Tag: daya tahan tubuh

  • Herbal Penunjang Daya Tahan Tubuh

    Sahabat, dengan situasi COVID-19 yang belum mereda hingga saat ini, ditambah adaptasi kebiasaan baru yang saat ini diterapkan membuat kita semua semakin berani beraktivitas diluar. Tidak ada salahnya, dengan syarat tentu tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dan melakukan juga tindakan-tindakan pencegahannya. Salah satunya dengan menjaga daya tahan tubuh kita, ditambah mulainya kembali aktivitas tentu tubuh pun butuh penyesuaian.

     

    Mengutip dari laman CNN Indonesia, Ada beberapa rempah yang bisa Anda konsumsi untuk menambah daya tahan tubuh.

    1. Kunyit
    Kunyit merupakan salah satu rempah yang memiliki warna kuning yang khas. Rempah satu ini memiliki manfaat sebagai bumbu dapur, bahan pewarna kuning alami juga bahan ramuan jamu.

    Menurut Profesor Amir Soebandrio, Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, kandungan kurkumin pada kunyit secara umum bisa meningkatkan kesehatan tubuh.

    “Karena ada beberapa kajian bahwa kurkumin punya efek misalnya menurunkan peradangan, ada yang menyebut efek antioksidan, itu semua pada intinya untuk meningkatkan kesehatan, daya tahan tubuh,” jelas Amir melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

    Anda bisa mengonsumsi kunyit dengan diparut dan diambil ekstraknya. Ada pula cara praktis dengan menyeduh kunyit bubuk atau tablet ekstrak kunyit yang tersedia di pasaran.

    2. Jahe
    Cuaca tak menentu kadang membuat tubuh mudah terserang penyakit. Jahe bisa Anda manfaatkan untuk membantu menjaga daya tahan tubuh.

    “Senyawa gingerin pada jahe bisa untuk antiinflamasi atau radang flu, demikian juga beberapa antioksidan pada rempah untuk imunitas tubuh,” kata Profesor Dodik Briawan, ahli gizi masyarakat IPB lewat pesan singkat, Senin (2/3).

    Cukup rebus beberapa ruas jahe lalu minum air rebusannya. Selain memberikan efek hangat, jahe bisa meredakan batuk dan melegakan hidung tersumbat akibat pilek.

    3. Temulawak
    Seperti kunyit, temulawak juga mengandung kurkumin yang memberikan warna kuning pada rempah ini. Konsumsi temulawak pun diyakini bisa menyehatkan sekaligus meningkatkan daya tahan tubuh.

    Anda tentu masih ingat resep jamu ala Presiden Jokowi. Resepnya sederhana, cukup merebus temulawak, kunyit dan jahe. Selain menjaga daya tahan tubuh, temulawak juga mampu melindungi organ hati.

    4. Kayu manis
    Aroma khasnya membuat kayu manis banyak dimanfaatkan sebagai campuran masakan maupun kudapan. Kayu manis banyak mengandung kalsium, serat, vitamin B6, magnesium, zat besi, vitamin A, karbohidrat dan vitamin C.

    Kayu manis juga dikenal kaya akan antioksidan, antimikroba dan antiinflamasi sehingga rempah ini bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Jenis rempah ini biasa dikonsumsi dalam bentuk serbuk sebagai campuran minuman atau makanan. Kayu manis utuh pun bisa sebagai campuran pada rebusan jamu.

    5. Sereh
    Daun sereh berkaitan dengan kesehatan. Daun yang kerap dijadikan pelengkap bumbu masakan ini mengandung vitamin B, magnesium, kalium dan zat besi.

    Sereh bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Kandungan antioksidannya berperan melawan radikal bebas. Sereh memiliki beberapa jenis antioksidan seperti asam klorogenat, isoorientin, dan swertia japonin.

