Category: Uncategorized

  • Hidup di Negara Tropis, Tapi Kekurangan Vitamin D? Memahami Paradoks Kesehatan Ini

    Hidup di Negara Tropis, Tapi Kekurangan Vitamin D? Memahami Paradoks Kesehatan Ini

    Secara logika, kekurangan Vitamin D seharusnya tidak terjadi di negara yang disinari matahari sepanjang tahun seperti Indonesia. Berada di garis khatulistiwa membuat kita akrab dengan sinar matahari setiap hari. Namun fakta kesehatan justru berkata sebaliknya: banyak masyarakat Indonesia mengalami defisiensi Vitamin D.

    Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Jawabannya tidak hanya ada di faktor lingkungan, tetapi juga pada cara hidup kita. Mengetahui alasannya bukan sekadar menambah wawasan, tetapi dapat membantu kita menangani berbagai gangguan kesehatan yang sering muncul tanpa penyebab yang jelas.


    Vitamin D: Lebih dari Sekadar Vitamin

    Salah satu kesalahpahaman terbesar mengenai Vitamin D adalah kita menganggapnya hanya sebagai vitamin biasa. Padahal, saat masuk ke tubuh, Vitamin D bertindak layaknya hormon (tepatnya pro-hormon). Bedanya dengan vitamin lain, reseptor Vitamin D ditemukan hampir di seluruh sel dan jaringan tubuh—mulai dari otot, jantung, hingga sel otak.

    Itulah sebabnya ketika tubuh kekurangan Vitamin D, dampaknya terasa menyeluruh, bukan hanya pada tulang. Tubuh seperti dipaksa bekerja keras tanpa bahan bakar yang cukup, sehingga banyak fungsi normal yang tidak berjalan maksimal.


    Hubungan Vitamin D dengan Imunitas dan Suasana Hati

    Selama ini, Vitamin D sering dikaitkan hanya dengan kalsium dan tulang. Tetapi penelitian terbaru menemukan hubungannya yang kuat dengan dua hal yang sangat sering keluhan sehari-hari:

    1. Penguatan Sistem Imun

    Vitamin D membantu mengaktifkan sel T, sel imun yang bertugas menyerang virus dan bakteri. Tanpa kadar yang cukup, sistem imun menjadi lemah dan kurang responsif. Itu sebabnya, penderita defisiensi Vitamin D cenderung lebih mudah tertular penyakit infeksi seperti flu, bronkitis, atau batuk pilek yang berkepanjangan.

    2. Pengaruh pada Mood dan Kesehatan Mental

    Vitamin D berperan dalam proses pembentukan serotonin, neurotransmitter yang mengatur suasana hati. Rendahnya serotonin dapat memicu mudah stres, cemas, hingga depresi. Tak heran jika seseorang merasa lebih murung ketika jarang mendapat cahaya matahari.


    Lalu, Mengapa Orang Indonesia Justru Kekurangan Vitamin D?

    Ada beberapa penyebab utamanya, dan semuanya terkait gaya hidup modern:

    • Lebih Banyak Beraktivitas di Dalam Ruangan
      Bekerja atau belajar seharian di ruang ber-AC membuat kulit jarang terpapar sinar matahari.
    • Penggunaan Pakaian Tertutup dan Tabir Surya
      Krim tabir surya dan pakaian panjang memang penting untuk melindungi kulit, tetapi juga menghalangi sinar UVB yang diperlukan untuk memproduksi Vitamin D.
    • Polusi Udara
      Polusi di kota besar dapat mengurangi intensitas sinar UVB yang mencapai kulit.
    • Pigmentasi Kulit
      Kulit yang lebih gelap memiliki lebih banyak melanin, sehingga waktu paparan yang dibutuhkan untuk produksi Vitamin D lebih lama dibandingkan kulit lebih terang.

    Cara Aman Memenuhi Kebutuhan Vitamin D

    Tidak perlu berlama-lama berjemur di bawah terik matahari. Cukup ikuti langkah sederhana berikut:

    • Pilih Waktu yang Tepat
      Ketika bayangan tubuh lebih pendek dari tinggi badan, biasanya antara pukul 10.00 sampai 14.00. Pada waktu ini, UVB cukup kuat untuk membantu produksi Vitamin D.
    • Durasi Singkat Sudah Cukup
      Sekitar 10–15 menit, 3 kali seminggu. Bagian yang paling efektif untuk terpapar adalah lengan dan kaki. Wajah tetap bisa dilindungi karena lebih rentan kerusakan kulit.
    • Jangan Mengandalkan Makanan Saja
      Ikan berlemak, hati, dan telur memang mengandung Vitamin D, tetapi jumlahnya kecil. Sebagian besar kebutuhan tubuh tetap berasal dari sinar matahari.
    • Cek Kadar Vitamin D Bila Perlu
      Jika Anda jarang keluar ruangan atau memiliki gejala tertentu (mudah lelah, nyeri tulang, mood rendah), pemeriksaan darah bisa membantu mengetahui status Vitamin D secara akurat.

    Kesimpulan

    Matahari bukan hanya sumber cahaya, melainkan sumber nutrisi yang bekerja layaknya hormon penting di tubuh. Kekurangan Vitamin D dapat memengaruhi imunitas, stabilitas emosi, hingga kesehatan tulang. Di negara tropis sekalipun, gaya hidup modern membuat kita rentan kekurangan.

    Karena itu, jangan takut pada matahari—bijaklah memanfaatkannya. Jadikan sinar matahari sebagai bagian dari gaya hidup sehat, cukup beberapa menit setiap minggu, untuk membantu tubuh bekerja lebih optimal.

  • Radang Sendi Bukan Hanya Penyakit Tua, Kenali Gejalanya dan Cara Mengelolanya Sejak Dini

    radang sendi

    Banyak dari kita menganggap nyeri sendi, rasa kaku di pagi hari, atau lutut yang berbunyi sebagai bagian wajar dari proses penuaan. Kita sering menyebutnya “rematik” atau “asam urat” secara umum, dan berpikir tidak ada yang bisa dilakukan selain menerima.

    Padahal, “radang sendi” atau arthritis adalah kondisi medis yang jauh lebih kompleks. Ini bukanlah satu penyakit tunggal, melainkan istilah umum untuk lebih dari 100 kondisi berbeda yang memengaruhi sendi dan jaringan di sekitarnya.

