Tag: air sehat

  • Manfaat Air Alkali Bagi Kesehatan yang Sayang Dilewatkan

    Apakah Anda sering merasa mual, muntah, atau sakit kepala akhir-akhir ini? Bisa jadi ini karena tubuh Anda tidak terhidrasi dengan baik, sehingga kadar pH tubuh jadi terlalu asam. Nah, untuk mengembalikan pH tubuh menjadi normal, minum air alkali dengan pH 8+ bisa menjadi solusi yang tepat. Memang, apa saja manfaat air alkali bagi kesehatan? Cari tahu lewat ulasan berikut ini.

    Apa itu air alkali?

    Pada dasarnya, air alkali mirip seperti air minum lainnya. Jika air minum normal biasanya memiliki pH yang netral atau pH 7, kadar pH pada air alkali cenderung lebih basa, yaitu di atas 8. Minum air yang sifatnya basa diyakini para ahli dapat memengaruhi pH tubuh. Semakin tinggi pH tubuh (basa) maka akan semakin baik. Selain itu, air dengan pH 8+ juga biasanya mengandung mineral alkali dan ORP negatif. ORP atau oxidation reduction potential adalah kemampuan air untuk bertindak sebagai antioksidan. Semakin negatif nilai ORP, maka semakin banyak kandungan antioksidan di dalam air minum tersebut.

    Manfaat air alkali untuk kesehatan

    Hidrasi, atau mempertahankan jumlah cairan di dalam tubuh, merupakan hal yang sangat penting bagi semua orang. Hal ini bertujuan supaya kadar pH dalam tubuh Anda tetap seimbang dan netral, tidak terlalu asam dan juga tidak terlalu basa. Bila Anda mampu menjaga keseimbangan pH dalam tubuh, maka fungsi organ tubuh Anda pun akan tetap normal. Lebih jauh, Anda pun jadi lebih terhindar dari risiko penyakit yang muncul karena gangguan fungsi organ. Nah, di sinilah pentingnya minum air dengan pH basa alias pH 8+. Berikut ini berbagai manfaat air alkali untuk kesehatan:

    1. Menjaga hidrasi tubuh

    Menurut sebuah studi yang dimuat dalam  Journal of the International Society of Sports Nutrition tahun 2016, tingkat kekentalan darah pada orang yang minum air alkali cenderung menurun hingga 6,3 persen dibandingkan orang yang meneguk air minum biasa. Ini artinya, orang yang minum air dengan pH basa atau pH 8+ memiliki darah yang lebih cair, sedangkan orang yang minum air biasa mempunyai darah yang lebih kental. Darah yang kental berarti tidak mengandung cukup air. Semakin kental darah seseorang, maka akan semakin lambat aliran darah yang bergerak. Sebaliknya, darah yang cukup air akan lebih mudah mengalir dan diedarkan ke seluruh tubuh. Nah, hal ini membuktikan bahwa air minum dengan pH basa atau 8+ dapat membantu melancarkan aliran darah dan menjaga hidrasi tubuh.

    2. Menetralisir kelebihan asam dalam tubuh

    Manfaat air alkali yang tak kalah menakjubkan adalah menjaga keseimbangan pH dalam tubuh. Jika Anda sering sakit kepala, mual, atau muntah karena dehidrasi, kandungan pH basa ini bisa membantu menetralisir kelebihan asam dalam tubuh, lho! Sebuah studi yang dimuat dalam Journal of the International Society of Sports Nutrition tahun 2010 silam telah berhasil membuktikannya. Penelitian tersebut melibatkan 38 peserta yang terbagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok yang minum air alkali dan air putih biasa. Setelah itu, para ahli mengambil sampel darah dan urine peserta sebanyak 3 kali seminggu untuk diukur kadar asam-basanya. Para ahli melaporkan bahwa peserta yang minum air alkali memiliki kadar asam-basa yang lebih seimbang daripada peserta yang minum air putih biasa. Selain itu, volume air kencingnya pun cenderung lebih sedikit, sehingga menunjukkan bahwa hidrasinya lebih baik.