     

    Jadi Sahabat, tetap perhatikan apa yang kita konsumsi, kemana kita berkunjung, dengan siapa kita berinteraksi, selama masa adaptasi kebiasaan baru. Karena kita tidak pernah tahu ancaman ini tetap ada atau kapan ia berakhir, maka teruslah berikhtiar semoga Allah limpahkan kesehatan untuk kita semua.

     

    Referensi : CNN Indonesia

  • Tingkatkan Daya Tahan Tubuh Anda dengan 8 Hal ini

    Pergantian musim seringkali menimbulkan berbagai gangguan penyakit termasuk serangan flu yang bisa sangat mengganggu aktivitas Anda. Akan tetapi, serangan flu dapat dicegah dengan memperkuat sistem kekebalan alami tubuh. Bagaimana caranya? Berikut delapan cara yang bisa membantu menjauhkan flu dari Anda.

    Anak sehat

    Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Dari hal tersebut, bisa disimpulkan; sebagian besar imun berada di sistem pencernaan. Itulah sebabnya, meningkatkan daya tahan tubuh secara alami harus dimulai dengan menerapkan tips-tips berikut ini.

    1. Tidur Berkualitas

    Apakah Anda sering merasa lemas dan kurang bergairah? Kurang tidur bisa menjadi salah satu penyebab utamanya. Hal itu menandakan sistem kekebalan tubuh sedang melemah.

    Ketika tidur, sel T yang ada di dalam tubuh bekerja untuk memperbaiki sistem imun. Sel ini melawan berbagai virus dan patogen. Sebaliknya, jika Anda tidak istirahat selama 24 jam, kinerja sel T menjadi terhambat.

    Fakta tersebut diungkapkan melalui penelitian di Mayo Clinic. Mereka membuktikan bahwa, tidur nyenyak membantu tubuh dalam membentuk kekebalan tubuh secara natural.

    2. Mendapat Cukup Sinar Matahari

    Anda merasa takut terkena paparan sinar matahari? Mulai sekarang, abaikan rasa itu. Pasalnya, cahaya matahari di jam tertentu sangat bagus untuk mempertahankan kekebalan tubuh.

    Pertama, sinar matahari mengandung vitamin D yang bisa mencegah penyakit autoimun dan kanker. Kedua, cahaya ultravioletnya mampu meningkatkan kinerja sel T di dalam tubuh manusia. Penelitian tim Georgetown University Medical Center mengungkapkan bahwa, butuh waktu sekitar 5-10 menit agar sinar tersebut bisa memperkuat imun.

    3. Konsumsi Yoghurt

    Salah satu organ yang membentuk kekebalan tubuh adalah usus. Untuk meningkatkan imun tersebut, usus membutuhkan probiotik. Umumnya, probiotik berasal dari bakteri Lactobacillus dan Bifidobacterium.

    Yoghurt merupakan minuman berbahan dasar susu yang mengandung Lactobacillus bulgaricus. Karena itu, mengonsumsinya secara rutin bisa mencegah berbagai macam penyakit berbahaya, semisal gagal jantung. Pun mampu meningkatkan kinerja sel NK (Natural Killer); sistem imun terkuat di dalam tubuh.

    4. Mengendalikan Pikiran agar Tidak Stres

    Saat Anda stres, tubuh melepaskan hormon glukokortikoid. Pelepasan tersebut bisa terjadi dalam jangka waktu lama. Jika diabaikan, pengeluaran hormon dapat mengganggu kinerja timus sebagai organ yang memproduksi imun.

    Selain itu, pun bisa menghambat aktivitas sel T. Menurut riset tim dari Ohio State University, jumlah sel T pada penderita depresi cenderung menurun. Hal itu karena produksi interleukin dan sitokin di dalam tubuh terganggu oleh hormon stres.

    5. Hindari Rokok dan Alkohol

    Merokok tidak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga bisa menurunkan kekebalan tubuh. Bagaimana hal itu terjadi? Hal ini disebabkan oleh zat nikotin dengan jumlah tinggi yang dikandung rokok.

