Author: admin

  • Pisang Disebut Obat Alami Untuk Diare

    Pisang Disebut Obat Alami Untuk Diare

    Pisang disebut sebagai salah satu obat alami untuk menyembuhkan penyakit diare, memperbaiki pencernaan dan memberi stamina pada tubuh. Buah yang sangat mudah didapatkan ini kaya akan serat seperti selulosa hemiselulosa yang membantu menambah massa pada tinja dan meningkatkan pergerakan usus.

    Dr Mahesh Gupta, konsultan senior, ahli gastroenterologi dari rumah sakit Dharamshila Narayana Superspeciality, mengatakan, pada dasarnya pisang tinggi kalium yang membantu proses pencernaan kembali normal. Pisang mengandung serat, dan juga sumber energi, gula dan natrium yang baik, kombinasi yang paling dibutuhkan selama diare.

    “Pisang membantu pasien menyerap garam dan air di usus besar, membuat tinja lebih padat,” kata dr. Gupta dilansir Indian Express, Selasa (20/10).

    Selain itu, pisang merupakan makanan dengan residu rendah, membantu mengatasi rasa lemas dan dehidrasi yang bisa terjadi karena kehilangan terlalu banyak cairan dari tubuh. Pisang memberikan kalori dalam bentuk karbohidrat yang memberikan energi instan untuk mengatasi rasa lemas akibat diare.

    Ahli nutrisi dari rumah sakit Bathia, Zoya Fakhi, mengatakan, 100 gram pisang disebut memberikan 116 kilo kalori, maka energi dan tenaga yang hilang karena diare dapat terisi kembali dengan mengkonsumsi pisang. Penelitian telah menunjukkan pektin, sejenis serat yang ditemukan dalam pisang mentah, menyerap kelebihan air dari usus dan membentuk tinja.

    Cara mengobati diare dengan pisang
    Singh mengatakan, mengkonsumsi pisang dengan sedikit dadih (susu fermentasi dari kerbau) adalah kombinasi tradisional yang mampu menyembuhkan diare. Makan pisang dengan garam juga dapat mengganti natrium dan kalium serta elektrolit yang habis saat mengalami diare.

    “Bisa dikonsumsi dua atau tiga kali tergantung frekuensi diare. Saat seseorang tidak bisa mengkonsumsi makanan normal karena diare, mereka dapat mengkonsumsi pisang yang dikombinasikan dengan dadih, nasi atau buah-buahan lain sesuai selera,” kata Fakhi.

    Meski demikian, Gupta memperingatkan sebelum mengkonsumsi pisang, pastikan buah tersebut sudah matang dan bukan yang masih mentah atau hijau karena berpotensi menimbulkan efek sebaliknya saat diare. Selain itu, jangan lupa untuk banyak minum air putih agar tetap terhidrasi.

     

    source : antara

  • Minum Jus Jeruk Ternyata Dapat Menurunkan Darah Tinggi

    Minum Jus Jeruk Ternyata Dapat Menurunkan Darah Tinggi

    Tekanan darah tinggi atau dikenal sebagai hipertensi sering kali hadir tanpa gejala. Kondisi ini secara signifikan meningkatkan kemungkinan Anda mengalami keadaan darurat medis yang fatal seperti serangan jantung dan strok.

    Keadaan darurat medis yang fatal muncuk akibat ketegangan ekstra yang terjadi pada banyak organ vital, seperti jantung, otak, dan ginjal. Dilansir laman Express, Ahad (4/6/2023), salah satu faktor pendorong hipertensi adalah pola makan yang buruk, dengan makanan tinggi garam sebagai penyebab utamanya.

    Namun, diet juga dapat digunakan untuk mengurangi risiko terkena tekanan darah tinggi, dan bahkan menurunkan hasil pengukuran tensi. Mark Gilbert, ahli gizi di The 1:1 Diet by Cambridge Weight, Inggris, merekomendasikan jus jeruk setiap hari buat Anda yang khawatir dengan tekanan darah tinggi.

    Gilbert mengatakan bahwa cara terbaik untuk mengurangi tekanan darah adalah olahraga teratur dan penurunan berat badan. Selain itu, dalam banyak hal, diet dapat membantu.

    “Salah satu makanan yang telah dipelajari secara khusus untuk menurunkan berat badan adalah jus jeruk, khususnya senyawa pigmen yang ditemukan dalam jus jeruk, yang disebut hesperidin,” ujar Gilbert.

    Menurut Gilbert, studi topik ini telah menunjukkan hasil yang berbeda selama bertahun-tahun. Misalnya, tinjauan terhadap 19 penelitian berkualitas tinggi menunjukkan efek signifikan pada tekanan darah diastolik.

    Diastolik merupakan angka yang lebih kecil di bagian bawah hasil tekanan darah yang mencerminkan tekanan darah di antara detak jantung. Namun, Gilbert menuturkan, tinjauan yang lebih baru tetapi lebih kecil menyimpulkan bahwa tidak ada efeknya.

    “Menariknya, seperti banyak intervensi, mungkin ada pengaruh genetik yang substansial terhadap efek ini, yang berarti bahwa beberapa orang mendapat manfaat dari jus jeruk dan yang lainnya tidak,” katanya.

