Skip to main content

Telur merupakan salah satu sumber makanan yang mengandung protein baik untuk tubuh. Tapi sayangnya, sebagian besar orang memiliki alergi atau reaksi tubuh buruk terhadap telur. Lalu, adakah makanan pengganti telur yang sama bergizi dan bermanfaatnya bagi tubuh?

5 Jenis makanan pengganti telur

1. Daging hewan

Daging sapi, ayam ataupun daging unggas lainnya merupakan salah satu makanan pengganti telur yang memiliki protein dalam jumlah banyak. Meskipun daging punya kandungan lemak jenuh yang tinggi, tapi kalau mengonsumsinya dalam takaran yang cukup tidak akan menyebabkan efek tertentu pada tubuh.

Mengapa tidak boleh makan daging banyak-banyak? Pasalnya, lemak pada daging akan membuat penumpukan plak pada dinding ateri yang akan meningkatkan risiko penyakit jantung. Walau begitu, semua jenis daging tidak hanya mengandung protein tinggi, tapi juga memiliki kandungan zat besi baik untuk melancarkan peredaran oksigen dalam tubuh.

2. Ikan

Selain telur dan daging, ikan juga punya sumber nutrisi serupa yang sama dibanding dengan keduanya. Tidak hanya ikan, sumber protein lain juga bisa didapat dari makanan laut lainnya seperti kerang dan tiram. Disarankan untuk mengonsumsi ikan salmon karena kandungan rendah lemaknya. Pada kandungan ikan salmon, ikan nila dan ikan tuna terdapat 21 gram protein per porsinya, yang jumlahnya sudah mencukupi kebutuhan protein tubuh sehari-hari.

3. Produk makanan dan minuman berbahan susu

Susu dan bahan makanan lain yang juga terbuat dari susu, bisa menjadi salah satu makanan pengganti telur yang aman dan baik untuk tubuh. Ada keju, yoghurt, keju cottage dan masih banyak lainnya. Masing-masing makanan berbahan susu tersebut, memiliki protein dalam jumlah yang cukup serta dapat menjadi sumber kalsium baik bagi tubuh. Contohnya dalam satu cangkir keju cottage mengandung 24 gram protein, sedangkan yoghurt memiliki protein sebanyak 20 gram per porsinya.

4. Biji gandum

Olahan biji gandum utuh seperti tepung gandum, roti gandum dan pasta gadum mengandung sejumlah protein dan berbagai nutrisi lainnya. Pada 100 gram olahan biji gandum mengandung sekitar 12,5 gram protein. Tapi sayang, tidak sama halnya dengan telur, biji gandum memang mengandung protein, tapi tidak semua kandungan protein ada di dalamnya. Salah satu contoh protein yang kurang adalah kandungan asam amino esensial, namun olahan bii gandum masih sehat dan bergizi untuk dijadikan makanan pengganti telur.

5. Tofu

Tofu adalah olahan dari kedelai yang digadang bagus untuk menurunkan kadar kolesterol dari dalam tubuh. Karena kandungan dari kedelai yang telah dimodifikasi menjadi bahan makanan lain, secara genetik dapat mengubah kadar kolesterol jahat menjadi kolesterol baik.

 

Sumber : hellosehat.com

Leave a Reply