Tag: bekam

  • Begini Cara Kerja dan Khasiat Bekam

    Banyak orang yang menyaksikan akan khasiat bekam, karena menurut mereka manfaatnya hanya sedikit bagi penyembuhan tubuh, namun pendapat ini malah dibantah oleh ilmu kedokteran modern.

    Menurut Dr. Wadda’ A. Umar,  apabila dilakukan pembekaman pada titik bekam, maka akan terjadi kerusakan pada kulit, jaringan bawah kulit (sub kutis), fascia dan ototnya. Akibat kerusakan ini akan dilepaskan beberapa mediator seperti serotonin, histamine, dan bradikinin, serta zat-zat lain yang belum diketahui. Zat-zat ini menyebabkan terjadinya dilatasi kapiler dan arteriol pada daerah yang dibekam. Dilatasi kapiler juga dapat terjadi di tempat yang jauh dari tempat pembekaman. Ini menyebabkan terjadinya perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah. Akibatnya timbul efek relaksasi (pelemasan) otot-otot yang kaku serta akibat vasodilatasi umum akan menurunkan tekanan darah secara stabil.

    Penelitian lain menunjukkan bahwa bekam pada titik tertentu dapat menstimulasi kuat syaraf permukaan kulit yang akan dilanjutkan pada cornu posterior medulla spinalis melalui syaraf A-delta dan C, serta traktus spinothalamicus ke arah thalamus yang akan menghasilkan endorphin, suatu zat yang berfungsi dalam persepsi rasa sakit. Sedangkan sebagian rangsang lainnya akan diteruskan melalui serabut aferen simpatik menuju ke motor neuron dan menimbulkan refleks intubasi nyeri yang nantinya semua itu akan mengurangi rasa sakit.

    Itulah khasiat bekam yang ternyata telah dibuktikan oleh ilmu medis modern dan ternyata sangat besar manfaatnya bagi penyembuhan tubuh. Tidak salah memang karena bekam ini adalah peninggalan Rasulullah

  • Sakit, Sabar, dan Syukur

    Bismillah, Sahabat Sehat Wellagree . Penyakit, atau gangguan kesehatan dalam tubuh tentu sangat banyak faktor yang mempengaruhinya. Baik secara jasmani maupun rohani. Baik secara biologis maupun secara psikologis.  Kesemua faktor diatas sangat berpengaruh bahkan ada yang mungkin pengaruhnya signifikan namun seringkali diabaikan.

    Faktor psikologis dan rohani salah satunya. Ketahuilah, berdasarkan pengalaman kami ternyata dua faktor inilah yang sebenarnya cukup besar dalam menanggapi/menangani/ikhtiar kesembuhan seseorang dari penyakit yang diderita. Beberapa hal contohnya;

    Pertama, secara Psikologis dan Rohani keduanya sangat berkaitan. Ada sebagian mereka yang meyakini bahwa dirinya adalah manusia yang diberikan beban terberat, sakit tersulit, sehingga seperti itulah jadinya tubuh yang mereka miliki menjalani kehidupan. Bukankah Allah pun sesuai prasangka Hamba-Nya?

    Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Aku sesuai persangkaan hamba-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku saat bersendirian, Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku. Jika ia mengingat-Ku di suatu kumpulan, Aku akan mengingatnya di kumpulan yang lebih baik daripada pada itu (kumpulan malaikat).” (Muttafaqun ‘alaih) [HR. Bukhari, no. 6970 dan Muslim, no. 2675]

    Maka sebenarnya pengaruh daripada keyakinan dan prasangka terhadap kondisi yang dialami pun sangat berpengaruh dalam upaya menuju kesembuhan. Tidak sedikit mereka yang mampu meyakini dirinya baik-baik saja pun akhirnya memetik manfaat dari adanya prasangka baik yang berujung keyakinan dan berujung kenyataan tersebut.

