Tag: daun

  • Inilah Manfaat Daun Pandan Yang Jarang Diketahui!

    Daun pandan adalah satu bahan makanan yang cukup sering digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk memberi aroma yang khas. Selain itu, daun pandan kerap kali dijadikan pewarna atau penambah rasa bagi beberapa jenis makanan dan minuman. Tahukah Anda manfaat daun pandan yang bisa didapatkan tubuh?

    Manfaat Daun Pandan untuk Kesehatan

    Daun pandan memiliki aroma yang harum, tak jarang daun ini digunakan sebagai pengharum makanan agar makanan lebih terasa enak dan lezat untuk dimakan. Tidak hanya itu, daun pandan juga sering dijadikan pewarna dan penambah rasa untuk makanan. Namun, kenyataannya daun pandan tidak hanya bermafaat sebagai pelengkap masakan Anda, tapi juga untuk kesehatan. Daun pandan mengandung tanin, glikosida dan alkaloid, yang membuat manfaat daun pandan untuk kesehatan begitu sayang jika dilewatkan, berikut ini berbagai manfaat daun pandan:

    1. Menurunkan kadar gula darah

    Manfaat daun pandan yang pertama adalah kemampuannya menurunkan kadar gula darah. Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ekstrak daun pandan mampu menurunkan kadar gula darah postprandial. Tak hanya itu, ekstrak daun pandan juga mampu meningkatkan produksi insulin pada sel pankreas. Hal ini tentu akan mencegah datangnya diabetes.

    Menurut sebuah penelitian di Thailand yang diterbitkan oleh Pharmacognosy Magazine, teh/ekstrak pandan membantu seseorang menurunkan kadar gula dalam darahnya. Hal ini telah terbukti bahwa glukosa plasma dari orang yang diteliti telah menurun secara signifikan selama periode penelitian.

    1. Meningkatkan nafsu makan

    Meningkatkan nafsu makan juga menjadi salah satu khasiat dan pandan. Dengan menambahkan aroma pandan pada makanan, hal itu dapat merangsang nafsu makan dan rasa lapar Anda. Pada akhirnya, daun pandan juga memiliki khasiat khusus yang dapat meningkatkan nafsu makan.

    Guna mendapatkan manfaatnya secara maksimal, Anda bisa memasukkan daun pandan ke dalam makanan sehari-hari. Jika Anda memiliki masalah nafsu makan yang serius, Anda dapat merebus daun pandan dan minum ramuan itu dua kali sehari.

    1. Menetralisir racun di dalam tubuh

    Manfaat daun pandan adalah bisa mengatasi keracunan. Caranya, Anda bisa membuat teh yang dibuat dari dari daun pandan sebagai pertolongan pertama. Kandungan daun pandan dipercaya mampu mendetoksifikasi racun yang ada pada tubuh, khususnya pada organ hati. Hal ini membantu mengeluarkan racun dan zat tidak sehat dari hati dan tubuh Anda.

    Tak hanya itu, manfaat daun pandan lainnya juga bisa dijadikan pencahar ringan yang aman untuk dikonsumsi anak-anak yang mengalami sembelit.

    1. Menjaga kondisi saraf

    Percaya atau tidak, manfaat daun pandan lainnya yang bisa didapatkan adalah sebagai obat saraf. Minum air rebusan daun pandan bisa mengobati beberapa masalah saraf yaitu dengan meminumnya 2 kali sehari. Rebus 3 daun pandan dengan 3 gelas air, kemudian masak hingga tersisa kurang lebih 2 gelas.

    1. Mengatasi nyeri

    Sifat analgetik pada daun pandan bisa mengatasi rasa nyeri pada kepala, dada, kram perut, atau yang disebabkan oleh arthritis. Untuk mengatasi rasa nyeri pada bagian tubuh tersebut, Anda hanya perlu mengonsumsi teh daun pandan dua kali dalam sehari.

    1. Mengatasi rematik

    Manfaat daun pandan yang tidak disangka adalah kemampuannya mengatasi rematik. Bagaimana cara penggunaan daun pandan untuk rematik? Caranya, rebus daun pandan setelah itu air rebusannya bisa digunakan sebagai minyak gosok bersama dengan minyak kelapa di area tubuh yang terkena rematik. Bagian tubuh yang sering terkena rematik adalah lutut, kaki dan pergelangan tangan.

