Tag: es

  • Bolehkah Makan Es Krim Saat Demam?

    Saat mengalami demam, badan jadi terasa gerah dan panas, sehingga kebanyakan orang cenderung ingin mengonsumsi sesuatu yang dingin-dingin, seperti es krim. Namun, dari dulu kita sudah sering mendengar nasihat dari orangtua yang mengatakan kalau sedang sakit, tidak boleh makan es krim.

    Hal ini karena es krim dituding dapat memperburuk kondisi demam. Tapi ternyata hal ini tidak benar, lho! Menurut medis, es krim justru baik untuk dikonsumsi saat demam. Yuk, simak penjelasan selengkapnya di sini.

    Makan dan Minum Es Tidak Memperparah Demam

    Pertama-tama, perlu dipahami terlebih dahulu bahwa makan dan minum es tidak menyebabkan atau memperparah kondisi demam. Hal ini karena pada dasarnya demam disebabkan oleh infeksi bakteri atau virus, bukan dari makanan atau minuman yang dikonsumsi.

    James Stackelberg, MD, konsultan di divisi penyakit menular dan profesor kedokteran di Medical School Rochester, Minnesota, membantah mitos kandungan susu di dalam es krim bisa memperbanyak dahak. Ia berpendapat bahwa minum susu termasuk produk olahannya tidak akan menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak dahak saat sakit.

    Demam sendiri sebenarnya adalah pertanda bahwa sistem imun tubuh sedang memerangi peradangan atau infeksi yang sedang terjadi di dalam tubuh. Adapun penyebab demam yang paling umum adalah infeksi bakteri yang menyebabkan radang tenggorokan dan infeksi virus ringan, seperti flu atau pilek yang bisa membaik dalam beberapa hari.

    Jadi, bila kamu sedang demam, sebenarnya boleh saja mengonsumsi makanan atau minuman yang dingin karena tidak akan menyebabkan atau memperparah infeksi dalam tubuh.

    Manfaat Makan Es Krim Saat Demam

    Makan es krim secukupnya saat demam ternyata bermanfaat buat kondisi tubuh kamu, lho. Ini tiga manfaat es krim saat demam:

    1. Mencegah Dehidrasi

    Suhu tubuh yang meningkat saat demam membuat kamu berkeringat lebih banyak dan jadi lebih sering buang air kecil. Akibatnya, kamu berisiko mengalami dehidrasi karena kehilangan banyak cairan. Padahal, mulut kamu mungkin terasa tidak enak bila hanya minum banyak air putih saja.

    1. Menambah Asupan Kalori

    Saat sedang sakit atau demam, kamu memerlukan asupan kalori yang cukup agar bisa melawan penyakit yang menjadi penyebab demam. Nah, es krim merupakan salah satu sumber kalori yang disukai semua orang, apalagi anak-anak. Karena itu, makan es krim bisa menjadi solusi bagi anak-anak atau orang dewasa yang tidak memiliki nafsu makan saat sakit.

    1. Membantu Mengurangi Nyeri di Tenggorokan

    Demam seringkali hadir disertai dengan radang tenggorokan. Di saat seperti ini, makanan dan minuman dingin seperti es krim bisa membantu meredakan rasa nyeri saat menelan.

    Meski bermanfaat, ada hal-hal yang perlu kamu perhatikan bila ingin makan es krim saat demam:

    1. Pilihlah es krim yang tidak mengandung gula tinggi.
    2. Pilih es krim yang rendah lemak.
    3. Meski bermanfaat, es krim bukanlah obat.
    4. Jangan makan es krim terlalu banyak.
    5. Makan es krim juga harus diiring dengan pola makan sehat dan bergizi seimbang.

    Meskipun makan es krim  saat demam bisa membantu Anda agar lebih nyaman, bukan berarti Anda bisa bergantung pada es krim saja untuk mengobati penyakit. Anda tidak disarankan untuk  makan es kerim terlalu banyak saat sakit. Ini karena tubuh Anda juga membutuhkan nutrisi lainnya seperti protein, vitamin, dan mineral untuk melawan infeksi.

