Author: admin

  • Cara Kerja Akupuntur

    Terapi akupuntur adalah metode pengobatan yang hanya dikenal di bangsa Timur, namun lama kelamaan dunia kedokteran Barat mengakui keberadaannya. Hingga kini, pengobatan tusuk jarum ini tetap eksis dan telah berhasil menyembuhkan sejumlah penyakit.

    Perlu diketahui, akupunktur adalah seni menusuk jarum guna mengembalikan keseimbangan tubuh, yang menjadi landasannya ialah falsafah alamiah bahwa dalam setiap kehidupan senantiasa mengalir energi atau Chi (bioenergi).

    Sirkulasi Chi berjalan menurut irama tertentu melalui saluran hipotetis yang disebut meridian. Pada meridian ini terletak titik akupunktur. Gangguan aliran Chi pada meridian akan menimbulkan penyakit. Terapi akupunktur dapat memberikan rangsangan pada titik akupunktur untuk mengatur kembali aliran energi yang terganggu atau tidak seimbang.

    Secara garis besar dasar pengobatan tusuk jarum ini sama, tapi seninya bisa berbeda. Seni menusukkan jarum, mulai dari cara menusuk, kombinasi titik, sampai teknik stimulasi yang dipakai, tidak ada yang sama di antara para akupunkturis. Hal inilah yang membuat akupunktur agak susah diterima di dalam ilmu kedokteran Barat.

    Padahal dengan melakukan terapi akupunktur, menurut beberapa kalangan kedokteran, tidak hanya masalah utama yang teratasi. Tidak jarang penyakit lain ikut tersembuhkan. Misalnya, pasien penyakit jantung yang diobati dengan terapi akupunktur, secara tidak langsung juga akan memperbaiki kadar gula darah, SGPT-SGOT, dan fungsi hati jadi terkontrol.

    Begitu pula pasien sakit pinggang. Adakalanya setelah ditusuk di titik daerah pinggang, dan juga pada titik ginjal, beberapa hari kemudian selain sakit pinggangnya hilang, gairah seksualnya juga meningkat. Prinsipnya, akupunktur bekerja mengembalikan keseimbangan energi tubuh.

  • Begini Cara Kerja dan Khasiat Bekam

    Banyak orang yang menyaksikan akan khasiat bekam, karena menurut mereka manfaatnya hanya sedikit bagi penyembuhan tubuh, namun pendapat ini malah dibantah oleh ilmu kedokteran modern.

    Menurut Dr. Wadda’ A. Umar,  apabila dilakukan pembekaman pada titik bekam, maka akan terjadi kerusakan pada kulit, jaringan bawah kulit (sub kutis), fascia dan ototnya. Akibat kerusakan ini akan dilepaskan beberapa mediator seperti serotonin, histamine, dan bradikinin, serta zat-zat lain yang belum diketahui. Zat-zat ini menyebabkan terjadinya dilatasi kapiler dan arteriol pada daerah yang dibekam. Dilatasi kapiler juga dapat terjadi di tempat yang jauh dari tempat pembekaman. Ini menyebabkan terjadinya perbaikan mikrosirkulasi pembuluh darah. Akibatnya timbul efek relaksasi (pelemasan) otot-otot yang kaku serta akibat vasodilatasi umum akan menurunkan tekanan darah secara stabil.

    Penelitian lain menunjukkan bahwa bekam pada titik tertentu dapat menstimulasi kuat syaraf permukaan kulit yang akan dilanjutkan pada cornu posterior medulla spinalis melalui syaraf A-delta dan C, serta traktus spinothalamicus ke arah thalamus yang akan menghasilkan endorphin, suatu zat yang berfungsi dalam persepsi rasa sakit. Sedangkan sebagian rangsang lainnya akan diteruskan melalui serabut aferen simpatik menuju ke motor neuron dan menimbulkan refleks intubasi nyeri yang nantinya semua itu akan mengurangi rasa sakit.

    Itulah khasiat bekam yang ternyata telah dibuktikan oleh ilmu medis modern dan ternyata sangat besar manfaatnya bagi penyembuhan tubuh. Tidak salah memang karena bekam ini adalah peninggalan Rasulullah

  • 4 Cara Ampuh Mengobati Sariawan di Amandel

    Sariawan bisa muncul kapan saja. Kondisi ini membuat Anda malas makan dan sulit bicara dengan bebas. Biasanya, sariawan menyerang area pipi dalam, di bawah bibir, dan bagian bibir dalam. Pada beberapa kasus, sariawan bisa juga terjadi di amandel, yakni organ kecil yang ada di tenggorokan. Lantas, bagaimana cara menyembuhkan sariawan di amandel? Yuk, lihat cara mengobatinya berikut ini.

    Cara menyembuhkan sariawan di amandel

    Sariawan adalah luka pada jaringan lunak di dalam mulut. Luka ini kadang berwarna putih dikelilingi tepi kemerahan. Selain di area mulut, sariawan juga bisa terjadi di belakang tenggorokan atau di sekitar amandel. Satu atau dua hari sebelum luka tersebut muncul, Anda akan merasakan sensasi panas di mulut. Setelahnya, Anda akan mendapati adanya luka yang terasa perih. Umumnya, sariawan akan sembuh dalam waktu kurang lebih 2 minggu dengan sendirinya. Namun, Anda bisa melakukan perawatan untuk mempercepat proses penyembuhan.

    Beberapa cara yang bisa Anda ikuti untuk menyembuhkan sariawan di amandel, antara lain:

    1. Pakai obat kumur

    Melansir dari laman Mayo Clinic, sariawan bisa diobati dengan obat kumur yang mengandung steroid dexamethasone atau lidokain.

    Obat ini bekerja untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan. Anda bisa mendapatkan obat ini baik dengan resep dokter maupun tidak, di apotek atau toko obat.

    2. Kumur larutan baking soda

    Cara mengobati sariawan di amandel selanjutnya cukup mudah dilakukan. Anda cukup menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah sebagai obat kumur. Campurkan 1 sendok teh baking soda dalam 1/2 gelas air hangat dan aduk hingga rata. Kemudian, gunakan larutan tersebut untuk berkumur selama beberapa menit dan buang air bekas berkumur.

    Lakukan ini secara rutin, misalnya 3 kali sehari. Perawatan ini dapat mengurangi infeksi yang menyebabkan sariawan. Jika tidak ada baking soda, Anda bisa gunakan larutan garam.