    Beberapa efek negatif nikotin, yaitu meningkatkan detak jantung, menaikkan tekanan darah, serta menyebabkan insomnia. Ketika seseorang terkena insomnia, secara otomatis gelombang otak terus terjaga. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tidak tidur semalaman bisa melemahkan fungsi sel T.

    Akibatnya bisa ditebak; kekebalan tubuh menurun secara signifikan jika kebiasaan merokok diteruskan. Hal itu juga berlaku pada konsumsi alkohol. Senyawa ini mampu menghancurkan sel imun dalam sekejap. Menghindari rokok dan alkohol merupakan salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh yang sangat efektif dan bisa mulai Anda terapkan sekarang juga!

    6. Mengonsumsi Buah yang Mengandung Vitamin C

    Anda suka makan jeruk? Buah ini mengandung banyak vitamin C yang bisa meningkatkan aktivitas sel NK. Salah satu fungsi sel NK adalah mencegah serangan penyakit kanker.

    Selain sel NK, kinerja neutrofil juga lebih optimal. Sel ini merupakan bagian dari darah putih yang dapat memulihkan dan mencegah infeksi. Vitamin C juga memperkuat limfosit sehingga tubuh mampu mendeteksi keberadaan virus dan bakteri berbahaya.

    Lalu, buah apa yang memiliki kandungan vitamin C tertinggi? Satu buah jambu biji mengandung 200-an mg vitamin C, sedangkan jeruk hanya 59-83 mg. Artinya, Anda bisa mengonsumsi jambu biji sebagai pengganti jeruk.

    7. Minum Cukup Air Putih

    Anda pernah merasakan letih meski tidak beraktivitas? Salah satu penyebabnya adalah kurang minum air putih. Dilansir dari situs health.harvard.edu, kekurangan cairan bisa mengakibatkan tubuh lemah.

    Karena itu, cobalah minum air putih minimal 8 gelas sehari. Kebiasaan ini efektif membentuk sistem imun di dalam tubuh.

    8Minum Teh

    Dalam penelitian Harvard, orang-orang yang minum 5 cangkir teh hitam selama 2 minggu memiliki kadar interferon penangkal serangan virus, 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan mereka yang meminum minuman plasebo panas.

    Kandungan asam amino yang bertanggung jawab atas peningkatan daya tahan tubuh ini, L-theanin, sangat banyak dalam teh hitam dan teh hijau, bahkan teh nonkafein juga memilikinya! Dosis optimalnya adalah beberapa cangkir setiap hari.

    Tips Khusus: Untuk meningkatkan kadar antioksidan hingga 5 kali lipat lebih banyak dari sekantong teh, celupkan naik turun selama Anda menyeduhnya.

    Makanan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Cara meningkatkan daya tahan tubuh sebenarnya tidak sulit. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat. Berikut ini adalah beragam makanan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh:

    • Brokoli
      Sayang rasanya jika Anda tidak memasukkan brokoli ke dalam menu harian Anda, karena sayuran ini kaya akan vitamin, seperti vitamin E, A, dan C. Selain itu, brokoli juga mengandung mineral dan antioksidan. Cara mengolahnya pun tidak rumit. Cukup rebus sebentar, lalu santap selagi hangat.
    • Bayam 
      Bayam kaya akan vitamin C, beta karoten, dan antioksidan. Dengan kandungannya ini, bayam dapat membantu meningkatkan kemampuan sistem imun tubuh untuk melawan infeksi.
    • Kacang almond
      Kacang almond merupakan sumber vitamin E. Perlu Anda ketahui bahwa vitamin E memegang peran kunci dalam sistem kekebalan tubuh. Selain itu, baik almond maupun kacang-kacangan lainnya memiliki kandungan berbagai vitamin dan lemak sehat.

    Selain beberapa jenis makanan di atas, jahe, bawang putih, paprika merah, kunyit, teh hijau, dan yoghurt, juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Ingatlah untuk tidak mengolah sayur, seperti bayam atau brokoli, dalam waktu yang lama. Cukup rebus sebentar, untuk tetap menjaga nutrisi di dalamnya.