    Kabar baiknya, meskipun banyak jenis radang sendi bersifat kronis (jangka panjang), ada banyak sekali langkah yang bisa kita ambil—terutama dari gaya hidup—untuk mengelola gejalanya, mengurangi peradangan, dan meningkatkan kualitas hidup.

    Mengenal Dua Jenis yang Paling Umum

    Meskipun ada banyak jenis, ada dua yang paling sering terjadi dan penting untuk kita bedakan:

    1. Osteoarthritis (OA): Ini adalah jenis yang paling umum, sering dikaitkan dengan “aus” atau wear and tear. OA terjadi ketika tulang rawan (bantalan pelindung di ujung tulang) mulai menipis dan rusak seiring waktu. Ini paling sering memengaruhi sendi yang menahan beban seperti lutut, pinggul, dan tulang punggung.
    2. Rheumatoid Arthritis (RA): Ini adalah kondisi yang sangat berbeda. RA adalah penyakit autoimun, yang berarti sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melindungi kita, justru keliru menyerang lapisan sendi (sinovium). Ini menyebabkan peradangan hebat yang tidak hanya merusak sendi tetapi juga bisa memengaruhi organ lain seperti kulit, mata, dan paru-paru.

    Mitos Terbesar: “Jika Sendi Sakit, Harus Diam Total”

    Ini adalah salah satu kesalahpahaman paling berbahaya yang justru memperburuk kondisi. Saat sendi terasa nyeri, naluri pertama kita adalah berhenti bergerak agar tidak semakin sakit.

    Padahal, ini menjebak kita dalam “siklus setan”:

    • Sendi nyeri -> Kita takut bergerak.
    • Kurang bergerak -> Otot-otot di sekitar sendi menjadi lemah.
    • Otot lemah -> Tidak ada yang “menopang” sendi dengan baik.
    • Sendi menjadi tidak stabil dan menanggung beban lebih berat -> Rasa nyeri bertambah parah.

    Kenyataannya, gerakan adalah obat. Aktivitas fisik yang tepat dan berdampak rendah (seperti berenang, bersepeda, atau jalan kaki) sangat penting. Gerakan membantu “memompa” cairan pelumas alami di dalam sendi dan, yang terpenting, memperkuat otot di sekitarnya. Otot yang kuat bertindak sebagai “penyangga” yang melindungi sendi dari guncangan.

    Peran Penting Pola Makan (Melawan Peradangan dari Dalam)

    Baik OA maupun RA, keduanya memiliki satu musuh bersama: peradangan atau inflamasi. Pada RA, peradangan adalah penyebabnya. Pada OA, peradangan adalah faktor yang memperburuk kerusakan dan rasa sakit.

    Oleh karena itu, apa yang kita makan memegang peranan kunci. Pola makan kita bisa menjadi “bahan bakar” peradangan atau justru menjadi “pemadam” peradangan.

    • Pemicu Peradangan: Makanan yang terbukti memperburuk peradangan adalah makanan ultra-olahan (UPF), gula berlebih, dan lemak trans (sering ada di gorengan atau biskuit kemasan).
    • “Pemadam” Peradangan: Fokuslah pada makanan utuh yang bersifat anti-inflamasi. Para peneliti di bidang nutrisi telah berulang kali menemukan bahwa pola makan kaya Omega-3 (ditemukan pada ikan berlemak seperti salmon atau kembung, chia seeds, dan walnut) sangat efektif mengurangi peradangan sendi. Begitu pula dengan rempah seperti kunyit (karena kandungan curcumin-nya) dan jahe, serta antioksidan berlimpah dari sayuran dan buah berwarna-warni.

    Bukan Cuma Fisik: Jaga Berat Badan dan Kelola Stres

    Dua faktor gaya hidup lain yang sangat berpengaruh adalah berat badan dan stres.

    • Berat Badan: Ini adalah hitungan fisika sederhana. Setiap kilogram kelebihan berat badan memberi beban ekstra berkilo-kilo lipat pada sendi penopang Anda (terutama lutut dan pinggul). Menurunkan sedikit saja berat badan sudah terbukti dapat mengurangi nyeri OA secara drastis.
    • Stres: Ingat, stres kronis memicu pelepasan kortisol dan peradangan di seluruh tubuh. Ini bisa memperburuk gejala autoimun seperti RA. Mengelola stres melalui meditasi, pernapasan, atau hobi sangat penting untuk memutus siklus ini.

    Kesimpulan

    Hidup dengan radang sendi memang penuh tantangan. Namun, ini bukanlah kondisi yang tidak bisa dikelola. Jangan hanya fokus pada rasa sakitnya. Fokuslah pada apa yang bisa Anda kendalikan: menguatkan otot Anda dengan gerakan yang aman, “memadamkan” peradangan dengan makanan yang tepat, dan mengelola stres Anda.

  • Penyebab Umum Disfungsi Ereksi (Impotensi) yang Perlu Diketahui

    Penyebab Umum Disfungsi Ereksi (Impotensi) yang Perlu Diketahui

    penyebab impotensi

    Disfungsi ereksi, atau yang sering disebut impotensi, adalah kondisi ketika seorang pria kesulitan untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup keras untuk melakukan hubungan seksual. Masalah ini bisa bersifat sementara maupun jangka panjang dan seringkali berdampak pada kepercayaan diri serta kualitas hubungan. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai penyebab umum disfungsi ereksi dan bagaimana cara mengatasinya.

    1. Penyebab Fisik Disfungsi Ereksi

    a) Gangguan Sirkulasi Darah

    Salah satu penyebab utama disfungsi ereksi adalah aliran darah yang buruk ke penis. Kondisi seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, dan aterosklerosis (pengerasan pembuluh darah) dapat menghambat aliran darah dan menyebabkan kesulitan ereksi.

    b) Diabetes

    Diabetes, terutama jika tidak terkontrol dengan baik, dapat merusak pembuluh darah dan saraf yang berperan penting dalam proses ereksi. Ini menjadikan penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi mengalami disfungsi ereksi.

    c) Gangguan Hormon

    Ketidakseimbangan hormon, terutama rendahnya kadar testosteron, dapat menyebabkan penurunan hasrat seksual dan kesulitan mencapai ereksi.

    d) Obesitas

    Kelebihan berat badan tidak hanya memengaruhi kesehatan jantung dan metabolisme, tetapi juga dapat memicu disfungsi ereksi. Obesitas sering dikaitkan dengan kadar testosteron rendah dan resistensi insulin.

    e) Efek Samping Obat-obatan

    Beberapa obat-obatan seperti antihipertensi, antidepresan, dan obat penenang dapat menyebabkan disfungsi ereksi sebagai efek samping.