    3. Kumur dengan susu magnesia

    Susu magnesia adalah larutan kombinasi dari susu magnesium dan hidrogen peroksida. Walaupun disebut sebagai susu, larutan ini sebenarnya adalah obat.Untuk mengobati sariawan di amandel, Anda bisa membuat larutan dari hidrogen peroksida dan air, dengan perbandingan 1:1. Biasanya obat ini digunakan dengan cara dioles.Setelah mengoles campuran hidrogen peroksida, Anda juga bisa mengoles campuran susu magnesium pada sariawan.

    Namun, untuk menyembuhkan sariawan yang berada di amandel tentu membuat hal ini agak sulit untuk dilakukan. Oleh sebab itu, Anda bisa menggunakan campuran ini dengan cara berkumur.

    4. Tingkatkan asupan vitamin C

    Munculnya sariawan di amandel juga bisa disebabkan oleh kurangnya asupan vitamin C. Jadi, untuk mengobati amandel ini, Anda perlu meningkatkan asupan vitamin C. Anda bisa mendapatkan vitamin ini dari makanan, seperti buah jeruk, apel, pisang, kiwi, dan paprika. Jika belum cukup, suplemen vitamin C bisa jadi pilihan.

    Namun, sebelum menggunakan suplemen ini sebagai salah satu cara menyembuhkan sariawan, sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter untuk mengetahui dosis yang tepat.

    Haruskah pergi ke dokter?

    Biasanya, Anda tidak harus sampai ke dokter untuk mengobati sariawan di amandel karena bisa sembuh dengan sendirinya. Namun, pada beberapa kasus, sariawan dapat memburuk dan butuh penanganan dokter. Berikut tanda-tanda sariawan yang harus diobati dengan perawatan dokter.

    Sariawan terjadi lebih dari dua minggu
    Luka sariawan lebih besar dari pada ukuran biasanya
    Pengobatan yang Anda lakukan sebelumnya tidak menyembuhkan sariawan
    Berbeda dengan sariawan biasa, sariawan di amandel tidak bisa diobati dengan obat topikal (oles), seperti salep fluocinonide atau benzocaine.

    Dokter akan memberikan obat berbentuk obat kumur, tablet minum, atau semprot. Obat ini bisa bisa mencapai area lebih dalam, seperti sekitar amandel. Namun, perlu Anda ketahui bahwa obat sariawan semprot tidak direkomendasikan untuk anak-anak. Jadi, hati-hati jika Anda ingin menyembuhkan sariawan di amandel pada anak. Dokter mungkin akan merekomendasikan pengobatan dengan tindakan perawatan mulut, seperti tidak mengonsumsi makanan yang memperburuk sariawan, menjaga kesehatan mulut, dan perbanyak minum air.

     

    Sumber: hellosehat.com

  • Coronavirus: Definisi, Penyebaran, Hingga Pencegahan

    Apa itu coronavirus?

    Coronavirus (CoV) adalah keluarga besar dari virus yang menyebabkan penyakit, mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah, seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS-CoV) dan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-CoV). Sebagian besar coronavirus adalah virus yang tidak berbahaya.

    Coronavirus adalah virus zoonosis, artinya virus ini disebarkan melalui hewan dan manusia.

    Dikutip dari WHO, investigasi menunjukkan bahwa SARS-CoV ditularkan dari musang ke manusia, sementara itu MERS-CoV ditularkan dari unta dromedaris ke manusia. Terdapat pula beberapa CoV lain yang terdapat pada hewan, tapi belum menginfeksi manusia. CoV pada manusia (HCoV) pertama kali ditemukan pada tahun 1960 di hidung pasien yang terkena flu biasa.

    Dua coronavirus pada manusia, yaitu OC43 dan 229E, adalah yang bertanggung jawab atas terjadinya sebagian flu biasa. Virus ini diberi nama berdasarkan proyeksi mirip mahkota di permukaannya. “Corona” dalam bahasa Latin berarti “halo” atau “mahkota”.

    Penyebaran coronavirus adalah sama seperti virus yang penyebab flu lainnya, seperti dari batuk dan bersin, atau dari sentuhan orang yang terinfeksi. Hampir semua orang pernah terinfeksi CoV setidaknya sekali seumur hidupnya, biasanya terjadi pada anak-anak.

    Coronavirus adalah virus yang umumnya muncul pada musim gugur dan dingin di Amerika Serikat. Namun, semua orang bisa terkena virus ini kapan pun.

    Apa saja jenis virus ini?

    Jenis-jenis virus ini beragam. Namanya dibedakan berdasarkan tingkat keparahan penyakit yang disebabkan dan seberapa jauh penyebarannya.

    Medical News Today menyebut, saat ini ada enam jenis virus ini yang menginfeksi manusia, yakni:

    • 229E
    • NL63
    • 0C43
    • HKU1

    Jenis coronavirus yang lebih langka adalah MERS-CoV, yang menyebabkan Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan SARS-CoV, yang menyebabkan Severe Acute Respiratory syndrome (SARS).

    Pada 7 Januari 2020, sebagaimana dilansir dari laman badan kesehatan dunia, WHO, pemerintah Tiongkok mengonfirmasi jenis coronavirus baru yang mewabah pada akhir Desember.

    Virus tersebut merupakan jenis baru yang tidak mirip dengan coronavirus lainnya. Virus ini sementara dinamai dengan novel coronavirus 2019 (2019-nCoV).

    Gejala yang muncul saat terinfeksi coronavirus

    Orang yang terinfeksi virus ini akan menunjukkan gejala yang berbeda-beda. Gejala yang muncul biasanya bergantung dari jenis virus dan seberapa serius infeksinya.

    Jika Anda mengalami infeksi pernapasan atas yang ringan hingga sedang, seperti flu biasa, gejala Anda terkena coronavirus adalah:

    • Hidung berair
    • Sakit kepala
    • Batuk
    • Sakit tenggorokan
    • Demam
    • Tidak enak badan secara keseluruhan

    Jenis coronavirus yang lain bisa menyebabkan gejala yang lebih serius. Infeksi ini dapat mengarah ke bronkitis dan pneumonia, yang menyebabkan gejala seperti:

    • Demam, yang akan cukup tinggi jika Anda mengidap pneumonia
    • Batuk berdahak
    • Napas pendek
    • Sakit dada ketika Anda bernapas atau batuk

    Beberapa infeksi yang lebih parah akibat coronavirus adalah yang umumnya lebih sering terjadi pada pengidap gangguan hati dan jantung, atau orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, bayi, dan orang tua.

