Tag: Indonesia

  • Indonesia Lebih Maju dalam Intervensi Jantung Dibanding Singapura dan Korea

    Dalam bidang intervensi jantung, Indonesia rupanya lebih maju dibanding negara-negara lain. Sebut saja negara  tetangga, seperti Singapura, Malaysia, dan Korea.

    Pada konferensi pers “ISICAM- INaLive 2018”, Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Teguh Santoso, mengungkapkan, kemajuan yang dicapai di Indonesia bidang intervensi jantung membanggakan.

    “Bukan membanggakan atau cukup membanggakan, tapi amat membanggakan. Kita lebih maju dibanding negara-negara lain,” kata Santoso saat ditemui di Hotel Fairmont, Jakarta, Sabtu (24/11/2018).

    Salah satu contohnya, kasus kebocoran katup jantung yang dapat menggunakan kateter. Tanpa operasi besar atau bedah dada, perbaikan maupun penggantian katup jantung dapat dilakukan.

    “Namun, sebagian besar masyarakat belum mengetahui kalau kita lebih maju dibidang jantung. Makanya, mereka masih banyak yang pergi (berobat) ke luar negeri,” ujar Santoso.

    Kendala intervensi jantung

    Santoso menambahkan, pasien yang berobat ke negara-negara tetangga lain merasa mendapatkan pengobatan yang lebih baik daripada di Indonesia.

    “Sebetulnya, saya yakin negara kita dalam beberapa hal, khususnya intervensi jantung lebih maju dari negara tetangga lain. Saya harus akui juga, pelayanan intervensi jantung belum dinikmati semua karena beberapa kendala,” kata dia menambahkan.

    Terkait masalah pengobatan penyakit jantung, kata Santoso, belum seluruhnya bisa di-coverJKN-KIS BPJS Kesehatan dan asuransi. Beban pembiayaan pun tergolong mahal.

    “Meski begitu, paling tidak, kita punya titik terang. Nama Perhimpunan Intervensi Kardiologi Indonesia (Indonesian Society of Interventional Cardiology) makin dikenal di seluruh dunia. Banyak (dokter) generasi muda yang terkenal. Prestasi mereka juga membanggakan,” kata dia menambahkan.

     

     

    Sumber : liputan6

  • Smash Kuat Duo Minion Andalan Indonesia Mengantarkannya Mempertahankan Gelar di Hong Kong Open 2018

    Jagoan bulutangkis Indonesia Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo hanya membutuhkan waktu 35 menit untuk mengalahkan Takeshi Kamura dan Keigo Sonoda dari Jepang untuk mempertahankan gelar ganda Hong Kong Open mereka pada hari Minggu, 18 November 2018.

    Pasangan nomor satu dunia terlalu kuat bagi para pebulutangkis Jepang, yang menempati peringkat ketiga di dunia, menghancurkan mereka dengan skor 21-13, 21-12 dalam eksekusi permainan yang cepat bahkan mereka melayangkan smash yang begitu kuat mampu untuk merobek karpet Hong Kong Open 2018.

    Marcus Gideon/Kevin Sanjaya berhasil mempertahankan gelar juara Fuzhou China Open 2018 untuk ketiga kalinya. Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Smash Marcus Gideon Begitu Dahsyat Hingga Karpet Hong Kong Open 2018 Robek, http://www.tribunnews.com/sport/2018/11/20/smash-marcus-gideon-begitu-dahsyat-hingga-karpet-hong-kong-open-2018-robek. Editor: Hery Prasetyo
    Marcus Gideon/Kevin Sanjaya berhasil mempertahankan gelar juara Fuzhou China Open 2018 untuk ketiga kalinya | Sumber: Badmintonindonesia.org

    Ini adalah gelar Hong Kong Open kedua untuk Indonesia, yang juga tidak terkalahkan dalam Hong Kong Open edisi tahun lalu.

