Jeruk nipis bisa juga dicampur dengan madu untuk membantu menghilangkan peradangan yang muncul akibat jerawat. Pemakaian jeruk nipis juga membantu mengurangi produksi minyak pada wajah.

    Demikian beberapa cara menghilangkan bekas jerawat dan tips yang dapat anda lakukan untuk merawat kesehatan dan kecantikan kulit wajah anda. Ingin mencoba salahsatu cara diatas?

     

     

    Sumber :

    • familinia
    • health.detik
  • Begadang Bisa Pengaruhi Jerawat di Wajah, Apa Benar?

    Begadang tidak hanya dapat membuat Anda jadi kurang tidur dan menurunkan stamina, tetapi juga dapat memicu munculnya jerawat, bahkan memperburuk jerawat yang sudah ada.

    Ketika sering tidur larut malam, itu berarti Anda telah mengurangi waktu tidur yang dibutuhkan untuk meremajakan tubuh. Menurut Livestrong dan Buzzle, kurang tidur dapat menyebabkan stres, peningkatan peradangan, kantung mata, peningkatan resistensi insulin dan depresi.

    Hasil gambar untuk jerawat laki laki

    Bukan cuma memunculkan kantung mata, banyak orang yang menduga bahwa kebiasaan sering begadang juga bisa menjadi salah satu penyebab jerawat di wajah. Apa benar begitu?

    Menurut National Sleep Foundation, kurang tidur akibat sering begadang memang dapat memicu timbulnya jerawat di wajah. Hal ini pun turut disetujui oleh Jessica Krant, MD, MPH, seorang asisten dosen klinis dermatologi dari SUNY Downstate Medical Center di New York.

    Dilansir dari WebMD, tingkat stres dapat meningkat hingga 14 persen setiap kali Anda kurang tidur selama 1 jam. Semakin lama Anda begadang, maka tingkat stres dalam tubuh akan semakin bertambah.

    Ketika stres, tubuh akan membuat lebih banyak hormon kortisol alias hormon stres. Nah, banyaknya hormon kortisol inilah yang akan memicu peradangan pada tubuh, termasuk juga merusak struktur dan fungsi kulit.

    Menurut Jessica Krant, kebiasaan tidur larut malam dapat memperparah munculnya jerawat di wajah. Bahkan, hal ini juga dapat memicu masalah kulit lainnya seperti eksim, dermatitis kontak, hingga psoriasis.

    Namun, bagaimana kalau Anda terpaksa harus begadang untuk hal-hal tertentu, entah karena deadline laporan atau mempersiapkan presentasi besok? Begini cara amannya supaya jerawat tidak mudah muncul.

    • Minum banyak air putih. Hal ini dapat membantu membuang racun dalam tubuh sekaligus melembapkan kulit.
    • Hindari makanan manis. Bukan cuma meningkatkan risiko obesitas, makanan manis juga dapat merangsang produksi minyak di wajah dan memicu jerawat.
    • Cuci muka sebelum tidur. Selarut apa pun Anda tidur, pastikan untuk selalu mencuci muka dulu sebelum menyentuh kasur. Ini bertujuan untuk membilas bakteri atau minyak di wajah yang bisa memicu jerawat.
    • Segera tidur.

    Semoga bermanfaat!

     

     

    Sumber :

    • hellosehat
    • beritasatu
  • 8 Manfaat Pare Mulai Dari Diabetes Sampai Jerawat

    Sayur dengan nama latin Momordica charantia terkenal dengan rasa yang sangat pahit. Pare memang terkenal terasa pahit sehingga kurang disukai oleh beberapa orang terutama oleh kalangan anak muda. Meskipun begitu, bukan berarti sama sekali tidak ada yang menyukai sayur yang satu ini. Beberapa orang justru menyukai sayur ini karena khasiatnya.