    Bagaimana penyebaran virus ini terjadi?

    Penyebaran coronavirus dari manusia ke manusia adalah hal yang belum diteliti secara khusus. Namun, dipercaya penyebaran coronavirus adalah melalui cairan yang dikeluarkan dari sistem pernapasan.

    Beberapa kemungkinan penyebaran coronavirus adalah:

    • Melalui udara (batuk dan bersin tanpa menutup mulut).
    • Melalui sentuhan atau jabat tangan orang yang terinfeksi.
    • Melakukan kontak dengan permukaan atau benda yang terdapat virus, kemudian menyentuh hidung, mata, atau mulut.

    Terkadang, penyebaran coronavirus adalah melalui kontak dengan kotoran.
    Kemampuan coronavirus dalam bermutasi adalah salah satu hal yang dipercaya membuat virus ini sangat mudah menular.

    Bagaimana mencegah terkena virus corona?

    Saat ini, belum ada vaksin apa pun yang dapat mencegah coronavirus. Namun, cara yang dapat Anda lakukan untuk terhindar dari penyebaran coronavirus adalah:

    • Cuci tangan lebih sering dengan sabun dan air, setidaknya 20 detik.
    • Hindari menyentuh tangan, hidung, atau mulut dengan tangan yang belum dicuci.
    • Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.
    • Bersihkan barang yang sering Anda sentuh.
    • Tutupi mulut Anda saat batuk dan bersin dengan tisu dan segera cuci tangan.
    • Tetaplah di rumah jika sakit.

    Dalam rilisnya, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia menganjurkan beberapa hal untuk mencegah infeksi coronavirus apabila Anda hendak bepergian.

    • Hindari menyentuh hewan atau burung.
    • Hindari mengunjungi pasar basah, peternakan atau pasar hewan hidup.
    • Hindari kontak dekat dengan pasien yang memiliki gejala infeksi saluran napas.
    • Patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan.
    • Jika merasa kesehatan tidak nyaman ketika di daerah wabah, terutama demam atau batuk, gunakan masker dan cari layanan kesehatan.
    • Setelah kembali dari daerah wabah, konsultasi ke dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain dan informasikan kepada dokter riwayat perjalanan serta gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit.

    Semoga Bermanfaat.

     

     

    Sumber: hellosehat.com

  • Segudang Manfaat yang Ditawarkan oleh Madu Hitam

    Sebagai pemanis alami, madu mempunyai warna kecokelatan yang menarik perhatian orang-orang. Akan tetapi, ternyata terdapat madu yang lebih pekat warnanya dibandingkan madu biasa, yaitu madu hitam. Apakah manfaat madu hitam sama dengan madu pada umumnya? Simak ulasan berikut ini untuk mengetahui jawabannya.

    Apa itu madu hitam?

    Madu hitam merupakan madu yang berasal dari bunga mahoni, sehingga warnanya lebih hitam dan pekat. Selain itu, jenis madu yang satu ini juga mempunyai rasa yang lebih pahit dibandingkan madu biasa.

    Sumber rasa pahit tersebut berasal dari senyawa alkaloid yang ada pada pohon mahoni. Akan tetapi, justru dari alkaloid inilah banyak manfaat yang bisa Anda peroleh dari madu hitam.

    Selain itu, madu hitam juga mengandung beberapa zat lainnya yang ternyata baik untuk tubuh Anda, seperti saponin dan flavonoid.

    Manfaat madu hitam

    Pada tahun 2013, terdapat sebuah penelitian yang dimuat dalam Iranian Journal of Basic Medical Sciences tentang penggunaan madu tradisional dan modern untuk kesehatan manusia. Di sana diketahui bahwa madu hitam mengandung antioksidan lebih tinggi daripada madu biasa.

    Hal ini dikarenakan madu yang mengandung senyawa flavonoid ini mempunyai kandungan fenolik total yang lebih banyak, sehingga efeknya cukup besar terhadap tubuh manusia.

    Selain itu, banyak penelitian yang mengatakan bahwa semakin gelap warna sebuah madu, semakin banyak nutrisi dan vitamin yang dimiliki olehnya.

    Maka itu, kebanyakan orang percaya bahwa madu hitam memiliki manfaat yang baik untuk tubuh manusia, seperti:

    1. Cocok untuk penyandang diabetes

    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, madu hitam mengandung alkaloid yang tinggi dan sifatnya baik untuk penyandang diabetes. Tidak hanya itu, madu hitam memiliki kadar glukosa yang rendah, sehingga kemungkinan besar tidak akan meningkatkan gula darah secara drastis.

    Bahkan, menurut sebuah penelitian dari Journal Pharmaceutical Biology tanaman yang mengandung senyawa alkaloid juga menunjukkan aktivitas antihiperglikemik pada uji coba tikus yang memiliki diabetes.

    Itu sebabnya, madu hitam yang memiliki kandungan alkaloid ini kemungkinan besar memiliki manfaat terhadap pengobatan diabetes.

    Walaupun demikian, belum ada penelitian langsung pada manusia untuk membuktikan apakah hal ini benar-benar aman untuk digunakan. Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

    2. Membantu mengobati maag

    Selain cocok untuk para diabetesi, manfaat madu hitam lainnya adalah dapat membantu mengobati maag (sindrom dyspepsia). Madu hitam diketahui dapat membantu mengatasi gejala maag yang cukup mengganggu, seperti perut sakit dan mual.

    Salah satu penyebab seseorang merasakan gejala maag adalah tukak lambung. Nah, madu sendiri memiliki sifat dasar sebagai antibiotik, sehingga membantu mengurangi gejala tukak lambung akibat infeksi Helicobacter pylori.

    3. Menyehatkan kulit

    Sudah menjadi rahasia umum bahwa madu dapat membantu proses penyembuhan luka di kulit, sehingga bisa juga digunakan untuk menyamarkan bekas jerawat. Selain itu, madu hitam juga mempunyai manfaat untuk menghilangkan bintik-bintik hitam pada wajah.

    Hal tersebut karena madu hitam dapat mengangkat sel kulit mati pada wajah karena sifat eksfoliasinya.

    Cobalah untuk mengoleskan madu hitam pada wajah Anda maksimal dua kali seminggu. Jangan lupa pula untuk memakai minyak zaitun untuk menjaga kelembapan pada wajah setelah diolesi madu hitam.

    Namun, Anda perlu ingat bahwa metode ini bekerja sesuai dengan sensitivitas kulit masing-masing orang.

