Di tengah banyaknya pilihan air minum dalam kemasan, sebaiknya Anda jeli memilih produk yang paling aman dan sehat bagi tubuh. Pasalnya, air menjadi salah satu komponen penting dalam tubuh yang diperlukan untuk menjalankan fungsinya secara maksimal. Oleh karena itu, sebelum membeli air minum dalam kemasan, cek lima hal berikut untuk memastikan keamanan dan kemurnian air minum.

Cara sehat memilih air minum dalam kemasan

 

1. Cek sumber airnya

Sumber air menjadi poin yang sangat penting dan tidak boleh diabaikan saat memilih air minum dalam kemasan. Dr. Joseph Mercola, anggota American College Nutrition, menyatakan bahwa mata air pegunungan merupakan sumber air yang ideal dan baik untuk diminum. Pasalnya, mata air pegunungan menjadi salah satu air tersehat dengan berbagai kandungan alami di dalamnya. Selain itu, pH air yang diambil dari sumber alami juga seimbang dan tepat bagi tubuh, tidak terlalu asam atau basa Dengan begitu, minum air dari mata air alami tak hanya membuat kebutuhan cairan terpenuhi tetapi juga membuat Anda tetap sehat.

2. Cek kandungan mineralnya

Air mineral [IA1] menjadi salah satu sumber terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan Anda. Pasalnya, jenis air ini mengandung berbagai mineral alami yang diperlukan tubuh. Untuk itu, sebaiknya pilih produk yang dalam label kemasannya menyertakan keterangan “air mineral”.

Biasanya air dari sumber alami ini mengandung berbagai mineral penting, di antaranya:

  • Kalsium, menjaga kesehatan tulang dan gigi, mengatur proses pembekuan darah, dan perkembangan otot.
  • Natrium, membantu menghasilkan sinyal listrik dalam proses komunikasi otak dengan saraf pusat dan otot.
  • Magnesium, mengendalikan kontraksi otot, produksi energi, dan komunikasi sinyal saraf.

Berbagai mineral ini sangat dibutuhkan karena tubuh tidak bisa memproduksinya secara langsung. Untuk itu, minum air yang mengandung mineral sangat penting untuk kesehatan Anda. Ini karena mineral dalam air merupakan ion bebas yang lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan yang ada pada makanan.

3. Cek warna airnya

Air yang aman dikonsumsi adalah air yang tidak berwarna atau terlihat jernih. Jika Anda melihat warna kecokelatan pada air dalam kemasan yang dibeli, sebaiknya jangan dikonsumsi. Dalam penelitian yang diterbitkan pada Clinical Cases in Mineral and Bone Metabolisme, dinyatakan bahwa air yang diminum haruslah jernih dan tidak berwarna. Pasalnya, hal ini menjadi salah satu tanda bahwa tidak ada mikroorganisme pembawa penyakit dan bahan kimia berbahaya untuk tubuh di dalam air.

4. Cek bau dan rasa airnya

Poin penting selanjutnya dalam memilih air minum dalam kemasan yaitu pilihlah yang tidak berbau dan berasa. Pasalnya, air yang sehat adalah air yang rasanya tawar saat diminum tanpa ada rasa-rasa aneh lainnya dan yang tidak memiliki bau apa pun. Hal ini diperkuat oleh penelitian yang sama yang diterbitkan dalam Clinical Cases in Mineral and Bone Metabolism. Dalam penelitian tersebut, dijelaskan bahwa selain berwarna jernih, air minum yang sehat adalah yang tidak berbau dan berasa. Biasanya alkali dan tingkat keasamanlah yang menjadi salah satu fakor yang memengaruhi rasa air. Pasalnya, selain membantu mengatur kandungan mineral alami air, tingkat pH juga bisa memengaruhi rasa. Untuk itu, pilihlah air kemasan yang memiliki tingkat pH ideal antara 6,5 sampai 7,5.

5. Cek kemasannya

Terakhir, poin penting lainnya yang juga tak boleh diabaikan saat membeli air minum ialah memeriksa kemasannya. Kemasan menjadi salah satu tanda penting bahwa produk yang Anda beli masih terjamin keasliannya. Jamin kemurnian air minum dalam kemasan dengan mencocokkan kode produksi di tutup dan badan botol. Mulai sekarang, pertimbangkan lima hal penting di atas agar Anda bisa mendapat manfaat terbaik dari air minum dalam kemasan yang dibeli.

Sumber: hellosehat.com

Leave a Reply