    Pare yang terkenal pahit itu bermanfaat menurunkan kadar gula darah. Itulah sebabnya, sayur ini direkomendasikan untuk penderita diabetes melitus. Selain mengendalikan kadar gula darah, ada banyak manfaat kesehatan lain dari pare seperti membantu menghilangkan jerawat, menurunkan berat badan dan masih banyak lagi. Di bawah ini adalah manfaat lainnya dari pare, diantaranya :

    1. Terapi Diabetes Terbaik

    Anda yang memiliki penyakit atau riwayat diabetes, selain mengonsumsi obat-obatan atau obat herbal untuk diabetes, cobalah memilih pare sebagai menu selingan mulai sekarang. Kandungan Polipeptida-p yang terdapat pada biji dan daging buah pare ternyata memiliki efek hipoglikemik yang sangat bagus untuk menurunkan kadar gula dalam darah penyebab diabetes. Tak heran kalau sayuran ini banyak direkomendasikan oleh pakar kesehatan untuk dikonsumsi mereka yang bermasalah dengan gula darah.

    1. Memerangi Kolesterol Jahat

    Kolesterol jahat yang bersarang di banyak jaringan tubuh, terutama darah, merupakan satu dari sekian banyak penyebab timbulnya penyakit berbahaya dan mematikan seperti serangan jantung.

    Nah, kandungan zat tertentu dalam pare ternyata sangat ampuh dalam meningkatkan produksi apolipoprotein A-1 yang merupakan komponen utama kolesterol baik. Makin banyak kadar apolipoprotein A-1 dalam tubuh, artinya makin sedikit jumlah kolesterol jahat dalam darah. Jadi, jangan malas mengonsumsi pare, ya!

    1. Anti-Kanker

    Mencegah datangnya penyakit kanker ternyata semudah mengonsumsi sayur pare, lho. Tidak percaya? Selain mengandung zat antioksidan yang aktif menangkal radikal bebas, pare juga menyimpan zat lektin yang aktif menghambat sintesis protein dan DNA pada limfosit leukemia. Kandungan protein dalam buah berkulit gerigi ini pun dianggap ampuh mencegah pertumbuhan tumor prostat pada laki-laki dewasa.

    1. Mencegah Obesitas

    Anda yang sedang giat menerapkan program diet untuk menurunkan berat badan rasanya harus mulai rajin mengonsumsi pare. Sayuran ini terbukti mampu meningkatkan penggunaan glukosa dan membakar lemak untuk kemudian diubah menjadi energi.

    Manfaat pare yang sudah dimasak

    1. Meningkatkan Produksi ASI

    Bunda sedang menjalani fase menyusui? Cobalah secara rutin mengonsumi pare. Sayuran yang di beberapa daerah disebut paria ini ternyata mengandung zat likopen, fitokimia, serta vitamin K yang sangat bagus untuk merangsang produksi air susu ibu.

    Mengonsumsinya pun bisa dilakukan dengan berbagai cara, baik dimasak dengan bumbu sesuai selera atau dibuat jus pare murni. Jika tidak kuat dengan rasa pahitnya, tambahkan saja gula atau madu secukupnya.

    1. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

    Daging buah dan biji pare memiliki kandungan antivirus yang sangat baik untuk menjaga dan meningkatkan kekebalan tubuh. Anda yang ingin memiliki tubuh yang senantiasa bugar, tak ada salahnya rutin mengonsumsi pare mulai sekarang.

    manfaat pare untuk asma

    1. Meringankan Asma

    Asma merupakan penyakit yang disebabkan banyak faktor, salah satunya adalah cuaca dingin yang ekstrem. Beruntung, peneliti dari University of Massachusetts menemukan kandungan zat anti-histamin, anti inflamasi, supresan, ekspektoran, dan antivirus dalam pare yang sangat bermanfaat dalam meredakan asma, demam, atau bahkan bronchitis.

    Lebih baik konsumsilah pare sesaat sebelum tidur agar waktu istirahat Anda tak terganggu karena sesak napas.

    1. Menghilangkan Jerawat

    Punya masalah dengan jerawat, tapi enggan memakai krim dokter karena takut ketergantungan? Tak usah khawatir, sebab pare bisa jadi solusinya. Kandungan beta-karoten dan antioksidan dalam sayur ini terbukti sangat ampuh mencegah bakteri penyebab jerawat.

    Buat saja masker dari pare. Caranya, pisahkan pare dari biji-bijinya, lalu blender sampai halus dengan menambahkan sedikit air. Jika sudah menjadi pasta, oleskan pada wajah yang sudah dibersihkan air hangat. Lakukan perawatan ini secara rutin sampai wajah benar-benar bebas jerawat.