    Semoga bermanfaat !

     

     

    Sumber :

    • https://harvestsupplement.com/cara-meningkatkan-daya-tahan-tubuh-alami/
    • https://www.alodokter.com/berikut-ini-makanan-dan-tips-meningkatkan-daya-tahan-tubuh-yang-benar
    • https://www.tokiomarine.com/id/id/personal/learn/blog/5-Powerful-Ways-to-Boost-Your-Immune-System.html
    • https://www.liputan6.com/health/read/3230511/mau-sistem-kekebalan-tubuh-kuat-harus-santap-9-makanan-ini
  • Kenapa Setiap Flu dan Pilek Selalu Di Sertai Batuk ?

    Batuk adalah refleks tubuh untuk membersihkan saluran udara dari berbagai zat yang asing seperti mikroorganisme, lendir, iritan (faktor penyebab iritasi), dan juga makanan atau minuman yang masuk ke saluran napas. Nah, batuk sering kali muncul sendirian atau menyertai gejala lain seperti flu dan juga pilek.

    Sedangkan pilek adalah kondisi ketika hidung mengeluarkan ingus atau lendir, baik sesekali maupun terus-menerus. Lendir yang keluar dapat terlihat bening, hijau, atau kekuningan. Teksturnya bisa encer atau kental, tergantung kepada penyebab yang mendasarinya. Lendir diproduksi oleh saluran udara di dalam hidung yang disebut sinus. Fungsi lendir adalah menjaga kelembapan saluran napas, serta mencegah kotoran dan kuman masuk ke paru-paru.

    Kenapa kita bisa batuk saat flu dan pilek

    Flu dan pilek merupakan dua penyakit berbeda sehingga penyebabnya pun tak sama. Namun, keduanya memiliki satu gejala yang sama, yaitu batuk. Sebagian besar orang yang mengalami flu dan pilek juga mengalami batuk. Biasanya flu identik dengan batuk kering dan pilek identik dengan batuk berdahak.

    Prof. Alyn Morice, seorang pakar pernapasan di Centre for Cardiovascular and Metabolic Research, Hull York Medical School, Inggris menyatakan manusia secara alami terinfeksi rhinovirus yang merupakan penyebab pilek paling umum dan virus influenza saat terserang flu.

    Virus pilek dan flu menyerang tubuh melalui lapisan hidung. Sebagai responnya, sistem kekebalan tubuh mencoba melawan kedua virus tersebut dengan melepaskan mediator peradangan yaitu bradikinin. Meningkatnya bradikinin dalam tubuh mengakibatkan beberapa gejala seperti sakit tenggorokan. Selain bradikinin, mediator lain yang dilepaskan untuk melawan virus tersebut adalah tachykinin, peptida, dan leukotrien. Mediator-mediator tersebut menjadi salah satu penyebab yang membuat Anda batuk.

    Nah, biasanya saat flu Anda mengalami batuk yang lebih berat dibandingkan dengan saat pilek. Hal ini diakibatkan adanya kerusakan pada lapisan sel di saluran napas yang biasanya terjadi saat Anda terserang flu akibat batuk kering. Sedangkan saat Anda pilek, produksi lendir yang berlebih juga dapat merangsang reseptor saraf yang akhirnya membuat Anda batuk. Hal ini terjadi sebagai akibat dari rangsangan lendir ke ujung saraf di saluran napas.

    Umumnya, batuk saat flu dan pilek akan hilang dalam tiga minggu, meskipun beberapa orang bisa mengalaminya hingga minggu ke-8. Untuk itu, jangan khawatir saat Anda mengalami batuk di saat flu dan pilek karena hal ini terbilang wajar sebagai reaksi tubuh terhadap kedua virus penyebab penyakit tersebut.