    4. Membantu meredakan batuk

    Bagi Anda yang sedang batuk dan ingin mencoba cara alami, mungkin Anda bisa menggunakan madu hitam sebagai solusinya.

    Sebuah penelitian yang dimuat dalam jurnal Child Pediatric Health terhadap anak yang menderita bronkitis menemukan bahwa sifat dasar madu secara umum dapat mengurangi gejala batuk. Metode ini pun cukup efektif pada orang-orang yang belum melakukan pengobatan apa pun untuk meredakan batuk mereka.

    Meski begitu, Anda tetap dianjurkan untuk menggunakan madu hitam ini bersama dengan obat batuk lainnya agar kondisi Anda cepat membaik.

    Mengonsumsi madu apa pun, termasuk madu hitam memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Akan tetapi, jika Anda ragu bahwa jenis madu ini sesuai dengan kondisi Anda, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum memakai madu hitam.

     

    Sumber: hellosehat.com

  • 8 Tanda Pencernaan Anda Sehat dan Berfungsi Baik

    Setiap makanan dan minuman yang Anda konsumsi sehari-hari akan dicerna untuk diambil nutrisinya dan kemudian dimanfaatkan tubuh. Itu kenapa organ pencernaan menjadi salah satu fondasi yang paling penting untuk memelihara kesehatan tubuh. Lalu, seperti apa ciri-ciri sistem pencernaan yang sehat? Bagaimana caranya menjaga kesehatan organ dan fungsi pencernaan tubuh?

    Memahami proses pencernaan dalam tubuh

    Banyak yang menganggap proses pencernaan makanan baru akan terjadi di perut. Padahal, proses itu sebenarnya sudah dimulai sejak pertama kali makanan masuk ke dalam mulut.

    Makanan yang masuk ke dalam mulut akan dihancurkan oleh gigi setiap kali Anda mengunyah, kemudian dilumatkan dengan bantuan air liur. Air liur mengandung enzim yang bekerja menghaluskan tekstur makanan untuk mempermudah kerja organ pencernaan di perut.

    Setelah dari mulut, makanan akan ditelan dan mengalir lewat kerongkongan sampai ke lambung. Di lambung, pecahan makanan itu akan dihaluskan lagi dengan bantuan asam lambung dan enzim lainnya sampai menjadi materi sangat kecil untuk kemudian dikirimkan ke usus kecil.

    Di usus kecil, makanan masih akan terus dicerna dengan bantuan enzim cerna yang diproduksi oleh pankreas dan hati. Tujuan dari proses ini adalah untuk mengambil dan menyerap nutrisinya, yang selanjutnya akan disalurkan ke seluruh tubuh.

    Begitu sebagian besar nutrisi telah diserap, sisanya akan diserap oleh hati. Di dalam hati, cairan empedu akan menyaring zat-zat sisa yang ternyata tidak diperlukan. Zat sisa ini kemudian akan dialirkan balik ke usus besar. Di usus besar, zat limbah tersebut akan diolah bersama sisa makanan untuk dipadatkan menjadi feses.

    Feses akan disimpan dalam usus besar sampai otot pencernaan Anda berkontraksi dan akhirnya dikeluarkan melalui anus.

    Tanda-tanda sistem pencernaan Anda sehat dan normal

    Kita umumnya langsung bisa tahu pencernaan sedang bermasalah jika tiba-tiba sakit perut, mengalami diare, atau sembelit (susah buang air besar). Nah, kadang berbagai masalah ini juga bisa muncul tanpa gejala yang jelas terasa sehingga kita merasa baik-baik saja.

    Lantas, bagaimana caranya mengetahui kerja sistem pencernaan kita benar-benar sehat? Kesehatan kerja organ cerna biasanya ditujukkan dalam delapan tanda umum seperti di bawah ini:

    1. Buang air besar teratur
    Frekuensi buang air besar yang normal untuk setiap orang bisa berbeda-beda. Namun umumnya, rutinitas BAB yang bisa dikatakan sehat adalah sekitar 3-4 kali dalam seminggu. Ada pula beberapa orang yang memang terbiasa BAB setiap hari. Ini tergolong normal karena setiap orang punya metabolisme yang berbeda di tubuhnya.

    Pola buang air besar yang teratur dan tidak terasa sakit menandakan kerja pencernaan Anda bekerja dengan baik. Pola yang teratur di sini maksudnya tidak tiba-tiba berubah, dalam artian tidak semakin jarang atau malah semakin sering dari biasanya.

    Jika Anda tiba-tiba merasa kesusahan BAB atau frekuensinya kurang dari 3 kali dalam seminggu, ini cenderung dikatakan sebagai sembelit. Sementara jika pola BAB Anda tiba-tiba makin sering bisa dianggap sebagai diare.

    2. Feses berwarna cokelat dan tidak keras
    Buang air besar rutin saja tidak cukup menggambarkan sistem pencernaan Anda betul-betul sehat. Untuk memastikan lebih lanjut, lihatlah bentuk dan warna feses yang keluar saat BAB. Kondisi feses dapat mewakili seberapa sehatnya Anda.

    Feses terbuat dari 75% air dan 25% kombinasi materi padat yang terdiri dari sisa makanan, bakteri mati, racun dan limbah sisa hasil metabolisme tubuh, dan lain sebagainya. Proses pembuatan feses dalam usus biasanya berlangsung selama 3 hari. Seberapa cepat atau lamanya proses ini berlangsung dapat menentukan bentuk, ukuran, warna dan tekstur feses Anda.

    Feses hasil dari sistem pencernaan yang sehat umumnya bertekstur lembut dan lunak, dengan bentuk lonjong panjang mirip sosis, dan berwarna coklat. Feses yang sehat seharusnya tidak mengandung potongan makanan yang tidak tercerna dan baunya tidak menyengat.

    Feses yang sehat juga mudah dikeluarkan dan umumnya akan tetap utuh saat disiram.

    3. Kentut dan sendawa beberapa kali dalam sehari
    Kentut sering dianggap sebagai hal yang memalukan, sementara sendawa dianggap tidak sopan. Padahal, dua reaksi tubuh ini termasuk normal dan bahkan menandakan pencernaan Anda sehat, lho!

    Sendawa dan kentut adalah cara tubuh mengeluarkan gas yang diproduksi selama proses pencernaan makanan. Gas ini dihasilkan ketika bakteri yang hidup di usus besar bekerja memecah sisa makanan yang datang dari usus kecil.