    3. Bantu mengendalikan tekanan darah dan gula darah

    Para ahli asal Shanghai mengungkapkan bahwa manfaat air alkali juga bisa dirasakan oleh orang yang punya diabetes, hipertensi, hingga kolestrol tinggi Hasil temuan ini pun telah diterbitkan pada Shanghai Journal of Preventive Medicine tahun 2010. Penelitian tersebut melibatkan 3 kelompok peserta, yaitu orang yang punya tekanan darah tinggi, kadar gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi. Kemudian, semua peserta diminta untuk minum air terionisasi alkali selama 3-6 bulan dan dilihat perkembangannya. Hasilnya cukup mengejutkan. Setelah 3-6 bulan rutin minum air dengan pH basa, kadar gula darah, tekanan darah, dan lipid darah menurun secara drastis. Bahkan, air terionisasi alkali ini membuat semua hasil pengukuran menjadi kembali normal. Itulah sebabnya, sekarang ini air alkali banyak digunakan dalam terapi hipertensi, diabetes, dan hiperlipidemia, tentu saja di samping pengobatan secara medis dalam pengawasan dokter.

    4. Menjaga kesehatan tulang

    Siapa sangka bahwa minum air dengan pH basa 8+ alias alkali bisa menjaga kesehatan tulang? Hal ini diungkapkan oleh studi dalam jurnal Bone tahun 2009 yang menemukan efek air alkali dengan resorpsi tulang. Resorpsi tulang adalah proses pemecahan sel-sel tulang lama menjadi sel-sel tulang baru. Semakin sedikit pemecahan sel-sel tulang yang terjadi, ditambah lagi dengan kepadatan mineral yang lebih banyak, maka tulang Anda justru akan semkain kuat. Para ahli menemukan bahwa air minum dengan pH 8+ kaya akan bikarbonat dan kalsium. Dua kandungan tersebut bermanfaat untuk membantu menghambat proses resorpsi tulang sehingga tulang Anda tetap kuat dan sehat. Meski begitu, ini bukan berarti air minum pH 8+ bisa mencegah osteoporosis, ya. Para ahli masih membutuhkan analisis dan studi lebih lanjut untuk membuktikannya.

    Sumber: hellosehat.com

  • Tips Memilih Air Minum Kemasan Yang Sehat Dan Murni

    Di tengah banyaknya pilihan air minum dalam kemasan, sebaiknya Anda jeli memilih produk yang paling aman dan sehat bagi tubuh. Pasalnya, air menjadi salah satu komponen penting dalam tubuh yang diperlukan untuk menjalankan fungsinya secara maksimal. Oleh karena itu, sebelum membeli air minum dalam kemasan, cek lima hal berikut untuk memastikan keamanan dan kemurnian air minum.

    Cara sehat memilih air minum dalam kemasan

     

    1. Cek sumber airnya

    Sumber air menjadi poin yang sangat penting dan tidak boleh diabaikan saat memilih air minum dalam kemasan. Dr. Joseph Mercola, anggota American College Nutrition, menyatakan bahwa mata air pegunungan merupakan sumber air yang ideal dan baik untuk diminum. Pasalnya, mata air pegunungan menjadi salah satu air tersehat dengan berbagai kandungan alami di dalamnya. Selain itu, pH air yang diambil dari sumber alami juga seimbang dan tepat bagi tubuh, tidak terlalu asam atau basa Dengan begitu, minum air dari mata air alami tak hanya membuat kebutuhan cairan terpenuhi tetapi juga membuat Anda tetap sehat.

    2. Cek kandungan mineralnya

    Air mineral [IA1] menjadi salah satu sumber terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan Anda. Pasalnya, jenis air ini mengandung berbagai mineral alami yang diperlukan tubuh. Untuk itu, sebaiknya pilih produk yang dalam label kemasannya menyertakan keterangan “air mineral”.

    Biasanya air dari sumber alami ini mengandung berbagai mineral penting, di antaranya:

    • Kalsium, menjaga kesehatan tulang dan gigi, mengatur proses pembekuan darah, dan perkembangan otot.
    • Natrium, membantu menghasilkan sinyal listrik dalam proses komunikasi otak dengan saraf pusat dan otot.
    • Magnesium, mengendalikan kontraksi otot, produksi energi, dan komunikasi sinyal saraf.

    Berbagai mineral ini sangat dibutuhkan karena tubuh tidak bisa memproduksinya secara langsung. Untuk itu, minum air yang mengandung mineral sangat penting untuk kesehatan Anda. Ini karena mineral dalam air merupakan ion bebas yang lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan yang ada pada makanan.