    Minion andalan Indonesia ini bermain tanpa ampun dalam menekan Jepang, menghalangi setiap ruang yang memungkinkan bagi lawan untuk meningkatkan pertahanan mereka. Marcus dan Kevin tetap fokus untuk mempertahankan tempo mereka, memenangkan setiap poin untuk meninggalkan pasangan Jepang jauh di belakang.
    Juara Hong Kong Open 2018, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo foto bersama runner-up, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), Minggu (18/11/2018). Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul Usai Juarai Hong Kong Open 2018, Ini Kata Marcus/Kevin Menjelang BWF World Tour Finals 2018, http://aceh.tribunnews.com/2018/11/19/usai-juarai-hong-kong-open-2018-ini-kata-marcuskevin-menjelang-bwf-world-tour-finals-2018. Penulis: Safriadi Syahbuddin Editor: Safriadi Syahbuddin
    Juara Hong Kong Open 2018, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo foto bersama runner-up, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda (Jepang), Minggu (18/11/2018)| Sumber: Twitter Badminton Indonesia

    “Kami juga cukup terkejut mengetahui bahwa kami dapat memimpin dari awal pertandingan. Itu sebenarnya tidak biasa, karena berperang melawan mereka biasanya jauh lebih sulit, ”kata Marcus dalam sebuah pernyataan.

    Dengan gelar terbaru, Marcus dan Kevin telah mengumpulkan delapan kemenangan sejauh ini di turnamen papan atas Badminton World Federation (BWF) tahun ini. Kemenangan itu termasuk China Open yang diadakan pekan lalu dan Denmark Open pada bulan lalu.

     

     

     

    Sumber : GNFI

  • Perempuan Ini Wakili Indonesia di World’s Women MP Conference

    Dalam memperingati 100 Tahun Perempuan Inggris masuk parlemen, Parlemen Inggris mengundang sebanyak 100 perempuan yang menjadi anggota parlemen dari seluruh dunia pada event World’s Women MP Conference. Adalah Ledia Hanifa, satu-satunya perempuan yang mewakili Indonesia pada acara yang dihelat di London.

    Perempuan yang duduk di Komisi X DPR itu didaulat untuk menyampaikan pandangannya di sidangan umum tentang peran dan model perempuan di parlemen. Ia memaparkan pentingnya perempuan anggota parlemen.

    Perempuan anggota parlemen harus menjadi rujukan bagi perempuan lainnya yang ingin berjuang di politik. Caranya bisa terbuka soal aktivitas kita lewat media dan sosial media.

    Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

    Ia juga mengatakan untuk jangan pernah takut dalam mendukung perempuan lain yang juga menjadi anggota parlemen. Dampingi dan didik mereka untuk sama-sama berjuang di parlemen.

    Melihat pada sejarah perjuangan perempuan dalam pergerakan Indonesia sejak Indonesia belum merdeka, tepatnya pada 1928. Sementara sebagai anggota dewan, Indonesia memiliki peraturan kuota minimal 30 persen untuk mengakomodir peran perempuan di parlemen.

    “Kami percaya meningkatnya partisipasi perempuan di parlemen bukan soal angka tetapi tentang peningkatan kapasitas perempuan di parlemen. Perempuan memiliki kapabilitas dan kekuatan untuk memperjuangkan isu yang sangat terkait dengan mereka di parlemen,” kata Ledia

    Ledia memiliki harapan  semakin banyak perempuan yang terpilih mewakili rakyat untuk berjuang di parlemen, termasuk di Indonesia. “Jika terpilih itu hanya awalan. Yang lebih penting adalah menunjukkan kinerja terkait isu-isu perempuan, anak dan keluarga untuk negara yang kita cintai,” ujarnya.