    Gilbert kemudian mengulas sebuah penelitian baru-baru ini. Ketika subjek minum jus jeruk selama 60 hari dan darahnya diuji untuk pemecahan produk hesperidin dan flavonid lainnya, mereka yang dapat memetabolisme dan memecah flavonoid di hati lebih efektif menunjukkan penurunan tekanan darah yang signifikan, sedangkan subjek yang lainnya tidak. Bonus tambahan di sini adalah subjek tersebut juga kehilangan lemak tubuh.

    Gilbert menyebut kemanjuran bahan kimia alami dalam jus jeruk menurunkan tekanan darah pada beberapa orang masih belum jelas. Demikian juga efek jus jeruk pada orang yang mendapatkan manfaat khasiatnya pada bagi tekanan darah dan mengalami penurunan berat badan. Terlepas dari itu, hasilnya tampaknya positif.

    “Tentu saja, penurunan berat badan yang substansial menyebabkan penurunan tekanan darah yang cepat, yang kami lihat pada klien diet kami di berbagai penelitian,” ujar Gilbert.

    Satu studi, yang tidak dijadikan referensi oleh Gilbert, menunjukkan bahwa minum jus jeruk selama periode 12 pekan mengurangi tekanan darah di antara para peserta. Makalah yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition pada 2021 itu menyimpulkan hesperidin dalam jus jeruk mengurangi tekanan darah sistolik dan tekanan nadi setelah konsumsi berkelanjutan.

    Setelah dosis tunggal, konsumsi jus jeruk yang kaya akan hesperidin meningkatkan efek postprandialnya.

    “Jus jeruk yang diperkaya hesperidin bisa membantu menurunkan tekanan darah dan manajemen tekanan nadi pada individu hipertensi sebelum dan tahap satu.”

    Sumber: Republika.com

  • 8 Manfaat Kurma untuk Kesehatan

    8 Manfaat Kurma untuk Kesehatan

    Kurma adalah salah satu buah tertua di dunia yang banyak dibudidayakan di Timur Tengah. Selain cita rasanya yang manis, Buah kurma mengandung begitu banyak nutrisi. Pasalnya, dalam 100 gram kurma terkandung sekitar 280 kalori dan beberapa nutrisi lain, seperti:

    • Karbohidrat: 75 gr
    • Gula: 65 gr
    • Serat: 7–8 gr
    • Protein: 2–2,5 gr
    • Kalsium: 65 mg
    • Zat besi: 1 mg
    • Zinc: 0,5 mg
    • Kalium: 650 ml
    • Vitamin A: 150 IU

      Selain beberapa nutrisi di atas, buah kurma juga diketahui memiliki kandungan asam folat, vitamin B, vitamin K, dan berbagai jenis antioksidan, seperti flavonoid, karoten, fenolik, dan lutein. Namun, sebenarnya masih banyak lagi manfaat kurma untuk kesehatan, berikut di antaranya:


      1. Membantu Memenuhi Asupan Gizi


      Buah kurma sering kali menjadi hidangan wajib di bulan puasa. Bukan tanpa alasan, manfaat kurma untuk sahur diketahui dapat membantu memenuhi kebutuhan kalori harian agar tubuh tetap dalam kondisi prima selama menjalani puasa.

      2. Menjaga Kesehatan Kulit dan Mata

      Vitamin A yang terdapat di dalam buah kurma rupanya bermanfaat dalam menurunkan risiko gangguan mata. Tak hanya itu, kandungan zat asam pantotenat pada buah manis ini juga diketahui dapat membuat kulit menjadi lebih halus dan elastis.

      3. Menjaga Kesehatan Tulang

        Menjaga kesehatan tulang diperoleh dari kandungan selenium, tembaga, mangan, dan magnesium. Pasalnya, zat gizi tersebut diketahui berpotensi menurunkan risiko osteoporosis.

      4. Mengontrol Kadar Gula Darah

      kandungan antioksidan di dalamnya dapat membantu mengontrol kadar gula darah normal dan mencegah resistensi insulin, sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes.

      5. Menangkal Radikal Bebas

      Kurma termasuk salah satu makanan antioksidan yang dapat mengurangi efek radikal bebas dalam tubuh. Antioksidan berguna untuk melindungi sel dan jaringan tubuh dari stres dan peradangan kronis yang dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit seperti kanker.

      6. Membantu Menjaga Kesehatan Jantung

       Kandungan serat pada kurma pun turut berperan dalam mengurangi kadar kolesterol jahat dalam tubuh yang menjadi salah satu pemicu penyakit jantung. Maka dari itu, Anda bisa mulai mengonsumsi kurma secara rutin setidaknya dua kali seminggu untuk memelihara kesehatan jantung.

      7. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

      Kurma merupakan makanan dengan kandungan jenis serat tidak larut yang dapat membantu memadatkan feses dan melancarkan pencernaan. Selain itu, ada pula manfaat kurma untuk lambung yaitu membantu memelihara mukosa lambung ketika Anda sedang berpuasa. Terlebih buah ini memiliki sifat anti-radang yang dapat menjaga lambung tetap sehat selama berpuasa.

