Tag: cara

  • Penyebab Amandel dan Cara Menanganinya

    Amandel atau tonsil merupakan dua kelenjar kecil yang ada di tenggorokan. Organ ini berfungsi untuk mencegah infeksi, khususnya pada anak-anak. Seiring bertambahnya usia, sistem kekebalan tubuh semakin kuat sehingga fungsi amandel mulai tergantikan. Ketika fungsinya tergantikan, amandel secara perlahan akan menyusut.

    Penyebab dan Gejala Radang Amandel

    Radang amandel atau tonsilitis dapat disebabkan oleh beberap penyebab. Penyebab radang amandel yang paling sering adalah infeksi virus. Selain infeksi virus radang amandel dapat disebabkan oleh infeksi bakteri.

    Radang amandel ditandai dengan membengkaknya amandel dan muncul rasa sakit di tenggorokan. Selain itu, radang amandel juga dapat menimbulkan gejala lain, seperti:

    1. Suara serak
    2. Demam
    3. Bau mulut
    4. Batuk
    5. Sakit kepala

    Pengobatan Radang Amandel

    Penanganan radang amandel dapat dilakukan dengan operasi, pemberian obat, atau cukup dengan perawatan rumah. Dokter akan menentukan metode penanganan yang sesuai dengan hasil pemeriksaan kondisi pasien.

    Apabila radang amandel tidak mendapatkan penanganan yang tepat, hal itu berpotensi menimbulkan komplikasi. Komplikasi radang amandel meliputi:

    1. Kesulitan bernapas atau menelan
    2. Apnea tidur
    3. Muncul nanah di amandel
    4. Penyebaran infeksi ke organ lain

    Sebelum menggunakan bahan-bahan tertentu untuk mengobati peradangan pada amandel, Anda dapat mencoba beberapa langkah untuk meredakan radang dan nyeri pada tenggorokan, seperti:

    1. menjaga kecukupan asupan cairan
    2. beristirahat dengan cukup
    3. mengonsumsi makanan bertekstur lembut yang mudah dikunyah dan ditelan
    4. menghindari kebiasaan merokok, paparan asap rokok, atau zat lain yang dapat mengiritasi saluran pernapasan, serta
    5. menghindari konsumsi makanan dan minuman asam.

    Adapun beberapa obat alami yang dapat Anda gunakan untuk meredakan peradangan akibat amandel yang membengkak.

    1. Air garam

    Cara alami yang paling sederhana untuk mengatasi peradangan amandel adalah dengan cara berkumur menggunakan air garam hangat. Air hangat memiliki efek menenangkan amandel, sedangkan garam bertindak sebagai antiseptik alami yang membantu mengurangi peradangan dengan membunuh virus dan bakteri.

    1. Teh hangat dan madu

    Madu memiliki senyawa antibakteri kuat yang bermanfaat untuk melawan infeksi pada radang amandel. Sementara minuman hangat seperti teh bisa mengurangi rasa nyeri akibat amandel yang membengkak. Teh jahe dan teh adas adalah dua contoh teh dengan kandungan senyawa antiradang tertinggi yang dapat memberikan manfaat ini. Kombinasi teh hangat dan madu dapat menjadi obat alami yang membuat kerongkongan Anda terasa lebih nyaman sekaligus menghalau infeksi.

    1. Air perasan lemon dan madu

    Khasiat lemon untuk kesehatan memang sudah tidak diragukan lagi. Lemon memiliki sifat anti-virus, anti-bakteri, dan anti-inflamasi sehingga ampuh melawan infeksi dan peradangan. Selain itu, kandungan vitamin C di dalamnya mampu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi.

    1. Tablet hisap untuk sakit tenggorokan

    Beberapa jenis tablet hisap memiliki kandungan khusus yang dapat melegakan nyeri pada tenggorokan akibat peradangan amandel. Ada pula jenis tablet hisap yang dibuat dari bahan-bahan mengandung senyawa antiradang, misalnya akar manis yang lebih dikenal dengan sebutan licorice.

    1. Bawang putih

    Sebagai salah satu obat alami yang sudah digunakan selama ribuan tahun, bawang putih dipercaya dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh karena kaya akan kandungan senyawa antioksidan, antibakteri dan antiviral sehingga efektif untuk melawan virus akibat pilek, flu, dan peradangan amandel.

    1. Kayu manis

    Tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu masakan atau kue, kayu manis ternyata juga bisa membantu meredakan radang amandel. Hal ini disebabkan karena kayu manis kaya akan senyawa antimikroba sehingga mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan mikroorganisme lainnya yang melekat pada amandel. Karena fungsi inilah, kayu manis dikenal sebagai obat radang amandel alami yang mampu mengurangi pembengkakan, rasa sakit. dan peradangan.