     

     

     

    Sumber : GNFI

  • 2 Hafidz Asal Indonesia Tampil pada Ajang MTQ Internasional di Moskow

    Tak ada hentinya anak bangsa mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional, mulai dari dunia hiburan, hingga pendidikan. Tak sedikit pula mereka yang pandai dalam ilmu agama berprestasi di tingkat internasional. Namun sayangnya sangat sedikit pemberitaan mereka di dalam negeri.

    Seperti dua Hafidz cilik asal Indonesia yang tampil pada puncak acara Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Internasional Moskow ke-19 (19th Moscow International Quran Reciting Competition), pada hari Minggu, 21 Oktober 2018. Keduanya adalah Muhammad Ghozali Akbar (10) dan Kamil Ramadhan (11).

    Dikutip dari AntaraNews, santri dari yayasan wakaf Pesantren Yatim Tahfidz Alquran de Mutttaqin ini tampil melantunkan ayat suci Al-Quran, tepatnya pada surat Ar-Rahman ayat 1-40. Menurut Ike Muttaqin, Ketua dari yayasan tersebut, banyak yang menangis terharu, khususnya para peserta lain, ketika mendengar lantunan ayat suci dari kedua hafidz itu. Apalagi sebelum mereka tampil, sejarah singkat kehidupan mereka pun ditayangkan.

    Ike juga menuturkan, mereka ingin memberikan cinta kasih mereka melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Quran.

    Keterangan Gambar (© Pemilik Gambar)

    Kedua hafidz tersebut sama-sama seorang anak yatim. Ahmad, ia memulai belajar membaca al-quran sejak berumur 8 tahun. Hanya dalam waktu 8.5 bulan saja, iya dapat menghafal 30 Juz Al-Quran. Sedangkan Kamil, ia pernah menjadi seorang pengemis. Sama-sama memulai belajar A-Quran sejak umur 8 tahun, dan berhasil menghafal 30 juz dalam waktu 6.5 bulan saja.

    Muttaqin juga menceritakan, Ahmad pernah menjadi juara pertama, sedang Kamil juara ketiga pada lomba Hafiz Indonesia tahun 2017. Pada lomba Hafiz Internasional 2018 di Jeddah, Ahmad memperoleh juara ketiga dan Kamil menempati posisi keenam.

    Ia juga berharap berharap kiprah Ahmad dan Kamil dapat memberikan inspirasi dan motivasi kepada orang lain untuk lebih mencintai Al-Quran dengan banyak membaca, menghafal dan mengamalkannya.

    MTQ Internasional Moskow ke-19 yang diselenggarakan Dewan Mufti Rusia ini berlangsung pada 18-21 Oktober. Kompetisi ini diikuti oleh 33 peserta dari 33 negara, antara lain: Indonesia, Brunei Darussalam, Malaysia, Rusia, Bosnia Herzegovina, Serbia, Turki, Mesir, Yordania, Irak, Iran, Qatar, Saudi Arabia, Kuwait, Uni Emirat Arab, Palestina, Suriah, Tunisia, Yaman, Tanzania, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Uzbekistan.

     

     

     

    Sumber : GNFI

  • Indonesia Masuk 10 Destinasi Terbaik 2019 Versi Lonely Plan

    Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara yang masuk daftar.

    Lonely Planet yang merupakan buku panduan perjalanan dan penerbit media digital terbesar di dunia memasukkan Indonesia dalam 10 negara terbaik untuk dikunjungi tahun 2019. Indonesia berada di peringkat tujuh dunia.

    Lonely Planet.Perusahaan yang dimiliki BBC Worldwide yang membeli 75 persen saham dari pendirinya, Maureen dan Tony Wheeler tahun 2007 dan 25 persen sisanya Februari 2011 menerbitkan daftar 10 negara terbaik untuk dikunjungi tahun 2019 yang direkomendasikan Lonely Planet. Daftar diterbitkan dalam buku Best In Travel 2019. Sampul buku Best in Travel 2019 bergambar Pura Ulun Danu di Bali.

    Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai rekomendasi dari Lonely Planet sangat penting. Karena rekomendasi ini membantu Indonesia mencapai target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2019.

    Referensi ini jelas tidak main-main. Karena, keran wisatawan mancanegara ke Indonesia semakin deras mengalir. Alasannya jelas. Lonely Planet adalah panduan bagi wisatawan mancanegara, ujarnya.

    Indonesia menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang masuk daftar. Tidak ada nama Thailand atau Malaysia yang selama ini menjadi pesaing. Hal ini tentu membuat bangga.

    Ada sejumlah alasan para ahli Lonely Planet memasukkan Indonesia dalam daftar top 10. Kekayaan alam dan budaya Indonesia menjadi alasan pertama. Kekayaan membentang dari Sabang sampai Merauke.

    “Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau yang terdiri atas beragam budaya, kuliner, dan agama. Semua membentang antar pulau, menawarkan segudang pengalaman,” tulis Lonely Planet dalam buku itu.

    Di satu sisi, Lonely Planet juga menuliskan kondisi terakhir Indonesia yang sempat terkena musibah gempa. Namun, mereka menulis bahwa Indonesia adalah negara yang aman untuk dikunjungi.

    “Gempa baru-baru ini terjadi di beberapa bagian Indonesia yang berada di lintasan Ring of Fire. Respons atas bencana alam masih dilakukan, tapi negara ini tetap aman bagi wisatawan,” ujar Lonely Planet.

    Tidak hanya kondisi Indonesia yang disorot. Kebijakan Pemerintah Indonesia memberikan akses bebas visa kunjungan (BVK) untuk 169 negara di dunia, juga dipuji.

    “Akses bebas visa untuk 169 negara. Tidak pernah lebih mudah untuk berkunjung ke negara tropis ini,” tulis Lonely Planet.

    Lonely Planet juga mengimbau semua orang untuk segera liburan ke Indonesia. “Pergilah sekarang ke Indonesia, sebelum semua rahasianya terekspos!” saran Lonely Planet.

    Dalam daftar itu, Sri Lanka menempati peringkat pertama. Diikuti Jerman dan Zimbabwe di posisi dua dan tiga. Sedangkan peringkat empat, lima dan enam berturut-turut diduduki oleh Panama, Kyrgyzstan, dan Yordania. Indonesia berada di peringkat tujuh, di atas Belarusia, Sao Tome and Principe, dan Belize yang dipilih diperingkat delapan, sembilan dan 10.

    Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai rekomendasi dari Lonely Planet sangat penting, karena rekomendasi ini bisa turut membantu Indonesia mencapai target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara tahun 2019. Selain itu, penilaian positif ini bisa mempengaruhi faktor 3C, confidence, credibility, dan calibration.

    ConfidenceAward akan menaikkan tingkat kepercayaan (confidence level) kita. Credibility, jika dikomunikasikan dengan baik, award yang kita peroleh dapat menjadi cara marketing yang paling efektif untuk citra,” ucapnya.

    Sementara dari sisi Calibration, Arief mengatakan, penghargaan juga bermanfaat untuk mengetahui dan mengukur posisi Indonesia dibandingkan dengan yang lain. Bagi Menpar, memenangkan award akan membuat institusi semakin dikenal dan membuka peluang untuk mendapatkan kesempatan di masa mendatang. Sebab semua pihak akan cenderung memilih para pemenang untuk menjadi mitra, pemasok, atau produsennya dibandingkan dengan yang lainnya.

     

     

     

     

    Sumber : Republika.co.id

  • Tim Indonesia Menang di Babak Akhir Olimpiade Catur Internasional

    Anak-anak Bangsa raih kemenangan di pertandingan Babak Akhir Olympiade Catur. Tim Putri berhasil mengalahkan tim Makedonia dengan berhasil meraih point 2,5 – 1,5 untuk Indonesia. Sedangkan Tim Putra Berhasil menaklukkan Algeria dengan point 3 -1 untuk Indonesia.