    Mengobati batuk saat flu dan pilek

    Batuk yang terjadi saat flu dan pilek tak jarang dibarengi dengan sakit tenggorokan. Untuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan saat flu dan pilek, Anda bisa melakukan beberapa cara berikut ini:

    1. Mengonsumsi satu sendok teh maduuntuk meredakan batuk dan sakit tenggorokan.
    2. Minum cukup air agar untuk melembapkan tenggorokan.
    3. Minum teh atau minuman hangat lainnya untuk membantu memecah lendir dan melembapkan tenggorokan.
    4. Menghirup uap panas untuk melembapkan dan menghilangkan gatal tenggorokan.
    5. Istirahat yang cukup agar tubuh bisa maksimal melawan virus.
    6. Menghindari udara kotor seperti asap kendaraan dan asap rokok karena dapat mengiritasi batuk.
    7. Minum obat batuk untuk membantu mengeluarkan lendir jika berdahak dan menekan rangsangan batuk di tenggorokan jika batuk kering.
    8. Minum obat dekongestan untuk meredakan hidung tersumbat dan meredakan batuk.
    9. Mengonsumsi vitamin C untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

     

    Sumber :
    hellosehat.com
    alodokter.com
  • Tips Jaga Kesehatan di Akhir Tahun

    Akhir tahun hingga menjelang bulan baru ditahun baru iklim di Indonesia biasanya terasa dingin, hujan yang terus menerus mengguyur dari pagi hingga malam terkadang menjadi rutinitas yang mau tidak mau harus kita hadapi.

    Pergantian musim dari musim kemarau ke musim penghujan ini biasanya membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan, hal ini disebabkan karena tubuh dipaksa beradaptasi dengan suhu dan kelembapan udara yang berbeda daripada sebelumnya.

    Meski memang untuk beberapa orang, kehujanan beberapa kali tidak berpengaruh apa-apa pada tubuh mereka, namun ada pula beberapa orang yang hanya sekali terkena hujan, langsung ambruk esok harinya. Nah, agar kejadian ini tidak terjadi, yuk ikuti tips berikut ini :

    1. Konsumsi Minuman Hangat

    Rasa dingin dapat menurunkan daya tahan tubuh Anda. Jadi saat musim penghujan, perbanyaklah mengonsumsi minuman yang dapat menghangatkan tubuh seperti teh atau jahe hangat. Makanan seperti sup, bakso, atau cream soup juga berfungsi menghangatkan tubuh Anda.

    2. Perbanyak Asupan Vitamin C

    Di musim hujan, vitamin C sangat dibutuhkan kehadirannya dalam tubuh manusia karena selain dapat berfungsi sebagai antioksidan, ia juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh. Anda selalu bisa mendapatkan vitamin C dari berbagai jenis suplemen, tapi akan lebih baik jika Anda memerolehnya dari sumber yang alami. Vitamin C banyak terkandung dalam buah jeruk, kiwi, tomat, dan buah-buahan lain yang berwarna cerah. Agar lebih bervariasi, coba buat menjadi jus, smoothie, dessert sehat, atau dicampurkan dalam semangkuk oats sebagai menu makan pagi.

    3. Kurangi Gorengan

    Sebaiknya hindari mengonsumsi gorengan, karena makanan yang satu ini penuh dengan minyak sehingga dapat berpengaruh langsung ke tenggorokan atau bisa menyebabkan Anda mudah terserang flu. Dan jika Anda mengkonsumsi gorengan dalam jumlah banyak, hal ini juga bisa menganggu daya tahan tubuh.

    4. Segera Mandi Setelah Kehujanan

    Penyakit dengan mudah akan muncul ketika tubuh Anda mengalami perubahan suhu yang drastis. Oleh karena itu, saat tubuh basah terkena air hujan, sebaiknya Anda segera mandi dan keramas untuk menstabilkan temperatur dingin yang terbawa oleh air hujan. Saat Anda mengeringkan badan, temperatur tubuh bertahap kembali ke suhu normal.

