Skip to main content

Sahabat baru-baru ini Intel akhirnya memperlihatkan prototype produk kacamata pintar  mereka. perangkat kacamata pintar yang djual di pasaran biasanya cuma dikenal hanya lewat Google Glass saja..Namun kacamata pintar yang satu ini menawarkan inovasi baru dengan kemampuan yang lebih baik dari Google Glass yang telah diberi nama Vaunt.

Meski memiliki kemampuan yang baik dan tidak memiliki kamera, speaker, maupun mikrofon namun produk Intel ini mengandalkan fitur yang lebih sederhana pada Vaunt.

Vaunt digunakan memang bukan sekedar untuk foto-foto atau merekam saja, akan tetapi juga membantu pengguna untuk mempermudah melihat data-data yang ia butuhkan.

Intel mencontohkan, ketika pengguna sedang membutuhkan arah, Vaunt akan menunjukan arah yang ingin dituju oleh pengguna.

Apakah itu berarti di lensa Vaunt terdapat layar? Tidak. Intel melakukan inovasi dengan menggunakan teknologi laser yang memproyeksikan citra di retina pengguna kacamata pintar tersebut.

Mark Eastwood, Direktur Desain Industrial dari NDG menyatakan, laser yang digunakan adalah laser yang tidak berbahaya.

“Ini adalah laser kelas satu. Laser memiliki daya yang begitu rendah sehingga tidak butuh (untuk disertifikasi), dan dalam hal ini, dayanya sangatlah rendah yang berada di ujung bawah laser kelas 1,” kata Eastwood.

Untuk informasi, laser kelas satu ini adalah tingkatan jenis klasifikasi laser yang diklaim aman dalam penggunaan.

Tahun ini juga, Intel akan terus mengembangkan kacamata pintar mereka, sehingga dapat mengakomodasi aplikasi-aplikasi yang tersedia pada smartphone agar bisa dijalankan pada Vaunt

Penampilan yang Elegan Menuai Pujian. Para pengamat teknologi pun berbondong-bondong untuk memuji penampilan kacamata pintar Intel tersebut karena produk intel ini sangat berbeda dengan Google Glass.

Tech Radar mengatakan, “Akhirnya ada kacamata cerdas yang bentuknya tak seperti aksesoris kepala milik Borg (karakter antagonis di Star Trek).”

Tech Radar juga menyindir Google Glass. Menurut mereka, kacamata pintar besutan Intel tersebut justru membuat Google Glass tampak seperti monocle (kacamata satu lensa) atau kuno.

Tampak Seperti Kacamata Biasa

Apabila tampilan Google Glass terlihat “berat”, kacamata besutan Intel malah tampak serupa dengan kacamata yang biasa kita lihat sehari-hari, sehingga orang lain belum tentu sadar bahwa kacamata tersebut adalah kacamata pintar.

Salah satu tujuan pengembang Vaunt adalah untuk memastikan pengguna bisa memakai kacamata pintar ini sepanjang hari dan merasa seperti memakai kacamata.

sumber:liputan6.com

Leave a Reply