    Perlu dipahami bahwa makan es krim tidak bisa mengobati penyakit. Cara yang efektif untuk mengobati penyakit adalah menyerang virus atau bakteri penyebab infeksi. Hal ini bisa dilakukan dengan cara minum obat yang diresepkan dokter, cukup beristirahat, serta mengonsumsi makanan yang bernutrisi lengkap.

     

     

    Sumber :

    Halodoc.com

    Hellosehat.com

  • Bolehkah Minum Air Dingin ketika Cuaca Panas?

    Cuaca yang panas seakan-akan menjadi hal yang lumrah terjadi di Indonesia. Iklim tropis dan lembab memang membuat kita sangat terbiasa mengalami kondisi ini, khususnya di siang hari. Biasanya, kita akan mencari minuman yang dingin dan menyegarkan agar bisa membuat rasa dahaga akibat cuaca yang panas ini mereda. Sayangnya, pakar kesehatan justru berpikir sebaliknya. Jika kita ingin menghilangkan dahaga di tengah cuaca yang panas, kita justru disarankan untuk meminum minuman panas. Mengapa hal ini bisa terjadi?

    Pakar kesehatan dari Loughborough University menyebutkan jika dengan mengkonsumsi minuman panas, kita akan lebih efektif meredakan rasa dahaga di tengah cauca yang panas. Hal ini terjadi karena saat kita meminum minuman panas, kita justru akan membuat suhu tubuh kita tetap stabil. Hal yang berkebalikan terjadi jika kita mengkonsumsi minuman dingin. Memang, ada rasa segar yang akan terasa di tenggorokan jika mengkonsumsinya di suhu yang panas, namun, suhu tubuh justru akan mengalami penurunan dan pada akhirnya kita akan merasakan suhu di luar akan terasa semakin panas. Rasa dahaga juga akan cenderung lebih mudah muncul jika kita mengkonsumsi minuman yang dingin.

    Pakar kesehatan lainnya dari Sydney University bernama Christopher Gordon menyebutkan jika dengan mengkonsumsi minuman panas saat cuaca sedang panas, kita akan membuat produksi keringat meningkat dengan signifikan. Sebagaimana diketahui, keringat adalah mekanisme alami untuk membuat suhu tubuh kita mendingin. Hal ini berarti, kita pun akan merasa lebih dingin dari sebelumnya.

    Dengan adanya fakta-fakta ini, ada baiknya kita mulai mengubah kebiasaan kita mengkonsumsi minuman dingin di saat cuaca yang sangat panas. Meskipun terlihat aneh, konsumsi minuman panas justru akan membuat rasa dahaga kita segera menghilang dan kita pun akan merasa lebih dingin dari sebelumnya. Jika Anda sedang merasa gerah dan minum segelas air hangat di ruangan tertutup, tubuh justru akan menarik kembali keringat Anda. Akibatnya, suhu inti tubuh justru akan semakin meningkat yang membuat Anda merasa semakin gerah dan kepanasan.

    Adapun cara jitu mengusir gerah, diantaranya:

    1. Ngadem di ruangan dingin

    Wajar jika Anda ingin ngadem di ruangan dingin ketika merasa gerah. Masuk ke dalam ruangan ber-AC, tapi jangan lupa untuk buka jendela lebar-lebar untuk membiarkan semilir angin masuk. Tutup gordennya supaya sinar terik matahari bisa terhalangi.

    1. Mandi air dingin

    Mandi air dingin bisa jadi cara yang tepat untuk mendinginkan tubuh setelah panas-panasan beraktivitas. Mandi bisa normalkan kembali suhu tubuh Anda. Namun, keringkan dulu keringat yang menempel sebelum membasuh tubuh.

    1. Makan buah

    Makan sayur dan buah yang mengandung banyak air, seperti semangka, timun, selada, bayam, buah-buahan berry, hingga melon dapat membantu mengusir kegerahan. Jadikan buah-buahan ini sebagai topping yogurt dingin untuk dicamil ketika cuaca panas sembari mencegah tubuh dari dehidrasi.