    Selain itu, makanan tertentu seperti gandum, brokoli, kecambah (toge), kembang kol, dan kacang polong, dapat menyebabkan bakteri di pencernaan sulit mencerna dan akhirnya memproduksi gas di dalam perut. Gas kemungkinan juga bisa menumpuk dalam perut karena Anda ikut menelan udara saat makan atau minum.

    Dikutip dari Everyday Health, dr. Svetang Desai, ahli gastroenterologi dari Duke University Medical Center di Durham, manusia bisa buang gas (dari kentut atau sendawa) sampai 14 kali dalam sehari. Hal ini termasuk normal.

    4. Berat badan Anda stabil
    Salah satu ciri pencernaan sehat adalah angka berat badan yang stabil. Maksudnya, berat badan Anda tidak tiba-tiba melonjak naik atau turun drastis dalam waktu singkat, tanpa dimulai dengan diet atau olahraga.

    Perubahan berat badan secara mendadak dapat menandakan kerja usus tidak maksimal dalam menyerap nutrisi, entah karena mengalami kerusakan (akibat penyakit atau cedera) atau populasi bakteri di dalamnya terganggu dan tidak seimbang.

    Penurunan berat badan secara tiba-tiba dapat disebabkan oleh pertumbuhan bakteri di usus kecil secara berlebihan. Kondisi ini disebut SIBO, tapi bukan menandakan penyakit infeksi. Bakteri yang tumbuh berlebih justru akan memakan nutrisi dari makanan Anda untuk dirinya sendiri, sehingga Anda jadi kekurangan.

    Sementara berat badan yang bertambah drastis mungkin dipicu oleh keinginan untuk makan berlebihan karena usus tidak berfungsi maksimal saat menyerap nutrisi.

    Ketidakseimbangan bakteri usus juga dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk mengatur gula darah dan menyimpan lemak, sehingga memengaruhi kestabilan berat badan.

    5. Mood atau suasana hati stabil
    Pencernaan yang sehat dan berfungsi optimal bisa diwakili oleh seberapa baik suasana hati Anda saat ini. Para peneliti menyadari bahwa perubahan emosi drastis dapat menandakan seseorang sedang terkena irritable bowel syndrome, diare, kembung, atau sakit perut tanpa sebab. Mereka pun juga setuju bahwa gangguan pencernaan dapat mengubah emosi atau suasana hati.

    Pasalnya, kerja otak dan organ cerna saling terhubung satu sama lain. Di otak ada kumpulan serabut saraf yang peran utamanya mengendalikan pencernaan. Sistem saraf di otak juga mengendalikan aliran darah yang membantu menyerap nutrisi makanan hingga nantinya menjadi feses.

    Nah, peneliti menemukan bahwa iritasi pada sistem pencernaan dapat mengirim sinyal ke sistem saraf pusat di otak bahwa ada sesuatu yang salah dalam tubuh. Hal ini kemudian jadi memicu perubahan suasana hati. Temuan ini juga sekaligus menjelaskan mengapa orang yang punya IBS atau penyakit usus kronis lebih rentan mengalami depresi dan kecemasan.

    Apabila Anda sering mengalami mood swing atau bahkan gejala depresi, coba periksakan ke dokter spesialis penyakit dalam untuk memastikan pencernaan Anda baik-baik saja.

    6. Kulit Anda sehat
    Kulit yang sehat dan lembut pada dasarnya dipengaruhi oleh sistem pencernaan yang sehat. Jika organ cerna Anda bermasalah, sebetlunya tidak mengherankan jika kulit jadi mudah iritasi.

    Jaringan kulit dan usus sama-sama bersifat sensitif dan mudah menyerap sesuatu. Maka, keduanya sama-sama bisa langsung bereaksi negatif ketika terjadi peradangan dalam tubuh.

    Peradangan di usus sering disebabkan karena pola makan yang buruk atau alergi makanan. Hal ini dapat menyebabkan protein tertentu “bocor” ke dalam jaringan kulit, yang seharusnya tidak terjadi.

    Akibatnya jaringan kulit menganggap protein tersebut sebagai zat asing yang harus dilawan dan memunculkan reaksi iritasi seperti kondisi eksim.

    7. Rambut kuat dan lebat, tidak rontok
    Sistem pencernaan yang sehat juga ditandai dengan menghasilkan rambut yang sehat. Menurut jurnal Inflammatory Bowel Disease tahun 2013, orang yang mengalami radang usus rambutnya rentan mengalami kerontokan.

    Meski belum diketahui apa penyebab pastinya, ada dugaan bahwa radang usus dapat menghambat proses penyerapan nutrisi dari makanan. Pertumbuhan rambut itu sendiri memerlukan asupan nutrisi yang disalurkan lewat aliran darah. Jika Anda kekurangan nutrisi, rambut akan mudah rontok.

    8. Kuku tidak mudah patah
    Menurut dr. Sara Noris dari Healthline, dokter naturopati dari Los Angeles, kesehatan kuku juga mencerminkan seberapa baik kerja pencernaan Anda. Sistem cerna yang bermasalah dapat menyebabkan penyerapan nutrisi tubuh jadi terhambat sehingga kuku bertumbuh mudah rapuh, lemah, dan gampang mengelupas.

    Tips menjaga kesehatan sistem pencernaan

    Jika setelah membaca ciri-ciri di atas Anda curiga kerja pencernaan kurang baik, tenang dulu. Berbagai cara di bawah ini dapat membantu Anda mengoptimalkannya agar senantiasa terhindar dari masalah perut.

    1. Banyak makan serat
    Makanan yang mengandung serat sudah terbukti dapat meningkatkan kesehatan pencernaan Anda.

    Asupan serat dapat membantu melancarkan gerak makanan di dalam usus dan memadatkan berat feses tapi tidak mengeraskannya. Hal ini dapat menghindari Anda dari risiko sembelit dan berbagai gangguan lainnya, seperti radang usus, wasir, dan sindrom iritasi usus besar (IBS). Selain itu, rutin makan serat dapat membantu Anda mencapai atau mempertahankan berat badan ideal.

    Anda bisa mengonsumsi serat sehat dari kacang-kacangan, sayuran hijau, biji-bijian, dan buah.

    2. Kurangi makan lemak
    Untuk menjaga sistem pencernaan tetap sehat, Anda harus membatasi makanan berlemak seperti daging. Makanan berlemak memperlambat proses cerna sehingga membuat Anda rentan mengalami sembelit.