      8. Menjaga Kesehatan Ibu Hamil

      Salah satu manfaat kurma untuk ibu hamil adalah membantu memenuhi kebutuhan nutrisi janin di dalam kandungan. Di mana hal tersebut dapat menurunkan risiko berbagai masalah kesehatan seperti kelahiran prematur atau BBLR (berat badan lahir rendah).

      Nah, setelah anda mengetahui 8 manfaat kurma bagi kesehatan. Maka dari itu, ayo sama-sama mengkonsumsi kurma agar menjadi lebih sehat.



      Di olah dari berbagai referensi







  • Ada 10 Cara Merawat Kesehatan Penglihatan Anda

    Ada 10 Cara Merawat Kesehatan Penglihatan Anda

    Hai kawan, terkadang kita sering lupa untuk merawat kesehatan mata. Padahal mata termasuk dalam lima indera terpenting dalam tubuh manusia. Tanpa mata, kita tidak bisa melihat keindahan dunia dan wajah orang-orang terdekat kita. Untuk memastikan mata tetap sehat seiring dengan bertambahnya usia, berikut ini ada sepuluh cara merawat kesehatan mata. Mari simak uraiannya.

    1.    Makan banyak buah-buahan dan sayuran

    Wortel sarat akan beta karoten yang sangat membantu dalam menjaga kesehatan mata. Itu dikarenakan beta karoten merupakan antioksidan yang dapat mengurangi risiko degenerasi makula.

    2.    Hindari memakai lensa kontak selama lebih dari 19 jam

    Hal ini dapat menyebabkan kerusakan mata permanen serta ketidaknyamanan pada mata Anda. Jangan pula memakai kacamata terlalu lama.

    3.    Kurangi penggunaan tetes mata

    Mengurangi pemakaian obat tetes mata. Menggunakan tetes mata untuk mengatasi mata merah boleh saja, namun hanya sesekali. Jika berlebihan, itu malah akan merusak kesehatan mata Anda.

    4.    Gunakan mentimun

    Gunakan mentimun untuk mengompres kelopak mata Anda. Taruh irisan mentimun yang dingin dan lembut di atas kelopak mata selama 10 menit sebelum tidur di malam hari untuk mencegah bengkak.

    5.    Pakailah kacamata hitam pelindung UV

    Gunakan lensa yang terpolarisasi, bukan hanya sekadar lensa yang gelap. Kacamata hitam pelindung UV diperlukan untuk melawan paparan dari sinar matahari.

    6.    Hindari duduk terlalu lama di depan computer

    Untuk menjaga kesehatan mata, cobalah untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu di depan layar komputer. Hal itu dapat membuat mata lelah.

    7.    Kenakan kacamata di saat yang tepat

    Pastikan untuk memakai kacamata atau memakai pelindung mata lainnya ketika bekerja di sekitar bahan kimia atau tempat dengan partikulat udara yang berbahaya.

    8.    Jangan membaca dalam cahaya redup

    Untuk menjaga kesehatan mata, hindari membaca dalam cahaya lampu yang redup yang bisa menyebabkan ketegangan mata. Jika mata terasa lelah, berhenti untuk sementara waktu dan beristirahat.

    9.    Jangan langsung melihat cahaya yang terlalu terang

    Jangan langsung melihat cahaya yang terlalu terang. Jangan fokuskan mata Anda pada sinar matahari, karena dapat merusak mata Anda.

    10.  Melatih mata dan membuatnya untuk bersantai

    Cobalah memfokuskan mata pada suatu obyek yang dekat dengan Anda, sebuah obyek yang agak jauh. Ulangi proses ini beberapa kali. Duduklah, tempatkan siku di pinggul, tutup mata dan tutup mata dengan telapak tangan Anda. Jauhkan telapak tangan yang menutupi mata Anda selama 10 detik. Buka mata Anda dan ulangi seperlunya.

    Inilah sepuluh cara untuk menjaga kesehatan mata. Ingat, lebih baik mencegah daripada mengobati. Rawatlah mata Anda karena tanpa itu Anda tidak akan bisa melihat indahnya dunia.

    Sumber : www.merdeka.com

  • 10 Manfaat Seseorang Yang Mengonsumsi Sayuran Lobak Putih

    10 Manfaat Seseorang Yang Mengonsumsi Sayuran Lobak Putih

    Sahabat, sayuran Lobak putih mengandung berbagai vitamin, mineral, dan antioksidan. Sayuran ini diyakini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh, mulai dari menurunkan berat badan hingga menurunkan risiko penyakit kronis.

    Sayuran ini aman dikonsumsi dalam keadaan matang maupun mentah, sehingga sering dijadikan lalapan, acar atau asinan, maupun dimasak sebagai hidangan berkuah. sayuran akan kaya manfaat ini ternyata, telah lama dipercaya dalam pengobatan tradisional di negara Asia khususnya di Jepang, Cina, dan Korea.