    1. Kunyit

    Kunyit merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang bermanfaat sebagai anti-inflamasi dan antiseptik alami yang cukup kuat. Jadi tidak heran jika kunyit mampu membantu melawan infeksi amandel dan bisa melegakan gejala amandel yang sangat mengganggu saat Anda menelan.

    1. Menggunakan alat pengatur kelembapan udara

    Udara yang kering dapat memperburuk kondisi amandel yang meradang, mengiritasi kerongkongan, dan menyebabkan bibir pecah-pecah. Anda dapat menyiasatinya dengan menggunakan alat pengatur kelembapan udara atau humidifier. Alat ini dapat menjaga udara tetap bersahabat dengan tenggorokan sehingga Anda kembali terasa nyaman.

    Nah, itulah penyebab amandal yang perlu Andai ketahui dan pengobatan yang dapat Anda lakukan di rumah.

    Semoga bermanfaat.

     

    Sumber :

    Alodokter.com

    Hellosehat.com

  • Yuk Kenali Penyebab Darah Tinggi Mulai Sekarang!

    Tekanan darah tinggi adalah kondisi di mana tekanan darah berada pada nilai 130/80 mmHg atau lebih. Kondisi ini juga dikenal dengan istilah hipertensi. Jika tidak ditangani dengan tepat, hipertensi ini dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, gangguan ginjal, dan kebutaan.

    Tipe Tekanan Darah Tinggi

    Berdasarkan tipenya, penyakit darah tinggi bisa dibedakan menjadi dua yaitu:

    1. Tekanan darah tinggi primer

    Merupakan jenis tekanan darah tinggi yang paling banyak terjadi. Hampir 90% kasus penyakit darah tinggi pada orang dewasa termasuk dalam jenis ini.

    Hipertensi primer cenderung butuh waktu bertahun-tahun untuk terjadi. Meski demikian, penyebabnya belum bisa dipastikan. Namun, diduga berkaitan dengan faktor genetik (keturunan), gaya hidup, serta pola makan yang kurang sehat.

    1. Tekanan darah tinggi sekunder

    Merupakan jenis penyakit darah tinggi yang lebih jarang terjadi. Penyebab darah tinggi sekunder berkaitan dengan adanya penyakit lain, seperti:

    1. Penyakit ginjal
    2. Diabetes
    3. Kelainan hormon, seperti pada gangguan tiroid
    4. Sleep apnea (gangguan pernapasan yang terjadi saat tidur)
    5. Penyakit jantung bawaan
    6. Obesitas
    7. Tumor otak
    8. Tumor kelenjar adrenal

    Mengonsumsi obat-obatan tertentu juga bisa menjadi penyebab darah tinggi sekunder. Obat-obatan yang dapat menyebabkan darah tinggi antara lain adalah:

    1. Pil KB.
    2. Obat flu dan batuk, seperti dekongestan.
    3. Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS).
    4. Obat herbal yang mengandung licorice atau akar manis.
    5. Obat-obatan terlarang, seperti kokain dan amfetamin.

    Penyebab Darah Tinggi secara Umum

    Dalam banyak kasus, penyebab darah tinggi belum diketahui secara pasti. Namun menurut para ahli, kombinasi beberapa faktor berikut ini dapat meningkatkan risiko seseorang untuk menderita darah tinggi:

    1. Keturunan

    Seseorang menjadi lebih rentan terkena darah tinggi jika ia memiliki orang tua atau sanak keluarga yang menderita darah tinggi. Hal ini diduga berkaitan dengan faktor genetik.

    1. Usia

    Seiring bertambahnya usia, organ dan pembuluh darah di dalam tubuh akan mengalami perubahan, termasuk ginjal dan pembuluh darah. Perubahan pada ginjal akan menurunkan fungsinya, sehingga mengganggu keseimbangan garam dan cairan dalam tubuh. Sedangkan perubahan pada pembuluh darah akibat penuaan menyebabkan dinding pembuluh darah menjadi kaku.

    1. Pola makan yang tidak sehat

    Penyebab darah tinggi juga terkait dengan faktor makanan yang tidak sehat. Terlalu sering mengonsumsi makanan yang asin dan berlemak (tinggi kolesterol) atau kekurangan kaliumdapat meningkatkan risiko seseorang terkena darah tinggi.