    3. Cek warna airnya

    Air yang aman dikonsumsi adalah air yang tidak berwarna atau terlihat jernih. Jika Anda melihat warna kecokelatan pada air dalam kemasan yang dibeli, sebaiknya jangan dikonsumsi. Dalam penelitian yang diterbitkan pada Clinical Cases in Mineral and Bone Metabolisme, dinyatakan bahwa air yang diminum haruslah jernih dan tidak berwarna. Pasalnya, hal ini menjadi salah satu tanda bahwa tidak ada mikroorganisme pembawa penyakit dan bahan kimia berbahaya untuk tubuh di dalam air.

    4. Cek bau dan rasa airnya

    Poin penting selanjutnya dalam memilih air minum dalam kemasan yaitu pilihlah yang tidak berbau dan berasa. Pasalnya, air yang sehat adalah air yang rasanya tawar saat diminum tanpa ada rasa-rasa aneh lainnya dan yang tidak memiliki bau apa pun. Hal ini diperkuat oleh penelitian yang sama yang diterbitkan dalam Clinical Cases in Mineral and Bone Metabolism. Dalam penelitian tersebut, dijelaskan bahwa selain berwarna jernih, air minum yang sehat adalah yang tidak berbau dan berasa. Biasanya alkali dan tingkat keasamanlah yang menjadi salah satu fakor yang memengaruhi rasa air. Pasalnya, selain membantu mengatur kandungan mineral alami air, tingkat pH juga bisa memengaruhi rasa. Untuk itu, pilihlah air kemasan yang memiliki tingkat pH ideal antara 6,5 sampai 7,5.

    5. Cek kemasannya

    Terakhir, poin penting lainnya yang juga tak boleh diabaikan saat membeli air minum ialah memeriksa kemasannya. Kemasan menjadi salah satu tanda penting bahwa produk yang Anda beli masih terjamin keasliannya. Jamin kemurnian air minum dalam kemasan dengan mencocokkan kode produksi di tutup dan badan botol. Mulai sekarang, pertimbangkan lima hal penting di atas agar Anda bisa mendapat manfaat terbaik dari air minum dalam kemasan yang dibeli.

    Sumber: hellosehat.com

  • Kenapa Air Mineral Lebih Sehat dari Air Putih Biasa, ??

    Lantas apa bedanya air mineral dan air putih?

    Assalamualaikum Sahabat ! Kira-kira sudah tahukah apa beda Air mineral dengan Air putih? Jika masih bingung maka di sini saya akan membagikan perbedaan antara air mineral dengan air putih biasa. Silahkan simak baik-baik ya Sahabat, kami akan berikan sedikit rangkuman manfaat dari air mineral yang biasa kita konsumsi sehari-hari. Diantaranya ;

    Kandungannya berbeda

    Air putih adalah air yang biasa kita dapatkan dari alam atau dari keran rumah (yang kemudian direbus atau dimasak dulu sebelum diminum). Air putih sendiri mengandung satu atom hidrogen dan dua atom hidrogen. Sedangkan air mineral adalah air yang mengandung mineral di dalamnya, baik alami atau buatan. Jadi secara umum kandungannyalah yang berbeda satu sama lain.

    Sumbernya berbeda

    Air putih biasanya didapatkan dari sumber seperti sungai, danau, atau sumber alami lainnya. Sedangkan air mineral didapatkan dari daerah yang kaya akan mineral. Artinya, tidak semua air dari berbagai sumber air bisa dianggap sebagai air mineral. Namun, air putih dari sumber yang tidak bermineral, masih bisa diubah menjadi air mineral dengan cara menambahkan nutrisi ke dalamnya.

    Air mineral memiliki mineral dalam jumlah besar atau sedikit. Komponennya sendiri bermacam-macam dan bisa termasuk seng/zinc, zat besi, kalsium, dan magnesium.

    Air mineral lebih banyak mengandung nutrisi

    Dibandingkan dengan air putih biasa, air mineral merupakan sumber nutrisi yang baik dan memiliki banyak manfaat kesehatan. Air mineral biasanya memiliki rasa yang lebih kuat dibandingkan air putih atau air biasa.

    Beda harga

    Air putih atau air biasa bisa kita dapatkan secara gratis. Itu karena kita bisa memasaknya sendiri di rumah sebelum meminumnya, dedangkan air mineral harus dibeli. Artinya, air mineral lebih mahal dibandingkan air putih atau air biasa. Kenapa lebih mahal? Ini karena ia melalui banyak proses sebelum akhirnya dikemas dan bisa dikonsumsi.