    5. Kenakan Pakaian yang Tebal dan Hangat

    Baju yang Anda kenakan juga akan memengaruhi kesehatan tubuh di musim hujan. Hindarilah menggunakan baju tipis dan transparan, terlebih jika Anda sering beraktivitas di luar ruangan. Sweater atau cardigan tebal dan hangat akan menjaga tubuh Anda dari udara dingin saat musim hujan. Dan yang pastinya, jangan lupa membawa payung atau jas hujan dalam tas.

    Semoga bermanfaat ya sahabat!

     

     

     

    Sumber :

    • cosmopolitan
    • doktersehat
  • Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dengan 8 Hal ini

    Pergantian musim seringkali menimbulkan berbagai gangguan penyakit termasuk serangan flu yang bisa sangat mengganggu aktivitas Anda. Akan tetapi, serangan flu dapat dicegah dengan memperkuat sistem kekebalan alami tubuh. Bagaimana caranya? Berikut delapan cara yang bisa membantu menjauhkan flu dari Anda.

    Anak sehat

    Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Dari hal tersebut, bisa disimpulkan; sebagian besar imun berada di sistem pencernaan. Itulah sebabnya, meningkatkan daya tahan tubuh secara alami harus dimulai dengan menerapkan tips-tips berikut ini.

    1. Tidur Berkualitas

    Apakah Anda sering merasa lemas dan kurang bergairah? Kurang tidur bisa menjadi salah satu penyebab utamanya. Hal itu menandakan sistem kekebalan tubuh sedang melemah.

    Ketika tidur, sel T yang ada di dalam tubuh bekerja untuk memperbaiki sistem imun. Sel ini melawan berbagai virus dan patogen. Sebaliknya, jika Anda tidak istirahat selama 24 jam, kinerja sel T menjadi terhambat.

    Fakta tersebut diungkapkan melalui penelitian di Mayo Clinic. Mereka membuktikan bahwa, tidur nyenyak membantu tubuh dalam membentuk kekebalan tubuh secara natural.

    2. Mendapat Cukup Sinar Matahari

    Anda merasa takut terkena paparan sinar matahari? Mulai sekarang, abaikan rasa itu. Pasalnya, cahaya matahari di jam tertentu sangat bagus untuk mempertahankan kekebalan tubuh.

    Pertama, sinar matahari mengandung vitamin D yang bisa mencegah penyakit autoimun dan kanker. Kedua, cahaya ultravioletnya mampu meningkatkan kinerja sel T di dalam tubuh manusia. Penelitian tim Georgetown University Medical Center mengungkapkan bahwa, butuh waktu sekitar 5-10 menit agar sinar tersebut bisa memperkuat imun.

    3. Konsumsi Yoghurt

    Salah satu organ yang membentuk kekebalan tubuh adalah usus. Untuk meningkatkan imun tersebut, usus membutuhkan probiotik. Umumnya, probiotik berasal dari bakteri Lactobacillus dan Bifidobacterium.

    Yoghurt merupakan minuman berbahan dasar susu yang mengandung Lactobacillus bulgaricus. Karena itu, mengonsumsinya secara rutin bisa mencegah berbagai macam penyakit berbahaya, semisal gagal jantung. Pun mampu meningkatkan kinerja sel NK (Natural Killer); sistem imun terkuat di dalam tubuh.

    4. Mengendalikan Pikiran agar Tidak Stres

    Saat Anda stres, tubuh melepaskan hormon glukokortikoid. Pelepasan tersebut bisa terjadi dalam jangka waktu lama. Jika diabaikan, pengeluaran hormon dapat mengganggu kinerja timus sebagai organ yang memproduksi imun.

    Selain itu, pun bisa menghambat aktivitas sel T. Menurut riset tim dari Ohio State University, jumlah sel T pada penderita depresi cenderung menurun. Hal itu karena produksi interleukin dan sitokin di dalam tubuh terganggu oleh hormon stres.

    5. Hindari Rokok dan Alkohol

    Merokok tidak hanya mengganggu kesehatan, tetapi juga bisa menurunkan kekebalan tubuh. Bagaimana hal itu terjadi? Hal ini disebabkan oleh zat nikotin dengan jumlah tinggi yang dikandung rokok.

