Tag: Indonesia

  • Lestarikan Cagar Budaya di Kabupaten Bogor

    Pelestarian cagar budaya di Kabupaten Bogor, Jawa Barat menjadi salah satu kunci penting bagi pemerintah daerah setempat dalam upaya meningkatkan angka kunjungan wisata.

    Pengamat budaya dari Universitas Pakuan (Unpak) Bogor Agnes Setyowati menjelaskan, jika memiliki kesadaran yang tinggi akan pelestarian cagar kebudayaan, Bogor mampu berkembang sebagai sektor wisata yang baik. “Kemudian budaya Indonesia juga akan tetap terjaga,” ujarnya di Bogor, Sabtu.

    Menurut Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) Unpak itu, beragam cagar budaya yang dimiliki Indonesia merupakan identitas, jati diri, serta daya tarik dunia terhadap bangsa ini.

    “Kita ketahui bahwa di setiap wilayahnya Indonesia memiliki banyak sekali warisan kebudayaan yang sangat kaya,” kata dia.

    Pemerintah Kabupaten Bogor belakangan menggandeng Pemerintah Korea Selatan demi mendongkrak angka kunjungan wisata di daerah itu.

    “Kabupaten Bogor memiliki visi sebagai The City of Sport and Tourism, kita optimis ke depan jumlah wisatawan asing bisa meningkat dan saya mengundang kepada masyarakat Korea Selatan untuk berkunjung ke Kabupaten Bogor,” kata Bupati Bogor Ade Yasin.

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor Rahmat Surjana menyebutkan hingga kini sudah ada 144 situs cagar budaya di Kabupaten Bogor.

    Ia optimistis bahwa seiring dengan berjalannya waktu, berbagai situs lainnya yang belum ditemukan, bisa segera masuk dalam catatan.

    “Cagar budaya sejarah bangsa kita. Kalau kita sudah mengetahui benda cagar budaya, bahwa kehidupan masyarakat kita yang sebenarnya itu bisa ketahuan dari sana,” ujar dia.

    Sebanyak 144 situs cagar budaya yang kini sudah tercatat Disbudpar Kabupaten Bogor itu tersebar di 33 kecamatan di daerah itu. Masing-masing ditemukan pada waktu yang berbeda. Temuan terbaru, ada tiga situs di Kecamatan Cisarua.

    Sebanyak tiga situs yang ditemukan pada 2018 itu, bernama Batu Sirap, Batu Gantung, dan Batu Gobang. Ketiganya berlokasi di area Gunung Mas, Desa Tugu Utara. Penemuan ketiganya otomatis menambah situs di Kecamatan Cisarua menjadi sembilan situs.

     

    Sumber :

    Republika.co.id

  • MotoGP Rilis Video 3D Render Sirkuit Mandalika Lombok

    Indonesia akan memiliki sirkuit MotoGP pertama di Nusa Tenggara Barat. Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, sirkuit tersebut akan dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus atau KEKMandalika, Lombok Tengha, Nusa Tenggara Barat.

    Dikutip dari Tempo.co, Mandalika adalah kawasan super prioritas untuk mendongkrak jumlah turis asing. Harapannya setelah Sirkuit tersebut selesai dibangun, dapat meningkatkan nilai tambah kawasan tersebut.

    MotoGP merilis video 3 dimensi sirkuit Mandalika Indonesia yang akan dijadikan arena balapan pada 2021 di akun twitter resminya.

    Pada video tersebut, terlihat jalur dan fasilitas apa saja yang akan tersedia saat Indonesia menjadi tuan rumah MotoGP. Sirkuit tersebutlah yang akan dipakai untuk Marc Marquez dan lain-lain bertanding.

    Video terlekat

    Dikutip dari TribunNews, Abdulbar M Mansoer, selaku Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) atau PT Pengembangan Pariwisata Indonesia, mengatakan, Indonesia bersaing dengan Brazil untuk menjadi tuan rumah MotoGP2021 di Sirkuit Mandalika. Pihaknya melakukan tanda tangan kontrak pada Januari dengan Dorna.

    Sirkuit Mandalika berada di Mandalika, sebuah kawasan wisata seluas 1.035 hektar yang berlokasi di Kabupaten Lombok Tengah, NTB, yang sebelumnya telah berstatus sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata.

    Pembangunan badan jalan Sirkuit Mandalika ini akan dimulai pada Oktober 2019 mendatang dan memakan waktu 6-9 bulan.