    Kedua, terkait kesabaran dan rasa syukur. Ada hal penting dan berharga bagi mereka yang Allah berikan penyakit semasa hidupnya. Tentunya, hanya Sabar dan Syukurlah kata yang tepat untuk menanggapinya. Mengapa ? Hadits Nabi menyebutkan ;

    Tidaklah seorang muslim tertimpa suatu penyakit dan sejenisnya, melainkan Allah akan mengugurkan bersamanya dosa-dosanya seperti pohon yang mengugurkan daun-daunnya.”[HR. Bukhari dan Muslim]

    Hal ini berkaitan lagi dengan keyakinan dan prasangka. Apa yang dialami oleh seseorang, sakitnya maupun sehatnya merupakan ketentuan Allah dan pasti yang terbaik. Maka solusinya adalah bercermin pada hati, Apakah kita sebagai hamba yang Allah berikan sakit sudah ikhlas menerima ketentuannya? Apakah kita sudah berusaha untuk menanggapinya dengan baik? Apakah justru kita merasa Allah telah Dzalim pada Hamba-Nya? Semoga Allah menjaga hati kita dan memberikan kita Hidayah-Nya.

    Sahabat, tidaklah mudah menerima ketentuan Allah yang mungkin berbeda dengan harapan kita. Namun didalamnya tentu ada Hikmah, dimana hal tersebut merupakan yang terbaik untuk hidup kita, baik di dunia maupun di Akhirat. Kuncinya adalah Yakin, Tauhid, dan Iman. Ada orang yang sehat, namun karena kesehatannya ia lalai dan jauh dari Allah, karena kesehatannya ia mengabaikan perintah Allah bahkan menjadi makhluk yang sombong. Maka, hal yang paling disyukuri adalah sebuah kejadian apapun yang ternyata karenanya kita menjadi lebih dekat dan lebih mencintai Allah SWT. Semakin dijauhkan dari maksiat bahkan kesyirikan. Tentu syukur itu bisa timbul apabila diiringi dengan sabar.

    Kalaulah ternyata tubuh kita yang diberikan penyakit ini dapat kita terima dengan ikhlas, dan menjalani dengan semakin mendekat pada-Nya, tentu diiringi dengan ikhtiar menuju kesembuhan secara biologis maupun psikologis. Akupuntur, Bekam / Hijamah, Madu, Refleksi, dan Terapi lain merupakan ikhtiar kita sebagai manusia, tetap kesembuhan ada di tangan Allah. Insya Allah, dengan menerimanya kita atas penyakit yang Allah berikan dan menjalaninya dengan ikhlas, semoga menjadi amal shaleh yang Allah balas kelak.

    Bukan berarti usaha kita sia-sia ketika sudah berobat kesana kesini namun sembuh belum juga hadir. Bukan berarti Allah tidak sayang ketika sudah habis semua materi dalam berusaha menuju kesembuhan namun sembuh belum juga hadir. Yakinlah Sahabat, semua usaha manusia tidaklah banyak menentukan hadirnya kesembuhan. Sakit, Sehat, Mati, semua Hak Allah mau memberikan pada Hamba-Nya kapan, siapa, dimana, dengan cara apa. Maka teruslah berjuang, bersabar, ikhlas menerima sampai akhirnya bisa merasakan Syukur diatas hal yang mungkin terlihat pahit di dunia.

    Bisa jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan bisa jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”(QS. Al Baqarah: 216)

    Semoga Allah berikan kelapangan, kesehatan, keikhlasan, hidayah, istiqomah, serta Ampunan-Nya untuk kita.

    Wallahu’alam bish shawwab

     

    Rujukan Dalil :

    • Rumaysho.com
    • Muslimah.or.id
    • Hidayatullah.com
  • Begini Cara Kerja dan Khasiat Bekam

    Banyak orang yang menyangsikan akan khasiat bekam, karena menurut mereka manfaatnya hanya sedikit bagi penyembuhan tubuh, namun pendapat ini malah dibantah oleh ilmu kedokteran modern.

    Menurut Dr. Wadda’ A. Umar,  apabila dilakukan pembekaman pada titik bekam, maka akan terjadi kerusakan pada kulit, jaringan bawah kulit (sub kutis), fascia dan ototnya. Akibat kerusakan ini akan dilepaskan beberapa mediator seperti serotonin, histamine, dan bradikinin, serta zat-zat lain yang belum diketahui. Zat-zat ini menyebabkan terjadinya dilatasi kapiler dan arteriol pada daerah yang dibekam. Dilatasi kapiler juga dapat terjadi di tempat yang jauh dari tempat pembekaman. Ini menyebabkan terjadinya perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah. Akibatnya timbul efek relaksasi (pelemasan) otot-otot yang kaku serta akibat vasodilatasi umum akan menurunkan tekanan darah secara stabil.

