Akhir tahun hingga menjelang bulan baru ditahun baru iklim di Indonesia biasanya terasa dingin, hujan yang terus menerus mengguyur dari pagi hingga malam terkadang menjadi rutinitas yang mau tidak mau harus kita hadapi.
Pergantian musim dari musim kemarau ke musim penghujan ini biasanya membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan, hal ini disebabkan karena tubuh dipaksa beradaptasi dengan suhu dan kelembapan udara yang berbeda daripada sebelumnya.
Meski memang untuk beberapa orang, kehujanan beberapa kali tidak berpengaruh apa-apa pada tubuh mereka, namun ada pula beberapa orang yang hanya sekali terkena hujan, langsung ambruk esok harinya. Nah, agar kejadian ini tidak terjadi, yuk ikuti tips berikut ini :
1. Konsumsi Minuman Hangat
Rasa dingin dapat menurunkan daya tahan tubuh Anda. Jadi saat musim penghujan, perbanyaklah mengonsumsi minuman yang dapat menghangatkan tubuh seperti teh atau jahe hangat. Makanan seperti sup, bakso, atau creamsoup juga berfungsi menghangatkan tubuh Anda.
2. Perbanyak Asupan Vitamin C
Di musim hujan, vitamin C sangat dibutuhkan kehadirannya dalam tubuh manusia karena selain dapat berfungsi sebagai antioksidan, ia juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Anda selalu bisa mendapatkan vitamin C dari berbagai jenis suplemen, tapi akan lebih baik jika Anda memerolehnya dari sumber yang alami. Vitamin C banyak terkandung dalam buah jeruk, kiwi, tomat, dan buah-buahan lain yang berwarna cerah. Agar lebih bervariasi, coba buat menjadi jus, smoothie, dessert sehat, atau dicampurkan dalam semangkuk oats sebagai menu makan pagi.
3. Kurangi Gorengan
Sebaiknya hindari mengonsumsi gorengan, karena makanan yang satu ini penuh dengan minyak sehingga dapat berpengaruh langsung ke tenggorokan atau bisa menyebabkan Anda mudah terserang flu. Dan jika Anda mengkonsumsi gorengan dalam jumlah banyak, hal ini juga bisa menganggu daya tahan tubuh.
4. Segera Mandi Setelah Kehujanan
Penyakit dengan mudah akan muncul ketika tubuh Anda mengalami perubahan suhu yang drastis. Oleh karena itu, saat tubuh basah terkena air hujan, sebaiknya Anda segera mandi dan keramas untuk menstabilkan temperatur dingin yang terbawa oleh air hujan. Saat Anda mengeringkan badan, temperatur tubuh bertahap kembali ke suhu normal.
5. Kenakan Pakaian yang Tebal dan Hangat
Baju yang Anda kenakan juga akan memengaruhi kesehatan tubuh di musim hujan. Hindarilah menggunakan baju tipis dan transparan, terlebih jika Anda sering beraktivitas di luar ruangan. Sweater atau cardigan tebal dan hangat akan menjaga tubuh Anda dari udara dingin saat musim hujan. Dan yang pastinya, jangan lupa membawa payung atau jas hujan dalam tas.
Belakangan ini cuaca berganti tanpa bisa diprediksi. Di pagi hari panas terik, mendadak siang atau sore harinya malah hujan deras. Kondisi cuaca yang tidak menentu seperti sekarang ini membuat kebanyakan orang rentan jatuh sakit, termasuk terserang flu yang memang penyakit segala umat.
Cara terbaik dalam melakukan pencegahan flu dan membantu meningkatkan daya tahan tubuh adalah dengan cukup istirahat, cukup olahraga, dan makan makanan pencegah flu. Makanan pencegah flu ini tidak hanya membantu menstimulasi daya tahan tubuh, tetapi juga membantu mengatasi beberapa gejala awal serangan flu.