     

     

     

    Sumber : Tribunnews, Twitter.com, Tempo.co

  • Indonesia Dominasi Kompetisi Robot di Malaysia

    Pelajar Indonesia mendominasi World Robotic for Peace (WRP) tahunan yang diadakan baru-baru ini di University Technology Malaysia di Johor Bahru, Malaysia.

    Selama acara dua hari yang diprakarsai oleh International Robotic Training and Competition (IRTC) pada 1 hingga 2 Februari, siswa dari Gresik, Tuban, dan Malang di Jawa Timur memenangkan medali emas dan perak dalam enam kategori, yaitu Robot Sumo, Transporter, Sepak Bola, Pemecahan Labirin, Battle Maze, dan Line Follower Analog.

    Zikry Azizy Aljava yang berusia dua belas tahun dari sekolah menengah Islam Madrasah Tsanawiyah (MTs) 1 Malang, misalnya, dianugerahi tempat pertama dalam kategori Transporter dan tempat kedua dalam kategori Sepak Bola.

    “Pesaing terberat kami adalah Malaysia; untungnya saya berhasil mengalahkan mereka,” kata Zikry kepada The Jakarta Post pada 4 Maret.

    Zikry Azizy Aljava (paling kiri) terlihat saat pengumuman pemenang dalam kategori Transporter. (Atas perkenan IRTC / File)
    Zikry Azizy Aljava (paling kiri) terlihat saat pengumuman pemenang dalam kategori Transporter | File: IRTC

    Pendiri dan ketua IRTC Armin Irawan mengatakan WRP, yang diadakan untuk yang ke-11 kalinya, melihat partisipasi dari Indonesia, Malaysia, Vietnam, Bangladesh, Myanmar, Kamboja, India, Thailand, Singapura, dan Pakistan.

    “Misi acara adalah untuk menanamkan kedamaian pada anak-anak ini, bahwa robot dan teknologi bukanlah alat untuk perang. Ada banyak hal yang mereka miliki yang bermanfaat bagi kita manusia,” kata Armin.

    Acara tersebut akan berlangsung di Brunei Darussalam tahun depan.

    “Sudah ada rencana untuk menambahkan kategori ke kompetisi, seperti robot bawah air,” tambah Armin

     

     

    Sumber : GNFI

     

     

  • Ada 100 Jenis Kanker dan 10 Jenis yang Sering Ditemukan Di Indonesia

    Coba sebutkan nama-nama kanker yang pernah didengar? Beberapa jenis kanker misalnya, kanker payudara, kanker serviks, kanker hati, dan kanker prostat. Tahukah Anda ternyata ada 100 jenis kanker yang bisa tumbuh di tubuh manusia?

    “Di tubuh manusia banyak sekali kemungkinan terjadi kanker, ada 100 jenis di tubuh manusia itu,” ujar Sonar Soni Panigoro dalam dalam peringatan Hari Kanker Sedunia, Sabtu (23/2).

    Spesialis Bedah Onkologi RS Medistra ini menjelaskan, kanker bisa muncul di mana saja pada tubuh manusia. Dari ujung rambut hingga ujung kaki, dari bagian terluar yaitu kulit, hingga bagian dalam tubuh, yaitu organ bisa terkena kanker. Hanya saja, dari banyaknya jenis kanker itu, terdapat beberapa yang lebih dikenal oleh banyak orang.

    macam-macam-kanker-doktersehat

    Berikut adalah macam macam penyakit kanker yang sering terjadi di Indonesia, di antaranya:

    1. Kanker paru-paru

    Penyebab utama kanker paru-paru adalah merokok. Kanker jenis ini paling banyak menyerang orang berusia 55-65 tahun. Ada dua jenis utama kanker ini, kanker sel paru besar yang paling banyak ditemui, dan kanker sel paru kecil yang menyebar lebih cepat.

    Selain perokok aktif yang berisiko mengalami kanker paru-paru, perokok pasif pun bisa mengalaminya. Meskipun dampak yang ditimbulkan tidak langsung, Anda disarankan berhenti merokok dan menjauhi asap rokok.

    2. Kanker usus

    Kanker usus besar tumbuh di jaringan usus besar, sedangkan kanker rektum tumbuh di beberapa sentimeter di usus besar dekat anus. Kebanyakan kasus diawali dengan gumpalan kecil sel jinak atau polip dan dari waktu ke waktu tumbuh menjadi kanker. Pemeriksaan sangat dianjurkan untuk menemukan polip sebelum berubah menjadi kanker.