    Penelitian lain menunjukkan bahwa bekam pada titik tertentu dapat menstimulasi kuat syaraf permukaan kulit yang akan dilanjutkan pada cornu posterior medulla spinalis melalui syaraf A-delta dan C, serta traktus spinothalamicus ke arah thalamus yang akan menghasilkan endorphin, suatu zat yang berfungsi dalam persepsi rasa sakit. Sedangkan sebagian rangsang lainnya akan diteruskan melalui serabut aferen simpatik menuju ke motor neuron dan menimbulkan refleks intubasi nyeri yang nantinya semua itu akan mengurangi rasa sakit.

    Itulah khasiat bekam yang ternyata telah dibuktikan oleh ilmu medis modern dan ternyata sangat besar manfaatnya bagi penyembuhan tubuh. Tidak salah memang karena bekam ini adalah peninggalan Rasulullah

  • Kriteria Orang Yang Tidak Boleh Dibekam

    Secara mudahnya, bekam atau berbekam adalah merupakan proses membuang darah kotor yang bertoksin dan beracun yang berbahaya, dari tubuh badan kita melalui permukaan kulit.

    Toksin adalah merupakan endapan racun atau zat kimia yang tidak dapat diuraikan oleh tubuh badan. Di antara sebab atau puncak kehadiran toksin di dalam tubuh badan manusia ialah pencemaran udara, kandungan makanan masa kini yang mengandungi zat kimia yang tidak baik seperti bahan pengawet, pewarna, bahan berisa dan seumpamanya. Hasil pertanian yang diurus secara moden juga tidak ketinggalan dari masalah racun makhluk perusak.

    Alat Bekam

    Darah kotor yang mengandungi toksin ini juga dikenali sebagai darah beku yang menyumbat peredaran darah, sehingga mengakibatkan gangguan kepada sistem peredaran darah daripada berjalan lancar.

    Namun tidak semua orang bisa dibekam. Terdapat beberapa pantangan larangan antaranya tidak boleh berbekam bagi mereka yang mengalami penyakit kulit, orang tua yang lemah fizikal, kanak-kanak dehidrasi, pesakit kanser darah, sering keguguran, orang gila, pesakit Hepatitis A dan B yang parah dan setelah muntah.

    Juga dilarang kepada pesakit yang baru mencuci darah, wanita hamil 3 bulan pertama, mereka yang baru menderma darah, tidak digalakkan bekam ketika sangat kenyang atau sangat lapar, wanita yang sedang haid, penyakit radang usus, ibu yang baru melahirkan anak dan lain-lain mengikut keadaan seseorang.

    Nah sahabat itulah orang yang tidak boleh dibekam. Jika anda ingin dibekam pastikan kondisi tubuh anda sedang fit atau cukup energi. Semoga informasi ini bermanfaat ya

  • Ini Dia Waktu Yang Tepat Untuk Berbekam

    Terapi bekam adalah metode pengobatan alami untuk mengobati berbagai macam penyakit yang sudah digunakan oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu, metode pengobatan ini juga sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad.

    Selain efektif untuk mengobati banyak jenis penyakit, terapi bekam juga bisa anda lakukan untuk menjaga kesehatan tubuh agar tetap prima dan bugar serta tak mudah terserang penyakit yang banyak disebabkan oleh kurang lancarnya peredaran darah dan sumbatan di pembuluh darah.

    Rawatan Bekam Sunnah

    Adapun waktu terbaik yang dicontohkan Rasulullah adalah seperti pada hadits di bawah ini. Diriwayatkan bahwa Rasulullah biasa berbekam di titik akhda’aini dan kahil. Biasanya hal itu dilakukan pada hari ke 17, 19, dan 21. Hadis ini diriwayatkan oleh Tirmidzi 2052, Abu dawud 3860, Ahmad 3/119-192, sanadnya sohih. Hadis ini dinilai shohih oleh Hakim dan Adz-dzahabi. Menurut Abu Isa bahwa hadis ini hasan ghorib.

    Dokter pun menyepakati hadits itu bahwa bekam pada pertengahan bulan akan lebih maksimal manfaatnya. Karena pada saat itu darah sedang bergejolak.