    Lantas, apa saja khasiat lobak putih bagi kesehatan tubuh? yuk, simak ulasannya di bawah :

    1. Menurunkan Berat Badan

    Lobak putih memiliki kandungan karbohidrat yang rendah, namun kaya akan serat. Tentunya dengan kandungan tersebut membuat sayuran ini bisa menjadi salah satu opsi santapan saat sedang menjalani program penurunan berat badan atau diet

    2. Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

    Seperti yang disebutkan dalam poin sebelumnya, lobak putih kaya akan serat. Karenanya, mengonsumsi jenis sayuran ini secara rutin dapat menjaga kesehatan sistem pencernaan, seperti mencegah dan mengatasi sembelit.

    3. Mengontrol Kadar Gula Darah

    Terdapat senyawa kimia glukosinolat dan isothiocyanate. Keduanya dapat membantu tubuh mengontrol gula dalam darah. Lobak dapat memperbaiki kinerja hormon insulin, sehingga aman dikonsumsi penderita diabetes. 

    4. Meningkatkan Kesehatan Mata

    sayuran ini mengandung antioksidan lutein yang dipercaya dapat mencegah makula, yaitu kondisi penyebab pandangan buram atau buta. Lutein ini juga dapat mencegah penyakit katarak.

    5. Menurunkan Risiko Terkena Penyakit Kronis

    Sayuran ini dinilai bergizi tinggi dan kaya akan senyawa tanaman yang kuat, vitamin, mineral, serat, hingga antioksidan. jenis antioksidan yang di miliki adalah asam ferulik dan quercetin. Keduanya sudah terbukti secara klinis mampu menangkap radikal bebas, menurunkan risiko peradangan internal, dan meningkatkan sistem imunitas tubuh. 

    Selain itu, antioksidan juga bersifat antikanker, sehingga dapat mencegah terjadinya kanker paru-paru, kanker payudara, kanker usus besar, kanker prostat, dan kanker hati. 

    6. Menjaga Kesehatan Jantung

    Kandungan serat, nitrat, kalium, dan antioksidan dalam lobak dapat mencegah pembentukan plak pada pembuluh darah jantung, juga merelaksasi pembuluh darah agar aliran darah lancar. Oleh karena itu, mengonsumsi lobak dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

    7. Mencegah Penyakit yang Disebabkan oleh Jamur

    Lobak putih mampu mencegah terjadinya penyakit yang disebabkan oleh jamur. Hal tersebut karena, sayuran ini mengandung protein antijamur alami yang bisa melawan jamur Candida albicans. 

    Candida albicans sendiri merupakan jamur penyebab munculnya sariawan, kandidiasis kulit, serta infeksi jamur vagina. 

    8. Menjaga Kesehatan Tulang

    Tak hanya vitamin, serat dan antioksidan, lobak putih juga mengandung kalsium dan fosfor. Keduanya sudah dikenal baik untuk kesehatan dan kekuatan tulang. Bahkan jika disertakan dengan mengonsumsi makanan sehat lain yang kaya akan kalsium dan vitamin D, risiko terjadi osteoporosis dapat menurun.

    9. Baik untuk Kulit

    Vitamin C, zinc, dan fosfor punya peran penting dalam menjaga kesehatan kulit, dan ketika nutrisi tersebut ada pada lobak putih. Ketiganya dinilai ampuh dalam mencegah timbulnya jerawat, ruam, dan mencegah kulit kering.

    10. Bersifat Diuretik

    Lobak putih diyakini bersifat diuretik, artinya sayuran ini dapat membantu meningkatkan produksi urine. Selain itu, sayuran ini diklaim dapat mengurangi peradangan, meredakan sensasi terbakar saat buang air kecil, serta mencegah infeksi pada ginjal dan saluran kemih. 

    Nah, itulah 10 khasiat lobak putih yang kaya akan manfaat bagi kesehatan. Untuk itu, tidak ada salahnya mulai sekarang Anda mengonsumsi sayuran yang berasal dari negara sakura ini.

    Sumber : webcom.id


     


     

  • Mengenali Beberapa Makanan Untuk Meningkatkan Konsentrasi

    Mengenali Beberapa Makanan Untuk Meningkatkan Konsentrasi

    Hai Kawan, bagi Anda yang merasa mudah kehilangan fokus dalam beraktivitas, suka lupa, dan lama mengingat sesuatu. di sini ada beberapa makanan yang bisa membantu Anda untuk meningkatkan konsentrasi otak dalam aktivitas sehari-hari. simak ya penjelasan di bawah ini ;

    1. Air putih

    Lebih dari 70% tubuh Anda terdiri dari air. Setiap fungsi tubuh akan bergantung pada air, termasuk aktivitas otak dan sistem saraf. Kurang mengonsumsi air membuat hilang fokus, kelelahan, turun daya ingat, bahkan menimbulkan sakit kepala dan gangguan tidur.

    Sehingga, untuk mengoptimalkan fungsi otak, terutama dalam meningkatkan fokus atau konsentrasi, Anda perlu minum air putih setidaknya delapan gelas sehari.

    2. Cokelat hitam

    Sebuah studi pada 2013 menemukan bahwa mengonsumsi dua cangkir cokelat setiap hari selama sebulan mengalami perbaikan aliran darah ke otak, sehingga mereka memiliki kinerja yang lebih baik dalam tes memori.