    Seiring bertambah usia, risiko kanker usus justru semakin besar. Kanker ganas ini akan akan lebih berisiko apabila Anda memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol, obesitas atau memiliki riwayat dengan jenis kanker ini. Tes screening lebih awal diperlukan agar kemungkinan bertahan hidup lebih baik.

    3. Kanker payudara

    Sel kanker biasanya terbentuk di dalam saluran yang mengalirkan susu ke puting susu atau kelenjar yang memproduksi susu. Meski lebih sering dialami oleh wanita, tak menutup kemungkinan kanker payudara juga bisa terjadi pada pria.

    Gejala utama dari kanker payudara adalah munculnya benjolan yang terasa berbeda dari jaringan sekitar payudara, disertai keluarnya cairan abnormal hingga disertai dengan nyeri. Perlu diketahui, Anda juga lebih mungkin mendapatkan jenis kanker ini jika memiliki perubahan gen tertentu, rutin konsumsi alkohol, terlambat menopause, menstruasi sebelum usia 11 tahun, belum pernah hamil atau hamil di atas usia 35 tahun, hingga terpapar radiasi.

    4. Kanker hati

    Kanker hati lebih sering terjadi pada mereka yang memiliki penyakit hati kronis seperti sirosis. Jenis kanker ini biasanya disebabkan akibat infeksi kronis dengan penyakit seperti hepatitis B dan C, hemochromatosis, cacat lahir, atau konsumsi alkohol berlebihan. Selain itu, kanker hati juga dapat dikaitkan dengan penyakit liver obesitas dan berlemak.

    Perlu diketahui, risiko mengidap kanker hati primer dua kali lipat lebih besar pada pria dan wanita dengan usia rata-rata 60 tahun. Pada umumnya, lebih dari setengah pengidap kanker hati primer memiliki sirosis.

    5. Kanker prostat

    Kanker prostat adalah jenis kanker yang menjadi momok bagi kaum pria, karena penyakit ini menganggu fungsi organ reproduksi pria. Meski begitu, hingga kini penyebab kanker prostat belum diketahui. Pada tingkat dasar, kanker prostat disebabkan oleh perubahan pada DNA sel prostat normal. Hal lain penyebab jenis kanker ini adalah terkait dengan usia lanjut, obesitas, hingga seringnya mengonsumsinya susu tinggi lemak dan daging merah.

    6. Kanker darah (leukemia)

    Pada dasarnya, terdapat banyak jenis kanker darah dan semuanya menyerang jaringan tubuh yang membentuk darah seperti sumsum tulang dan sistem limfatik. Kanker darah mengakibatkan kelebihan produksi sel darah putih yang abnormal.

    Saat kondisi normal, sel darah putih akan berkembang di tubuh secara teratur untuk mengatasi infeksi. Namun bagi penderita jenis kanker ini, sumsung tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal.

    Dengan jumlah sel darah putih yang berlebihan, hal itu akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang. Selain menumpuk, sel abnormal tersebut juga dapat menyebar ke organ lain seperti limfa, hati, ginjal, paru-paru, otak dan tulang belakang.

    Selain jumlah sel darah putih, penyebab kanker darah juga bisa terjadi para mereka yang pernah menjalani pengobatan kanker. Radioterapi atau kemoterapi tertentu diduga dapat memicu kanker darah.

    7. Kanker serviks

    Kanker serviks adalah kanker yang tumbuh di sel-sel di leher rahim. Umumnya, kanker serviks tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Meski belum diketahui penyebabnya dengan pasti, terdapat beberapa faktor utama yang menyebabkan penyakit ini adalah HPV (human papilloma virus).

    Faktor lain yang dapat memicu kanker serviks adalah kebiasaan merokok. Wanita yang merokok dua kali lebih berisiko mengalami kanker serviks dibanding wanita yang tidak merokok.

    Faktor lain yang dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami kanker serviks antara lain: konsumsi pil KB selama 5 tahun atau lebih, konsumsi obat pencegah keguguran, melahirkan di bawah usia 17 tahun, dan riwayat kanker serviks di keluarga.