    1. Minum air putih

    Cuaca panas rentan membuat tubuh dehidrasi. Tangkal dengan minum air putih atau minuman elektrolit yang bisa bantu kembalikan cairan tubuh yang hilang dari keringat.

    Nah, itulah beberapa ulasan mengenai bolehkah minum air dingin ketika cuaca panas.

    Semoga bermanfaat!

     

    Sumber :

    Doktersehat.com

    Hellosehat.com

  • Hati Hati Pecinta Green Tea, Ini Akibatnya Jika Sering Meminumnya

    Teh hijau adalah salah satu minuman yang kini sedang cukup populer, khususnya di kalangan anak muda. Minuman yang memiliki rasa yang enak ini bisa dengan mudah ditemui di berbagai kafe dengan harga yang cukup terjangkau. Tak hanya enak, green tea juga dikenal luas sebagai minuman yang bisa memberikan manfaat kesehatan tubuh, khususnya dalam hal meningkatkan mood, mengatasi stress, dan mencegah kanker.

    Sayangnya, dibalik berbagai kebaikan yang bisa kita dapatkan dari green tea ini, pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada baiknya kita tidak mengkonsumsinya dengan berlebihan.

    Efek Samping Konsumsi Teh Hijau Tiap Hari Secara Berlebihan

    • Menyebabkan Naiknya Asam Lambung

    Teh hijau memiliki kandungan zat tanin yang dapat memicu lambung untuk memproduksi asam lebih banyak. Hal ini sangat berbahaya bagi penderita asam lambung, sehingga sebaiknya hindari mengkonsumsi teh hijau berlebihan bagi penderita asam lambung. Meskipun demikian, teh hijau masih aman bagi orang yang tidak memiliki masalah dengan asam lambung.

    • Mengganggu Kesehatan Ginjal

    Hindari mengkonsumsi teh hijau yang bersamaan dengan obat dari dokter atau sedang dalam pengawasan medis. Hal ini dapat mengganggu kesehatan dan kinerja ginjal, sehingga menimbulkan masalah pada ginjal. Sebab, cara kerja teh hijau berbeda dengan obat – obatan dari dokter. Bukan penyakit yang akan hilang, namun penyakit yang datang.

    • Mengganggu Sekresi Hormon

    Mengkonsumsi secara berlebihan memang sangat tidak dianjurkan dan tidak baik bagi kesehatan, begitu juga dengan teh hijau yang dikonsumsi dalam jumlah yang berlebihan. Akibatnya dapat mengganggu sekresi hormon dalam tubuh. Oleh karena itu, sebaiknya hindari mengkonsumsi teh hijau berlebihan. Konsumsi teh hijau maksimal 3 cangkir per harinya.

    • Mengganggu Penyerapan Zat Besi

    Selain dapat menaikkan kadar asam lambung pada penderita asam lambung, teh hijau ternyata juga dapat mengakibatkan gangguan kemampuan darah untuk menyerap zat besi dan nutrisi lainnya yang dibutuhkan oleh tubuh apabila dikonsumsi dalam jumlah berlebih. Oleh karena itu, hindari konsumsi teh hijau berlebihan.

    • Insomnia

    Seperti halnya kopi, teh hijau memiliki kadar kafein yang cukup tinggi. Sehingga sepatutnya untuk menghindari konsumsi teh hijau secara berlebihan. Akibatnya akan mengalami kecemasan dan susah untuk tidur atau mengalami insomnia.

    • Mengganggu Kesehatan Janin

    The hijau juga tidak disarankan bagi wanita hamil atau sedang mengandung. Sebab kandungan kafein yang cukup tinggi pada teh hijau dapat mengakibatkan gangguan pada otak janin, sehingga sulit untuk berkembang.

    Untuk menghindari efek samping dari teh hijau, sebaiknya Anda tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

    Semoga bermanfaat.,

     

     

     

    Sumber :

    • doktersehat
    • detik
    • kesehatanpedia