    Konsumsi cokelat hitam juga bisa meningkatkan kadar serotonin dan endorfin, yang berperan dalam meningkatkan tingkat konsentrasi otak.

    3. Kafein

    Studi pada 2005 yang dilakukan oleh Florian Koppelstätter menemukan bahwa mengonsumsi kafein bisa mempromosikan peningkatan aktivitas otak yang terlibat dalam proses perencanaan, perhatian, pemantauan, dan konsentrasi.

    Sayangnya, efek kafein pada setiap orang akan bervariasi; termasuk efek kafein dalam meningkatkan konsentrasi otak, karena biasanya, efek tersebut merupakan efek jangka pendek.

    4. Pisang

    Studi pada 2008 menemukan bahwa siswa yang makan buah pisang sebelum ujian memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan yang tidak.

    Kandungan mineral potasium di dalam pisang bisa membantu mengoptimalkan kinerja otak, saraf, dan jantung Anda.

    5. Telur

    Studi terdahulu menemukan bahwa asupan asam lemak omega-3 yang terkandung dalam telur bisa meningkatkan kinerja otak, termasuk dalam daya ingat, fokus, dan suasana hati.

    Telur juga mengandung kolin, senyawa yang dapat membantu menjaga selaput otak sehat.

    6. Ikan salmon

    Ikan salmon mengandung asam lemak omega-3 yang bisa membantu membangun sel-sel otak, memperlambat penurunan kognitif, dan memperkuat sinapsis di otak Anda yang terkait dengan memori.

    Kandungan protein dalam ikan salmon juga bisa menjaga otak tetap fokus dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

    7. Teh hijau

    Teh hijau memiliki kandungan alami kafein yang bisa Anda membantu Anda untuk lebih fokus. Teh hijau mengandung kafein yang lebih rendah dibandingkan dengan kopi dan juga mengandung asam amino theanine.

    Studi menemukan bahwa asam theanine bisa meningkatkan fokus atau daya konsentrasi otak.

    8. Blueberry

    Studi pada 2010 yang diterbitkan Journal of Agricultural and Food Chemistry menunjukkan bahwa orang yang minum jus blueberry setiap hari selama dua bulan bisa meningkatkan kinerja mereka pada tes belajar dan memori secara signifikan.

    Kandungan senyawa antioksidan dalam blueberry juga bisa membantu meningkatkan memori dengan mengaktifkan enzim pelindung otak.

    Nah, setelah Anda mengenali makanan di atas yang bisa meningkatkan konsentrasi hendaknya selalu di perhatikan dan di jaga agar penghambat aktivitas Anda sehari-hari bisa teratasi.

    Di olah dari berbagai Referensi

  • MENGETAHUI CARA MENGONSUMSI DAUN KELOR DAN EFEK SAMPINGNYA

    MENGETAHUI CARA MENGONSUMSI DAUN KELOR DAN EFEK SAMPINGNYA

    Hai kawan, Daun kelor memang memiliki berbagai macam manfaat bagi kesehatan. akan tetapi, perlu anda ketahui bahwa cara mengkonsumsi daun kelor secara berbelebihan akan menimbulkan efek samping bahkan bisa mengakibatkan komplikasi kesehatan bagi orang yang sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu. nah, di sini saya akan memberikan cara mengonsumsi daun kelor dengan benar dan mengenalkan efek samping yang di timbulkannya.

    Cara Mengonsumsi Daun Kelor yang Benar

    Cara mengonsumsi daun kelor sebenarnya sangatlah mudah, bisa dimulai dengan mencampurkan 1-2 sendok teh ekstrak kelor ke dalam hidangan ataupun minuman. Ada lima cara untuk menikmati daun kelor, antara lain:

    • Ditaburkan ke salad, telur, sayuran panggang, dan pasta
    • Dipanggang menjadi roti, brownies, muffin, dan kues kering lainnya
    • Diaduk ke dalam sup, saus, dan semur
    • Dikocok bersama jus apel, air kelapa, dan saus salad
    • Dicampur menjadi saus, jus hijau, smoothies, dan es krim.

      Tapi, apakah daun kelor bisa dikonsumsi setiap hari? Diketahui 100 gram daun kelor segar akan membawa gizi dua kali lebih banyak dibandingkan 100 gram kebanyakan sayur lainnya. Selain itu, 100 gram daun kelor segar setara dengan 200 gram protein pada daging sapi, vitamin A sebanyak pada wortel, dan vitamin C sebanyak yang ada di jeruk. Maka dari itu, ada takaran daun kelor yang direkomendasikan sebagai asupan harian. Pada anak kecil, direkomendasikan sebanyak 60 mg per hari dan 130 mg per hari pada wanita menyusui. Namun, perlu diperhatikan bahwa vitamin dalam daun kelor dapat menurun seiring waktu memasaknya. Guna mendapatkan nutrisi yang optimal, disarankan untuk mengonsumsi daun kelor segar segera setelah dipanen dan masaklah dalam waktu singkat.