    8. Kanker lidah

    Secara anatomi, lidah manusia terdiri dari dua bagian: bagian depan yang terletak dalam mulut dan bagian pangkal yang terletak di dekat tenggorokan. Kanker lidah dapat berkembang di kedua bagian tersebut.

    Sementara itu, jenis kanker yang tumbuh pada lidah bagian depan termasuk di dalam kategori kanker mulut. Sementara kanker yang tumbuh pada bagian pangkal lidah termasuk di dalam kanker orofaring.

    Tembakau dan alkohol diduga menjadi penyebab utama kanker lidah karena keduanya  memiliki sifat karsinogenik. Zat-zat yang bersifat karsinogenik umumnya mengandung unsur kimia yang dapat merusak DNA di dalam sel dan memicu kemunculan kanker.

    9. Kanker lambung

    Jenis kanker ini dapat diidap oleh orang-orang dengan segala usia, meski begitu sebagian besar penderitanya berusia 55 tahun ke atas. Secara umum, kanker lambung terjadi ketika sel-sel di lambung berkembang tidak terkendali.

    Akibat pertumbuhan berlebihan tersebut, sel-sel yang tadinya memiliki sifat normal untuk membantu tubuh berfungsi dengan baik, justru menjadi terakumulasi menjadi tumor. Jika tidak mendapatkan penanganan, tumor bisa menjalar ke bagian tubuh melalui sistem limfatik.

    10. Kanker pankreas

    Tumbuhnya tumor di dalam pankreas dapat menyebabkan kanker pankreas. Pada umumnya, kanker pankreas terjadi pada mereka yang berusia lanjut. Terdapat beberapa faktor yang meningkatkan risiko terkena kanker pankreas seperti diabetes, hepatitis kronis dan pernah menderita peradangan pada pankreas (pankreatitis).

    Nah, itulah macam macam kanker yang sering ditemukan di Indonesia. Oleh karena itu, waspada terhadap gejala kanker dapat membantu dokter dalam mendeteksi dini kanker. Semakin cepat dideteksi, semakin tinggi kemungkinannya untuk bisa mengobati kanker.

     

     

    Sumber :

    • republika
    • doktersehat
  • Satelit Nusantara Satu Telah Meluncur dari Cape Canaveral

    Satelit Nusantara Satu telah sukses meluncur Jumat pagi dari Cape Canaveral, Florida, AS. Ini merupakan satelit pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi high throughput satellite (HTS),

    Jika sudah beroperasi, satelit dari PT. Pasifik Satelit Nusantara (PSN) tersebut bisa memberikan layanan internet broadband hingga tiga kali lipat dibandingkan satelit konvensional.  “Butuh sekitar dua pekan sampai satelit ini tiba di slot orbit yang ditentukan,” kata Direktur Jaringan PSN Heru Dwikartono di kantor PSN, Jakarta, Jumat.

    Satelit yang lepas landas menggunakan roket Falcon 9 dari Space-X ini meluncur menuju slot orbit 146 derajat Bujur Timur, tepat di atas Papua. Setelah tiba di slot orbit yang telah ditentukan, bakal ada serangkaian tes yang dilakukan untuk memastikan satelit bekerja dengan baik.

    “Kami pastikan performance di atas sama kayak waktu tes di bawah dan kalau sudah yakin, baru dioperasikan,” ujar Heru.

    Menurut Heru, satelit baru bisa dioperasikan setidaknya tiga pekan setelah tiba di orbit. Sebelum proses peluncuran, satelit sudah melalui serangkaian tes untuk memastikan bisa beroperasi setelah lepas landas.

    Satelit yang diproduksi oleh Space System Loral ini dipersiapkan selama dua tahun, mulai dari menetapkan rancangan, pembelian komponen, perakitan hingga serangkaian tes untuk memastikan satelit bekerja dengan baik setelah diluncurkan. Setelah mengorbit, Satelit Nusantara Satu akan digunakan untuk keperluan pemerintah menyebarkan internet ke pelosok.

    Sebanyak 60 persen layanan teknologi HTS ini sudah disewa oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kerja sama antara PSN dan BAKTI berlangsung selama lima tahun, hingga satelit multifungsi yang disiapkan pemerintah yang ditargetkan rampung pada 2023.

     

     

    Sumber : Republika

  • Anak Bangsa bersama dengan Timnya Raih Juara Karate Internasional di Italia.