    1. Obesitas

    Berat badan berlebih atau obesitas dapat meningkatkan risiko darah tinggi. Semakin gemuk tubuh seseorang, semakin banyak darah yang diperlukan untuk memasok oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh.

    1. Jarang berolahraga

    Orang yang jarang berolahraga cenderung akan memiliki detak jantung yang lebih tinggi dan rentan terkena obesitas. Hal ini dapat membuat jantung harus bekerja lebih keras, sehingga meningkatkan risiko hipertensi.

    1. Kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol

    Ini berlaku bagi perokok aktif maupun perokok pasif. Perlu diketahui, zat kimia pada tembakau dapat menyebabkan penyempitan pada pembuluh darah, sehingga meningkatkan tekanan dalam pembuluh darah dan jantung.

    Begitu juga dengan konsumsi minuman beralkohol terlalu sering. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang terlalu sering mengonsumsi alkohol dalam jumlah lebih (lebih dari 7 kali per minggu) cenderung mengalami hipertensi.

    1. Stres

    Stres, sering cemas, dan kurang tidur merupakan beberapa faktor risiko yang cukup sering berkontribusi pada munculnya darah tinggi. Hal ini diduga berkaitan dengan peningkatan hormon stres, seperti kortisol dan adrenalin, saat seseorang mengalami stres berkepanjangan.

    Itulah beberapa penyebab darah tinggi yang harus Anda waspadai mulai sekarang.

    Semoga bermanfaat.

     

    Sumber :

    Alodokter.com

  • Tips Mengendalikan Stres

    Stres adalah hal normal yang pernah dialami oleh setiap orang. Stres yang normal bisa memberikan dampak positif, misalnya membantu Anda bekerja lebih cepat ketika sedang mengejar masa tenggat waktu. Namun hati-hati, kondisi stres bisa berdampak negatif jika sering terjadi dan berkepanjangan.

    Dampak Stres Terhadap Kesehatan

    Kondisi stres akan memicu beberapa reaksi, seperti tekanan darah meningkat, pembuluh darah menyempit, dan Anda pun akan bernapas lebih cepat. Hal ini disebabkan tubuh melepas hormon kortisol dan adrenalin yang membuat kerja jantung menjadi lebih cepat. Hormon tersebut juga mampu meluapkan energi secara percuma sehingga Anda merasa mudah lelah.

    Sistem kekebalan seseorang yang sedang stres juga akan menurun, sehingga menjadikan tubuh sulit melawan penyakit. Hasilnya, Anda akan lebih mudah terkena penyakit. Saat Anda sedang menderita penyakit, stres mungkin bisa memperparah kondisi Anda. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang bisa menyerang Anda jika mengalami stres berkepanjangan:

    1.       Sakit kepala.

    2.       Diabetes.

    3.       Tekanan darah tinggi.

    4.       Gangguan tidur.

    5.       Stroke.

    6.       Obesitas.

    7.       Asma.

    8.       Depresi.

    9.       Penuaan dini.

    10.   Mudah terinfeksi.

    11.   Disfungsi seksual.

    12.   Penyakit jantung.

    13.   Asam lambung.

    14.   Penyakit Alzheimer.

    Oleh karena itu, tidak ada lagi alasan untuk menimbun stres.

    Lakukan Cara-cara ini untuk Mengendalikan Stres 

    Langkah pertama mengatasi stres adalah dengan mengetahui apa yang menyebabkan stres, dalam hal ini Anda sendiri yang mengetahuinya. Setelah itu, tuliskan apa saja pemicu stres tersebut sehingga Anda dapat mengantisipasi langkah apa saja yang perlu Anda lakukan untuk mencegah atau melawan stres.

    Langkah selanjutnya adalah melakukan hal-hal yang dapat memberikan relaksasi untuk tubuh dan pikiran Anda, seperti:

    1.       Mengeluarkan semua unek-unek
    Memendam perasaan, terutama perasaan yang mengganggu Anda, bisa membuat Anda stres. Lebih baik utarakan semuanya agar Anda bisa melepas beban Anda.

    2.       Olahraga
    Selain membuat tubuh sehat, olahraga
    juga bisa meredakan stres. Satu cara yang sederhana dapat berupa berjalan kaki atau bersepeda mengitari komplek rumah.

    3.       Meditasi
    Meditasi bisa membantu Anda menenangkan pikiran. Anda bisa mencoba olahraga seperti yoga yang juga mengajarkan cara bermeditasi.