      Efek Samping Konsumsi Daun Kelor

      Mengonsumsi daun kelor secara berlebihan dan tidak tepat dapat menimbulkan efek samping. Efek samping seperti apa yang ditimbulkan oleh daun kelor? Inilah 5 efek samping mengonsumsi daun kelor, antara lain:
    • Daun kelor memiliki sifat pencahar, jika dikonsumsi dalam jumlah banyak dapat menyebabkan sakit perut, distensi gas, diare, dan mulas.
    • Jika Anda tidak menyukai rasanya atau makan terlalu banyak, daun kelor dapat mengaktifkan refleks muntah dan merasa mual.
    • Bahan kimia yang terdapat dibagian akar, bunga, dan kulit kayu kelor dapat menyebabkan kontraksi rahim pada ibu hamil dan meningkatkan risiko keguguran.
    • Orang yang menggunakan obat pengencer darah, seperti Warfarin, perlu menghindari konsumsi daun kelor karena akan menimbulkan komplikasi kesehatan.
    • Ekstrak dari biji kelor dapat menyebabkan toksisitas pada sel kekebalan tubuh.

      Selain itu, seseorang yang melakukan perawatan dan meminum obat medis juga perlu menghindari konsumsi daun kelor. Contohnya, penderita penyakit tiroid, senyawa daun kelor memang dapat membantu fungsi tiroid. Namun, tidak diperbolehkan jika dikombinasikan langsung dengan obat tiroid lainnya. Obat-obatan yang mudah dipecahkan oleh hati, obat diabetes, dan obat darah tinggi juga tidak dianjurkan dikonsumsi bersamaan dengan daun kelor karena akan menimbulkan komplikasi.

      Demikian, kita harus mengetahui dosis dalam mengkonsumsi daun kelor agar bermanfaat bagi kesehatan tubuh dan terhindar dari efek samping yang di timbulkan akibat mengkonsumsinya dengan obat-obatan tertentu secara bersamaan.


      Di olah dari berbagai referensi
  • Manfaat Daun Kelor pada Ibu Hamil dan Menyusui

    Manfaat Daun Kelor pada Ibu Hamil dan Menyusui

    Diketahui bahwa salah satu obat herbal yang cocok untuk ibu hamil adalah daun kelor. Daun kelor ini telah digunakan selama bertahun-tahun untuk mengatasi masalah kesehatan dan sangat bermanfaat bagi ibu hamil serta bayinya. Inilah 7 manfaat daun kelor bagi ibu hamil dan menyusui, meliputi:

    1. Mendorong Pertumbuhan Bayi

    Peneliti telah membandingkan dampak dari penggunaan bubuk daun kelor, ekstrak daun kelor, dan kapsul asam folat yang diberikan kepada ibu hamil selama tiga bulan sebelum kelahiran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bayi yang lahir dalam dua kelompok daun kelor memiliki tingkat malnutrisi, stunting, dan wasting yang lebih rendah. Ekstrak daun kelor juga dapat membantu bayi baru lahir untuk menambah berat badan dan tinggi badannya.

    2. Melindungi Tubuh dari Efek Stres

    Kortisol adalah salah satu hormon stres tubuh yang paling umum. Kortisol dapat memberikan efek negatif terhadap sistem saraf tubuh. Sebuah penelitian menemukan keefektifan daun kelor dan suplemen zat besi dalam mengatur kadar kortisol pada ibu hamil. Data menunjukkan bahwa ibu hamil yang rutin mengonsumsi daun kelor mengalami penurunan kadar kortisol dalam tubuhnya sehingga stres dapat terkelola dengan baik.

    3. Membantu Meredakan Masalah Pencernaan

    Banyak ibu hamil yang mengeluhkan konstipasi, diare, kembung, dan kram terkait kehamilannya. Daun kelor mengandung 9% serat yang dapat membantu meningkatkan fungsi pencernaan dan penyerapan nutrisi dalam tubuh. Sistem pencernaan yang baik pada ibu hamil dapat membantu menghilangkan zat berbahaya, seperti parasit dan bakteri saluran usus. Kesehatan pencernaan adalah kunci fungsi sehat dari area lain pada tubuh ibu hamil.

    4. Meningkatkan Produksi Susu

    Sebuah penelitian menemukan bahwa ibu yang mengonsumsi daun kelor pada masa nifas akan mengalami peningkatan laktasi yang lebih besar dibanding yang tidak mengonsumsi. Perubahan ini paling menonjol ditemukan pada hari keempat hingga kelima setelah suplementasi dimulai. Hal ini menunjukkan bahwa daun kelor dapat meningkatkan produksi ASI pada ibu yang baru melahirkan.

    5. Meningkatkan Energi yang Bergizi

    Daun kelor dipuji sebagai obat herbal dengan kandungan vitamin dan mineral yang bergizi. Daun kelor mengandung protein, zat besi, serat, kalium, kalsium, magnesium, beserta vitamin A, B6, B12, dan C. Nutrisi ini penting bagi ibu hamil dan pertumbuhan bayinya. Peningkatan energi yang dihasilkan dari mengonsumsi daun kelor dapat menjadi alternatid yang bermanfaat bagi ibu hamil.