    Nah, itulah delapan manfaat pare untuk kesehatan tubuh kita, semoga bermanfaat!

     

     

     

    Sumber : https://harvestsupplement.com/berbagai-manfaat-pare-bagi-kesehatan/

  • Tambahkan kacang merah pada menu makan. Rugi jika tidak!

    Kacang merah (Phaseolus vulgaris) termasuk golongan tanaman semak merambat dengan tinggi sekitar 3,5 sampai 5 meter. Buahnya berbentuk polong memanjang dan di tiap polongnya berisi 2-3 biji kacang merah.

    Kacang merah

    Kacang merah ini memiliki kandungan gizi yang sangat banyak sehingga dapat membuat tubuh sehat. kandungan kacang merah tersebut  yaitu asam folat, protein, karbohidrat, kalsium, serat, vitamin B6, besi, thiamine, dan juga mangan. Pengolahan kacang merah sebaiknya tidak terlalu diberi banyak bumbu seperti garam agar gizi di dalamnya tidak hilang. Anda bisa langsung merebus kacang ini tanpa direndam kemudian mengonsumsinya sebagai camilan sehat.

    Dengan kandungan yang melimpah pada kacang merah. Tentunya kacang merah juga miliki manfaat yang melimpah, diantaranya :

    1. Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol

    Dalam beberapa penelitian, didapatkan hasil serempak yang menyatakan bahwa konsumsi kacang merah dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL tanpa memengaruhi kadar kolesterol HDL. Menurut para peneliti, manfaat kacang merah ini hadir berkat proses fermentasi serat larut kacang merah di dalam kolon yang menghasilkan asam butirat dan propionat yang dapat menghambat sintesis kolesterol hepatik sehingga mampu mengurangi kadar kolesterol LDL yang beredar di dalam darah.

    2. Mengurangi Risiko Penyakit Jantung

    Konsumsi kacang merah telah terbukti secara klinis dapat mengurangi konsentrasi protein C-reaktif di dalam tubuh. Protein C-reaktif (CRP) merupakan protein plasma yang diproduksi hati sebagai reaksi dari terjadinya infeksi dan proses inflamasi. Tingginya kadar CRP menunjukkan adanya peradangan di dalam tubuh. Penyakit jantung sendiri terjadi akibat adanya peradangan pada dinding arteri sehingga melonjaknya kadar CRP dapat digunakan sebagai tanda dari semakin meningkatnya risiko penyakit jantung. Selain itu, kacang merah juga dibekali kandungan vitamin B9 atau asam folat yang dapat membantu mengurangi kadar homosistein dalam aliran darah.

    3. Memerangi Diabetes

    Kacang merah mengandung serat tinggi, memiliki angka indeks glikemik yang rendah dan memiliki senyawa antioksidan seperti polifenol yang kesemuanya berkontribusi terhadap efek kontrol glikemik pada penderita diabetes tipe 2. Dalam sebuah uji klinis juga telah dibuktikan bahwa, konsumsi kacang merah mampu meminimalisir lonjakan gula darah pada penderita diabetes dan non-diabetes dengan memperlambat laju pencernaan juga penyerapan gula ke dalam tubuh.

    4. Mampu Melawan Kanker

    Dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan oleh International Journal of Biological Macromolecules, diketahui bahwa kacang merah mampu memberikan efek antiproliferatif dan apoptosis pada sel kanker. Kemampuan kacang merah ini, ditenggarai berkat kombinasi mangan dan vitamin K didalamnya yang mampu mengurangi tingkat kerusakan oksidatif pada DNA mitokondria.

    5. Baik untuk Otak

    Vitamin K yang terkandung dalam kacang merah dapat membantu sintesis sphingolipids yang merupakan komponen utama dari membran myelin dari sel saraf. Kacang merah juga mengandung sejumlah besar thiamin yang dibutuhkan oleh sel otak dalam meningkatkan fungsi kognitif.