    4.       Jalani hobi Anda
    Coba pikirkan apa saja kegiatan yang disukai? Apakah belanja, jalan-jalan di mal, karaoke, nonton film, berkebun, memasak, atau pergi ke taman bermain? Anda bisa melakukan apa saja yang bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi rileks, namun kegiatan itu harus positif agar tidak menimbulkan masalah baru.

    5.       Jalani hidup pada masa sekarang
    Anda tidak perlu berkutat pada kehidupan masa lalu, terutama jika hal itu membuat Anda sedih. Hiduplah di masa sekarang. Lupakan pula ekspektasi negatif mengenai kehidupan di masa depan. Biarlah hidup mengalir apa adanya. Percayalah, jika Anda menjalani masa sekarang dengan bahagia dan positif, maka itu akan berdampak pula kepada kehidupan masa depan Anda.

    6.       Jaga diri Anda
    Tidur yang cukup dan senantiasa mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Hindari merokok, mengonsumsi minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang.

    Setiap orang memiliki cara melawan stres yang unik dan berbeda-beda. Cobalah atasi stres dengan cara-cara di atas. Jika Anda kesulitan mencoba semuanya secara sekaligus, pilih satu atau dua cara yang menurut Anda paling nyaman dilakukan. Lakukan hal tersebut hingga menjadi kebiasaan. Jika tingkat stres berada di luar kemampuan Anda untuk mengendalikannya, temui dokter atau lakukan konseling.

    Kapan Waktu yang Tepat untuk Mencari Bantuan Medis

    Stres akan selalu ada karena merupakan bagian dari hidup. Menghindari stres bisa dilakukan dengan cara mengelola stres dengan baik atau setidaknya jangan biarkan stres berlebihan. Kenali gejala stres dan pahami berbagai konsekuensi stres jangka panjang bagi kesehatan tubuh dan jiwa Anda.

    Stres berlebihan atau stres jangka panjang umumnya ditandai dengan berkembangnya berbagai gangguan kesehatan yang cukup serius, seperti depresi, gangguan makan, obesitas, disfungsi seksual, rambut rontok, dan gangguan kepribadian.

    Jika Anda atau kerabat mengalami stres jangka panjang, segera temui dokter untuk berkonsultasi mengenai apa yang dirasakan dan dialami. Karena stres berat dan berkepanjangan akan merusak kesehatan secara umum. Jika diperlukan, dokter akan merujuk Anda pada seorang psikolog atau psikiater yang akan membantu Anda menangani stres

    Nah, itulah beberapa tips mengendalikan stres.

    Semoga Bermanfaat.

     

    Sumber :

    Alodokter.com

  • Migrain dan Cara Mengatasinya

    Apa itu sakit kepala sebelah (migrain)?

    Migrain adalah sakit kepala intens yang parah dan sering kali membuat penderitanya tidak berdaya. Rasa sakitnya berdenyut intens atau berupa rasa sakit ekstrem seperti dihantam oleh benda keras. Kondisi ini biasanya memengaruhi satu sisi kepala saja.

    Migrain dapat berlangsung selama beberapa jam sampai beberapa hari. Penyakit ini dapat memengaruhi produktivitas kerja dan kegiatan sehari-hari jika tidak diobati tepat waktu dan segera.

    Seberapa umumkah sakit kepala sebelah (migrain)?

    Migrain adalah kondisi yang dapat dialami oleh semua kalangan usia dan jenis kelamin. Namun, kondisi ini lebih sering dialami wanita lebih sering daripada pria. Anda dapat mengurangi kemungkinan terkena kondisi ini apabila menghindari faktor risikonya. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

    Tanda-tanda & gejala

    Pada migrain biasa, beberapa jam atau beberapa hari sebelum sakit kepala, penderita biasanya memiliki gejala (prodromal) yang jadi sinyal bahwa sakit kepala akan segera muncul. Gejala prodromal ini termasuk:

    1. Perubahan mood
    2. Sensitif terhadap cahaya dan suara
    3. Hiperaktif
    4. Merasa lesu
    5. Perubahan nafsu makan
    6. Mual dan muntah

    Beberapa orang mungkin tidak memunculkan gejala aura, dan nyeri biasanya terjadi di kedua sisi kepala. Beberapa penderita juga mungkin mengalami masalah penglihatan atau perut tanpa sakit kepala.

    Mungkin ada ciri dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki keluhan yang sama, konsultasikan kepada dokter Anda.

    Berbagai obat migrain alami yang bisa Anda coba di rumah

    Secara umum, berikut beberapa pilihan obat migrain alami yang bisa Anda coba di rumah:

    1. Akupresur

    Akupresur adalah praktek pengobatan alternatif dengan menekan titik-titik tubuh tertentu dengan jari untuk menghilangkan rasa sakit.