    6. Membantu Memerangi Radikal Bebas

    Radikal bebas adalah sel tidak stabil dalam tubuh yang dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai sel tubuh. Sifat antibakteri dan antioksidan pada daun kelor diketahui dapat membantu memerangi radikal bebas. Daun kelor dianggap sebagai cara terbaik untuk mencegah kanker, degenerasi makula, dan penyakit jantung yang sebagian besar disebabkan oleh radikal bebas.

    7. Membentengi Sel Darah

    Nutrisi seperti zat besi dan folat menjadi sangat penting bagi ibu hamil. Ibu hamil yang mengonsumsi daun kelor menunjukkan peningkatan kadar hemoglobin secara signifikan. Hemoglobin merupakan indikasi dari adanya kandungan yang baik dan sehat. Maka dari itu, kadar hemoglobin pada ibu hamil sering diperiksa secara rutin. Daun kelor dapat dikonsumsi setiap hari dengan takaran yang tepat dan jangan berlebihan, karena dapat menimbulkan efek samping. Bagi para penderita penyakit berat dan harus mengonsumsi obat-obatan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter lebih dulu sebelum mengonsumsi daun kelor.

    Oleh karena itu, daun kelor sangat bermanfaat bagi ibu hamil dan munyusui karena dapat meningkatkan produksi ASI juga bagi kesehatan mereka.

    Di olah dari beberapa referensi

  • 6 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan Tubuh

    6 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan Tubuh

    Sahabat, Daun kelor atau Moringa oleifera sudah dipercaya sejak dulu memiliki segudang khasiat untuk tubuh. Daun ini berasal dari tanaman bernama kelor, yang habitat aslinya berada di wilayah tropis seperti di Indonesia.

    Daun kelor kaya akan kandungan vitamin dan mineral penting untuk tubuh. Selain itu, antioksidan pada daun kelor mampu menangkal radikal bebas.

    Menurut WebMD, daun kelor mengandung vitamin C tujuh kali lebih banyak dibandingkan jeruk. Kandungan antioksidannya 15 kali lebih banyak dari pisang. Daun kelor pun memiliki sejumlah mineral penting bagi tubuh seperti kalsium , protein , zat besi, dan asam amino yang membantu tubuh dalam proses penyembuhan serta berguna untuk  membangun otot.

    Selain kandungan di atas, daun kelor diperkaya akan antioksidan khusunya senyawa polifenol. Di dalam daun kelor terdapat vitamin B, serat, fosfor, selenium, zinc, dan tembaga.

    Sekilas Tentang Daun Kelor

    Daun kelor dipercaya berasal dari negara India. Tanaman tersebut sudah mulai digunakan sebagai tanaman herbal oleh masyarakat di wilayah Sudan dan Peru. Sebagai tanaman herbal, daun kelor kerap dimanfaatkan untuk pengobatan alami. Selain bermanfaat bagi tubuh, daun kelor sering dipakai dalam program pemulihan tanah kering dan gersang di banyak negara di dunia.

    Namun, sebelum membahas lebih jauh tentang manfaat daun kelor, ada hal yang penting untuk diketahui. Sebagai tanaman herbal, penggunaan daun kelor harus dalam batas yang wajar. Jika dipakai berlebih, dikhawatirkan akan memicu sejumlah efek samping bagi tubuh.

    Berikut beberapa manfaat daun kelor untuk kesehatan tubuh yaitu ;

    1. Membantu Mencegah Tumbuhnya Sel Kanker

    Kandungan antioksidan pada pohon daun kelor, khususnya bagian batangnya dapat membantu mencegah atau menghambat pertumbuhan sel kanker. Sebagaimana dikutip dari Halodoc, sel-sel kanker yang dapat menyebabkan kanker usus besar, pankreas, dan payudara dapat dihindari dengan mengkonsumsi daun kelor secara teratur. Karena khasiatnya tersebut, daun kelor juga dijuluki sebagai bahan makanan superfood.

    2. Meringankan Peradangan

    Peradangan bisa disebabkan karena tubuh mengalami infeksi atau cidera. Untuk meredakan nyerinya, sejumlah peneliti meyakini bahwa isothiocyanates adalah senyawa utama antiinflamasi pada daun kelor yang mampu meringankan peradangan agar tidak terlalu parah. Sebab, peradangan berkelanjutan terkait dengan banyak masalah kesehatan kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

    3. Menangkal Radikal Bebas

    Radikal bebas dapat menimbulkan terjadinya stres oksidatif. Efek negatifnya akan menyebabkan penyakit serius seperti penyakit jantung dan diabetes. Untungnya, kandungan antioksidan di dalam daun kelor berfungsi untuk melawan radikal bebas di dalam tubuh. Selain itu, kandungan vitamin C yang cukup tinggi mampu memberikan dampak baik bagi kesehatan. Ambil contoh, senyawa quercetin pada daun kelor bisa membantu menurunkan tekanan darah. Ambil contoh, senyawa quercetin pada daun kelor bisa membantu menurunkan tekanan darah.