    6. Menurunan Berat Badan

    Kacang merah memiliki kemampuan sebagai penghambat aktivitas enzim alfa-amilase yang dihasilkan oleh kelenjar saliva, intraduodenal dan intraileal. Kemampuannya ini mampu memperlambat tingkat penyerapan karbohidrat dari makanan sehingga sangat ideal dalam membantu penurunan berat badan.

    7. Menjaga Kesehatan Pencernaan

    Manfaat kacang merah juga berdampak baik pada kesehatan pencernaan, sebab serat tak larut yang terkandung didalamnya dapat mengatur pergerakan usus dan meningkatkan rangsangan pengeluaran feses dari dalam tubuh. Serat tak larut ini juga berperan dalam membantu proses fermentasi serat makanan di usus besar dan memelihara bakteri baik di saluran pencernaan sehingga dapat membantu mencegah terjadinya kanker usus besar.

    8. Penambah Energi

    Kacang merah sangat tepat dijadikan bekal makanan ketika melakukan perjalanan panjang. Mengapa? karena kacang merah kaya akan zat besi dan mangan yang dapat membantu memulihkan energi seketika yang terkuras selama dalam perjalanan.

    9. Menjaga Kesehatan Tulang

    Kandungan mangan dan kalsium dalam kacang merah membantu perkembangan tulang yang kuat dan sehat sehingga dapat membantu terhindar dari osteoporosis. Kandungan folat pada kacang merah juga terbukti mampu mempertahankan tingkat homosistein dan mengurangi risiko patah tulang pinggul.

    10. Maturasi Sel Darah Merah

    Nutrisi dalam kacang merah bermanfaat untuk sintesis DNA dan RNA, yang berperan dalam penurunan kadar homosistein di arteri sehingga dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

    11. Menangkal Radikal Bebas

    Radikal bebas yang terbentuk dari hasil reaksi metabolisme di dalam sel dapat memicu terjadinya kanker. Untuk mencegah efek buruk tersebut, kita dapat mengonsumsi kacang merah secara rutin. Kacang merah kaya akan senyawa antioksidan yang bersifat anti-kanker sehingga dapat mendetosifikasi radikal bebas tersebut dan mengurangi timbulnya risiko kanker dan berbagai penyakit kronis lainnya.

    12. Menjaga Kesehatan Mata

    Konsumsilah secangkir kacang merah setiap hari, karena kacang merah merupakan sumber mineral zinc atau seng yang baik dan berperan penting dalam menjaga kesehatan mata. Asupan zinc yang cukup dalam tubuh berperan dalam meningkatkan kemampuan penglihatan di malam hari dan mencegah katarak. 14. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh Manfaat kacang merah juga terbukti dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Apa sebab? Di dalam kacang merah terkandung 8 asam amino dasar yang kesemuanya berperan dalam menjaga kesehatan tubuh dan menangkal datangnya berbagai bibit penyakit.

    13. Mencegah Timbulnya Rheumatoid Arthritis

    Mineral tembaga pada kacang merah membantu dalam mengurangi timbulnya berbagai penyakit akibat peradangan seperti rheumatoid arthritis atau biasa kita sebut dengan rematik. Kehadiran mineral tembaga di dalam tubuh juga dibutuhkan untuk mempromosikan aktivitas enzimatik tertentu dan menjaga keelastisan dari ligamen, persendian dan pembuluh darah.

    14. Obat Jerawat Alami

    Bagi yang memiliki masalah dengan jerawat, tak ada salahnya untuk membuktikan manfaat kacang merah satu ini. Kacang merah mengandung mineral zinc yang berperan dalam menjaga kesehatan kulit dengan mengendalikan fungsi kerja dari kelenjar keringat. Ditambah lagi dengan kandungan asam folat yang berperan dalam pembentukan sel kulit baru dan membersihkan pori-pori wajah dari berbagai kotoran, membuatnya mampu menjawab semua persoalan dari masalah jerawat yang dialami.

    Setelah mengetahui beragam manfaat kacang merah yang bisa didapatkan, sayang rasanya jika hanya melewatkannya begitu saja. Mulailah memasukan kacang merah ke dalam makanan Anda misalnya dengan mencampurkannya ke dalam sop, minuman, ataupun memasukkannya ke dalam salad.

     

     

    Sumber: