
Seringkah Anda merasa perih di area ulu hati, mual, atau dada terasa panas saat sedang fokus menyelesaikan pekerjaan di depan layar? Banyak pekerja dan mahasiswa yang mengabaikan gejala ini dan menganggapnya sekadar masuk angin biasa.
Kondisi ini adalah tanda naiknya asam lambung ke kerongkongan, atau secara medis dikenal dengan GERD.
Mayoritas orang menyalahkan makanan pedas atau kopi sebagai penyebab utamanya. Namun faktanya, posisi duduk Anda selama berjam-jam dan tingkat stres saat mengejar tenggat waktu pekerjaan memiliki pengaruh fisik yang sangat besar terhadap lambung Anda.
Tekanan Fisik pada Perut Saat Duduk Membungkuk
Di bagian atas lambung manusia, tepat di batas bawah kerongkongan, terdapat sebuah otot berbentuk cincin yang berfungsi sebagai katup. Katup ini seharusnya menutup rapat setelah makanan masuk ke lambung, agar cairan asam lambung tidak naik kembali ke atas.
Saat Anda duduk membungkuk menatap layar laptop selama berjam-jam, rongga perut Anda akan terlipat dan tertekan. Tekanan fisik dari luar ini akan menekan lambung dari arah bawah ke atas.
Jika tekanan ini terjadi terus-menerus, katup di bagian atas lambung akan kalah dan terbuka. Akibatnya, cairan asam lambung yang sifatnya sangat tajam akan merembes naik ke kerongkongan. Cairan asam inilah yang melukai dinding kerongkongan dan memunculkan sensasi panas di dada bagian tengah.
Bagaimana Stres Meningkatkan Produksi Asam Lambung
Selain posisi duduk, otak Anda juga memengaruhi kondisi lambung secara langsung. Saat Anda merasa stres karena tugas yang menumpuk atau masalah yang sulit dipecahkan, sistem saraf tubuh akan merespons hal tersebut sebagai sebuah kondisi darurat.
Dalam kondisi darurat, tubuh akan mengurangi energi untuk sistem pencernaan. Proses pencernaan makanan di dalam lambung menjadi jauh lebih lambat.
Karena makanan tertahan lebih lama di dalam perut, lambung secara otomatis akan memproduksi lebih banyak cairan asam untuk mencoba menghancurkan makanan tersebut. Volume asam yang berlebih ini sangat mudah naik ke kerongkongan, terutama jika ditambah dengan posisi duduk yang membungkuk.
Dampak Makan Terlambat dan Langsung Tidur
Kesibukan di depan layar sering kali membuat kita menunda jam makan hingga larut malam. Setelah akhirnya makan dengan porsi besar, tubuh yang lelah biasanya langsung ingin berbaring dan tidur.
Ini adalah kebiasaan yang sangat memperburuk kondisi lambung. Saat Anda makan, lambung penuh dengan makanan dan cairan asam. Jika Anda langsung berbaring dalam posisi telentang, gravitasi tidak lagi membantu menahan cairan tersebut di bawah. Cairan asam akan dengan mudah mengalir lurus ke arah kerongkongan, membuat Anda terbangun dengan rasa pahit atau asam di mulut, serta tenggorokan yang terasa perih.
Cara Sederhana Mencegah Asam Lambung Naik Saat Bekerja
Anda bisa mencegah naiknya asam lambung tanpa harus langsung bergantung pada obat-obatan, yaitu dengan mengubah beberapa kebiasaan fisik saat bekerja:
- Duduk Tegak dan Hindari Pakaian Ketat: Pastikan Anda duduk dengan punggung tegak agar rongga perut memiliki ruang yang cukup. Hindari memakai celana atau sabuk yang terlalu ketat di area perut, karena ini akan menambah tekanan pada lambung Anda.
- Berdiri Setelah Makan: Beri waktu bagi gravitasi untuk membantu proses pencernaan. Setelah selesai makan, biasakan untuk berdiri atau berjalan kaki santai selama 10 hingga 15 menit sebelum Anda kembali duduk di depan meja kerja.
- Beri Jeda Antara Makan dan Tidur: Hentikan aktivitas makan berat setidaknya dua hingga tiga jam sebelum waktu tidur Anda. Ini memberikan waktu yang cukup bagi lambung untuk mengosongkan isinya ke usus, sehingga perut Anda sudah dalam kondisi kosong saat Anda berbaring.
Kesimpulan
Gangguan asam lambung pada orang yang sering bekerja di depan komputer bukan hanya disebabkan oleh jenis makanan yang dikonsumsi. Postur duduk yang menekan perut, tingkat stres yang tinggi, dan kebiasaan langsung tidur setelah makan adalah faktor utama yang mengganggu sistem pencernaan. Memperbaiki posisi duduk dan mengatur jadwal makan adalah langkah paling efektif untuk menjaga kesehatan lambung Anda.