Makanan dan minuman pencegah flu
Teh jahe
Untuk mengobati flu biasa, jahe merupakan salah satu makanan terbaik untuk melegakan tenggorokan. Dalam sebuah ulasan yang dipublikasikan di International Journal of Preventative Medicine, para peneliti merangkum bahwa sifat anti-inflamasi jahe yang kuat merupakan kunci untuk melawan flu. Karena peradangan dapat mempengaruhi respons kekebalan tubuh Anda, anti-inflamasi pada jahe dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kekebalan tubuh.
Jeruk (orange)
Makanan dan minuman pencegah flu
Jeruk kaya akan vitamin C, nutrisi penting saat menghadapi perubahan cuaca atau cuaca ekstrim. Menurut sebuah tinjauan yang dilakukan oleh Pusat Nasional untuk Epidemiologi dan Kesehatan Penduduk, di Universitas Nasional Australia, vitamin C sangat membantu dalam mencegah flu biasa bagi orang-orang yang terpapar penyakit yang menyebabkan mereka sakit, seperti cuaca dingin, dan dapat membantu menurunkan lama dan beratnya pilek.
Air
Bila Anda merasa sakit, H2O bisa menjadi salah satu minuman yang paling enak. Tetap terhidrasi bisa membantu melonggarkan tenggorokan. Cobalah minum setidaknya delapan gelas air per hari untuk menjaga agar tetap terhidrasi sepenuhnya karena kita cenderung kehilangan lebih banyak cairan saat kita sakit.
Greek Yogurt / Yogurt Yunani
Yoghurt Yunani mengandung probiotik untuk melawan penyakit dan mengandung protein lebih banyak daripada yogurt biasa. Sebuah meta-analisis yang diterbitkan dalam jurnal Korean Journal of Family Medicine menemukan bahwa probiotik dapat membantu mencegah dan mengobati flu biasa. Para peneliti menemukan bahwa orang yang mengonsumsi probiotik setiap hari memiliki risiko lebih rendah terkena pilek dibandingkan mereka yang tidak makan makanan kaya akan probiotik.
Bluberi
Blueberry mengandung antioksidan yang bisa membantu mengobati dan mencegah batuk dan pilek. Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Auckland, 33 persen orang dewasa yang mengkonsumsi flavonoid – sejenis antioksidan yang ditemukan pada blueberry lebih kecil kemungkinannya untuk terkena flu daripada mereka yang tidak mengonsumsi makanan atau suplemen yang kaya flavonoid setiap hari.
Teh ginseng
Teh ginseng sangat populer karena rasanya yang lezat. Teh telah digunakan sebagai pengobatan untuk infeksi saluran pernafasan bagian atas (common cold). Sebuah tinjauan yang dipublikasikan di Canadian Medical Association Journal mencatat bahwa ginseng telah terbukti mengurangi gejala flu dan influenza secara signifikan. Namun, para peneliti mencatat bahwa masih perlu lebih banyak penelitian untuk sepenuhnya mendukung klaim kekebalan imunitas dari ginseng.
Tomat
Tomat juga merupakan makanan enak untuk dimakan saat Anda sakit karena konsentrasi vitamin C-nya yang tinggi. Hanya satu tomat sedang mengandung sekitar 16 miligram vitamin C, yang sangat baik bagi sistem kekebalan tubuh.
Salmon liar
Salmon liar mengandung seng, nutrisi yang telah terbukti membantu mengurangi gejala flu biasa. Jika Anda menginginkan keluarga, terutama anak-anak Anda, terutama untuk menghindari penyakit di musim penghujan, maka Anda harus memberi mereka makanan yang kaya seng.
Journal of Family Practice menerbitkan sebuah penelitian yang meneliti efek seng pada flu biasa pada anak-anak usia 1 sampai 10 tahun. Peneliti menemukan bahwa seng, jika dibandingkan dengan plasebo, secara signifikan mengurangi keparahan dan lamanya gejala saat dikonsumsi dalam 24 jam setelah gejala flu menyerang.