    2. Penyebab Psikologis Disfungsi Ereksi

    a) Stres dan Kecemasan

    Kondisi mental seperti stres karena pekerjaan, masalah keluarga, atau kekhawatiran akan performa seksual dapat mengganggu respon ereksi.

    b) Depresi

    Depresi tidak hanya menurunkan libido, tetapi juga memengaruhi kemampuan otak dalam mengirimkan sinyal yang memicu ereksi.

    c) Masalah Hubungan

    Ketegangan dalam hubungan, kurangnya komunikasi, atau konflik emosional dengan pasangan juga dapat berperan dalam terjadinya disfungsi ereksi.

    3. Gaya Hidup Tidak Sehat

    a) Merokok

    Merokok dapat merusak pembuluh darah dan mengganggu aliran darah ke penis, yang berujung pada disfungsi ereksi.

    b) Konsumsi Alkohol Berlebihan

    Alkohol dalam jumlah banyak dapat menekan sistem saraf pusat dan memengaruhi kemampuan tubuh untuk mempertahankan ereksi.

    c) Kurang Aktivitas Fisik

    Gaya hidup yang minim aktivitas fisik sering dikaitkan dengan obesitas, gangguan sirkulasi, dan penurunan fungsi seksual.

    4. Penanganan dan Pencegahan

    a) Perubahan Gaya Hidup

    Mengadopsi pola hidup sehat seperti berhenti merokok, mengurangi konsumsi alkohol, olahraga teratur, dan menjaga pola makan dapat membantu mencegah dan mengatasi disfungsi ereksi.

    b) Konsultasi Medis

    Jika disfungsi ereksi berlangsung dalam waktu lama, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Pemeriksaan menyeluruh dapat membantu menentukan penyebab dan pengobatan yang tepat.

    c) Terapi Psikologis

    Jika penyebabnya bersifat psikologis, terapi dengan psikolog atau konselor dapat membantu mengatasi stres dan masalah emosional yang mendasarinya.

    Kesimpulan

    Disfungsi ereksi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik fisik maupun psikologis. Mengenali penyebabnya adalah langkah awal yang penting untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Dengan perubahan gaya hidup dan bantuan medis yang sesuai, kondisi ini dapat diatasi, dan kualitas hidup pun dapat meningkat secara signifikan.

  • Cara Alami Mengatasi Batuk Tanpa Obat

    Cara Alami Mengatasi Batuk Tanpa Obat

    batuk

    Batuk adalah respons alami tubuh untuk membersihkan saluran pernapasan dari lendir, debu, atau iritasi lainnya. Meskipun bisa sangat mengganggu, sebagian besar batuk bisa diredakan secara alami tanpa obat-obatan kimia. Berikut beberapa cara alami yang dapat membantu meredakan batuk secara efektif:

    1. Minum Air Hangat Secara Teratur

    Air hangat dapat membantu melegakan tenggorokan, mengencerkan lendir, dan membuat tubuh tetap terhidrasi. Cobalah minum air hangat atau teh herbal beberapa kali sehari.

    2. Konsumsi Madu

    Madu telah lama dikenal sebagai bahan alami untuk meredakan batuk. Campurkan satu sendok makan madu ke dalam segelas air hangat atau teh lemon untuk hasil yang lebih maksimal. Hindari memberikan madu pada anak di bawah 1 tahun.

    3. Hirup Uap Hangat

    Menghirup uap dari air panas bisa membantu melembapkan saluran pernapasan dan mengurangi iritasi. Tambahkan minyak esensial seperti eucalyptus atau peppermint untuk efek menenangkan.

    4. Gunakan Jahe

    Jahe memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu meredakan tenggorokan yang gatal dan mengurangi batuk. Rebus irisan jahe segar dalam air, lalu minum air rebusannya dalam keadaan hangat.

    5. Berkumur Air Garam

    Untuk batuk yang disebabkan oleh iritasi tenggorokan, berkumur dengan air garam hangat bisa sangat membantu. Lakukan beberapa kali sehari untuk meredakan rasa tidak nyaman.

    6. Istirahat yang Cukup

    Tubuh memerlukan waktu untuk pulih. Pastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup agar sistem kekebalan tubuh bekerja optimal melawan penyebab batuk.

    Jika batuk berlangsung lebih dari dua minggu, disertai demam tinggi, sesak napas, atau darah, segera konsultasikan ke dokter. Namun untuk batuk ringan, cara-cara alami di atas dapat sangat membantu dalam mempercepat penyembuhan.

  • Jeruk: Buah Segar dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan

    Jeruk: Buah Segar dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan

    Buah jeruk

    Jeruk adalah salah satu buah yang paling populer di dunia. Rasanya yang segar dan manis membuatnya menjadi favorit banyak orang. Selain itu, jeruk dikenal kaya akan vitamin dan nutrisi penting yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Artikel ini akan mengupas tuntas kandungan gizi, manfaat kesehatan, serta tips mengonsumsi jeruk dengan cara yang sehat dan menyenangkan.

    Kandungan Gizi Buah Jeruk

    Jeruk tidak hanya menyegarkan, tetapi juga sarat dengan nutrisi yang mendukung kesehatan tubuh. Dalam satu buah jeruk berukuran sedang, terdapat:

    • Vitamin C – Membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
    • Serat – Mendukung kesehatan pencernaan dan membantu mengontrol kadar kolesterol.
    • Kalium – Penting untuk menjaga tekanan darah tetap normal.
    • Flavonoid – Sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari peradangan dan risiko penyakit kronis.
    • Asam Folat – Mendukung fungsi otak dan pembentukan sel darah merah.

    Jeruk juga rendah kalori, dengan sekitar 62 kalori per buah, sehingga menjadi pilihan camilan sehat untuk semua usia.

    Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan

    1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

    Kandungan vitamin C yang melimpah dalam jeruk berperan penting dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin ini membantu tubuh melawan infeksi dan mempercepat proses penyembuhan luka.

    Konsumsi jeruk secara rutin dapat mengurangi risiko flu dan penyakit ringan lainnya, terutama saat musim hujan atau ketika daya tahan tubuh sedang menurun.

    2. Menjaga Kesehatan Jantung

    Flavonoid dan kalium dalam jeruk membantu menjaga kesehatan jantung. Flavonoid berfungsi mengurangi peradangan dan meningkatkan fungsi pembuluh darah, sementara kalium membantu mengontrol tekanan darah.

    Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi jeruk secara rutin dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

    3. Membantu Menurunkan Kolesterol

    Serat larut dalam jeruk, terutama pektin, berfungsi untuk mengikat kolesterol jahat (LDL) di dalam saluran pencernaan sehingga tidak terserap oleh tubuh. Hal ini membantu menurunkan kadar kolesterol dan menjaga kesehatan pembuluh darah.

    4. Mendukung Kesehatan Kulit

    Vitamin C dalam jeruk tidak hanya baik untuk daya tahan tubuh, tetapi juga berperan dalam pembentukan kolagen. Kolagen adalah protein yang menjaga elastisitas kulit dan mencegah penuaan dini.

    Mengonsumsi jeruk secara rutin dapat membantu menjaga kulit tetap cerah, lembap, dan bebas dari kerusakan akibat radikal bebas.

    5. Melancarkan Pencernaan

    Jeruk adalah sumber serat alami yang sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Serat ini membantu mencegah sembelit, memperlancar proses buang air besar, dan mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus.

    6. Menurunkan Risiko Batu Ginjal

    Asam sitrat dalam jeruk dapat meningkatkan pH urin, sehingga mengurangi risiko pembentukan batu ginjal. Konsumsi jeruk atau jus jeruk secara teratur dapat menjadi cara alami untuk menjaga kesehatan ginjal.

    7. Membantu Menurunkan Berat Badan

    Jeruk rendah kalori dan kaya akan serat, sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama. Hal ini dapat membantu mengontrol nafsu makan dan mencegah makan berlebihan.

    Selain itu, rasa manis alami jeruk dapat menjadi alternatif yang sehat untuk menggantikan camilan manis yang tinggi gula.

    Tips Konsumsi Jeruk Secara Sehat

    Agar manfaat jeruk dapat dirasakan secara optimal, berikut adalah beberapa tips konsumsi jeruk yang sehat:

    1. Konsumsi langsung – Jeruk segar yang dikupas dan dimakan langsung adalah cara terbaik untuk mendapatkan serat dan nutrisi secara utuh.
    2. Dibuat jus – Jus jeruk segar tanpa tambahan gula adalah minuman yang menyegarkan dan menyehatkan.
    3. Campurkan ke dalam salad – Potongan jeruk dapat menambah rasa segar pada salad sayur atau buah.
    4. Gunakan sebagai infused water – Tambahkan irisan jeruk ke dalam air mineral untuk memberikan rasa alami yang segar.
    5. Jadikan sebagai topping – Jeruk bisa digunakan sebagai topping untuk yogurt, oatmeal, atau dessert sehat lainnya.

    Kesimpulan

    Jeruk adalah buah yang tidak hanya enak, tetapi juga penuh manfaat untuk kesehatan tubuh. Dengan kandungan vitamin C, serat, dan antioksidan yang tinggi, jeruk dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, kesehatan jantung, pencernaan, dan kulit.

    Agar manfaat jeruk bisa dirasakan secara maksimal, konsumsilah jeruk segar secara rutin sebagai bagian dari pola makan sehat. Jangan lupa untuk memilih jeruk yang matang dan bebas dari tambahan gula atau bahan pengawet jika dikonsumsi dalam bentuk olahan.

    Jadikan jeruk sebagai teman setia dalam mendukung tubuh yang sehat dan penuh energi!

  • Manfaat Menakjubkan Kunyit untuk Kesehatan dan Kecantikan Tubuh

    Tidak cuma menyedapkan masakan, kunyit adalah rempah yang juga berkhasiat buat kesehatan. Anda mungkin sudah cukup familier dengan manfaat kunyit atau kunir untuk meredakan gangguan pencernaan. Apa lagi manfaatnya? Yuk, cari tahu!

    Berbagai manfaat kunyit untuk kesehatan

    1. Meredakan peradangan

    Zat aktif kurkumin dalam kunyit adalah antioksidan yang mengandung efek antiradang poten. Ada kurang lebih 200 miligram kurkumin dalam satu sendok teh kunyit segar yang diparut halus atau versi bubuknya.

    Kurkumin diyakini bekerja memblokir kerja sitokin dan enzim penyebab inflamasi dalam tubuh. Kurkumin juga bekerja mengurangi peradangan dengan menurunkan kadar histamin sementara meningkatkan produksi kortison alami di kelenjar adrenal.

    Berangkat dari situ, berbagai hasil uji praklinis melaporkan khasiat kunyit yang menjanjikan untuk berbagai penyakit terkait peradangan. Mulai dari kanker, penyakit kardiovaskular, sindrom koroner akut, radang sendi, aterosklerosis, dan diabetes.

    Namun, sampai sejauh ini belum ada satu pun penelitian besar yang mampu memverifikasi bukti-bukti manfaat antiradang kunyit pada manusia.

    2. Mengobati maag

    Kunir sudah sejak lama populer digunakan sebagai obat gangguan pencernaan alami. Maka ketika gejala maag kambuh, tidak ada salahnya menyeduh secangkir teh kunyit hangat untuk meredakan nyerinya.

    Maag dapat muncul dipicu oleh timbulnya luka di lambung akibat infeksi bakteri H. pylori, konsumsi obat antinyeri jangka panjang, racun rokok, alkohol, dan makanan tertentu. Berbagai hal ini dapat mengikis lapisan dinding usus dan kerongkongan sehingga memicu refluks asam lambung naik.

    Nah, penelitian dari jurnal Pharmacognosy Reviews mengamati efek curcumin mengobati peradangan akibat luka dan melindungi perut dari iritan-iritan tersebut dengan meningkatkan produksi lendir dinding lambung.

    Selain itu, artikel dalam jurnal Systematic Reviews mengatakan kunyit membantu mengurangi frekuensi kekambuhan gejala maag. Sebab kurkumin dalam kunyit juga bekerja mengendalikan produksi asam lambung dan empedu berlebih.

    3. Mengempiskan perut kembung

    Buang gas (kentut) adalah tanda pencernaan Anda baik-baik saja, tapi kalau sudah berlebihan? Tandanya ada yang salah dengan perut Anda.

    Kurkumin membantu otot organ pencernaan agar tetap bergerak lancar seperti seharusnya untuk mengurangi tekanan gas dalam perut. Kuyit juga sekaligus membantu lambung menghentikan produksi asam berlebihan yang menyebabkan perut kembung.

    4. Meredakan gejala IBS (irritable bowel syndrome)

    Irritable bowel syndrome (IBS) adalah peradangan usus besar yang menyebabkan masalah BAB jangka panjang. Jika peradangan tersebut membuat kontraksi usus terlalu sering mengejang, akibatnya adalah diare kronis. Sebaliknya jika peradangan membuat otot usus jadi jarang berkontraksi, akibatnya justru sembelit kronis.

    Menyimpulkan sejumlah penelitian berbeda, kunyit dikatakan aman dan mudah ditoleransi untuk orang-orang yang punya IBS. Penelitian dari Singapura yang dimuat dalam Journal of Clinical Medicine tahun 2018 memperlihatkan kunyit mengurangi intensitas sakit perut yang disebabkan oleh gejala IBS.

    Potensi ini berasal dari efek antioksidan dan antiradang kurkumin yang membantu melancarkan kerja otot pencernaa. Penelitian yang sama juga menemukan manfaat kunyit untuk menyeimbangkan koloni bakteri baik dalam usus.

    Selain masalah diare karena IBS, kunyit juga bermanfaat untuk mengatasi diare yang diakibatkan oleh keracunan makanan. Kandungan magnesium dan kalium dalam kunyit membantu melawan dehidrasi dan menyeimbangkan cairan tubuh yang terkuras akibat diare.

    5. Mengurangi mual

    Ketika diracik dengan bubuk lada hitam, kunyit dikatakan manjur untuk meredakan mual ketimbang jika dikonsumsi sendiri. Menarik, ‘kan?

    Sebuah studi dalam jurnal Food tahun 2017 membuktikan bahwa menambahkan lada hitam membantu manfaat rempah kuning ini lebih terasa maksimal. Sebab sebetulnya setelah dikonsumsi, kandungan curcumin dalam kunyit lambat diserap ke dalam aliran darah. Ini yang membuat Anda bisa kehilangan manfaatnya.

    Nah, penelitian tersebut menunjukkan piperin dalam lada hitam meningkatkan penyerapan curcumin sampai dua ribu persen lebih cepat ke dalam darah sehingga siap untuk digunakan oleh tubuh. Piperin juga memperlambat pemecahan curcumin oleh hati sehingga lebih bertahan lama dalam darah.

    6. Meredakan nyeri haid

    Perempuan Indonesia mungkin sudah sangat akrab dengan jamu kunir asam yang dapat membantu meredakan nyeri haid (PMS). Ternyata, manfaat ini bukan cuma sekadar nasehat warisan nenek moyang saja, lho!

    Kandungan kurkumin kunyit memiliki efek pereda nyeri alami (analgesik) yang bekerja dengan melemaskan kontraksi rahim penyebab perut kram. Selain itu, kurkumin juga mengurangi aliran masuk ion kalsium pada sel-sel epitel rahim dan mengurangi produksi prostaglandin, hormon yang menciptakan rasa sakit dan peradangan.

    Manfaat kunyit ini semakin diperkuat oleh efek antioksidan tannin, saponin, sesquiterpenes, alkaloid, dan phlobotamin dari asam jawa yang menenangkan kontraksi rahim. Meski begitu, beberapa ahli menyarankan wanita yang perdarahan menstruasinya berat untuk tidak mengonsumsi kunyit.

    7. Menurunkan berat badan

    Kurkumin kunyit berfungsi menekan respon peradangan pada sel tubuh, temasuk sel pankreas, lemak, dan otot. Reaksi ini dapat membantu mengurangi resistensi insulin, menurunkan kadar gula darah, dan kolesterol serta gangguan metabolik lainnya akibat berat badan berlebih.

    Namun, lagi-lagi manfaat kunyit ini bisa Anda peroleh jika mengombinasikannya dengan asam jawa. Sebab dikonsumsi sendiri, kunyit lambat diserap ke dalam darah tapi lebih cepat dipecah oleh hati sehingga tubuh tidak merasakan banyak manfaatnya.

    Dalam jangka panjang, minum jamu kunyit asam dapat membuat hasil penurunan berat badan jadi lebih maksimal.

    8. Mengendalikan gula darah

    Jika Anda punya diabetes, tidak ada salahnya untuk mencoba menggunakan pengobatan alami untuk mengendalikan gula darah tetap stabil. Salah satu yang bisa Anda coba adalah kunyit. Sebuah studi tinjauan terbitan tahun 2013 menunjukkan curcumin dapat menurunkan kadar glukosa dalam darah.

    Penelitian lain menunjukkan bahwa suplemen ekstrak kunyit membantu meningkatkan fungsi insulin, menstabilkan kadar gula darah, dan membuat gejala diabetes lebih mudah ditangani. Hal ini kemudian membantu menurunkan risiko komplikasi terkait diabetes yang diakibatkan oleh peradangan.

    Namun, masih perlu lebih banyak uji klinis lainnya untuk memastikan manfaat kunyit untuk diabetes.

     

    Manfaat kunyit putih untuk kesehatan

    Psstt… Tahukah Anda selain kunyit yang dagingnya berwarna oranye, ada juga kunyit putih? Kunir putih atau zedoaria (Curcuma zedoaria) punya kandungan zat yang berbeda dari kunyit oranye, sehingga manfaat buat kesehatannya pun juga mungkin berbeda.

    Berikut merupakan berbagai manfaat kunyit putih yang harus Anda tahu:

    1. Melawan infeksi

    Kunir putih dilaporkan sebuah penelitian manjur melawan penyakit yang diakibatkan infeksi jamur atau bakteri. Mulai dari diare dan keracunan makanan akibat infeksi E. coli, infeksi kulit seperti bisul dan selulitis akibat bakteri Staphylococcus aureus, dan infeksi jamur Candida penyebab sariawan, ISK, dan infeksi jamur vagina.

    Ekstrak kunyit putih juga dapat melawan bakteri penyebab bau mulut. Bahkan, efeknya hampir setara dengan yang ditunjukkan oleh obat kumur pasaran.

    2. Obat alergi alami

    Kunyit putih mengandung senyawa curcuminoids yang bermanfaat sebagai anti-alergi dan terbukti dapat mengatasi gejala reaksi alergi pada kulit. Kunyit ini bekerja layaknya antihistamin untuk menghambat aktivitas protein penyebab peradangan dan mencegah pelepasan histamin, zat kimia yang memicu reaksi alergi.

    3. Menghambat metastasis kanker

    Banyak penelitian terdahulu mendukung manfaat rimpang kunyit putih sebagai pengobatan kanker tradisional, terutama kanker payudara, kanker leher rahim, dan kanker usus besar. Sebuah studi pada tahun 2014menemukan bahwa kurkumin dalam minyak kunir putih bekerja menghambat perkembangbiakan sel tumor ganas penyebab kanker payudara.

    Uji kultur laboratorium lainnya memperlihatkan bahwa kurkumin dalam kunyit putih menghambat pertumbuhan sel kanker dan membuatnya mengempis. Efek inilah yang membantu menghentikan proses penyebaran kankeralias metastasis.

    Namun, manfaat ini masih perlu diteliti lebih lanjut agar masyarakat tidak sembarangan mengonsumsi kunyit.

    4. Menjaga kesehatan pencernaan

    Minyak esensial dari kunyit putih dilaporkan bermanfaat untuk mengobati berbagai gangguan pencernaan. Misalnya saja kolik, kram otot, cacingan, perut kembung, jarang buang air besar, dan penurunan nafsu makan akibat lidah terasa pahit.

    Kunyit putih juga membantu meredakan radang usus yang dipicu oleh stres berlebihan.

    5. Penawar racun gigitan ular

    Banyak tanaman obat yang direkomendasikan untuk mengobati gigitan ular. Salah satunya kunyit putih.

    Kunir putih manjur untuk menetralkan racun gigitan ular karena ekstraknya bekerja menghambat aktivitas bisa ular dalam darah. Ini pada akhirnya akan menurunkan efek perdarahan dalam yang bisa berakibat fatal.

    6. Pereda nyeri

    Sifat analgesik dari kunyit terbilang lebih kuat daripada aspirin untuk meredakan nyeri akibat sakit gigi, sakit kepala, demam, hingga nyeri sendi akibat rematik dan arthritis. Manfaat pereda nyeri sendi dari kunyit khususnya berasal dari kandungan diuretiknya.

    Kunyit putih juga dapat digunakan untuk melindungi paru-paru pasien asma dengan meredakan peradangan dalam bronkus yang menyebabkan saluran udara menyempit.

    Manfaat kunyit untuk kecantikan kulit

    Selain baik untuk kesehatan tubuh, kunyit juga punya manfaat hebat untuk merawat kecantikan kulit. Antioksidan dalam kunyit membuat penampilan kulit secara keseluruhan tampak lebih cerah dan awet muda. Cara paling mudah untuk memperoleh manfaat ini adalah dengan meracik masker alami.

    Berikut inspirasi pilihan resep masker kunyit untuk kecantikan:

    1. Masker kunyit kasturi

    Kunyit memang mungkin jarang diolah sebagai terapi perawatan tubuh. Namun, masker kunyit bisa menjadi cara alami menghilangkan komedo di wajah. Nah agar tidak menodai kulit atau pakaian Anda jadi kuning, pilihlah jenis kunyit kasturi.

    Cara membuat masker kunyit kasturi:

    • Uleg atau blender beberapa ruas kunyit kasturi sampai halus.
    • Ambil satu sendok makan kunyit yang telah dihaluska tersebut, kemudian campur bersama sedikit minyak kelapa. Aduk rata hingga teksturnya seperti pasta.
    • Oleskan ke bagian wajah yang terdapat komedo, diamkan sampai 10 menit
    • Pijat lembut di bagian T zone (jidat, hidung dan dagu)
    • Bilas dengan air hangat dan lakukan rutin untuk mencegah komedo datang lagi.

    2. Masker kunyit dan pepaya

    Masker dari buah pepaya umumnya cocok untuk semua jenis kulit wajah, termasuk kulit wajah sensitif. Pepaya mentah mengandung enzim yang disebut “papain” yang dapat membantu meminimalisir pertumbuhan rambut halus dengan memecah folikel tempat rambut bertumbuh.

    Nah, untuk meredakan peradangan akibat pemecahan folikel rambut, campurkan pepaya tumbuk dengan satu sendok makan kunyit segar yang dihaluskan. Perawatan rumahan ini juga bermanfaat untuk mengangkat sel kulit mati dan mengembalikan elastisitas kulit.

    Cara membuatnya sebagai berikut:

    • Kupas pepaya mentah dan potong kecil-kecil
    • Tumbuk pepaya hingga menjadi adonan kasar
    • Ambil 2 sendok adonan pepaya tumbuk dan campurkan dengan 1/2 sdt bubuk kunyit. Aduk rata.
    • Oleskan masker pada wajah atau bagian tubuh lainnya yang diinginkan
    • Pijat lembut kulit yang telah dilapisi masker selama 15-20 menit, kemudian bilas dengan air
    • Ulangi prosedur 2-3 kali seminggu untuk mendapatkan hasil terbaik

    3. Masker kunyit dan yoghurt

    Manfaat kunyit tidak hanya sekadar untuk mengecilkan pori-pori dan membuat rona kulit lebih cerah saja. Jika Anda rentan berjerawat dan punya banyak bekas jerawat bandel, masker kunyit yogurt bisa jadi andalan.

    Sifat antiradang dan antibakteri dari dua bahan alami ini mampu membantu mengurangi jerawat juga memudarkan bekas luka yang dihasilkan.

    Anda bisa meracik masker kunyit dan yoghurt untuk wajah lewat cara berikut ini:

    • Ambil 2 sendok teh kunyit bubuk, 4 sendok makan yoghurt plain dingin, dan madu
    • campurkan yoghurt dan kunyit bubuk perlahan hingga warna kuning merata
    • Diamkan dan dinginkan di lemari pendingin 10-15 menit
    • Sesudahnya campurkan dengan madu
    • Oleskan ke wajah yang telah dibersihkan dengan perlahan-lahan. Hindari bagian mata dan hidung
    • Biarkan masker kunyit di wajah selama 15- 30 menit lalu bersihkan dengan air.

    Jadi, mulai tertarik untuk mencoba beragam manfaat kunyit bagi kesehatan dan kecantikan tubuh? Jangan lupa pastikan untuk membersihkan seluruh bagian tubuh kunyit dari kulitnya terlebih dahulu sebelum digunakan, ya!

    Sumber : hellosehat.com
  • Gunung Tangkuban Perahu Mengalami Erupsi

    Gunung Tangkuban Perahu erupsi dan dikabarkan meletupkan abu vulkanik pada Jumat (26/7/2019) sekitar pukul 16.00 WIB.