    1. Mengatasi masalah rambut rontok dan ketombe

    Daun pandan yang ditumbuk dengan halus dan dicampur dengan air bisa dijadikan masker rambut yang dioleskan pada rambut dan kulit kepala. Rutin menggunakannya sebagai masker rambut, maka masalah rambut seperti kerontokan dan ketombe bisa hilang.

    Daun pandan memiliki kemampuan untuk menyehatkan dan melembapkan rambut, maka hal itu juga akan membuat rambut Anda lebih kuat. Rambut rontok adalah masalah yang disebabkan oleh banyak faktor, namun faktor utamanya adalah kurangnya nutrisi rambut.

    Rambut yang kurang gizi membuatnya lebih mudah untuk rontok. Oleh karena itu, menyuburkan rambut dengan mengaplikasikan masker daun pandan adalah solusi sempurna untuk memperkuat rambut. Ketika rambut dikuatkan, rambut rontok tidak akan terjadi lagi.

    1. Melawan kanker

    Sebuah penelitian mengungkapkan, bahwa manfaat daun pandan bisa mengatasi kanker. Daun pandan bersifat antimitotic, apoptosis, antiproliferatif, dan efek sitotoksik. Berbagai hal ini mampu mencegah dan melawan pertumbuhan kanker.

    1. Menyembuhkan diare

    Karena daun pandan memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan antimikroba, secara keseluruhan tanaman ini dipercaya dapat membersihkan mikroba berbahaya dari usus. Jika Anda menderita diare yang disebabkan oleh keracunan makanan atau bakteri, Anda bisa minum teh daun pandan untuk menenangkan rasa sakit dan menghentikan penyakit.

    1. Meringankan perut kram

    Teh daun pandan mungkin memiliki efek terapeutik untuk kram perut dan jenis sakit perut lainnya. Kram perut dapat terjadi sebagai gejala dari sejumlah penyakit termasuk gangguan pencernaan, keracunan makanan, dan penyakit radang usus. Selain mendapatkan manfaat daun pandan ini, rasa sakit yang muncul saat perut kram dapat berkurang.

    1. Mengobati insomnia dan masalah tidur lainnya

    Daun pandan mengandung tannin. Salah satu karakteristik tannin adalah efek penenangnya. Karena itu, makanan nabati yang mengandung tannin dapat digunakan untuk menenangkan saraf dan meningkatkan tidur nyenyak.

    Daun pandan secara tradisional digunakan sebagai bahan untuk minuman herbal untuk mempromosikan relaksasi. Minum daun pandan teh herbal akan memecahkan masalah gangguan tidur, salah satunya adalah insomnia.

    1. Meredakan stres

    Manfaat daun pandan yang terakhir adalah kemampuannya mengatasi stres. Karena daun pandan memiliki beberapa sifat penenang, tanaman ini dapat mengurangi stres dan kecemasan yang Anda alami. Setiap kali Anda merasa bahwa Anda perlu bersantai karena tubuh sedang stres, cobalah minum segelas teh daun pandan.

    Nah, itulah beberapa khasiat dan manfaat daun pandan yang berguna bagi kesehatan. Selamat mencoba!

  • Dibalik Daun Yang Pahit Ternyata Terdapat Manfaat Bagi Kesehatan

    Sambiloto merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki berbagai manfaat. Beberapa dari Anda mungkin baru mendengar tumbuhan ini. Namun, jangan salah, walaupun terdengar asing di telinga Anda tetapi sebenarnya sudah banyak obat jamu tradisional yang terbuat dari tanaman ini. Apa saja sih khasiat sambiloto untuk kesehatan?

    Apa itu sambiloto?

    Sebelum mengetahui khasiatnya, ada baiknya Anda mengetahui terlebih dahulu apa itu sambiloto. Sambiloto atau Andrographis paniculata merupakan tanaman yang mempunyai rasa sangat pahit. Tanaman ini banyak ditemukan di daerah Asia dan India. Sudah lama tanaman ini dimanfaatkan sebagai obat tradisional yang dipercaya mampu menyembuhkan banyak penyakit.

    Selama ini, mungkin Anda sering mendengar jamu pahitan. Ya, salah satu bahan yang diperlukan untuk membuat jamu pahitan adalah sambiloto. Rasa jamu yang sangat pahit ini, sehingga dinamakan pahitan, didapatkan dari sambiloto. Walaupun sangat pahit, tetapi khasiatnya sangat banyak.