    “Hasil pertandingan tersebut membuat tim putra Indonesia berhasil naik peringkat dari seeded 69 menjadi 57. Sedangkan tim putri Indonesia naik peringkat dari seeded 47 menjadi 35,” Ujar Kapten Tim Catur Indonesia, Kristianus Liem, pada Olympiade Catur di Batumi yang dikutip dari TribunSport.

    sumber : Humas PERCASI

    Tim Indonesia juga berhasil meraih norma gelar untuk tiga orang pecaturnya, mereka adalah Novendra Priasmoro dan Azarya Jodi Setyaki yang berhasil meraih norma IM dan Samantha Edithso berhasil meraih norma gelar WFM.

    Kristianus Liem juga menjelaskan hasil dari pertandingan tim Indonesia di Olympiade Catur Batumi telah menjadi babak baru dunia catur Indonesia. Meski belum bisa menyabet emas, Tim Indonesia berhasil menaikkan peringkatnya di Dunia Catur. Hal Senada juga diungkapkan R. Artsanti Chief de Mission Tim Catur Indonesia di Batumi.

    sumber : Humas PERCASI

    “Hasil yang cukup baik untuk Tim Catur Indonesia. Setidaknya beberapa pecatur berhasil meraih norma gelar dan bisa meningkatkan rangking Indonesia,” ujar Artsanti.

     

     

    Sumber : https://www.goodnewsfromindonesia.id/2018/10/10/tim-indonesia-menang-di-babak-akhir-olimpiade-catur-internasional

  • Sejarah dan perkembangan batik

    Hari Batik Nasional adalah hari perayaan nasional Indonesia untuk memperingati ditetapkannya batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) pada 2 Oktober 2009 oleh UNESCO. Pada tanggal ini, beragam lapisan masyarakat dari pejabat pemerintah dan pegawai BUMN  hingga pelajar disarankan untuk mengenakan batik.

    Pemilihan Hari Batik Nasional pada 2 Oktober berdasarkan keputusan UNESCO yaitu Badan PBB yang membidangi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan, yang secara resmi mengakui batik Indonesia sebagai warisan budaya dunia. UNESCO memasukkan batik dalam Daftar Representatif Budaya Tak benda Warisan Manusia. Pengakuan terhadap batik merupakan pengakuan internasional terhadap budaya Indonesia.

    Sebagai wujud cinta terhadap batik ada baiknya kita lestarikan budaya batik dan juga mengetahui sejarah perjalanan batik. Batik Indonesia sudah dikenal luas di seluruh penjuru Mancanegara. Bukan hanya terkenal oleh orang-orang Jawa, batik itu sendiri sudah menyebar di semua pulau yang ada di Indonesia.

    Baju yang bermotif batik pun bukan lagi hanya di pakai oleh orang Jawa. Sekarang kain batik sendiri telah dianggap pakaian resmi yang cocok untuk dipakai dalam acara apapun. Bahkan bukan hanya orang yang berkebangsawan, anak muda di seluruh Indonesia juga sering menggunakan baju bermotif batik.

    Awal Sejarah Batik

    sejarah batik

    Jika dilihat dari awal sejarah batik adalah bermula sejak abad ke-17 Masehi. Pada saat itu batik masih ditulis dan dilukis hanya pada daun lotar dan papan rumah adat.

    Pada motif batik itu sendiri juga masih belum berfariasi. Corak dan motifnya masih dominan dengan bentuk tanaman dan binatang. Para pengerajin batik juga masih tidak terlalu banyak. Saat itu membuat batik hanya digunakan sebagai kesenangan pengerajin sendiri.