    Petugas pemantau dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVBMG) Ilham Mardikaryanta mengatakan hingga pukul 16.15 WIB, proses erupsi masih berlangsung.

    “Sekarang masih melakukan evakuasi untuk pengunjung dan masyarakat yang berada di atas,” ujar Ilham saat dihubungi, Jumat (26/7/2019).

    Sebelumnya, aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Perahu kembali terpantau pada Senin (22/7/2019). Berdasarkan pengamatan PVBMG visual gunung api tampak jelas.

    Asap kawah utama bertekanan lemah hingga sedang dan teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal. Dari hasil rekaman seismograf PVMBG 21 Juli 2019 terpantau terjadi 425 kali gempa Hembusan.

    Sementara itu terjadi 2 kali gempa Tremor Harmonik, 3 kali gempa Low Frequency, 3 kali gempa Vulkanik Dalam dan 3 kali gempa Tektonik Jauh.

     

    Sumber :

    News.detik.com

  • Yogyakarta, 8 Kereta Api Tambahan Untuk Mudik Lebaran Tahun 2019

    YOGYAKARTA —  PT Kereta Api Indonesia (KAI) menetapkan masa posko angkutan Lebaran tahun 2019 selama 22 hari. Itu berarti, Angkutan Lebaran dimulai 26 Mei 2019 dan akan ada sampai 16 Juni 2019 mendatang.

    Pada tahun ini, program Angkutan Lebaran 2019 mengangkut sebanyak 669.416 penumpang. Artinya, akan ada peningkatan dari tahun sebelumnya yang berjumlah 643.607 penumpang.

    “Pada Angkutan Lebaran tahun ini, PT KAI Daop 6 Yogyakarta menyediakan delapan KA tambahan,” kata EVP Daop 6, Eko Purwanto di Stasiun Tugu, Yogyakarta, Ahad (26/5) pagi.

    Ada KA Argo Lawu Fakultatif, Argo Dwipangga Fakultatif, Taksaka Pagi Tambahan, Taksaka Malam Tambahan, Lodaya Pagi Tambahan, Lodaya Malam Tambahan, Sancaka Tambahan, dan Mataram Lebaran.

    Total kapasitas tempat duduk KA Tambahan Lebaran berjumlah 76.398. Selain itu, ada KA Tambahan Ekstra Lebaran 2019 relasi Purwosari-Pasar Senen atau Purwosari Tambahan.

    PT KAI akan pula memberikan takjil di stasiun-stasiun, makanan buka puasa dan makan sahur kepada penumpang kereta api jarak menengah, jarak jauh kelas eksekutif, bisnis maupun ekonomi.

    Program itu akan berlangsung mulai 26 Mei-4 Juni 2019. Seperti tahun lalu, tahun ini PT KAI  mendapatkan tugas Kemenhub untuk menyediakan kereta angkutan motor gratis.

    Waktu pelaksanaan angkutan motor gratis ini mulai 27 Mei- 2 Juni 2019 untuk arus mudik. Sedangkan, untuk arus balik akan diadakan mulai 8 Juni-13 Juni 2019.

    Untuk Daop 6, stasiun-stasiun yang melayani angkutan motor gratis mulai Stasiun Lempuyangan, Klaten dan Purwosari. Program itu diharapkan dapat semakin memudahkan masyarakat.

    Eko menekankan, berbagai persiapan operasional dilakukan oleh PT KAI untuk kelancaran Angkutan Lebaran tahun ini. Dimulai dari pengecekan bersama jalur KA dengan Muspida dan Muspika.

    Lalu, penyediaan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di titik-titik rawan, pendeteksian secara dini kondisi jalan rel, posko daerah rawan danpenjagaan ekstra pintu perlintasan rawan kecelakaan.

    Kemudian, posko keandalan jaringan komputer dan aplikasi, penyiapan regu terbang (flying gang) prasarana dan sarana yang siaga 24 jam apa bila terjadi gangguan.

    “Serta, menyiapkan cadangan awak sarana KA di setiap dinasan shift, dan selama masa Angkutan Lebaran Daop 6 mengerahkan seluruh pekerja melaksanakan Posko Angkutan Lebaran,” ujar Eko.

    Posko Daop 6 terdiri dari beberapa bagian. Ada Posko Data, Posko Humas, Posko Kesehatan, Posko Pelayanan, Posko IT, Posko Pengamanan sampak Sub Posko setiap stasiun.

    Selain itu, untuk lebih mengoptimalkan pelayanan dan keamanan masa Angkutan Lebaran ini, PT KAI Daop 6 memperkuat personil pengamanan dari eksternal.

    Ada sebanyak 184 personel yang terdiri dari 134 personel Polri 38 personel TNI, dan 12 personil K-9. Mereka turut menempatkan 26 Customer Service Mobile (CSM) di lima stasiun Daop 6.

    Di Stasiun Yogyakarta, Lempuyangan, Klaten, Purwosari dan Solo Balapan. Eko menegaskan, kebijakan itu dihadirkan demi membantu pelayanan penumpang di stasiun-stasiun. (Wahyu Suryana)

     

    Sumber :

    Republika.co.id

  • Mengkonsumsi Buah Saat Sahur Sangatlah Dianjurkan

    Inilah penjelasan medis tentang alasan buah dianjurkan untuk sahur

    Kebanyakan orang kurang memperhatikan komposisi makanan dan waktu makan yang tepat. Mereka lebih mementingkan selera.

    Hal ini pada eksesnya dapat mengganggu fungsi organ pencernaan. Akibatnya, menurunkan penyerapan nutrisi esensial. Pembusukan dan penyerapan bahan-bahan toksin meningkat. Sel-sel organ tubuh terancam rusak.

    Kerusakan sel-sel organ yang luas dapat menimbulkan berbagai penyakit degeneratif (penuaan). Dalam menjalankan fungsinya, perncernaan dapat dibagi ke dalam tiga fase yang berkesinambungan.

    Diawali dari fase pembersihan. Durasinya dimulai pukul 04.00 pagi sampai pukul 12.00 siang. Pada fase ini, terjadi pembuangan (detoksifikasi) sampah metabolisme dan sampah makanan yang membusuk di dalam usus besar.

    Asupan makanan yang ideal adalah buah-buahan. Sebab, sajian ini mengandung nutrisi esensial, cukup kalori untuk energi, serta kaya serat yang berguna untuk pembersihan.

    Fase kedua dimulai pukul 12.00 siang hingga 20.00 malam. Saat inilah terjadi penguraian bahan makanan menjadi molekul kecil. Lalu, dilanjutkan dengan penyerapan nutrisi ke dalam tubuh.

    Fase ini membutuhkan energi paling besar. Karena itu, inilah saat yang tepat untuk mengonsumsi makanan lengkap. Misalnya terdiri atas nasi, sayuran, dan lauk (protein sekitar 100 g/hari).

    Fase ketiga adalah penyusunan. Itu dimulai sejak pukul 20.00 malam hingga bertemu lagi pada pukul 04.00 pagi. Saat inilah, berlangsung pembentukan zat yang diperlukan bagi peremajaan sel-sel yang rusak. Pada fase ini, tidak perlu makanan. Bila sangat diinginkan dibolehkan buah-buahan.

    Dari tiga fase pencernaan, sahur terjadi di tahap terakhir, yakni fase penyusunan. Durasinya dimulai sejak pukul 20.00 malam hingga pukul 04.00 pagi. Saat inilah, zat-zat yang diperlukan bagi peremajaan sel-sel yang rusak dibentuk.

    Puasa yang dilakukan belasan jam sebelumnya memicu akselerasi pembersihan dan peremajaan sel. Dengan berpuasa, kita tidak memasukkan makanan selama 14 jam, yakni dari sahur pukul 04.00 (misalnya) sampai buka sekitar pukul 18.00.

    Ini berarti memperpanjang fase pembersihan serta menghemat energi dan nutrisi esensial untuk nantinya dipergunakan tubuh selama detoksifikasi dan regenerasi sel.

    Faedah yang didapat tubuh selama puasa, hendaknya didukung dengan asupan sahur yang baik. Makanan ideal untuk bersahur adalah buah-buahan yang padat kalori (energi) serta mudah dicerna.

    Misalnya, kurma. Ini pula yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW sendiri. Sebagai pengganti kurma di Indonesia bisa buah-buah lainnya, seperti pisang. Sebab, buah itu padat kalori, mudah dicerna, dan meningkatkan pertumbuhan bakteri yang baik. Di luar itu, bisa buah-buahan lain.

    Untuk asupan minum, sebaiknya pilih jus buah yang ditambah madu atau gula.

    Sedangkan untuk berbuka, dapat diawali dengan minuman manis yang mengandung gula dan madu. Sebab, kandungannya dapat langsung diserap dan memberi energi pada organ pencernaan.

    Kemudian takjil (makanan kecil) dengan buah kurma dan kolak pisang, bubur kacang hijau, atau es buah. Setelah shalat maghrib, barulah dapat memakan sajian yang lengkap. Sesudah shalat tarawih, boleh dilanjutkan makan takjil atau buah.

    Konsumsi suplemen nutrisi esensial diperlukan untuk menopang berbagai metabolisme tubuh. Hal ini diperlukan untuk menggantikan unsur-unsur nutrisi esensial yang terkandung dalam makanan mengalami kerusakan akibat pengolahan makanan yang suhu tinggi.

     

    Sumber : Republika.co.id
  • Ramadhan, Bogor Dikepung Kemacetan

    Bulan Ramadan tak men­jamin Kota Bogor terhindar dari macet. Seperti biasanya, kemacetan dipastikan akan mengepung Kota Hujan selama bulan puasa ini.

    Terutama saat jam menjelang berbuka puasa. Hal itu membuat Dinas Perhu­bu­ngan (Dishub) Kota Bogor bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota meningkatkan petugas pengatur lalu lintas di beberapa titik yang dianggap rawan kemacetan.

    Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas pada Dishub Kota Bogor Teofilio Patroci nio Freitas mengatakan, titik-titik rawan kemacetan di Kota Bogor tak jauh berbeda pada hari-hari biasa di luar Ramadan

    Namun, peningkatan volume kendaraan akan berbeda. Seperti di Jalan KS Tubun, Jalan Tajur, Jalan Otista, Simpang Empang, Simpang Yasmin dan Simpang Semplak.

    ’’Sudah pasti macet­nya karena penyempitan jalan atau pertemuan arus, karena jalan kota Bogor hanya segitu adanya sementara volume kendaraan meningkat,” ujarnya kepada Radar Bogor, kemarin (6/5).

    Selain itu, sambung dia, beberapa pasar juga akan menjadi penyebab kemacetan. Seperti di Pasar Bogor, Pasar Gunung Batu dan Pasar Kebon Kembang. Untuk mengantisi­pasinya, anggota Dishub Kota Bogor bersama anggota Pol PP Kota Bogor akan berjaga di beberapa pasar yang dipre­diksi menjadi sumber kema­cetan.

    ’’Antisipasi untuk di pasar anggota kami bersama Pol PP berjaga minimal ada penga­turan, begitupun dengan lokasi lainnya,” tutur dia.

    Menurut Teo, memang wila­yah Kota Bogor yang tidak terlalu besar dan akses jalan yang tak bisa lagi ditambah menjadi salah satu masalah utama kemacetan. Karenanya, perlu ada pengaturan lalu lintas yang baik agar kemacetan itu tidak semakin parah.

    ’’Jalan-jalan akses yang mau menuju ke Kota Bogor itu merupakan titik rawan kemacetan, karena Kota Bogor ini kan wilayahnya kecil, ruas jalan yang seadanya sudah tidak bisa lagi diperbesar, sementara volume kendaraan terus meningkat,” terangnya.

    Sementara itu, Kasatlantas Polresta Bogor Kota Kompol Bramastyo Priaji mengung­kapkan, bahwa akan melakukan peningkatan anggota pengatur lalin selama bulan Ramadan. Terutama di saat waktu menje­lang berbuka puasa.

    ’’Ada peningkatan sedikit, anggota akan melakukan pengaturan dari pukul 16.00 WIB hingga 18.00 WIB,” kata dia.

    Berdasarkan pengalaman, Bram menjelaskan bahwa tren kemacetan di bulan Ramadan akan bergeser.

    Biasanya kemacetan terjadi di Sistem Satu Arah (SSA) akan terjadi di beberapa lokasi kuliner. Sementara kemacetan di SSA karena penyempitan jalan di Jembatan Otista.

    ’’Di SSA justru tidak terlalu padat, paling hanya bottle neck di jembatan Otista, tetapi kemacetan akan bergeser ke tempat-tempat yang banyak kulinernya seperti Jembatan Merah, Bantarjati dan Air Mancur,” pungkasnya.

     

    Sumber :
    Radarbogor.co.id