    Khasiat sambiloto

    Jika Anda memesan jamu, mungkin Anda akan menghindari jamu pahitan sambiloto karena rasanya yang tidak enak. Namun, sambiloto sangat kaya akan manfaat. Beberapa khasiat sambiloto untuk kesehatan adalah:

    1. Menyembuhkan pilek dan flu

    Sambiloto mengandung antioksidan yang sangat banyak sehingga mampu meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Sambiloto dapat digunakan untuk mencegah dan mengobati pilek dan flu. Selain itu, juga dapat mengurangi gejala pilek, seperti demam, hidung tersumbat, dan sakit tenggorokan. Antioksidan yang terkandung dalam sambiloto juga dapat membantu tubuh Anda dalam mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.

    1. Membantu mencegah penyakit jantung

    Sambiloto telah dipercaya dapat meningkatkan kesehatan jantung. Tanaman ini dapat mencegah pembentukan gumpalan darah serta dapat membantu memecah gumpalan darah. Penelitian yang diterbitkan oleh Chinese Medical Journal tahun 1994 telah membuktikan bahwa ekstrak A. paniculata dapat mengulur waktu pembentukan gumpalan darah dan mencegah penyempitan pembuluh darah. Sehingga, tanaman ini mampu membantu melancarkan peredaran darah dan mencegah penyakit jantung. Selain itu, sambiloto juga berkhasiat untuk melemaskan otot-otot dinding pembuluh darah, sehingga membantu Anda menurunkan tekanan darah tinggi.

    1. Membantu mencegah diabetes

    Selain penyakit jantung, sambiloto juga telah dikenal dapat membantu mencegah diabetes. Penelitian pada tikus yang diberi asupan lemak dan gula tinggi telah menunjukkan bahwa A. paniculata dapat menurunkan kadar glukosa, trigliserida, dan kolesterol LDL. Penelitian yang diterbitkan oleh Indian Journal of Pharmacology tahun 2012 menyimpulkan bahwa senyawa andrographolide aktif yang terdapat dalam A. paniculata mempunyai efek hipoglikemik dan hipolipidemik. Efek ini mampu mencegah Anda dari diabetes.

    1. Membantu menyembuhkan infeksi

    Sambiloto juga mempunyai sifat antibakteri, antivirus, dan antiparasit yang membuatnya mampu menyembuhkan penyakit infeksi. Salah satu penyakit infeksi yang dapat disembuhkan dengan bantuan sambiloto adalah sinusitis. Sambiloto dapat membantu menghentikan proses bakteri yang menyebabkan sinusitis menempel pada lapisan sinus Anda. Sehingga, Anda lebih cepat sembuh dari sinusitis.

    Selain itu, beberapa penyakit infeksi lain yang dapat disembuhkan dengan sambiloto adalah herpes, kusta, pneumonia, tuberkulosis, gonore, sifilis, malaria, leptospirosis, dan rabies. Sambiloto juga baru-baru ini dikenal dapat membantu mengobati HIV/ AIDS. Tanaman ini dapat meningkatkan jumlah sel darah dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada pasien HIV.

    1. Membantu menyembuhkan masalah pada sistem pencernaan

    Sambiloto dapat digunakan untuk menjaga kesehatan saluran cerna Anda. Tanaman ini mampu membantu Anda mengatasi berbagai masalah pencernaan, seperti diare, sembelit, kolik, gas dalam usus, dan sakit perut. Selain itu, A. paniculata juga dapat membantu memperkuat organ hati dan mengatasi masalah hati, seperti pembesaran hati, sakit kuning, dan kerusakan hati akibat obat.

    1. Mencegah kanker

    Hasil sebuah penelitian menunjukkan, manfaat sambiloto yang kemungkinan dapat mencegah kanker. Dalam penelitian tersebut diketahui sambiloto menghambat pembelahan sel kanker. Namun, yang perlu diingat, ini adalah hasil penelitian yang dilakukan di laboratorium. Sel kanker yang ada di dalam tubuh, meskipun Anda sudah mengonsumsi ekstrak sambiloto secara teratur, kondisinya bisa berbeda. Hal ini masih memerlukan penelitian lebih lanjut.