    Perkembangan Batik

    ini-gambar-perkembangan-sejarah-batik

    Pada perkembangannya, sejarah dari batik itu sendiri telah menarik perhatian dari pembesar Kerajaan Majapahit. Pada saat itu juga pembuatan batik telah berkembang. Bahan yang awalnya dari kulit dan sebagainya sekarang berganti menjadi kain putih atau kain yang berwarna terang. Karena dirasa dari kain putih itu sendiri motif yang didapat lebih tahan lama dan bisa digunakan untuk pemanfaatan yang lebih luas.

    Motifnya juga bukan hanya berkisar pada hewan dan tumbuhan saja. Tapi sekarang motif-motif seperti motif abstrak, motif candi, motif awan, motif wayang beber dan lain sebagainya, telah digunakan pada zaman itu, yaitu pada saat berdirinya Kerajaan Majapahit.

    Dari awal sejarah batik tersebut, akhirnya menyebar luas keseluruh penjuru kerajaan lain. Karena terkenalnya batik tersebut, akhirnya para pembesar dari Kerajaan Mataram, Kerajaan Majapahit, Kerajaan Demak dan kerajaan-kerajaan setelahnya menjadikan batik sebagai simbol budaya.

    Tapi pada saat Islam datang dan telah mempengaruhi banyak dari masyarakat, motif batik yang berbentuk binatang sudah ditiadakan. Karena kain batik yang berbentuk binatang dianggap menyalahi syariat Islam. Sehingga motif tersebut sudah dihapus dan ditiadakan. Kecuali bila pembuatannya disamarkan menggunakan lukisan-lukisan lain.

    sejarah batik

    Untuk teknik pembuatannya sendiri, pada masa itu hanya ada teknik batik tulis. Para pembatik biasanya masih menggunakan teknik tersebut. Karena masih belum ada teknik yang lainnya. Dan pengerajin batik juga pada masa itu masih sangat sedikit.

    Di masa itu juga, pengerajin batik masih menggunakan bahan-bahan alami untuk teknik pewarnaannya. Biasanya bahan yang digunakan untuk mewarnai yang digunakan untuk membatik adalah daun jati tinggi, mengkudu, pohon nila, dan soga. Dan kalau untuk sodanya sendiri, para pembatik masih menggunakan soda abu dan tanah lumpur.

    Sejarah batik sendiri awalnya hanya digunakan oleh kaum yang kedudukannya tinggi dan bermartabat. Biasanya pembesar-pembesar kerajaan saja yang memakainya. Hanya terbatas ruang lingkup keraton.

    Lambat laun batik itu berkembang, akhirnya masyarakat bawah juga ikut menggunakan batik. Dari sinilah corak batik makin memiliki banyak ragam dan motif. Karena pembuatanya juga sesuai dengan minat dan jiwa seni para pembatik.

    Setelah berjalanya waktu yang cukup lama, sejarah batik berubah karena adanya berkembangan teknologi. Teknik batik yang dulunya hanya menggunakan batik tulis, sekarang sudah berkembang menggunakan teknik batik cap dan batik printing. Cara pembuatan seperti ini berkembang setelah usainya perang dunia IIdan masa modernisasi kian menyebar.

    Teknik batik cap dan printing sendiri dianggap teknik yang sangat efisien. Karena tidak membutuhkan banyak waktu untuk membuat sebuah karya batik. Walaupun begitu, kedua teknik tersebut masih kalah dari segi kualitas di mata dunia karena kurang memiliki nilai estetis.

    Sejarah batik dari perkembangannya tidak berhenti disitu saja, karena pada masa sekarang, batik bukan hanya dijadikan sebagai corak pakaian saja. Banyak dari pernak-pernik perlengkapan penampilan atau assesoris yang biasa dikenakan masyarakat sekarang seperti sepatu, dasi, tas juga helm, telah memilih batik sebagai motif utama.

    Bahkan baju-baju kedinasan, seragam sekolah, seragam guru dan lain sebagainya menggunakan motif batik sebagai pilihan utama. Karena motif dari batik itu sendiri yang lebih bebas dan memiliki nilai budaya, yang membuat batik itu punya nilai tersendiri dimata masyarakat.