    Anak bangsa yang memiliki bakat di dunia Karate, Shofiyah Nur Yustina, meraih medali emas di ajang International Cup 2019 di Italia. Bersama dengan dua kawannya, timnya memperoleh gelar juara Kata dalam kategori beregu. Mereka berasal dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kompetisi tersebut diselenggarakan oleh Shotokan Karate-Do International Federation (SKIF).

    • Shofiyah Nur Yustina meraih medali emas pada ajang Karate International Cup 2019 yang berlangsung di Italia.
    • Ia tidak sendirian, bersama dengan dua kawannya dalam tim, ia meraih juara dalam kategori beregu.
    • Karena kerja kerasnya saat berlatih selama 8-10 jam perhari, wajar jika ia mendapatkan buah dari usahanya.
    Sumber : Medcom

    Ia mengaku telah berlatih selama 8 hingga 10 jam setiap harinya, itulah mengapa ia mendapatkan hasil yang memuaskan. Training dilakukan selama tiga bulan, ia berlatih di training center.

    Dikutip dari Medcom.com, ia mengatakan bahwa Kunci kemenangannya beserta tim, yakni pantang menyerah dalam berlatih. Latihan pun mereka anggap sebagai pertandingan sesungguhnya.

    Sumber : Medcom

    Buah dari kerja kerasnya, ia dapat menyisihkan 25 perwakilan negara lainnya. Termasuk Jepang yang merupakan negara asal cabang olahraga karater tersebut.

    kabarnya, Shofiyah akan mengikuti ajang kejuaraan karate se Asia Tenggara di Solo pada tanggal 8 – 10 Maret 2019, kemudian ia juga akan bertanding di kejuaraan nasional (kejurnas) di Jakarta pada tanggal 25 Maret 2019.

     

     

    Sumber : GNFI

  • Februari Ini Indonesia Akan Meluncurkan Satelit Baru

    Februari tahun 2019 ini, Perusahan telekomunikasi Indonesia akan meluncurkan satelit yang bernama Nusantara Satu, yang dimiliki oleh Pasifik Satelit Nusantara (PSN). Teknologi yang dimiliki oleh satelit ini menggunakan teknologi High Troughput Satellite (HTS) dan teknologi Next Generation Electric Propulsion. Satelit ini menggunakan platform SSL-1300 140 dengan 52 transponder yang diklaim sanggup mengorbit selama lebih dari 15 tahun.

    Direktur Utama PSN Adi Rahman Adiwoso mengatakan, teknologi HTS pada Nusantara Satu akan memberikan layanan internet broadband dengan kapasitas jauh lebih besar ketimbang satelit konvensional yang saat ini ada di Indonesia.

    Sumber : Jawapos

    Dikutip dari Jawapos, Direktur Utama PSN, Adi Rahman Adiwoso mengatakan bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan kini menghadapi tantangan pemerataan akses teknologi digital yang perlu ditangani secara serius. Kehadiran jaringan internet yang merata mampu mengurangi kesenjangan digital dan menjadi urat nadi pertumbuhan ekonomi.

    Nusantara Satu adalah satelit buatan Space System Loral (SSL), sebuah pabrik yang berada di Palo Alto, Amerika Serikat.

    Dengan berat 4,7 ton, satelit ini juga diklaim memiliki kapasitas hingga 15 Gbps dan memiliki cakupan wilayah Asia Tenggara, termasuk seluruh wilayah Indonesia pada sistem HTS.

    Satelit ini akan diantarkan oleh roket Falcon 9 dari Space X dari Cape Caneveral, Florida, Amerika Serikat menuju orbit 146 derajat Bujur Timur tepat berada di atas wilayah Papua, Indonesia, pada 18 Februari mendatang. Dikutip dari Jawapos, PSN diketahui menjadi salah satu dari lima perusahaan Indonesia yang memiliki satelit sendiri. Empat di antaranya adalah Telkom, Bank BRI, MNC, dan Indosat.

     

    Sumber : Jawapos

  • 8 Perusahaan Indonesia Raup Belasan Milyar di Pameran Makanan Amerika Serikat

    Kosulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) San Fransisco yang berkolaborasi dengan Indonesia Trade Center (ITPC) Los Angeles, mengikutsertakan 8 perusahaan pada pameran 44th Winter Fancy Food Show (WFFS), yang dihadiri lebih dari 20.000 pengunjung di San Francisco, California, Amerika Serikat (AS) pada minggu lalu, 13-15 Januari 2019.

    sumber : medcom.id
    sumber : medcom.id

    Melalui rilis pers dari KJRI San Fransisco kamis lalu, hal ini dilakukan untuk mempromosikan dan memperluas akses pasar produk makanan dan minuman khas Indonesia di pasar Ameria Serikat.