    Namun, ini bukan berarti Anda harus menghindari lemak sama sekali. Dapatkanlah asupan lemak dari sumber yang sehat, misalnya dari ikan atau buah alpukat yang mengandung asam lemak omega 3. jika ingin makan daging hewani, pilihlah potongan tanpa lemak.

    3. Mengonsumsi probiotik
    Probiotik adalah jenis bakteri baik yang banyak terdapat dalam makanan fermentasi, seperti yogurt, kefir, atau bahkan tempe. Bakteri baik dari probiotik dapat menetralkan jumlah bakteri jahat dan melancarkan kerja sistem pencernaan.

    Selain itu, probiotik dapat meningkatkan penyerapan nutrisi, membantu memecah laktosa, memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda, dan mungkin bahkan membantu mengobati IBS.

    4. Makan sesuai jadwal
    Selain asupan makanan yang diatur, Anda juga harus mengatur jadwal makan yang baik untuk mewujudkan sistem pencernaan yang sehat.

    Makan makanan 3 kali sehari dalam porsi normal sembari makan camilan sehat seperti salad dan buah secara teratur dapat membantu menjaga sistem cerna tubuh Anda tetap prima.

    5. Jangan lupa minum air
    Memperbanyak konsumsi serat harus diimbangi dengan minum air mineral yang cukup untuk menjaga kesehatan pencernaan Anda. Serat berfungsi untuk menarik air ke dalam usus besar dan membuat feses jadi yang lebih lunak sehingga mudah dikeluarkan. Anda pun terhindar dari sembelit dan wasir.

    6. Berolahraga teratur
    Olahraga teratur membantu menjaga makanan tetap bergerak lancar melalui sistem pencernaan Anda. Selain itu, oahraga juga dapat membantu Anda mempertahankan berat badan yang ideal.

    7. Jangan stres terlalu lama
    Terlalu lama stres atau cemas dapat menyebabkan sistem pencernaan Anda bekerja lebih berat. Untuk menghindari stres, Anda peru membiasakan tidur cukup minimal 7 jam setiap malam dan mungkin juga melakukan meditasi.

     

    Sumber: hellosehat.com

  • Pentingnya Bagi Ibu Hamil Memenuhi Kebutuhan Vitamin C Harian

    Vitamin C adalah salah satu nutrisi yang dibutuhkan oleh ibu hamil. Nutrisi ini ada pada sayur, buah, dan beberapa jenis polong-polongan. Namun, tahukah Anda kenapa vitamin C sangat penting untuk ibu hamil? Yuk, cari tahu jawabannya di bawah ini.

    Kenapa vitamin C penting untuk ibu hamil?

    Vitamin C dikenal juga dengan asam askorbat adalah vitamin yang larut dalam air. Di dalam tubuh, vitamin ini berperan sebagai antioksidan untuk melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

    Radikal bebas merupakan senyawa yang terbentuk ketika tubuh mengubah makanan menjadi energi. Orang-orang juga terpapar senyawa ini dari lingkungan, seperti asap rokok, populasi, sinar ultraviolet dari matahari, dan bahan kimia pabrik.

    Selain itu, tubuh juga membutuhkan vitamin C untuk membuat kolagen, yakni protein yang berperan dalam penyembuhan luka dan menjaga kekenyalan kulit. Jika kebutuhan vitamin C untuk ibu hamil terpenuhi dengan baik, kesehatan sang ibu akan lebih terjaga.

    Namun, peran vitamin C tidak hanya itu saja. National Institute of Health menyebutkan vitamin C juga membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan jadi lebih maksimal. Nah, zat besi ini masuk dalam daftar nutrisi yang wajib bagi ibu hamil. Itu artinya, vitamin C mendukung kesehatan janin di dalam perut.

    Studi pada Public Library of Science menunjukkan bahwa ibu hamil yang kekurangan vitamin C, dapat menghambat perkembangan otak janin. Area otak yang terhambat adalah hippocampus, yakni bagian otak besar yang bertugas untuk menyimpan memori.

    Kondisi tersebut dapat anak lahir dengan masalah daya ingat, sehingga akan sulit untuk belajar maupun bersosialisasi. Terhambatnya perkembangan otak bayi tidak dapat diperbaiki, sekalipun bayi ketika lahir diberi asupan vitamin C yang cukup. Inilah alasan pentingnya ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan vitamin C setiap hari dari makanan.

    Selain itu, periset juga menyebutkan kelompok orang yang rentan kekurangan vitamin C, yakni wanita yang kurang mengonsumsi makanan bernutrisi, memiliki kebiasaan merokok, dan tidak mengikuti saran dokter untuk minum tablet multivitamin.

    Berapa banyak asupan vitamin C untuk ibu hamil?

    Kebutuhan vitamin pada setiap wanita itu berbeda-beda, biasanya dilihat dari usia. Menurut Angka Kecukupan Gizi, wanita usia 19 hingga 49 tahun membutuhkan asupan vitamin C sebesar 75 mg. Nah, saat hamil maka kebutuhannya akan bertambah 10 mg.

    Contohnya, Ani yang berusia 23 tahun membutuhkan 75 mg vitamin C setiap hari. Di tahun yang sama, ia hamil sehingga kebutuhan vitamin C meningkat, dari 75 mg menjadi 85 mg per hari.

    Kebutuhan vitamin tersebut bisa didapat dari berbagai makanan, contohnya jeruk, brokoli, pisang, kacang hijau, paprika, atau apel. Agar lebih mudah menghitung asupan vitamin C harian dalam makanan yang dikonsumsi, jangan ragu untuk konsultasi pada dokter kandungan maupun ahli gizi.

    Perlukah ibu hamil minum suplemen vitamin C?

    Selama vitamin C masih bisa dipenuhi lewat makanan, ibu hamil tidak diharuskan untuk minum suplemen. Apalagi pilihan makanan yang mengandung vitamin c sangat bervariasi sehingga tidak membuat sang ibu bosan untuk memakannya.

    Pada kasus tertentu, suplemen vitamin C boleh diminum oleh ibu hamil, namun dengan izin dokter. Tujuannya, untuk mencegah kelebihan dosis sekaligus efek samping yang tidak diinginkan yang bisa mengganggu kesehatan ibu dan janin.

     

    Sumber: hellosehat.com

  • Manfaat Santan untuk Mengatasi Refluks Asam Lambung

    Santan memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Mulai dari melancarkan metabolisme, membantu mengatur berat badan, menjaga kesehatan jantung hingga meningkatkan sistem imun. Santan juga diyakini memiliki manfaat yang dapat membantu mengatasi gangguan asam lambung seperti refluks asam. Benarkah?