    Beberapa efek negatif nikotin, yaitu meningkatkan detak jantung, menaikkan tekanan darah, serta menyebabkan insomnia. Ketika seseorang terkena insomnia, secara otomatis gelombang otak terus terjaga. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tidak tidur semalaman bisa melemahkan fungsi sel T.

    Akibatnya bisa ditebak; kekebalan tubuh menurun secara signifikan jika kebiasaan merokok diteruskan. Hal itu juga berlaku pada konsumsi alkohol. Senyawa ini mampu menghancurkan sel imun dalam sekejap. Menghindari rokok dan alkohol merupakan salah satu cara meningkatkan daya tahan tubuh yang sangat efektif dan bisa mulai Anda terapkan sekarang juga!

    6. Mengonsumsi Buah yang Mengandung Vitamin C

    Anda suka makan jeruk? Buah ini mengandung banyak vitamin C yang bisa meningkatkan aktivitas sel NK. Salah satu fungsi sel NK adalah mencegah serangan penyakit kanker.

    Selain sel NK, kinerja neutrofil juga lebih optimal. Sel ini merupakan bagian dari darah putih yang dapat memulihkan dan mencegah infeksi. Vitamin C juga memperkuat limfosit sehingga tubuh mampu mendeteksi keberadaan virus dan bakteri berbahaya.

    Lalu, buah apa yang memiliki kandungan vitamin C tertinggi? Satu buah jambu biji mengandung 200-an mg vitamin C, sedangkan jeruk hanya 59-83 mg. Artinya, Anda bisa mengonsumsi jambu biji sebagai pengganti jeruk.

    7. Minum Cukup Air Putih

    Anda pernah merasakan letih meski tidak beraktivitas? Salah satu penyebabnya adalah kurang minum air putih. Dilansir dari situs health.harvard.edu, kekurangan cairan bisa mengakibatkan tubuh lemah.

    Karena itu, cobalah minum air putih minimal 8 gelas sehari. Kebiasaan ini efektif membentuk sistem imun di dalam tubuh.

    8Minum Teh

    Dalam penelitian Harvard, orang-orang yang minum 5 cangkir teh hitam selama 2 minggu memiliki kadar interferon penangkal serangan virus, 10 kali lipat lebih tinggi dibandingkan mereka yang meminum minuman plasebo panas.

    Kandungan asam amino yang bertanggung jawab atas peningkatan daya tahan tubuh ini, L-theanin, sangat banyak dalam teh hitam dan teh hijau, bahkan teh nonkafein juga memilikinya! Dosis optimalnya adalah beberapa cangkir setiap hari.

    Tips Khusus: Untuk meningkatkan kadar antioksidan hingga 5 kali lipat lebih banyak dari sekantong teh, celupkan naik turun selama Anda menyeduhnya.

    Makanan untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Cara meningkatkan daya tahan tubuh sebenarnya tidak sulit. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat. Berikut ini adalah beragam makanan yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh:

    • Brokoli
      Sayang rasanya jika Anda tidak memasukkan brokoli ke dalam menu harian Anda, karena sayuran ini kaya akan vitamin, seperti vitamin E, A, dan C. Selain itu, brokoli juga mengandung mineral dan antioksidan. Cara mengolahnya pun tidak rumit. Cukup rebus sebentar, lalu santap selagi hangat.
    • Bayam 
      Bayam kaya akan vitamin C, beta karoten, dan antioksidan. Dengan kandungannya ini, bayam dapat membantu meningkatkan kemampuan sistem imun tubuh untuk melawan infeksi.
    • Kacang almond
      Kacang almond merupakan sumber vitamin E. Perlu Anda ketahui bahwa vitamin E memegang peran kunci dalam sistem kekebalan tubuh. Selain itu, baik almond maupun kacang-kacangan lainnya memiliki kandungan berbagai vitamin dan lemak sehat.

