Tag: bahaya telur setengah matang

  • Sering Makan Telur Sebabkan Bisul. Mitos atau Fakta?

    Salah satu mitos kesehatan yang paling sering terdengar dari generasi ke generasi adalah bahwa Anda bisa bisulan kalau terlalu banyak makan telur. Padalal, telur itu sendiri merupakan salah satu makanan sehat yang bisa mendatangkan banyak manfaat bagi tubuh. Satu butir telur mengandung vitamin A, asam folat, vitamin B5, vitamin B12, vitamin B2, fosfor, selenium, vitamin D, vitamin E, vitamin K, vitamin B6, kalsium, dan seng. Lantas, apa benar telur itu penyebab bisul? Simak penjelasan dan fakta lengkapnya di sini.

    Terlalu banyak makan telur

    Berdasarkan sebuah studi yang dimuat dalam Journal of Agricultural and Food Chemistry, diungkapkan bahwa umumnya gejala alergi yang disebabkan oleh putih telur antara lain adalah sakit kepala, mual, dan ruam-ruam merah kemerahan pada kulit, bukanlah bisul seperti yang kita percayai selama ini. Bahkan hingga kini pun belum ada penelitian yang membuktikan adanya hubungan antara mengonsumsi telur dengan timbulnya bisul pada tubuh.

    Bisul atau yang dalam dunia medis disebut dengan furunkel sebenarnya merupakan sebuah penyakit yang timbul karena adanya infeksi pada kulit. Ciri-ciri dari adanya bisul pada kulit adalah timbulnya benjolan kemerahan pada kulit yang kemudian membesar hingga memunculkan mata nanah berwarna putih yang terletak di tengah-tengah benjolan. Munculnya nanah ini  diakibatkan karena adanya perlawanan yang dilakukan oleh sel darah putih dengan bakteri penyebab bisul. Bakteri penyebab bisul yang paling sering ditemukan adalah bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini umumnya ditemukan di kulit dan bagian dalam hidung. Selain itu, bisul juga dapat berkembang pada bagian kulit yang terluka atau terkena gigitan serangga, yang menjadi jalan masuk bagi bakteri.

    Dan pada dasarnya, semua orang termasuk yang sehat mungkin saja mengalami bisul. Namun tingkat potensi biasanya bergantung pada beberapa faktor. Seperti kontak langsung dengan orang yang telah memiliki bisul, pengidap diabetes, orang yang memiliki riwayat masalah kulit dan orang yang memiliki kekebalan tubuh yang rendah.

    Jadi, tak ada hubungan sama sekali antara konsumsi telur dengan munculnya bisul pada tubuh. Sebalinya telur termasuk dalam makanan yang direkomendasikan untuk dikonsumsi. Sebab setiap butir telur memiliki kandungan vitamin A, asam folat, vitamin B12, fosfor, dan banyak lagi.

    Yang perlu diingat adalah segala sesuatu yang berlebihan tak pernah baik. Jadi biar tetap sehat, hindari mengonsumsi sesuatu secara berlebihan.

    Semoga Bermanfaat!

    Baca juga : sering makan telur setengah matang bahaya atau tidak?

     

     

     

    Sumber :

    • https://www.guesehat.com/makan-telur-sebabkan-bisul-benarkah
    • https://www.halodoc.com/mitos-sering-makan-telur-bikin-bisulan-benarkah-
  • Apa Bahayanya Makan Telur Setengah Matang?

    Mengonsumsi telur setengah matang sangatlah lezat bagi sebagian orang. Bakteri Salmonella adalah bakteri berbahaya yang terkandung di telur setengah matang. Yang memungkinkan bisa mengakibatkan, sakit perut, mual, muntah, diare, demam, hingga tipes.

    Agar terhindar dari resiko bahaya telur setengah matang berupa keracunan dan penyakit di atas, maka lebih baik Anda mengonsumsi telur yang benar-benar matang saja karena memasak hingga matang dapat membunuh bakteri berbahaya seperti Salmonella. Oleh sebab itu, masaklah telur hingga tekstur putih dan kuningnya benar-benar padat.

    Telur setengah matang

    Hal lain yang perlu diperhatikan untuk mencegah berkembangbiaknya bakteri Salmonella dalam telur adalah segera simpan telur yang baru dibeli dalam lemari es. Dan olahlah telur tersebut dalam waktu tidak lebih dari 3 minggu.

    Selain itu, karena telur juga tinggi kandungan kolesterolnya, maka ada baiknya Anda membatasi konsumsinya, apalagi bila Anda atau keluarga pernah memiliki riwayat penyakit kolesterol tinggi dan obesitas.

    Sebagai langkah mengonsumsi telur secara sehat, Anda dapat mengolahnya dengan cara direbus tanpa garam atau diorak-arik tanpa mentega. Menggoreng telur dalam rendaman minyak dapat meningkatkan kandungan lemaknya. Untuk resep makanan yang membutuhkan telur setengah matang, seperti saus untuk salad tertentu, ingatlah untuk memilih telur yang cangkangnya telah melalui proses pasteurisasi atau produk olahan telur yang telah dipasteurisasi.