    1. Mengoleskan minyak daun mint di dahi dan pelipis

    Mentol dalam minyak daun mint dapat meredakan gejala migrain yang kambuh. Menurut sebuah studi tahun 2010 dari Shiraz University of Medical Sciences di Iran, mengoleskan minyak daun mint yang dioles ke dahi dan pelipis lebih efektif untuk meredakan nyeri dan mual akibat migrain daripada menggunakan obat migrain plasebo (obat kosong tanpa kandungan zat apa pun).

    1. Menghirup aroma lavender

    Berdasarkan penelitian yang diterbitkan dalam jurnal European Neurology pada tahun 2012 silam, diketahui bawah menghirup aroma minyak esensial lavender bisa meredakan sakit kepala migrain terutama yang dipicu oleh stres. Minum jahe hangat

    Menurut penelitian dari Zanjan University Of Medical Sciences, minum teh seduhan jahe bubuk dan mengonsumsi obat migrain sumatriptan setelahnya bisa cepat meredakan gejala migrain.

    1. Rutin lakukan yoga

    Yoga adalah obat migrain alami yang jarang diketahui orang banyak. Gerakan-gerakan yoga yang melibatkan pengaturan napas, meditasi, dan ketepatan postur tubuh bisa meningkatkan kesehatan mental dan fisik Anda.

    1. Perhatikan asupan makanan Anda

    Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen magnesium oksida dapat membantu mencegah migrain yang muncul dengan aura.  Ada banyak makanan sumber magnesium yang bisa Anda konsumsi, yaitu:

    1. Alpukat
    2. Pisang
    3. Sayuran berdaun hijau tua, seperti bayam, brokoli, dan sawi
    4. Kacang-kacangan
    5. Kacang kedelai
    6. Biji gandum utuh
    7. Beberapa jenis ikan, seperti salmon
    8. Susu dan produk olahan susu

    Itulah penjelasan mengenai migrain dan cara mengatasinya.

    Semoga bermanfaat.

     

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Alodokter.com

  • Penyebab Gigi Ngilu dan Cara Mengatasinya

    Apakah minum minuman dingin es bikin gigi tidak nyaman? Atau Anda meringis saat sikat gigi atau membersihkan mulut? Jika ya, gigi Anda mengalami hal yang dikenal sebagai gigi sensitif yang dapat menimbulkan rasa ngilu pada gigi. Gigi menjadi sensitif ketika lapisan gigi yang disebut dentin terekspos ke bagian luar gigi, misalnya karena kerusakan enamel. Dentin terhubung dengan saluran yang berisi serabut-serabut saraf. Jadi, ketika dentin terpapar dingin, panas, atau makanan, otomatis serabut saraf juga terpapar dan membuat gigi ngilu.

    Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan gigi ngilu. Anda dapat menghindarinya agar rasa ngilu tidak berulang atau semakin parah.

    Penyebab gigi ngilu

    1. Kurang hati-hati saat sikat gigi
    2. Makanan yang dikonsumsi
    3. Menggunakan pasta gigi dengan pemutih
    4. Hobi kumur-kumur dengan obat
    5. Penyakit gusi
    6. Penumpukan plak yang berlebihan
    7. Gigi berlubang dan adanya pembusukan

    Mengatasi gigi ngilu

    Berikut cara mengatasi gigi ngilu yang bisa Anda praktikkan di rumah, di antaranya.

    1. Menggunakan pasta gigi khusus
    2. Menghindari konsumsi kafein
    3. Berhenti menggeretakkan gigi
    4. Kompres es
    5. Berkumur air garam
    6. Obat penghilang rasa sakit
    7. Bawang putih
    8. Teh peppermint
    9. Lidah buaya
    10. Cengkih
    11. Hidrogen peroksida
    12. Susu Sapi
    13. Kurangi makanan asam
    14. Kurangi minum minuman bersoda

    Cara mengatasi gigi ngilu selanjutnya adalah pergi ke dokter gigi jika kondisinya sukar diobati. Masalah gigi sensitif tidak boleh disepelekan sehingga kita sebaiknya harus mengunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan khusus atau obat-obatan tertentu sehingga kita pun tak akan lagi merasakan gigi ngilu yang sangat mengganggu.

    Itulah penjelasan mengenai penyebab gigi ngilu dan cara mengatasinya.

    Semoga bermanfaat.

     

    Sumber :

    Hellosehat.com

    Doktersehat.com