    4. Menurunkan Kadar Gula Darah di Dalam Tubuh

    Manfaat daun kelor berikutnya yaitu bisa membantu menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Meski penelitian ilmiahnya belum cukup banyak, namun kandungan gizi pada daun kelor sangat penting bagi tubuh. Misalnya meningkatkan efektivitas kerja dari hormon insulin.

    5. Mengontrol Tekanan Darah

     Daun kelor bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah. Khasiat ini diperoleh dari kandungan kalium yang berfungsi menjaga tekanan darah agar tetap stabil.

    6. Melindungi Tubuh dari Toksisitas Arsenik

    Paparan senyawa arsenik tingkat tinggi dalam jangka panjang pada tubuh, dapat menyebabkan masalah kesehatan dari waktu ke waktu. Misalnya, memicu peningkatan risiko kanker dan penyakit jantung. Sejumlah kandungan di dalam daun kelor, dipercaya dapat mengatasi masalah ini. Namun, penelitian lebih lanjut soal manfaat tersebut hanya beradasrkan uji coba semata.

    Demikian pembahasam tentang manfaat daun kelor. Sebagai, tanaman herbal khasiat daun kelor sangat dibutuhkan untuk menjaga kesehatan tubuh.

    Di olah dari referensi Katadata.co.id

  • MENGENAL MAKANAN YANG MENGANDUNG KALSIUM TINGGI

    MENGENAL MAKANAN YANG MENGANDUNG KALSIUM TINGGI

    Hai Sahabat, anda pasti ingin memiliki tulang yang kuat dan kokoh. agar seluruh aktivitas yang anda lakukan setiap hari tidak terhambat. di sini saya akan mengenalkan makanan dan buah apa saja yang mengandung kalsium cocok untuk menguatkan tulang.

     Manfaat yang bisa di dapat dari makanan yang mengandung kalsium antara lain adalah metabolisme tubuh, penghubung antar saraf, kerja jantung, dan pergerakan otot. Selain itu, konsumsi makanan yang mengandung kalsium juga bermanfaat bagi pertumbuhan dan pemeliharaan tulang dan gigi.

    Makanan Yang Mengandung Kalsium

     Makanan dengan kandungan kalsium cukup mudah ditemukan dalam lingkungan Anda. Oleh karena itu, anda dapat mengonsumsi berbagai makanan berkalsium tinggi berikut ini:

    1. Susu

    Sudah bukan jadi rahasia lagi Kandungan kalsium dalam 1 gelas susu sapi bisa mencapai 275-350 mg. Di luar sifatnya sebagai sumber kalsium, susu juga kaya akan protein, vitamin A, dan vitamin D.

    2. Yoghurt

    Yoghurt merupakan salah satu jenis olahan susu.makanan ini juga mengandung kalsium yang cukup tinggi. Di dalam 1 porsi atau setara dengan 250 gram yoghurt terkandung sekitar 260 mg kalsium. dan bisa menjadi alternatif asupan bernutrisi yang menyehatkan bagi tubuh. 

    3. Keju

    keju juga termasuk makanan yang mengandung kalsium dengan kadar yang cukup tinggi. dan anda bisa memilih jenis keju sesuai selera. Namun, keju parmesan umumnya mengandung kalsium yang lebih tinggi dibandingkan jenis keju lain. Dalam 30 gram keju parmesan terkandung sekitar 330 mg kalsium. 

    4. Ikan

    Ikan salmon, ikan sarden, dan ikan tongkol termasuk ke dalam kelompok makanan yang mengandung kalsium. Selain mengandung kalsium, sudah dipastikan juga di dalam setiap jenis ikan tersebut terkandung berbagai nutrisi yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Selain itu, ikan juga merupakan sumber makanan yang bisa diolah dalam berbagai macam jenis demi mengurangi rasa bosan dari jenis hidangan yang itu-itu saja.

    5. Kacang-kacangan

     Makanan yang mengandung kalsium tinggi lainnya adalah kacang-kacangan dan biji-bijian, seperti kacang kedelai, kacang tanah, almond, lentil, biji chia, dan biji wijen. Produk olahan dari kacang kedelai, seperti tahu dan tempe juga termasuk makanan yang mengandung kalsium tinggi yang cocok dikonsumsi bagi Anda yang vegetarian.

    6. Sayuran hijau

    makanan yang mengandung kalsium selanjutnya yaitu kelompok sayuran hijau yang mencakup bayam, brokoli, pakcoy, sawi hijau, okra, dan lainnya. Namun, beberapa makanan yang mengandung kalsium tersebut mengandung asam oksalat yang dapat menghambat penyerapan kalsium oleh tubuh. Oleh karena itu, agar kebutuhan kalsium terpenuhi dengan baik, Anda juga perlu mengonsumsi jenis makanan yang mengandung kalsium selain sayuran. 

    Nah, kini Anda telah mengetahui jenis-jenis makanan yang mengandung kalsium untuk tubuh. Jadi, tetap jaga asupan kebutuhan kalsium harian Anda dengan mengkonsumsi susu setiap hari seperti Frisian Flag Purefarm.

    Di olah dari beberapa referensi