    Waktu untuk merebus telur

    Meski begitu telur setengah matang juga menyehatkan karena bagian kuning yang tidak berlebihan matangnya masih utuh semua nutrisi didalamnya. Jadi memasak telur dengan kondisi pertengahan lebih baik dan kaya nutrisi.

    Dilansir oleh Boldsky, berikut adalah manfaat dari makan telur yang tidak terlalu matang:

    Rendah kalori

    Telur rebus yang matangnya tidak berlebihan adalah sumber protein tinggi yang rendah kalori. Kandungannya hanya 78 kal, 5,3 gram lemak, serta 1,6 gram lemak jenuh. Ini jauh lebih baik ketimbang telur goring yang kalorinya mencapai 90kal, 6,83 gram lemak serta 2 gram lemak jenuh.

    Karbohidrat

    Terdapat karbohidrat dalam telur setengah matang, yang jika dibandingkan dengan masakan telur olahan lainnya akan jauh lebih tinggi kadarnya. Demikian juga vitamin, mineral dan asam aminonya.

    Vitamin A

    Dalam telur yang matangnya pas, ada 74 microgram vitamin A yang baik bagi kesehatan mata, kulit, gigi serta tulang.

    B12

    Ada pula kandungan vitamin B12 di dalam telur setengah matang, dengan jumlah 0,56 microgram. Ini adalah ¼ dari jumlah kebutuhan tubuh manusia setiap hari.

    Dengan demikian, maka konsumsi telur dalam kondisi dimasak terlebih dahulu memang penting untuk menjaga kesehatan, namun tingkat kematangan yang dianjurkan tak perlu berlebihan.

    Itulah pembahasan mengenai bahaya dan manfaat telur setengah matang. Semoga bermanfaat!

     

     

    Sumber :

    • alodokter.com
    • mediskus.com
    • merdeka.com
  • Sering makan telur setengah matang. Bahaya atau tidak?

    Mengonsumsi telur setengah matang sangatlah lezat bagi sebagian orang. Bakteri Salmonella adalah bakteri berbahaya yang terkandung di telur setengah matang. Yang memungkinkan bisa mengakibatkan, sakit perut, mual, muntah, diare, demam, hingga tipes.

    Agar terhindar dari resiko bahaya telur setengah matang berupa keracunan dan penyakit di atas, maka lebih baik Anda mengonsumsi telur yang benar-benar matang saja karena memasak hingga matang dapat membunuh bakteri berbahaya seperti Salmonella. Oleh sebab itu, masaklah telur hingga tekstur putih dan kuningnya benar-benar padat.

    Telur setengah matang

    Hal lain yang perlu diperhatikan untuk mencegah berkembangbiaknya bakteri Salmonella dalam telur adalah segera simpan telur yang baru dibeli dalam lemari es. Dan olahlah telur tersebut dalam waktu tidak lebih dari 3 minggu.

    Selain itu, karena telur juga tinggi kandungan kolesterolnya, maka ada baiknya Anda membatasi konsumsinya, apalagi bila Anda atau keluarga pernah memiliki riwayat penyakit kolesterol tinggi dan obesitas.

    Sebagai langkah mengonsumsi telur secara sehat, Anda dapat mengolahnya dengan cara direbus tanpa garam atau diorak-arik tanpa mentega. Menggoreng telur dalam rendaman minyak dapat meningkatkan kandungan lemaknya. Untuk resep makanan yang membutuhkan telur setengah matang, seperti saus untuk salad tertentu, ingatlah untuk memilih telur yang cangkangnya telah melalui proses pasteurisasi atau produk olahan telur yang telah dipasteurisasi.

    Waktu untuk merebus telur

    Meski begitu telur setengah matang juga menyehatkan karena bagian kuning yang tidak berlebihan matangnya masih utuh semua nutrisi didalamnya. Jadi memasak telur dengan kondisi pertengahan lebih baik dan kaya nutrisi.

    Dilansir oleh Boldsky, berikut adalah manfaat dari makan telur yang tidak terlalu matang:

    Rendah kalori

    Telur rebus yang matangnya tidak berlebihan adalah sumber protein tinggi yang rendah kalori. Kandungannya hanya 78 kal, 5,3 gram lemak, serta 1,6 gram lemak jenuh. Ini jauh lebih baik ketimbang telur goring yang kalorinya mencapai 90kal, 6,83 gram lemak serta 2 gram lemak jenuh.

    Karbohidrat

    Terdapat karbohidrat dalam telur setengah matang, yang jika dibandingkan dengan masakan telur olahan lainnya akan jauh lebih tinggi kadarnya. Demikian juga vitamin, mineral dan asam aminonya.

    Vitamin A

    Dalam telur yang matangnya pas, ada 74 microgram vitamin A yang baik bagi kesehatan mata, kulit, gigi serta tulang.

    B12

    Ada pula kandungan vitamin B12 di dalam telur setengah matang, dengan jumlah 0,56 microgram. Ini adalah ¼ dari jumlah kebutuhan tubuh manusia setiap hari.

    Dengan demikian, maka konsumsi telur dalam kondisi dimasak terlebih dahulu memang penting untuk menjaga kesehatan, namun tingkat kematangan yang dianjurkan tak perlu berlebihan.

    Itulah pembahasan mengenai bahaya dan manfaat telur setengah matang. Semoga bermanfaat!

     

     

    Sumber :