Coklat hitam
Percaya atau tidak, coklat hitam bisa sangat membantu dalam melawan flu. Coklat hitam mengandung banyak theobromine, sebuah antioksidan yang telah terbukti dapat mengurangi batuk. Sebuah penelitian yang diterbitkan di Frontiers in Pharmacology menemukan bahwa theobromine sangat membantu dalam menekan gejala batuk pada orang dengan bronkitis, namun masih perlu dilakukan banyak penelitian untuk mendukung penemuan ini.
Brokoli
Peneliti dari University of California di Los Angeles melaporkan bahwa brokoli bisa menjadi tambahan yang bagus untuk diet jika Anda ingin mencegah flu. Brokoli membantu meningkatkan kekebalan tubuh. Peneliti mengklaim bahwa sulforaphane, zat kimia yang ada dalam sayuran, membantu memerangi radikal bebas dan mencegah Anda dari sakit.
Minyak zaitun extra virgin
Minyak ini telah terbukti membantu membangun kembali dan meningkatkan kekebalan tubuh. Sebuah studi yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition menemukan kandungan asam lemak tak jenuh ganda dari minyak zaitun bertindak sebagai agen anti-inflamasi pada tubuh, yang juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan menjaga tubuh dari infeksi.
Teh hijau
Teh hijau bukan hanya salah satu dari 5 teh terbaik yang direkomendasikan untuk menurunkan berat badan, tapi juga salah satu sumber terbaik untuk melawan flu. Teh hijau mengandung flavonoid, antioksidan yang meningkatkan kekebalan tubuh, dan memiliki sifat anti-inflamasi, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Indian Society of Periodontology. Studi tersebut menyatakan bahwa katekin antioksidan, yang sangat umum digunakan pada teh hijau, dikenal sebagai antibakteri dan antivirus yang hebat dan dapat membasmi bakteri penyebab pilek dan virus influenza.
Bayam
Bayam merupakan makanan super yang sangat bagus untuk kesehatan secara keseluruhan. Tidak hanya mengandung serat pengatur pencernaan, tapi juga mengandung vitamin C. Vitamin C merupakan nutrisi kuat yang bisa membantu mencegah flu biasa dan membantu mengurangi gejala penyakit.
Roti gandum utuh
Biji-bijian utuh mengandung sifat anti-inflamasi, yang memungkinkan peningkatan produksi bakteri sehat, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh The American Journal of Clinical Nutrition. Tujuh puluh persen sistem kekebalan tubuh tinggal di usus Anda, menurut Tyeese L. Gaines, DO. Jadi, penting untuk menjaga kesehatan Anda jika ingin menghadapi kuman penyebab pilek.
Telur
Telur, terutama kuning telur, mengandung nutrisi penguat kekebalan tubuh. Telur mengandung vitamin D dalam jumlah tinggi, vitamin yang sangat penting dalam mengatur dan memperkuat kekebalan tubuh. Menurut sebuah studi yang diterbitkan di jurnal JAMA, responden yang meminum vitamin D setiap hari di musim dingin cenderung tidak terkena flu atau infeksi saluran pernapasan bagian atas lainnya dibandingkan dengan mereka yang tidak.
Bawang putih
Bawang putih telah dikenal sebagai salah satu makanan untuk mengobati pilek terbaik. Tinjauan terhadap makanan yang dipublikasikan di Cochrane Database of Systematic Reviews menunjukkan bahwa sekelompok responden dalam sebuah penelitian yang memakan bawang putih selama periode tiga bulan hanya memiliki 24 kasus pada flu biasa, penurunan yang signifikan dibandingkan dengan 65 kasus yang dilaporkan oleh kelompok kontrol. Namun, masih perlu lebih banyak penelitian untuk memvalidasi dampak sebenarnya bawang putih terhadap flu biasa.
Apel
Satu buah apel sehari dapat menjauhkan Anda dari dokter. Apel sebenarnya dapat membantu mencegah penyakit seperti flu biasa. Buah ini mengandung antioksidan fitokimia, demikian menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di Nutrition Journal. Antioksidan ini membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan mengurangi risiko penyakit kronis.
Demikianlah artikel mengenai Makanan dan minuman pencegah flu, semoga bermanfaat!