    Dengan tema Remarkable Indonesia, gastridiplomacy kembali digencarkan pada tahun ini.

    Produk-produk yang dipromosikan pada acara tersebut yaitu teh organik, sambal kecombrang, selai kacang kenari, snack kacang, rempah-rempah, bumbu masakan siap saji, permen kopi dan jahe, keripik, dan minuman herbal kopi Papua, Sumatra dan Toraja.

    sumber : medcom.id
    sumber : medcom.id

    Dikutip dari KoranJakarta.com, Berhan A Muqtadir, selaku Konsul Muda Ekonomi KJRI San Fransisco, mengatakan, Selama berlangsungnya pameran, para partisipan telah mencatat potensi transaksi total sekitar 1,03 juta dollar AS. “Tidak tertutup kemungkinan terdapat potensi transaksi lainnya pascapertemuan bisnis antara para partisipan dengan beberapa mitra lokal AS yang berminat dengan produk makanan dan minuman khas Indonesia,” imbuhnya.

    Ajang pameran perdagangan tahunan terbesar di Pantai Barat AS tersebut dihelat oleh Specialty Food Association, dan ajang ini merupakan pameran perdagangan tahunan terbesar di Pantai Barat AS. Acara ini juga dikunjungi oleh sekitar 20.000 pengunjung dari perusahaan peritel, food service provider, importir, eksportir, distributor, wholesale dan media, dengan jumlah peserta lebih dari 1500 dari 30 negara.

     

    Sumber : GNFI

  • Siswa Indonesia Jadi Duta Budaya Festival Janadriyah Riyadh

    Atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh, Ahmad Ubaedillah menyampaikan, sebagai tamu kehormatan di festival Janadriyah, setiap harinya Indonesia selalu menyajikan pertunjukan seni yang menampilkan siswa/siswi dari ketiga Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) yang berada di Arab Saudi secara bergantian.

    Untuk Festival Janadriyah ke-33 ini, Sekolah Indonesia Riyadh mengirimkan 100 pelajar, Sekolah Indonesia Jeddah mengirimkan 40 pelajar, dan Sekolah Indonesia Mekkah mengirimkan 30 pelajar.

    “Para pelajar SILN ini menjadi duta budaya kita. Mereka berlatih di sekolah, dan mereka itu betul-betul totalitas,” ujar Ubaedillah di Paviliun Indonesia Festival Janadriyah, Riyadh, Arab Saudi, melalui pesan tertulis yang diterima Republika, Kamis (10/1).

    Delegasi Indonesia untuk Festival Janadriyah diterima Menteri Luar Negeri Saudi Adel Al-Jubeir“Bagaimanapun juga kita harus menghargai hukum yang berlaku di Arab Saudi, misalnya perempuan yang sudah aqil baligh tidak boleh menyanyi atau menari. Jadi yang ditampilkan adalah anak-anak SMP dan SD. Kita hormati ketentuan yang berlaku di sini,” tutur dia.

    Kendati tidak ikut tampil dalam pertunjukan seni, lanjut Ubaedillah, tidak lantas membuat siswa SMA di SILN Arab Saudi lepas tangan dari Festival Janadriyah. Baik siswa maupun guru dan staf sekolah, semua bekerja sama untuk mengharumkan nama Indonesia di Festival Janadriyah ke-33.

    Beberapa pertunjukan seni yang ditampilkan pelajar SILN diantaranya pencak silat, tari kreasi kuda lumping, tari maung lugay, tari badindin, dan tari ondel-ondel. Bahkan menurut dia, mereka juga menyajikan beberapa sendratari, seperti sendratari Roti Island dari Nusa Tenggara Timur, sendratari Mangose Padan Asal Mula Danau Toba Sumatera Utara, dan Sendratari Ande-ande Lumut dari Jawa.

    Selain itu, lanjut Ubaedillah, ada juga penampilan dari siswa SILN yang menyanyikan lagu-lagu daerah dengan diiringi alat musik tradisional yang dimainkan siswa lain, seperti angklung dan gendang.