    Santan bisa mengatasi refluks asam lambung

    Sebelum mencari tahu tentang manfaat santan untuk mengatasi refluks asam lambung, alangkah baiknya jika Anda mengetahui apa yang dimaksud dengan refluks asam lambung.

    Saat mengalami refluks asam, asam lambung di dalam perut akan naik hingga kerongkongan dan berpotensi menyebabkan heartburn, yaitu kondisi di mana Anda merasakan sensasi seperti terbakar pada dada.

    Kondisi ini terjadi saat katup esofagus yang harusnya bisa terbuka dan tertutup dengan sempurna gagal melakukan tugasnya. Artinya, saat katup harusnya tertutup, katup ini justru terbuka sehingga memberi celah untuk asam di dalam perut naik hingga ke kerongkongan.

    Refluks asam lambung sangat rentan pada orang yang memiliki kebiasaan merokok, obesitas, kurang berolahraga, dan penggunaan obat-obatan tertentu. Misalnya, obat-obatan untuk asma, antihistamin, obat pereda nyeri, dan antidepresan. Untuk mengatasi kondisi ini, ada solusi yang bisa Anda jadikan pilihan yakni santan.

    Berbeda dengan air kelapa, santan adalah cairan yang berasal dari perasan daging buah kelapa yang sudah matang. Cairan ini berwarna putih seperti susu.

    Medical News Today melaporkan, santan dianggap memiliki manfaat yang dapat membantu menetralkan asam lambung. Bahkan, santan boleh diminum sebagai pengganti susu sapi jika ingin meredakan refluks asam.

    Kandungan lemak dalam santan lebih rendah dari susu sapi

    Meski susu sapi dianggap bisa meredakan heartburn untuk sementara, kandungan lemak di dalamnya berpotensi mendorong lambung untuk memproduksi lebih banyak asam. Masalahnya, asam yang terlalu banyak di dalam lambung mungkin menyebabkan heartburn atau refluks asam lambung.

    Maka dari itu, alih-alih menggunakan susu sapi, lebih baik memaksimalkan manfaat santan. Sebab, kandungan lemak di dalam santan lebih rendah dibanding kandungan dalam susu sapi. Sehingga, santan lebih aman dikonsumsi oleh penderita refluks asam dibanding susu sapi.

    Kandungan santan yang memiliki manfaat untuk menetralkan asam lambung

    Sama halnya dengan susu nabati, santan termasuk alternatif yang dianggap lebih baik dari susu sapi untuk dikonsumsi. Hal ini disebabkan kandungan nutrisi yang terdapat di dalamnya, berpotensi memiliki manfaat dalam mengatasi gangguan asam lambung seperti refluks asam.

    Salah satu kandungan santan yang memiliki manfaat untuk meredakan gangguan asam lambung adalah magnesium. Satu gelas santan mengandung kurang lebih 104 miligram (mg) magnesium.

    Kandungan yang terdapat di dalam santan ini sering juga ditemukan di dalam berbagai obat-obatan bebas yang memiliki manfaat untuk mengatasi refluks asam lambung. Contohnya antasida, H2 receptors, dan proton pump inhibitor.

    Kandungan magnesium di dalam antasida biasanya dikombinasikan dengan hidroksida atau karbonat yang dapat menetralkan asam dan mengurangi gejala yang Anda rasakan. Sementara, kandungan di dalam proton pump inhibitor dapat mengurangi jumlah produksi asam di dalam perut Anda.

    Oleh karena itu, jika Anda ingin menetralkan asam lambung, Anda bisa mengonsumsi santan secara rutin. Pasalnya, kandungan magnesium di dalam santan juga dipercaya memberikan manfaat dalam mengurangi gangguan asam lambung.

    Namun demikian, Anda tetap tidak boleh mengonsumsinya dalam jumlah yang berlebihan. Bagaimanapun santan mengandung banyak kalori dan lemak dan jika dikonsumsi berlebihan tetap memberikan efek samping bagi Anda seperti kenaikan berat badan dan peningkatan lemak darah.

    Selain itu, bagi Anda yang mempunyai masalah pencernaan, konsumsi berlebihan juga dapat menyebabkan keluhan diare maupun sembelit (konstipasi).

     

     

    Sumber: hellosehat.com

  • Makanan Penyebab Maag dan Gangguan Asam Lambung

    Sistem pencernaan Anda mengikuti aliran tertentu. Makanan akan mulai dicerna di mulut kemudian pindah ke tenggorokan Anda, kemudian ke kerongkongan dan perut, kemudian usus kecil dan besar, kemudian dikeluarkan dari tubuh Anda. Ketika makanan dalam perut berjalan kembali ke arah yang berlawanan, hal itu dapat menyebabkan rasa sakit.

    Hasil gambar untuk Makanan Penyebab Maag dan Gangguan Asam Lambung

    Heartburn alias perut mulas (maag) adalah salah satu kondisi yang menyebabkan makanan dari lambung kembali lagi ke kerongkongan. Meskipun penyebabnya berbeda pada setiap orang, berikut adalah beberapa makanan yang perlu Anda hindari.

    1. Makanan porsi besar
    Makanan besar menyebabkan perut Anda menghasilkan lebih banyak asam lambung yang dapat menumpuk dan mengiritasi kerongkongan Anda. Dianjurkan untuk makan lebih sering dengan porsi yang kecil dibandingkan makan sekaligus dengan porsi besar.

    2. Makanan yang digoreng
    Makanan tinggi lemak seperti gorengan, membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Semakin lama ia berada di perut Anda, semakin banyak asam lambung diproduksi yang akhirnya akan mengambil lebih banyak ruang di perut Anda. Karena perut dipenuhi oleh banyak makanan, makanan Anda akan meluap sampai ke kerongkongan. Hal ini akan menyebabkan gejala gangguan asam lambung dan maag. Gorengan termasuk kentang goreng, ayam goreng, donat, dan keripik kentang.

    3. Makanan asam
    Meskipun buah memiliki banyak manfaat kesehatan, kadang-kadang mereka dapat memicu asam lambung. Banyak buah mengandung kadar asam yang tinggi. Keluarga buah jeruk termasuk lemon, jeruk, dan tomat mengandung asam yang dapat mengganggu keseimbangan pH di perut Anda. Buah-buahan dan sayuran dapat menambah keasaman dan menyebabkan gejala maag.