    Itulah sedikit pembahasan mengenai batik. Semoga menambah wawasan kita semua. Salam Batik!

     

     

     

    Sumber :

    • https://id.wikipedia.org/wiki/Hari_Batik_Nasional
    • https://ceritaihsan.com/sejarah-batik-indonesia
  • Alasan Generasi Milenial Cenderung Mudah Alami Obesitas

    Generasi milenial dinilai cenderung mudah mengalami obesitas. Apalagi saat ini telah beredar berbagai macam makanan dan minuman kekinian cepat saji.

    Makanan dan minuman ini jika dikonsumsi berlebihan dipastikan tidak baik untuk kesehatan. Apalagi, menurut Nutrisionist dari Nutrifood, Moch Aldis R, SKM, CNWC, di antara tren makanan tersebut, kondisi lingkungan juga mempengaruhi.

    Saat ini sudah mulai ada obesogenic environment yaitu lingkungan yang mengarah pada obesitas. Dimana masyarakat kurang melakukan aktivitas dan mengonsumsi makan tinggi kalori, gula, garam dan lemak.

    “Ada istilah obesogenic environment, di mana tanpa kita melakukan apapun, lingkungan kita sudah bisa membuat kita tidak sehat atau menumpuk lemak lebih banyak,” jelas pria yang menjabat sebagai Head of Health Committe Nutrifood belum lama ini di Bogor, Jawa Barat.

    Obesogenic environment sudah berpengaruh besar pada generasi millenial. Bahkan penelitian di Manila menunjukkan bahwa generasi milenial sudah terpapar risiko obesitas sejak kecil.

    Sementara data menunjukkan bahwa 26,6 persen masyarakat Indonesia mengalami obesitas central, dan data tertinggi ada di DKI Jakarta yaitu 39,7 persen. Menurut data Riskesdas tahun 2013, 40,7 persen atau hampir setengah orang Indonesia konsumsi makanan tinggi lemak dan kolesterol lebih dari satu kali sajian.

    Faktanya, 44 persen orang Indonesia makan di luar satu sampai tiga kali seminggu. Dari mulai sekedar ngopi sampai dinner keluarga atau kantor. Belum lagi bila ada promo.

    Bukan hanya itu, teknologi juga secara tidak langsung berperan. Seperti halnya layanan pesan makanan melalui fasilitas daring. Memang membantu tapi juga bisa membuat kita semakin mudah mengakses makanan tidak sehat.

    Meski tidak keluar rumah, lebih mudah dan praktis untuk menumpuk kalori. Apalagi banyak pilihan makanan zaman now yang bisa dipilih.

    “Penelitian di Indonesia, kebiasaan makan di luar, makanan esktra dan free upsize ini bisa menambah hampir 43 persen kalori harian,” jelasnya.

     

    Sumber : Republika.co.id

  • Penyakit yang Mungkin Timbul Ketika Udara Dingin Saat Ini

    Saat ini kita merasakan perubahan udara ekstrem di sebagian Pulau Jawa terutama terjadi pada sore, malam dan dini hari.

    Di Jakarta, kemarin semalam tercatat suhu udara Jakarta sampai mencapai 24 derajat celcius bahkan jika kita terus bergerak kearah barat Depok dan Bogor suhu udara bisa mencapai dibawah 20 derajat.

    Sejumlah warga di linimasa media sosial melaporkan, di Bandung udara kota Bandung mencapai 17 derajat celcius, di Purworejo mencapai 22 derajat celsius semalam. Secara rata-rata penurunan suhu terjadi 20 sampai 30 persen dari hari-hari biasa. Tentu perubahan penurunan suhu udara yang ekstrim ini perlu diantisipasi.