    Demikian sedikit ulasan mengenai bekam. Semoga Informansi ini dapat bermanfaat.

    Kalau kalian sudah berbekam bulan ini?

  • Akupuntur dan Bekam Menjadi Pilihan Bagus Sebagai Pengobatan Alternatif

    Pengobatan alternatif merupakan bentuk pelayanan kesehatan yang menggunakan cara, alat, atau bahan yang tidak termasuk dalam standar pengobatan medis yang biasanya dilakukan oleh dokter atau tenaga profesional kesehatan lainnya.

    Contoh dari pengobatan alternatif adalah akupunktur, bekam, pijat refleksi dan lain sebagainya.

    Bekam di zaman sekarang sudah berkembang pesat dibandingkan pada zaman dulu. Sebagai terapi alternatif, praktik bekam makin banyak diminati. Teknik pengambilan darah kotor ini bisa mengatasi berbagai gangguan kesehatan, terutama kolesterol dan darah tinggi.

    Pasti diantara kalian pernah mendengar istilah bekam kering dan bekam basah. Tentunya keduanya memiliki perbedaan. Pada bekam basah, darah kotor dikeluarkan dari pembuluh arteri. Karena ada bagian yang disayat, maka harus dilakukan oleh orang yang terlatih. Sedangkan bekam kering hanya berupa penyedotan untuk mengatasi keluhan ringan seperti masuk angin, dan bisa dilakukan oleh siapa saja.

    Berbeda dengan Akupuntur, Akupunktur merupakan pengobatan alternatif dari negara China dengan cara menyisipkan atau menusukkan jarum ke tubuh. Akupunktur terbukti ilmiah untuk mengobati rasa nyeri. Meskipun untuk rasa sakit, beberapa orang masih menganggapnya sebagai efek plasebo atau sugesti saja.

    Mungkin pikiran untuk ditusuk dengan jarum telah Anda berteriak untuk keluar terdekat. Jika demikian, Anda mungkin menemukan bahwa akupresur memberikan efek yang sama pada kesehatan Anda, tanpa rasa takut. Akupresur menggantikan jarum dengan menekan atau memijat acupoints dalam upaya untuk merangsang jalur energi. Beberapa percobaan menunjukkan bahwa akupresur dapat berguna dalam mengurangi mual dan mengurangi nyeri yang terkait dengan persalinan saat melahirkan.

    Demikian uraian singkat tentang pengobatan alternatif yang sedang banyak digunakan masyarakat saat ini. Kalau anda ingin mencoba yang mana?

  • Kepercayaan Masyarakat Terhadap Pengobatan Alternatif

    Perkembangan dunia kedokteran modern saat ini memang tumbuh sangat pesat. Segela jenis penemuan baru dalam dunia medis sudah bisa mengobati banyak macam penyakit, yang sebelum tidak bisa disembuhkan. Selain itu, dukungan peralatan canggih dengan teknologi terkini, juga membuat pelayanan kesehatan semakin bagus dan mampu memberikan solusi terbaik bagi para pasien, separah apapun penyakit dan kondisinya saat itu.

    Dalam mempelajari pengobatan tradisional dan tentang kesehatan kita sering bimbang atau ragu apakah yang kita lakukan ini benar atau salah menurut kesehatan. Kita mempunyai pemikiran dan pemahaman yang berbeda-beda ini seakan-akan kita menutup mata terhadap benar atau salahnya apa yang kita gunakan menurut ilmu kesehatan.

    Masih banyak masyarakat awam yang tidak mengetahui bahkan tidak peduli dengan apa yang dilakukan ini benar atau salah menurut kesehatan. 

    Meski begitu, ternyata tetap masih banyak masyarakat yang mempercayai pengobatan alternatif di Indonesia. Bahkan, di luar negeri yang menjadi sumber ilmu pengetahuan selama ini, juga memperlihatkan perkembangan pengobatan alternatif yang cukup signifikan.

    Pengobatan tradisional yang familiar di Indonesia seperti pijat refleksi, totok punggung, akupunktur, bekam dan lain sebagainya. Pengobatan alternatif ini cenderung tidak membawakan efek samping yang cukup parah. Ini juga salah satu alasan masyarakat memilih pengobatan alternatif saat ini. Selain itu pula harganya yang relatif terjangkau.