    4. Brokoli
    Brokoli merupakan sumber serat dan nutrisi. Jika Anda mengalami gejala maag terkait dengan gas dan kembung, hindari memakan brokoli. Terlalu banyak serat dapat menyebabkan sistem pencernaan Anda menghasilkan lebih banyak gas, yang dapat memicu heartburn.

    5. Kopi dan minuman berkarbonasi
    Jika Anda sering bermasalah dengan gangguan asam lambung, kebiasaan minum kopi sebaiknya dikurangi, kalau belum bisa ditinggalkan sama sekali. Selain kopi, minuman berkarbonasi seperti soda juga bisa merangsang naiknya asam lambung ke kerongkongan yang menyebabkan nyeri perut atas.

    6. Makanan pedas
    Jika Anda menyukai makanan pedas namun Anda memiliki maag, kami punya kabar buruk. Ini saatnya untuk menjauhkan botol sambal. Makanan pedas dapat menambah penumpukan asam dan menyebabkan naiknya asam lambung. Untuk mencegah gejala maag, lebih baik menghindari cabai dan saus pedas.

    7. Alkohol
    Anda mungkin sudah tahu bahwa alkohol tidak baik bagi kesehatan, tapi kami ingin menyebutkan lagi bahwa alkohol akan memperburuk refluks asam lambung. Alkohol meningkatkan asam lambung dalam perut Anda dan membuat tubuh Anda dehidrasi.

    8. Cokelat
    Cokelat memang dikenal sebagai pemicu gejala refluks asam lambung. Cokelat mengandung senyawa yang disebut theobromine yang menyebabkan otot esophageal sphincter mengendur, yang memungkinkan asam mengalir sampai kerongkongan.

     

    Sumber: hellosehat.com

  • Mengenali Bintik Merah Tanda Demam Berdarah

    Siapa yang tidak kenal Demam Berdarah Dengue, atau yang biasa kita kenal dengan DBD? Penyakit menular ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan sering kali oleh nyamuk Aedes Aegypti, dan telah menjadi wabah di Indonesia sejak tahun 1968. Penyakit ini masih menghantui sampai saat ini, tiap kali musim penghujan tiba.

    Di mana biasanya nyamuk Aedes Aegypti bersarang?

    Musim penghujan biasanya disertai dengan munculnya genangan-genangan air. Padahal menurut Kementerian Kesehatan RI, tempat perkembangbiakkan nyamuk Aedes berada pada tempat penampungan air, yang terdiri dari :

    • Tempat penampungan air untuk keperluan sehari-hari baik dalam maupun luar rumah, seperti ember, drum, tempayan dan bak mandi/WC.
    • Tempat penampungan air bukan untuk keperluan sehari-hari, seperti tempat minum burung, vas bunga, perangkap semut, barang bekas, dan talang air.
    • Tempat penampungan air alamiah, seperti lubang pohon, lubang batu, pelepah daun, tempurung kelapa, potongan bambu, dan pelepah pisang.

    Air yang menggenang dalam suatu tempat lalu menjadi tempat perkembangbiakkan nyamuk, menyebabkan telur nyamuk menetas, dan setelah 10 sampai 12 hari akan berubah menjadi nyamuk. Bila manusia digigit oleh nyamuk dengan virus dengue, maka setelah 4 sampai 7 hari, gejala-gejala DBD akan mulai timbul.

    Hal yang menarik adalah, beberapa tahun belakangan ini telah disepakati bahwa gejala klinis DBD bervariasi, sehingga perjalanan penyakit ini tak lagi dapat diprediksi. Hal ini dikarenakan berbedanya hasil temuan kasus di lapangan dengan teori yang ada. Padahal terdapat beberapa penyakit yang memiliki kesamaan dengan gejala awal DBD.

    Salah satu gejala DBD yang masih sering dijumpai adalah munculnya bintik-bintik merah pada kulit. Namun ternyata, gejala tersebut masih sering disalahartikan dengan gejala penyakit lain seperti campak.

    Bagaimana membedakan bintik merah tanda demam berdarah?

    Menurut seorang Dokter Spesialis Anak, Dokter Widodo Judarwanto, ruam merah pada awal-awal gejala DBD biasanya timbul pada daerah muka, leher dan dada. Ruam merah tersebut kemudian biasanya akan berkurang memasuki hari ke-4 dan ke-5 hingga akhirnya menghilang setelah hari ke-6. Meskipun kulit direnggangkan, bintik merah tersebut juga ternyata akan tetap terlihat.

    Hal tersebut berbeda dengan penyakit campak. Ruam pada penyakit campak biasanya timbul pada hari ke-3, lalu akan bertambah banyak pada hari ke-6 dan ke-7. Hingga akhirnya berubah warna jadi kehitaman dan bertahan selama seminggu.

    Gejala DBD juga sering kali diawali dengan panas tinggi yang terjadi secara mendadak. Biasanya, hal inilah yang membedakan bintik merah gejala DBD dengan bintik merah karena hal lain.

    Ruam merah pada kulit tersebut, yang membedakan DBD dengan penyakit lain, kemudian diikuti dengan gejala lain seperti kejadian syok (fase kritis) yang dipercepat oleh kondisi kekurangan cairan. Hal ini dapat terjadi karena trombosit turun yang mengakibatkan kelainan pada pembuluh darah (pendarahan). Kondisi tersebut sering kali dikaitkan dengan penyebab kematian penderita DBD. Kematian dapat dihindari, bila penderita mendapatkan penanganan yang cepat dan benar. Hal tersebut dapat dilakukan dengan pemeriksaan laboratorium segera setelah mengalami panas tinggi hingga 3 hari berturut-turut.

    Apa yang harus dilakukan untuk mencegah demam berdarah?

    Guna mencegah DBD, peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Karenanya, baru-baru ini Kementerian Kesehatan RI mengenalkan suatu program yang dinamakan dengan PSN 3M Plus, atau Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan cara 3M Plus.

    Program PSN dilakukan dengan:

    • Membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es (menguras)
    • Menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air
    • Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD.

    Sedangkan yang dimaksud dengan 3M Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan, seperti:

    • Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan
    • Menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk
    • Menggunakan kelambu saat tidur
    • Memeihara ikan pemangsa jentik nyamuk
    • Menanam tanaman pengusir nyamuk
    • Mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah
    • Menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk, dan lain-lain.

     

    Sumber: hellosehat.com