     

     

    Sumber : republika

  • Bukan di Mesir, Struktur Piramida Tertua di Dunia Justru Ada di Indonesia

    Pada awal abad ke-20 di Jawa Barat, sebuah kawasan yang luas sisa-sisa kompleks yang penuh batu dan beberapa monumen yang dianggap sebagai keajaiban arkeologi ditemukan oleh para penjajah Belanda. Kawasan tersebut dikenal sebagai Gunung Padang, yang sejak penemuannya disebut-sebut sebagai situs egalitik terbesar di seluruh Asia Tenggara.

    Seorang penjaga membersihkan situs Megalitikum Gunung Padang di kawasan Cianjur. Andrean Kristianto/Kompas.com Seorang penjaga membersihkan situs Megalitikum Gunung Padang di kawasan Cianjur.
    Seorang penjaga membersihkan situs Megalitikum Gunung Padang di kawasan Cianjur | Foto: Andrean Kristianto/Kompas.com 

    Sejak ditemukan dari awal abad 20 yang lalu, belum ada yang mengetahui pasti rahasia apa yang tersimpan di dalamnya.

    Pada pertemuan American Geophysical Union 2018 yang lalu, tim peneliti Indonesia mempresentasikan sebuah studi terbaru melalui data-data yang dipaparkan menyatakan bahwa Gunung Padang merupakan struktur piramida tertua di dunia.

    Penelitian tersebut telah dilakukan selama bertahun-tahun mengungkapkan bahwa Gunung Padang tidaklah seperti apa yang biasa di lihat, sebuah bukit. Melainkan serangkaian struktur kuno dengan fondasi berasal dari sekitar 10 ribu tahun lalu (atau bahkan lebih tua).

    “Studi kami membuktikan bahwa strukturnya tidak hanya menutupi lapisan atas, tapi juga membungkus lereng sekitar 15 hektar. Dengan kata lain, strukturnya tidak dangkal dan berakar lebih dalam,” tullis peneliti.

    Gunung Padang diperkirakan memiliki empat lapisan | Foto:
    Gunung Padang diperkirakan memiliki empat lapisan | Foto: Danny Hilman Natawidjaja / LIPI

    Penelitian tersebut diselenggarakan menggunakan kombinasi dari beberapa metode survei seperti ground penetration radar (GPR), tomografi seismik, dan juga penggalian arkeologi, tim peneliti sampai pada penemuan bahwa Gunung Padang tidak berasal dari struktur buatan melainkan dibangun di atas periode prasejarah secara berturut-turut.

    Diperkirakan memiliki empat lapisan, bagian terluar paling atasnya terdiri dari kolom-kolom batu, dinding, jalan, dan ruang-ruang. Sementara itu, lapisan kedua berada sekitar 1-3 meter di bawah permukaan bagian teratas. Menurut peneliti, lapisan kedua ini sebelumnya telah disalahartikan sebagai formasi batuan alami. Padahal, sebenarnya itu adalah susunan batuan kolom yang diatur dalam struktur matriks.

    Di bawahnya, terdapat lapisan ketiga yang terdiri dari batuan bersusun serta ruang bawah tanah yang besar memanjang sampai kedalaman 15 meter. Dan lapisan keempat, terbuat dari batuan basalt yang entah bagaimana dimodifikasi atau diukir oleh tangan manusia.

    Foto lapisan pertama dari dekat. Di bawahnya masih ada tiga lapisan lagi |
    Foto lapisan pertama dari dekat yang di bawahnya masih terdapat tiga lapisan lagi | Foto: Danny Hilman Natawidjaja / LIPI

    Menurut penanggalan radiokarbon yang berhasil dibaca oleh para peneliti, ditunjukkan bahwa lapisan terluar atau lapisan pertama berusia paling muda di banding tiga lapisan lainnya yakni berusia 3.500 tahun, diikuti lapisan kedua yang berusia 8.000 tahun, dan lapisan ketiga sekitar 9.500 hingga 28.000 tahun.

    Danny Hilman Natawidjaja, pemimpin penelitian sekaligus ahli geofisika dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), mengungkapkan bahwa strukturnya yang kuno dan luas mungkin memiliki basis keagamaan.

    Untuk sekarang, hal tersebut masih menjadi spekulasi, tapi jika klaim peneliti tentang struktur pramida ini benar, maka Gunung Padang akan menjadi temuan utama yang dapat menantang gagasan mengenai kemampuan masyarakat prasejarah.

     

     

     

    Sumber: National Geographic