    1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

    Manfaat sambiloto selanjutnya yaitu untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Ekstrak tanaman ini bersifat imunostimulan, yaitu meningkatkan kinerja organ-organ yang berhubungan dengan sistem imun. Sifat ini terutama bekerja pada infeksi saluran pernapasan atas dan infeksi HIV. Selain itu, sambiloto dapat digunakan untuk meredakan peradangan (antiinflamasi) dan mengurangi keluhan-keluhan yang berkaitan dengan organ hati.

    Peringatan Sebelum Konsumsi Sambiloto

    Jika dikonsumsi dengan dosis yang tepat dan dalam jangka waktu yang pendek, umumnya sambiloto tidak berbahaya. Meski demikian, konsumsi sambiloto memiliki risiko efek samping seperti diare, muntah, sakit kepala, hidung berair, ruam, kelelahan, dan kehilangan nafsu makan.

    Jangan mengonsumsi sambiloto melebihi dosis dan dalam jangka panjang untuk menghindari reaksi alergi serius, pembengkakan kelenjar getah bening, maupun peningkatan enzim hati. Ikuti aturan pemakaian yang tertera pada kemasan obat.

    Pembuatan suplemen sambiloto ada yang dikombinasikan dengan ginseng Siberia. Menurut penelitian, kombinasi ini aman dikonsumsi untuk jangka waktu tiga bulan.

    Apakah Daun Sambiloto Selalu Aman Digunakan?

    Ternyata tidak semua orang dapat mengonsumsi daun ini karena dapat menimbulkan risiko tertentu. Daun sambiloto sebaiknya tidak dikonsumsi oleh pasien yang memiliki kondisi :

    • Hamil dan menyusui. Ada kekhawatiran sambiloto mungkin bisa meningkatkan risiko keguguran. Untuk ibu menyusui belum diketahui dengan jelas apa dampaknya. Jadi untuk berjaga-jaga, lebih baik hindari pemakaiannya jika Anda sedang hamil atau sedang menyusui.
    • Memiliki tekanan darah rendah. Menurut penelitian, sambiloto mungkin bisa menurunkan tekanan darah.
    • Mengidap penyakit autoimun. Sambiloto mungkin bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Hal tersebut bisa memperparah kondisi jika dikonsumsi penderita penyakit autoimun.
    • Ingin memiliki anak. Menurut penelitian, sambiloto kemungkinan dapat mengganggu tingkat kesuburan. Namun hal itu terjadi pada hewan, bukan manusia. Untuk berjaga-jaga, lebih baik hindari sambiloto jika Anda ingin memiliki anak atau sulit memiliki anak.
    • Memiliki kondisi gangguan darah. Proses pembekuan darah mungkin akan terhambat jika Anda mengonsumsi sambiloto. Hal ini bisa menyebabkan memar dan pendarahan pada orang yang memiliki gangguan ini.

    Keamanan daun sambiloto untuk kondisi yang disebutkan di atas belum dapat dipastikan dan dikhawatirkan akan memperburuk kondisi ataupun meningkat risiko efek samping. Jika Anda sedang menjalani pengobatan dan mengonsumsi obat tertentu, maka sebaiknya berkonsultasi dengan dokter tentang penggunaan sambiloto.

    Sama seperti jenis obat lainnya, sambiloto yang merupakan obat herbal juga memungkinkan timbulnya interaksi obat jika dikonsumsi bersama dengan obat-obatan lainnya. Interaksi obat tersebut dapat memicu penurunan efektivitas obat serta meningkatkan risiko efek samping. Maka dari itu, gunakanlah sambiloto secara hati-hati dan sesuai dengan aturan.

    Memilih jenis pengobatan untuk mengatasi penyakit yang sedang diderita merupakan hak masing-masing orang. Apapun jenis pengobatan yang Anda pilih, pastikan untuk memahami setiap risiko dan manfaat yang akan Anda dapatkan dan rasakan.

    Hal lain yang perlu diingat adalah bahwa hidup sehat tidak hanya dapat bergantung pada obat-obatan saja, melainkan juga bergantung pada pola hidup. Penyakit apapun yang Anda alami dan pengobatan apapun yang Anda gunakan, jangan lupa untuk membarenginya dengan penerapan pola hidup sehat mulai dari menjaga asupan makanan, mengatur pola tidur, dan juga olahraga dengan rutin.