    Selain beberapa jenis makanan di atas, jahe, bawang putih, paprika merah, kunyit, teh hijau, dan yoghurt, juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Ingatlah untuk tidak mengolah sayur, seperti bayam atau brokoli, dalam waktu yang lama. Cukup rebus sebentar, untuk tetap menjaga nutrisi di dalamnya.

    Semoga bermanfaat !

     

     

    Sumber :

    • https://harvestsupplement.com/cara-meningkatkan-daya-tahan-tubuh-alami/
    • https://www.alodokter.com/berikut-ini-makanan-dan-tips-meningkatkan-daya-tahan-tubuh-yang-benar
    • https://www.tokiomarine.com/id/id/personal/learn/blog/5-Powerful-Ways-to-Boost-Your-Immune-System.html
    • https://www.liputan6.com/health/read/3230511/mau-sistem-kekebalan-tubuh-kuat-harus-santap-9-makanan-ini
  • Lakukan 7 hal ini agar tidak gampang sakit!

    Sistem kekebalan tubuh Anda bisa saja menurun jika bakteri, virus, parasit, dan jamur menyerang tubuh. Semua itu tentunya bisa membuat Anda menjadi sakit. Beberapa hal yang menjadi penyebab menurunnya daya tahan tubuh Anda, seperti wabah flu yang sering terjadi saat musim hujan (karena virus bertahan di udara lebih lama pada musim ini), mengonsumsi makanan yang tidak sehat, kurang tidur, dan mengalami stres.

    Anak Sehat

    Oleh karena itu, Anda harus menjaga daya tahan tubuh Anda dengan beberapa cara di bawah ini, di antaranya :

    1. Cukupi kebutuhan vitamin C di tubuh anda. Karena vitamin ini berfungsi membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh anda. Berbagai buah-buahan juga mengandung sejumlah vitamin C yang sangat dibutuhkan oleh tubuh anda seperti jeruk.

    2. Sering menghirup udara segar. Terus berada di dalam ruangan tampaknya menjadi cara aman agar terhindar dari sejumlah penyakit. Namun, faktanya adalah ketika di dalam ruangan terus-terusan, Anda akan terkungkung bersamaan dengan bakteri yang ada dalamnya. Bangunlah di pagi hari dan dapatkan udara segar atau berolahragalah di luar saat pagi hari, maka sistem imun tubuh Anda akan meningkat.

    3. Tidur yang cukup setiap malamnya. Karena, kurang tidur akan berdampak dalam menurunnya daya tahan tubuh.

    4. Aktif berjalan kaki. Aktivitas berjalan kaki sangat membantu dalam menjaga kebugaran dan kesehatan badan anda. Dengan tubuh yang bugar, sehat dan fit sepanjang hari, maka perubahan cuaca tidak akan berpengaruh besar pada kondisi kesehatan tubuh anda.

    5. Segera mencuci tangan selesai beraktivitas. Flu dan pilek bisa dengan mudah menular dan menyebar lewat sentuhan. Anda perlu memastikan bahwa Anda selalu mencuci tangan Anda dengan bersih. Sebisa mungkin hindarkan tangan Anda bersentuhan dengan mata, hidung, dan mulut. Sabun dan air adalah pembersih tangan yang paling efektif, menurut Centers for Disease Control and Prevention. Tapi, sabun batangan bisa jadi tempat tumbuh kuman, maka untuk lebih amannya gunakan sabun cari. Saat mencuci tangan dengan sabun, biarkan busa terserap ke kulit Anda selama 20 detik baru bilas dan keringkan dengan lap atau handuk bersih.

    6. Mengonsumsi buah dan sayur. Makan buah dan sayuran dalam lima porsi atau lebih dalam sehari dapat membantu mencegah penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. Ada banyak varietas yang dipilih, seperti sayuran dan buah segar, kering, dan beku.

    7. Cukupi air mineral. Sudah tidak diragukan lagi air putih sangat berguna bagi kesehatan. Dengan terpenuhinya kebutuhan air perhari maka tubuh akan lebih optimal.

     

     

     

    Sumber dan referensi :