    Dr Ari Fahrial Syam selaku Pendidik dan praktisi klinis dari RSCM mencoba mengidentifikasi dua penyakit yang bisa timbul jika terjadi perubahan suhu udara yang ekstrim saat ini, yaitu:

    1.    Penyakit kronis yang sudah ada sebelumnya pada masyarakat akan mengalami kekambuhan karena udara yang dingin antara lain asma (sesak nafas), pilek alergi (rinitis alergi), sinusitis serta alergi kulit karena udara dingin timbul bentol-bentol dan gatal.

    2.    Penyakit yang timbul langsung akibat udara dingin seperti kulit menjadi kering, kulit telapak kaki menjadi pecah-pecah, timbul pecah-pecah pada bibir dan kadang kala timbul mimisan. Jika paparan udara dingin terus berlangsung akan terjadi penurunan suhu tubuh (hipotermia), tentu hal ini akan mengganggu masyarakat.

    Selain itu perubahan cuaca yang ekstrim ini akan berpengaruh pada daya tahan tubuh masyarakat. Mereka mudah terserang penyakit infeksi virus atau bakteri umumnya berupa infeksi saluran pernafasan atas.  Jika tidak diantisipasi dengan baik infeksi saluran nafas atas akan berlanjut menjadi infeksi pada paru.

    Ada kelompok masyarakat yang mempunyai resiko tinggi gangguan kesehatan karena cuaca dingin yaitu para usia lanjut, anak dan balita,  masyarakat dengan penyakit kronis misalnya mempunyai penyakit diabetes, gangguan jantung dan pembuluh darah serta para masyarakat yang mempunyai masalah dengan tiroidnya.

    Lalu Bagaimana mensiasati udara dingin?

    Ari mengatakan tiada lain untuk mensiati udara dingin kita harus menutupi badan kita agar udara dingin yang menyengat tidak lansung kontak dengan kulit kita. Gunakan jaket yang dapat menutupi seluruh tubuh kita, diusahakan untuk menggunakan pakaian berlapis gunakan tutup kepala tambahan, kaus kaki tebal dan sarung tangan selama berada diluar di saat udara dingin menyengat di luar rumah.

    Diusahakan selalu untuk menggunakan pakaian yang kering dan bersih. Udara dingin yang menyengat dan langsung kontak dengan kulit akan menyebabkan kulit menjadi kering oleh karena itu harus selalu mengolesi lotion pada kulit tangan dan telapak kaki agar kulit tidak mengering dan tidak menimbulkan luka.

    Bibir dan lubang hidung juga diusahakan untuk selalu diolesi krim tentunya krim yang diperuntukan untuk bibir dan hidung agar bibir tidak kering dan tidak menimbulkan luka yang pada akhirnya akan mengurangi nafsu makan. Mimisan atau keluar darah dari hidung sering terjadi pada masyarakat yang mengalami kekeringan pada lubang hidungnya.

    Minum yang cukup untuk mencegah terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan yang akan memperburuk kesehatan akibat udara dingin tersebut. Saat udara dingin kita cenderung tidak haus dan menghindari minum.

    Selain itu kita juga harus menghindari minuman yang mengandung kafein secara berlebihan seperti kopi atau minuman bersoda karena dengan mengonsumsi minuman tersebut akan memperberat dehidrasi dan tubuh menjadi tidak tahan terhadap dingin.

    Jika buang air kecil kita menjadi lebih keruh hal ini merupakan tanda bahwa kita harus meningkatkan untuk mengkonsumsi air. Makan merupakan hal penting dan selalu diperhatikan. Apabila asupan makan kita tidak baik tentunya secara umum hal ini juga akan mempengaruhi daya tahan tubuh kita.

    “Mudah-mudahan informasi ini dapat digunakan untuk antisipasi dan mengatasi masalah udara ekstrem yang ada saat ini sebagian wilayah Indonesia yang terjadi terutama pada malam hari,” kata Ari.

     

    Sumber: Republika.co.id