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Alodokter.com

    Doktersehat.com

  • Manfaat Kumis Kucing Bagi Kesehatan

    Kumis kucing pada umumnya dijadikan obat herbal untuk melawan infeksi bakteri, seperti pada luka di kulit atau gusi yang bengkak. Namun, manfaat kumis kucing yang utama dan sudah dibuktikan oleh sejumlah penelitian medis adalah sebagai obat infeksi saluran kencing berkat efek diuretiknya.

    Manfaat kumis kucing ini pernah dilaporkan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Ethnoparmhacology yang melakukan pengujian pada beberapa tikus lab. Tikus-tikus ini diberikan minum air yang telah ditambahkan ekstrak kumis kucing.

    Hasilnya diketahui bahwa di dalam tubuh, ekstrak kumis kucing bekerja memicu peningkatan produksi urin yang membuat Anda jadi lebih sering buang air kecil. Secara tidak langsung, bolak-balik buang air kecil dapat membantu membilas bakteri yang masuk ke dalam kandung kemih. Hal ini pun membantu mengurangi kemungkinan bakteri untuk bisa menempel pada sel-sel di dinding saluran kemih, yang dapat menimbulkan infeksi.

    Manfaat Kumis Kucing

    Selain bermanfaat menyembuhkan infeksi kandung kemih hingga asam urat, berikut ini manfaat kumis kucing untuk mengatasi berbagai penyakit:

    1. Membantu masalah pernapasan
    2. Mengurangi tekanan darah tinggi
    3. Mengatasi sesak napas
    4. Pencegah pertumbuhan jamur
    5. Tindakan diuretik
    6. Menyembuhkan masalah kandung kemih
    7. Gangguan ginjal
    8. Bagus untuk detoks
    9. Mengontrol diabetes
    10. Menurunkan berat badan
    11. Mengobati gusi bengkak
    12. Anti-bakteri
    13. Mengobati penyakit kulit
    14. Menyembuhkan asam urat
    15. Mengatasi masuk angin

    Cara Membuat Ramuan Kumis Kucing untuk Berbagai Penyakit

    Berikut ini beberapa cara membuat ramuan yang terbuat dari kumis kucing untuk mengobati berbagai penyakit, di antaranya:

    1. Sulit buang air kecil

    Mendapatkan manfaat kumis kucing, rebuslah  segelas air tawar dengan ¼ genggam daun kumis kucing hingga ½ gelas bentuk cair. Setiap ½ gelas harus diminum 2 kali sehari.

    1. Batu ginjal

    Infus herbal harus dibuat dengan 6 g kumis kucing, air 110 dan herbal meniran 7. Sebaiknya diminum 100 ml selama 2 kali sehari.

    1. Diabetes

    Infus harus dibuat dengan cat whiskers 20 helai, air 110 ml dan 20 helai daun pahit 100 ml harus diambil satu kali dalam sehari.

    1. Lumbago

    Ramuan harus dibuat dengan 1 genggam kumis kucing segar, 110 ml air dan kulit pepaya sepanjang  4 cm. 100 ml harus diminum dalam sehari untuk satu kali.

    1. Masuk angin

    Tiga daun kumis kucing harus dicuci dan direbus dengan segelas air sampai setengahnya.

    1. Batu kandung kemih

    Sebanyak 90 gram daun kumis kucing harus dicuci dan direbus dengan satu liter air sampai setengahnya tersisa, kemudian didinginkan.

    1. Batu ginjal

    Siapkan 3 bunga kumis kucing, 5 daun kumis kucing. Bahan-bahan tersebut harus direbus dengan 2 gelas air. Minumlah dua kali dalam sehari.

    1. Asam urat

    Rebus 5 tanaman meniran, 5 helai kumis kucing dalam 2 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Itu harus diminum 3 kali sehari sampai sembuh.

    1. Diabetes, hipertensi dan melancarkan berkemih

    Rebus 2 cangkir air dengan 2 genggam kumis kucing sampai tersisa 1 cangkir air rebusan dan didinginkan. Minumlah air rebusan ini satu kali sehari untuk hasil terbaik.

    Efek Samping Kumis Kucing

    Reaksi alergi dari kumis kucing masih diragukan. Asupan teh kumis kucing untuk jangka panjang mengurangi kadar natrium dalam tubuh. Para wanita hamil harus menghindari mengonsumsi ramuan kumis kucing.

    Nah, tulah beberapa manfaat kumis kucing bagi kesehatan.

    Semoga bermanfaat.

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Doktersehat.com