    Nah sekarang saya akan membagikan apa saja sih manfaat dari air mineral guys’ langsung saja yah baca dan simak beritanya

    9 manfaat air mineral

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, air mineral memiliki banyak manfaat bagi tubuh kita dibandingkan air putih biasa, meskipun kita harus membelinya. Berikut ini beberapa manfaatnya.

    1. Menurunkan berat badan

    Air putih dan segala jenisnya, termasuk air mineral, tidak mengandung lemak dan kalori. Anda akan kesulitan menurunkan berat badan ketika Anda minum soda dan jus, yang memiliki banyak kalori. Laporan dari Mayo Clinic, ketika Anda memilih untuk minum air mineral, Anda akan bisa menjaga jumlah kalori Anda sekaligus menjaga tubuh tetap terhidrasi.

    1. Meningkatkan kesehatan tulang

    Bagi wanita, ketika menopause ia akan menderita tulang keropos dan merasa sakit. Ini bisa diatasi dengan meminum air mineral secara teratur. Sebuah studi dalam jurnal ilmiah populer menemukan bahwa kalsium dalam air mineral sangat penting dalam menjaga kepadatan tulang dan kemudian mencegah berkembangnya penyakit tulang seperti osteoporosis

    1. Menurunkan tekanan darah

    Air mineral mengandung magnesium. Nah, magnesium ini memiliki peranan penting dalam menjaga tingkat tekanan darah normal. Sebuah studi menemukan bahwa pasien dengan hipertensi yang memiliki kadar magnesium rendah, ketika meminum 1 liter air mineral yang mengandung magnesium, tekanan darahnya menurun.

    1. Menurunkan tingkat kolesterol LDL

    Salah satu faktor terbesar yang membuat Anda memiliki masalah jantung adalah kolesterol jahat, LDL. Orang-orang yang minum air mineral secara teratur akan mengalami berkurangnya risiko masalah jantung secara drastis karena kemampuan air mineral . Kandungan lain seperti potassium dan magnesium juga membantu fungsi jantung.

    1. Membantu pencernaan

    Pencernaan kita juga akan terbantu karena air mineral. Ini disebabkan kandungan sulfat yang membantu kinerja pankreas untuk melepaskan enzim seperti amylase, protoase, dan lipase yang membantu pencernaan makanan dengan baik. Kadar sulfat rendah bisa menyebabkan kesehatan pencernaan terganggu, bahkan menyebabkan sembelit dan diare.

    1. Menjaga kinerja otot

    Air mineral kaya akan magnesium, sehingga ia membantu kinerja otot dan menjaganya. Ini disebabkan magnesium adalah mineral penting untuk tubuh yang membuat otot rileks dan berkontraksi dengan baik. Makanya ketika kita kurang magnesium otot kita bisa sakit dan kram.

    1. Menjaga keseimbangan elektrolit

    Elektrolit merupakan garam (bicarbonate, klorida, potasium, dan sodium) yang mencegah dehidrasi dengan membantu sel tubuh menyerap air. Karena air mineral merupakan sumber terbaik elektrolit, maka ia akan membantu keseimbangan elektrolit dalam tubuh Anda.

    1. Mengurangi risiko batu ginjal

    Para dokter merekomendasikan kita untuk minum air mineral, karena ia membantu mencegah batu ginjal. Biasanya batu ginja disebabkan oleh kalsium oxalate, tapi ketika Anda minum air mineral dalam jumlah kalsium dan magnesium tertentu, ia akan membantu mengurangi konsentrasi kalsium oxalate.

    1. Menjaga kecantikan kulit

    Air mineral memiliki jumlah silika yang tinggi sehingga memperkuat sel kenyal dan memperlambat pembentukan kerutan di kulit. Dengan meminum air mineral, Anda membantu kulit Anda tetap cantik dan kenyal.

    Nah, berikut adalah perbedaan dan manfaat dari air mineral yang kita minum sehari-hari, untuk itu sampai bertemu di artikel selanjutnya agar kita dapat berdiskusi untuk lebih memahami lagi tentang manfaat dari air mineral. Semoga artikel yang saya lampirkan bermanfat bagi semua kalangan masyarakat.

    Akhir kata, Saya ucapkan terima kasih. Wassalam.

    Referensi:
    http://www.beritanet.com